Bantuan Keuangan Parpol 2024 Naik, Bakesbangpol Kalsel Gelar Sosialisasi Tata Cara Banpol

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Sosialisasi Tata Cara Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol), di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (6/12).

Kegiatan diikuti seluruh perwakilan partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kalsel hasil Pemilu 2019. Hadir pula selaku narasumber, antara lain perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel.

Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengingatkan pengurus parpol agar memprioritaskan banpol untuk melaksanakan pendidikan politik bagi anggota parpol dan masyarakat.

“Banpol dari Bakesbangpol Kalsel bertujuan membentuk proses pendidikan politik yang baik bagi segenap masyarakat Kalsel. Sehingga menciptakan proses demokrasi yang mengusung asas profesional dan akuntabel bagi kita semua,” kata Roy.

Setiap pengurus parpol, menurut Roy, wajib mengikuti aturan yang berlaku. Termasuk seputar dana bantuan yang bersumber dari APBD.

Artinya, setiap kegiatan yang dilakukan menggunakan APBD harus memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah dalam mewujudkan visi Kalsel Maju (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai pintu gerbang Ibu Kota Negara.

Sosialisasi Tata Cara Bantuan Keuangan Partai Politik diikuti oleh perwakilan parpol yang menduduki kursi DPRD Kalsel Pemilu 2019

Penggelontoran dana tersebut merupakan amanah undang-undang perihal kelancaran pelaksanaan kegiatan parpol. Tentu kegiatan parpol yang dimaksud harus memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah dalam mewujudkan visi Kalsel, maju, makmur sejahtera dan berkelanjutan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Negara.

“Parpol juga sepatutnya memanfaatkan kesiapan untuk mengelola dana bantuan secara transparan dan akuntabel. Kemudian melaporkan penggunaannya kepada pemerintah secara tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Roy.

Sementara itu, didampingi Kepala Bakesbangpol Kalsel Heriansyah,  Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Kalsel Muhammad Hasanuddin mengatakan, sosialisasi ini adalah wujud fasilitasi dari Pemprov Kalsel, untuk mewujudkan bantuan keuangan pada parpol yang tertib administrasi, taat aturan dan berdaya guna.

“Dalam hal ini bantuan yang diberikan itu agar pelaporannya nanti lebih akurat, akuntabel dan transparan. Kemudian dengan adanya bantuan ini diharapkan bahwa partai politik akan meningkatkan pendidikan politiknya terhadap masyarakat, juga terhadap anggotanya,” terang Hasanuddin.

Diketahui Banpol Kalsel tahun 2024 akan dinaikkan menjadi Rp7.500, dari sebelumnya hanya Rp5.000 per-suara.

Meski naik sebanyak 50 persen, Hasanuddin menilai, jumlah tersebut masih belum terlalu tinggi jika dibandingkan dengan provinsi lain.

“Jumlahnya tidak terlalu sedikit tetapi juga tidak terlalu banyak,” tutup Hasanuddin. (SYA/RIW/APR)

Paman Birin Bersyukur, Kalsel Raih SAKIP A dan Implementasi Reformasi Birokrasi Tematik Terbaik 2023 di Indonesia

Bali – Di bawah kepemimpinan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Paman Birin, pemerintah provinsi Kalsel kembali torehkan prestasi membanggakan untuk Banua.

Kali ini, Pemprov Kalsel raih 2 penghargaan bergengsi sekaligus. Pertama, Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A dan kedua, Penghargaan Instansi Pemerintah dengan Implementasi Reformasi Birokrasi ((RB) Tematik Terbaik pada semua Tema Tahun 2023 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia.

Dua penghargaan yang diterima Kalsel di Bali

Penghargaan ini diserahkan pada hari kedua rangkaian kegiatan RBXperience yang dilaksanakan KemenPANRB di Bali pada Rabu (6/12).

Pada acara yang dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin ini, penghargaan SAKIP A dan Penghargaan Instansi Pemerintah dengan Implementasi Tematik Terbaik pada Semua Tema Tahun 2023 tersebut, diterima Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Kepala Biro Perekonomian Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah.

Turut berhadir pada kegiatan ini, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Pj Gubernur Bali, Ketua dan Wakil Ketua KPK Republik Indonesia, serta sejumlah pejabat lainnya.

Paman Birin menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penghargaan yang diraih Pemprov Kalsel dari KemenPANRB.

Paman Birin juga menyebut, keberhasilan mempertahankan predikat SAKIP A ini membuktikan bagaimana kinerja organisasi perangkat daerah, dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan Pemprov Kalsel.

Selain keberhasilan SAKIP A, Paman Birin juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemprov Kalsel dianugerahi sebagai instansi pemerintah dengan implementasi RB Tematik terbaik pada semua Tema tahun 2023.

“Alhamdulilah, kita mempertahankan raihan SAKIP A ini sebagai bukti nyata wujud keberhasilan dalam optimalisasi penyelenggaran akuntabilitas di jajaran Pemprov Kalsel disamping juga anugerah sebagai instansi pemerintah implementasi RB Tematik terbaik,” kata Paman Birin.

Wakil Presiden saat memberikan arahan

Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada KemenPANRB dan seluruh pihak atas sinergi bersama membangun budaya kinerja birokrasi efektif.

“Sekali lagi, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami dan SAKIP ini menggambarkan bagaimana kinerja organisasi perangkat daerah, dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Pemprov Kalsel,” ungkap Paman Birin.

Sementara itu, Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas dalam laporannya menyampaikan, bahwa rangkaian kegiatan RBXperience ini bukan hanya sebagai seremoni, tapi juga program untuk membumikan RB.

Adapun 3 (tiga) indikator evaluasi pada kegiatan kali ini adalah, RB General dan RB Tematik, SAKIP serta Zona Integritas (ZI).

Raihan penghargaan oleh Pemprov Kalsel, yakni RB Tematik diraih dari hasil evaluasi RB Penanggulangan Kemiskinan, RB Peningkatan Investasi, serta RB Percepatan Prioritas Aktual Presiden.

Tiga provinsi yang berhasil meraih Penghargaan Implementasi RB tematik terbaik adalah, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Timur.

Sedangkan untuk raihan SAKIP Terbaik, Kalsel berada di level A dengan peningkatan nilai hasil evaluasi, dengan fokus pada aspek akuntabilitas pengelolaan program dan kegiatan kemiskinan di daerah.

Pada kesempatan ini, Menteri PANRB juga sampaikan tiga arah kebijakan reformasi birokrasi ke depan, yakni transformasi digital, digital structure, digital competence dan digital culture. (Biroadpim-RIW/APR)

Terbaik II Penyaluran KUR, Pemprov Anugerahkan Penghargaan Kepada Bank Kalsel

Banjarbaru – Komitmen dan konsistensi Bank Kalsel membantu pemerintah provinsi untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbuah manis. Hal itu setelah Pemprov bersama Kanwil DJPb Provinsi Kalsel memberikan piagam penghargaan kepada Bank Kalsel, untuk kategori terbaik II dalam kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) periode tahun 2023.

Penghargaan yang langsung ditandatangani Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan KaKanwil DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi ini, diberikan disela kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2024 yang digelar pekan lalu di Banjarbaru.

Direktur Utama Bank Kalsel Fachruddin yang menerima langsung penghargaan tersebut, berterimakasih atas penghargaan yang diberikan Pemprov Kalsel dan Kanwil DJPb Provinsi Kalsel.

“Ini tentunya semakin memotivasi kami untuk terus konsisten dalam melakukan penyaluran KUR kepada pelaku UMKM yang ada di Banua. Dengan demikian harapan kita ekonomi Kalsel bisa terus bergerak menjadi semakin maju,” tegasnya.

Tidak hanya sekadar penyaluran KUR, Bank Kalsel juga secara konsisten melakukan berbagai pembinaan kepada pelaku UMKM yang ada di Banua melalui berbagai kegiatan hingga kolaborasi dengan banyak pihak.

“Dengan pembinaan yang kita lakukan, harapan kita UMKM yang ada di Banua dapat semakin professional dan berkembang usaha mereka. Ujungnya mereka tidak hanya memerlukan tambahan modal usaha tapi juga mampu memberikan kontribusi lainnya untuk daerah, baik itu penyerapan tenaga kerja hingga kontribusi melalui pembayaran pajak,” tambahnya.

Sekadar diketahui, pada sektor keuangan hingga 31 Oktober 2023, untuk KUR di Provinsi Kalsel telah disalurkan kepada 70.901 debitur dengan nilai sebesar Rp4,10 triliun oleh penyalur sebanyak 10 Bank dan 1 Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). Adapun untuk Penyaluran kredit Ultra Mikro (UMi) sampai dengan 31 Oktober 2023 telah mencapai Rp54,84 Miliar kepada 13.449 debitur oleh penyalur sebanyak 7 LKBB. (ADV-RIW/APR)

Pemprov Kalsel Terus Perjuangkan Hak Kerja Penyandang Disabilitas

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar peringatan hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2023, yang kali ini dilaksanakan di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, Selasa (5/12).

Peringatan Hari Disabilitas Internasional, diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah dan masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Husnul Khatimah menyampaikan, di Provinsi Kalimantan Selatan, sudah memiliki Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, yang mengatur tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Peraturan Gubernur tentang pelaksanaan PERDA perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas, telah kita serahkan secara langsung kepada ketua perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kita ingin penyandang disabilitas mendapat akses yang sama, baik akses pendidikan, akses ekonomi, akses lapangan pekerjaan, akses olahraga, dan akses apapun yang berhubungan dengan kehidupan mereka,” ungkap Husnul.

Ia menambahkan, untuk mendukung penyandang disabilitas, membutuhkan aksi-aksi nyata dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak disabilitas, khususnya berkaitan dengan kewajiban yang diamanatkan oleh Undang-Undang, seperti pemenuhan persentasi pekerja disabilitas dalam dunia kerja, dimana disabilitas mendapat dua persen jatah tenaga kerja di lingkungan Instansi Pemerintah dan satu persen untuk lingkup swasta.

“Memang kita menyadari bahwa menangani penyandang disabilitas bukan tugas yang ringan. Namun bukan alasan bagi kita untuk tidak memenuhi hak-hak mereka, yang jelas-jelas dilindungi oleh Perundang-undangan,” tutup Husnul.

Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri

Sementara itu, Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri mengatakan, momentum hari disabilitas internasional, diharapkan dapat menjadi perhatian semua pihak, dalam bentuk perlindungan berkelanjutan. Pihaknya menginginkan hari disabilitas bukan hanya seremonial saja, namun dapat mengajak semua pihak, yakni dunia usaha, pemerintah daerah, agar bergotong royong memenuhi dan melindungi hak disabilitas.

“Kami terus mendorong penghuni panti fajar harapan, agar dapat berkembang, sehingga dapat menghadapi tantangan pada saat sudah keluar dari panti,” tutup Jumri. (MRF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Harapkan Nikah Massal Yang Digelar Polda Dapat Terus Dilaksanakan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, kegiatan nikah massal dapat terus dilaksanakan, seperti yang dilakukan oleh Polda Kalsel beserta jajarannya.

Seperti yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan pada saat menghadiri Pernikahan Massal dan Bakti Sosial Presisi Baiman adalah Kita, kerjasama antara Polda Kalsel dan Pemko Banjarmasin, di Siring Balaikota Banjarmasin, Selasa (5/12).

“Pemerintah Provinsi Kalsel tentunya memberi apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan, oleh Polda Kalsel beserta jajarannya,” ungkap Sulkan.

Pelaksanaan pernikahan massal serta bakti sosial ini, hendaknya dapat dilakukan lebih sering lagi di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini menjadi tradisi yang dapat dilaksanakan terus menerus,” ucap Sulkan.

Kapolda Kalsel Irjen (Pol) Andi R Djajadi didampingi Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan dan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen (Pol) Andi Rianto Djajadi menjelaskan, sebanyak 155 pasangan meramaikan pernikahan massal yang digelar, pihaknya.

“Kegiatan Bakti Sosial berupa nikah massal yang saat ini dilaksanakan, di Sering Balaikota Banjarmasin, diikuti oleh 155 pasangan,” ungkap Andi.

Nikah massal ini dilaksanakan oleh Polresta Banjarmasin bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, serta Kemenag Kota Banjarmasin.

“Kami berharap kegiatan nikah massal ini dapat memberikan keberkahan, kepada Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin,” ucap Kapolda.

Pada kegiatan tersebut juga, dilaksanakan juga penyerahan bantuan Bakti Sosial seperti Kursi Roda, Paket Sembako, serta Pasar Murah. (SRI/RDM/APR)

Kemeriahan Harjad Tala ke-58, Paman Birin Ajak Selalu Bersyukur atas Capaian dan Nikmat Kemerdekaan

Tanah Laut – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Tanah Laut yang di gelar di halaman Kantor Bupati Tanah Laut pada Selasa (5/12) pagi.

Paman Birin hadir didampingi alim ulama, pimpinan Forkopimda Kalsel dan Kabupaten Tala, sejumlah Kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten Tanah Laut serta Pimpinan Instansi Vertikal.

Tampak hadir juga sejumlah Penjabat (Pj) Bupati di Kalsel. Diantaranya Pj. Bupati Batola Mujiyat, Pj. Bupati HSS Hermansyah serta Pj. Bupati HSU Zakkly Aswan, Sekda Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kifli, para mantan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanah Laut.

Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut ke-58 mengangkat tema “Bergerak Bahimat, Tanah Laut Tangguh.” Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kegigihan dalam menghadapi segala rintangan, Bahimat dalam Bahasa Banjar bermakna bekerja keras atau bergerak dengan usaha yang terbaik.

Acara dibuka dengan kedatangan Paman Birin yang disambut pengalungan bunga oleh Pj. Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman serta diiringi tarian topeng reog, tari Banjar, dan hadrah.

Tarian topeng reog dan tari Banjar melambangkan dua kebudayaan Jawa dan Banjar yang ada di Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur Kalsel menyaksikan penandatanganan berbagai rencana pembangunan di Tala

Rangkaian kemeriahan perayaan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Tanah Laut, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pembangunan, penyerahan bantuan mobil dari Pemkab Tanah Laut kepada Komando Distrik Militer (Kodim) 1009/Tanah Laut, Pengadilan Negeri Pelaihari dan Kejaksaan Negeri Pelaihari, serta penyerahan piagam penghargaan kepada Pemkab Tanah Laut dari sejumlah Kementrian yang diserahkan dan disaksikan Paman Birin.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dibacakan Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Martapura, Alimmul Fadhil Alhafidz TGH. Muhammad Wildan Salman atau Guru Wildan, yang dilanjutkan dengan melantunkan ayat suci Al Qur’an.

Kemudian diikuti dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Tanah Laut yang dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, setelahnya para tamu undangan diajak menyaksikan video profil kabupaten Tanah Laut yang menggambarkan potensi pertanian, perikanan dan pariwisata, ruang terbuka hijau serta potensi sumber daya alam di Kabupaten Tanah Laut, dilanjutkan dengan hiburan mamanda yang merupakan salah satu kesenian pertunjukan daerah khas Kalsel yang menjadi bagian menarik dari perayaan tersebut.

Dalam sambutannya, Paman Birin mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalsel, mengucapkan selamat Hari Jadi ke-58 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut. Mudah-mudahan, momentum Hari Jadi ini dapat menjadi pendorong semangat bagi seluruh elemen masyarakat dan Pemkab Tanah Laut untuk terus berkarya memajukan daerah, bangsa, dan negara,” ujar Paman Birin.

Paman Birin juga menuturkan, bahwa Kalsel bagaikan sehelai kain dari surga berkat sinar dari para ulama, terutama dua ulama besar Kalsel, yakni Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, dan KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul.

“Sinarnya Banua telah membuat Banua bersinar, cahaya ilmunya yang dipancarkan ke seluruh Banua kita lewat para ulama yang tentu saja, cahaya tersebut berasal dari cahaya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, kemudian sampailah kepada kita semua,” kata Paman Birin.

Selain itu, Paman Birin mengapresiasi upaya pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Laut, khususnya di bidang kesehatan.

Tak hanya itu, Paman Birin juga melihat banyak inovasi yang terus berkembang di Kabupaten Tanah Laut melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Bahkan tahun ini, Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi melalui ajang Kalsel Innovation Awards atas berbagai inovasi yang digagas dan diimplementasikan oleh pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Ini membuktikan semangat kemandirian, kebersamaan, dan kemajuan yang tinggi di Tanah Laut,” sambungnya.

Mengakhiri sambutannya, Paman Birin mengajak untuk selalu bersyukur atas segala bentuk capaian yang telah diraih, serta menyoroti pentingnya bersyukur terhadap nikmat kemerdekaan.

Menurutnya, dengan menjalani sikap bersyukur, kenikmatan akan terus bertambah.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi ini sebagai momentum untuk bersyukur, bersyukur dan bersyukur atas segala capaian yang telah diraih Kabupaten Tanah Laut hingga usianya yang ke-58, di tahun 2023 ini. Dirgahayu Tanah Laut, tetap tangguh, dan terus bergerak maju,” tutup Paman Birin.

Sebelumnya, Pj. Bupati Kabupaten Tanah Laut, H. Syamsir Rahman menyampaikan sambutannya, dan mengungkapkan rasa bangga serta terimakasihnya atas kunjungan Gubernur Kalsel yang turut memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Tanah Laut.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Tanah Laut dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengucapakan terimakasih tak terhingga kepada Paman Birin, yang telah berkenan hadir di acara ini, merupakan suatu kehormatan bagi kami dan masyarakat Tanah Laut,” ujarnya.

Syamsir memaparkan keberhasilan yang telah dicapai melalui kualitas sumber daya manusia yang terus berinovasi dan menerapkan teknologi pembangunan, peningkatan pelayanan masyarakat, kesiap-siagaan menghadapi bencana, kemajuan ekonomi, ketenagakerjaan, serta perencanaan keuangan dan tata kelola pemerintahan telah membawa kabupaten ini meraih penghargaan WTP sebanyak 10 kali berturut-turut.

Selain itu, Syamsir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel yang konsisten memberikan dukungan penuh terhadap capaian pembangunan di Kabupaten Tanah Laut. Hubungan harmonis antara kabupaten dan provinsi diharapkan terus terjaga, mengingat keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tanah Laut juga merupakan keberhasilan bagi Provinsi Kalsel.

Syamsir berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi selalu terjaga baik demi kesuksesan pembangunan di Kalsel.

“Mudah-mudahan hubungan baik ini selalu terjaga karena keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tanah Laut merupakan keberhasilan bagi Provinsi Kalsel,” harapnya.

Acara kemudian diakhiri dengan prosesi pemotongan nasi Astakona oleh Paman Birin didampingi Pj. Bupati Tala, Syamsir Rahman beserta para alim ulama Kalsel yang hadir pada acara tersebut.

Dilanjutkan kunjungan Paman Birin ke stan kuliner gratis yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menjamu masyarakat yang hadir. Selanjutnya, Paman Birin menikmati hidangan durian bersama dengan para hadirin, menciptakan momen akrab dan bersatu dalam kebersamaan. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

NANANG TALA DAN GALUH HST DINOBATKAN Menjadi NAGA KEBUDAYAAN KALSEL 2023

BANJARMASIN – Nanang Kabupaten Tanah Laut dan Galuh Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dinobatkan menjadi Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan 2023.

Penobatan berlangsung melalui Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Tahun 2023, pada Senin (4/12) Malam, di salah satu hotel berbintang Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Staf Ahli Bidang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah, usai acara mengatakan, dengan terpilihnya Nanang Galuh Kebudayaan Tahun 2023, ini merupakan salah satu ajang untuk mengembangkan prestasi kebudayaan, agar lebih aktif dan kreatif bersama masyarakat, untuk menjaga kearifan lokal sekaligus memajukan budaya di Banua.

“Keberhasilan acara ini menjadi cerminan kebersamaan dalam menjaga dan memperkaya kekayaan budaya, dan Pemprov Kalsel terus berkomitman untuk mendukung melestarikan budaya,” ucapnya

Staf Ahli Bidang Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel, Husnul Hatimah, saat diwancara awak media

Disampaikan Husnul, finalis yang terpilih ini menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda di Banua, teruslah menjadi agen perubahan yang dapat memberikan manfaat kepada masyakat luas di Kalimantan Selatan, agar keberadaan budaya akan terus dikenal baik Nasional hingga Internasional.

“Sekarang zaman digital bisa dimanfaatkan untuk lebih mempromosikan Budaya,” pintanya

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati menambahkan, pemilihan pemenang Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan 2023 telah melalui proses penilaian yang cukup panjang, mulai dari masa karantina, pergelaran seni budaya hingga malam grand final. Hal ini dimaksudkan setelah memiliki gelar sebagai Nanang Galuh Kebudayaan Kalsel 2023, akan menjadi ikon Kebudayaan di Banua dan menjadi perwakilan di ajang pemilihan Putra Putri Kebudayaan di tingkat Nasional.

“Penilaian yang diambil mulai dari bidang pemerintahan, sosial, wisata, ekonomi, teknologi, bahasa, dan kepribadian,” tutupnya

Untuk diketahui, pemenang Nanang Galuh Kebudayaan Provinsi Kalimantan selatan tahun 2023, Azhar Haitamy dan Talita Humaira, Wakil 1 G.T M. Alif dan Tiara Ananda, Wakil 2 Wahyu Ari Sardiko dan Dina Khairina, Wakil 3, Najiburrohman dan Dara Andanti, Wakil 4, Syarif dan Shofia Natasya dan Wakil 5, Hidayat dan Rifdah Buya Harmaidah. Kemudian Nanang Galuh Persahabatan Bagus Ismail dan Nur Afifah, Nanang Galuh Favorit M Andy Fajar dan Nabila Putri, serta Nanang Galuh Berbakat, Muhammad Fahmi dan Ribi Sarawani. (NHF/RDM/APR)

Pimpin Apel Gabungan, Paman Birin Serahkan Hadiah Undian Simpeda KPE Periode IX

Banjarbaru – Saat apel gabungan di perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru, pada Senin (4/12), Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, secara simbolis resmi menyerahkan hadiah Undian SIMPEDA KPE Periode IX Tahun 2023 kepada 6 dari 20 orang total pemenang, dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemprov Kalsel. Acara ini merupakan kelanjutan dari pengundian yang telah dilaksanakan pada Rabu (15/11) di Kantor Pusat Bank Kalsel.

Pemenang undian menerima hadiah secara langsung dari Gubernur Kalsel dengan didampingi Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, IGK Prasetya. Pemberian hadiah ini, memperlihatkan dukungan nyata bank Kalsel terhadap ASN yang aktif menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

Disela kegiatan, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, IGK Prasetya mengungkapkan, hadiah Undian Simpeda KPE bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada para ASN yang konsisten memilih produk dan layanan Bank Kalsel.

“Kami akan lakukan upaya terus-menerus untuk para ASN tidak hanya memilih Bank Kalsel karena kepemilikan Pemerintah Daerah, tetapi juga agar ASN merasa memiliki dan menikmati kualitas produk dan layanan Bank Kalsel, salah satunya melalui pembenahan layanan Mobile Banking Aksel by Bank Kalsel,” ungkap Prasetya.

Salah satu penerima hadiah, Sutikno, ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, mengungkapkan rasa syukur atas hadiah yang diterima dari Bank Kalsel. Rencananya hadiah ini akan disumbangkan sebagian untuk orang yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel atas hadiah yang diserahkan pada hari ini, tidak pernah menyangka bakal terpilih untuk menerima hadiah dari Bank Kalsel sebesar 10 juta rupiah, rencana hadiah ini akan saya gunakan untuk uang muka rumah nantinya,” ucap Sutikno.

Pada kesempatan yang sama, Bank Kalsel juga memberikan hadiah kepada ASN berupa doorprize kepada peserta upacara di Kantor Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel, untuk menunjukkan keterlibatan aktif bank dalam mendukung kegiatan komunitas di wilayah tersebut. (ADV-RIW/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Hari Disabilitas Internasional 2023

BANJARBARU – Bertempat di SLB – C Negeri Pembina Provinsi Kalsel, pada Kamis (4/12) Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar peringatan hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2023, dengan mengangkat tema “Bersama Memantapkan Pola Asah, Asih, Asuh, Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Untuk Menjadikan Pribadi Mereka Lebih Kreatif dan Terdepan”.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel Husnul Khatimah menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel akan selalu ada bersama penyandang disabilitas, untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak disabilitas, yang telah diakui secara Hukum Internasional dan di Negara Republik Indonesia.

“Bagi kami, tidak ada perbedaan penyandang disabilitas dengan manusia lainnya, karena kita diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Karena itu, penyandang disabilitas tidak boleh patah semangat, terus optimis dan pantang menyerah dalam mengarungi kehidupan,” ucap Husnul, usai menghadiri peringatan hari disabilitas Internasional, Senin (4/12).

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel Husnul Khatimah

Sebagai komitmen dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, Provinsi Kalimantan Selatan, telah menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, yang mengatur tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Hal ini bertujuan agar penyandang disabilitas mendapat akses yang sama, baik akses pendidikan, akses ekonomi, akses lapangan pekerjaan, akses olahraga dan akses apapun yang berhubungan dengan kehidupan mereka.

“peringatan hari disabilitas internasional ini, kita selenggarakan sebagai bentuk nyata perhatian, dan kepedulian masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terhadap penyandang disabilitas,” Lanjut Husnul.

Sementara itu, Kepala Sekolah SBC C Pembina Provinsi Kalsel Rosita Sari menyampaikan, untuk memberikan pendidikan terbaik terhadap 239 murid SLB C, pihaknya mengarahkan sebanyak 105 orang Tenaga pengajar, sehingga 1 orang tenaga pengajar dapat menangani 2 murid SLB C.

“Tenaga guru SLB lebih banyak dibandingkan guru umum karena kami memiliki sertifikasi, yakni 1 guru hanya bisa mengajar 2 murid autism,” ungkap Rosita.

Ia melanjutkan, untuk membentuk bakat murid-murid autism di SLB C, pihaknya membentuk divisi khusus untuk membina murid – murid autism, sehingga talenta mereka dapat terasah. (MRF/RDM/APR)

Dorong Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi di Banua, Paman Birin Raih TOP Digital Award 2023

Jakarta – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor meraih penghargaan TOP Digital Award Tahun 2023 pada Puncak Acara Penghargaan TOP Digital Awards 2023 di Jakarta pada Senin (4/12) siang.

Penghargaan TOP Digital Award 2023 diterima langsung Paman Birin, yang diserahkan M. Lutfi Handayani, Ketua Panitia Penyelenggara TOP Digital Awards 2023.

Paman Birin meraih TOP Digital Award 2023 ini dalam 2 (dua) kategori. Yakni Top Digital Implementation 2023 Bintang 4 dan Top Leader On Digital Implementation 2023.

Gubernur Kalsel saat diwawancara salah satu media di Jakarta

“Alhamdulilah, kita bersyukur atas penghargaan ini dan menjadi motivasi kami pemprov Kalsel untuk terus berinovasi meningkatkan implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kinerja, layanan, inovasi kepada masyarakat,” kata Paman Birin.

Penghargaan ini, beber Paman Birin, tentunya memberikan manfaat, selain untuk pemerintah tapi juga masyarakat.

Disamping itu, keberhasilan dalam peran pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) Kalsel, Paman Birin mengungkapkan, di era digital jangan sampai tertinggal pada percepatan yang luar biasa.

Disinggung gebrakan pemprov terkait pemanfaatan TI di Kalsel, Paman Birin menyampaikan harus ada konektivitas antara pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Konektivitas digitalisasi TI harus dilakukan untuk mendorong pembangunan yang semakin dahsyat. Kita akan terus dorong penggunaan teknologi digital untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Dimana ujungnya akan menyejahterakan warga Banua,” ungkap Paman Birin.

Diketahui, Top Digital Awards 2023 adalah kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan tahunan tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan dan instansi pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kinerja, layanan, inovasi, dan daya saing bisnisnya, serta layanan kepada masyarakat maupun konsumennya.

Penghargaan ini juga diberikan kepada Vendor TI TELCO/ Solusi Teknologi Digital yang mendukung berkembangnya pemanfaatan teknologi digital di Indonesia.

Tahun ini mengusung tema utama “IT Governance and Cyber Security in Innovation of Business and Services”/ “Tata Kelola TI dan Keamanan Siber dalam kaitan Inovasi Bisnis dan Layanan”.

Gubernur Kalsel saat menerima TOP Digital Award 2023

Puncak acara penghargaan tahunan TOP Digital Awards 2023 atas keberhasilan dalam melakukan transformasi digital dan implementasi bidang Information dan Communications Technology (ICT) ini, dihadiri sejumlah Pimpinan Kementerian, Lembaga/Badan, Kepala Daerah, Walikota, Gubernur, serta IT Manager atau Chief Technology Officer (CTO)/ Chief Information Officer (CIO) dari berbagai perusahaan, organisasi dan institusi untuk menerima langsung penghargaan ini. (Biroadpim-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version