Puncak Arus Mudik di Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin H-4 dan H-3

BANJARMASIN – Puncak arus mudik di Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin diprediksi terjadi pada H-4 dan H-3.

Hal ini disampaikan Kepala UPT Terminal Tipe B Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Ihwanul Muslimin.

Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Kalsel Ikhwanul Muslimin

“Puncak arus mudik diperkirakan H-4 serta H-3,” ungkapnya, Rabu (26/3).

Namun, lanjutnya, pada saat ini tidak menutup kemungkinan jumlah pemudik mengalami peningkatan, dikarenakan sudah libur sekolah, serta lainnya.

“Untuk di Terminal Kilometer 6 Banjarmasin saat ini sudah mulai mengalami pergerakan dari para pemudik,” ujarnya.

Pergerakan tersebut, lanjut Ikhwanul, terlihat dari penjualan tiket dari loket loket yang ada di terminal tersebut.

“Untuk Bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) saat ini mengalami kenaikan 40 sampai 50 persen, bila dibandingkan dengan hari hari biasa,” ungkap Ikhwanul lebih lanjut.

Terminal Tipe B melayani angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) , Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Untuk AKAP melayani angkutan ke Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk stay bis dari AKAP ini berada di Terminal Kilometer 17, sedangkan loket tiket dan penjualan ada di Terminal Kilometer 6,” ucap Ikhwanul. (SRI/RDM/RH)

Komisi IV DPRD Kalsel Monitoring Program PMT di Tabalong

TABALONG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah stunting, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil. Sebagai bentuk pengawasan, Komisi IV DPRD Kalsel yang dipimpin oleh Nor Fajri melakukan kunjungan dan monitoring langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong pada Rabu (26/03).

Dalam pertemuan tersebut, Nor Fajri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program PMT yang berjalan lancar. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, perangkat desa, serta pemerintah daerah dan pusat.

“Alhamdulillah kami dari Komisi IV DPRD Kalsel bersama mitra kerja Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dapat berkunjung dan melakukan monitoring ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong. Kami membahas pentingnya kesehatan, terutama terkait program pemberian makanan bergizi untuk mencegah stunting. Alhamdulillah, kami juga mendapatkan penjelasan yang cukup jelas terkait pelaksanaannya,” ujar Nor Fajri.

Suasana Pertemuan Komisi IV DPRD Kalsel ke Dinas Kesehatan Tabalong

Ia menambahkan, program PMT telah berhasil disalurkan dengan tepat sasaran, yakni untuk anak-anak yang mengalami stunting, berat badan kurang, serta ibu hamil yang membutuhkan asupan gizi lebih baik. Nor Fajri menegaskan pentingnya terus memberikan dukungan agar program ini tetap berjalan dengan efisien dan tepat sasaran.

Komisi IV DPRD Kalsel juga menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program PMT agar makanan yang diberikan tetap berkualitas dan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan ibu hamil.

Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Kalimantan Selatan mengalami penurunan signifikan, dari 30% pada 2023 menjadi 24% pada 2024. Meskipun demikian, masih ada tantangan besar untuk mencapai target 15% pada 2025. Komisi IV DPRD Kalsel berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama untuk terus menekan prevalensi stunting di daerah tersebut hingga berada di bawah rata-rata nasional.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Hamrani, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Komisi IV DPRD Kalsel atas dukungannya terhadap program PMT. Ia juga menegaskan komitmen Dinas Kesehatan Tabalong untuk terus mendukung dan menjalankan program dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten guna meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menurunkan angka stunting di Tabalong.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan serta perhatian dari Komisi IV DPRD Kalsel terhadap program PMT ini. Kami juga akan terus mendukung dan menjalankan program dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten guna meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Tabalong,” ungkap Hamrani.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan program PMT dapat terus berjalan secara optimal dan berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting di Kalimantan Selatan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Monitoring Pengendalian Inflasi Jelang Idul Fitri di Batola

BATOLA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta UPT Pasar Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (26/3).

Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas, bertujuan untuk memantau langsung upaya pengendalian inflasi di daerah tersebut, khususnya terkait dengan kestabilan harga barang pokok dan mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi pasar menjelang Idul Fitri.

Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batola

Dalam pertemuan tersebut, Suripno menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Batola telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi. Salah satunya adalah menjaga kestabilan harga bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Pemkab Batola telah mempersiapkan berbagai upaya untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Suripno.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Jahrian, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi dan stakeholder untuk memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif. Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah membuka peluang untuk pendirian pabrik pakan ternak di Kabupaten Batola.

“Kami meminta kepada Bupati Batola dan Gubernur Kalsel agar mempertimbangkan izin untuk mendirikan pabrik pakan, baik untuk ayam, ikan, maupun ternak lainnya. Ini akan berdampak positif untuk perekonomian daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Jahrian juga menyatakan bahwa dengan keberadaan pabrik pakan, diharapkan akan terjadi peningkatan perekonomian di tingkat daerah dan provinsi, yang pada gilirannya dapat membantu menekan inflasi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi II DPRD Kalsel diterima oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Batola, dr. Azizah Sri. Ia turut memberikan pemaparan terkait kebijakan daerah dalam mengendalikan inflasi dan strategi pemerintah untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami menyambut baik kunjungan Komisi II DPRD Kalsel yang meninjau langsung kondisi pasar dan perekonomian Batola. Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” kata dr. Azizah.

Komisi II DPRD Kalsel berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ekonomi daerah dan mendorong langkah-langkah inovatif dalam pengendalian inflasi. Mereka berharap, dengan adanya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, stabilitas ekonomi di Kabupaten Batola dan sekitarnya dapat terjaga dengan baik. (ADV-NRH/RDM/RH)

Komisi I DPRD Kalsel Kunjungi Dinas PMD Tabalong untuk Pantau Penggunaan Dana Desa

TANJUNG – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tabalong pada Rabu (26/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau penggunaan Dana Desa di Kabupaten Tabalong dan memastikan dana tersebut dikelola secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, disambut hangat oleh Kepala Bidang Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Tabalong, Yenny Septiani. Dalam kesempatan tersebut, Habib Hamid Bahasyim menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menindaklanjuti pengelolaan dana desa yang ada di Kabupaten Tabalong.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan kunjungan ke Dinas PMD Kabupaten Tabalong. Banyak sekali masukan tentang dana desa dan juga indikasi-indikasi bagaimana meningkatkan dana kesra untuk memajukan desa masing-masing,” ujarnya.

Suasana Kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke Dinas PMD Tabalong

Hamid Bahasyim berharap, kunjungan kerja ini dapat memberikan informasi yang akurat mengenai pengelolaan dana desa di Kabupaten Tabalong dan menghasilkan rekomendasi guna perbaikan pengelolaan di masa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Tabalong, Yenny Septiani menjelaskan bahwa dana desa di Kabupaten Tabalong telah digunakan dengan baik untuk berbagai pembangunan desa. Beberapa kegiatan pembangunan yang didanai oleh dana desa di antaranya adalah pembangunan infrastruktur, sekolah, serta puskesmas.

“Kami telah menggunakan dana desa untuk berbagai kegiatan pembangunan desa, seperti pembangunan jalan desa, pembangunan sekolah, dan pembangunan puskesmas,” kata Yenny Septiani.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan transparan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa. (ADV-NRH/RDM/RH)

Sambut Idul Fitri, Perum Bulog Kalsel Pastikan Stok Beras Aman

BANJARMASIN – Perum Bulog Kalimantan Selatan memastikan, stok beras untuk kebutuhan masyarakat mencukupi hingga 7 bulan ke depan. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri, yang tinggal beberapa hari lagi.

Kesiapan stok beras ini, disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalsel, Muhammad Akbar Said, saat buka puasa bersama rekan media di Banjarmasin, pada Rabu (26/3) petang.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalsel (lima dari kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan

Akbar menyampaikan, bahwa stok beras yang saat ini ada disejumlah gudang milik Bulog, mencapai hampir 26 ribu ton, atau tepatnya sebanyak 25.900 ton. Dimana jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga 7 bulan ke depan.

“Selain beras, kami juga masih memiliki stok gula pasir 145 ton, minyak goreng 17 ribu liter, dan tepung terigu 467 kilogram,” jelas Akbar.

Selain itu, menurut pria yang baru berkantor di Banjarmasin pada awal pekan tadi, Bulog Kalsel juga mencatatkan realisasi serapan gabah petani, hingga mencapai 110 persen dari target.

“Hingga April nanti, kami ditargetkan untuk menyerap gabah petani sebanyak 6.280 ton. Namun hingga Maret ini, capaiannya sudah melebihi target tersebut,” tegasnya.

Akbar memaparkan, serapan gabah ini berasal dari daerah – daerah sentra produksi pertanian di Kalimantan Selatan. Yakni kawasan Kabupaten di Banua Enam, Tanah Laut, Barito Kuala, Kabupaten Banjar dan juga Tanah Bumbu.

“Kami langsung datang ke petani untuk membeli gabah sesuai harga pembelian pemerintah, 6.500 rupiah per kilogram. Kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian setempat dan juga unsur TNI untuk mengetahui di lokasi mana saja yang sudah panen, akan langsung kami datangi dan membeli gabah petani secara tunai,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Resmikan Jalan Baru Akses Bandara Syamsudin Noor

BANJARBARU – Setelah tertunda lebih dari sebulan, jalan baru akses bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru akhirnya diresmikan. Semula jalan baru ini akan diresmikan Presiden, Prabowo Subianto, saat menghadiri puncak Hari Pers Nasional 9 Februari lalu. Namun ternyata Presiden batal datang, dan peresmian pun tidak jadi dilaksanakan.

Gubernur dan Wagub didampingi Forkopimda Kalsel meninjau jalan pasca peresmian

Kini, pada 26 Ramadan atau pada Rabu (26/3) sore, jalan baru akses bandara itu akhirnya diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin didampingi Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, didampingi sejumlah unsur Forkopimda Kalsel. Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Kapolda Kalsel, serta Danrem 101/Antasari. Peresmian ini dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama serta sholat Maghrib berjamaah di lokasi jalan.

“Akses baru ke Bandara Syamsuddin Noor, sudah bisa gunakan setelah diresmikan pada hari ini. Walau tertunda lama, kemudian masyarakat sudah banyak melewati jalan ini, mudah – mudahan membawa kebaikan dan keberkahan,” ujar Gubernur, Muhidin dalam sambutannya.

Gubernur Kalsel menjalankan sholat Maghrib berjamaah pasca buka puasa bersama di lokasi jalan

Gubernur menilai, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sudah mulai mengalami kemajuan dalam pembangunan jalan. Apalagi keberadaan jalan baru, sangat membantu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Selain itu, keberadaan jalan baru, juga akan meningkatkan kemajuan daerah serta mendorong daya saing.

Kepada Dinas PUPR Kalsel, Gubernur juga berpesan, agar kedepannya dibangun saluran pembuangan air yang baik untuk akses jalan bandara ini. Sehingga jalan terhindar dari genangan air, dan juga mencegah penyalahgunaan tepian jalan sebagai lokasi berjualan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yasin Toyib melaporkan dalam sambutannya, bahwa pembangunan ruas jalan akses baru bandara Syamsudin Noor ini, merupakan usulan dari Pemprov Kalsel. Dimana kemudian pembangunannya dilakukan melalui Instruksi Presiden sejak 2023. Ruas jalan yang dibangun sepanjang 2,7 kilometer dengan biaya 130 milyar Rupiah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya kepada Gubernur Kalsel atas dukungan serta arahan, sehingga pembangunan jalan akses baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor tidak ada hambatan hingga akhirnya diresmikan hari ini,” tutup Yasin. (RIW/RDM/RH)

Mudik Gratis Lebaran Pemprov Kalsel, Diserbu Warga Banua

BANJARMASIN – Mudik Gratis Lebaran yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan disambut antusiasme oleh warga Banua

Kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi menyampaikan, untuk mudik gratis yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan dalam dua jam dibuka pendaftaran, kuota yang dibuka langsung habis diserbu warga.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Beberapa waktu lalu pada saat dibagikan link pendaftaran mudik gratis, dalam dua jam langsung habis,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (26/3).

Tentunya, lanjut Fitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersyukur atas antusiasme masyarakat tersebut.

“Untuk tahun ini kuota yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mudik gratis sebanyak 370 kursi,” ucapnya.

Mudik gratis lebaran ini, tidak hanya disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetapi disediakan juga oleh Polda Kalsel.

“InsyaAllah mudik gratis ini akan di lepas pada Jumat 28 Maret 2025 oleh Gubernur Kalsel Muhidin atau yang mewakili,” ujar Fitri.

Sedangkan, tambahnya, untuk kesiapan pelaksanaan mudik gratis ini, pihaknya telah membicarakan dengan pihak terkait untuk jurusan Kotabaru.

“Karena jurusan Kotabaru terdapat penyeberangan sehingga diperlukan kerjasama lebih lanjut,” ungkapnya.

Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak, akhirnya untuk angkutan penyeberangan menuju Kotabaru gratis. Hanya, pada saat kembali menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Dispora Kalsel Apresiasi Kemenangan Timnas Sepakbola Indonesia

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan da Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas kemenangan Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3).

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, dilaksanakannya nonton bareng ini untuk memberikan dukungan kepada Timnas Sepakbola Indonesia tersebut.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Dispora Kalsel menggelar nonbar Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan, Selasa Malam (25/3).

Selain itu, lanjutnya, nonton bareng ini tentunya sebagai bentuk nasionalisme anak bangsa terhadap Timnas Sepakbola Indonesia agar lolos pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

“Nonton bareng yang dilaksanakan Dispora Kalsel ini, bersama dengan Komunitas Sepakbola Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dispora Kalsel menilai permainan sepakbola Timnas Sepakbola Indonesia melawan Bahrain malam ini luar biasa, meski pada awal pertandingan kedua tim sama sama tegang.

“Namun, Timnas dapat menguasai pertandingan, dengan hasil 1-0 untuk kemenangan Indonesia,” ucap Budiono.

Dalam kesempatan tersebut Budiono juga mengatakan, pada Pertandingan Indonesia melawan Cina mendatang, Dispora Kalsel berencana untuk melaksanakan nonton bareng lagi.

“InsyaAllah pada pertandingan selanjutnya Dispora Kalsel akan melaksanakan nonbar, selama ada waktu serta kesempatan,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Sinergi DPRD dan Pemprov Kalsel, Ranwal RPJMD 2025-2029 Resmi Ditetapkan

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi mulai merancang arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Rencana Awal (Ranwal) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Gedung DPRD Kalsel, Selasa (25/3).

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo disaksikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifudin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, serta sejumlah pimpinan dan anggota DPRD dari gabungan komisi-komisi.

Penandatanganan Ranwal RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk mengawal dan mendukung setiap program pembangunan yang telah dirancang agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Banua.

“RPJMD ini adalah panduan penting dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera. DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan program-program yang disusun berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Muhidin, menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 mengusung visi Kalsel Bekerja (Kalimantan Selatan Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) menuju Gerbang Logistik Kalimantan.

Visi tersebut akan diwujudkan melalui lima fokus utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur yang andal, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis syariah, penguatan ketahanan lingkungan, serta tata kelola pelayanan publik yang lebih efektif.

“Ini adalah langkah awal. Selanjutnya, kita akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam musyawarah perencanaan pembangunan, serta berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar RPJMD ini semakin solid dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Muhidin menambahkan tiga buah mega proyek yang menjadi fokus utama dalam RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029 yaitu Jembatan Pulau Laut, Stadion Olahraga bertaraf Internasional dan Jalan Poros Tengah Tapin-Tabalong. Ia juga memastikan ketiga mega proyek rencana pembangunan ini akan dirampungkan dalam kurun lima tahun selama dirinya menjabat Gubernur Kalsel.

“Pentingnya penuntasan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan Kalimantan dan Kotabaru itu untuk mempermudah akses bagi masyarakat dan juga berkaitan dengan akses menuju IKN. Saat ini selain daerah, pemerintah provinsi juga masih mengupayakan dukungan dari kementerian pekerjaan umum pusat dalam penuntasan jembatan Pulau Laut,” jelasnya,

Untuk stadion olahraga bertaraf internasional, lanjut Muhidin, Pemprov Kalsel kini tengah menyeleksi lahan yang cocok untuk dibangun. Begitu pula untuk jalan poros tengah Tapin-Tabalong, masih dalam koordinasi bersama kabupaten yang terlibat, khususnya dalam pembebasan lahan tanah untuk jalan tersebut.

“Nanti habis lebaran ini kita mulai bergerak,” tuturnya.

Dengan semangat Bekerja Bersama, Merangkul Semua, sinergi antara DPRD dan Pemprov Kalsel diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (NRH/RDM/RH)

Rayakan HUT ke-61, Gubernur Muhidin Minta Bank Kalsel Lebih Profesional dan Transparan

BANJARMASIN – Ramadhan hari ke-25 atau bertepatan dengan Selasa (25/3), menjadi momen membahagiakan bagi Bank Kalsel, karena memasuki usia ke-61 tahun. Perayaan tahun ini, diselenggarakan dengan sederhana berupa Buka Puasa Bersama di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, di kawasan Lingkar Dalam Banjarmasin.

Hadir langsung pada Bukber HUT ke-61 Bank Kalsel ini, Gubernur, Muhidin beserta istri, Fathul Jannah, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, drg. Ellyana Trisya, dan juga Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta istri, Masrupah.

Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Fajar Madjardi, Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel,. Syafruddin, jajaran Forkopimda Kalsel dan para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Tidak ketinggalan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin beserta jajaran direksi dan seluruh karyawan Bank Kalsel, turut hadir merayakan hari jadinya yang ke-61 secara sederhana.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, pada HUT tahun ini, pihaknya mengadopsi tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua milik Gubernur, sebagai tema perayaan hari jadi ke-61.

“Hanya saja tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua ini kami sadur ke Bahasa Inggris, menjadi Working Together Embracing Everyone,” jelasnya.

Fachrudin juga berterimakasih kepada Gubernur, Muhidin beserta seluruh kepala daerah di Kalsel, yang sudah membantu pencapaian modal inti minimum, di angka 3 triliun rupiah, sesuai aturan yang disyaratkan OJK untuk mempertahankan status bank umum untuk Bank Kalsel.

“Alhamdulillah Bank Kalsel sudah melampaui target modal inti minimum, hingga 3 koma 5 triliun. Sehingga OJK tidak perlu memberikan “surat cinta” kepada Bank Kalsel,” ujar Fachrudin yang disambut tawa seluruh tamu undangan.

Pada kesempatan ini,. Fachrudin juga meminta kesediaan Gubernur, Muhidin untuk menyerahkan bantuan CSR Bank Kalsel bagi panti asuhan, mushola serta tahfidz di Kalsel.

“Perlu kami laporkan pak Gubernur, setiap tahunnya UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan CSR pada setiap perayaan hari jadi. Untuk pengumpulan dana tahun 2024 melalui UPZ, terkumpul sebanyak 8 miliar rupiah,” tutup Fachrudin.

Gubernur dan Direktur Utama Bank Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan CSR

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi kinerja Direktur Utama Bank Kalsel beserta seluruh direksi dan jajaran karyawannya. Apresiasi ini terutama terkait pencapaian modal inti minimum di atas 3 triliun rupiah.

“Insya Allah tahun ini kita akan menambah 500 miliar lagi,” janji Muhidin.

Lebih jauh Muhidin mengingatkan Bank Kalsel, untuk meningkatkan performanya, agar lebih profesional dan transparan. Sehingga Bank Kalsel mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat Banua, baik untuk menabung, meminjam bahkan berinvestasi melalui Bank Kalsel.

“Kepercayaan masyarakat itu sangat penting, untuk mendukung keberlanjutan Bank Kalsel kedepannya. Tidak lupa juga peran dari Bank Indonesia serta OJK yang memberi masukan untuk kemajuan Bank Kalsel,” tutup Muhidin.

Gubernur didampingi Direktur Utama Bank Kalsel saat memberikan secara simbolis bantuan CSR UPZ Bank Kalsel

Sesuai permintaan Bank Kalsel, pada kesempatan buka puasa bersama memperingati HUT ke-61 Bank Kalsel, Gubernur, Muhidin menyerahkan secara simbolis bantuan CSR Bank Kalsel, kepada perwakilan panti asuhan, mushola dan juga tahfidz di Banua.

Usai buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan juga sholat hajat untuk HUT ke-61 Bank Kalsel. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version