BANJARBARU – Memasuki musim kemarau yang diprediksi dimulai pada Agustus nanti, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ada tiga daerah yang menjadi lokus utama karhutla, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Sebab selain menjadi langganan karhutla saat musim kemarau, ketiga daerah itu juga merupakan wilayah Ring 1 area bandara.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bahkan telah memerintahkan SKPD terkait untuk melibatkan relawan dan masyarakat peduli api, guna mempercepat penanggulangan karhutla khususnya pada titik panas (hot spot) yang berada di sekitar area pemukiman.
Menindaklanjuti arahan Gubernur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana Kalsel tahun 2024.
Apel yang dipimpin Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah itu, turut diikuti leading sector BPBD seperti Dinas Kehutanan, Tagana, Satpol PP Damkar, PMI, dan relawan lainnya.
Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah (kanan), saat memberi keterangan kepada wartawan
“Memang sesuai arahan Gubernur, kita ingin agar semua leading sector menyiapkan segala sesuatu untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman karhutla,” katanya, Selasa (30/7).
Pihak BPBD sendiri telah menyiapkan berbagai peralatan untuk menanggulangi hot spot terutama di daerah yang sulit dijangkau.
“Semua peralatan saya rasa sudah sangat lengkap, apalagi kita juga mendapat bantuan dari BNPB berupa water jet pump kecil yang bisa dibawa menggunakan kendaraan roda dua,” ungkapnya.
Suria berharap musim kemarau tahun ini tidak menyebabkan karhutla yang sangat serius, sehingga tidak akan mengganggu masyarakat dalam menjalankan aktivitas.
“Semoga melalui upaya yang dilakukan Pemprov Kalsel bersama relawan lainnya, bisa meminimalisir bencana karhutla musim kemarau ini,” harapnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Untuk meningkatkan pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2024, bertempat Aula Gedung Pelayanan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Jalan Simpang Ulin Banjarmasin, Selasa (30/7).
Kasubag Umum, Humas dan Kepegawaian RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, bersama Narasumber
Dalam sambutannya, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto mengatakan, Forum Konsultasi Publik adalah kegiatan dialog yakni diskusi pertukaran opini secara partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan masyarakat. Dimana, diselenggarakan dengan komunikasi dua arah, yaitu masyarakat dapat mengusulkan, memberikan masukan dan saran kepada penyelenggara pelayanan publik atas layanan yang diterima selaku pengguna layanan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan pelayanan untuk masyarakat di Kalsel.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, saat memberikan sambutan
“RSGM GHA ini bukan hanya sebagai tempat pelayanan Kesehatan, juga sebagai pelopor Rumah Sakit Pendidikan utama yang telah mengantongi izin,” ucapnya
Sementara itu, Kasubag Umum, Humas dan Kepegawaian RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Citra Dewie Purnamasari, menyampaikan, Forum konsultasi Publik (FKP) merupakan wujud dalam bentuk memajukan pelayanan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, agar setiap masukan dan saran baik dari SKPD mitra kerja Pemerintah Provinsi Kalsel, Lembaga Pengawas, Badan Hukum Publik dan Organisasi Profesi, Penyelenggara Pelayanan, Lembaga Pendidikan/ Akademisi, Tokoh Agama/ Masyarakat serta Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, menjadi pembenahan untuk lebih baik ke depannya.
“Berdasarkan data sementara ini dari bulan Januari – Juni 2024, rata – rata pasien yang melakukan pelayanan di RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel lebih dari 3.000 pasien,” jelasnya
Menanggapi hal itu, Asisten Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Rujianor menambahkan, untuk di tahun 2024 ini pihaknya belum pernah menerima laporan dari masyarakat, terkait pelayanan di RSGM Gusti Hasan Aman milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Namun, dengan kegiatan ini merupakan langkah yang efektif menerima masukan langsung oleh masyarakat terutama dari berbagai pelayanan.
“FKP ini secara langsung juga merupakan promosi berbagai pelayanan yang dimiliki oleh RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel,” tutupnya
Untuk diketahui, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, sudah memiliki berbagai pelayanan diantaranya pelayanan Bedah mulut, Konsevasi Gigi, Ortodonsia, Prostodonsia, Periodonsia dan Pedodonsia. Di mana, pelayanan ini juga telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. (NHF/RDM/RH)
TANJUNG – Berhelat sepekan setelah Hulu Sungai Tengah, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK kembali menghadiri pengukuhan Kepala Desa di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tabalong bertempat di Gedung Pendopo Bersinar pada Senin (29/7).
Sebanyak 119 Kepala Desa dikukuhkan langsung Oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin. Upacara pengukuhan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menyebutkan Kades memegang jabatan selama delapan tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.
Supian HK mengingatkan perpanjangan masa jabatan ini harus diiringi dengan komitmen kerja yang lebih baik. Lebih lanjut menurutnya, bertambahnya masa jabatan ini menjadi kesempatan para kades untuk menyempurnakan capaian pembangunan desa mengingat Tabalong merupakan pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN).
“Melalui perubahan masa jabatan ini, semoga para kades bisa berkomitmen untuk memaksimalkan pembangunan dan memimpin desanya menjadi lebih baik lagi pada masa jabatan yang lebih panjang ini, apalagi Tabalong sebentar lagi jadi gerbang IKN,” ucapnya.
Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya berpesan untuk selalu berinovasi dalam membangun desa, memberikan pelayanan yang cepat dan efisien serta transparan dalam pengelolaan keuangan desa.
“Jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan, libatkan elemen masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan pembangunan desa agar dana desa bisa efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah serta penyerahan piagam penghargaan kepada Syarifah Syifa Anang Syakhfiani atas karya bakti dan pengabdian selama menjabat sebagai ketua TP PKK Kabupaten Tabalong masa bakti 2019-2024. (ADV-NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kemenpora RI memberikan pelatihan pengembangan Kewirausahaan pemuda, untuk mendukung penciptaan ekosistem Kewirausahaan di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (30/7).
Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Hendro Wicaksono mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja dari Kemenpilora untuk pemuda yang ada di Kabupaten dan Kota di Tanah Air
Assisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Hendro Wicaksono
“Saat ini pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan wirausaha muda, sehingga pemuda setempat semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.
Hendro berharap, sehingga kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Pemko Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora RI.
Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor didampingi Sekretaris Disbudporapar Banjarmasin Fitriah
“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi dengan digelar pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.
Pemuda di Kota Banjarmasin diharapkan, tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya. Pemuda juga diminta, untuk tidak mudah menyerah, serta dapat menemukan peluang usahanya, agar dapat terus maju.
Sedangkan, Sekretaris Disbudporapar Kota Banjarmasin Fitriah mengatakan, pemuda Kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan Pelatihan dari Kemenpora ini, merupakan perwakilan pemuda dari wilayah ekstrim kemiskinan.
“Dengan melibatkan pemuda setempat pada pelatihan tersebut, maka kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan perekonomian mereka,” ucap Fitriah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan perluasan penerapan pengoperasian autogate pass (gerbang masuk otomatis) ke-34 pelabuhan yang secara resmi akan berlaku serentak pada 1 Agustus 2024. Implementasi gerbang masuk otomatis ini sesuai dengan rencana penerapan transaksi non-tunai (cashless) di semua layanan pelabuhan, dimana sampai akhir tahun 2024 ditargetkan dapat terwujud di 59 pelabuhan.
“Tahun ini kami upayakan autogate pass dapat diterapkan di 35 Pelabuhan dan hingga bulan ini sudah mencapai 34 Pelabuhan. Pengimplementasiannya akan Go Live pada 1 Agustus 2024,” kata Putut Sri Muljanto, Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Putut menambahkan, pengoperasian gerbang masuk otomatis ini dapat memperlancar arus operasional kendaraan yang memasuki pelabuhan karena adanya proses pembayaran secara non tunai yang lebih cepat.
Dengan penerapan gerbang masuk otomatis tersebut, akses ke pelabuhan akan menggunakan kartu uang elektronik, dimana sebelumnya transaksi pembayaran dilakukan secara tunai berubah menjadi non tunai (cashless). Perubahan proses ini juga lazim disebut elektronifikasi transaksi keuangan.
“Implementasi sistem gerbang masuk otomatis pada pelabuhan oleh Pelindo sejalan dengan salah satu program kerja Bank Indonesia dalam mendorong elektronifikasi sistem pembayaran pada sektor ritel dan transportasi. Sinergi dan kolaborasi antara Pelindo, Bank Indonesia dan ekosistem sistem pembayaran terkait seperti perbankan dan penyedia infrastruktur sistem pembayaran, menjadi suatu keharusan dalam mewujudkan dan memperluas akses masyarakat pada ekonomi keuangan digital yang inklusif,” kata Amat Yunus, Deputi Direktur Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia dalam rapat koordinasi bersama Pelindo beberapa waktu lalu.
Tercatat pada 2024, Pelindo mengoperasikan gerbang masuk otomatis pada sejumlah pelabuhan. Yakni Gunung Sitoli, Sibolga, Tanjung Balai Asahan di Sumatera Utara, Lhokseumawe di Aceh, Bengkulu, Palembang di Sumatera Selatan, Tanjung Pandan di Bangka Belitung.
Selain itu, gerbang masuk otomatis juga diterapkan di Banten, Cirebon di Jawa Barat, Sunda Kelapa di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Intan, Tegal di Jawa Tengah, Pelabuhan Tanjung Tembaga, Gresik, Tanjung Perak, Tanjung Wangi, Kalianget di Jawa Timur, Pelabuhan Kotabaru, Batulicin, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Pelabuhan Sampit di Kalimantan Tengah.
Pada wilayah Indonesia Timur, gerbang masuk otomatis diimplementasikan di pelabuhan Manokwari, Jayapura, Biak, Fakfak, Tolitoli dan Pantoloan di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Waingapu (Sumba), Maumere (Flores) di NTT, Bima, Ende-Ippi, Kalabahi dan Labuan Bajo.
“Selanjutnya, akan ada satu lagi pelabuhan yang akan menerapkan autogate pass yaitu Pelabuhan Merauke Papua. Dengan demikian, pada tahun 2024 ini seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo akan menerapkan gerbang masuk otomatis.” ungkap Putut.
Menurut Putut, penerapan gerbang masuk otomatis ini berpotensi untuk menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa pelabuhan pada saat transisi. Misalnya dikarenakan belum familiar dengan uang elektronik, atau masih adanya pengguna jasa yang belum mempersiapkan kartu uang elektroniknya sehingga menimbulkan kepadatan antrian masuk ke pelabuhan.
“Kami meminta maaf apabila timbul ketidaknyamanan pada awal penerapan autogate pass ini. Perubahan cara pembayaran secara elektronik ini merupakan salah satu upaya Pelindo untuk memberikan layanan yang lebih baik,” pungkasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pelindo menyiapkan petugas di gerbang untuk membantu para pengguna jasa yang membutuhkan bantuan di masing-masing pelabuhan selama 30 hari setelah Go Live. (Pelindo-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, sukses menggelar Festival Karya Tari Daerah (FKTD) 2024, pada Sabtu (27/7).
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, baru-baru tadi mengatakan, Festival Karya Tari Daerah (FKTD) merupakan agenda rutin tahunan dari Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kreatifitas pelaku seni di Banua. Ia berharap, pembinaan kesenian daerah ini dapat membuat seniman khususnya seni tari untuk terus berkarya.
Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, saat diwancara
“FKTD 2024 memiliki nilai positif sebagai pembinaan generasi muda di Kalsel,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho menambahkan, Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 ini mengangkat tema tentang “Jelajah Mantra Nusantara” diikuti 9 Kabupaten turut berpartisipasi, dengan menampilkan berbagai tarian khas daerah masing-masing.
Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, saat memberikan komentarnya
“Kami berharap, masyarakat secara luas dapat semakin mengenal karya seni khas Kalsel,” jelasnya
Lebih lanjut Sunjaya menambahkan, tema tentang “Jelajah Mantra Nusantara”diangkat salah satu jenis puisi tertua di dunia yang digunakan untuk ritual yang memiliki kekuatan. Di mana, Mantra diyakini oleh masyarakat tradisional khususnya di Nusantara bertujuan seperti menolak kesejahteraan bala, penyembuhan, bahkan percintaan. Mantra Nusantara merupakan gambaran perjalanan spiritual dan pencarian makna dalam kehidupan yang diungkapkan melalui gerakan tari. Menari dalam Mantra mengajarkan untuk hidup dengan penuh keselarasan, mengalir irama alam, mengikuti alur kehidupan dengan lembut, menemukan kebahagiaan, dan kedamaian dalam setiap gerakan.
“Juara 1 FKTD 2024, akan diikutkan ke event Kesenian Tari di Tingkat Nasional mewakili Kalsel, serta tampil pada parade Tari Nusantara Oktober mendatang,” tutupnya
Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 menghadirkan Dewan Juri yakni, Setyastuti Dosen Pengajar Seni Pertunjukan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Heriyadi Haris, Gita Kinanthi dan Firhansyah Praktisi Seni Tari, Lupi Anderiani Praktisi Seni Musik Tradisi dan Budi Kurniawan, Jurnalis serta Pemerhati Seni Budaya.
Untuk diketahui, Juara I dalam Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 diraih dari Kabupaten Tanah Bumbu, kegiatan dipusatkan di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Menjelang Pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIV 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan Media Massa.
Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Senin (29/7) mengatakan, dalam rangka menyukseskan Porwanas ke XIV tanggal 19 – 26 Agustus mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 39 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, event besar ini dapat berjalan lancar dan sukses nantinya.
Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie saat memberikan komentarnya
“Melalui kerjasama ini, akan semakin publikasi rangkaian kegiatan ke masyarakat secara luas,” ucapnya
Disampaikan Helmi, saat ini untuk persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional sendiri sudah mencapai 80 persen, mulai dari venue, hotel dan transportasi, karena ada sekitar 1600 wartawan yang akan datang ke Kalimantan Selatan termasuk official atlet.
“Ada sebanyak 34 Provinsi yang akan datang dan bertanding, bahkan dari 4 Provinsi baru yaitu Papua,” ungkapnya
Suasana sosialisasi persiapan Porwanas 2024
Lebih lanjut Helmie menambahkan, Porwanas XIV Tahun 2024 ini memiliki perbedaan dari pelaksanaan sebelumnya, yakni bernuansa baru dengan menghadirkan Cabang Karya Jurnalistik. Di mana, akan dipertandingkan Lomba Kategori Fotografi, Karya Tulis, Videografi dan Reportase Radio, dengan mengangkat tema “Geopark Meratus”.
“Kami ingin membedakan, tidak hanya olahraga, tetapi mempertandingkan Karya Jurnalistik,” tutupnya
Adapun pertandingan yang akan dilombakan pada Porwanas ke – XIV 2024 diantaranya, Atletik, Biliar, Bulutangkis, Bridge, Catur, Tenis Meja, Tenis Lapangan, E-Sport, Futsal, Domino, Olahraga tradisional Balogo, Karya Jurnalistik, dan Karaoke (untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia – IKWI). (NHF/RDM/RH)
TABALONG – Pemerintahan desa bukan hanya sebagai unit administratif terkecil, tetapi merupakan pondasi utama dalam struktur pembangunan bangsa. Kemajuan desa adalah cerminan dari kemajuan negara secara keseluruhan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong dan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong di Kompleks Pendopo Bersinar Tanjung, Senin (29/7) pagi.
Gubernur Kalsel saat mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa se Kabupaten Tabalong
Menurut Paman Birin, dari pemerintahan desa lah, sebagian pelayanan publik itu dimulai, dan dari desa pula, cukup banyak sektor ekonomi yang bergulir dan menopang perekonomian daerah.
“Karena itu, dalam kesempatan ini saya berpesan kepada para kepala desa agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jadikan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan. Teruslah berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan,” ujar Gubernur dua periode itu.
Seluruh Kepala Desa Kabupaten Tabalong berfoto bersama Paman Birin dan Acil Odah
Paman Birin berpesan kepada 119 kepala desa yang diperpanjang masa jabatannya itu, untuk terus melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dengan baik, dan jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan.
Tidak hanya itu, suami dari Acil Odah itu juga mengajak kepada para kepala desa untuk melibatkan secara langsung masyarakatnya dalam membangun desanya masing-masing.
“Libatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan. kelola keuangan desa dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ungkapnya.
Maka dari itu, Paman Birin berpesan untuk menggunakan dana desa seefektif dan seefisien mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Dan harus menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam pengambilan kebijakan.
Apalagi, perpanjangan masa jabatan sebagai kepala desa kini resmi diperpanjang selama 2 tahun. Paman Birin berharap hal tersebut menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kinerja dan pencapaian.
“Tetaplah dahaga akan prestasi dan inovasi. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru yang dapat membawa kemajuan bagi desa,” pesan Paman Birin.
Paman Birin juga berpesan dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024, agar para kepala desa untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayahnya masing-masing.
“Untuk itu, saya mengimbau agar saudara-saudara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat. dorong partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu, jadilah figur pemersatu di tengah masyarakat. Tunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dalam menjembatani perbedaan pandangan politik di masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, dalam pelantikan perpanjangan masa jabatan kepada desa itu, juga dilaksanakan pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Kalimanatan Selatan Nomor:03/KEP/PKK.PROV/VII/2024 Tanggal 22 Juli Tahun 2024.
Seusai melantik Pj Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Lis Sulastrini, Acil Odah juga memberikan piagam penghargaan kepada Syarifah Syifa Anang Syakhfiani selaku ketua TP PKK Kabupaten Tabalong periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Pj. Bupati Tabalong, Hamidah Munawarah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Pj Sekda Tabalong Fitri Hernadi, Guru Supian Al-Banjari, jajaran Forkopimda Kabupaten Tabalong, Ketua Ikatan dan Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Tabalong, Seluruh Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan, Pengurus PKK Kabupaten Tabalong, dan Seluruh Kepala Desa dan ketua TP PKK Desa se Kabupaten Tabalong. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Meriah dan penuh kegembiraan. Inilah suasana di halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Minggu (28/7), saat 5.000 lebih peserta mengikuti jalan sehat yang bertemakan, “Bergerak Bersama Radio Abdi Persada Menuju Indonesia Emas”, yang digelar LPPL tersebut untuk memeriahkan hari jadinya ke-24 tahun ini.
Sejak pukul 06.30 WITA, ribuan peserta ini memenuhi halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, menunggu dikibaskan nya bendera start oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Ketika akhirnya bendera tanda dimulainya jalan sehat dikibaskan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, mewakili Gubernur, para peserta inipun dengan antusias menjalani rute lomba dari titik gedung Mahligai Pancasila, menuju mengelilingi komplek masjid raya Sabilal Muhtadin, dan kembali ke titik awal.
Antusiasme ini bukan tanpa alasan, karena hadiah senilai lebih dari ratusan juta rupiah menanti mereka. Mulai dari tas sekolah, jam dinding, penanak nasi, setrika, dispenser, kompor gas, smart tv, televisi LED 32 inchi, mesin cuci, kulkas, sepeda, dukungan dari seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, dan hadiah utama sepeda motor dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Muhammad Yani Helmi.
Tidak hanya bertabur hadiah, para peserta juga dapat menikmati sejumlah layanan. Yakni layanan Samsat Keliling, pemeriksaan kesehatan, dan juga donor darah. Pihak Abdi Persada FM juga menyediakan stand khusus bagi UMKM binaan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.
Pada kesempatan ini, Abdi Persada yang sudah memasuki usia ke-24 tahun ini, memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah dan swasta.
Yakni untuk SKPD paling informatif kepada LPPL Abdi Persada FM tahun 2024, diberikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dinas Kominfo Provinsi serta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel.
Penghargaan juga diberikan kepada BAZNAS Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Ramadhan 2024, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Info Haji 2024, dan Bank Kalsel, sebagai mitra penunjang kegiatan LPPL Abdi Persada FM.
Dalam laporannya, Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani memaparkan, bahwa lebih dari 5.000 kupon yang telah dibagikan untuk masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami sangat senang masyarakat begitu antusias, mengikuti kegiatan Jalan Sehat Germas Banua, dalam rangka HUT ke-24 Abdi Persada FM. Dan ini juga menjadi rangkaian hari jadi ke-74 Provinsi Kalsel,” jelasnya.
Tidak lupa, Syarifah juga mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor dan mitra yang telah mendukung acara Jalan sehat tersebut.
“Semoga acara hari ini, membawa manfaat yang baik bagi kita semua, dan menjadi langkah awal menuju hidup yang sehat,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyerah bantuan kepada 70 Wirausaha Muda Pemuda (WMP) yang ada di 13 Kabupaten/Kota di Banua.
“Untuk tahun ini, penyerahan bantuan yang diberikan berbeda dengan tahun lalu,” ungkap Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah, Jumat (26/7).
Anugrah menjelaskan, untuk tahun ini bantuan diserahkan langsung ke penerima bantuan di Dispora Kabupaten/Kota setempat.
“Masing masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 10 juta,” ucapnya.
Bantuan ini, tambah Anugrah, diharapkan menjadi stimulasi bagi para pemuda dalam merintis usahanya.
“Dispora Kalsel memberikan dukungan kepada para pemuda untuk mengembangkan usaha, serta membuka peluang kerja bagi pemuda lain di daerahnya.
Menurutnya, bantuan untuk Wirausaha Muda Pemuda ini dianggarkan setiap tahunnya. Dengan tujuan, untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha para pemuda tersebut.
“Dengan berhasilnya para pemuda menjalankan usaha, maka akan menjadi contoh bagi pemuda lain di daerahnya agar termotivasi ikut berwirausaha,” tutur Anugrah.
Selain memberikan bantuan kepada WMP, Dispora Kalsel juga menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada pemenang Pemuda Pelopor Tahun 2024.
“Penghargaan diberikan kepada 15 pemuda, yang berhasil masuk 3 besar pada masing masing bidang yang dilombakan,” ujar Anugrah.
Hadiah yang diberikan, berupa uang pembinaan juara 1 sebesar Rp7,5 Juta, juara 2 sebesar Rp5 juta, serta juara 3 sebesar Rp2,5 juta.
“Penyerahan bantuan, penyerahan penghargaan kepada pemuda tersebut, tentunya berdasarkan arahan pesan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar pemuda tidak hanya mengukir prestasi, para pemuda diminta untuk ikut serta berperan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan,” ucap Anugrah. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)