Lima WBTb Kalsel Ditetapkan Sebagai WBTb Indonesia 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, menyampaikan 5 (lima) Warisan Budaya Tak benda (WBTb) milik Kalsel telah ditetapkan ke dalam Warisan Budaya Tak benda (WBTb) Indonesia di tahun 2024.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun, melalui Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel Raudati Hildayati, pada Senin (2/9) sore 2024 mengatakan, 5 Warisan Budaya Tak benda (WBTb) milik Kalsel telah ditetapkan ke dalam Warisan Budaya Tak benda Indonesia. Raudati menjelaskan, penetapan WBTb Kalsel yang masuk ke Nasional, merupakan salah satu bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan tradisi di Kalsel.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati

“Usulan yang dilakukan ini merupakan upaya melindungi, agar tidak punah dan diklaim oleh Negara lain,” ucapnya

Dijelaskan Raudati, lima Warisan Budaya Takbenda Indonesia Kalimantan Selatan, yakni Kalangkang Mantit berupa adat istiadat ritus, Wayang Topeng Carita merupakan perayaan seni pertunjukan, Batimung berupa pengetahuan dan kebiasaan alam semesta, dan Layang-Layang Dandang merupakan adat istiadat dari Kabupaten Tapin. Sedangkan Pembuatan Jukung berupa kemahiran dari Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Dengan masuknya lima WBTb Kalsel ke dalam WBTb Indonesia di tahun 2024. Kini untuk total WBTb Kalsel ada sebanyak 46 karya budaya yang terdaftar,” jelas Helda

Lebih lanjut Raudati menambahkan, dengan ditetapkannya Warisan Budaya Tak benda milik Kalimantan Selatan, dari WBTb Indonesia di tahun 2024 ini, sebagai pelestarian obyek pemajuan kebudayaan, dalam rangka pelindungan dan pengembangan seni budaya tradisi di Kalsel.

“Tahun depan kita maksimal mempersiapkan WBTb Kalsel, agar seluruh karya bisa terdaftarkan dalam WBTb Indonesia,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Kepala BKKBN Kalsel Berganti, Ini Harapan Paman Birin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengukuhkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Farah Adibah, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Senin (2/9)

Dalam sambutannya, Paman Birin mengatakan, jalinan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan BKKBN dapat semakin diperkuat, mulai dari penanganan stunting, pembangunan kependudukan dan keberhasilan program keluarga berencana.

“Pembangunan keluarga tidak bisa dicapai oleh BKKBN sendiri, tetapi perlu dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat memberikan sambutan

Roy juga menyampaikan, meskipun telah mencapai beberapa kemajuan, harus mengoptimalkan implementasi program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) di Kalimantan Selatan, seperti percepatan penurunan stunting di Kalsel, memerlukan pendekatan holistik dan terintegrasi. Jalinan sinergi yang kuat, dapat tercapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.

“Kami berharap, di bawah kepemimpinan Farah Adibah, BKKBN dapat menjadi lembaga yang semakin inovatif, responsif, dan berorientasi, selamat bertugas,” jelasnya

Foto bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, dan Kepala BKKBN Kalsel (ditengah)

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel Farah Adibah mengungkapkan, setelah dilantik ini langkah awal pihaknya akan mengoptimalkan program peningkatan keluarga berencana dan penurunan angka stunting, dan untuk jangka panjang melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan dini, dalam bentuk memberikan edukasi bagi para remaja di seluruh Kabupaten dan Kota. Dimana, pernikahan dilaksanakan harus siap secara jasmani dan rohani, agar melahirkan generasi yang lebih baik.

“Kami terus upayakan generasi muda dapat mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan berkualitas,” tutupnya. (BIROADPIM-NHF/RDM/RH)

LPPL Abdi Persada Apresiasi Rini Dwi Masmuda, Peraih Emas Pada Porwanas 2024

BANJARMASIN – Sepekan sudah Porwanas resmi berakhir. Provinsi Kalimantan Selatan dipuji sebagai tuan rumah yang sukses menggelar event 3 tahunan para wartawan se-Indonesia. Bahkan penyelenggaraan Porwanas di Kalsel, disebut-sebut jadi standar baru pelaksanaan Porwanas tahun-tahun berikutnya. Hal membanggakan lainnya, Kalsel juga berhasil meraih posisi juara umum pada Porwanas tahun 2024 ini.

Salah satu cabang yang menyumbang emas pada Porwanas tahun ini, adalah Karya Jurnalistik, yang mempertandingkan 5 nomor. Salah satunya adalah nomor Reportase Radio yang diikuti oleh Rini Dwi Masmuda, salah satu wartawan LPPL Abdi Persada FM. Ya, Rini berhasil meraih emas pada ajang bergengsi tersebut.

Atas prestasinya ini, mendapat apresiasi dari tempat ia bekerja. LPPL Abdi Persada FM memberikan bonus berupa uang tunai, yang diserahkan langsung oleh Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani kepada Rini Dwi Masmuda, disaksikan kru lainnya di kantor LPPL Abdi Persada FM di Banjarbaru, pada Senin (2/9).

“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang sudah ditorehkan Rini pada Porwanas. Bonus ini tidak hanya berlaku untuk Rini saja, siapapun yang berprestasi di kantor ini akan kami apresiasi,” ucap Syarifah yang disambut tepuk tangan para kru.

Lebih lanjut Syarifah berharap, prestasi lainnya segera ditorehkan kru LPPL Abdi Persada yang lain, sehingga membawa harum nama radio ini, di tingkat Kalsel, hingga nasional.

Sementara itu, Rini Dwi Masmuda mengaku bangga atas apresiasi yang langsung disampaikan oleh Direktur LPPL Abdi Persada FM ini.

“Terimakasih support semuanya. Tambah semangat lagi untuk membuktikan, bahwa kita semua bisa berprestasi,” ujar Rini sambil tersenyum. (RIW/RDM/RH)

Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Paman Birin Berikan Pendapat Akhir atas Tiga Raperda

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, memberikan pendapat akhir atas pengambilan keputusan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, Senin (2/9).

Tiga Raperda yang disetujui menjadi Perda dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK itu, yakni Rapera tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024, Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan.

Paman Birin menjelaskan dengan telah tercapainya persetujuan bersama antara DPRD dan Gubernur terhadap seluruh Raperda pada hari ini, maka sesuai dengan mekanisme pembentukan peraturan daerah yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, pihak eksekutif dan legislatif telah berhasil menyelesaikan satu tahapan penting dalam proses pembentukan peraturan daerah.

“Tahapan berikutnya adalah penetapan Raperda ini menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan mengundangkannya dalam lembaran daerah Provinsi Kalsel. Proses ini akan segera dilaksanakan setelah mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri),” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalsel. Menurutnya, dedikasi, kerja keras, dan komitmen anda semua dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran telah memberikan kontribusi yang sangat berharga bagi kemajuan Provinsi Kalsel.

“Sinergi, kolaborasi, dan hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif yang telah dibangun selama ini, merupakan modal berharga bagi Kalsel. Ia berharap semangat kolaborasi ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan oleh kepemimpinan selanjutnya, demi kesejahteraan masyarakat Kalsel yang kita cintai,” terangnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

TNI-Polri Bersinergi Amankan KTT IAF di Bali

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terus memastikan keamanan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali.

Kali ini mereka berdua memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran TNI-Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban event internasional yang berlangsung sejak 1 hingga 3 September 2024 di ITDC, Nusa Dua, Bali, Senin (2/9).

Dalam pengarahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menekankan, seluruh personel TNI-Polri bersinergi guna memberikan pengamanan yang maksimal di KTT IAF. Jajaran yang bertugas di ring I, II dan III, terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik.

“Hal-hal yang terjadi di ring III, ring I dan II juga harus terinformasi. Klaster yang sudah diatur dan kemudian seluruh informasi yang ada tentunya, Pak Panglima sebagai ketua keamanan bisa terinformasi dengan lengkap,” kata Sigit dalam pengarahannya.

Sinergisitas, kata Sigit merupakan kunci keberhasilan dari TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi VVIP, VIP serta seluruh delegasi yang hadir dalam event tersebut.

“Ini menjadi bagian operasi yang merupakan satu kesatuan. Jadi mohon terhadap info-info, kegiatan-kegiatan, yang dilakukan, rekan-rekan ini semua terinformasi dengan baik,” ujar Sigit.

Dengan terjalinnya sinergisitas dan komunikasi yang baik, Sigit menyebut, apabila terjadi ancaman maupun gangguan, semua pihak yang terlibat bisa bergerak cepat untuk melakukan antisipasi.

“Sehingga, ketika ada potensi ancaman gangguan dan hal-hal yang kemudian harus kita lakukan langkah. Maka, pembagiannya sudah jelas, VVIP itu jadi tanggung jawab kewenangan Panglima dan jajaran. Kemudian kita yang VIP. Tolong ini bisa dilaksanakan dengan baik,” ucap Sigit.

TNI dan Polri terus berupaya maksimal melakukan pengamanan KTT IAF. Sebelum pelaksanaan sejumlah kesiapan telah dilakukan.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan, prinsip operasi pengamanan ini adalah tukar menukar informasi dan saling mengenal satu sama lain, baik di ring I, II dan III.

Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas untuk memahami peran, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Sehingga ini yang dipastikan, walaupun saat ini belum ada hal-hal terlalu serius, namun demikian masing-masing memahami apa yang harus dikerjakan,” tutur Sigit.

Tak lupa, Ia berharap, seluruh personel TNI-Polri bisa melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat khususnya di Bali yang terganggu aktivitasnya, seperti adanya rekayasa lalu lintas dan hal lainnya.

“Termasuk juga kondisi terkait menyampaikan pendapat, ada protes dari masyarakat terkait pengalihan arus lalin,” tutup Sigit. (POLDA.KALSEL/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Predikat Kinerja “Sangat Baik” 5 Tahun Berturut – Turut

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan bergengsi pada ajang 29th Infobank Banking Appreciation 2024. Pada kesempatan ini, Bank Kalsel dianugerahi predikat Sangat Baik dalam kategori “EXCELLENT PERFORMANCE IN 5 CONSECUTIVE YEARS”.

Penghargaan yang diterima Bank Kalsel

Penghargaan ini merupakan bukti konsistensi kinerja unggul Bank Kalsel selama lima tahun berturut-turut dalam industri perbankan Indonesia. Penghargaan tersebut diterima langsung Kepala Bank Kalsel Jakarta, Agus Setiawan, mewakili manajemen Bank Kalsel di Jakarta, Kamis (29/8).

Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan komitmen Bank Kalsel dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan kinerja, namun juga sebagai pengakuan atas kualitas layanan yang terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan mendukung perekonomian nasional.

Dalam rilisnya pada Senin (2/9), Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan ini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga menerima penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel, serta kepercayaan dan dukungan daripara pemegang saham, nasabah, mitra kerja dan Akselenials. Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kinerja serta layanan kami ke depannya,” tuturnya.

Penghargaan EXCELLENT PERFORMANCE IN 5 CONSECUTIVE YEARS ini menambah deretan pencapaian yang telah diraih Bank Kalsel. Sebagai bank daerah yang telah beroperasi selama 60 tahun, Bank Kalsel terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman demi memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

“Bank Kalsel terus berfokus pada pengembangan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, serta memperkuat posisi sebagai bank yang unggul dan terpercaya di tingkat regional bahkan nasional. Dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, Bank Kalsel optimis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Harapkan Peningkatan PAD, DPRD Kalsel: Permudah Birokrasi Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

DENPASAR – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Suprastowo berharap alur birokrasi masyarakat dalam rangka membayar pajak kendaraan bermotor dipermudah.

Hal itu disampaikannya ketika memimpin rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel melaksanakan kaji tiru ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali di Denpasar, Jumat (30/08), yang berfokus kepada peningkatan indeks kepuasan masyarakat.

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Bappeda Bali

Kemudahan tersebut, lanjut Imam, dimaksudkan agar menarik minat dan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang diharapkan berimplikasi positif kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalsel.

“Kendala dari masyarakat yang biasa saya dengar yakni keharusan kesamaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus sama dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kalau mau membayar pajak, inilah salah satu kendala yang mereka hadapi,” terangnya.

Imam juga memberikan masukan agar pembayaran pajak kendaraan bermotor cukup diproses di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga, menurutnya, urusan perpindahan kepemilikan kendaraan bermotor pun juga bisa dipermudah.

Rombongan Komisi II DPRD Kalsel itu disambut langsung oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Regulasi Pendapatan Daerah Bappenda Bali, Tjok Istri Srimas. Ia berterima kasih dan merasa bangga karena Dewan Kalsel memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan kaji tiru.

Dalam forum tersebut, berkenaan dengan tingkat kepuasan masyarakat, Srimas menitikberatkan kepada kemudahan serta fasilitas sarana dan prasarana yang harus diperhatikan.

“Karenanya, selain untuk memudahkan, fasilitas yang representatif juga menambah kenyamanan bagi masyarakat untuk membayarkan pajak,” tuturnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pertama di Indonesia, Bung Tara Station Kini Ada di Pusat Ibukota Kalsel

BANJARBARU – Di Kota Banjarbaru, tepatnya di lapangan Murjani, kini tersedia Bung Tara Station, sebuah fasilitas penyambungan sementara yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan event masyarakat umum.
Peresmiannya dilakukan pada Jum’at (30/8) oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Nurliani Dardie.

Dalam sambutannya, Bunda Nunung (sapaan akrab Pj. Sekdako) menyampaikan harapannya agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan komunitas di Banjarbaru.

“Bung Tara Station kedepannya akan sangat memudahkan untuk event-event di Kota Banjarbaru khususnya di Lapangan Murdjani,” ujarnya.

Ia berharap, dengan diresmikannya Bung Tara Station, akan semakin banyak kegiatan positif yang dapat dilaksanakan di Lapangan Murdjani.

“Ini sekaligus mendorong gerakan ramah lingkungan dan juga net zero carbon emission, serta partisipasi masyarakat dalam membangun Banjarbaru yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, General Manager UID Kalselteng, Ahmad Syauki, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, PLN memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengelola Lapangan Murjani. Dari waktu ke waktu, Lapangan Murjani semakin Cantik, Bersih dan semakin menegaskan sebagai Landmark unggulan Kota Banjarbaru.

“Sebagai bentuk apresiasi dan kontribusi PLN kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengelola Lapangan Murjani, PLN membangun Bung Tara Station Pertama di Indonesia,” ucapnya.

Fasilitas ini memurutnya, disediakan untuk mempermudah penyelenggaraan berbagai acara yang diadakan di pusat kota, mulai dari kegiatan seni dan budaya hingga olahraga dan kegiatan sosial lainnya. (RDM/RH)

RSUD Ulin Laksanakan Pemeriksaan 11 Bacalon Kepala Daerah di Kalsel

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan, Pemeriksaan Kesehatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati, Walikota, serta Wakil, di RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (30/8).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan ini, RSUD Ulin Banjarmasin mendapatkan tugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap, bakal calon kepala daerah.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin melakukan pemeriksaan terhadap 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Diauddin.

11 Kabupaten dan Kota tersebut, Kabupaten Tapin, Batola, Banjarbaru, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Kotabaru, Balangan, serta Banjarmasin.

“Pada hari pertama ini, untuk Kota Banjarbaru, Kabupaten Batola, serta Tapin,” ucap Diauddin.

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan sejak 30 Agustus – 2 September 2024.

Meliput Pemeriksaan Kesehatan Fisik, Pemeriksaan Psikologi, serta lainnya.

“Apabila ditemukan adanya indikasi suatu penyakit maka pemeriksaan akan dilakukan menggunakan peralatan cangih yang dimiliki RSUD Ulin Banjarmasin,” jelas Diauddin.

RSUD Ulin Banjarmasin, tambahnya, hanya melakukan pemeriksaan kesehatan saja, yang hasilnya akan diserahkan ke KPU masing masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin ini berpesan, agar para bacalon kepala daerah ini, dapat menjaga kesehatannya, selama menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan ini, cukup melelahkan, sehingga kami sarankan untuk dapat menjaga kesehatannya, dengan cukup tidur serta lainnya,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Dua Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Telah Mendaftar di KPU Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Tepat pukul 00.00 Kamis (29/8) malam, pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan ditutup. Hingga batas waktu 23.59 WITA, hanya ada 2 pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, yang mendaftar. Yakni pasangan Raudatul Jannah (Acil Odah) – Akhmad Rozanie Himawan yang datang di hari kedua, Rabu (28/8), serta pasangan Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman yang datang di hari terakhir, atau Kamis (29/8).

Para petugas yang menerima pendaftaran para pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur

Berkas kedua pasangan bakal calon ini, juga dipastikan lengkap dan diterima KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada hari pendaftaran mereka. Dimana diketahui, keduanya diusung masing – masing 5 partai politik, yang datang langsung pada hari pendaftaran.

“Kita akan melakukan verifikasi berkas pendaftaran para bakal calon ini hingga 21 September nanti,” jelas Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa kepada wartawan pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8).

Photo booth yang disiapkan di halaman kantor KPU Provinsi Kalsel

Andi Tenri Sompa memastikan, kedua pasangan bakal calon sudah memenuhi persyaratan pemberkasan untuk maju sebagai bakal calon kepala daerah. Terutama soal dukungan parpol dengan prosentase perolehan suara pada pemilu lalu, dengan total ambang batas di atas 8,5 persen.

“Alhamdulillah pasangan Raudatul Jannah – Akhmad Rozanie Himawan didukung 5 parpol, dengan total prosentase perolehan suara 63 persen. Sedangkan pasangan Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman, juga didukung 5 parpol dengan total prosentase perolehan suara 26 persen lebih,” jelasnya.

Untuk berkas lainnya, menurut Andi Tenri Sompa, juga sudah dilengkapi oleh kedua pasang bakal calon. Termasuk SK Pemberhentian sebagai ASN kepada Raudatul Jannah, serta kepastian pengunduran diri Hasnuryadi sebagai anggota DPR RI aktif.

“Selama proses verifikasi hingga 21 September nanti, kami menerima masukan dari masyarakat terkait kedua pasangan bakal calon ini,” tutup Andi Tenri Sompa.

Selama 3 hari pembukaan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, KPU Provinsi mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Setiap orang yang ingin masuk ke kantor KPU, harus memiliki tanda pengenal atau ID Card yang dikeluarkan pihak KPU. Hal ini untuk membatasi jumlah massa di dalam kantor, mengingat ruangan yang tidak representatif menampung banyak orang.

Proses pendaftaran di aula KPU Provinsi, juga hanya dapat disaksikan dari layar monitor yang disiapkan, dan hanya sejumlah orang yang dapat langsung hadir di aula tersebut. Yakni jajaran ketua dan komisioner KPU serta Bawaslu Provinsi Kalsel, sejumlah personil KPU dan Bawaslu Provinsi, para pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur bersama para ketua parpol pendukung, serta perwakilan pendukung dari parpol. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version