BANJARMASIN – Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan digelar pada 15 sampai 22 Mei 2025.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel melalui Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto menjelaskan, saat ini Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan sedang mempersatukan, untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan untuk waktu pelaksanaan POPDA Kalsel pada 15 sampai 22 Mei 2025, di Kota Banjarmasin,” ungkap Heru.
Saat ini, lanjutnya, untuk pendaftaran atlet masih berlangsung melalui sistem online.
“Sedangkan untuk kesiapan pelaksanaan saat ini sudah siap, tinggal menunggu keabsahan atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Pada pelaksanaan POPDA Tahun 2025 ini akan dipertandingkan pada 11 Cabang Olahraga (Cabor) siap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2025.
BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel, menggelar Aruh Teater.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, baru-baru tadi mengatakan, gelaran Aruh Teater ini dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia, dengan berbagai pementasan mengangkat tema “Lokalitas Kalimantan Selatan” dan akan diikuti seniman dari 13 Kabupaten/Kota.
“Aruh Teater akan kita gelar mulai 16 hingga 19 April 2025, dipusatkan di Taman Budaya Kalsel,” ucapnya
Disampaikan Suharyanti, selama 4 hari nanti, akan dilaksanakan berbagai pertunjukan, workshop dan Bazar UMKM. Pihaknya juga melibatkan generasi Z, untuk melakukan promosi di media sosial beserta organisasi yang mendukung komunitas teater tersebut.
“Berbagai lomba seni antar Pelajar dengan tiga cabang, pertama menyanyi vokal solo, kedua membaca puisi dan ketiga bakisah bahasa banjar. Dan juga workshop kesenian, penulisan naskah teater serta tentang keaktoran,” jelas Yanti
Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, selama ini untuk seni drama di Kalimantan Selatan sudah banyak peminatnya di kalangan pelajar maupun masyarakat umum. Oleh karena itulah, Aruh Teater dapat menjadi wadah mengembangkan kreativitas, berlatih komunikasi, dan membangun hubungan interpersonal.
“Masyarakat dapat berkunjung untuk memeriahkan Aruh Teater. Dimana, tidak hanya disuguhkan berbagai pertunjukan seni, juga dapat membeli makanan dan minuman di Bazar UMKM,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Setiap 25 Maret, diperingati sengaja Hari Ulang Tahun Bank Kalsel, bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Perayaan HUT ke-61 tahun ini, tidak berhenti pada hari H, berupa buka puasa bersama di rumah kediaman Gubernur Kalsel, Muhidin pada Ramadhan lalu. Tetapi juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, salah satunya donor darah yang dilaksanakan pada Selasa (15/4) di kantor cabang pusat Bank Kalsel, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Suasana donor darah di Bank Kalsel
Hadir pada donor darah ini, sejumlah kepala daerah di Kalimantan Selatan. Termasuk unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, dan sejumlah pimpinan lembaga vertikal yang ada di Kalsel.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial Bank Kalsel, terhadap masyarakat Banua, dan juga merupakan salah satu komitmen Bank Kalsel, untuk memberikan sumbangsih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.
“Donor darah ini merupakan program rutin, yang dilakukan dalam rangkaian HUT Bank Kalsel setiap tahunnya. Diharapkan, kegiatan ini dapat lebih meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama. Karena setitik darah kita dapat menolong orang yang sangat memerlukan,” ujar Fachrudin.
Fachrudin juga berharap, agenda donor darah ini terus berkelanjutan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak. Sehingga masyarakat tidak kesulitan pada saat memerlukan pertolongan.
Pada rangkaian HUT ke-61 dengan tema “Working Together Embracing Everyone” ini, Bank Kalsel bekerjasama dengan PMI kota Banjarmasin menargetkan sebanyak 500 kantong darah dapat terkumpul. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin memastikan, penyelenggaraan puncak hari jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 ini dilangsungkan di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.
Suasana coffee morning yang dipimpin Gubernur Kalsel
Pelaksanaan puncak peringatan hari jadi setiap tanggal 14 Agustus ini merupakan kali pertama dilakukan di Kota Banjarbaru, setelah ditetapkan sebagai ibukota provinsi.
“Kalau biasanya peringatan hari jadi di Kantor Gubernur di Banjarmasin, tahun ini kita laksanakan di ibukota provinsi di Banjarbaru,” ujar Gubernur, Muhidin usai memimpin pertemuan/coffee morning di ruang Idham Khalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, pada Senin (14/4).
Rencana pelaksanaan peringatan hari jadi juga dibahas dalam coffee morning yang diikuti para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel itu.
Tidak saja peringatan puncak, dijadwalkan juga akan digelar beberapa event yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi, seperti pameran pembangunan, panggung hiburan untuk masyarakat dan sebagainya.
“Kalau sudah ada rangkaian peringatan hari jadi seperti pameran dan hiburan, jadi puncak hari jadi singkat saja,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Taufik Hidayat mengusulkan dalam pertemuan.
Gubernur, Muhidin memimpin rapat didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, serta para asisten.
Dalam arahannya, Gubernur, Muhidin ingin agenda tahun ini digelar secara sederhana, tetapi meriah dan melibatkan masyarakat umum. Tidak kalah penting, melibatkan pelaku UMKM.
Dalam kesempatan itu juga dibahas penetapan pakaian seragam yang akan digunakan pada hari jadi tersebut. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan mengenakan baju adat Banjar berwarna biru muda dan untuk Forkopimda Kalsel mengenakan warna hitam, sementara SKPD Kalsel memakai warna biru dongker.
Pada kegiatan coffee morning itu juga diserahkan penghargaan kenaikan pangkat yang diterima sejumlah pejabat Eselon II. Seperti Pj. Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Kepala Bapenda Subhan Nor Yaumil, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono dan Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandi Noora. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang digelar oleh pemerintah pusat, bertempat di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (14/4).
Suasana Rakor Pengendalian Inflasi yang diikuti Pemprov Kalsel
Rapat ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga di daerah pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalsel masih dalam batas aman dan terkendali di pekan kedua Bulan April, meskipun mengalami kenaikan pasca lebaran.
“Hingga saat ini, inflasi Kalsel tercatat sebesar 1,13 persen secara bulanan (month-to-month) dan 0,76 persen secara tahunan (year-on-year),” ungkap Sutikno.
Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab meningkatnya inflasi adalah tidak berlanjutnya pemberian diskon listrik bagi pengguna daya 900 watt ke bawah yang sebelumnya berlaku pada Januari hingga Maret.
“Pencabutan diskon listrik ini cukup mempengaruhi daya beli masyarakat, namun secara keseluruhan inflasi Kalsel masih di bawah rata-rata nasional,” jelasnya.
Sutikno juga mengungkapkan dua daerah di Kalsel yang mencatatkan lonjakan inflasi cukup tinggi, yakni Kabupaten Tanah Laut sebesar 2,2 persen dan Kabupaten Tabalong sebesar 1,31 persen.
Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak dalam menghadapi situasi ini.
“Tidak perlu panik, ketersediaan bahan pokok saat ini mencukupi. Hindari aksi borong yang justru bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel telah menyerahkan bantuan motor roda tiga kepada kelompok tani di tujuh Kabupaten/Kota se-Kalsel.
Penyerahan bantuan ini berlangsung dalam kegiatan Apel Gabungan Pemprov Kalsel di Kantor Setda Banjarbaru yang serahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan melalui Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifudin, mewakili Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menjelaskan bahwa bantuan motor roda tiga ini bertujuan untuk memacu semangat para petani dalam mengangkut hasil panen mereka.
“Dengan nilai per unit sebesar Rp40 juta, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, terutama dalam pengangkutan hasil pertanian melalui jalan usaha tani,” ungkap Syamsir, usai menghadiri apel awal bulan April 2025, bertempat di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/4).
Lebih lanjut, Syamsir menjelaskan bahwa untuk daerah yang jauh, motor roda tiga akan dirakit langsung di kabupaten tersebut.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat petani dalam memproduksi berbagai komoditas, termasuk padi, jagung, sayuran, dan buah-buahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Amir Sahlan, menyampaikan rasa syukur atas penyerahan bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, melalui pak Sekda, pemerintah Provinsi Kalsel menyerahkan bantuan motor roda tiga untuk gabungan kelompok tani di tujuh kabupaten, yaitu Tanah Bumbu, Tanah Laut, Barito Kuala, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Tapin, dan Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa bantuan ini bertujuan untuk mempermudah petani dalam melakukan usaha pertanian, baik dalam mengangkut hasil produksi maupun pekerjaan lainnya yang terkait dengan sektor pertanian.
“Bantuan ini akan disalurkan sesuai dengan anggaran dan usulan dari kelompok tani yang memenuhi syarat teknis,” jelasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Kalimantan Selatan, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pada apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel pada Senin, (14/4), Gubernur Kalsel Muhidin menegaskan pentingnya penyelenggaraan pemerintahan terutama terkait dengan efisiensi anggaran pelaksanaan program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di daerah, termasuk memastikan visi dan misi BEKERJA bisa diterjemahkan secara tepat dan dirasakan manfaat oleh masyarakat.
Gubernur Kalsel (tengah) bersama Wakil Gubernur Kalsel (kiri) dan PJ Sekdaprov Kalsel (Kanan)
Muhidin menyampaikan, seiring dengan berakhirnya cuti bersama sejak tanggal 8 April kemarin, dirinya meminta kepada seluruh pejabat dan semua pegawai, agar lebih fokus dan memperhatikan secara cermat, dinamika yang berkembang dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama terkait dengan efisiensi anggaran.
“Demi kelancaran tertib administrasi dan realisasi program kerja dilingkup Pemprov Kalsel, juga diharapkan agar diperhatikan dalam penyusunan rencana kerja perangkat Daerah,” ungkap Muhidin, usai menghadiri apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel pada Senin, (14/4).
Dilanjutkan beliau, dirinya meminta kepada semua kepada SKPD agar bisa mengolah anggaran sebaik mungkin, agar jangan sampai karena efisiensi anggaran pelayanan publik menjadi tidak maksimal.
“Pada intinya kita ingin masyarakat hidup lebih sejahtera aman dan damai serta mendapatkan pelayanan yang maksimal di semua sektor pelayanan publik,” tutup Muhidin. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan 2024–2029 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel.
Acara tersebut berlangsung pada Senin, (14/04) dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, anggota DPRD Kalsel dan sejumlah perwakilan organisasi kewanitaan di Kalsel.
Faridah Supian HK didapuk sebagai Ketua Gatriwara untuk periode lima tahun ke depan. Sedangkan posisi Wakil Ketua ditempati oleh Rubiaty Herlina Kartoyo, Sekretaris Rahmah, Bendahara Anni Hanisyah, Wakil Bendahara Rizky Fatmala Nur serta Ketua Organisasi Aida Muslimah Rosehan.
Pengukuhan berlangsung khidmat dan diwarnai dengan penandatanganan berita acara serta penyematan pin secara simbolis kepada pengurus.
Dalam sambutannya, Supian HK menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan Gatriwara sebagai organisasi yang memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah. Ia berharap Gatriwara dapat menjadi ruang bagi para istri wakil rakyat untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi Banua.
“Gatriwara harus terus hadir dan berkembang di Bumi Lambung Mangkurat. Saya pribadi juga menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan organisasi ini,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menilai Gatriwara bukan sekadar pendamping, melainkan mitra strategis dalam memperkuat peran serta perempuan di daerah. Ia juga mendorong agar Gatriwara menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi lain, termasuk PKK.
“Semoga Gatriwara semakin bermanfaat, mampu berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Banua,” ujar Hasnuryadi.
Acara ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Setelah prosesi pengukuhan selesai, para tamu undangan memberikan ucapan selamat dan mengikuti sesi foto bersama pengurus Gatriwara yang baru dikukuhkan. (ADV-NRH/RDM/RH)
BALANGAN – Kemeriahan dalam atraksi parade drumband singa mengaung dan dilanjutkan Tarian Kolosal Mandau Apui khas Dayak, binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan sebanyak 50 penari gabungan itu, mengawali Opening Ceremony Hari Jadi (Harjad) ke-22 Kabupaten Balangan Tahun 2025.
Gubernur dan Wagub saat menghadiri peringatan puncak Harjad ke-22 Balangan
Tampak disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dalam menghadiri acara Harjad ke-22 Kabupaten Balangan di kawasan Jalan Jend A. Yani Kilometer 3,5 Kelurahan Batu Piring, Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Sabtu (12/4) pagi.
Tiba di acara pukul 9.20 WITA, Gubernur, Muhidin didampingi sang isteri, Fathul Jannah, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman dengan isteri, drg. Ellyana Trisya dan Penjabat Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin dan Masrupah, disambut langsung Bupati Balangan, Abdul Hadi dengan pengalungan kembang.
Terlihat juga sejumlah jajaran Pimpinan Forkopimda dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kalsel, serta kepala daerah dari Bupati/Walikota yang turut memeriahkan harjad tersebut.
Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan doa oleh Kepala Kemenag Balangan, Saribuddin. Dengan mengusung Balangan Baharat dengan tema: “Masyarakat Rakat Pambangunan Dapat Prestasi Maningkat
“Kami hormati Bupati dan Wakil Balangan, masing-masing bersama isteri. Marilah kita panjatkan syukur dengan adanya Harjad ke-22 Kabupaten Balangan ini membawa keberkahan untuk masyarakatnya,” sampai Gubernur, Muhidin dalam sambutannya di podium.
Dalam kesempatan itu, Gubernur, Muhidin menyampaikan, di hari bersejarah bagi Kabupaten Balangan maka pihaknya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut mengucapkan Harjad ke-22. Dan momentum itu juga mengucapkan bahwa selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Gubernur, Muhidin melihat sejarah daerah yang berjuluk Bumi Sanggam ini merupakan kabupaten termuda, namun dianggap terkaya dengan hasil alamnya.
“Dan memanfaatkan kekayaan alam di Kabupaten Balangan untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga, saya mengajak seluruh kepala daerah dan Kabupaten Balangan agar segera melaksanakan programnya, sesuai visi-misi pemerintah daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Balangan Abdul Hadi mengungkapkan terimakasih atas kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan beserta rombongan di Bumi Sanggam. Ke depan, pihaknya akan terus memperbaiki dan lebih giat lagi dalam pembangunan daerah.
“Lebih giat dan berusaha lagi dalam kemajuan Kabupaten Balangan agar berprestasi ditingkat regional maupun Nasional. Kemudian, memohon dukungan seluruh pihak agar masyarakat rakat, pambangunan dapat dan prestasi maningkat,” tandasnya.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan hibah dana dari Bank Kalsel sebesar 3 milyar rupiah lebih, yang diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Bupati Balangan, Abdul Hadi yang turut disaksikan Gubernur, Muhidin dan Wagub, Hasnuryadi Sulaiman.
Pada harjad ke-22 tahun ini, juga digelar Expo Balangan, yang tercatat sebanyak 150 stand disiapkan Pemkab Balangan. Terdiri atas 100 stand untuk pelaku UMKM lokal dan 50 stand untuk instansi maupun SKPD yang memamerkan inovasi produk serta layanan unggulan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Setelah beroperasi selama 22 hari, terhitung Jumat (21/3) hingga Jumat (11/4), Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin resmi ditutup. Penutupan dilakukan melalui prosesi pelepasan pin petugas posko, pada kegiatan apel yang dipimpin Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin, Samsuddin di area terminal penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pada Jumat (11/4).
Prosesi pelepasan pin petugas posko angkutan laut lebaran
“Evaluasi kami selama pelaksanaan itu, sebenarnya tidak ada yang signifikan. Namun kami masih melihat ada perlunya peningkatan,” jelas Samsuddin kepada wartawan usai apel penutupan posko.
Evaluasi itu, menurut Samsuddin, terutama pada sarana dan prasarana, dan juga penertiban arus penumpang.
Dari sisi jumlah penumpang, menurut Samsuddin, selama 22 hari pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025, mengalami penurunan sekitar 7 persen dibanding arus mudik tahun lalu.
“Total jumlah penumpang arus mudik tahun ini berjumlah 26.712 orang,” jelasnya.
Salah satu faktor yang menjadi penyebab turunnya jumlah penumpang angkutan laut pada arus mudik tahun ini, adalah turunnya harga tiket pesawat. Sehingga masyarakat yang ingin melaksanakan mudik, memiliki lebih banyak alternatif pilihan angkutan, untuk pulang ke kampung halaman.
“Penumpang kita ini kan didominasi jurusan Surabaya. Sementara untuk angkutan udara, juga memiliki rute ke kota yang sama. Sehingga ada pilihan bagi penumpang,” urainya.
Secara umum, jelas Samsuddin, arus mudik angkutan laut lebaran tahun 2025, berjalan dengan baik, lancar, aman dan tentunya didukung oleh seluruh stakeholder kepelabuhan yang sudah bersinergi dengan baik. (RIW/RDM/RH)