Webinar Literasi Digital Kabupaten Tabalong: Masuki Ruang Digital, Bekali Diri Dengan Literasinya

TABALONG – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Masuki Ruang Digital, Bekali Diri Dengan Literasinya.” di Kabupaten Tabalong, Rabu (6/10/2021) pukul 10.00 WITA.

Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Sabrina Anwari, yang menghadirkan narasumber pertama Fiska Suratmono dengan materi tentang ‘Internet Addiction, How Much Is Too Much?’

Fiska mengatakan, internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.

“Dalam berinternet terdapat dampak positif internet yaitu, membantu anak belajar mengeksplorasi, melatih kognitif, meredakan ketegangan atau memberi hiburan, dan berafiliasi dengan teman sebaya,” tuturnya.

Selain dampak positif. Fiska melanjutkan, terdapat dampak negatif yang dapat terjadi ketika menggunakan internet berlebihan adalah mengganggu kehidupan keluarga, pekerjaan, pendidikan, tidur, hobi, dan hubungan sosial.

Adapun, cara mengatasi kecanduan internet yakni:

1. Sadar bahwa penggunaan internet secara berlebihan merupakan masalah.

2. Mengakui bahwa kita memang menderita kecanduan internet.

3. Secara perlahan membatasi penggunaan internet.

4. Meminta bantuan seorang ahli untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

5. Perbanyak aktivitas fisik untuk meningkatkan kadar serotonin dan dopamin.
6. Orang tua mengaktifkan fitur parental lock.

Narasumber kedua Firman Rizanie yang menjelaskan tentang ‘Cara Aman Berinvestasi Online.’

Firman menyebutkan, ada jenis-jenis investasi online yaitu investasi saham, investasi reksadana, investasi emas dan investasi P2P lending.

“Pertama kita harus awas sebagai pengguna, kita harus mempelajari sebelum mengambil tindakan berinvestasi dan mencari informasi dari internet,” tuturnya.

Firman menambahkan, cara aman berinvestasi Online yakni, pelajar dan kenali terlebih dahulu perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan.

“Seperti penggunaan aplikasi, carilah aplikasi terpercaya dan waspadai kejahatan digitalnya,” ucapnya.

Selanjutnya narasumber ketiga Eka Nugraha dengan materi tentang ‘Belanja Online? Atau Nabung?’

Eka mengatakan, yang menjadi latar belakang belanja online yaitu;

1. Kemudahan dalam berbelanja.

2. Hobi browsing Instagram dan marketplace.

3. Self love atau self reward.

4. Diskon dan cicilan 0%

5. Hobi jajan atau paylater.

Kemudian, beberapa hal yang harus diperhatikan saat belanja online yakni, Cari tahu reputasi penjual, cek harga dan ulasan produk, baca deskripsi produk, hindari transfer langsung, cek paket dan hilangkan jejak data.

Kelebihan belanja online ialah, praktis, pilihan yang bervariasi, banyaknya promo atau diskon, dan sistem pembayaran lebih mudah.

Adapun, kekurangan belanja online yakni bisa mengganggu manajemen keuangan, barang tidak sesuai ekspektasi, cenderung membeli barang yang tidak diperlukan, dan rawan penipuan.

“Menabung adalah aktivitas menyisihkan sebagian uang dari pendapatan untuk disimpan, manfaatnya untuk memiliki dana darurat, mencegah berhutang dan Merdeka keuangan,” tuturnya.

Terakhir narasumber Saumira Mirnayanti dengan penjelasan mengenai Kecakapan Digital.

Kata dia, yang menjadi tantangan jarak jauh selama pandemi covid-19 ialah, komunikasi, metodenya, interaksi dan kesehatan.

“Tantangan lain juga soal aktivitas, karena siswa jadi banyak duduk dan kurang gerak. Secara emosi juga kadang muncul stres,” tuturnya. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Bijak Bersosial Media di Era Pandemi

BANJAR – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Bijak Bersosial Media di Era Pandemi” di Kabupaten Banjar, Rabu (6/10) pukul 10.00 WITA.

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc dan Bupati Banjar, H Saidi Mansyur ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Ovi Darin yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Reza Nangin yang membahas tentang “Etika Digital”

“Yang kita lihat keadaan saat ini anak di usia balita pun sudah mahir dalam penggunaan handphone untuk mengakses internet, dampak buruk banyak terjadi seperti anak nantinya akan kurang bersosialisasi akibat menggunakan handphone berjam-jam,” tuturnya

“Saran saya, sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik untuk anak agar anak dapat mengikuti apa yang orang tuanya lakukan, seperti orang tua juga harus membatasi bemain handphone lama-lama agar anak tidak ikut seperti itu,” pungkasnya

Narasumber kedua, Ibnu Min Haji yang membahas materi tentang “Bijak Beretika di Internet”

Ia memaparkan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia juga meningkat. Teknologi yang saat ini sudah digunakan oleh seluruh penjuru di dunia adalah internet. Tak hanya digunakan untuk mempermudah pekerjaan, namun juga digunakan untuk melakukan kejahatan.

Bagaimana cara beretika di internet?

Ia menjelaskan ada beberapa poin agar beretika di internet, yaitu;

1 .Berhati-hati terhadap informasi yang kita terima

2. Batasi informasi yang kita sampaikan

3. Hindari personal attack

4. Etika dalam komunikasi

5. Menghargai hasil karya orang lain

Narasumber ketiga yaitu Eunike Fersa yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Kecakapan Digital”

“Rata-rata pengguna internet di Indonesia menggunakan gadgetnya sebanyak 8 jam perhari, sebenarnya keadaan seperti itu tidak baik untuk kesehatan tubuh kita terutama mata,” bebernya

“Kita harus membatasi penggunaan internet dengan cara yang mudah terlebih dahulu, misalkan saat kita keluar rumah sebentar, nah disitu kita dapat meninggalkan handphone itu agar mengurangi penggunaan gadget dalam sehari,” pungkasnya

Terakhir narasumber Wahyudi dengan materi tentang “Mengenali Berita Palsu”

“Hoax adalah berita bohong atau berita tidak bersumber atau Hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya,” tuturnya.

Wahyudi mengatakan, penggunaan teknologi yang tidak dibarengi dengan budaya kritis, literasi yang rendah dan ingin jadi yang pertama dalam menyebarkan Informasi, itulah yang menjadi penyebab hoax merajalela. (RILIS)

Hadiri Wisuda Poltek Negeri Tala, Ini Tips Paman Birin Untuk Sukses

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menghadiri Wisuda X Politeknik Negeri Tanah Laut, Pelaihari, pada Rabu (6/10).

Gubernur Kalsel saat menyanyikan Mars Bergerak Bersama Wisudawan

Hadirnya Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor di tengah wisudawan dalam rangka gelaran Vaksinasi Bergerak.

Paman Birin berpesan kepada seluruh wisudawan untuk meraih kesuksesan maka kuncinya adalah berbakti kepada orang tua.

“Saya berpesan kepada adik-adik untuk measi-asi lawan kuitan, Insya Allah akan sukses,” sebut Paman Birin.

Paman Birin berharap lulusan Poltek Tala menjadi lulusan yang unggul dan dapat bersaing dengan SDM nasional bahkan dunia.

“Ini adalah bagian dari Kalsel menjemput dunia, SDM kita diharapkan mampu bersaing di nasional bahkan dunia,” katanya.

Pada wisuda ke 10 ini Politeknik Negeri Tanah Laut meluluskan 296 orang yang terdiri dari jurusan Teknologi Informasi, Akuntansi, Agro Industri dan Teknik Otomotif. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Protes Soal PPKM Level 4, DPRD Banjarmasin Dukung Pemko

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin menyetujui, Pemerintah Kota memprotes kebijakan, perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, Rabu (6/10) mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan setuju langkah pemerintah kota, untuk melakukan protes ke pemerintah pusat, terkait kembali diperpanjangnya status PPKM level 4 untuk kota ini.

“Bentuk protes itu melalui penyampaian data akurat,” ucapnya.

Matnor menilai, untuk laporan program vaksin COVID-19, di Kota Banjarmasin, sudah sangat gencar dilakukan hampir 80 persen tercapai dari target sasaran, yaitu vaksinasi dosis pertama sekitar 50 persen lebih, dan yang menjalani dosis kedua sudah tercapai 30 persen, sehingga dinyatakan tertinggi se-kalsel.

“Kegiatan vaksinasi setiap hari digelar di puskesmas, bahkan juga digelar dari partai politik, ini artinya capaian vaksin COVID-19 hampir terpenuhi di 5 kecamatan,” katanya.

Lebih lanjut Matnor menambahkan, dari segi ketersediaan tempat tidur pasein, untuk rumah sakit rujukan COVID-19 sudah tidak banyak lagi, kemudian orang yang meninggal dunia, karena virus corona tidak lagi terdengar.

“Dengan kenyataan ini, maka pemko wajar mempertanyakan ke pemerintah pusat, terkait kebijakan kembali diperpanjang PPKM level 4,” tutupnya.

Seperti diketahui, Pemerintah pusat secara resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) level 4 diluar Jawa dan Bali, Kota Banjarmasin dan lima kabupaten kota lainnya, termasuk diperpanjang mulai 5-18 Oktober 2021, selama 2 pekan. (NHF/RDM/RH)

Wali Kota Banjarbaru Lantik 179 Administrator dan Pengawas Lingkup Pemko

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun 2021, Rabu (6/10) bertempat di aula Bina Satria kota Banjarbaru.

Sebanyak 179 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkungan Lingkup Pemerintah kota Banjarbaru dilantik di saksikan oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, Sekretaris Daerah Kota Banjabaru Said Abdullah, serta para asisten, staf ahli dan kepala SKPD Lingkup pemko Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru berpesan bahwa jabatan Pejabat Administrator merupakan jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelayanan dan memiliki karakteristik tertentu.

“Semoga dengan adanya pelantikan dan penempatan pejabat Pejabat Pengawas Lingkungan ini, akan membawa perubahan yang berarti ke arah yang lebih baik bagi pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Banjarbaru kedepan, bagi kualitas pelayanan publik kita, dan bagi reformasi birokrasi,” harapnya.

Aditya juga menegaskan bahwa pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas ini, bagian dari pengembangan karier, pembenahan, dan pemantapan organisasi, dalam rangka Reformasi Birokrasi yang menuntut efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Pelantikan jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan merupakan bagian dari kehidupan organisasi, dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta bagian dari pola pembinaan karier pegawai,” tegas Ovie (saapan akrab wali kota).

Ia juga berharap kepada para pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara secara profesional, inovatif, dan bertanggung jawab, serta penuh dedikasi.

“Saya berharap kepada Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan pemko, agar menitik beratkan pelayanan dan pengabdiannya secara profesional, bukan berorientasi dan termotivasi untuk cepat naik pangkat atau mengejar tunjangan semata. Tapi memiliki komitmen yang tinggi terhadap Sumpah/Janjinya, karena selain dipertanggung jawabkan di hadapan manusia dan Negara, juga dipertanggung jawabkan segala perbuatannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas nya. (RDM/RH)

Lantik Pejabat Pengawas dan Administrator, Bupati Banjar : Pejabat Yang Dilantik Bisa Bersinergi

BANJAR – Bupati kabupaten Banjar Saidi Mansyur melantik dan mengambil sumpah jabatan 48 pajabat Pengawas dan Administrator di lingkup Pemerintahan Kabupaten Banjar, bertempat di Mahligai Sultan Adam, Rabu (6/10) siang.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur menyampaikan, pelantikan merupakan sebuah proses dalam menunjang kinerja di sebuah Pemerintahan Daerah. Ia mengingatkan kepada pejabat yang dilantik agar menjalankan tugas karena pelantikan ini merupakan amanah atau bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga sebaik-baiknya.

Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur

“Pemerintah Kabupaten Banjar membutuhkan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan semua pihak untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan,”ucap Saidi.

Saidi menambahkan, ia mengharapkan pelantikan ini dapat lebih memberikan motivasi kepada saudara yang dilantik, untuk senantiasa berkiprah dan mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab saudara saudari sebagai pejabat.

“Saya harapkan saudara saudari yang dilantik dapat menjalankan amanah, serta tugas pokok dengan sebaik mungkin, untuk menjadikan Kabupaten Banjar maju, mandiri, dan agamis,” tutup Saidi.

Untuk diketahui, dipelantikan ini juga ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan secara simbolis oleh perwakilan pejabat yang dilantik Khairullah Ansyari dengan jabatan baru Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Banjar dan Febri Kusuma Atma Dewi dengan jabatan baru Kasubag Kerjasama dan Otonomi Daerah Setdakab Banjar.  Pelantikan ini meliputi 16 orang untuk jabatan Administrator dan 32 orang untuk jabatan Pengawas. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajak Warga Banjarmasin Untuk Perangi COVID-19

Walikota Banjarmasin Apresiasi Vaksinasi Bergerak

BANJARMASIN – Dalam rangka percepatan capaian angka vaksinasi COVID-19 di Kota Banjarmasin, maka Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengajak, seluruh warga Kota Banjarmasin, untuk berperang melawan COVID-19. Salah satunya, dengan bervaksin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada saat memberikan sambutannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Don Bosco, Kota Banjarmasin, Rabu (6/10).

“COVID-19 ini dapat menyerang siapa saja, oleh karena seluruh warga Kota Banjarmasin dapat membantu pemerintah dalam melawan COVID-19,” ucapnya.

Paman Birin juga mengajak, kepada seluruh warga Kota Banjarmasin untuk bersama sama bergotong royong, bahu membahu, baik dari pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk melawan COVID-19 tersebut.

Sedangkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina memberikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan vaksinasi bergerak di kota ini.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan yang telah melakukan peninjauan, pelaksanaan vaksin bergerak di SMA Don Bosco, Kota Banjarmasin.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi bergerak tersebut mulai dilaksanakan pada Rabu 6 sampai 9 Oktober 2021,” ucapnya.

Dalam vaksinasi bergerak ini, lanjut Ibnu, Pemko Banjarmasin menargetkan 1.000, dengan sasaran tidak hanya pelajar saja tapi juga masyarakat umum.

Menurut Ibnu, pelaksanaan vaksinasi bergerak ini, merupakan salah satu rangkaian dalam program tiada hari tanpa vaksin untuk menuju Banjarmasin herd immunity. (SRI/RDM/RH)

Masyarakat Antusias Datangi Vaksinasi Bergerak Guntung Papuyu

BANJAR – Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Don Bosco, Pekauman Banjarmasin, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melanjutkan perjalanan menggunakan motor trail menuju ke Majelis Ta’lim Habib Ali desa Guntung Papuyu kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Rombongan Turdes Vaksinasi Bergerak saat tiba di desa Guntung Papuyu

Peninjuan ini dilakukan untuk memastikan program vaksinasi berjalan sesuai harapan.

“Kita ingin memastikan program vaksinasi  dapat berjalan dengan baik,” sebut Paman Birin di sela peninjuan vaksinasi, pada Rabu (6/10) siang.

Paman Birin mengatakan, Vaksinasi Bergerak mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat.

“Alhamdulillah, saya melihat masyarakat berbondong bondong datang untuk vaksin, ini upaya kita untuk menekan laju penularan COVID-19,” sebut Paman Birin.

Paman Birin mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan.

Sementara itu, salah satu warga Desa Guntung Papuyu, Mukhlis, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan, karena telah membantu vaksinasi didaerahnya.

“Terima kasih Paman Birin sudah membantu vaksinasi di daerah kami, ini adalah vaksin pertama saya,” katanya.

Berdasarkan data Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan, sasaran vaksinasi Majelis Ta’lim Habib Ali, sebanyak 500 orang. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Turun Level, Paman Birin Minta Warga Tanah Laut Tetap Jaga Prokes

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menjaga tren penularan COVID-19 yang terus melandai.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

Hal ini dikemukakan Gubernur Kalsel saat mengunjungi Ponpes Ubudiyah dalam rangkaian Vaksinasi Bergerak, di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (6/10).

“Alhamdulillah Kabupaten Tanah Laut sudah turun ke level 2, kalau bisa nanti turun lagi ke level, 1, meskipun sudah turun level kita minta warga tetap menjaga protokol kesehatan,” sebut Paman Birin.

Paman Birin mengatakan, pandemi COVID-19 menghambat lajunya roda pemerintahan dan membelenggu masyarakat.

Adanya vaksin, menurut Paman Birin, telah membangkitkan semangat masyarakat untuk melawan COVID-19.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut Sukamta mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang telah menggelorakan vaksinasi di Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur Kalsel didampingi Bupati Tala, menyerahkan paket bantuan

Menurutnya, vaksinasi begerak merupakan perhatian besar Paman Birin untuk menyelamatkan rakyat termasuk warganya.

Disampaikanya, Kabupaten Tanah Laut sudah turun ke level 2. Penurunan ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

KLHK Berikan Pelatihan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Kepada Warga Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Setelah melakukan pelatihan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) kepada warga Desa Sungai Ratas Hulu Kabupaten Tapin, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan pelatihan PLTB kepada warga kota Banjarbaru, Rabu (6/10).

Pelatihan PLTB ini digelar Kementrian LHK bekerjasama dengan International Tropical Timber Organitation (ITTO) dalam rangka upaya mitigasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementrian LHK RI, Basar Manullang

Selain itu Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementrian LHK Basar Manullang mengatakan kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti arahan dari Presiden RI Joko Widodo untuk mengikutsertakan seluruh pihak termasuk masyarakat serta relawan untuk bersama sama melakukan upaya pencegahan karhutla.

“Mencegah jelas jauh lebih baik daripada memadamkan,Peran masyarakat dalam hal ini diharapkan dapat menjadi subjek pembangunan serta mitra strategis,” tegas Basar.

Salah satu solusi permanen dalam upaya pencegahan karhutla, dijelaskan Basar yaitu dapat berupa merubah sikap dan perilaku masyarakat agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan sehingga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat dalam jangka panjang. Sehingga masyarakat di tuntut untuk tidak berpikir secara instan dalam membuka lahan.

“Kita ajarkan proses pembukaan lahan tanpa dibakar dengan cara memangkas lahan, sehingga limbah ranting serta batang kayu dapat dimanfaatkan untuk dijadikan cuka kayu, pupuk, serta dapat dijadikan arang,” jelas Basar.

Selain pelatihan dan pembekalan kepada masyarakat, Kementrian LHK memberikan bantuan berupa pompa air untuk para petani serta dua buah alat pembuatan asap cair untuk dikelola di kelurahan Landasan Ulin Timur.

Koordinator Kegiatan Kerjasama ITTO Fire Project Irfan Malik Setiabudi mengungkapkan kegiatan PLTB ini akan dilaksanakan di 8 provinsi di Indonesia termasuk Kalimantan Selatan.

“Di Kalimantan Selatan ada dua wilayah, pertama kemarin di kabupaten Tapin, dan sekarang di kota Banjarbaru,” ungkap Irfan.

Sedangkan alat pembuat asap cair dijelaskan Irfan berguna agar asap limbah hasil pemangkasan lahan yang di bakar menggunakan alat tersebut dapat berubah menjadi cairan serta arang.

“Cairan dari asap tersebut nantinya dapat digunakan menjadi pupuk serta pembasi hama, bahkan di Kementrian LHK dijadikan untuk disinfektan COVID-19,” ucapnya lagi.

Sementara itu Lurah Landasan Ulin Timur kota Banjarbaru Deny Adi Surya mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Deny mengharap kegiatan PLTB ini dapat menjadi inovasi bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi terlebih dalam masa pandemi saat ini.

“Kita berharap kedepannya tidak hanya sekedar proyek tetapi juga dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam segi ekonomi,” harap Deny.

Deny juga turut mengapresiasi kepedulian masyarakat serta relawan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di kota Banjarbaru khususnya Kelurahan Landasan Ulin Timur. Hal ini terbukti dalam satu tahun terakhir hingga saat ini Deny membeberkan tidak ada kebakatan hutan yang berdampak besar di wilayahnya. (TR21-01/RDM/RH)

Exit mobile version