DPRD BANJARMASIN MINTA PEMKO EVALUASI REKRUT GURU PAUD

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota, melakukan evaluasi dalam perekrutan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, kepada wartawan, ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (6/6).

Yamin menjelaskan, adanya kejadian baru-baru tadi, dugaan penganiayaan oknum guru, terhadap salah satu anak yang bersekolah di Pendidikan Anak Usia Dini, mendapat perhatian serius dari Wakil Rakyat. Ia meminta Dinas Pendidikan Banjarmasin dapat segera melakukan evaluasi untuk perekrutan tenaga pendidik PAUD tersebut.

“Kita tidak ingin kasus ini terjadi lagi, khususnya dalam dunia pendidikan,” ucapnya

Disampaikan Yamin, untuk menjadi tenaga pendidik khususnya di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini, harus memiliki syarat dan klasifikasi yang profesional yaitu kunci utama mempunyai kesabaran sangat tinggi,
karena anak-anak itu pemikiran dan tingkah laku masih polos, lebih aktif serta agresif.

“Para guru di PAUD bukan hanya sekedar mengajar, tetapi harus memahami karakter si anak, mengingat berinteraksi secara langsung dan lebih lama,” ungkapnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, ke depan untuk lebih baik lagi dalam memberikan pengawasan, setiap lingkungan sekolah sebaiknya memiliki fasilitas yang lengkap salah satunya kamera pengawas atau CCTV. Hal itu dimaksudkan mengawasi dari berbagai bahaya tidak terduga yang terjadi di kota ini.

“CCTV itu tidak hanya ditempatkan di sekolah PAUD, TK, SD bahkan SMP, sebagai bentuk pengawasan lebih optimal di lapangan,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Diskominfo Kalsel Kunker ke 3 Kabupaten Sekaligus

TABALONG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Balangan, serta ke Kabupaten Tabalong pada Selasa (6/6). Kunjungan kerja (Kunker) tersebut dalam rangka memperkuat sinergi percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong, sebagai bentuk tindak lanjut komitmen bersama pada Rakerda Diskominfo se-Kalsel pada Mei lalu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tabalong yang telah berhasil mengentaskan wilayah blank spot di daerahnya. keberhasilan tersebut bisa menjadikan Kabupaten Tabalong sebagai kabupaten percontohan dalam penerapan pemerintahan berbasis smart city. Sehingga wilayah atau desa yang ada di Kabupaten Tabalong sudah tidak terdapat lagi blank spot, dalam rangka program smart city.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhamad Muslim

“Kita mendorong agar Pemerintah Kabupaten Tabalong membentuk tim koordinasi CSIRT untuk mengawal agar keamanan informasi tetap terjaga, dan bisa diintegrasikan dengan tim CISRT di Pemerintah Provinsi Kalsel,” ucap Muslim.

Ia mengungkapkan, selain Kabupaten Tabalong yang telah berhasil menerapkan Pemerintahan berbasis smart city, Kabupaten Balangan pun akan dibantu Pemerintah Provinsi Kalsel, untuk mengawal kelancaran pelaksanaan tiga urusan utama Diskominfo, yakni urusan informasi komunikasi publik, persandian dan keamanan, serta urusan statistik. Salah satunya terkait dengan pengentesan wilayah blank spot, yang saat ini masih terdapat 19 persen desa di Kabupaten Balangan yang masih terdapat blank spot.

“Dengan membuat perencanaan yang baik dan disampaikan kepada pemerintah pusat, agar di lokasi-lokasi strategis tertentu diwilayah blank spot tersebut bisa diusulkan untuk dibangunkan Base Transceiver Station (BTS),” lanjut Muslim.

Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Diskominfo Kalsel, juga mendorong Pemerintah Kabupaten Balangan untuk membentuk tim koordinasi CSIRT untuk mengawal keamanan siber dan informasi di Pemerintahan Kabupaten Balangan. Selain itu, kabupaten Balangan juga dihimbau agar memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Balangan dengan cara menyampaikan aspirasinya melalui aplikasi SP4N-LAPOR.

“Ini juga yang termasuk kita komitmenkan bersama, untuk kita berharap Pemerintah Kabupaten Balangan membentuk tim koordinasi CSIRT untuk mengawal keamanan siber dan informasi,” tutupnya.

Untuk diketahui, bukan hanya Tabalong dan Balangan yng jd sasaran kunjungan kerja Diskominfo Provinsi Kalsel kali ini, tapi sebelumnya Senin (5/6) pihaknya juga mengunjungi Pemkab Hulu Sungai Utara. (MRF/RDM/APR)

ATLET GULAT KALSEL IKUTI KEJUARAAN INTERNASIONAL GULAT PANTAI DI SINGAPURA

BANJARMASIN – Atlet Gulat Provinsi Kalimantan Selatan akan mengikuti Kejuaraan Internasional Gulat Pantai (Pasir) di Singapura.

Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Kalimantan Selatan Rijal Hamid mengatakan, satu atlet gulat Kalsel berhasil lolos untuk mengikuti kejuaraan internasional Gulat Pasir atau Pantai di Singapura tersebut.

“Seleksi dilaksanakan di Kaltim belum lama tadi,” ungkap Rizal.

Atlet tersebut, lanjutnya, atas nama Fahriansyah, yang berhasil menang pada seleksi kejuaraan tersebut.

“Sedangkan atlet gulat putri andalan Kalsel Roxana tidak bisa mengikuti kejuaraan tersebut, padahal sudah dipastikan lolos,” jelas Rizal lebih lanjut.

Sekretaris PGSI Kalsel Rijal Hamid

Namun, tambahnya, karena terkendala kewarganegaraan, meski sudah menjadi warga negara Indonesia, namun masih tercatat sebagai atlet gulat di Rumania.

Dalam kesempatan tersebut, Rijal juga menyampaikan keberhasilan atlet gulat junior Kalsel, yang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kaltim, pada 26 – 27 Mei 2023 lalu.

“Provinsi Kalimantan Selatan mengirimkan 7 atlet gulat junior pada Kejurnas di Kaltim,”ujarnya.

Dan, ketujuh atlet tersebut berhasil memperoleh medali. Yang terdiri dari 4 medali emas, 2 medali perak, serta 1 medali perunggu.

“Melihat hasil tersebut maka PGSI bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus melakukan pembinaan terhadap atlet atlet gulat junior tersebut. Agar dapat terus memberikan prestasi untuk Banua ini kedepannya,” ucap Rijal. (SRI/RDM/APR)

Jembatan Penghubung Pulau Laut – Pulau Kalimantan Berlanjut Mulai Tahun 2024

BANJARBARU – Pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut ke Pulau Kalimantan dipastikan berlanjut mulai tahun 2024 mendatang.

Usai memimpin rapat keberlanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu itu, di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (6/6), Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar mengaku belum dapat memastikan biaya pembangunan jembatan. Karena masih dalam proses pengkajian yang direncanakan dapat selesai di tahun ini.

“Kita sedang menggali informasi terkait data. Berapa clearance yang akan kita bangun dan biaya yang harus dipenuhi, supaya pelaksanaannya bisa kita lanjutkan segera,” ujarnya.

Roy menyebut, pembangunan akan dilakukan secara bertahap melalui APBD Pemprov Kalsel sebesar Rp 300 miliar serta Pemkab Kotabaru dan Tanah Bumbu masing-masing Rp 100 miliar mulai tahun 2024, berlanjut hingga lima tahun kedepannya.

“Kekurangan dana akan kita carikan lagi nanti solusinya,” ungkapnya.

Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar saat memberikan keterangan kepada wartawan

Roy menjelaskan, dana APBD itu digunakan untuk membangun jembatan atau jalan terdekat. Sehingga kedua sisi akan lebih cepat pembangunannya.

“Kalau dari pusat dananya tahun 2030, nanti kita coba minta bantuan dari DPR RI dan lainnya untuk menyampaikan ke Kementrian agar pencairan dana pusat bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Di tempat sama, Sekda Kabupaten Kotabaru, Said Akhmad berharap keberadaan jembatan yang menjadi salah satu proyek kebanggan Kalsel itu segera terwujud.

“Kenapa kita mendesak juga karena salah satu laut terdalam itu ada di Pulau Laut, di Mekar Putih kalau kita ingin membuat pelabuhan internasional,” ujarnya.

Ia menyayangkan anggaran pusat akan cair tahun 2030 untuk jembatan penghubung itu. Padahal sejak 2015 lalu, menurutnya Pemerintah setempat sudah menghabiskan dana APBD untuk pembebasan lahan dan sebagainya mencapai Rp 100 miliar.

Selain itu, menurutnya, semakin lama proses pembangunan nilai biaya yang dikeluarkan juga akan semakin tinggi.

“Bagaimana ini bisa cepat terselesaikan, kalau alasan pusat tadi tahun 2030. Kita tidak sepakat karena pembangunannya sudah jalan,” imbuhnya.

Melalui jembatan penghubung ini, Ia berharap dapat berpengaruh terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanah Bumbu.

“Ini juga menarik minat investor dari China. Mereka mengaku siap. Kita hanya menunggu MoU antar Pemka Kotabaru, Tanah Bumbu dan Pemprov Kalsel,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

Mantan Pekerja Kontraknya Jadi Tersangka, Ini Klarifikasi Pelindo Sub Regional Kalimantan

Banjarmasin – Baru – baru ini, petugas di bandara internasional Syamsudin Noor, dikejutkan dengan adanya temuan satu pucuk senjata api di kargo bandara. Temuan ini kemudian ditindaklanjuti dengan melaporkannya ke Polsek Liang Anggang.

Tidak lama kemudian, tepatnya pada Minggu (4/6), aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi pemilik senpi tersebut, dan menjadikannya sebagai tersangka. Sebab, di rumah yang bersangkutan, ternyata ditemukan senjata api lainnya beserta amunisi. Diduga telah terjadi tindak pidana jual beli senjata api ilegal.

Dari informasi yang beredar, tersangka berinisial TS itu, diduga merupakan pegawai salah satu BUMN, yakni Pelindo Sub Regional Kalimantan.

Atas informasi yang beredar tersebut, maka Deputi Manager Umum, Humas dan TJSL Pelindo Sub Regional Kalimantan, Suprayogi Sumarkan melalui rilis resminya, menyampaikan sejumlah klarifikasi terkait kasus ini.

Dalam rilis resminya yang diterima Abdi Persada FM pada Senin (5/6), Pelindo Sub Regional Kalimantan, menyatakan sikap tegasnya menolak tindakan melanggar hukum.

“Pelindo telah menerima pemberitahuan resmi dari pihak kepolisian terkait perkara tersebut,” ujarnya.

Suprayogi juga menegaskan, bahwa tersangka TS sudah berstatus sebagai mantan pekerja, sebelum kasus ini terjadi.

“Terduga pelaku pernah tercatat sebagai pekerja kontrak anak perusahaan Pelindo group dan telah habis masa kontrak sebelum pengungkapan perkara oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Meski begitu, Pelindo kooperatif dan terbuka, mendukung pihak berwajib melakukan proses hukum pengungkapan perkara itu. Berkaitan dengan ditemukan barang bukti di kantor Pelindo, pihak Pelindo menyerahkan pengusutan kepemilikan barang bukti tersebut kepada pihak kepolisian.

“Pihak Pelindo akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan apabila dikemudian hari ditemukan keterlibatan pekerja aktif Pelindo dalam pengusutan perkara ini,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga integritas perusahaan dan para pegawainya, Pelindo terus berkomitmen mengedepankan Core Value BUMN “AKHLAK” dalam setiap tindakan dalam pekerjaan dan keseharian para pegawainya. (PELINDO-RIW/RDM/APR)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2023

BANJARMASIN – Bisnis Indonesia menggelar Bisnis Indonesia Award(BIA) 2023 dengan mengangkat tema Bertumbuh di Era Baru.

Momen penyerahan penghargaan kepada Bank Kalsel di Jakarta

Tema tersebut dipilih untuk memberikan apresiasi kepada dunia usaha yang mampu menjaga pertumbuhan positif selama periode 3 tahun. BIA merupakan kegiatan tahunan Bisnis Indonesia Group. Pelaksanaan tahun ini
adalah yang ke-21 kali semenjak pertama kali digelar pada 2002.

Pada tahun ini, BIA menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan berkinerja baik diberbagai
sektor, khususnya perusahaan terbuka yang tercatat di pasar modal, serta pemimpin puncak yang diberikan kepada 29 sektor industri, tujuh sektor perbankan, dan sekuritas.

Perusahaan penerima BIA 2023 dipilih berdasarkan penilaian Dewan Juri yang terdiri atas Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan 2017—2022 Wimboh Santoso, Wakil Menteri Keuangan 2014—2019 Mardiasmo, Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Lulu Terianto, Direktur PT Indovesta Utama Mandiri Rivan Kurniawan, dan Direktur PT Bahana TCW Investment Management Doni Firdaus.

Pada gelaran yang dihelat di Jakarta tersebut, Bank Kalsel dianugerahi penghargaan sebagai Perbankan Terbaik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Andhy Andriawan selaku Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Jakarta, mewakili manajemen Bank Kalsel, akhir Mei lalu.

Bank Kalsel menjadi juara pada kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset Rp15 trilyun hingga Rp30 trilyun. Pada kategori ini, Bank Kalsel mengungguli empat BPD lainnya, yaitu Bank Sulselbar, Bank Kalbar, Bank DIY, dan Bank Sulutgo.

Sepanjang triwulan pertama tahun 2023, Bank Kalsel mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp11,86 trilyun dan pembiayaan syariah senilai Rp1,88 trilyun. Nilai ini naik dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang masing-masing senilai Rp10,00 trilyun dan Rp1,47 trilyun.

Dari sisi himpunan dana pihak ketiga, Bank Kalsel mencatatkan Rp17,39 trilyun yang terdiri dari giro senilai Rp6,94 trilyun, tabungan Rp4,47 trilyun, dan deposito Rp6 trilyun.

Aset Bank Kalsel terpantau naik 26,18% dari Rp17,57 trilyun menjadi Rp22,17 trilyun.

Pada kesempatan yang berbeda, Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kemampuan Bank Kalsel dalam menjaga pertumbuhan kinerja positif selama periode tiga tahun yang penuh tantangan, khususnya selama masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan.

“Semua raihan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel, maupun dukungan serta kepercayaan dari seluruh Pemegang Saham dan nasabah setia Bank Kalsel. Semoga penghargaan ini menjadi pelecut semangat perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan, serta dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Masifkan Promosi Minat Baca, Pemprov Kalsel Gandeng Mahasiswa Program Kampus Mengajar

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel terus bergerak meningkatkan minat baca dan literasi generasi muda di Banua.

Dengan menerjunkan Tim Perpustakaan Kelilingnya, Dispersip Kalsel bekerjasama dengan mahasiswa yang tergabung dalam program Kampus Mengajar, pihaknya menyasar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Mekar 4 Kota Banjarmasin belum lama ini.

Membawa ratusan buku dangan sepeda motor trail pustaka, pihaknya disambut antusias anak-anak, yang terlihat haus akan bacaan dan buku baru.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie melalui siaran pers Dispersip Kalsel mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk memasifkan program promosi minat baca ke sekolah-sekolah yang ada di Banua.

Kita tidak hanya berdiam diri menunggu pemustaka datang ke perpustakaan, tetapi juga bergerak jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah di Kalsel menggunakan armada perpustakaan keliling kami,” katanya, belum lama tadi.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kegiatan Kampus Mengajar di SDN Karang Mekar 4, Rahmad Khairinor mengungkapkan, didatangkannya tim tersebut, dalam rangka implementasi peningkatan literasi.

“Semoga ini dapat berlanjut dan dapat lebih banyak lagi menyasar sekolah, hingga dapat mendorong literasi generasi penerus,” ungkap Nurliani.

Diketahui, Tim Perpustakaan Keliling milik Pemerintah Provinsi Kalsel ini selalu menyasar ke berbagai lembaga pendidikan, hingga memenuhi permintaan untuk dikunjungi dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN MINTA PEMKO AWASI HEWAN QURBAN DARI LUAR DAERAH

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah kota mulai sekarang melakukan pengawasan, kedatangan hewan qurban dari luar daerah.

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada sejumlah wartawan, pada Senin (5/6).

Bambang mengatakan, pelaksanaan Hari Raya Idul Adha memang masih tiga pekan lagi, pihaknya ingin Pemerintah kota mulai sekarang melakukan pengawasan lebih intens terhadap hewan qurban, baik yang didatangkan dari Kabupaten, maupun luar daerah, agar memberi rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengkonsumsinya.

“Kami ingin Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Banjarmasin mengecek kondisi hewan qurban,” pintanya

Disampaikan Bambang, dengan rutinnya dilakukan pengecekan yaitu ke tempat penjualan hewan qurban, baik sapi dan kambing, untuk memastikan kesehatan hewan ternak tersebut, yaitu tidak terkena wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

“Kondisi hewan harus sehat, higienis, dan layak konsumsi bagi warga,” ucap Politisi Demokrat DPRD Banjarmasin

Lebih lanjut Bambang mengimbau, bagi masyarakat yang akan membeli hewan qurban ada beberapa langkah pertama teliti, yaitu periksa dan pastikan hewan ternak baik sapi dan kambing dalam keadaan sehat, kemudian umurnya layak, serta tidak hamil. Mengingat ibadah qurban ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali, maka haruslah menyesuaikan syarat yang sah dengan sebaik-baiknya.

“Mari kita sambut perayaan Hari Raya Idul Adha, dengan penuh kegembiraan untuk berbagi dengan sesama,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

JEMAAH HAJI ASAL BANJARMASIN DILEPAS WAKIL WALIKOTA

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan, shalat hajat sekaligus pelepasan jemaah haji Kota Banjarmasin, di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Senin (5/6).

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor mengatakan, untuk jumlah jemaah haji Kota Banjarmasin sebanyak 562 orang.

“Dengan jumlah sebanyak 6 kloter,” ungkap Arifin.

Dengan usia tertua jemaah haji Kota Banjarmasin 85 tahun, serta termuda berusia 18 tahun. Keduanya merupakan jemaah haji perempuan.

“Pemko Banjarmasin tentunya berharap, seluruh jemaah haji tersebut, dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar serta dapat kembali di Kota Banjarmasin dengan selamat,” ujar Arifin.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor kementerian Agama Kota Banjarmasin Zainal Muttaqin mengatakan, rencananya para jemaah haji asal Kota Banjarmasin ini, akan diberangkatkan pada Selasa 6 Juni 2023 ke asrama haji. Kemudian akan diberangkatkan ke Arab Saudi, untuk menjalankan ibadah haji tersebut.

“Untuk keberangkatan jemaah haji Kota Banjarmasin ini, masuk ke dalam kloter 7, untuk keberangkatan pertama,” ujarnya.

Menanggapi adanya informasi adanya keterlambatan jemaah haji, Zainal mengatakan, untuk kloter haji Kota Banjarmasin tidak pernah terjadi keterlambatan.

“Keterlambatan terjadi pada keberangkatan kloter 4 dan 5, yang diisi oleh jemaah haji asal Provinsi Kalimantan Tengah,” ucap Zainal. (SRI/RDM/APR)

Layanan BTS Banjarbakula Direncanakan Hingga Ke Martapura Kota

BANJAR – Layanan angkutan umum berbasis layanan Buy The Service (BTS) Banjarbakula direncanakan dapat menjangkau hingga ke Martapura Kota, Kabupaten Banjar.

Sejak diresmikan pada akhir Desember 2022 lalu, angkutan umum berupa Bus itu sudah melayani sebagian wilayah di Kabupaten Banjar yakni Kecamatan Gambut dan sekitarnya.

Demi peningkatan akses layanan publik ke masyarakat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengaku sudah menyurati pihak ddBalai Transportasi Darat, agar Bus BTS dapat menjangkau hingga ke wilayah Martapura Kota.

“Kami minta dari terminal di Bundaran Banjarbaru ke arah Ponpes Darussalam, tujuannya memberikan layanan ke masyarakat termasuk angkutan untuk santri juga,” ujarnya, Senin (5/6).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana

Nyoman menyebut, layanan tidak menjangkau hingga ke Kecamatan Simpang Empat karena sisa jarak yang disepakati dengan perusahaan penyedia layanan BTS hanya berkisar 4 Kilometer.

“Berdasarkan hitungan, diperkirakan jumlah penumpang ke arah sana juga sedikit,” ungkapnya.

Rencana pemekaran layanan ini dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap angkutan umum lain. Pasalnya, Nyoman mengaku sudah menyusun strategi agar angkutan lain seperti Andes (angkutan desa) menjadi trayek pengumpan (feeder) penumpang ke lokasi BTS nanti.

“Intinya kita kan yang namanya pemerintah, masyarakat dan pengusaha ini saling bersinergi, bermitra dan sudah menyusun rencana agar tidak ada yang dirugikan,” tuturnya.

Nyoman berharap rencana pengembangan layanan BTS ini dapat berpengaruh positif terhadap layanan transportasi darat di Kabupaten Banjar, termasuk dalam penanganan inflasi di bidang transportasi.

“Mudah-mudahan keinginan Pemkab Banjar ini bisa ditanggapi positif oleh masyarakat,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

Exit mobile version