BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar press release terkait evaluasi dan pendataan capaian – capaian kinerja dalam penanggulangan bencana di Provinsi Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan di Aula BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (29/12).
Press release BPBD Provinsi Kalimantan Selatan pada Jum’at (29/12)
Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Suria Fadliansyah menyampaikan, dalam rangka memperkuat ketahanan bencana lingkup masyarakat di Kalimantan Selatan, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan terus bahu – membahu dalam ketahanan bencana. Adapun fasilitas fasilitas penanganan bencana milik BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus disiagakan untuk penanangan dan bantuan bencana kepada masyarakat di banua ini.
“Ada beberapa fasilitas yang terpenuhi baik dari pusat, maupun dari Provinsi sendiri untuk pelaksanaan kesiapsiagaan terhadap bencana,” ungkap Suria, di Aula BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (29/12).
Suria menambahkan, pihaknya bersyukur, penanganan bencana ditahun 2023 ini berjalan dengan baik, bahkan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mendapat apresiasi terhadap penanganan bencana dari Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).
“Termasuk logistiknya kita juga mendapatkan apresiasi terbaik, kemudian kerjasama terbaik antar daerah dalam bantuan-bantuan kepada masyarakat,” lanjut Suria.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan kampung siaga bencana, yang disiapkan untuk masyarakat agar memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana. Tidak hanya menanggulangi pada saat terjadinya bencana, masyarakat juga akan diberikan bekal penanganan sebelum dan sesudah terjadinya bencana.
“Sehingga bencana dapat diminimalisir dampaknya, dan desa tangguh bencana kurang lebih ada 50 yang tersebar di Kabupaten-Kota di Kalimantan Selatan,” lanjut Suria.
Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan di programkan untuk memiliki lebih dari 1 desa tangguh bencana. Desa tangguh bencana bukan hanya ada disetiap Kabupaten, namun juga disetiap Kota seperti Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Kalsel mengapresiasi pendapatan Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Tahun 2023 yang melebihi target dengan total realisasi Rp 150 miliar lebih.
“Kami sebagai Komisi II DPRD Kalsel turut berbahagia karena capaiannya sudah diatas target walaupun masih beberapa persen,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, saat melakukan kunjungan kerja ke UPPD Samsat Batulicin, Jumat (29/12).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (mic) saat meninjau capaian pendapatan UPPD Samsat Batulicin
Menurut Yani Helmi, capain tersebut tidak terlepas dari program relaksaasi yang digalakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak Juli 2023 lalu.
“Kami sebagai wakil masyarakat sangat mengapresiasi, karena mungkin ada warga yang tidak mampu bisa terbantu ada diskon pajak dan penghapusan denda juga,” ungkap wakil rakyat akrab disapa Paman Yani.
Paman Yani berharap capaian UPPD Samsat Batulicin tahun 2024 bisa kembali melebihi target, meskipun kemungkinan target tahun tersebut bertambah.
“Dari tahun 2020 target terus naik. Kemungkinan bisa naik tahun depan dari 5 sampai 6 miliar. Artinya UPPD Samsat Batulicin harus memiliki strategi lagi agar bisa mencapai target itu,” tutur Paman Yani.
Di samping itu, menurut Paman Yani, UPPD Samsat Batulicin juga sudah memiliki cabang pembantu di Kecamatan Satui. Sehingga bisa lebih mudah dalam mencapai target.
“Nanti di banggar juga akan kita perjuangkan agar bisa didirikan cabang baru di Mantewe,” beber Paman Yani.
Foto sejumlah pegawai UPPD Samsat Batulicin bersama Komisi II DPRD Kalsel
Di tempat sama, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin, menilai UPPD Samsat Batulicin bisa lebih meningkatkan pendapatan melalui ajakan kepada perusahaan tentang pentingnya mengganti nomor polisi (nopol) alat berat yang menggunakan nopol luar ke nopol Kalsel.
“Sehingga hasil operasionalnya bisa meningkatkan kas daerah kita. Mari bina pelayanan yang baik ini semoga jadi percontohan bagi daerah lain di kalsel,” kata Burhanuddin.
Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyebut tahun 2024 nanti pihaknya berencana bekerjasama dengan pihak kepolisian di Tanah Bumbu, dalam hal penertiban nopol luar Kalsel ke perusahaan.
“Kalau dipetakan, sebenarnya pajak yang dihasilkan dari alat berat tentu lebih banyak dibanding kendaraan komersil. Jadi potensinya satu rupiah pun kami perjuangkan,” ungkap Indra.
Begitu pula soal target tahun 2024. Indra mengaku telah mengatur beberapa strategi dalam menunjang pendapatan mereka seperti program jemput bola dan wajib pajak untuk setiap pegawai instansi pemerintah.
“Sama seperti tahun ini, kami melakukan kegiatan lapangan dengan menurunkan dua tim yaitu tim pendapatan lainnya dan pajak kendaraan bermotor untuk melakukan penagihan kepada perusahaan wajib pajak air permukaan maupun karyawan dan karyawati yang memiliki kendaraan roda dua atau empat,” ungkap Indra. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Ulin Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tetap memberikan pelayanan selama libur tahun baru 2024 mendatang.
Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin menjelaskan, untuk di Rumah Sakit Ulin pihaknya selalu siap 24 jam, dalam memberikan pelayanan khusus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.
Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin
“Selama libur tahun baru pelayanan 24 jam di IGD tetap berlangsung,” ucap Diauddin.
Menurutnya, pada Tahun Baru ini sama seperti biasanya tidak ada persiapan khusus. Namun, apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan melibatkan massa, maka tenaga medis di rumah sakit Ulin siap untuk memberikan pertolongan dan pelayanan.
“Tidak ada yang khusus pada tahun baru, namun kami telah mempersiapkan bantuan tambahan apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Petugas medis di RSUD Ulin Banjarmasin stand bye 24 jam apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan, untuk turun membantu petugas di IGD.
Namun, lanjut Diauddin, pihaknya berharap pada pelaksanaan libur tahun baru, tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.
“Kami tentunya berharap pada pelaksanaan perayaan dan libur tahun baru dapat berjalan lancar serta aman,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan layanan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan akan melakukan berbagai terobosan di tahun 2024 mendatang.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan terobosan yang akan dilakukan yaitu dengan menambah jam pelayanan di Perpustakaan Tendean, yang akan buka hingga akhir pekan.
Perpustakaan Tendean milik Dispersip Kalsel
Perpustakaan yang berada di Jalan Kapten Pierre Tendean Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin tersebut, akan tetap buka di hari Sabtu dan Minggu.
“Layanan Dispersip yang di Tendean akan kami samakan dengan layanan Petpustakaan Palnam, yang buka setiap hari kecuali libur hari besar,” katanya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jum’at (29/12).
Kepala Dinas yang akrab disapa Bunda Nunung ini menjelaskan pelayanan umum pada hari kerja, di hari Senin hingga Kamis, dimulai dari pukul 09.00 sampai 16.00 Wita. Sedangkan hari Jumat hanya dari pukul 09.00 sampai 11.30 Wita. Kemudian di akhir pekan (Sabtu dan Ahad) dari pukul 09.00 sampai 17.00 Wita.
Selain itu, lanjut Bunda Nunung, terobosan yang lain yaitu layanan gedung teater yang ada di Perpustakaan Palnam, yang dibuka sejak Agustus 2023 lalu, pada tahun 2024 akan dibuka setiap hari hingga Minggu.
Suasana Nobar di Gedung Teater Perpustakaan Palnam
“Saat ini hanya empat hari yaitu Senin hingga Kamis. Tahun 2024, karena pengunjung juga semakin banyak, akan kita buka full dari Senin hingga Minggu,” terangnya.
Bunda Nunung menambahkan, sejak dibuka pendaftaran pada 7 Agustus hingga Desember 2023, total pendaftar nobar sebanyak 7.084 orang
“Nah untuk bulan Januari 2024 sudah ada yang mendaftar nonton bareng sesi pertama di gedung teater sebanyak 115 orang,” ungkapnya.
Bunda Nunung pun berharap, dengan terus berinovasi dan berbagai terobosan, semakin banyak masyarakat dari berbagai lapisan berkunjung ke Dipersip Kalsel di tahun 2024 mendatang sehingga minat baca dan budaya literasi makin meningkat. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Tahun 2023 yang dilaksanakan di ruang rapat PM Noor Kantor Sekretariat Daerah Kalsel dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Kalsel Irfan Sayuti, Kamis (28/12).
Usai kegiatan, Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti menyampaikan dari hasil rapat tersebut, dirumuskan beberapa permasalahan yang perlu ditindaklanjuti, antara lain tentang penegakan norma pengupahan khususnya di tahun 2024, peningkatan integritas dan kapasitas petugas pengawas pada Disnakertrans Kalsel dan sinergitas dengan LKS tingkat nasional.
“Asa beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti antara lain penegakan norma pengupahan, kemudian menyangkut hal-hal lain bagaimana adanya nanti evaluasi, integritas dan kapasitas petugas pengawas kami, serta sinergitas dengan LKS tingkat nasional,” jelasnya.
Selain itu, menurut Irfan, pada 2024 nanti, direncanakan beberapa kegiatan yang akan dilakukan, antara lain diusulkan studi komparatif LKS tingkat nasional untuk menggali informasi dan peraturan-peraturan yang ada. Di samping itu, pihaknya juga nantinya akan lebih memfokuskan dan mengintensifkan isu-isu strategis yang perlu ditangani dan ditindaklanjuti ke depannya.
“Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, antara lain diusulkan studi komparatif LKS tingkat nasional untuk update informasi dan juga peraturan yang ada,” terangnya.
Untuk diketahui, Lembaga Kerja Sama Tripartit yang selanjutnya disebut LKS Tripartit adalah forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari unsur Pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh.
LKS Tripartit dibentuk untuk mendeteksi secara dini isu ketenagakerjaan, dan menyinergi kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam ketenagakerjaan. (RILIS-NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Sepanjang tahun 2023, Polres Banjarbaru berhasil mendapatkan prestasi membanggakan. Bukan hanya yang didapat dari internal kepolisian, tapi juga pihak luar.
Dihadapan sejumlah wartawan, Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah didampingi Wakapolres Kompol Winda Adhiningrum dan Kabag Ops Polres Banjarbaru Kompol Indra Agung Perdana Putra dalam konferensi persnya mengatakan, pihaknya bersyukur 2023 ini mendapat kepercayaan dari masyarakat, sehingga berbagai penghargaanpun banyak diterima pihaknya.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, khususnya warga Banjarbaru. Berkat penilaian dari masyarakat yang didatangi langsung oleh instansi penilai, sehingga kita banyak mendapatkan penghargaan. Karena penilaian mereka langsung ke masyarakat,” ucap Dody, Jumat (29/12).
Adapun penghargaan yang didapat Polres Bnajarbaru pada tahun 2023 diantaranya, sebagai penyelenggaraan pelayanan publik atau publik layanan prima dilingkup Polri oleh Kementerian PAN-RB, predikat kepatuhan standar pelayanan publik yang diberikan oleh Ombudsman RI, penghargaan capaian nominasi 5 besar terbaik tingkat Polres/ta kelompok B dalam rangka Kompolnas Awards 2023 oleh Kompolnas, penghargaan kategori Pelayanan Prima dari KemenPAN-RB yang diberikan oleh Kapolri, Prestasi Baik dalam hal ungkap perkara anak dan tindak pidana perdagamgan orang yang diberikan oleh Tim Reaksi Cepat Penanganan PPA, penghargaan terbaik ketiga pengelolaan UP/TUP yang diberikan KPPN Kalsel, serta masih banyak lagi sejumlah prestasi dan penghargaan lainnya
“Sekali lagi kami mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada Polres Banjarbaru,” ujar Kapolres bangga.
Selain menyampaikan capaian prestasi, dalam kesempatan ini Kapolres Banjarbaru juga memaparkan berbagai kasus kriminalitas yang berhasil ditangani dan diungkap pihaknya. Mulai dari kasus kejahatan kamtibmas, narkoba, hingga laka lantas sepanjang tahun 2023 ini. (RDM/RH)
BANJARMASIN – Pada Perayaan Natal, dalam semangat kebersamaan untuk menebarkan kebaikan kepada yang membutuhkan Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel menggelar Bakti Sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, Kamis (28/12). Dipimpin oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar, didampingi istri Fania Turman.
Acara Bakti Sosial ini, Irwasda Polda Kalsel beserta rombongan Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel berbagi dengan para penghuni Panti. Mereka menyediakan bantuan dan mengadakan serangkaian kegiatan yang menghibur untuk mempererat ikatan antara Polda Kalsel dengan penghuni Panti.
“Ini bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi juga tentang menyebarkan kehangatan dan kebersamaan di musim Natal. Melihat senyuman mereka adalah hadiah terindah bagi kami,” ungkap Turman.
Pada kegiatan tersebut, Hosana 91 dan Oikoumene Polda Kalsel bergotong-royong menyalurkan 100 paket sembako, 200 Bingkisan Natal, 50 Koli Perlengkapan Panti, 200 Mainan Edukasi, serta Bantuan Pemeriksaan Kesehatan dan Obat-obatan.
Dalam kesempatan tersebut Polda Kalsel juga menggelar acara khusus yang diisi dengan berbagai permainan dan hiburan untuk anak-anak di beberapa daerah.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Dir Lantas, Kabid Propam, Ka SPN, para Pamen Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dan personil Polda Kalsel mendatangi Panti Wreda Suaka Kasih Bati-Bati, Panti Disabilitas Kristen Bhakti Luhur Suaka Insan Banjarmasin, Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin, Panti Rumah Harapan, Panti Asuhan Intan Sari dan Panti Asuhan Ashhabul Khafi. (POLDA-KALSEL/SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba jenis sabu seberat 26,62 kilogram, 579,5 butir ekstasi dan 6.969 butir obat jenis Carisoprodol, oleh Polda Kalimantan Selatan bersama unsur Forkopimda, di Aula Mathilda Polda Kalsel, Kamis (28/12).
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polda dalam menggagalkan peredaran narkoba di Banua,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.
Keberhasilan tersebut, lanjutnya, diharapkan terus ditingkatkan untuk menyelamatkan generasi muda di Kalimantan Selatan dari bahaya narkoba.
“Yang pasti adalah narkoba musuh kita bersama, yang harus dicegah dan diperangi agar generasi muda kita terhindar dari bahaya,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan, pemusnahan narkoba ini merupakan barang bukti yang berasal dari tangkapan selama periode 29 September sampai 13 Desember 2023.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto
Jumlah tersangka yang diamankan selama periode tersebut sebanyak 64 orang. Yakni 54 laki-laki dan 10 perempuan.
“Kita selalu melakukan pemantauan dan penyelidikan untuk mengetahui dari mana masuknya barang narkoba tersebut,” ucap Winarto.
Menurutnya, ada berbagai modus yang dilakukan para pelaku untuk meloloskan masuknya barang haram ke wilayah Kalsel ini.
“Polda Kalsel terus bekerja keras dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di Banua ini,” ucap Winarto.
Ketika ditanya adanya keterlibatan jaringan internasional dalam kasus ini, Kapolda Kalsel tidak menampik hal tersebut. Khususnya, pada jaringan Fredy Pratama yang saat ini masih menjadi buronan.
“Dari hasil tangkapan ini nilai barang bukti yang disita mencapai 27 Miliar, dan menghemat uang negara untuk rehabilitasi pecandu narkoba hingga mencapai 570 Miliar,” ucap Winarto. (POLDA.KALSEL-SRI/RDM/RH)
BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin meresmikan tebing siring Pondok Pesantren Darussalam Martapura, di Kabupaten Banjar, pada Kamis (28/12) siang.
Gubernur Kalsel menerima pengalungan bunga dari pimpinan ponpes Darussalam
Tebing siring Pondok Pesantren Darussalam ini memiliki panjang 137 meter dengan lebar 6 meter, dan kedalaman 111 meter.
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalimantan Selatan, didampingi Pimpinan Ponpes Tahfidzul Al-Quran Darussalam Martapura KH Muhammad Wildan Salman, serta Pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin.
Para santri yang menghadiri momen peresmian siring ponpes Darussalam
Lantunan salawat Nabi Muhammad SAW pun menggema mengiringi peresmian pembangunan tebing siring yang memakan waktu selama 195 hari.
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin bersyukur karena tebing siring Ponpes Darussalam telah selesai dibangun.
Menurut Paman Birin, Ponpes Darussalam telah berusia lebih dari satu abad atau tepatnya 109 tahun tentunya telah banyak melahirkan ulama yang tersebar di Banua hingga dunia.
“Ponpes ini telah berusia 109 tahun tentunya telah melahirkan ulama yang ada di Banua hingga dunia, ulun semalam tetamu di Mekkah ternyata lulusan Darusaalam,” ucap Paman Birin.
Paman Birin juga menyebut akan membangun kelas di Ponpes Darussalam sesuai harapan dari pihak ponpes. Hal ini mengingat ruang kelas lebih sedikit jika dibandingkan dengan murid yang banyak.
“Ulun minta Kepala Dinas PUPR untuk bisa menindaklanjuti pembangunan ruang kelas,” katanya.
Paman Birin berharap dengan pembangunan tebing siring ini membuat proses belajar mengajar menjadi lebih aman dan nyaman.
Pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin yang telah membangun siring untuk menahan bangunan Ponpes Darussalam agar tidak roboh.
Guru Hasanuddin menceritakan pembangunan siring ini bermula ketika Ponpes Darussalam mulai miring dan santri takut ruangan belajar akan roboh.
Kemudian dirinya melaporkan ke gubernur dan langsung direspons positif.
“Lalu kemudian dibangun siring dan pondasi ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Solhan mengatakan, pembangunan tebing siring ini menggunakan nilai kontrak sebesar Rp 17.318.928.665 dan dibangun selama 195 hari.
Menurutnya, pembangunan tebing siring ini sudah didambakan selama 30 tahun lamanya oleh pihak ponpes. Hingga akhirnya pada era Gubernur Kalsel Paman Birin bisa terealisasi.
Dirinya juga bersyukur karena pembangunan tebing siring dapat selesai tepat waktu untuk menahan terjadinya longsor yang dapat berakibat penurunan bangunan Ponpes Darussalam. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, mengikuti wawancara dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) secara daring di Command Center Kantor Gubernur di Banjarbaru, pada Kamis (28/12).
Wawancara khusus bersama Ketua DPRD Kalsel secara terpisah ini dalam rangka penilaian penghargaan Nirwasita Tantra 2023 dari Kementerian LHK RI.
Paman Birin dalam paparannya menjelaskan isu-isu strategis Pemerintah Provinsi Kalsel yakni degradasi lahan, bencana banjir, pengelolaan sampah, rendahnya kualitas air sungai, pengelolaan sampah dan limbah, dan dampak perubahan iklim.
“Komitmen kami untuk menjaga kualitas air sungai agar tetap asri, apalagi ciri khas Kalsel adalah banyak memiliki sungai”, papar Paman Birin.
Ditanya tindakan ke depan, ditegaskan bahwa, akan terus dilanjutkan gerakan Revolusi Hijau agar memperbaiki tutupan lahan, penurunan lahan kritis serta memperbaiki kualitas air serta kualitas udara.
Sementara itu, dalam paparannya, Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana mengawalinya dengan penayangan video singkat tentang pengelolaan lingkungan hidup di Kalsel.
Selanjutnya dijelaskan seputar gerakan Revolusi Hijau yang bertujuan meningkatkan tutupan lahan bervegetasi, menurunkan tingkat lahan kritis.
Ekspos lainnya berkenaan dengan berbagai kajian hingga implementasi pembuatan sejumlah embung, lanjut ke program Sungai Martapura ASRI, Program Merdeka Sampah dan pemberian penghargaan, hingga bantuan pengelolaan sampah, serta penjelasan tentang Geopark Meratus.
Turut menyampaikan penjelasan kepada para panelis yang diketuai Soeryo Adiwibowo ini, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK yang menyebut, mendukung diberikan pihaknya mulai penganggaran dana dan bantuan sosialisasi soal lingkungan hidup, sampai persetujuan beberapa produk hukum untuk optimalisasi pengelolaan lingkungan hidup, serta dukungan dalam hal pengawasan.
Selanjutnya dalam sesi wawancara, salah satu panelis menanyakan tindakan Pemerintah Daerah di Kalsel saat terjadi banjir. Hal ini pun dijelaskan secara detil oleh Hanifah dan Supian HK.
Penghargaan Nirwasita Tantra adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada Kepala Daerah yang dalam kepemimpinannya, dianggap berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup didaerahnya.
Sedangkan wawancara dimaksudkan sebagai bentuk optimalisasi kinerja dalam pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk melihat harmonisasi relasi eksekutif dan legislatif, yang sangat penting dalam menjaga stabilisasi pemerintahan yang menentukan bagaimana fungsi lingkungan hidup dan kebutuhan publik lainnya.
Wawancara langsung ini untuk mengetahui bagaimana pimpinan DPRD dalam menyerap dan mengartikulasikan kepentingan masyarakat seperti dalam pembuatan Peraturan Daerah, pengawasan anggaran, serta menjalankan otoritas fungsi legislatif dalam meningkatkan kinerja lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang berkembang di daerah.
Melalui pemberian penghargaan Nirwasita Tantra, KLHK berharap akan terwujud pengelolaan lingkungan hidup yang semakin baik di daerah, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Selain itu, pemerintah melalui Nirwasita Tantra ingin mendorong munculnya Green Leadership, dimana tidak hanya kepala daerah, namun juga para wakil rakyatnya menjadi semakin peduli dengan lingkungan hidup, dan ikut berperan dalam pembangunan di daerahnya sesuai dengan kewenangannya.
Dasar pemberian penghargaan Nirwasita Tantra ini dinilai dari Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) yang disusun setiap tahun provinsi, kabupaten/ kota. DIKPLHD disusun Tim yang dibentuk Kepala Daerah, yang keanggotaannya melibatkan unsur-unsur Organisasi Perangkat Daerah terkait, Perguruan Tinggi, dan Lembaga Masyarakat.
Tim tersebut harus dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Daerah. Setelah melalui penilaian dari dokumen yang dikirim daerah, Tim Penilai kemudian melaksanakan wawancara kepada kepala daerah yang dinilai telah layak untuk mendapatkan anugerah Nirwasita Tantra, berdasarkan dokumen yang dikirimkan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)