Bank Kalsel dan Pemkab HST Tandatangani PKS “BAMUDA”

HULU SUNGAI TENGAH – Demi meningkatkan ekonomi masyarakat di kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terutama para pelaku usaha mikro, Bank Kalsel bersama pemerintah kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) lakukan penandatanganan kerjasama program BAMUDA (Program Bantuan Modal Usaha Tanpa Bunga) pada akhir September 2023 di Aula Auditorium Kantor Bupati HST.

Penandatanganan perjanjian kerjasama program BAMUDA, dilakukan langsung Bupati HST, Aulia Oktafiandi dengan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, yang disaksikan Sekda Kabupaten HST, Muhammad Yani; Plt. Kadisdag, Rapinorrahman. Turut juga berhadir Kepala Cabang Barabai, Muhaini Achyar; dan Koordinator dari Divisi Konsumer, Divisi UMK dan Divisi Komersil, dan Korporat.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Aulia Oktafiandi mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Bank Kalsel terhadap program pemkab HST dalam meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Saya mewakili seluruh masyarakat Kabupaten HST mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan khususnya untuk para pelaku UMKM. Semoga program ini bisa dipergunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan modal yang dibutuhkan dalam mengakomodir usahanya, sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian daerah,” ungkap Aulia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Hulu Sungai Tengah atas kolaborasi yang telah dilakukan bersama Bank Kalsel untuk kemajuan ekonomi masyarakat.

“Kita yakin dengan penandatanganan yang dilakukan hari ini, akan menjadikan para pelaku usaha mampu mengambil manfaat dari Program BAMUDA yang telah diluncurkan. Berharap setelah ini, segera langsung mendatangi Kantor Bank Kalsel terdekat untuk pengajuan pinjamannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pendidikan dan UKW Jadi Program Prioritas Ketua PWI Hendry Ch

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kepemimpinan Hendry Ch Bangun menyelenggarakan rapat perdana, yang berlangsung di Sekretariat PWI Pusat, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (4/10).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua terpilih Periode 2023 – 2028 Hendry Ch Bangun, dihadiri oleh Sayid Iskandarsyah, Raja Parlindungan Pane, Irmanto, Marah Sakti Siregar, Nasir, Firdaus Komar, Syarif Hidayatullah.

Dalam rapat perdana tersebut, membahas mengenai kepengurusan yang masih disusun, serta rencana untuk program kerja kedepannya, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah terbentuk seluruh kepengurusan.

Begitu pula masalah pendidikan, juga menjadi konsen dari Ketua PWI Pusat serta menunda kegiatan uji kompetensi Wartawan.

“Kami menunda kegiatan uji kompetensi wartawan (UKW) selama sebulan dalam rangka memperbaiki direktorat UKW, agar sesuai dan searah dengan tujuannya” ujar Hendry.

Bidang pendidikan dan UKW menjadi program prioritas dari kepengurusan Hendry Ch Bangun, sebagaimana disampaikan saat pemaparan visi misi di Kongres PWI di Bandung 25-26 September lalu.

Selanjutnya setelah diumumkan kepengurusan, kegiatan pertama yang akan dilaksanakan audensi kepada instansi terkait dan para stake holder. (PWI/RDM/RH)

Museum Wasaka Kalsel Gelar Program Publik Tahun 2023

BANJARMASIN – Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Program Publik di Museum Tahun 2023.

Suasana kegiatan Belajar Bersama di Museum

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Arry Risfansyah, pada Rabu (4/10) mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Museum Nasional pada 12 Oktober 2023, pihaknya menggelar Program Publik di Museum Tahun 2023, pertama kegiatan Belajar Bersama di Museum, Sosialisasi Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, dan Seminar Hasil Kajian Tombak.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Kegiatan kita gelar selama tiga hari, mulai tanggal 4 – 6 Oktober 2023,” ucapnya

Disampaikan Arry, untuk hari pertama Belajar Bersama di Museum ini, diikuti sebanyak 152 peserta didik dari SMA/SMK di Banjarmasin, serta 1 Guru pendamping, menghadirkan dua Narasumber, Slamet Riyadi Triyanto dan Wajidi, menyampaikan tentang Museum sebagai Media Penunjang Pembelajaran, dan Saksi Patriotisme di Museum Waja Sampai Kaputing.

“Kami berharap, kalangan peserta didik, dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang Museum Wasaka serta Sejarah Revolusi Fisik di Kalimantan Selatan,” pintanya

Lebih lanjut Arry menambahkan, untuk hari kedua, akan digelar Sosialisasi Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, ada tiga Narasumber yaitu Wajidi, Budi Kurniawan dan M Syahriel M Noor, masing-masing menyampaikan tentang
Sejarah Revolusi Fisik di Kalsel 1945-1949, Jurnalistik dan Sejarah di Zaman yang berubah, serta Majalah Dinding 3D

“Hari ketiga akan digelar Seminar Hasil Kajian Tombak, yang akan disampaikan beberapa Narasumber,” tutup Arry

Untuk diketahui, Program Publik di Museum Tahun 2023, diawali kegiatan Belajar Bersama di Museum, dibuka secara resmi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, didampingi Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Kasi Kesenian dan Jajaran Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, bertempat di halaman Museum Wasaka Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Gelaran Silaturahmi Akbar Awaliyyin se Kalimantan

BANJARBARU – Ribuan Awaliyyin se Kalimantan berkumpul di Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalsel, di Banjarbaru. Kedatangan mereka, selain untuk mempererat silaturahmi juga mengetahui secara langsung kerabat Alawaliyyin di seluruh wilayah yang tersebar di pulau Kalimantan.

Gubenur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov, Sulkan, mengungkapkan, turut mengapresiasi terselenggaranya penyelenggaraan tersebut.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel Sulkan saat membacakan sambutan Gubernur dalam kegiatan Silaturahmi Akbar 1.000 Alawiyyin Kalimantan

“Kita dapat bersama-sama mengatasi berbagai macam permasalahan yang ada ditengah masyarakat tentu dengan adanya acara silaturahmi ini sangat bermanfaat khususnya yang hadir pada hari ini,” ungkapnya dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pada kegiatan Silaturahmi Akbar 1.000 Awaliyyin Kalimantan, di salah satu hotel yang ada di Banjarbaru, Rabu (4/10) siang.

Apalagi, menurut dia, dengan berhasil digelarnya kegiatan itu tentu tujuan untuk mengikat tali persaudaraan dapat terwujud.

“Acara silaturahmi akbar 1.000 Awaliyyin Kalimantan ini merupakan bukti nyata komitmen untuk memperkuat tali silaturahmi dan kerukunan antar sesama khususnya Rabithah Awaliyah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, melalui penyelenggaraan silaturahmi akbar yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan ini mampu mewujudkan bentuk satu kesatuan untuk mewujudkan kekokohan tali silaturahmi.

“Ribuan yang berkumpul ini menjadi contoh nyata bagaimana silaturahmi yang kuat dan mengumpulkan satu tujuan kita yakni meningkatkan kualitas berbangsa, sosial dan terpenting adalah dapat meningkatkan keimanam dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar Seribu Awaliyyin se Kalimantan, Habib Zaid Shahab, menyampaikan, meski pelaksanaannya baru kali pertama digelar. Namun, jumlah Awaliyyin yang hadir mampu memenuhi ruangan pertemuan akbar tersebut.

“Jumlahnya mencapai 1.500 orang dan berkumpul dalam satu ruangan ini. Meski sempat hal mustahil bisa mengumpulkan ribuan tetapi ini bisa terwujud tentu kami sangat bersyukur atas izin Allah SWT,” singkatnya.

Sekedar diketahui, kegiatan ini tak hanya dihadiri ribuan Awaliyyin dari berbagai daerah di Kalimantan. Melainkan sejumlah perwakilan pejabat dilingkup Pemkab Banjar, Pemkot Banjarbaru, Polres Banjar turut ikut diundang dalam pelaksanaan tersebut. Tak lupa pula, sejumlah habaib dan ulama yang masuk dalam keluarga besar Rabithah Alawiyah juga menyempatkan untuk hadir. (RHS/RDM/RH)

Disambut Antusias, Pusling Palnam Sasar SDN Anjir Pasar Kota II

BATOLA – Layanan Mobil Keliling Perpustakaan (MPK) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, kembali bergerak ke berbagai pelosok Banua.

Dengan membawa misi meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat, kali ini pihaknya menyasar Kabupaten Barito Kuala, mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Anjir Pasar Kota II, di Jalan Handil Air Mas, Kecamatan Anjir Pasar.

Antusias peserta didik terlihat, dengan langsung diserbunya MPK untuk mencari buku yang ingin dibaca.

Kepala SDN Anjir Pasar Kota II Muthmainnah, merasa senang atas mampirnya tim MPK dari Dispersip Kalsel ini.

“Anak-anak sangat antusias. Ini tentu dapat mendukung pembelajaran kami, dan semoga dapat meningkatan minat baca anak-anak kami,” ungkapnya melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Selasa (3/10).

Ia berharap, Dispersip Kalsel melalui MPK bisa terus mengunjungi sekolahnya.

“Mudah-mudahan program Dispersip Kalsel ini kembali ke sekolah kami,” pungkasnya. (Dispersip.Kalsel-NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dapat Apresiasi Dari Pemerintah Pusat Terkait Penggunaan Aplikasi SRIKANDI

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar sosialisasi dan supervisi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umun SRIKANDI. Sosialisasi tersebut digelar disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, pada Selasa (3/10). Dalam sosialisasi tersebut, diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat apresiasi langsung dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANDRI), dikarenakan penggunaan aplikasi SRIKANDI yang maksimal dilingkup SKPD Provinsi Kalsel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Muslim menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait sistem pemerintahan berbasis elektronik. Sehingga penerapan aplikasi SRIKANDI di lingkup SKPD berhasil maksimal dilaksanakan. Oleh karena itu, Provinsi Kalsel mendapat apresiasi langsung dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANDRI), atas maksimalnya penerapan aplikasi SRIKANDI.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim (tengah)

“Aplikasi SRIKANDI sendiri dapat memudahkan pimpinan untuk melakukan disposisi surat dengan cepat dan dimana saja, sehingga pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat,” ungkap Muslim usai menghadiri sosialisasi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umun SRIKANDI.

Muslim menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawalan pada penggunaan aplikasi SRIKANDI, sesuai arahan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, tentang optimalisasi sistem menggunakan berbasis elektronik.

“Diskominfo memiliki peran mengawal pengembangan dan pemanfaatan aplikasi SRIKANDI ini seperti infrastruktur, dan keamanan sistem informasinya,” lanjut Muslim.

Kedepannya, Diskominfo Provinsi Kalsel akan melakukan pengembangan terhadap aplikasi SRIKANDI sesuai dengan kebutuhan yang ada di SKPD di lingkup Pemprov Kalsel.

“Kita bisa mengembangkan dan menambah fitur yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya notifikasi surat masuk dan lain sebagainya. Namun karena SRIKANDI ini aplikasi dari pemerintah pusat, kita juga perlu melakukan koordinasi dengan mereka,” tutup Muslim.

Aplikasi SRIKANDI sendiri merupakan aplikasi surat menyurat dan kearsipan yang dapat memudahkan pemerintah dalam menjalankan birokrasi di era digitalisasi saat ini. Pada sosialisasi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umum SRIKANDI, Kegiatan diikuti seluruh perwakilan SKPD lingkup Pemerintaj Provinsi Kalsel, dan dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhamad Muslim. (MRF/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Memasuki bulan maulid, bulan kelahiran baginda besar Nabi Muhammad SAW Rabiul Awal, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut serta membesarkan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Diskominfo Kalsel. Peringatan maulid nabi dengan mengangkat tema “Mari Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Kepada Allah SWT dan Kecintaan Kita Pada Rasulullah SAW” Ini turut mengundang penceramah Habib Hasan bin Hasyim Ba’abud.

Peringatan maulid nabi di Kantor Diskominfo Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, peringatan maulid nabi merupakan peringatan rutin yang digelar setiap tahun, dengan harapan dapat meningkatkan ketaqwaan para ASN, karyawan dan karyawati lingkup Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk memotivasi para ASN, karyawan dan karyawati Diskominfo Kalsel dalam belajar agama islam,” ungkap Muslim kepada Abdi Persada FM, Selasa(3/10).

Ia menambahkan, perayaan maulid Nabi Muhammad, sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan nabi muhamaad sebagai pembawa ajaran agama islam.

“Peringatan acara Maulid Nabi ini sendiri, menjadi bukti atas kecintaan kita kepada baginda besar Nabi Muhammad,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Badan Kesbangpol Kalsel Gelar Rakor Kesiapan Anggaran Pilkada 2024

BANJARBARU – Badan Kesbangpol Kalsel menggelar Rakor Kesiapan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 mendatang di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (3/10).

Kegiatan dibuka Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar diwakili staf ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintahan hukum dan politik Sulkan.

Rakor juga dihadiri seluruh pemerintah kabupaten kota se Kalsel, stake holder seperti KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel serta SKPD terkait lingkup Pemprov Kalsel.

Roy Rizali Anwar dalam sambutan tertulisnya mengatakan Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan Pilkada serentak 2024.

“Kerjasama dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi ini,” katanya.

Pilkada serentak 2024, disampaikannya adalah mekanisme penting demokrasi dalam menentukan pemimpin daerah.

“Penyelenggaran Pilkada yang sukses merupakan cerminan kualitas demokrasi di daerah,” kata Roy.

Oleh karena itu menurutnya, persiapan yang matang dan profesional perlu dilakukan dan salah satu aspeknya adalah pengelolaan anggaran yang tepat dan efisien.

Ditambahkannya, pemerintah pusat dan daerah berkewajiban memberikan jaminan ketersediaan anggaran agar penyelenggaran Pemilu berjalan lancar. “Melalui Rakor ini kita akan bersama mengetahui proses penganggaran hibah Pilkada 2024 yang sudah disepakati di kabupaten kota se Kalsel,” kata Roy.

Penggunaan dana hibah itu akan dipantau dan diaudit untuk memastikan transparansi dan akuntabilitasnya guna menjamin integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaran Pilkada.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Heriansyah mengatakan Rakor digelar guna memastikan kesiapan anggaran Pilkada serentak 2024 di Kalsel.

“Hal ini dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku bahwa anggaran Pilkada juga dibebankan kepada pemerintah daerah melalui mekanisme dana hibah,” kata Heriansyah.

Diharapkan dengan kepastian anggaran, Pilkada serentak 2024 mendatang bakal berjalan lancar, aman dan damai dan mampu menghasilkan pemimpin yang terbaik. (RILIS/RDM/RH)

Di Tapung Tawari, Wakapolri Jadi Warga Kehormatan Banjar

BANJARMASIN – Anugerah warga kehormatan, umumnya diberikan kepada orang yang dianggap berjasa terhadap satu daerah tertentu. Meskipun, orang yang diberikan anugerah itu tidak berasal atau memiliki latar belakang leluhur dari daerah dimaksud. Ini pula yang dilakukan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), yang memberikan Anugerah Kehormatan Warga Banjar, kepada Wakapolri, Komjen Pol. Agus Andrianto.

Prosesi tapung tawar Wakapolri sebagai warga kehormatan Banjar (Foto: Biro Adpim)

Anugerah Kehormatan Warga Banjar ini diberikan langsung oleh Presiden KBB Sa-Dunia yang juga Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada acara malam ramah tamah di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (2/10) malam.

Gubernur Kalsel memakaikan baju adat Banjar kepada Wakapolri (Foto: Biro Adpim)

Prosesi pemberian anugerah ini, ditandai dengan pemakaian baju adat dan laung khas Banjar berwarna kuning cerah kepada Wakapolri. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi tapung tawar, yang dilakukan Guru Wildan Salman. Maka sah lah, Komjen Pol. Agus Andrianto menjadi warga kehormatan Banjar.

Paman Birin (sapaan khas Gubernur) mengatakan, suatu kebanggaan baginya, dimana seorang perwira tinggi Polri, menjadi bagian keluarga besar Banjar dan sekaligus menjadi bagian dari Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB).

“Saya selaku Ketua Umum Pengurus Pusat KBB Sa Dunia, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar kepada bapak Wakapolri,” kata Paman Birin dalam sambutannya.

Paman Birin menambahkan, perhimpunan KBB ini akan membuahkan manfaat dan kebaikan bagi negeri ini. Karena KBB terbentuk bukan untuk menonjolkan suku bangsa Banjar, tetapi dari kerukunan KBB inilah urang Banjar yang bertebaran dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga kawasan Asia Tenggara dan juga Eropa dan Amerika Serikat, mengikatkan diri untuk memelihara persatuan dan kesatuan dalam NKRI.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Agus Andrianto menyampaikan ucapan terimakasih, atas penghargaan yang telah diberikan kepadanya.

“Terimakasih atas penghargaan ini. Kami merasa terhormat dan berbangga diri karena diterima sebagai anggota kehormatan warga Banjar,” katanya dalam sambutan.

Agus berharap, dirinya dapat memberikan kontribusi kepada warga Banjar dan seluruh masyarakat di Indonesia dalam menjaga keutuhan NKRI.

Perlu diketahui, sebelum prosesi pemberian anugerah kehormatan warga Banjar dilakukan, Sekretaris KBB, Taufik Arbain membacakan surat keputusan, terkait pemberian anugerah kehormatan tersebut. Termasuk didalamnya, alasan mengapa Wakapolri mendapatkan gelar kehormatan sebagai warga Banjar.

Salah satunya karena jasanya turut memajukan dunia pendidikan dan SDM di Kalimantan Selatan, dengan memberikan beasiswa kepada ratusan mahasiswa. Selanjutnya juga keterlibatan dalam pengungkapan kasus gembong narkotika internasional asal Kalimantan Selatan, Ferdi Pratama, belum lama tadi. Pengungkapan kasus besar itu, telah menyelamatkan ratusan ribu nyawa dari penyalahgunaan narkotika. (RIW/RDM/RH)

110 Mahasiswa ULM Dapatkan Beasiswa Dari Kepolisian. Sementara, 1.000 Warga Dapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

BANJARMASIN – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi menyerahkan, beasiswa kepada 110 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat, di ULM, Senin (2/10).

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto (Mengenakan syal sasirangan)

Wakapolri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pemberian beasiswa ini, merupakan inisiasi dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi. Memberikan beasiswa kepada 110 mahasiswa yang kebetulan mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Dengan adanya pemberian beasiswa ini dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap Agus.

Peningkatan SDM tersebut, lanjutnya, untuk menuju Indonesia Emas 2045, sangat bergantung pada kualitas SDM yang nantinya akan menjalankan atau menggerakkan roda perekonomian di Indonesia mendatang. Untuk itu Kepolisian turut serta mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

Setelah kegiatan di ULM tersebut, Wakapolri beserta rombongan menghadiri Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi, untuk negeri di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada rangkaian kegiatan Polri Presisi yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan ini, digelar dua hari pada 2 sampai 3 Oktober 2023,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan apresiasi kepada Polda Kalsel yang telah menggelar, aksi bakti sosial di Provinsi ini.

“Karena saat ini Kepolisian diminta untuk turut membantu masyarakat dalam hal membantu mengatasi ketahanan pangan,” ujarnya.

Pemberian bantuan sosial berupa paket sembako dan pasar murah tentunya sangat membantu masyarakat. Selain itu pelayanan kesehatan juga diperlukan oleh warga.

“Bakti sosial yang digelar Polda Kalsel saat ini, bakti kesehatan operasi bibir sumbing, operasi katarak, pelayanan pemeriksaan penyakit dalam serta lainnya,” ucap Wakapolri.

Kegiatan Bakti Kesehatan Polri Presisi untuk negeri yang dilaksanakan Polda Kalsel ini melibatkan, berbagai layanan kesehatan berupa pengobatan gratis sebanyak 1.000 orang dengan pelayanan 8 dokter spesialis (Poli Gigi, Poli Anak, Poli Penyakit Dalam, Poli Syarat, Poli Mata, Poli THT, Poli Kulit, Poli Paru, dan Bedah.

Kemudian, khitanan massal sebanyak 100 orang, pengentasan stunting 40 orang terdiri 20 ibu hamil dan 20 anak anak, serta donor darah diikuti 200 orang. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version