Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik

JAKARTA – Perhatian besar Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin dalam pengelolaan zakat,  mendapat apresiasi dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).

Plt Kepala Biro Kesra Kalsel mewakili Gubernur Kalsel menerima BAZNAS Award 2024

Penghargaan bergengsi tersebut, diraih Paman Birin pada acara BAZNAS Awards 2024 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik, yang berlangsung disalah satu hotel berbintang di Jakarta, pada Kamis (29/02) pagi.

Tim BAZNAS Provinsi Kalsel berfoto bersama Plt Kepala Biro Kesra Kalsel usai menerima BAZNAS Award 2024

Acara tersebut dibuka langsung Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang mewakili Presiden RI Joko Widodo dengan ditandai pemukulan gong.

Penghargaan tersebut melengkapi penghargaan yang diraih Paman Birin kategori pendukung utama pengelolaan zakat yang diterima tahun 2023 lalu.

“Selama ini Paman Birin terus memberikan perhatian penuh dan selalu mendukung pada program pengelolaan zakat di Kalimantan Selatan. Alhamdulillah, melalui penghargaan yang kita terima saat ini, mempertegas, bahwa Paman Birin terus melakukan upaya nyata dalam peningkatan pengumpulan zakat di Banua,” kata Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Ahmad Solhan, mewakili Gubernur Kalsel Paman Birin usai menerima penghargaan.

Menurutnya, selama ini Paman Birin sangat aktif dan berkontribusi besar dalam mendukung gerakan zakat di wilayah Kalimantan Selatan. Salah satu contohnya pada Desember 2023 lalu, Paman Birin bersama BAZNAS Kalsel menyerahkan bantuan secara langsung untuk Palestina kepada BAZNAS RI sebesar Rp4,4 miliar.

“Pemprov Kalsel akan terus mendorong dan berkomitmen dalam mengajak masyarakat di Kalsel untuk selalu membayar zakat. Sebab dari zakat ini, manfaatnya begitu besar untuk kesejahteraan umat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad memberikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus peduli dan mendorong masyarakatnya untuk menyalurkan zakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang telah terpilih meraih BAZNAS Awards 2024 sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik,” ujarnya di sela-sela acara.

Dalam acara tersebut, terdapat beberapa kategori peraih penghargaan, mulai dari Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat, kategori Donatur dan Mitra, Kategori LAZ Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Kategori BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten Kota. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Kepala OJK Kalsel Berpamitan, Ini Harapan Paman Birin Untuk Darmansyah

BANJARMASIN – Promosi dan mutasi, adalah hal yang lazim terjadi pada struktur kepegawaian diseluruh instansi dan lembaga pemerintah serta negara. Termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang merupakan salah satu lembaga independen yang mengatur dan mengawasi pasar modal dan lembaga keuangan, serta mengatur dan mengawasi pengawasan bank, untuk melindungi konsumen industri jasa keuangan.

Diketahui, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Darmansyah mengakhiri masa tugasnya di Banua, dan mendapat promosi ke kantor pusat di Jakarta. Untuk melepas kepergiannya, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menggelar malam ramah tamah pada Rabu (28/2) malam, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Acara dimulai dengan pertukaran cenderamata, dan foto bersama. Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan futsal, bersama tim Paman Birin dan tim OJK serta Bank Kalsel di lapangan futsal Mahligai Pancasila.

Gubernur Kalsel saat memimpin tim futsalnya melawan tim OJK dan Bank Kalsel

Pada kesempatan itu, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel), menyerahkan cenderamata berupa miniatur rumah Banjar dan gambar karikatur berkostum pemain bola, kepada.Darmansyah.

“Semoga pak Darmansyah tetap sukses di tempat kerjanya yang baru,” doa Paman Birin.

Sementara itu, pertandingan persahabatan yang dimenangkan tim Paman Birin 64 – 2 itu, disaksikan komisaris, direktur utama dan karyawan Bank Kalsel serta warga Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.

Tim futsal Paman Birin dan tim OJK serta Bank Kalsel berfoto bersama sebelum pertandingan

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara pihaknya dengan OJK Kalimantan selama ini.

“Hubungan kita seakan bukan seperti pengawasan dengan yang diawasi,” ujarnya.

Diketahui, Darmansyah bertugas sebagai Kepala OJK Provinsi Kalsel sejak Maret 2023, hingga Februari 2024. (RIW/RDM/RH)

Guna Menambah Wawasan : OJK Kalsel Gelar Journalist Class Angkatan 8

BANJARBARU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan, menggelar Journalist Class Angkatan 8, dalam rangka menambah wawasan kepada awak media.

Suasana pelatihan Journalist Class Angkatan 8

Kegiatan dibuka secara resmi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Selatan, Darmansyah, diikuti sebanyak 40 Media baik Cetak, Elektronik dan Online dari Kalimantan Selatan dan Tengah. Journalist Class Angkatan 8 ini, dilaksanakan selama 4 hari, mulai tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2024, bertempat di salah satu Hotel Berbintang Banjarbaru, pada Rabu (28/2).

Kepala OJK Kalsel didampingi Kepala Departemen OJK Institute (ki-ka)

Kepala OJK Kalsel Darmansyah, pada Rabu (28/2) mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan di sektor jasa keuangan, menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Ia berharap, para awak media dapat membuat berbagai pemberitaan tentang OJK maupun kebijakan yang bermanfaat bagi publik.

“Dalam kegiatan ini, kita gelar lomba penulisan berita,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Departemen OJK Institute Agus Sugiarto menambahkan, tujuan Journalist Class Angkatan 8 ini, dapat membuat awak media semakin mengenal keseluruhan tentang tugas, fungsi dan kebijakan yang dibuat oleh Otoritas Jasa Keuangan. Terkait lomba penulisan tentang jasa keuangan, pihaknya akan memberikan reward kepada pemenang nantinya.

“Juara dalam penulisan berita ini, akan mengikuti kegiatan Journalist Class Tahap 2 di Jakarta,” ungkapnya

Agus menambahkan, Journalist Class Angkatan 8 ini, untuk menjalin sinergisitas
antara OJK dengan awak media, sebagai mitra dalam melaksanakan tugas dan memberikan edukasi terhadap konsumen. Dengan cara memperkuat kompetensi dalam bentuk memberi informasi yang tepat dan obyektif.

“Kami ingin memperbanyak duta informasi OJK,” tutupnya

Untuk diketahui, Journalist Class Angkatan 8 ini, dihadiri pejabat OJK lainnya, Kepala Departemen OJK Institute, Agus Sugiarto, Kepala Departemen DPLJ Edi Setijawan, Direktur Pengembangan Institut Jasa Keuangan OJK, Ni Nyoman Puspani, serta narasumber berkompeten yang didatangkan dari Jakarta. (NHF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Harapkan Wisudawan ULM Dapat Jadi Manusia Berkualitas

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah menghadiri acara Sidang Terbuka Senat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan lulusan program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, Spesialis dan Doktor ke-117 bertempat di Auditorium ULM Banjarbaru, pada Rabu (28/2).

Dalam sambutannya yang dibacakan Husnul Khatimah, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mendorong para wisudawan agar menjadi alumni yang berkualitas dan para mahasiswa yang melaksanakan wisuda hari ini, merupakan bagian dari aktor utama dalam menghadapi tantangan maupun peluang dalam era globalisasi dan era bonus demografi.

Gubernur Kalsel diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah memberikan sambutan Wisuda ke- 117 ULM

“Gelaran wisuda ini, menandakan eksistensi dan produktivitas, dari perguruan tertinggi terbesar dan terbaik di Kalimantan Selatan, dalam melahirkan sumber daya manusia, yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing,” ucapnya.

Lebih Lanjut, Husnul mengatakan di era globalisasi seperti sekarang, harus bisa bergerak cepat dan tepat serta mampu dengan baik beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Persaingan yang sangat ketat dan kompetitif, tidak hanya terjadi antar daerah tetapi antar bangsa,” tuturnya.

Husnul berharap semoga momentum yang bersejarah dan berbahagia ini, dapat menjadi renungan, semangat, dan inspirasi bagi para wisudawan.

“Agar para wisudawan dapat menjadi lulusan yang profesional, produktif, berkarakter, dan berakhlak mulia, serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, nusa dan bangsa,” katanya.

Gubernur Kalsel diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah memberikan selamat kepada Wisudawan

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Alim Bachri menambahkan yang diwisuda kali ini sebanyak 1.292 orang dari Program Diploma sebanyak 21 orang, Sarjana 1.175 orang, Pendidikan Profesi 84 orang, Magister 112 orang, Spesialis 2 orang dan Doktor 3 orang.

“Wisuda yang kedua pada Februari adalah langkah strategis yang dilakukan ULM untuk memberikan kesempatan kepada seluruh alumni, agar bisa mendaftar pada rekrutmen ASN yang direncanakan dilaksanakan pada Maret,” katanya.

Ahmad menambah wisuda pada kali ini diharapkan setiap alumni ULM menjadi cerminan ditengah masyarakat serta dapat memberikan kontribusi yang maksimal

“Setiap alumni ULM terutama yang diwisuda hari diharapkan memberikan kontribusi yang maksimal terhadap masyarakat dan juga terhadap almamaternya yaitu Universitas Lambung Mangkurat sebagai salah satu peran alumni yang membanggakan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Sasar Pelajar Untuk Wujudkan Cinta Sejarah dan Budaya

BANJARBARU – Demi mewujudkan generasi muda Kalsel cinta sejarah dan budaya, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar kegiatan Museum Masuk Sekolah.

Setelah menggelar kegiatan yang sama di SMA Negeri 2 Tanjung beberapa waktu lalu, kali ini giliran SMA Global Islamic Boarding School (GIBS), Kabupaten Barito Kuala, yang menjadi sasaran lokasi.

Suasana kegiatan Museum Masuk Sekolah di SMA GIBS Barito Kuala

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang menginginkan generasi muda khususnya pelajar, lebih mengenal serta mencintai sejarah dan budaya Kalsel.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar

“Minat generasi muda terhadap museum mulai berkurang. Sebab itu kita hadirkan beberapa barang koleksi yang kita miliki langsung ke sekolah,” ujar Akbar, Selasa (27/2).

Akbar menyebut museum masuk sekolah juga mendapat dukungan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun melalui dana APBD.

“Sama halnya dengan Gubernur Kalsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menginginkan pelajar di Kalsel tidak melupakan sejarah dan budaya peninggalan leluhur,” ungkap Akbar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa memicu semangat pelajar untuk mengunjungi museum. Terlebih kedepannya, Akbar berencana meningkatkan daya tarik museum melalui konsep yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Semoga setelah kegiatan museum masuk sekolah, para siswa dapat berkunjung ke Museum Lambung Mangkurat untuk bisa melihat lebih banyak lagi koleksi-koleksi museum,” tutup Akbar. (SYA/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Terima 50 Karya Penulis Lokal Sepanjang 2023

BANJARMASIN – Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) mengamanahkan agar penulis, penerbit, dan produsen KCKR lainnya bisa menyerahkan karyanya kepada lembaga terkait dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip).

Suasana Perpustakaan Palnam Banjarmasin

Sejalan dengan hal tersebut, Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima sebanyak 50 karya penulis lokal sepanjang tahun 2023 lalu.

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan, Muhammad Hanafi menjelaskan, selain hibah dari penulis atau penerbit, pihaknya juga melakukan hunting ke kabupaten/kota dalam melakukan penghimpunan KCKR ini.

Kabid Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Kalsel, Muhammad Hanafi

Adapun kabupaten yang paling banyak menyerahkan KCKR berdasarkan dua sumber tersebut selama periode 2023 yakni Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tabalong, Kotabaru, Tanah Laut, dan juga Kabupaten Tanah Bumbu.

“Selain dua sumber tersebut, kita juga ada sumber utama yakni karya cetak yang kita dapatkan dari pengadaan langsung dari anggaran pendapatan belanja daerah” kata Hanafi, Selasa (27/2).

Tidak hanya penulis lokal, Hanafi juga menjelaskan bahwa pihaknya turut mendapatkan hibah KCKR dari penulis ataupun penerbit dari luar provinsi yang karya memuat tentang Provinsi Kalsel.

“Alhamdulillah kita juga mendapatkan karya dari penulis ataupun penerbit dari luar provinsi. Namun untuk jumlahnya saya masih belum memastikan karena harus dilakukan pengecekan lagi” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 ini, pihaknya juga mengalami sejumlah kendala baik teknis maupun non teknis.

“Tentu pasti ada kendala, seperti jumlah eksemplar yang terbatas jika itu karya cetak perorangan. Jika begitu biasanya kita akan lakukan alih media ke dalam kaset DVD, sehingga kita bisa memiliki karya tersebut” tuturnya.

Hanafi menambahkan Dispersip Kalsel berkomitmen untuk lebih giat lagi mengumpulkan KCKR penulis Banua pada tahun 2024 ini untuk memperkaya koleksi perpustakaan milik Pemprov Kalsel.

“Tahun 2024 kita akan lebih giat lagi untuk menghimpun KCKR. Karena ini merupakan kewajiban kami agar masyarakat bisa mengakses karya penulis lokal kita di Perpustakaan Palnam ataupun Tendean,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Musnahkan Barbuk Sabu Seberat 17 Kg

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menggelar, pemusnahan barang bukti (Barbuk) narkoba pengungkapan narkotika Ditresnarkoba Polda kalsel, di Aula Mathilda, Polda Kalsel, Rabu (28/2).

Dipimpin Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha, didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira, serta lainnya.

Wakapolda Kalsel Brigjen Rosyanto Yudha didampingi Asisten 1 Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira

“Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus dari Januari hingga Februari 2024,” ungkap Wakapolda.

Dari 22 kasus terdapat 22 laporan polisi, dengan tersangka sebanyak 39 orang terdiri dari 35 pria serta 4 wanita.

Dengan barang bukti berupa sabu sabu 17 kilogram lebih, obat terlarang extasi sebanyak 4 ribu butir lebih, dan 150 gram serbu extasi, destro sebanyak 600 botol, serta lainnya.

“Dari hasil pengungkapan kasus ini Polda Kalsel berhasil menyelamatkan 88 ribu orang lebih warga Provinsi Kalimantan Selatan dari Bahaya Narkoba,” ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas keberhasilan Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus narkotika di Januari hingga Februari 2024.

Seperti yang disampaikan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira, saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika tersebut.

“Seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta warga tentunya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penandatanganan narkotika di Provinsi ini,” ungkapnya.

Keberhasilan dalam penanganan kasus hanya dalam dua bulan, mendapatkan tangkapan yang besar untuk barang bukti yang didapatkan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung Polda Kalsel dalam pemberantasan narkotika di Banua,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Lakukan Kajian Pengolahan Biomassa Dari Cangkang Kelapa Sawit

BANJARBARU – Hilirisasi dan industrialisasi kelapa sawit di Kalimantan Selatan (Kalsel) penting dilakukan, mengingat potensi yang dihasilkan sangat besar. memperkuat hilirisasi industri merupakan pilihan yang strategis di masa mendatang dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional serta menekan besarnya defisit neraca perdagangan akibat impor solar.

Hal ini membuat Pemerintah Provinsi Kalsel, melalui Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Kalsel, melakukan kajian hilirisasi industri pengolahan biomassa dari cangkang kelapa sawit.

Sekretaris Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Mirhan, menilai bahwa pangsa pasar hilirisasi industri kelapa sawit di Kalsel sangat lah bagus. Oleh karena itu, rencana kajian hilirisasi industri cangkang kelapa sawit menjadi biomassa, akan dilaksanakan untuk menuju tahapan selanjutnya.

Sekretaris Dinas Perindustrian Kalsel, Mirhan (Kiri)

“Kajian ini merupakan kajian yang kesekian kalinya, dimana ditahun sebelumnya juga dilaksanakan kajian hilirisasi industri batubara,” ungkap Mirhan, saat ditemui Abdi Persada FM diruang kerjanya, Rabu (28/2).

Mirhan menambahkan, pihaknya mengharapkan dengan adanya kajian hilirisasi industri, kalsel tidak hanya akan menyuplai bahan baku kelapa sawit, namun juga menyuplai produk olahan kelapa sawit.

“Jadi suplai kelapa sawit ke Daerah lain bukan hanya dalam bentuk mentahnya saja,” lanjut Mirhan.

Ditambahkannya pula, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian, akan menawarkan Industri terbarukan, kepada para investor, baik Penanaman Modal Asing (PMA), maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dengan adanya investor yang menanam modal untuk hilirisasi industri kelapa sawit, maka akan semakin banyak hilirisasi industri di Banua Kalsel.

“Selain itu, dengan adanya investor, baik dari PMA maupun PMDN, juga berdampak pada sektor penambahan tenaga kerja untuk masyarakat,” tutup Mirhan. (MRF/RDM/RH)

Bank Kalsel Ikut Sukseskan Pelaksanaan Haul ke-4 Abah Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus berperan aktif, mendukung kegiatan sosial dan keagamaan. Di momen ini, Bank Kalsel kembali memberikan bantuan uang tunai untuk kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan haul ke-4 Al ‘Alimul Al ‘Allamah Al Fadhil KH Ahmad Zuhdiannor atau dikenal Abah Guru Zuhdi, yang rencananya akan dilaksanakan pada Kamis 7 Maret 2024 mendatang, atau sebelum memasuki bulan Ramadhan, yang berlokasi di kubah Abah Guru Zuhdi Jalan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara atau belakang Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Bantuan secara langsung diserahkan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Ketua Yayasan Matja Guru Nida. Turut menyaksikan Pengurus Yayasan Matja dan Staf dari Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel, pada Selasa (27/3).

Pada Kesempatan itu, Ketua Yayasan Matja Guru Nida mengucapkan terima kasih atas bantuan Bank Kalsel demi lancarnya kegiatan haul ke-4 Abah Guru Zuhdi.

“Kami tentunya berjanji untuk memegang amanah atas bantuan ini. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang bersama – sama sudah membantu supaya pelaksanaan even haul ke-4 Abah Guru Zuhdi bisa berjalan sukses nantinya,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi mengungkapkan, bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel, dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

“Untuk kegiatan haul kali ini, kami ingin berpartisipasi agar bisa berjalan sukses. Bantuan ini merupakan keinginan Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk selalu hadir dan bisa mensukseskan berbagai kegiatan keagamaan yang ada di Banua,” tutup Fajri. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gubernur Sahbirin Noor Apresiasi Kebijakan KLHK dalam Upaya Turunkan Emisi Karbon di Kalsel

BANJARBARU – Kebijakan dan implementasi sektor kehutanan akan terus dimantapkan dan ditingkatkan, sejalan dengan perkembangan tantangan sektor kehutanan dan pemanfaatan lahan lainnya berkaitan dengan dampak perubahan iklim. Sebagai bagian dari implementasi Enhanced Determined Contribution (Enhanced NDC), sektor Forest and Other Land Use (FOLU), menjadi sektor andalan Indonesia dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca.

Provinsi Kalimantan akan mendapatlan alokasi sumber dana FOLU Net Sink 2030 untuk mendukung target penurunan emisi yang merupakan bagian dari rencana aksi atas Rencana Kerja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Sub Nasional Kalimantan Selatan yang telah disusun beberapa waktu lalu.

Disamping untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga akan dialokasikan dana yang berasal dari skema Result Base Payment (RBP) REDD+ sesuai SK Menteri LHK RI No. 1398/Menlhk/Setjen/Kum.1/2023 tentang Alokasi Pemanfaatan Dana RBP REDD+ sebagai bentuk perhatian KLHK terhadap upaya penurunan emisi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Gubernur Sahbirin Noor sangat mengapresiasi KLHK, untuk mendukung penurunan emisi karbon di Provinsi Kalimantan akan dialokasikan sumber dana FOLU Net Sink 2030 Sumber Pendanaan Norway’s Contribution sebesar Rp 9.000.000.000. Sedangkan melalui dana dengan skema Result Base Payment (RBP) REDD+ sesuai SK Menteri LHK RI No. 1398/Menlhk/Setjen/Kum.1/2023 tentang Alokasi Pemanfaatan Dana RBP REDD+ mendapatkan alokasi dana sebesar US$ 3.459.298 karena kemampuannya menurunkan emisi,” jelas Fatimatuzzahra, Kepala Finas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Senin (26/2).

Kadishut Provinsi Kalsel – Fatimatuzzahra

Ia juga menjelaskan alokasi dana tersebut pemanfaatan kedepannya untuk mencapai sasaran sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE 1 Tahun 2024 tentang Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Result Base Payment (RBP) REDD+ ForResult Period 2014-2016 Green Climate Fund Output 2 yang teridiri dari :

  1. Berkurangnnya jumlah deforestasi dan degradasi hutan
  2. Meningkatnya keanekaragaman hayati dan stok karbon
  3. Terfasilitasinya mata pencarian dan peluang kewirausahaan komunitas
  4. Menguatnya implementasi REDD+
  5. Menguatnya implementasi pencapaian target NDC

“Untuk mecapai ke 5 sasaran tersebut yang akan dilaksanakan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, antara lain berupa Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Pengendalian Karhutla, Penguatan Kapasitas KPH dan Pengelolaan Hutan Lestari,” jelas Aya (sapaan akrabnya).

Selain itu, disampaikannya juga menjadi lokus kegiatan yang bersumber dari alokasi pemanfaatan dana RBP REDD+ dan dana FOLU Net Sink 2030 yang dialokasikan di Direktorat Jenderal terkait di KLHK.

Untuk diketahui, pada 20-22 Februari 2024 telah terlaksana Rapat Pendetailan Kegiatan Bidang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 melalui Sumber Pendanaan Norway’s Contribution, Pertemuan Nasional REDD+ Nasional dan Workshop Result Base Contribution Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, di Jakarta, yang juga dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fatimatuzzahra. (DISHUT.KALSEL-RDM/RH)

Exit mobile version