HUT RI ke 78, Paman Birin Apresiasi Turunnya Angka Kemiskinan Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengapresiasi adanya penurunan angka kemiskinan di provinsi ini. Tahun 2023, angka kemiskinan mengalami penurunan drastis hingga dikisaran 4,29 persen. Jika dibandingkan tahun lalu, angkanya mencapai 4,96 persen.

“Tentu kita berharap angka kemiskinan terus dan terus turun,” ujarnya usai menjadi inspektur ucapara pada gelaran peringatan Hari Kemerdekaan ke 78, di halaman kantor Setdaprov Kalsel, Kamis (17/8).

Orang nomor satu di Kalsel yang akrab Paman Birin itu juga berharap dimomen hari kemerdekaan ke 78 kemajuan daerah harus mampu terwujud. Seiring pula, sejumlah capaian sudah banyak diraih.

“Kita berupaya keras kemajuan banua dan Indonesia dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, turut mengartikan bahwa kemerdekaan itu juga mampu diwujudkan dengan adanya kemandirian ekonomi. Terpenting lagi, dia menekankan, pangan menjadi prioritas utama sebagai penyangga pintu gerbang IKN.

“Terutama kita harapkan surplus beras, ini sebagai penunjang pangan kita baik di Kalteng maupun Kaltim menuju IKN Nusantara. Serta mampu menekan angka kemiskinan,” bebernya usai mengikuti upacara HUT RI ke 78, di halaman kantor Setdaprov Kalsel.

Legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel itu juga menyoroti inflasi disejumlah daerah. Namun, ia mengakui pada Agustus 2023 adanya tren penurunan. Jika Juli lalu, berada dikisaran 4,30 persen kini sudah berada dikisaran angka 3,93 persen.

“Memang ada disisi transportasi yang menunjang inflasi. Tetapi kita harapkan ini dapat dikolaborasikan dengan pusat melalui Kemenhub RI untuk menekan lajunya inflasi dibidang transportasi. Pertumbuhan ekonomi semakin membaik dan diharapkan ke depan nol angka kemiskinan,” tukasnya.

Adapun untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mempengaruhi inflasi ditiga kota yakni Banjarmasin sebesar 4,06 persen, Kotabaru 4,10 persen dan Tanjung (Tabalong) dikisaran 2,27 persen.

Sementara pada gelaran HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 78, Gubernur Kalsel yang juga bertindak inspektur upacara turut menyaksikan pengebaran bendara Merah Putih oleh 41 Paskribraka pilihan. Tergabung mulai dari peserta didik hingga TNI/Polri.

Dalam rangkaiannya juga, selain diperdengarkannya kumandang detik-detik Proklamasi dan pembacaan teksnya oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, juga diperlihatkan atraksi paralayang dari TNI AU dengan diiringi tiga buah lagu wajib nasional. (RHS/RDM/RH)

Tercapai Hampir 3 M Perhari, Bapenda Kalsel Terus Kejar Penerimaan

BANJARBARU – Hingga 16 Agustus 2023, total penerimaan keseluruhan dari komponen pajak kendaraan bermotor berhasil merangkak hampir Rp3 miliar. Kendati begitu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel terus mengejar penerimaan selama masa relaksasi.

Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah, Riandy Hidayat, mengakui, terdapat kenaikan atau tren positif dalam penerimaan. Baik Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel Riandy Hidayat saat menjelaskan mulai meningkatnya penerimaan sejak keberadaan relaksasi

“Memang dari awal diberlakukannya relaksasi itu tren yang baik atau menggairah terhadap penerimaan di Kalsel,” ujar Dayat (panggilan akrab) di ruang kerjanya, Rabu (16/8).

Dari hitungan cepat (quick count) milik Bapenda Kalsel yang diperoleh masing-masing di UPPD kabupaten/kota, tercatat jumlah transaksi dari komponen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai hingga 2 ribu lebih unit dengan total realisasi sebesar Rp1,6 miliar lebih.

“Dari semester I memang sudah melebihi dari target yang ditetapkan,” bebernya.

Begitu pula dengan hasil realisasi penerimaan dari komponen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dengan capaian Rp1,2 miliar lebih dengan total transaksi sebanyak 240 unit lebih yang tersebar di kabupaten-kota.

“Semoga bisa ini terus merangkak naik dengan tren yang semakin bagus,” ucap mantan Kepala UPPD Samsat Rantau tersebut.

Sehingga, secara total penerimaan, Rabu (16/8) siang, mencapai Rp2,8 miliar lebih atau hampir Rp3 miliar. Akan tetapi, hasil tersebut tak membuat pihaknya berpuas diri untuk terus mengejar penerimaan kas daerah.

“Ini masih ada waktu beberapa bulan untuk mengejar penerimaan. Tentu akan sangat menjadi perhatian Bapenda agar giat lagi dalam mensosialisasikan terkait kebijakan program relaksasi tersebut,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pra PON Karate di Kalsel Digelar 25 Agustus 2023 

BANJARMASIN – Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) Karate Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan, dilaksanakan tanggal 25 Agustus 2023.

Kepala Bagian Peningkatan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto menjelaskan, Dispora Kalsel memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pra PON Karate di Provinsi Kalimantan Selatan ini, yang diselenggarakan oleh PB Forki.

“Pelaksanaan Pra PON Karate ini dilaksanakan oleh PB Forki,” ungkap Heru.

Namun, lanjutnya, karena Provinsi Kalsel menjadi tuan rumah. Maka, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Perhubungannya memberikan dukungan, terhadap pelaksanaan Pra PON tersebut.

“PB Forki selalu berkoordinasi dengan Dispora Kalsel, dalam pelaksanaan Pra PON Karate,” ucap Heru.

Dan, tambahnya, saat ini untuk rangkaian kegiatan Pra PON Karate tersebut, dimulai pada tanggal 22 sampai 24 Agustus 2023.

Sedangkan, untuk pelaksanaan pertandingan dimulai tanggal 25 sampai 27 Agustus 2023, di GOR Rudy Resnawan, di Banjarbaru. Yang akan mempertandingkan, 15 Kategori Pertandingan, seperti Kata Putra dan Putri, Kumite Putra untuk kelas -55 kg, -60 kg, -67 kg, -75 kg, -84 kg, dan +84. Sedang Kumite Putri untuk kelas -50 kg, -55 kg, -62 kg, – 68 kg, serta +68 kg.

Pemerintah Provinsi Kalsel menargetkan Kontingen Kalsel pada Pra PON Karate Tahun 2023, dapat meloloskan sebanyak banyaknya atlet karate ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

“Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Pra PON Karate tersebut, tidak hanya dapat sukses pelaksanaan tetapi juga sukses prestasi,” ucapnya.

Dengan, lanjut Heru, berhasil meloloskan sebanyaknya atlet karate ke PON Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

“Diharapkan Kontingen Karate Provinsi Kalimantan Selatan dapat merebut kuota untuk dapat berlaga pada ajang olahraga tertinggi di Tanah Air tersebut,” ucap Heru. (SRI/RDM/RH)

Tabalong Raih Juara Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kalsel

BANJARMASIN – Kabupaten Tabalong berhasil meraih juara pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu lintas dan angkutan jalan Tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kota Banjarmasin, Rabu (16/8).

Selain berhasil merebut juara 1, Tabalong juga menjadi juara 3 pada ajang pemilihan tersebut. Penyerahan penghargaan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi.

“Kami telah menyelesaikan pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Dan, telah menghasilkan juara,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

Untuk juara, lanjutnya, pada pemilihan ini, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat nasional mendatang, di Jakarta.

“Kami berharap kepada juara agar dapat mempersiapkan diri, untuk menghadapi pemilihan tingkat nasional,” ucap Fitri.

Dan, tambah Fitri, pada tingkat nasional tersebut, perwakilan Provinsi Kalsel dapat memberikan yang terbaik.

“Kami berharap pada ajang nasional tersebut, Kalsel dapat meraih juara atau penghargaan terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Pemenang Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023 Nadya Aqila mengatakan, ia tidak akan menyia nyiakan kesempatan telah berhasil menjadi juara pertama. Dan, akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada tingkat Nasional di Jakarta mendatang.

“Saya akan memberikan yang terbaik pada saat tampil pada tingkat nasional mendatang,” ungkapnya.

Fitri mengatakan, pada Pemilihan Tingkat Provinsi Kalsel, ia membawa karya ilmiah Penerapan Black Box pada Program Langsat Manis.

“Program Langsat manis ini, merupakan layanan angkutan gratis untuk pelajar dan masyarakat di Kabupaten Tabalong yang disediakan oleh Pemerintah setempat,” ujarnya.

Pemenang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023.

Juara 1 diraih Nadya Aqila Rahman (SMAN 2 Tanjung), Juara 2 diraih Hairunnisa Azzahra (SMAN 2 Kotabaru), serta Juara 3 diraih Putri Azzahra (MAN 1 Tabalong). (SRI/RDM/RH)

Tutup Harjad ke 73 Tahun, Dispar Kalsel Bagikan Trophy Pemenang Lomba

BANJARMASIN – Setelah sukses digelar acara puncak Perayaan Hari Jadi Kalimantan Selatan ke 73 tahun, Dinas Pariwisata Kalsel, membagikan hadiah dan Trophy kepada para pemenang lomba yang digelarnya.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Selasa (15/8) siang mengatakan, pembagian hadiah kepada para pemenang ini, sebagai rangkaian kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.

“Selama lima hari kami gelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, rangkaian kegiatan diantaranya lomba kelotok hias SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, balap dayung, pawai karnaval, dan lomba membuat kue Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, serta stand Kampung Banjar dari 13 kabupaten/kota dan juga UMKM,” katanya.

Salah satu lomba Acil Jukung, pada Minggu (12/8) pagi

Sementara itu, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti menjelaskan, sejak digelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023 mulai tanggal 11-15 Agustus, pihaknya menampilkan berbagai produk dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah diantaranya produk tas dan beberapa makanan serta minuman khas dari Kabupaten Batola. Pihaknya sangat berbangga, karena telah menjadi Juara Ketiga dalam lomba stand Kampung Banjar yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Suharyanti, saat memberikan komentarnya

“Ke depan kita akan ebih baik lagi dalam menampilkan setiap produk UMKM dari Kabupaten Barito Kuala,” tutup Yanti.

Salah satu lomba Karnaval budaya, pada Minggu (12/8) sore

Untuk diketahui, Lomba Stand Kampung Banjar, keluar sebagai juara Pertama adalah Kabupaten Kotabaru, lomba Kelotok Hias juara Satu dari Kelompok 11 Gabungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Sosial, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta RSUD Ansyari Saleh Kalsel. Selanjutnya lomba membuat kue khas Banjar “Masubah” antar SKPD Pemprov Kalsel, Juara satu dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Kalsel. Sementara lomba lainnya seperti Karnaval budaya, juara pertama dari Sanggar Seni Pusaka Saijaan Kabupaten Kotabaru, kemudian lomba barista kopi pengaron, juara satu dari Blackjack Cofee, sedangkan lomba balap dayung juara pertama, atas Nama Halimatus Sa’diyah group Dafa Dafi 1 dari Terantang, dan pemenang lomba Acil Jukung Atas nama Bustan, serta Fashion Carnaval juara satu atas nama Dimas Ari Harnandi, dari UMKM Sasirangan, kegiatan berlangsung mulai tanggal 11-15 Agustus 2023, bertempat di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila, Masyarakat Lok Buntar Harapkan Pembangunan Musholla

BANJAR – Masyarakat Desa Lok Buntar Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar mengharapkan pembangunan tempat ibadah. Hal itu disampaikan, Ketua RT 8 Desa Lok Buntar, Juhri Fadli, ketika mengikuti sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, Rabu (16/8).

Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail di Desa Lok Buntar Kabupaten Banjar

Juhri menjelaskan ada beberapa usulan yang disampaikan warga dalam kegiatan tersebut, yaitu berkaitan dengan perbaikan jalan, bantuan untuk renovasi rumah tidak layak huni serta bantuan pembangunan tenpat ibadah berupa musholla atau langgar.

“Semoga usulan kami dapat diperjuangkan Wakil Rakyat Provinsi Kalsel agar bisa ditindaklanjuti,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Isra Ismail mengatakan pihaknya akan memperjuangkan kepada dinas-dinas terkait sesuai dengan kewenangannya agar dapat terealisasi.

“Saya selaku Wakil Rakyat akan meneruskan harapan warga kepada Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten Banjar agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Isra juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan mengaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi ini menghadirkan Haji Ahmad Ramli sebagai narasumber yang menjelaskan nilai-nilai Pancasila dikaitkan dengan kehidupan beragama sehingga diharapkan masyarakat dapat menjalankan syariat Islam dan nilai-nilai Pancasila secara beriringan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Tim MPK Dispersip Kalsel Sasar 10 Sekolah di Tanbu Sambil Berbagi Bendera Merah Putih

TANAH BUMBU – Membawa misi membumikan minat baca, Tim Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyasar ke pelosok-pelosok daerah.

Suasana Tim MPK Dispersip Kalsel Mendatangi Beberapa Sekolah di Tanbu Sembari Membagikan Bendera Merah Putih

Setelah Kabupaten Balangan, kali ini mereka mendatangi Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) untuk mendatangi 10 titik tujuan.

Membawa armada mobil perpustakaan, tim MPK mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batuah, SDN 3 Batuah, SDN 3 Pasar Baru, SDN Pulau Satu, SDN 2 Pasar Baru, SDN Saring Sungai Binjai, SDN 2 Manurung, SDN Rantau Panjang, SDN 2 Sepunggur, dan SMP Negeri 2 Kusan Hilir.

Selain membawa buku-buku sebagai sumber ilmu pengetahuan, mereka juga melaksanakan pembagian bendera merah putih, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 pada tahun 2023 dan membangkitkan rasa cinta tanah air.

Tim MPK ini disambut antusias para peserta didik dan dewan guru, yang terlihat ramai, hingga antri untuk membaca buku.

Seperti halnya di SDN 1 Batuah, peserta didik terlihat tidak sabar untuk bergantian memilih buku.

“Semoga bisa ke sini lagi, sangat membantu kami untuk memupuk minat baca anak-anak,” ungkap Pengelola Perpustakaan SDN 1 Batuah Indra, melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Rabu (16/8).

Hal senada diungkapkan Kepala SDN 3 Batuah Siti Hawa, yang menginginkan program ini dapat berkesinambungan.

“Alhamdulillah bisa mampir ke sini, semoga bisa terjadwal,” tuturnya.

Tidak kalah ramai pula kunjungan di SMP, mobil perpustakaan dipenuhi para peserta didik. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Masuki Usia 73, Kalsel Semakin Maju Menuju Babussalam

BANJARMASIN – Tepat 14 Agustus 2023, provinsi Kalimantan Selatan memasuki usia 73 tahun. Di usianya yang tidak lagi muda, provinsi Kalimantan Selatan berhasil membuktikan diri sebagai daerah yang patut diperhitungkan di Indonesia. Bagaimana tidak, dalam setahun terakhir ini saja, sejumlah penghargaan berhasil disabet provinsi Kalimantan Selatan. Termasuk penghargaan yang diterima Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Gubernur dan Wakil Gubernur duduk bersama di depan panggung acara

Pada hari jadi provinsi tahun ini, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) bahkan menerima dua penghargaan sekaligus. Yakni Adhikarya bidang Pembangunan Pertanian, dan Lencana Melati, yang keduanya disematkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Selain itu, bersama Wakil Gubernur, Muhiddin, Kalsel juga berhasil menekan angka stunting hingga 5 persen dalam setahun terakhir. Kesolidan dua pimpinan ini, menjadikan Kalimantan Selatan semakin maju, menuju gerbang ibukota negara (IKN) Nusantara, Kalsel Babussalam.

Kepada wartawan usai peringatan puncak hari jadi ke-73 provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (15/8) di halaman kantor Gubernur di Banjarmasin, Paman Birin memastikan, bahwa kerja bersama yang dilakukan selama ini, adalah untuk kesejahteraan rakyat.

“Bila rakyat sejahtera, maka rakyat juga akan bahagia. Itukah pencapaian tertinggi seorang pemimpin,” jelasnya.

Gubernur Kalsel menyerahkan potongan pertama nasi Astakona kepada guru Wildan

Karena alasan itulah, maka pada peringatan hari jadi tahun ini, pemerintah provinsi kembali menggelar pesta rakyat, dengan menyajikan puluhan ribu porsi makanan untuk dibagikan gratis kepada masyarakat.

Pada puncak peringatan hari jadi ke-73 provinsi Kalsel tahun ini, seluruh unsur Forkopimda hadir memeriahkan acara. Mereka hadir dengan memakai baju adat Banjar lengkap dengan laung (penutup kepala khas Banjar) bagi laki – lakinya. (RIW/RH)

Delegasi Korsel Meriahkan Harjad ke-73 Kalsel

BANJARMASIN – Delegasi Negara Korea Selatan, turut serta memeriahkan puncak Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (15/8).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin mengatakan, tahun 2023 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena pada peringatan puncak Harjad ke-73 tahun ini, ada penampilan dari negara delegasi Korea Selatan yang menari tradisional, sebagai perkenalan budaya dari mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

“Kami sangat bangga adanya tampilan dari negara Korsel,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, tepat diusianya yang ke-73 tahun 2023, Provinsi Kalimantan Selatan, akan semakin maju menuju Kalsel Babussalam. Dimana makna “Kalsel Babussalam” secara harfiah berarti “pintu keselamatan”, dengan harapan masyarakat Kalsel akan hidup selamat baik di dunia maupun akhirat.

“Menuju pintu gerbang Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), pulau Kalimantan menjadi denyut nadi pembangunan Nasional,” ucapnya

Hal senada disampaikan, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, dengan tema, “Rakat Basindat, Junjung Martabat, Banua Babarakat,” pada HUT ke-73 Provinsi Kalsel, dapat mencerminkan nilai kebersamaan, menjunjung tinggi martabat dan derajat, dengan harapan agar Banua ini senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.

“Semoga makin maju Banua kita,” tutupnya

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti

Untuk diketahui, pada perayaan puncak Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel, seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menyediakan berbagai macam kuliner dan kue khas Banjar, untuk disajikan secara gratis pada pesta rakyat.

Diantaranya RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, menyajikan kue Putu Mayang dan Buras, kemudian Dinas Perdagangan Kalsel, Pundut Nasi dan Bubur Karuang, sedangkan Dinas Pariwisata Kalsel, kue Pais Waluh atau dikenal Labu serta Bingka, bertempat di Siring 0 Kilometer Banjarmasin. (NHF/RIW/RH)

Pesta Rakyat, Bappeda Kalsel Bagikan Ribuan Porsi Ketupat Kandangan

BANJARMASIN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut memeriahkan Pesta Rakyat Puncak Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan, di Siring Nol Kilometer Banjarmasin, pada Selasa (15/8).

Kepala Bappeda Kalsel (tengah) saat foto bersama dengan pegawai Bappeda yang bertugas di stand

Dalam acara itu, Bappeda Kalsel menyiapkan kurang lebih seribu porsi makanan khas dari Hulu Sungai Selatan yakni Ketupat Kandangan.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan kecintaan warga terhadap makanan khas Kalimantan Selatan, khususnya Kandangan,” ujar Kepala Bappeda Ariadi Noor.

Selain Ketupat Kandangan, Bappeda Kalsel juga menyajikan kue khas lainnya yakni Pundut Gula. Kue yang kenyal dan lembut dibungkus dengan daun pisang ini, menjadi rebutan warga saat mendatangi stand Bappeda.

“Alhamdulillah masyarakat semua senang, kita juga senang karena bisa berbagi dan merayakan harjad bersama-sama,” tuturnya.

Hanya hitungan jam, ribuan makanan dan kudapan yang disiapkan Bappeda pada pesta rakyat itu langsung habis diserbu warga yang datang. (SYA/RIW/RH)

Exit mobile version