Produsen Minyak Goreng Bantu Warga Lewat Pasmur Dan Op

BANJARMASIN – Beberapa produsen minyak goreng turut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah dan operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Salah satu, produsen minyak goreng kemasan di Kalsel, Eksekutif Sales Marketing PT Sime Darby Oils Agus Andriono, kepada wartawan pada Rabu (15/12) pihaknya selalu turut berpartisipasi
dikegiatan pasar murah dan operasi pasar, dengan menyediakan minyak goreng
sebanyak 2.400 liter, harganya Rp14.000 perliter. Sedangkan kalau dipasaran Rp18.000perliter.

“Kami ikut pasmur dan OP untuk membantu masyarakat, karena saat ini harga minyak goreng dipasaran masih tinggi,” katanya

Eksekutif Sales Marketing PT Sime Darby Oils, Agus Andriono, saat memberikan komentarnya.

Agus Andriono menyampaikan, selama kegiatan pasar murah dan operasi pasar, yang digelar Disdag Kalsel, menjelang Natal dan Tahun Baru, antusias warga sangat besar dalam membeli minyak goreng, sebagai keperluan bahan pokok sehari-hari.

“Masing-masing diberi jatah satu orang, hanya boleh membeli 3 bungkus ukuran satu liter, agar semua mendapatkan,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pemasaran dan Promosi Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan Heri Purwanto, melalui stafnya Sudiro menyampaikan, pihaknya berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah dan operasi pasar yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, untuk membantu warga kurang mampu khusus yang terdampak pandemi COVID-19. Selama kegiatan di 5 titik yaitu di Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Batola dan Kota Banjarmasin serta Kota Banjarbaru.

“Kami selalu terlibat, untuk membantu warga kurang mampu menyediakan 200 paket. Satu paket, berisi beras 3 liter, mie intans 5 bungkus, gula 1 kilogram, teh 1 kotak dan minyak goreng 1 liter, dengan harga di tebus cuma 50 ribu rupiah,” tutupnya.

Untuk diketahui, pasar murah dan operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menjelang Natal dan Tahun Baru, sebelumnya dimulai di Kabupaten Balangan, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin, Tabalong, Tanah Laut, Batola, dan terakhir di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/MTB)

Lima Desa di Kotabaru Kalsel Kini Rasakan Aliran Listrik dari PLN

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, meresmikan penyalaan listrik desa di Kabupaten Kotabaru, Rabu (15/12), di kantor PT PLN (Persero) unit induk wilayah Kalselteng.

Turut hadir dalam peresmian ini Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan Adi Lumakso serta General Manager PT PLN (Persero) unit induk wilayah Kalselteng Tonni Bellamy, Sekda Kotabaru Said Akhmad serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan apresiasinya kepada PT PLN unit induk wilayah Kalselteng atas kontribusinya dalam pembangunan di Banua melalui pengaliran listrik di desa-desa termasuk di Kabupaten Kotabaru.

“Semoga dengan pengaliran listrik ini, masyarakat dapat merasakan pembangunan dan mampu membangkitkan daya saing Kalsel,” ujar Paman Birin sapaan akrabnya.

Pemprov lanjut Paman Birin, saat ini terus mendorong peningkatan daya saing daerah melalui sinergi yang kuat serta meningkatkan kerjasama dunia usaha dan industri demi mewujudkan target dan sasaran pembangunan di Banua.

“Kita ketahui bersama, upaya percepatan pembangunan memerlukan energi yang tidak sedikit. Termasuk energi listrik yang dapat memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki,” paparnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) unit induk wilayah Kalselteng Tonni Bellamy menyampaikan, pengaliran listrik kali ini tersebar di lima desa di Kabupaten Kotabaru, yakni Muara Orie, Mulyodadi, Sakadoyan, Mangka serta Manunggal Baru.

“Selain itu juga ada pengaliran listrik di 38 dusun yang tersebar dibeberapa Kabupaten, dengan jumlah 4.625 pelanggan,” ujarnya. (ASC/RDM/MTB)

Paman Birin : Peserta Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup 2021, Harus Tampilkan Yang Terbaik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengharapkan, pada Festival Bola Voli Open Pelajar SMA/SMK/MA se-Kalsel Piala Paman Birin Cup 2021, dapat memberikan prestasi terbaiknya.

Seperti yang disampaikan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, saat membuka Festival Bola Voli di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berpesan, kepada seluruh atlet bola voli pelajar yang bertanding ini, untuk dapat menjaga sportifitas selama bertanding.

“Kepada seluruh atlet pelajar bola voli ini kami harapkan dapat menjaga sportifitas selama pertandingan,” ucap Paman Birin.

Menurut Paman Birin, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan dukungan terhadap pembinaan pembinaan terhadap perkembangan olahraga di Banua ini.

“Pemerintah tentunya terus memberikan pembinaan terhadap perkembangan olahraga, untuk mendukung peningkatan prestasi atlet,” ujarnya.

Ditambahkan Paman Birin, pihaknya berharap agar festival festival olahraga agar dapat terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami juga berharap agar festival olahraga dapat terus dilaksanakan,” katanya.

Dengan, lanjut Paman Birin, seringnya festival olahraga digelar, maka akan banyak juga talenta talenta atlet berprestasi ditemukan.

“Dengan banyak atlet berprestasi tersebut, maka hal tersebut dapat membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan dikancah nasional maupun internasional mendatang,” tuturnya lebih lanjut.

Paman Birin berpesan, kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat terus melakukan pembinaan serta peningkatan prestasi atlet di Banua ini.

“Kami meminta kepada seluruh atlet yang bertanding agar dapat memberikan prestasi terbaiknya, untuk meraih prestasi terbaik,” ucap Paman Birin. (SRI/RDM/MTB)

Festival Bola Voli Open Piala Paman Birin Cup 2021 Resmi Digelar

BANJARMASIN – Untuk menciptakan bibit atlet bola voli handal di Banua ini, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel menggelar Festival Bola Voli Open Pelajar SMA/SMK/MA Se – Kalsel Piala Paman Birin Cup 2021, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (15/12). Dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, digelarnya Festival Bola Voli Open pelajar ini, dalam rangka mencari bibit -bibit atlet bola voli berprestasi di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, memberikan sarana kepada para atlet bola voli pelajar di Banua ini, untuk kejuaraan yang dapat mereka ikuti,” ungkapnya.

Ternyata, lanjut Hermansyah, tim bola voli pelajar ini antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak ini.

Pertandingan Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak.

“Peserta dari sekolah sekolah di Kalsel antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli ini,” ujarnya.

Hal tersebut, tambahnya, dengan banyaknya tim bola voli pelajar dari sekolah sekolah yang mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak, sebanyak 28 tim.

“Kami membatasi jumlah peserta karena saat ini masih berlangsung pandemi COVID-19,” katanya.

Menurut Herman, pada Festival Bola Voli Pelajar ini, diharapkan ditemukan bibit bibit atlet bola voli berusia muda, yang nantinya akan dibina lebih lanjut.

“Kami berharap pada festival bola voli ini, akan ditemukan atlet atlet berbakat, sehingga nantinya dapat dilakukan pembinaan lebih lanjut,” tuturnya.

Para atlet berusia muda tersebut, tambahnya, akan dimasukkan ke dalam tim bola voli, sehingga nantinya dapat menjadi atlet berprestasi yang mampu membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Bola voli ini merupakan olahraga strategis di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga diperlukan pembinaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/MTB)

Sambut Nataru, Disdag Kalsel Gelar Pasmur Dan Operasi Pasar

BANJARMASIN – Menyambut Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pasar murah dan operasi pasar di tiga belas kabupaten/kota.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Rabu (15/12) mengatakan, kegiatan pasar murah dan operasi pasar ini
digelar sejak akhir bulan November – Desember 2021.

Disampaikan kepala Dinas Perdagangan provinsi Kalsel Birhasani, banyak pihak yang dilibatkan, seperti Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalimantan Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perdagangan kabupaten/kota, Produsen minyak goreng, Bulog, serta puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Dengan banyak yang berpartisipasi dalam pasmur dan operasi pasar ini, semuanya telah berjalan lancar dan sukses,” ucapnya

suasana pasar murah dan operasi pasar

Disampaikan Birhasani, berbagai jenis keperluan bahan pokok digelar, dengan harga relatif lebih murah, antara lain beras, gula, minyak goreng, tepung, ayam, ikan laut, telur, bahkan pakaian jadi, kue jajanan, sayur mayur, peralatan dapur, dan make up serta minuman kesehatan. Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini, yakni barang yang dagangannya laku terjual.

“Paling favorit kebutuhan berupa minyak goreng, yang hingga kini sudah terjual hampir lebih 10.000 liter,” katanya.

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, selama kegiatan pasar murah dan operasi pasar di 13 kabupaten/kota, ada beberapa kabupaten, yang juga sekalian melakukan vaksinasi COVID-19, hal itu di sambut baik oleh masyarakat setempat. Selain itu dalam pelaksanaan juga tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti dilengkapi tempat cuci tangan dan sabun, masker gratis, menghindari kerumunan, dibawah pengawasan dan pendampingan dari Tim Satgas COVID-19, aparat kepolisian, TNI serta Satpol-PP.

suasana pasar murah dan operasi pasar, tampak warga mengantri membeli minyak goreng.

“Dari kegiatan pasar murah dan operasi pasar, ada beberapa kabupaten/kota yang melaksanakan dengan dukungan dana operasional APBD setempat, namun masih belum semuanya. Birhasani berharap, semua kabupaten/kota mempunyai program ini, karena sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat, agar mendapatkan bahan pokok secara mudah dan murah, terlebih dimasa masih pandemi COVID-19, yang berakibat menurun pendapatan dan daya beli masyarakat,” tutupnya. (NHF/RDM/MTB)

Kiprah FKKPI Konsisten Merawat Persatuan NKRI

BANJARMASIN – Ketua Pengurus Daerah (PD) XVI Keluarga Besar (KB) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengukuhkan/melantik para pengurus harian, di gedung Mahligai Pancasila pada Selasa (14/12).

Pada kegiatan yang sama juga dikukuhkan/dilantik Organisasi sayap yaitu  Generasi Muda KB FKPPI, Wanita KB FKPPI, dan Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta KB FKPPI Kalsel masa bhakti 2021 – 2026.

Pelantikan dilakukan masing-masing ketua umum organisasi yang bersangkutan.

Sahbirin Noor yang juga menjabat Gubernur Kalsel, mengatakan, jika melihat perjalanan panjang FKPPI yang konsisten dalam mengawal dan memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, dari pada kepentingan pribadi dan golongannya.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor

Andil FKPPI tidak diragukan lagi dalam merawat dan menyatukan  keragaman bangsa, dan konsisten merawat kesatuan dan persatuan bangsa, serta nilai-nilai Pancasila.

Tidak bisa dipungkiri, saat ini banyak tantangan dan ancaman yang bisa saja memecahbelah persatuan dankesatuan, baik perbedaan pandangan, suku, agama maupun pandangan lain.

Olel sebab itu ujar Sahbirin Noor yang biasa disapa Paman Birin itu, menghadapi tantangan iiu bisa dengan berbekal Pancasila yang hakikatnya simbol kekuatan  yang perlu ditanamkan dalam diri generasi muda sekarang.

“Saya berharap FKPPI etap konsisten untuk mengabdi kepada masyarakat, melaksanakan program kerja  yang sesuai kebutuhan, harapan dan kondisi sosial masyarakat kita pada hari ini.

Saya menyakini, Jika saudara-saudara tetap responsif terhadap kondisi sosial, yang terjadi di tengah masyarakat, maka perjuangan untuk meningkatkan ketahanan nasional dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Paman Birin.

Ketua Pengurus Harian Daerah XVI Wanita FKPPI Provinsi Kalsel ditunjuk Yani Maryani bersama Wati Astuti, Noor Aida Hayatidan Yani Prasetya.

Pelantikan dilakukan Ketua Umum Wanita FKPPI Pusat,Weni Nasution.

Sedangkan Pengurus Harian Daerah XVI Generasi Muda FKPPI Kalsel dijabat Ricky TeguhTri Ari Wibowo dan sekretaris Yoyok Hardiayanto.

Mereka dilantik langsung Ketua Umum Generasi Muda FKPPI Shandy Mandela Simanjuntak

Selanjutnya, Ketua Umum PP HIPWI KB FKPPI, Toro Sudarmadi melantik dan mengukuhkan Pengurus Harian dan Pengurus Pusat HIPWI Daerah XVI FKPPI Kalsel yang menetapkan HM Bayu Budjang sebagai ketua, bersama M Imam Satria, Imam Khoiri, dan Yulian Chaniago. (BIROADPIM-NRH/RDM/MTB)

Binda Kalsel Berkolaborasi Dengan Pemko Banjarbaru Gelar Vaksinasi Massal di Laura

BANJARBARU – Rabu (15/12) bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Utara (Laura) Kota Banjarbaru, Badan Intelijen negara Daerah (Binda) Kalsel berkerjasama bersama Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar pelaksanaan vaksinasi massal di Kelurahan tersebut. Terlihat puluhan warga di Kelurahan Landasan Ulin Utara mendatangi Kantor Kelurahan, untuk ikut bervaksin baik vaksin dosis pertama maupun dosis kedua.

Kepada Abdi Persada FM, perwakilan Binda Kalsel Fradito Rio menyampaikan, pada pelaksanaan vaksinasi massal ini pihaknya telah menyediakan dosis vaksin sebanyak 500 ampul yang ditujukan untuk para lanjut usia (Lansia) di Kelurahan Laura.

Perwakilan Binda Kalsel Fradito Rio.

“Sasarannya adalah Lansia karena untuk mengejar target persentase 60 persen lansia di wilayah laura, sehingga selanjutnya bisa melangkah untuk memvaksin anak usia 6-11 tahun,” ungkap fradito.

Dilanjutkan Fradito Rio, pihaknya menilai Lansia adalah kelompok yang rentan terpapar pandemi COVID-19, sehingga pihaknya membantu Pemko Banjarbaru mengangkat angka capaian persentase vaksinasi COVID-19 di Kalangan Lansia.

Ditempat yang sama, Lurah Kecamatan Landasan Ulin Utara Syafrullah menyampaikan, agar para Lansia mau berdatang dan bervaksin di kantor Kelurahan  Laura, pihaknya telah memberikan himbauan-himbauan disetiap Masjid, Mushola dan langgar (Surau) sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, sehingga pada saat vaksinasi digelar para masyarakat dan Lansia berdatang ketempat untuk bervaksin.

Lurah Kecamatan Landasan Ulin Utara Syafrullah

“Himbauan sudah sering kami lakukan juga melalui Ketu RT, RW dilingkungan masing-masing yang intinya ingin minta disampaikan kepada Lansia agar mau bervaksin,” tutup Syafrullah. (MRF/RDM/MTB)

Peserta PKP Angkatan VI Diharapkan Menjadi Pejabat Pengawas Yang Kredibel dan Kompeten

Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalsel melaksanakan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI di Aula Graha I BPSDMD prov Kalsel, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Faried Fakhmansyah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengungkapkan, para pejabat pengawas merupakan garda terdepan dalam setiap pelayanan pemerintah.

Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Faried Fakhmansyah.

“Melalui PKP ini, saya harap para peserta pelatihan telah dibekali pengetahuan yang cukup untuk dapat menjadi pejabat pengawas yang kredibel dan kompeten,” harapnya.

Melalui sambutan tersebut, Gubernur juga berpesan agar peserta PKP dapat menjadi pemimpin yang memiliki gagasan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan menjadi lebih terukur, terarah dan tepat sasaran.

“Kapabilitas dan kepercayaan di tengah masyarakat saat ini menjadi yang utama, karena masyarakat dapat melakukan kritik secara langsung melalui kanal media pemerintah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, berharap, para peserta PKP tidak hanya sekedar Diklat, tetapi juga mampu menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional.

“Kita harapkan para ASN di Kalsel dapat bersinergi, sehingga apa yang di cita citakan Gubernur kita yaitu Kalsel Maju,” harapnya.

Dalam kegiatan PKP yang dilaksanakan mulai tanggal 21 September hingga 15 ini, sebanyak 40 peserta dari lingkup Pemprov dan kabupaten/kota Kalsel dan Kalteng, seluruhnya mendapatkan nilai diatas 80 dengan predikat memuaskan.(TR21-01/RDM/MTB)

Ciptakan Pengusaha Kuliner, APJI Gandeng Santripreneur Indonesia Adakan Pelatihan

BANJARBARU – Sejak pandemi COVID-19 menerpa dunia, perekonomian mengalami penurunan. Hal ini terjadi di semua negara tidak terkecuali negara Indonesia. Semua aspek kehidupan terdampak pandemi, produktivitas menurun dan daya beli masyarakat juga menurun.

Menghadapi hal ini, Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kalimantan Selatan tergerak untuk membantu pemerintah supaya sektor usaha kecil menengah segera bangkit paska pandemi. Menggandeng PW Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan, APJI menyelenggarakan pelatihan membuat kue bagi santriwati, ustazah, ibu-ibu warga sekitar pondok se Kalimantan Selatan, Selasa (14/12) bertempat di Pondok Pesantren Walisongo Banjarbaru.

Ketua DPD APJI Kalsel Aftahudin, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah ingin memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para peserta tentang peluang usaha kuliner yang bisa dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga.

Ditambahkan Aftah, pondok pesantren bisa menjadi lokomotif pergerakan ekonomi, karena di pondok pesantren ada santri, ada ustad, ada orang tua snatri dan masyarakat sekitar pondok.

“Melalui pelatihan ini, para santri dan ibu-ibu harus mampu menjadi pengusaha-pengusaha di bidang kuliner,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan ini disambut baik oleh Ketua Wilayah Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan KH Abdul Hamid Marzuqi.

“Masya Allah Alhamdulillah, Walisongo diberi kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan pelatihan ini” ujar Gus Hamid (sapaan akrabnya) mengawali sambutan.

Lebih lanjut Gus Hamid yang juga sebagai ketua harian IPI Kalsel dan Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalsel berjanji akan mensinergikan kegiatan ini dengan perbankan untuk permodalan dan IPI dan Hebitren untuk pemasaran.

“Akan kita sinergikan, sehingga setelah pelatihan, peserta akan kita lakukan pendampingan dan mentoring, insya Allah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini diisi dengan demo membuat kue yang diajarkan kangsung chef Remy Sedayu dari Jakarta dan diikuti oleh 100 peserta terdiri dari santriwati dan ustadzah, serta ibu ibu warga sekitar pondok pesantren, diantaranya ada pondok dari Kab HSS, Kab Tanah Laut, Kab Banjar, Kab Batola dan Kota Banjarbaru. (RILIS-RDM/RH)

Tujuh Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Kalimantan Diresmikan, Ini Harapan Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas, meresmikan secara serentak 7 titik lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM), melalui program BBM Satu Harga.

Adapun peresmian secara simbolis dilakukan di kantor Fuel Terminal Banjarmasin, Selasa (14/12). Penerapan BBM Satu Harga ini merupakan wujud program energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sejak awal kehadiran program BBM 1 Harga pada tahun 2017 hingga Desember 2021, Pertamina telah membangun total 323 lembaga penyalur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan Perpres No. 63 tahun 2020. Sementara khusus untuk Tahun 2021, sudah terbangun 80 SPBU, jumlah ini melebih dari target awal yang ditentukan pemerintah yakni 76 lokasi.

Pertamina sendiri ditargetkan dapat membangun total 573 SPBU sampai dengan Tahun 2024. Sedangkan di tahun 2021 ini, Regional Kalimantan telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 23 SPBU BBM 1 Harga, yang tersebar di Provinsi Kalimantan Tengah sejumlah 3 SPBU, Provinsi Kalimantan Selatan sejumlah 1 SPBU, Provinsi Kalimantan Barat sejumlah 14 SPBU, dan Provinsi Kalimantan Utara sejumlah 5 SPBU.

“Dengan resminya 7 titik BBM Satu Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” jelas Freddy Anwar, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Freddy menambahkan realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 101.896 KL. Hal ini menunjukkan bahwa program BBM 1 harga ini telah berhasil memberikan akses energi yang mudah dengan harga yang sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komite BPH Migas, Abdul Halim dalam sambutannya menyampaikan harapannya akan BBM 1 Harga bagi masyarakat.

“Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Terkait peresmian SPBU 1 Harga ini, maka Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah mengatakan, bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung program ini.

“Program ini merupakan wujud keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik yang tinggal di kawasan perkotaan, maupun di daerah Terpencil, Terdepan dan Terluar. Keberadaan SPBU 1 Harga ini juga sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, yang masih harus berjuang di tengah pandemi COVID-19”, ujarnya saat sambutan mewakili Gubernur Kalsel saat acara peresmian.

Dengan SPBU 1 Harga ini, maka masyarakat dapat menikmati BBM dengan harga sama. Yaitu biosolar Rp5.150 per liter, dan premium Rp6.450 rupiah per liter. (PERTAMINA-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version