Buka Rakor Peningkatan Kebugaran Jasmani Atlet, Wagub Hasnuryadi Sulaiman Harapkan Prestasi Emas Untuk Kalsel

BANJARMASIN – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Kebugaran Jasmani Atlet Cabang Olahraga dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel tahun 2025, disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada 15-16 April 2025.

Wagub Kalsel dipakaikan rompi lapangan petugas kebugaran

Rakor yang digelar sebagai upaya Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas atlet Kalsel di berbagai cabang olahraga ini, dihadiri dan dibuka Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Selasa (15/4) siang. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, Kepala BKOM Provinsi, Susi Hermina dan jajarannya, serta puluhan anggota KONI serta atlet dari 3 cabang olahraga, dari 13 kabupaten kota.

Wagub Kalsel menerima plakat dari Plt Kadinkes didampingi Kepala BKOM Kalsel

Pembukaan rakor dua hari bertema “Bekerja Bersama Untuk Atlet Kalimantan Selatan SEGAR (Sehat dan Bugar) Menuju Prestasi Emas ini, ditandai dengan pemakaian rompi lapangan petugas kebugaran, dan pemberian plakat kepada Wakil Gubernur Kalsel.

Kepada wartawan usai acara, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi tinggi pelaksanaan Rapat Koordinasi Peningkatan Kebugaran Jasmani Atlet se Kalsel ini. Apalagi Wagub Hasnuryadi, merupakan pecinta sekaligus penggiat olahraga. Wagub menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas fisik atlet Kalsel dalam menghadapi berbagai kompetisi.

“Saya berharap dalam dua hari rakor ini berlangsung, para peserta yang terdiri dari para atlet serta pengurus KONI Kalsel dari 13 Kabupaten/Kota ini, dapat memperoleh ilmu dan pengalaman, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kebugaran ke depan,” ujar Hasnur.

Wagub berharap, hasil dari rakor ini nantinya dapat diaplikasikan di daerah masing-masing, agar kualitas atlet-atlet Banua semakin meningkat, terutama dalam hal kebugaran.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pengurus cabang olahraga dan KONI Kalsel dalam meningkatkan kebugaran atlet.

“Ada beberapa teknik nanti yang diajarkan agar atlet tetap bugar. Seperti kata Wagub, kalau bermain bola itu bisa tahan sampai dua kali babak perpanjangan waktu,” ungkapnya.

Muslim menambahkan, rakor ini juga diisi dengan berbagai diskusi dan penyampaian trik-trik khusus dari para narasumber yang ahli di bidangnya, dengan harapan mampu mendongkrak kondisi fisik para atlet agar optimal saat bertanding.

“Mudah-mudahan dalam upaya ini kita dapat meningkatkan kebugaran para atlet kita sehingga nanti juga dapat meningkatkan prestasi,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Tinjau Tanaman Jagung di Lahan Rawa, Gubernur Muhidin Apresiasi Inovasi Polda Kalsel Dukung Program Swasembada Pangan

BANJAR – Rasa bangga dan apresiasi yang besar ditunjukkan Gubernur Kalsel, Muhidin kepada Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan yang telah melakukan penanaman jagung di lahan rawa seluas 120 hektar, di Jalan Gubernur Syarkawi, Sei Tabuk, Kabupaten Banjar.

Suasana peninjauan perkebunan jagung Polda Kalsel

Hal itu disampaikan Gubernur, Muhidin saat melakukan peninjauan lahan jagung, pada Selasa (15/4) sore. Selama peninjauan, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman bersama jajaran Pimpinan Forkopimda Kalsel. Diantaranya Ketua DPRD Kalsel, Supian HK; Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan; Danrem 101/Ant Brigjend TNI Ilham Yunus, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol Nurullah; Komandan Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin, Kolonel Pnb Suparjo; Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut Ahmad Ahsan dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman.

Tiba pukul 16.30 WITA, Muhidin beserta rombongan langsung meninjau lokasi penanaman jagung tersebut. Di sana, Gubernur mengecek kondisi air, dengan mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan dengan menggunakan alat elektroda pH meter.

“Mudah – mudahan setelah panen jagung ini, kita nanti memberitahukan kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bahwa kita sudah panen sekitar 3 hektar, semoga ini bisa berkembang,” sampai Gubernur Muhidin selepas peninjauan.

Gubernur saat memberikan keterangan kepada wartawan usai peninjuan perkebunan jagung Polda Kalsel

Sebagaimana diceritakan oleh Kapolda Kalsel, Gubernur, Muhidin berbangga dengan lahan yang telah dipinjamkan masyarakat di kawasan penanaman tersebut. Kini, mulai bertambah kembali luas area lahan yang berada di sekitarnya.

Hal ini, menurut Muhidin, sangat menjanjikan sekali dalam mendorong Swasembada Pangan di Kalsel. Terutama melalui program yang dilaksanakan Polda Kalsel, sehingga komoditas jagung dapat menekan inflasi ke depan.

“Kata Pak Jendral tadi bahwa lahan di sebelah sana sudah mau orangnya meminjamkan, sehingga bertambah luas nantinya. Bahkan adanya penanaman jagung ini akan berdampak dengan kemajuan daerah sini, misalnya sudah ada listrik,” ungkap Gubernur.

Bahkan, Gubernur Muhidin menerima informasi bahwa awalnya lahan rawa ini kondisinya tampak berlumpur sekali, kini sudah ditata dengan baik sehingga dapat dilintasi. Dan dilakukan penanaman secara perlahan untuk tanam jagung.

Di lahan rawa ini, Polda Kalsel dinilai berhasil dalam penanaman jagung di Banua. Gubernur, Muhidin pun mengapresiasi sekali, bahkan patut diikuti instansi lainnya.

“Terkait hama, bisa disiasati dengan orang-orangan (patung manusia). Seperti monyet kan sering mengganggu tanaman, jadi perlu ada jebakan dan banyak yang bantu dari Dinas Pertanian, ULM serta kelompok lain yang menguji coba ini,” ungkap Gubernur.

Dengan peninjauan ini, Gubernur, Muhidin berharap akan segera panen dan mampu menghasilkan dua jenis jagung ke depan, yaitu jagung manis dan jagung pakan ternak.

Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengaku ini merupakan penanaman pertama yang dilakukannya bersama jajaran personil. Hal itu berkat dukungan dan bantuan berbagai stakeholder terkait.

” Insya Allah ini akan panen sampai selesai ya. Saya berterima kasih kepada Bapak Gubernur, selama ini yang mendukung kami beserta jajarannya. Sehingga, tanaman ini berhasil tumbuh sekarang,” ungkap Kapolda bersyukur.

Terkait hama seperti ulat bersayap, Kapolda mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam menangani hama tersebut. Karena, menurutnya selama penanaman jagung hingga sekarang telah diuji dan ditangani oleh pihak yang berpengalaman serta kompeten di bidangnya.

“Kalau di ULM, ada ahli hama yang menangani penanaman jagung ini. Dan Pak Kadis Pertanian juga membantu kami beserta personilnya langsung,” terang Kapolda.

Selain itu, Kapolda Rosyanto menjelaskan hama monyet dapat diantisipasi dengan orang-orang sawah atau memelihara anjing yang mampu mengusirnya. Dan patroli terus demi menjaga kawasan tanaman jagung tersebut.

Kapolda Rosyanto pun berharap, adanya penanaman jagung ini dapat berkontribusi dari bagian Swasembada Pangan di Banua. Dan berhasil dalam program yang diusung oleh Kapolri dalam mendorong Tanam 1 Juta Hektar Jagung di Indonesia. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Seleksi CAT PPPK Tahap 2 Dijadwalkan antara 17 April – 16 Mei 2025

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menetapkan jadwal pelaksanaan seleksi Computer Assisted Test (CAT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2, yang akan berlangsung mulai tanggal 17 April hingga 16 Mei 2025.

Plh. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Mashudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi umum terkait jadwal pelaksanaan seleksi dari BKN.

Kabid PPIK, BKD Kalsel, Mashudi

“BKN telah menetapkan tanggal pelaksanaan seleksi CAT PPPK tahap 2 yakni tanggal 17 April sampai 16 Mei. Namun, untuk peserta PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel kita masih menunggu tanggal pasti pelaksanaannya di antara rentang waktu tersebut,” ujar Mashudi, Selasa (15/4).

Sembari menunggu informasi resmi dari BKN, Mashudi mengimbau kepada seluruh peserta seleksi PPPK tahap 2 lingkup Pemprov Kalsel agar mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Kami mengimbau agar calon peserta menjaga kesehatan dan terus belajar dengan giat. Insya Allah hasil yang didapat akan maksimal. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan kelengkapan administrasi seperti KTP atau kartu keluarga bagi yang belum memiliki KTP, serta nomor peserta ujian,” pesannya.

Terkait lokasi pelaksanaan, Mashudi menjelaskan bahwa Gedung Idham Chalid di kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru telah ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan tes CAT PPPK tahap 2, baik bagi peserta dari lingkup Pemprov Kalsel, kabupaten/kota, maupun instansi vertikal lainnya.

“Gedung Idham Chalid sudah disetujui untuk digunakan selama periode pelaksanaan seleksi, baik sebelum maupun sesudah hari H,” jelasnya.

Mashudi juga mengingatkan agar peserta selalu memantau informasi resmi dari BKD Kalsel melalui website atau akun media sosial, serta bisa langsung datang ke kantor BKD untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Untuk info lebih lanjut nanti bisa cek website dan Instagram BKD Kalsel, atau langsung datang ke kantor untuk menanyakan secara jelas,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Dinas PMD Kalsel, Bantu Peningkatan Kegiatan Ekonomi BUMDesMa 2026

BANJARBARU – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu lembaga ekonomi milik desa yang dapat melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat antar desa. Untuk itu, perlu adanya perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten pada setiap BUMDes yang ada.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama, mengungkapkan bahwa Dinas PMD Kalsel mengharapkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) yang tergabung dalam kawasan perdesaan prioritas yang ditetapkan oleh kementerian Desa, yakni Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tabalong, bisa menyiapkan masing – masing BUMDesMa dalam rangka penyediaan makan bergizi gratis (MBG).

“Keberadaan BUMDesMa sebagai lembaga perekonomian antar desa ini sangat penting dengan menyertakan modal mereka ke dalam BUMDesMa dapat menggerakkan perekonomian dengan meningkatkan pendapatan masyarakat dalam MBG,” ungkap Andie, Selasa (15/4).

Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama

Dampaknya adalah, ketika masyarakat mendapatkan bantuan MBG, maka pengelola BUMDesMa juga akan mendapatkan kesejahteraan dengan mendapatkan penghasilan dari pengelolaan gagasan MBG.

Pengemasan Beras hasil pertanian pada Kawasan Perdesaan Agropolitan Tanah Bumbu, oleh Bumdesma Agro Gemilang Kusan Tengah

“Kalau untuk BUMDesMa yang dibina oleh Pemerintah Provinsi Kalsel ada 3 Kabupaten dan 3 BUMDesMa yang tergolong dalam kawasan perdesaan prioritas. Yaitu BUMDesMa Agrowisata Hortikultura Kabupaten Tabalong, BUMDesMa Agropolitan Tanah Bumbu, dan BUMDesMa Agromina Politan Kabupaten Banjar,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Pertengahan Mei 2025, POPDA Kalsel Mulai Digelar

BANJARMASIN – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan digelar pada 15 sampai 22 Mei 2025.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel melalui Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, saat ini Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan sedang mempersatukan, untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan untuk waktu pelaksanaan POPDA Kalsel pada 15 sampai 22 Mei 2025, di Kota Banjarmasin,” ungkap Heru.

Saat ini, lanjutnya, untuk pendaftaran atlet masih berlangsung melalui sistem online.

“Sedangkan untuk kesiapan pelaksanaan saat ini sudah siap, tinggal menunggu keabsahan atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Pada pelaksanaan POPDA Tahun 2025 ini akan dipertandingkan pada 11 Cabang Olahraga (Cabor) siap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2025.

“Pada POPDA Kalsel akan diikuti 11 cabang olahraga, diantaranya, gulat, karate, judo, panjat tebing, panahan, atletik, angkat besi, dayung, menembak, taekwondo, serta renang,” jelas Heru.

Untuk Cabor Gulat meski tidak dipertandingkan tingkat nasional tetapi karena cabang olahraga unggulan Kalsel maka di pertandingan pada POPDA Kalsel.

“Pertandingan popda ini untuk membibitan atlet junior Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel akan Gelar Aruh Teater

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel, menggelar Aruh Teater.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, baru-baru tadi mengatakan, gelaran Aruh Teater ini dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia, dengan berbagai pementasan mengangkat tema “Lokalitas Kalimantan Selatan” dan akan diikuti seniman dari 13 Kabupaten/Kota.

“Aruh Teater akan kita gelar mulai 16 hingga 19 April 2025, dipusatkan di Taman Budaya Kalsel,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, selama 4 hari nanti, akan dilaksanakan berbagai pertunjukan, workshop dan Bazar UMKM. Pihaknya juga melibatkan generasi Z, untuk melakukan promosi di media sosial beserta organisasi yang mendukung komunitas teater tersebut.

“Berbagai lomba seni antar Pelajar dengan tiga cabang, pertama menyanyi vokal solo, kedua membaca puisi dan ketiga bakisah bahasa banjar. Dan juga workshop kesenian, penulisan naskah teater serta tentang keaktoran,” jelas Yanti

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, selama ini untuk seni drama di Kalimantan Selatan sudah banyak peminatnya di kalangan pelajar maupun masyarakat umum. Oleh karena itulah, Aruh Teater dapat menjadi wadah mengembangkan kreativitas, berlatih komunikasi, dan membangun hubungan interpersonal.

“Masyarakat dapat berkunjung untuk memeriahkan Aruh Teater. Dimana, tidak hanya disuguhkan berbagai pertunjukan seni, juga dapat membeli makanan dan minuman di Bazar UMKM,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Syukuri Usia 61 Tahun, Bank Kalsel Gelar Donor Darah

BANJARMASIN – Setiap 25 Maret, diperingati sengaja Hari Ulang Tahun Bank Kalsel, bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Perayaan HUT ke-61 tahun ini, tidak berhenti pada hari H, berupa buka puasa bersama di rumah kediaman Gubernur Kalsel, Muhidin pada Ramadhan lalu. Tetapi juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, salah satunya donor darah yang dilaksanakan pada Selasa (15/4) di kantor cabang pusat Bank Kalsel, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Suasana donor darah di Bank Kalsel

Hadir pada donor darah ini, sejumlah kepala daerah di Kalimantan Selatan. Termasuk unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, dan sejumlah pimpinan lembaga vertikal yang ada di Kalsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial Bank Kalsel, terhadap masyarakat Banua, dan juga merupakan salah satu komitmen Bank Kalsel, untuk memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

“Donor darah ini merupakan program rutin, yang dilakukan dalam rangkaian HUT Bank Kalsel setiap tahunnya. Diharapkan, kegiatan ini dapat lebih meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama. Karena setitik darah kita dapat menolong orang yang sangat memerlukan,” ujar Fachrudin.

Fachrudin juga berharap, agenda donor darah ini terus berkelanjutan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak. Sehingga masyarakat tidak kesulitan pada saat memerlukan pertolongan.

Pada rangkaian HUT ke-61 dengan tema “Working Together Embracing Everyone” ini, Bank Kalsel bekerjasama dengan PMI kota Banjarmasin menargetkan sebanyak 500 kantong darah dapat terkumpul. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Pastikan Peringatan Hari Jadi di Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin memastikan, penyelenggaraan puncak hari jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 ini dilangsungkan di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Suasana coffee morning yang dipimpin Gubernur Kalsel

Pelaksanaan puncak peringatan hari jadi setiap tanggal 14 Agustus ini merupakan kali pertama dilakukan di Kota Banjarbaru, setelah ditetapkan sebagai ibukota provinsi.

“Kalau biasanya peringatan hari jadi di Kantor Gubernur di Banjarmasin, tahun ini kita laksanakan di ibukota provinsi di Banjarbaru,” ujar Gubernur, Muhidin usai memimpin pertemuan/coffee morning di ruang Idham Khalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pada Senin (14/4).

Rencana pelaksanaan peringatan hari jadi juga dibahas dalam coffee morning yang diikuti para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel itu.

Tidak saja peringatan puncak, dijadwalkan juga akan digelar beberapa event yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi, seperti pameran pembangunan, panggung hiburan untuk masyarakat dan sebagainya.

“Kalau sudah ada rangkaian peringatan hari jadi seperti pameran dan hiburan, jadi puncak hari jadi singkat saja,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Taufik Hidayat mengusulkan dalam pertemuan.

Gubernur, Muhidin memimpin rapat didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, serta para asisten.

Dalam arahannya, Gubernur, Muhidin ingin agenda tahun ini digelar secara sederhana, tetapi meriah dan melibatkan masyarakat umum. Tidak kalah penting, melibatkan pelaku UMKM.

Dalam kesempatan itu juga dibahas penetapan pakaian seragam yang akan digunakan pada hari jadi tersebut. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan mengenakan baju adat Banjar berwarna biru muda dan untuk Forkopimda Kalsel mengenakan warna hitam, sementara SKPD Kalsel memakai warna biru dongker.

Pada kegiatan coffee morning itu juga diserahkan penghargaan kenaikan pangkat yang diterima sejumlah pejabat Eselon II. Seperti Pj. Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Kepala Bapenda Subhan Nor Yaumil, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono dan Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandi Noora. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta RSUD Sultan Suriansyah Tingkatkan Kinerja

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menyarankan, Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, tahun 2025 ini dapat semakin meningkatkan kinerjanya.

Suasana rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2024, di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin Masriyah, usai rapat pada Senin (14/4) mengatakan, dari hasil pemaparan yang disampaikan oleh Direktur dan jajaran Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah melalui pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2024, untuk pelayanan sudah bagus, dengan demikian harus semakin ditingkatkan lebih lagi di tahun 2025 ini.

“Kami selalu dukung penuh untuk kemajuan di RSUD Sultan Suriansyah,” ucapnya

Masriyah berharap, masyarakat Banjarmasin dapat memanfaatkan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, baik pemeriksaan kesehatan dan berobat, karena tidak hanya melayani pasien umum juga BPJS Kesehatan. Apalagi ditunjang dengan berbagai sarana dan prasarana yang mumpuni, seperti peralatan memadai, sumber daya manusia (SDM) profesional hingga ruang rawat inap standar dan VIP.

“2025 ini RSUD Sultan Suriansyah akan melakukan pelayanan cuci darah,” jelasnya

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Muhammad Syaukani menambahkan, sebagai Rumah Sakit milik kota pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan akan terus berbenah untuk mengembangkan lebih baik lagi di tahun 2025 ini.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Muhammad Syaukani, saat memberikan komentarnya

“Kami apresiasi kunjungan setiap tahun selalu mengalami peningkatan,” tutupnya

Untuk diketahui, Komisi IV DPRD kota Banjarmasin mengelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah tahun 2024, dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani, didampingi Wakil dan Sekretaris beserta Anggotanya. Dihadiri Direktur Rumah Sakit Sultan Surianyah Muhammad Syaukani dan juga jajarannya, bertempat di Ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pekan Kedua April, Inflasi Kalsel Masih Terkendali

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang digelar oleh pemerintah pusat, bertempat di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (14/4).

Suasana Rakor Pengendalian Inflasi yang diikuti Pemprov Kalsel

Rapat ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga di daerah pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalsel masih dalam batas aman dan terkendali di pekan kedua Bulan April, meskipun mengalami kenaikan pasca lebaran.

“Hingga saat ini, inflasi Kalsel tercatat sebesar 1,13 persen secara bulanan (month-to-month) dan 0,76 persen secara tahunan (year-on-year),” ungkap Sutikno.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab meningkatnya inflasi adalah tidak berlanjutnya pemberian diskon listrik bagi pengguna daya 900 watt ke bawah yang sebelumnya berlaku pada Januari hingga Maret.

“Pencabutan diskon listrik ini cukup mempengaruhi daya beli masyarakat, namun secara keseluruhan inflasi Kalsel masih di bawah rata-rata nasional,” jelasnya.

Sutikno juga mengungkapkan dua daerah di Kalsel yang mencatatkan lonjakan inflasi cukup tinggi, yakni Kabupaten Tanah Laut sebesar 2,2 persen dan Kabupaten Tabalong sebesar 1,31 persen.

Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak dalam menghadapi situasi ini.

“Tidak perlu panik, ketersediaan bahan pokok saat ini mencukupi. Hindari aksi borong yang justru bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version