Cabor Renang NPC Kalsel Raih Medali Emas Pertama Untuk Banua di Peparnas 2024 di Solo

SOLO – Cabang olahraga Renang Atlet National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil menyumbangkan medali emas pertama, untuk Banua di Peparnas Tahun 2024 di Solo.

Pelatihan Para Renang NPCI Kalsel Djuhriannoor mengatakan, pihaknya tentu bersyukur atas raihan medali emas dan perak untuk atlet renang NPC Kalsel ini.

Pelatih Para Renang NPC Kalsel Djuhriannoor

“Tentu kami bersyukur telah menyumbangkan medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan, di Peparnas Solo ini,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (7/10).

Atlet renang NPC yang berhasil meraih medali emas atas nama Rafli pada kategori gaya dada 100 meter.

Tidak hanya berhasil menyumbangkan medali emas untuk Kalsel, cabor renang ini juga menyumbangkan medali perak, yang diraih Ansari pada kategori gaya bebas 400 meter.

“Hari ini Renang NPC kalsel telah menyumbangkan dua medali yaitu emas dan perak,” ucapnya.

Djuhriannoor berharap, prestasi kedua atlet renangnya tersebut, dapat diikuti oleh atlet NPC lainnya yang bertanding di Peparnas Tahun 2024 di Solo ini, dapat memberikan prestasi terbaiknya. (SRI/RDM/RH)

Empat Pimpinan DPRD Kalsel Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Supian HK Kembali Jabat Ketua

BANJARMASIN – Empat orang pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan tahun 2024-2029 melakukan pengambilan sumpah dan janji pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dilaksanakan pada Senin, (7/10).

Suasana Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kalsel Masa Jabatan 2024-2029

Legislator dari Fraksi Partai Golkar, Supian HK, yang notabene merupakan Ketua DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2019-2024, kembali didaulat menjadi Nakhoda Perwakilan Rakyat “Rumah Banjar” masa jabatan tahun 2024-2029.

Menyusul, menduduki jabatan sebagai wakil ketua, yang pertama Kartoyo dari Fraksi NasDem, kedua Muhammad Alpiya Rakhman dari Fraksi Gerindra, dan yang ketiga Desy Oktavia Sari dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Ketiganya merupakan pendatang baru di “Rumah Banjar.”

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Kalsel yang sudah memberikan kepercayaan kepada para pimpinan. Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD Provinsi Kalsel untuk bahu-membahu memberikan kontribusi terbaik.

“Dengan terlaksananya pengucapan sumpah atau janji yang sudah disaksikan bersama tadi, maka pimpinan DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2024 – 2029 mulai memasuki masa tugas yang diwajibkan untuk memimpin lembaga DPRD yang diamanahkan oleh rakyat Kalsel untuk lima tahun yang akan datang,” ujar Supian HK.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, mengucapkan selamat kepada pimpinan definitif DPRD Provinsi Kalsel yang baru saja diambil sumpah dan janji yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Gusrizal.

“Momentum pengucapan sumpah janji pimpinan DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan tahun 2024-2029 ini, merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan di Kalsel. Di bawah kepemimpinan baru ini, semoga kolaborasi antar legislatif dan eksekutif semakin kuat,” ujar Paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor. (ADV-NRH/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam Salah Satu Bukti Cinta Kepada Nabi SAW

BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam menjadi salah satu bukti kecintaan Umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Organisasi, Galuh Tantri Narindra saat pelaksanaan malam ke-32 kegiatan Gema Maulid 40 Malam di Gedung Mahligai Pancasila pada Sabtu (5/10).

Kepala Biro Organisasi, Galuh Tantri Narindra membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Sahbirin menjelaskan melalui acara ini diharapkan dapat semakin meningkatkan ketakwaan umat Islam kepada Allah SWT dan memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

“Terimakasih kepada ratusan jamaah yang telah berhadir dalam Gema Maulid 40 Malam ini,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan, Penceramah, Profesor Abdul Hafiz Anshari dalam tausiyahnya. Menurutnya, bukti cinta kepada Nabi SAW adalah dengan mengikuti Nabi SAW yaitu dengan menghidupkan sunnahnya.

Prof A Hafiz Anshari menyampaikan tausiyah di malam 32 Gema Maulid 40 Malam

“Balasan terhadap orang yang mengikuti Nabi SAW adalah surga,” terangnya.

Untuk diketahui, malam ke 32 Gema Maulid 40 Malam dimulai dengan pembacaan Sholawat Barzanji oleh grup Maulid Jaassurur dari Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Muhammad Rosyadi.

Turut hadir pada malam ke 32 Gema Maulid ini, antara lain pejabat, karyawan dan karyawati SKPD lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Biro Kesra dan RSUD Ansari Saleh. (NRH/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam, Tingkatkan Kualitas SDM Kalsel

BANJARMASIN – Tidak terasa, Gema Maulid 40 Malam yang digagas Gubernur, Sahbirin Noor, sudah hampir memasuki babak akhir. Sejak dimulai pada 4 September lalu, jemaah dari berbagai lokasi di Kalsel selalu memenuhi gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin setiap malamnya. Termasuk pada Minggu (6/10) malam, atau pada malam ke-33.

Sepekan jelang berakhirnya Gema Maulid 40 Malam, gedung Mahligai Pancasila dipenuhi warga dari kota Banjarmasin dan sekitarnya, serta dari Anjir, Barito Kuala. Termasuk dari kalangan ASN lingkup Pemprov Kalsel. Yakni dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Disdukcapil, Dinas ESDM, Biro Administrasi Pembangunan dan dari RSJ Sambang Lihum.

Saat mewakili Gubernur, Sahbirin Noor sebagai tuan rumah kegiatan pada malam ke-33, Pjs Bupati Hulu Sungai Tengah sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah mengatakan, bahwa Gema Maulid 40 Malam ini sejalan dengan visi misi Gubernur, untuk meningkatkan kualitas SDM di Kalsel.

Pjs Bupati HST (kiri) saat mewakili Gubernur Kalsel sebagai tuan rumah Gema Maulid malam ke-33

“Paman Birin sengaja memilih bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk menggelar kegiatan keagamaan ini. Tujuannya agar jemaah dari mencontoh akhlak dari manusia paling mulia yang pernah dilahirkan ke dunia,” jelasnya.

Farid menyampaikan pepatah lama yang menegaskan keputusan untuk melaksanakan Gema Maulid ini. Yakni memiliki rencana satu tahun, maka tanamlah padi. Jika memiliki rencana 10 tahun, maka tanamlah pohon. Dan jika memiliki rencana 100 tahun, maka didiklah manusia.

“Penting bagi kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalsel, dengan kegiatan keagamaan seperti yang dilaksanakan malam ini,” tutupnya.

Tidak lupa, Farid Fakhmansyah mewakili Gubernur juga berterima kasih dengan kehadiran seluruh jemaah meramaikan Gema Maulid, dan memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan.

Hadir memberikan tausiyah pada malam ke-33 ini, pimpinan Majelis Ta’lim Nurul Ikhwan Alalak Barito Kuala, Tuan Guru Abdullah Sani. Sementara ayat – ayat suci Al-Qur’an dilantunkan Qoriah, Robiatul Adawiyah dan sholawat okeh grup Maulid Habsyi Raudhatul Mustofa dari Kelayan B Banjarmasin. (RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Kreativitas Pemuda, Museum Lambung Mangkurat Kalsel Sukses Gelar Lomba Video

BANJARBARU – Malam pengumuman pemenang lomba video profil Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dilaksanakan di halaman Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Banjarbaru, Jumat (4/10).

Malam pengumuman tersebut, sekaligus merupakan hari terakhir rangkaian Festival Gerbang Nusantara, yang dilaksanakan Museum Lambung Mangkurat sejak 1 Oktober lalu.

Dari tim 18 yang ikut dalam lomba tersebut, pihak Museum Lambung Mangkurat memilih Dekovi Creative sebagai pemenang lomba.

Atas keberhasilannya itu, Dekovi Creative menerima berbagai penghargaan termasuk uang pembinaan dari museum.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, dalam sambutannya mengapresiasi hasil karya video yang dikirimkan seluruh peserta.

Foto bersama dewan juri dan para pemenang lomba

Menurutnya, seluruh peserta sudah sudah memenuhi kriteria yang diinginkan, yaitu menampilkan sisi sejarah dan kebudayaan yang terdapat di museum.

“Kreativitas dalam pemilihan musik juga sudah sangat cocok dengan video yang dikirimkan, akan tetapi pihak juri harus tetap memilih yang terbaik diantara semuanya,” jelasnya.

Akbar menyebut, penyelenggaraan lomba itu sendiri yaitu untuk mengasah kreatifitas generasi muda khususnya pelajar di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel, terutama dalam bidang teknologi video.

“Dan kita menginginkan mereka untuk tetap menguasai teknologi digital sembari menghasilkan kreasi yang menampilkan sisi kebudayaan,” ungkapnya.

Akbar berencana untuk kembali melakukan kegiatan serupa tahun mendatang, dengan target hadiah dan jumlah partisipasi peserta yang lebih meningkat.

“InsyaAllah kami upayakan tahun depan akan lebih meriah,” pungkasnya.(SYA)

Gelar Pelantikan dan Mukerwil, Paman Birin Harap ISNU Kalsel Terus Bersinergi dengan Pemda Tingkatkan SDM

BANJARMASIN – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalimantan Selatan menggelar acara Pelantikan Pimpinan Wilayah ISNU dan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten/Kota Masa Khidmat 2024-2029 di salah satu hotel di Banjarmasin, Jum’at (4/10).

Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten/Kota di Kalsel tersebut dilantik oleh Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa didampingi Ketua Tanfidizah PWNU Kalsel sekaligus Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Thamrin.

Diketahui, Zainal dilantik sebagai Ketua PW ISNU Kalsel Masa Khidmat 2024-2029. Kemudian acara dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang dibuka oleh Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, menyampaikan sebagai organisasi yang mewadahi para intelektual dan sarjana Nahdlatul Ulama, ISNU memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan-tantangan sosial, ekonomi dan pendidikan di era modern saat ini.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat, seperti kemiskinan, ketimpangan akses pendidikan, pengangguran dan lain sebagainya, ISNU diharapkan mampu menjadi pionir dalam menciptakan solusi-solusi yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap berakar pada kearifan lokal dan ajaran agama Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” tuturnya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menjelaskan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar di berbagai bidang termasuk pendidikan, ekonomi, maupun budaya. Namun Kalsel juga dihadapkan pada tantangan, seperti upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Disinilah, lanjut Paman Birin, peran ISNU sangat diperlukan sebagai wadah kaum intelektual untuk memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan kualitas SDM dan mempercepat pembangunan daerah yang berbasis pada keadilan dan kesejahteraan.

“Saya yakin dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh para pengurus ISNU, saudara-saudara dapat membawa perubahan positif, tidak hanya di lingkungan warga Nahdliyyin, tetapi juga bagi masyarakat luas,” terangnya.

Paman Birin juga berharap, ISNU dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masa yang akan datang. (NRH/RDM/RH)

Tekan Inflasi, Dinas PKP Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah Awal Oktober

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mengadakan gerakan pangan murah di halaman Kantornya di Banjarbaru, Jum’at (4/10).

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalsel Saptono menyampaikan, Kegiatan Pangan Murah ini diharapkan dapat menurunkan angka inflasi yang dinilai mengalami kenaikan diatas angka nasional pada September lalu.

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalsel Saptono (Kanan)

“Kegiatan ini bertujuan untuk pengendalian inflasi dan memberikan harga murah bagi masyarakat sekitar,” ungkap Saptono.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kalsel dengan harga yang terjangkau. Apalagi Inflasi di Kalsel selama bulan September mengalami kenaikan sebesar 1,98 persen atau lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 1,4 persen.

“Kegiatan ini dilakukan untuk stabilisasi pangan dan memberikan harga murah bagi masyarakat,” lanjut Saptono.

Gerakan pangan murah (GPM) dijadikan salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di banua Kalimantan Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh pangan murah.

“Beberapa komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan lain-lain dijual dengan harga di bawah pasar selama gerakan pangan murah ini berlangsung,” ungkap Saptono.

Dirinya juga meyakini, gerakan pangan murah seperti ini juga dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta para petani lokal. Beberapa komoditas holtikultura seperti sayuran, cabai, dan makanan olahan hasil para petani dan pelaku UMKM pun dipromosikan selama kegiatan ini

“Terlihat selama GPM antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi,” tutup Saptono.

Ketua III Bidang Penguatan dan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel, Sukmawati

Sementara itu, Ketua III Bidang Penguatan dan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel, Sukmawati menyampaikan, TP PKK Kalsel turut mensukseskan kegiatan pangan murah dengan melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat. (MRF/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Jadi Identitas Religius di Kalsel

BANJARMASIN – Gelaran Gema Maulid 40 Malam diharapkan dapat menjadi sebuah identitas Religius di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang dibacakan Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Kalsel Yuddy Riswandhy Noora, pada Kamis (3/10) malam mengatakan, dalam gelaran Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 30 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, momentum ini sebagai identitas religius melalui kegiatan keagamaan yang secara masif dan berkelanjutan, dan akan menjadi kekuatan spiritual bagi masyarakat di Banua.

Direktur RSJ Sambang Lihum Kalsel Yuddy Riswandhy, saat memberikan sambutan

“Gelaran ini mencerminkan betapa besar kecintaan masyarakat Banjar terhadap Rasulullah SAW,” ucapnya

Sementara itu, Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad menyampaikan, peringatan Maulid ini adalah usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di akhirat. Dimana sebagai Kalsel Babussalam artinya daerah yang diberkahi dan dilimpahi rahmat dari Allah SWT.

Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad menyampaikan tausiah

“Gema Maulid ini merupakan syiar Islam yang harus terus hidup di tengah masyarakat Banua,” tutupnya

Turut Hadir para ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Badan Kepegawaian Daerah, Biro Hukum, Biro Perekonomian dan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Kalsel serta masyarakat dari Jalan Sultan Adam kota Martapura.

Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam 1446 H hari ke 30 diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menghadirkan penceramah Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad, pembacaan syair Maulid Habsyi dari group Al Ikhlas Pemurus Dalam Pal 7, dan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Rusdiansyah, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila. (NHF/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Jembrana

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan rombongan anggota DPRD Kabupaten Jembrana dalam rangka studi komparasi dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas kedewanan.

Rombongan DPRD Kabupaten Jembrana yang dipimpin oleh Adrimin disambut hangat Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Dirham Zain didampingi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kalsel, Muhammad Andri Yuzhar beserta jajarannya di ruang rapat H Ismail Abdullah lantai 4 gedung B DPRD Kalsel, Kamis (3/10).

Anggota DPRD Kalsel, Dirham Zain mengungkapkan ada tiga tema utama yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, yakni tentang optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), rencana kerja DPRD, dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Ketiga-tiganya sudah kita berikan masukan serta pandangan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Adrimin, menyampaikan bahwa ada tiga komisi yang kali ini bertandang ke DPRD Kalsel, yakni komisi I, Komisi II dan Komisi III.

Adrimin mengaku dirinya mendapatkan banyak masukan dalam peraturan tersebut, meskipun bahwa ada perbedaan jumlah APBD antara pihaknya di Kabupaten dan Provinsi Kalsel.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan, waktu dan masukan yang telah diberikan. Hasil pertemuan ini dapat menjadi bahan masukan bagi kami,” terangnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pesan Paman Birin Untuk Atlet NPC Kalsel di Peparnas Solo : Bertandinglah dengan Bahagia

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin berpesan, agar atlet Nasional Paralimpik Comite (NPC) Banua, yang bertanding di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Solo, dapat bertanding dengan bahagia.

Pesan ini disampaikan gubernur, melalui Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Diauddin, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.

Plt Kadispora Kalsel Diauddin

“Gubernur Kalimantan Selatan memiliki slogan bekerja dengan bahagia, maka diminta kepada seluruh atlet NPC yang bertanding di Peparnas Solo, dapat bertanding dengan bahagia,” ungkap Diauddin.

Dengan begitu prestasi yang dihasilkan dapat dengan maksimal diperoleh.

“Para atlet diminta untuk terus semangat berjuang dengan sepenuh hati, serta berjuang dengan bahagia, agar semuanya dapat dengan mudah diperoleh,” ujarnya.

Dalam ksempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, prestasi atlet NPC Banua yang bertanding di Peparnas Tahun 2024 di Solo, bisa samai prestasi atlet Kalsel di PON Aceh dan Sumut lalu.

“Prestasi yang diraih Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan di PON lalu cukup membanggakan,” ucapnya.

Sehingga, tambah Diauddin, diharapkan prestasi yang sama juga dapat diraih oleh para atlet NPC yang saat ini sudah berada di Solo untuk mengikuti Peparnas Tahun 2024.

“Dispora Kalsel meminta doa dan dukungan dari masyarakat di Banua, untuk keberhasilan capaian prestasi dari atlet NPC Provinsi Kalimantan Selatan di Peparnas Tahun 2024 di Solo ini,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version