Jadi Ibukota Kalsel, Banjarbaru Dilirik Investor Perhotelan

BANJARBARU – Status Kota Banjarbaru yang sudah ditetapkan menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan semakin menarik minat investor menanamkan modalnya di bidang perhotelan hingga apartemen maupun sektor lainnya.

Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin di Banjarbaru, di sela perubahan nama Hotel Grand Dafam menjadi Hotel Grand Qin di pusat perbelanjaan Q Mal Banjarbaru, Kamis (5/10) mengatakan, pihaknya sudah menerima beberapa investor yang berminat membangun perhotelan dan apartemen di Kota berjuluk Idaman ini.

“Ada beberapa investor yang siap membangun hotel dan apartemen,” ujarnya

Menurut Aditya, pihaknya membuka pintu kepada semua investor untuk menanamkan modalnya sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku sehingga operasional ke depan tidak muncul masalah.

Aditya juga menekankan, langkah yang dilakukan untuk menyambut investor adalah dengan memberikan kemudahan perizinan yang diberikan, sehingga bisa cepat dan tidak dibebani persyaratan yang susah dilengkapi.

“Kami siap memberikan kemudahan perizinan, sepanjang memenuhi syarat dan tidak melanggar aturan maka perizinan diberikan, termasuk keringanan biaya jika memang ada aturan dan ketentuannya,” ucap wali kota.

Dikatakannya, status Ibu Kota Provinsi membuat Banjarbaru makin dilirik investor, terbukti dari investasi tahun lalu yang ditargetkan sebesar Rp150 miliar dan terealisasi hingga Rp750 miliar atau 500 persen.

“Artinya, investor sudah mulai menjadikan Banjarbaru sebagai wilayah yang tepat berinvestasi dan harus disikapi dengan pelayanan terbaik sehingga diharapkan makin banyak yang berinvestasi,” harapnya.

Sementara itu, pemilik Grand Qin Hotel Banjarbaru Norhin mengatakan, pihaknya memutuskan memiliki brand sendiri setelah 11 tahun menggunakan brand Dafam, sehingga bisa lebih mengembangkan bisnis hotelnya.

“Kami mengambil keputusan untuk memiliki brand sendiri dibawah manajemen PT Q Grup sehingga bisa lebih mengembangkan bisnis,” ujarnya.

Dikatakannya, nama baru ini melambangkan keyakinan, dan diharapkan semakin berkembang pesat sehingga bisa ikut ambil bagian membangun Kota Banjarbaru dan Kalsel umumnya. (RDM/RH)

Pemprov Kalsel Lakukan Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga di Kelurahan Sungai Bilu

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan, penilaian peningkatan kualitas keluarga di Wilayah Kelurahan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin, Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (6/10).

Penilaian dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan Adi Santoso.

Kepala DP3A Kalsel Adi Santoso

“Saat ini kami melakukan verifikasi lapangan terkait program peningkatan kualitas keluarga di Kelurahan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin,” ungkap Adi.

Oleh karena itu, lanjutnya, pada penilaian ini pihaknya bersama seluruh tim TPK2D Provinsi Kalimantan Selatan telah berhadir untuk memberikan penilaian, langsung kepada masyarakat setempat.

“Penilaian yang dilakukan, mengacu pada 29 indikator yang merupakan potret dari kondisi yang dialami oleh keluarga di Kelurahan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin ini,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor mengatakan, jika Pemko Banjarmasin mendapatkan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam hal peningkatan kesejahteraan keluarga di Kampung Sungai Bilu ini.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Penilaian di kawasan Kampung Bilu oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam hal peningkatan kualitas keluarga,” ucap Arifin.

Tentunya, Pemerintah Kota Banjarmasin telah mempersiapkan sesuai dengan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki tekad untuk meningkatkan kesejahteraan disetiap rumah tangga di kota ini,” ujar Arifin.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta bimbingan kepada pemerintah pusat serta pemerintah provinsi untuk peningkatan kualitas keluarga di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Berjasa di Dunia PAUD, Paman Birin Diberi Penghargaan

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menerima piagam penghargaan dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) yang selama ini dianggap telah berjasa atas keberlangsungann dunia Pendidikan Anak Usai Dini (PAUD).

Suasana kegiatan pembukaan Jambore II dan Muswil V HIMPAUDI Kalsel di aula BPMP Provinsi yang dihadiri 200 orang dari perwakilan pemda di kabupaten/kota

Penghargaan yang diberikan kepada orang nomor satu di Kalsel tersebut merupakan rangkaian acara HUT ke 18, Jambore II dan Musyawarah Wilayah (Muswil) V Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni dimulai pada 6 – 8 Oktober 2023.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, langsung disambut lagu Mars Bergerak dan diikuti jajaran Kemendikbudristek, pemda kabupaten/kota se Kalsel

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyambut baik atas terselenggaranya acara ini. Apalagi, implementasi agar anak usia dini mampu memiliki kreativitas perlu didorong penuh melalui pembentukan karakter.

“Pendidikan usia dini tak hanya soal menulis. Justru yang penting itu adalah membangun kreativitas dan aksi sosial,” ujarnya dalam memberikan sambutan sekaligus meresmikan acara Jambore II dan Musyawarah Wilayah (Muswil) V HIMPAUDI Kalsel, di aula BPMP Provinsi, Jumat (6/10) siang.

Dihadapan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudiristek) RI, Sahbirin Noor, mengungkapkan, pengembangan potensi anak juga harus digali dan dipahami agar dalam penyelenggaraannya dapat terealisasi sesuai harapan.

“Seorang pendidik PAUD dituntut harus mampu merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, kata dia, segala macam contoh perilaku tentu mudah dilakukan anak. Artinya, perlu keseriusan pendidik agar penggambaran positif tentang berbagai hal yang baik bisa dilaksanakan sesuai mekanisme dari rancangan kurikulum pembelajaran saat ini.

“Karena anak belajar apa yang kita lihat dan tentunya juga yang dirasakan,” tutupnya.

Pada gelaran kali ini, turut hadir Plt Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Ditjen PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud RI, Komalasari, Ketua Umum PP HIMPAUDI, Betty Nuraini dan Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto. Serta diikuti seluruh bunda PAUD bersama dinas pendidikan kabupaten/kota se Kalsel. (RHS/RDM/RH)

Tunjukkan Kinerja Tangguh, UUS Bank Kalsel Raih Penghargaan Infobank

JAKARTA – Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Kalsel memperoleh penghargaansebagai “Excellence Financial Performance Islamic Banking Unit Of Commercial Banking In 2022” kategori kelas aset Rp2,5 trilyun dan di bawah Rp5 trilyun pada ajang “Infobank – The Asian Post: The Best Financial Performance Sharia Guarantor Company 2023” yang diselenggarakan di Jakarta. Penghargaan diterima langsung Kepala Kantor Fungsional Syariah Bank Kalsel Jakarta, Adit Setio Nugroho yang mewakili manajemen Bank Kalsel, akhir September lalu.

Pemberian penghargaan “The Best Financial Performance Sharia Guarantor Company 2023” didasarkan pada hasil kajian bertajuk “Rating 154 Institusi Keuangan Syariah Versi Infobank 2023”. Rating diolah berdasarkan kinerja keuangan institusi syariah tahun 2021 – 2022 dan dikelompokan dalam enam cluster. Yakni Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Umum, BPR Syariah, Asuransi Jiwa Syariah.

Penghargaan yang diterima Bank Kalsel

Apresiasi ini didapatkan, karena UUS Bank Kalsel mampu menunjukan kinerja yang tangguh sepanjang tahun 2021-2022 dalam memacu penyaluran pembiayaan sekaligus melakukan efisiensi. Hampir disemua kegiatan bisnisnya, UUS Bank Kalsel berhasil mencetak kinerja yang apik dan secara konsisten mampu menjaga pertumbuhannya.

Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengakui, apresiasi ini akan menjadi suntikan semangat bagi Bank Kalsel untuk terus berperan aktif dalam memberikan maslahat kepada masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta nasional, serta terus berinovasi sehingga dapat berkontribusi lebih besar untuk kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

“Alhamdulillah, kinerja positif UUS Bank Kalsel kembali mendapatkan apresiasi. Penghargaan ini tidak lepas atas dukungan segenap nasabah, regulator, stakeholdersdan shareholders,” ungkapnya.

Sepanjang tahun 2022 UUS Bank Kalsel menggenjot pembiayaan dengan pertumbuhan yang signifikan mencapai Rp1,84 trilyun, tumbuh sebesar 36 persen (yoy) dibanding 2021 yang sebesar Rp1,36 trilyun.

Pembiayaan yang tumbuh di tahun 2021 lalu mendorong perolehan laba perusahaan. Di posisi Desember 2022, UUS Bank Kalsel sukses meraup laba mencapai Rp65,5 milyar, meroket 160 persen dibandingkan Desember 2021 sebesar Rp25,1 milyar.

Pertumbuhan laba yang positif ini diikuti dengan naiknya himpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di mana Tabungan Rp547,4 milyar, Giro Rp188,7 milyar, deposito mudharabah Rp896 milyar. Selain itu, aset Bank Kalsel Syariah dari yang sebelumnya Rp2,5 trilyun pada 2021 menjadi Rp2,78 trilyun di Desember 2022.

Adapun, Bank Kalsel Syariah tampak tetap konsisten menjaga kualitas kreditnya. Perusahaan mampu menekan laju kredit bermasalah di mana rasio Net-Non Performing Financing (Net-NPF) masih berada di level aman sebesar 0,65 persen. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gubernur Jatim Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi secara khusus terhadap pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebagai wujud apresiasi penghargaan sekaligus bentuk kepedulian Khofifah mengutus Tim BPBD dan dan Tagana Jatim terbang ke Kalsel. Gubernur membantu Masker Merek N 95 dan masker kesehatan lainnya total bantuan sebanyak 26 ribu lembar.

“Kami ditugaskan Ibu Gubernur Khofifah untuk terbang ke Kalimantan Selatan. Gubernur terkesan dengan kerja keras Gubernur Kalsel bersama stakeholder dan masyarakat dalam kolaborasi menangani kabut asap akibat karhutla,” terang Dino Andalanto, Pusdalops BPBD Jatim, Kamis (5/10) malam.

Dino mengatakan, pola kolaborasi melibatkan berbagai komponen masyarakat seperti TNI POLRI Masyarakat peduli bencana merupakan strategi efektif dalam mengatasi kebencanaan daerah.

“Ibu Gubernur titip salam dengan Pa Gubernur Sahbirin Noor atau Paman Birin. Beliau mendoakan semoga kabut asap di Kalsel segera berakhir,” ucap Dino.

Sementara itu Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel R Suria Fadliansyah mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Gubernur Jatim.

“Sesuai arahan Pa Gubernur Paman Birin kami diminta untuk terus berusaha dan bekerja keras dalam menangani setiap bencana termasuk karhutla,” ucap Suria.

Suria mengatakan, salah satu arahan gubernur adalah agar terus memperkuat kolaborasi dan gotomg royomg dalam mengatasi kebencanaan di daerah. (RILIS/RDM/RH)

Meriahkan Kalsel Healthcare and Medical Expo 2023, DP2KBPMP2A Banjarbaru Gelar Layanan KB Gratis

BANJARBARU – Memeriahkan gelaran Kalsel Healthcare and Medical Expo 2023, atau pameran kesehatan pertama di Kalimantan Selatan tahun 2023, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak – DP2KBPMP2A kota Banjarbaru, menggelar layanan KB gratis satu hari, pada Kamis (5/10) di halaman pusat perbelanjaan terbesar di kota Banjarbaru. Tercatat 20 akseptor, mendaftar untuk mendapatkan layanan gratis, bekerjasama dengan Kanwil BKKBN Provinsi Kalsel, dan Kodim 1006/Banjar tersebut.

Pendaftaran peserta layanan KB gratis

Ditemui Abdi Persada FM pada Kamis (5/10) siang, Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera – KBKS DP2KBPMP2A kota Banjarbaru, Erny Sukmawati mengatakan, kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari pekan pelayanan KB memperingati Hari Kontrasepsi sedunia.

“Kegiatannya baru berakhir kemarin, 4 Oktober, dan kita lanjutkan dengan layanan ini,” jelasnya.

Bus layanan KB gratis

Tidak sendiri, DP2KBPMP2A kota Banjarbaru menggandeng Kanwil BKKBN Provinsi Kalsel dan Kodim 1006/Banjar untuk melaksanakan layanan KB gratis tersebut.

“Kami dukung dari segi pendanaan, dan juga pelayanannya,” ujar Lasma Uli Lumbantoruan, selaku Sekretaris Kanwil BKKBN Provinsi Kalsel, kepada Abdi Persada FM di tempat yang sama.

Layanan KB gratis selama satu hari yang diberikan DP2KBPMP2A kota Banjarbaru ini, meliputi pemasangan implan, kondom dan juga layanan lainnya. Pelayanan berlangsung sejak pukul 13.00 WITA hingga menjelang sore.

Para akseptor yang datang, merupakan akseptor aktif dan juga dari sejumlah karyawan tenant di pusat perbelanjaan terbesar di kota Banjarbaru tersebut. (RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Sosialisasi Yang Digelar GAPKI

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi, digelarnya sosialisasi dan workshop Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Sawit Kelapa Indonesia (GAPKI).

Suasana sosialisasi dan workshop, di salah satu hotel berbintang Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Irfan Sayuti, setelah acara pada Kamis (5/10) mengatakan, kegiatan ini sangatlah tepat guna memberikan pelindungi pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit, terutama yang bekerja di perusahaan, apalagi ramah terhadap pekerja perempuan sudah diatur dalam perundang-undangan.

Irfan Sayuti, Kadisnakertrans Kalsel (ditengah) didampingi Ketua GAPKI Pusat dan Ketua GAPKI Cabang Kalsel

“Kami apresiasi digelarnya sosialisasi dan workshop oleh Gabungan Pengusaha Sawit Kelapa Indonesia,” ungkapnya

Disampaikan Irfan, selama ini pihaknya rutin melakukan pemantauan melalui kunjungan ke perusahaan yang tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota, untuk mengetahui langsung kondisi di lapangan. Hasilnya sudah bagus, bahkan rumah pekerja khusus perempuanpun dinilai refresentatif. Terkait indikasi adanya keluhan dari para pekerja perempuan untuk sementara belum ada diterima.

“Ini artinya perusahaan sudah memberikan hak dan kewajiban,” jelasnya

Sementara itu, Ketua GAPKI Pusat, Sumarjono Saragih, menyampaikan, tenaga kerja yang diserap oleh industri kelapa sawit untuk kalangan perempuan, menjadi bagian penting, mulai dari melakukan pemupukan, penyiangan, penyemprotan, bahkan sampai pada pemungutan brondolan. Ia berharap, hasil sosialisasi dan workshop ini, dapat lebih meningkatkan perlindungan bagi pekerja perempuan, terutama keramahan dari perusahaan.

“Industri kelapa sawit telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap devisa negara,” tutupnya

Untuk diketahui, GAPKI menggelar sosialisasi dan workshop perlindungan pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit, di salah satu hotel Berbintang, dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Irfan Sayuti, dihadiri Ketua GAPKI dari Pusat dan 100 peserta terdiri Dinas, Instansi, Lembaga Provinsi Kabupaten/Kota, dan Perwakilan Perusahaan Kelapa Sawit. (NHF/RDM/RH)

Puncak Peringatan HUT TNI ke-78 di Kalsel Meriah

BANJARBARU – Korem 101/Antasari menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-78 di lapangan Murdjani Kota Banjarbaru pada Kamis (5/10). Pergelaran HUT TNI ke-78 tersebut dihiasi dengan berbagai aksi memukau, seperti drama kolosal sejarah Jenderal Soedirman yang melawan para penjajah Belanda, demontrasi peleton senapan angkatan darat, laut, udara, pertunjukan marching band dari FKPPI Provinsi Kalsel, serta seni bela diri karate dari FORKI Kalsel yang menampilkan antraksi ketangkasan.

Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto menyampaikan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara RI selama 78 tahun. Berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap kedaulatan Negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa telah berhasil diatasi TNI.

TNI telah mendapat tingkat kepercayaan dari masyarakat yang tinggi baik didalam maupun luar Negeri. Untuk itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme yang diberikan selama ini.

“Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah diraih, TNI tidak boleh terlena karena beragam tantangan yang sedang dan akan kita hadapi tidaklah mudah,” ungkap Ari.

Momentum Ke-78 HUT TNI menharus dapat dijadikan sebagai bahan intropeksi diri, untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang konfensional, modern dan tangguh. Peringatan HUT ke 78 ini, mengusung tema “TNI patriot NKRI, pengawal demokrasi Indonesia maju” yang mengandung makna bahwa kedaulatan TNI sebagai pertahanan Negara, berkomitmen dan bersinergi dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan bangsa yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.

“Kita harus bangga menjadi warga negara Indonesia. Sebab kemerdekaan tanah air penuh perjuangan tumpah darah para pahlawan” lanjut Brigjen TNI Ari.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dirinya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengucapkan HUT TNI yang ke-78, dan teruslah bergerak bagi para prajurit TNI. Menurut Sahbirin Noor, situasi dan kondisi banua yang aman dan damai ini, belum tentu dirasakan jika tidak ada kehadiran prajurit TNI.

“Kondisi yang aman dan damai ini, kita harapkan terus terjaga dengan baik, apalagi kita sudah berada di tahun politik yang terkadang muncul isu-isu yang bisa memicu perpecahan,” ungkap Sahbirin Noor.

Untuk diketahui, peringatan HUT TNI ke-78 yang mengusung tema “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju” berlangsung khidmat, dan dihadiri Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, Danlanud Syamsudin Noor Kolonel Pnb. Vincentius Endy Hadi Putra, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, serta tamu undangan lainya. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Luncurkan Kick Off Program Peningkatan IPP

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut meluncurkan Kick Off Program Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) antara Kemenpora RI dengan Yayasan Hasnur Center, Kamis (5/10).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintaham Hukum dan Politik Sulkan, dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan IPP tersebut.

Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan

“Karena dalam upaya peningkatan IPP tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak bisa berjalan sendiri,” ungkapnya.

Tetapi diperlukan dukungan dari berbagai pihak, agar dapat bersama sama dalam upaya peningkatan IPP di Banua ini.

“Indikator dalam peningkatan IPP ini termasuk dalam visi dan misi Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan. Maka, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap bekerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya peningkatan IPP tersebut,” tuturnya lebih lanjut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengakui, Pendidikan dan Kesehatan berkualitas merupakan indikator yang dapat meningkatkan IPP di Banua ini.

Gubernur mengatakan, terdapat lima domain dalam peningkatan IPP tersebut, yaitu, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan, Kepemudaan, serta Gender.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyadari, dengan Pendidikan yang berkualitas akses kesehatan yang baik, serta peluang yang merata, dapat meningkatkan IPP di Banua ini,” ujarnya lagi.

Maka, lanjutnya, dengan mengaju pada lima domain tersebut, maka pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan ini, dapat lebih meningkatkan kualitas pemuda di Provinsi ini. (SRI/RDM/RH)

Baayun Maulid di Museum Lambung Mangkurat Diikuti Peserta Berusia 76 Tahun dan Termuda 16 Hari

BANJARBARU – Warga dari berbagai daerah ikuti acara Baayun Maulid yang diselenggarakan di Museum Lambung Mangkurat, di Banjarbaru, Kamis (5/10). Ratusan ayunan turut menghiasi kegiatan tradisi adat Kalsel tersebut.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov, Husnul Hatimah, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut turut meriah tanpa harus menghilangkan adat istiadat dari penyelenggaraan baayun maulid ini.

Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah didampingi Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, saat ikut prosesi betapung tawar

“Ini sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat betapa pentingnya menerapkan ajaran Rasulullah yang tidak lupa selalu bersholawat,” ujarnya.

Melihat antusias warga yang mengikuti, dirinya berharap, baayun maulid bisa kembali digelar tahun depan. Yang diharapkan, mampu mempererat tradisi di Kalsel.

“Mudah-mudahan ini berlanjut setiap tahunnya dan pesertanya juga terus bertambah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar, mengungkapkan, jumlah warga yang mengikuti baayun maulid mencapai 208 orang. Ini lebih meningkat dibandingkan tahun 2022.

Wakil Wali Kota Wartono bersama Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat M Taufik Akbar saat melaksanakan prosesi baayun maulid

“Kalau sebelumnya itu hanya sekitar 150 orang. Nah, tahun ini antusiasnya melebihi dari target yang kami bayangkan,” bebernya.

Ia menyampaikan, baauyun maulid yang sudah beberapa kali dilaksanakan itu dipastikan akan kembali digelar tahun depan.

“Ini memang agenda rutin kami dan semoga lebih meriah lagi acaranya,” pungkasnya.

Diketahui, tradisi baayun maulid ini tak hanya diisi tausyiah dan iringan maulid habsyie saja. Melainkan, juga melaksanakan prosesi adat betapung tawar yang diikuti mulai dari peserta termuda baru berumur 16 hari dan paling tertua mencapai 76 tahun. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version