Ciptakan Pengusaha Kuliner, APJI Gandeng Santripreneur Indonesia Adakan Pelatihan

BANJARBARU – Sejak pandemi COVID-19 menerpa dunia, perekonomian mengalami penurunan. Hal ini terjadi di semua negara tidak terkecuali negara Indonesia. Semua aspek kehidupan terdampak pandemi, produktivitas menurun dan daya beli masyarakat juga menurun.

Menghadapi hal ini, Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kalimantan Selatan tergerak untuk membantu pemerintah supaya sektor usaha kecil menengah segera bangkit paska pandemi. Menggandeng PW Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan, APJI menyelenggarakan pelatihan membuat kue bagi santriwati, ustazah, ibu-ibu warga sekitar pondok se Kalimantan Selatan, Selasa (14/12) bertempat di Pondok Pesantren Walisongo Banjarbaru.

Ketua DPD APJI Kalsel Aftahudin, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah ingin memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para peserta tentang peluang usaha kuliner yang bisa dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga.

Ditambahkan Aftah, pondok pesantren bisa menjadi lokomotif pergerakan ekonomi, karena di pondok pesantren ada santri, ada ustad, ada orang tua snatri dan masyarakat sekitar pondok.

“Melalui pelatihan ini, para santri dan ibu-ibu harus mampu menjadi pengusaha-pengusaha di bidang kuliner,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan ini disambut baik oleh Ketua Wilayah Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan KH Abdul Hamid Marzuqi.

“Masya Allah Alhamdulillah, Walisongo diberi kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan pelatihan ini” ujar Gus Hamid (sapaan akrabnya) mengawali sambutan.

Lebih lanjut Gus Hamid yang juga sebagai ketua harian IPI Kalsel dan Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalsel berjanji akan mensinergikan kegiatan ini dengan perbankan untuk permodalan dan IPI dan Hebitren untuk pemasaran.

“Akan kita sinergikan, sehingga setelah pelatihan, peserta akan kita lakukan pendampingan dan mentoring, insya Allah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini diisi dengan demo membuat kue yang diajarkan kangsung chef Remy Sedayu dari Jakarta dan diikuti oleh 100 peserta terdiri dari santriwati dan ustadzah, serta ibu ibu warga sekitar pondok pesantren, diantaranya ada pondok dari Kab HSS, Kab Tanah Laut, Kab Banjar, Kab Batola dan Kota Banjarbaru. (RILIS-RDM/RH)

Tujuh Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Kalimantan Diresmikan, Ini Harapan Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas, meresmikan secara serentak 7 titik lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM), melalui program BBM Satu Harga.

Adapun peresmian secara simbolis dilakukan di kantor Fuel Terminal Banjarmasin, Selasa (14/12). Penerapan BBM Satu Harga ini merupakan wujud program energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sejak awal kehadiran program BBM 1 Harga pada tahun 2017 hingga Desember 2021, Pertamina telah membangun total 323 lembaga penyalur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan Perpres No. 63 tahun 2020. Sementara khusus untuk Tahun 2021, sudah terbangun 80 SPBU, jumlah ini melebih dari target awal yang ditentukan pemerintah yakni 76 lokasi.

Pertamina sendiri ditargetkan dapat membangun total 573 SPBU sampai dengan Tahun 2024. Sedangkan di tahun 2021 ini, Regional Kalimantan telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 23 SPBU BBM 1 Harga, yang tersebar di Provinsi Kalimantan Tengah sejumlah 3 SPBU, Provinsi Kalimantan Selatan sejumlah 1 SPBU, Provinsi Kalimantan Barat sejumlah 14 SPBU, dan Provinsi Kalimantan Utara sejumlah 5 SPBU.

“Dengan resminya 7 titik BBM Satu Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” jelas Freddy Anwar, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Freddy menambahkan realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 101.896 KL. Hal ini menunjukkan bahwa program BBM 1 harga ini telah berhasil memberikan akses energi yang mudah dengan harga yang sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komite BPH Migas, Abdul Halim dalam sambutannya menyampaikan harapannya akan BBM 1 Harga bagi masyarakat.

“Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Terkait peresmian SPBU 1 Harga ini, maka Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah mengatakan, bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung program ini.

“Program ini merupakan wujud keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik yang tinggal di kawasan perkotaan, maupun di daerah Terpencil, Terdepan dan Terluar. Keberadaan SPBU 1 Harga ini juga sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, yang masih harus berjuang di tengah pandemi COVID-19”, ujarnya saat sambutan mewakili Gubernur Kalsel saat acara peresmian.

Dengan SPBU 1 Harga ini, maka masyarakat dapat menikmati BBM dengan harga sama. Yaitu biosolar Rp5.150 per liter, dan premium Rp6.450 rupiah per liter. (PERTAMINA-RIW/RDM/RH)

Paimin, Terima Sepeda Motor Dari Undian Simpeda KPE Bank Kalsel

BANJARMASIN – Beberapa waktu lalu, Bank Kalsel menggelar penarikan Undian Simpeda KPE (Kartu Pegawai Elektronik), dimana telah diumumkan 39 pemenang yang berasal dari masing – masing kantor cabang di seluruh Kalimantan Selatan. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, salah satu cabang Bank Kalsel yakni Kantor Cabang Utama, menyelenggarakan acara penyerahan hadiah masing – masing kepada nasabah Simpeda KPE Cabang Utama sebanyak 5 unit kendaraan bermotor dan 5 unit sepeda lipat. Sedangkan untuk Cabang Pembantu (Capem) RSUD Ulin sebanyak 2 unit kendaraan bermotor dan 2 unit sepeda lipat.

Penyerahan hadiah dilakukan Direktur Kepatuhan, I G.K. Prasetya; Head of Business Group, Fachrudin; dan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Firmansyah dengan disaksikan beberapa pegawai Bank Kalsel yang dilaksanakan di basement Bank Kalsel Kantor Pusat, pada akhir pekan lalu.

I G.K. Prasetya mengungkapkan, bahwa undian Tabungan Simpeda KPE merupakan salah satu wujud apresiasi Bank Kalsel kepada para PNS di seluruh Kalsel sebagai nasabah terbesar.

“Penyerahan hadiah Undian Simpeda KPE ini merupakan tindak lanjut atas penarikan undian yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kami patut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PNS melalui Undian Simpeda KPE ini yang akan kami selenggarakan setiap tahunnya,” ucap Prasetya.

Tabungan Simpeda KPE merupakan produk tabungan Bank Kalsel yang diperuntukkan bagi pengelolaan gaji PNS secara elektronik di seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Undian Simpeda KPE dikhususkan bagi nasabah Simpeda KPE yang berstatus PNS aktif maupun yang telah pensiun.

Ditemui setelah menerima hadiah, salah seorang pemenang bernama Paimin yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu dinas provinsi Kalimantan Selatan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Bank Kalsel. Hadiah ini akan diberikan kepada tetangganya yang lebih membutuhkan.

“Terima kasih Bank Kalsel telah melaksanakan Undian Simpeda KPE dimana saya menjadi pemenang hadiah sepeda motor. Hadiah ini tentu memberikan kebahagiaan bagi keluarga saya, namun kami sekeluarga berniat memberikan hadiah ini kepada tetangga saya yang lebih membutuhkan,” jelas Paimin.

Lebih lanjut, Paimin menjelaskan bahwa ibu tersebut merupakan seorang janda yang ditinggal mati suaminya karena ditabrak kendaraan bermotor saat berdagang. Disamping itu, ibu tersebut juga memiliki banyak anak dimana salah satunya sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi. Atas hal tersebut, Paimin ingin memberikan pertolongan menghidupi anak – anaknya, salah satunya dengan alat transportasi ini.

“Dengan ikhlas saya berikan hadiah kendaraan ini dengan harapan dapat sedikit meringankan kehidupan beliau bersama anak – anaknya terutama yang sedang kuliah agar dapat belajar dengan baik ke depan,” harapnya.

Paimin juga berharap Bank Kalsel dapat semakin jaya ke depan agar tetap menjadi pilihan utama nasabah serta masyarakat Kalimantan Selatan.

“Dengan telah diselengarakannya penyerahan hadiah Undian Simpeda KPE ini, saya berharap Bank Kalsel semakin sukses dan jaya agar semakin banyak nasabahnya dan tetap menjadi bank kebanggaan Kalsel,” ungkapnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Warga Tungkaran Antusias Ikuti Vaksinasi

BANJAR – Vaksinasi Bergerak kembali menyapa warga Kabupaten Banjar. Kali ini Desa Tungkaran Kecamatan Martapura menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi untuk ratusan warga, Selasa (14/12).

Suasana vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banjar, Selasa (14/12)

Antusias tinggi pun begitu nampak ditunjukkan oleh masyarakat dalam mengikuti vaksinasi yang merupakan bentukan ikhtiar memutus rantai penyebaran COVID-19 ini. Terbukti masyarakat telah memenuhi lokasi sejak jam 08.00 WITA meski kondisi Kota Intan terus diguyur hujan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim menyebut, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah kabupaten Banjar sebagai bagian dari percepatan target vaksinasi di Kalsel.

“Capaian vaksinasi di Banjar juga akan berpengaruh terhadap capaian di provinsi. Karena data yang masuk secara berjenjang hingga nasional,” ujar Muslim.

Pergerakan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banjar lanjut Muslim cukup menggembirakan, terutama dalam satu Minggu terkahir. Ia pun berharap agar kinerja ini terus konsisten hingga akhir Desember nanti.

“Banjar saat ini sudah berada di angka 37 persen. Namun angka terus bertambah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Diauddin disela kegiatan, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Kalsel yang terus mendorong Kabupaten Banjar terkait percepatan vaksinasi.

“Kegiatan ini kerjasama dengan Dinkes Kalsel. Juga ada bantuan dari Paman Birin (Gubernur Kalsel Sahbirin Noor) berupa sembako untuk meningkatkan minat masyarakat vaksin,” katanya.

Target 70 persen pun lanjutnya, secara perlahan optimis akan tercapai, mengingat giat pelaksanaan dilakukan di berbagai tempat di Kabupaten ini.

“Kemarin saja, se-Kab Banjar tercatat 6.000 vaksinasi COVID-19 berhasil dilaksanakan. Di lokasi ini target kita sekitar 800,” paparnya. (ASC/RDM/RH)

2022, Pemerintah Targetkan Kasus Stunting Secara Nasional Turun Diangka 18,4 Persen

BANJARBARU – Pemerintah menargetkan 2022 penurunan angka stunting secara nasional mampu terealisasi hingga 18,4 persen. Bahkan, 514 kabupaten/kota menjadi tambahan lokasi fokus untuk mengintervensi kasus gizi buruk tersebut.

Capaian angka stunting tahun 2019 secara nasional

Plt Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Sugeng Haryono, menyampaikan, untuk menurunkan angka stunting secara nasional setiap tahunnya penambahan daerah di 34 provinsi harus dilakukan.

“Dari 100 kabupaten/kota pada 2018 lalu hingga tahun 2021 sudah mencapai sekitar 360 sebagai lokasi fokus intervensi penurunan,” ujarnya pada pelaksanaan pelaksanaan Forum Nasional Stunting Komitmen dan Aksi Bersama untuk Penurunan Stunting yang digelar secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, Selasa (14/12) siang.

Sedangkan, batas maksimal toleransi angka stunting menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) harus 20 persen atau seperlima dari total anak balita yang sedang tumbuh.

“Studi Status Gizi Indonesia menunjukkan pada Maret 2019 lalu angka prevelensi stunting sebesar 27,7 persen berdasarkan data pemerintah harus bekerja lebih keras lagi,” papar pejabat dari Kemendagri ini.

Maka dari itu, pemerintah jelas mau tak mau harus terus menambah lokasi fokus intervensi penurunan stunting yang terintegrasi dengan kabupaten/kota setiap tahunnya.

“Yang mana, setiap tahunnya harus bisa menurunkan setidaknya sebesar 3 persen atau 14 persen untuk tahun 2024 nanti,” bebernya.

Tercatat secara nasional, target penurunan angka stunting dari tahun ke tahun khusus 2019 sebesar 27,7 persen, tahun 2020 menurun menjadi 24,1 persen dan 2021 diketahui mencapai 21,1 persen.

“Tahun 2022 mendatang target penurunan dalam RPJMN 2020-2024 harus terealisasi sekitar 18,4 persen, tahun 2023 jadi 16 persen dan tahun 2024 diangka 14 persen,” ungkap Sugeng Haryono.

Sementara itu, Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhari, mengungkapkan, supaya realisasi penurunan stunting dapat tercapai secara maksimal. Pemprov akan bersinergi dengan pemerintah ditingkat kabupaten/kota.

Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhary.

“Upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dalam rangka mendukung penurunan ini maka sinerginitas pun perlu dilakukan agar setidaknya kasus tersebut di Kalsel juga ikut melandai,” ucapnya.

Kondisi prevalensi angka stunting secara nasional untuk Kalimantan Selatan tahun 2019 tercatat ada sekitar 31,70 persen. Namun, secara keseluruhan di Indonesia sempat dikisaran 27,67 persen.

“Melalui dinas dan instansi terkait akan dilakukan koordinasi supaya program penanganan ini menjadi penyelenggaran prioritas pemerintah daerah baik ditingkat provinsi, kabupaten maupun kota,” pungkas Syaiful Azhari.

Terlebih, tahun 2024 pemerintah telah menargetkan penurunan stunting  setidaknya harus turun dua kali lipat dari tren saat ini diangka 14 persen. Sedangkan, tahun 2021 berada dikisaran angka 21,1 persen. (RHS/RDM/RH)

Ziarah Hari Juang TNI AD, Korem 101/Antasari Teladani Nilai Juang Pahlawan

BANJARBARU – Korem 101/Antasari menggelar kegiatan ziarah dalam rangka menyambut Hari Juang TNI AD ke-76 yang dipimpin oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, bertempat di TMP Bumi Kencana Landasan Ulin Banjarbaru, Selasa (14/12).

Hari Juang TNI AD ke-76 Tahun 2021 ini mengambil tema TNI Angkatan Darat Bersama Rakyat Membangun Bangsa.

Ziarah rombongan dimulai pukul 07.00 WITA, diawali dengan penghormatan kepada arwah para Pahlawan, yang dipimpin oleh Danrem 101/Antasari, kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta dan diakhiri dengan peletakan karangan bunga di Tugu Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Kencana. Acara kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para Pahlawan, yang diawali oleh Danrem 101/Antasari dan diikuti para peserta rombongan ziarah.

“Kegiatan ziarah ini sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap jasa para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan negara Indonesia tercinta. Diharapkan melalui kegiatan ini mampu meneladani nilai-nilai juang yang telah dicontohkan para Pahlawan,” pesannya.

Tampak hadir para pejabat Korem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1006/Martapura, Jajaran Dan/Ka Balak Aju Kodam VI/Mulawarman, Danyonif 623/BWU, Dandenzipur 8/GM, Persit KCK Koorcabrem 101 PD VI/Mulawarman, dan PNS Jajaran Korem 101/Antasari. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Kolaborasi Polda Kalsel dan TNI, Gelar Diklat Bersama

BANJARBARU – Pendidikan Kolaborasi Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021 dibuka oleh Irjen Pol Rudi Darmoko yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, bertempat di Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru Kalsel, Senin (13/12).

Suasana latihan bersama Polda Kalsel dan TNI

Pembukaan pendidikan ini dihadiri para pejabat TNI-Polri di wilayah Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan, diantaranya Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar, Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Nanang Masbudi dan Ka SPN Polda Kalsel Kombes Pol Restika P. Nainggolan.

Pendidikan direncanakan berlangsung selama 5 hari, sejak 13 sampai 17 Desember 2021, dan diikuti oleh 81 orang yang terdiri dari 36 Siswa Dikmaba TNI AD dan 45 Siswa Diktukba Polri.

Selain menerima 45 Siswa Diktuba Polri, Rindam VI/Mulawarman juga mengirimkan 45 siswa ke SPN Kalsel, SPN Kalteng dan SPN Kaltim, dengan masing-masing SPN 15 Siswa.

Pendidikan Kolaborasi Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri ini bertujuan untuk menjalin interaksi yang baik antara siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri, serta terjalin komunikasi yang harmonis dan menciptakan kerja sama dalam melaksanakan tugas.

Dalam kesempatannya Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan, bahwa kegiatan pendidikan dalam bentuk kolaborasi integrasi merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan rasa kebersamaan antara TNI AD dan Polri.

“MelaluI kegiatan ini, akan membentuk dan mengembangkan kualitas kerja sama dan ikatan batin antara TNI AD dan Polri,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pendidikan ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas melalui kegiatan-kegiatan yang membangun rasa kebersamaan, kekompakan dan kesetiakawanan.

Lebih lanjut Ia mengucapkan selamat belajar dan berlatih kepada para siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri yang sedang mengikuti Pendidikan Kolaborasi Terintegrasi TNI AD dengan Polri.

“Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” pungkasnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

40 Peserta Latsar PKP Angkatan ke V 2021 Dapat Nilai Memuaskan

BANJARBARU – Sebanyak 40 peserta dilingkup Pemprov dan kabupaten/kota Kalsel mendapatkan nilai memuaskan dalam pelaksanaan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan V tahun 2021.

Penilaian ini diketahui saat pelaksanaan upacara penutupan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang diselenggarakan di aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/12).

Mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhary, mengaku, bangga dengan pencapaian yang didapatkan oleh peserta ini. Terlebih, rata-rata telah berhasil mendapatkan nilai memuaskan dari penguji.

Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhari, saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Kami dari Pemprov Kalsel tentu sangat mengapresiasi denga pelaksanaan dari kegiatan ini, bahkan, pendidikan tersebut dalam rangka meningkatkan pengembangan serta wawasan yang wajib dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) kita,” ungkpanya.

Tentu, menurutnya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi kepada negara baik ditingkat provinsi dan kabupaten/kota kegiatan ini nantinya bisa diaplikasikan.

“Apa yang telah diberikan oleh pelatih-pelatih selama pendidikan bisa dijadikan sebagai perubahan dan dapat diinformasikan nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan, seluruh peserta yang berjumlah sekitar 40 orang terdiri dari tenaga pengawas itu diakui mendapatkan rata-rata nilai memuaskan diatas 80.

“Alhamdulillah, nilai atau grade dari seluruh peserta memuaskan semua. Kalau cukup memuaskan berarti dibawah 80, tapi, mereka sudah di angka 80 ke atas,” ungkapnya.

Alasan tidak didapatkannya nilai sangat memuaskan, lanjut Bagiawan, dikarenakan sistem pendidikannya masih belum maksimal. Hal tersebut diakui, dampak pandemi masih menjadi alasan utama, sehingga, peserta lebih banyak melakukan kegiatan secara virtual.

“Kami juga menunggu-nunggu ada peserta yang mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, tetapi, belum ada sampai saat ini karena pembelajaran Distance Learning (jarak jauh) dirasa belum memuaskan. Namun, memang disadari dimasa COVID-19 memaksa kita harus berinovasi,” papar mantan pejabat Pemkab Banjar ini.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan ke V ini dilaksanakan mulai 13 September hingga 10 Desember 2021. (RHS/RDM/RH)

37 Sekolah di Kalsel Raih Adiwiyata dari Gubernur

BANJARBARU – Sebanyak 37 sekolah se Kalimantan Selatan mulai dari tingkat dasar hingga menengah yang dinilai tekun dan peduli pada lingkungan, meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/12).

“Ini adalah langkah besar dan bukti nyata kecintaan kita terhadap lingkungan dimana kita berkegiatan, sehingga kelestariannya tetap terjaga,” ucap Gubernur yang akrab di sapa Paman Birin dalam sambutannya.

Adiwiyata sendiri menurutnya, merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan terutama di sekolah. Sehingga untuk mewujudkan kepedulian dan kebudayaan siswa terhadap lingkungan, dapat diwujudkan dengan visi misi kebijakan dan kurikulum berbasis lingkungan.

“Contoh kecilnya seperti menyediakan tong sampah terpilah organik dan non organik dengan disertai sosialisasi setiap kalinya kepada siswa,” ungkapnya.

Dengan belajar sekaligus praktek langsung di sekolah oleh para siswa, dinilainya dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kalimantan Selatan.

“Harapan besarnya adalah para siswa mampu merealisasikannya di rumah masing masing, dan mereka menjadi penerus yang paham dan mengerti bagaimana merawat sumber daya alam yang kita miliki saat ini,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan Adiwiyata ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para tenaga pendidik yang telah melakukan pembinaan terhadap muridnya.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memotivasi, karena bagaimanapun juga anak usia sekolah ini sangat strategis untuk ditanamkan kepeduliannya terhadap lingkungan,” ucapnya.

Hanifah menjelaskan, kriteria penilaian terhadap sekolah Adiwiyata tidak hanya sebatas pengelolaan sampah dan penghematan energi saja. Melainkan juga menciptakan lingkungan hijau guna memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekolah.

“Apabila aksi ini dilakukan secara masif oleh seluruh anak didik termasuk keluarganya, maka lingkungan Kalsel akan menjadi lebih baik” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Kecamatan Jorong

TANAH LAUT – TNI AL bersama Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim untuk dosis pertama dan kedua di Desa Sebuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut untuk para pekerja salah satu perusahaan setempat, serta juga diikuti warga sekitar, Senin (13/12). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin berkerjasama bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Selatan. Untuk memvaksin Masyarakat, lanal Banjarmasin telah menyediakan Vaksin jenis Sinovac, serta melibatkan 17 Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan yang berasal dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Ditempat terpisah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, pemerataan Vaksinasi Masyarakat Maritim secara massal ini akan terus digencarkan guna membantu dan mensukseskan program pemerintah sampai mencapai target yang maksimal, sehingga laju penyebaran wabah COVID-19 dielemen masyarakat dapat dicegah dan segera berakhir, supaya masyarakat dapat beraktivitas dengan sehat dan normal.

“Besar harapan, dengan adanya Vaksinasi Massal ini dapat bermanfaat dengan baik, kepada warga jangan takut ataupun ragu-ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, supaya dampak musim Pandemi ini segera berakhir dengan tuntas,” ungkap Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin menambahkan,  kunci salah satu untuk mengurangi dan meminimalisir penyebaran Virus Corona yaitu tetap jaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa khawatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” tutup Herbiyantoko.

Sementara itu dilokasi Vaksinasi, ketua penyelenggara Mayor Laut (K/W) dr. Meutia Indrasakti menyampaikan, fenomena masyarakat tentang Vaksin sudah tidak nampak lagi, terbukti saat ini masih banyak warga yang antusias untuk mendapatkan suntikan Vaksin.

“Bagi segenap masyarakat jangan merasa takut ataupun ragu – ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan karena Vaksin tersebut sudah sehat teruji dan efektif digunakan sebagai Herd Immunity guna menghindari serangan Virus,” ucap dr. Meutia.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 64 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.081 warga. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 64 kali ini berjumlah 148 peserta. (TNI.AL-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version