Muslam Kalsel Beri Edukasi Tentang Kearifan Lokal ke Sekolah Lewat Museum Keliling

BANJARBARU – Selain menampilkan berbagai benda bernilai sejarah dan budaya, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempunyai berbagai program kerja yang berkaitan dengan penyampaian informasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat. Salah satunya yaitu melalui kegiatan Museum Keliling.

Museum keliling rutin dilaksanakan setiap tahun oleh museum di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, dengan menghadirkan “museum mini” yang berisi benda-benda koleksi museum ke sekolah. Selain itu, juga digelar beberapa kegiatan bernilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Banua.

Suasana pemberian materi budaya dan kearifan lokal oleh Museum Lambung Mangkurat di SMKN 1 Tanjung

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, menjelaskan museum keliling merupakan salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat khususnya pelajar (generasi milenial) tentang sejarah dan budaya lokal.

“Budaya dan kearifan lokal yakni suatu warisan tak benda yang harus diketahui oleh generasi muda,” ujar Akbar, Rabu (18/10)

Menurutnya, kegiatan ini juga seiring dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang berharap tradisi masyarakat sejak zaman dahulu tidak pudar oleh kecanggihan teknologi.

“Karenanya museum keliling ini kita gelorakan. Ini agar sekolah-sekolah yang berlokasi jauh dari museum, tetap bisa mendapatkan edukasi tentang sejarah dan budaya,” tuturnya.

Seperti pada Agustus lalu, pihak museum menggelar museum keliling ke Kabupaten Tabalong, tepatnya ke SMK Negeri 1 Tanjung.

Disana, Akbar menyebut, pihaknya menyelenggarakan berbagai lomba tradisional seperti balogo, sembari menerangkan tentang bagaimana aturan dan sejarah tentang permainan itu.

“Kita juga hadirkan beberapa peralatan yang digunakan dalam permainan tradisional seperti untuk permainan balogo, dakuan, bakujur, sepak raga, gasing, tiwah, kaleker,” bebernya.

Akbar berharap, sinergitas yang terjalin antara pihaknya dan sekolah, bisa menjadikan museum sebagai salah satu jendela informasi dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten.

“Sesuai dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Beliau ingin menjadikan museum sebagai salah satu kunci kesuksesan generasi muda di masa yang akan datang,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Gelar Penyuluhan Pemeriksaan Gigi dan Mulut

BANJARMASIN – Guna memberikan edukasi sejak dini dalam merawat gigi dan mulut, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, menggelar Penyuluhan dan Pemeriksaan di SDIT Ukhuwah Banjarmasin.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, pada Rabu (18/10) mengatakan, kegiatan ini rutin digelar untuk memberikan edukasi kepada para peserta didik, terutama yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar mulai dari kelas I – VI. Ia berharap, dengan diberikan penyuluhan dan pemeriksaan gigi, dapat tercipta sejak dini kesehatan gigi dan mulut hingga diusia tuanya.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto

“Sebelum kami periksa, peserta didik akan diberikan penyuluhan terlebih dahulu,” katanya

Disampaikan Teguh, jumlah petugas yang melakukan penyuluhan dan pemeriksaan gigi, ada sebanyak 20 orang, yaitu terdiri dari dokter gigi didampingi perawat gigi, serta tim kesehatan. Terkait hasilnya akan disampaikan ke pihak sekolah, untuk nanti diberitahukan kepada orangtuanya masing-masing.

“Semoga setelah ini para peserta didik akan mengamalkan mulai dari cara menyikat gigi dengan benar, serta merawat kesehatan gigi dan mulut,” pinta Teguh

Sementara itu, Kepala SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin, Abdul Muhshi, menambahkan, selama ini pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas terdekat, dalam memeriksakan kesehatan gigi dan mulut peserta didik. Hal ini merupakan baru pertama kalinya menjalin kerjasama, dengan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini akan digelar selama 6 Minggu, setiap hari Rabu dan Kamis, karena total jumlah keseluruhan siswa ada sebanyak 1.110 orang,” tutupnya

Foto bersama : Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel beserta tim, dan Kepala SDIT Ukhuwah serta guru Banjarmasin

Untuk diketahui, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan SDIT Ukhuwah dan SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin, menggelar Penyuluhan Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut. Kegiatan dibuka secara resmi Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, didampingi jajaran direksi, dokter gigi, perawat, tim kesehatan dan Kepala SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin serta peserta didik, bertempat di Aula Sekolah Dasar Islam Terpadu Banjarmasin. (NHF/ RDM/RH)

Pj Bupati HSS Resmikan Relokasi Bank Kalsel KCP Nagara

HULU SUNGAI SELATAN – Dalam upaya peningkatan pelayanan perbankan di wilayah Daha, Bank Kalsel meresmikan relokasi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nagara yang beralamat di desa Tumbukan Banyu, Nagara, pada Senin (16/10).

Seluruh pejabat Bank Kalsel berfoto bersama Pj Bupati HSS pasca peresmian

Kantor tersebut merupakan relokasi dari gedung sebelumnya di desa Daha Selatan Hulu Sungai Selatan.

Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Pj Bupati HSS, Hermansyah, disaksikan Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah; Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, Ketua MUI Daha Selatan, KH. Abdul Hasan dan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Nagara. Turut berhadir, Kepala Dinas PMD Kabupaten HSS, Kepala Cabang Kandangan, Kepala Cabang Syariah Kandangan, Camat Daha Barat, Camat Daha Utara, dan Camat Daha Selatan serta seluruh Kepala Desa se-Daha.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Hermansyah, mewakili pemerintah kabupaten HSS mengucapkan selamat atas gedung baru Bank Kalsel cabang pembantu Nagara yang diresmikan.

“Mudah-mudahan dengan peresmian gedung baru ini, Bank Kalsel yang merupakan bank asli daerah Kalimantan Selatan terus berupaya untuk mendekatkan dan meningkatkan pelayanan baik dan ramah bagi masyarakat khususnya di Nagara, yang mana berbagai dukungan dan kerjasama selama ini. Tentunya ke depan sinergi ini tetap terus terjalin bersama-sama demi kemajuan baik di Nagara-Daha, Kabupaten HSS,” ungkap Herman.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pemerintah kabupaten dan masyarakat HSS khususnya di Kecamatan Nagara, sehingga Bank Kalsel selalu berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

“Alhamdulillah, pada hari ini Pj Bupati HSS beserta jajaran datang dan meresmikan relokasi Bank Kalsel Capem Nagara, yang mana di lokasi sekarang lebih luas dan nyaman serta mudah dijangkau. Selain pencapaian kinerja yang sangat baik, relokasi kantor baru ini juga menjadi dampak positif membawa peningkatan pelayanan dan menghasilkan laba atau keuntungan baik untuk Bank Kalsel yang nantinya akan dikembalikan dalam bentuk deviden untuk daerah,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Hadiri Sispamkota Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Paman Birin : Masyarakat Jangan Terhasut Isu Radikalisme dan Perpecahan

BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

Sebanyak 6.000 personel kepolisian siap diturunkan untuk mengamankan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024

Dipusatkan di depan Balai Kota Banjarbaru, Selasa (17/10), simulasi diawali apel Operasi Mantap Brata Intan, yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel Andi Rian Djajadi.

Simulasi melibatkan 2.400 anggota kepolisian termasuk tim Gegana Brimon Polda Kalsel.

Kapolda menyebut kegiatan ini guna memantapkan kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan dalam pengamanan “pesta demokrasi” tahun 2024.

“Ini wujud kesiapan personel mengamankan Pemilu yang dilaksanakan serentak tahun 2024,” ujar Andi usai kegiatan.

Andi mengungkapkan, dua pertiga atau sebanyak 6.000 personel kepolisian dilibatkan dalam Ops Mantap Brata Intan. Termasuk didalamnya dari Polsek dan Polres.

“Setiap personel sudah diberikan pengarahan saat menangani situasi sesuai standar operasional prosedur (SOP),” ungkapnya.

Andi menegaskan, segala bentuk ancaman dan gangguan sudah disiapkan sedari dini. Mulai dari cara bertindak sesuai eskalasi yang terjadi di lapangan, hingga kemungkinan terjadinya ancaman bom.

“Penanganan sudah disimulasikan melalui Sispamkota. Tapi kami berharap ancaman dan gangguan tidak terjadi,” terangnya.

Menurut Andi, Kalsel dipastikan tidak memiliki lokasi rawan konflik politis. Akan tetapi, daerah rawan geografis menjadi salah satu kesulitan yang akan dihadapi.

“Seperti kita ketahui, ada beberapa daerah yang harus dijangkau melalui jalur air dan bahkan harus berjalan kaki. Disitu nanti kesulitannya,” katanya.

Di tempat sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi segala kesiapan Polda Kalsel demi mengamankan Pemilu serentak 2024.

Kapolda Kalsel Andi Rian Djajadi (tengah) didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (biru) saat memberi keterangan kepada wartawan

“Ini berkat Kapolda Kalsel, tentu atas arahan dari Kapolri juga. Simulasi yang sama-sama kita saksikan barusan benar-benar terlihat nyata,” tutur Paman Birin (sapaan akrab).

Paman Birin meminta pesta demokrasi tahun 2024 nanti menjadi ajang kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga berpesan, agar masyarakat tidak terhasut oleh isu radikalisme dan perpecahan, serta turut serta memberikan hak suara pada Pemilu dan Pilkada nanti.

“Saya ingatkan agar jangan menumpakan kekecewaan terlalu berlebihan. Kalah menang biasa. Yang jelas jangan sampai tidak hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” imbaunya.

Untuk diketahui, hadir pula pada kegiatan, Forkopimda Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Wali Kota Banjarbaru, dan instansi lembaga lainnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Digelarnya Seminar Nasional ULM LPPM

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi, atas inisiasi Universitas Lambung Mangkurat melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang menggelar Seminar Nasional Lahan Basah, di salah satu hotel Berbintang Banjarmasin, Selasa (17/10).

Suasana Seminar Nasional Lahan Basah, disalah satu Hotel Berbintang Banjarmasin

Kepada wartawan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah mewakili Gubernur mengatakan, guna melestarikan ekosistem mangrove dan gambut untuk menjaga keseimbangan ekologis serta mendorong lingkungan yang lebih baik dan berkualitas bagi kehidupan manusia, sangatlah tepat digelar Seminar Nasional Lahan Basah. Dengan mengangkat tema “Ekosistem Mangrove dan Gambut : Peluang dan Tantangan dalam Pembangunan Rendah Karbon yang Berkelanjutan”, dalam rangka mengajak seluruh lapisan masyarakat berkomitmen untuk melindungi ekosistem mangrove dan gambut, yaitu saling memberi dukungan dan bergerak melanjutkan perjuangan demi keseimbangan alam, peningkatan kesejahteraan menuju Kalsel Babussalam.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel, Husnul Hatimah, saat diwancara awak media

“Kami ingin adanya kepedulian berkontribusi tidak hanya dalam upaya penanggulangan tetapi preventif selama ini, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga lingkungan warisan anak cucu generasi mendatang,” ucapnya

Disampaikan Husnul, dengan terjadinya fenomena di muka bumi seperti pemanasan global, perubahan iklim, banjir dan tanah longsor, merupakan bencana disebabkan berkurangnya fungsi-fungsi alam, maka sebagai pertanda kerusakan alam. Hal itu karena kurangnya kesadaran dan informasi, menyebabkan beberapa aktivitas manusia menjadi ancaman serius keberlangsungan ekosistem di alam. Salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menjaga ekosistem dan sebagai program revolusi hijau, yang sedang digaungkan, pada Bulan Juni lalu dalam rangkaian puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup, telah di tanam 7.000 bibit mangrove di Kawasan Sungai Bakau, desa Sungai Bakau, Kabupaten Tanah Laut.

“Langkah ini harus kita jaga dan pelihara, agar hasilnya lingkungan akan kembali menghijau,” tutupnya

Untuk diketahui, seminar Nasional Lahan Basah, menghadirkan Keynote Speaker Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Hanif Faisal Nurofiq, Invited Speaker Peneliti Senior Pusat Penelitian Kelapa Sawit Unit Bogor, Didiek Hadjar Goenadi, dan Invited Speaker Dosen Fakultas Hukum, Mirza Satria Buana, digelar selama dua hari, tanggal 17 – 18 Oktober 2023, diikuti sebanyak 842 peserta. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Siap Pecahkan Rekor Muri Pencak Silat

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, siap menggelar gladi bersih untuk Pemecahan Rekor Muri Pencak Silat di Banua ini.

Kabag Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

Kepala Bagian (Kabag) Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono menjelaskan, gladi bersih akan dilaksanakan pada Jumat 20 Oktober 2013.

“Pada kegiatan Pemecahan rekor MURI pencak silat tersebut, diharapkan daerah terdekat dengan tempat pelaksanaan, dapat memberikan dukungan,” ungkap Budiono.

Untuk persiapan pelaksanaan tersebut, Dispora Kalsel telah menggelar, beberapa kali rapat dengan Ikatan Pecak Silat Indonesia (IPSI) yang ada di 5 wilayah, terdekat dengan Banjarbaru.

“Lima daerah pendukung tersebut, Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Batola,” ucap Budiono.

Daerah tersebut saat ini, telah mempersiapkan 7 ribu lebih pesilat mereka, yang siap mensukseskan pemecahan rekor Muri tersebut.

“Sedangkan tambahannya, untuk mencukupi 10 ribu peserta, dibantu dari SKPD yang ada dilingkup Pemprov Kalsel,” tutur Budiono lebih lanjut.

Pesilat dari SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 6.400 orang.

“Sehingga total sekitar 13 ribu lebih peserta, yang siap mengikuti Pemecahan rekor Muri,” ucap Budiono.

Ia berharap, pada saat pelaksanaan kegiatan pemecahan rekor Muri tersebut, peserta dapat hadir semuanya. Sehingga, rekor Muri Pencak Silat dapat terpecahkan di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

UPZ Bank Kalsel Buka Donasi Untuk Palestina

BANJARMASIN – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel membuka donasi kemanusiaan, untuk para korban perang di Palestina. UPZ Bank Kalsel membuka donasi kemanusiaan dari seluruh karyawan Bank Kalsel, di seluruh unit kerja kantor pusat dan kantor cabang di Kalsel, maupun kantor cabang Jakarta, yang dibuka sejak Jumat (13/10) pagi.

Pada donasi kemanusiaan kali ini, UPZ Bank Kalsel bekerjasama dengan Baznas Provinsi Kalsel, untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi mengatakan, konflik yang terjadi di Palestina saat ini, menarik perhatian Bank Kalsel. Setelah mendapatkan izin dari manajemen Bank Kalsel, pihaknyapun membuka donasi kemanusian bagi para korban yang terdampak konflik di Palestina.

“Donasi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin turut serta berpartisipasi peduli untuk menyumbang bagi para korban yang ada di Palestina, melalui UPZ Bank Kalsel,” ujar Fajri.

Para donatur yang ingin mengirimkan bantuannya bisa berdonasi melalui Bank Kalsel Syariah dengan nomor rekening 6500.045.777, atas nama Donasi Bencana dan Kemanusiaan UPZ Bank Kalsel.

“Untuk saat ini donasi itu kita fokuskan untuk para karyawan/ti Bank Kalsel, tapi juga tidak menutup kemungkinan dan terbuka untuk masyarakat yang juga ingin mengirimkan bantuannya. Jadi bagi karyawan/ti Bank Kalsel dan juga masyarakat yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara kita yang ada di Palestina, bisa berdonasi di nomor rekening tersebut yang rencana akan dibuka selama 1 bulan ini,” tuturnya.

Bantuan yang disalurkan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi keperluan hidup, seperti logistik, obat-obatan dan selimut, karena di Palestina akan memasuki musim dingin.

UPZ Bank Kalsel berharap dengan adanya donasi kemanusiaan ini, setidaknya bisa meringankan beban yang dirasakan para korban di Palsetina dan tentunya yang paling utama adalah perang antara Palestina dan Israel bisa segera berakhir. Setidaknya ada genjatan senjata, sehingga tidak ada lagi korban yang tidak berdosa yang gugur dalam konflik tersebut.

“UPZ Bank Kalsel tidak akan menutup mata dengan kejadian tersebut, pasti kita bantulah untuk meringankan beban yang dirasakan para saudara kita di sana,” pungkasnya. (ADV-RIW/ RDM/RH)

Pemprov Bersama Forkopimda Kalsel Kembali Gelar Syukuran Panen Raya

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali menggelar syukuran panen raya padi dalam rangka antisipasi dampak el-nino.

Dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, panen kali ini dilaksanakan di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Senin (16/10).

“Alhamdulillah kita bisa panen lagi hari ini. Dan meski musim kemarau panen kita sudah melebihi kebutuhan masyarakat. Bahkan kita juga menyuplai beras ke provinsi tetangga,” ujar Gubernur akrab disapa Paman Birin.

Kerja keras Pemprov Kalsel, menurut Paman Birin, tidak akan berhasil tanpa campur tangan dari pihak lain seperti Forkopimda dan stakeholder lainnya. Termasuk pula para petani yang tak pernah lelah turun ke sawah untuk menanam dan memanen padi.

“Bahkan di musim kemarau seperti sekarang, tidak sedikit para petani juga turut membantu memadamkan api karhutla. Saya mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan yang luar biasa kepada para petani,” imbuh Paman Birin.

Paman Birin berharap tanaman dari petani semakin subur. Agar hasil panen mereka selalu bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok di Banua.

“Syukur-syukur kita bisa menjualnya ke provinsi tetangga atau bahkan secara nasional,” harapnya.

Kalsel sendiri dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh provinsi penyangga pangan di Indonesia, dengan target panen tahun 2023 seluas 100.000 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel Syamsir Rahman, mengatakan hingga saat ini seluar 71.000 hektare lahan sudah dipanen.

Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman

“Sisanya, akan kita tanam di akhir Oktober ini. Lahannya sudah ada dan memang sudah siap tanam. Jadi tinggal menunggu hujan beberapa hari langsung bisa ditanam,” kata Syamsir.

Sistem tanam, lanjut Syamsir, tidak seperti biasa dengan menggunakan bibit, tetapi melalui sistem tunggal dan sistem tabur seperti yang sudah dilakukan beberapa Kabupaten untuk mengejar target 100.000.

“Perhitungan saya maksimal kalau hujan tidak terlalu banyak,tahun 2023  itu di angka 80 sampai 85 ribu hektare bisa dipanen. Ini sudah prestasi yang luar biasa,” ungkap Syamsir.

Syamsir bersyukur karena petani masih bisa menanam padi meski kemarau panjang. Bahkan panen padi pada bulan Oktober-November bukanlah hal yang biasa terjadi di Kalsel.

“Jadi bulan November nanti memang ada panen lagi di sekitar sini seluas 50 hektare. Ini nanti akan kita lakukan tanam dan panen serentak,” bebernya.

Lebih dari itu, Syamsir menyebut, saat ini sedang diwacanakan tanam dan panen raya bersama Presiden Joko Widodo pada penghujung Oktober nanti,

“Lokasinya belum tahu dimana karena nanti akan dipilih oleh Kementerian Pertanian,” tutupnya.(SYA/RDM/RH)

Buka Rakorda PKK se-Kalsel, Paman Birin Ingatkan Soal Target Stunting 2024

BANJARMASIN – Keberadaan tim penggerak PKK sebagai mitra pemerintah, terbukti mampu membantu pemerintah mensukseskan program pembangunannya hingga ke tingkat desa. Salah satunya pada program penurunan angka stunting, dimana kader PKK sangat berperan memberikan sosialisasi mengenai hal ini, hingga ke tingkat keluarga.

Gubernur Kalsel saat menyampaikan sambutan saat pembukaan Rakorda PKK se-Kalsel

“Saya mengapresiasi setinggi – tingginya peran PKK yang sudah membantu pemeirntah menurunkan angka stunting,” ujar Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya, saat mengisi rapat koordinasi daerah TP PKK se-Kalsel, pada Senin (16/10) disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel memukul gong tanda dibuka Rakorda PKK se-Kalsel

Pada rakorda bertema ”Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju” itu, Paman Birin juga mengingatkan kembali seluruh pihak, soal target penurunan stunting hingga 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

“Tahun 2023 tinggal beberapa bulan lagi, dan 2024 sudah di depan mata. Semua kita harus mempercepat penanganan stunting ini, termasuk dari unsur PKK,” tambahnya.

Paman Birin memaparkan, saat ini, angka stunting di Kalimantan Selatan tercatat sebesar 24,6 persen, dari sebelumnya sebesar 30 persen tahun 2021. Provinsi Kalimantan Selatan, bahkan menjadi tiga besar provinsi dengan penurunan stunting tertinggi, yakni 5,4 persen.

Capaian ini tidak lepas dari kontribusi dan dukungan semua pihak yang terlibat, termasuk TP PKK provinsi Kalimantan Selatan, juga tim penggerak PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Sementara terkait rakorda, Paman Birin mengatakan, tim penggerak PKK perlu menyamakan persepsi dengan pemerintah, terkait kebijakan dan rencana prioritas pembangunan manusia.

“Rakor ini menjembatani komunikasi dan koordinasi antara tim penggerak PKK dengan pemangku kepentingan di tingkat daerah dan pusat,” tutupnya.

Hadir pada rakorda ini, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah dan ketua TP PKK kabupaten/kota se Kalimantan Selatan. Termasuk pula para kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi, yang bidang tugasnya bersinggungan langsung dengan tim penggerak PKK. Diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, Bappeda, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. (RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Lepas Tim Sepakbola Pra PON Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melepas Tim Sepakbola Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) Kalsel, di Ruang Keberangkatan Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Senin (16/10).

Dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, Sulkan menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi dan dukungan kepada Tim Sepakbola Pra PON Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, yang akan berlangga di Kalimantan Timur.

Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan

“Keberangkatan Tim Sepakbola Pra Kalsel ini, untuk merebut tiket lolos ke ajang PON Tahun 2024 di Medan dan Aceh mendatang,” ucapnya.

Gubernur berharap, Tim Sepakbola Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, dapat lolos pada PON Tahun 2024 mendatang.

Sementara itu, Asisten Pelatih Tim Sepakbola Pra PON Tahun 2023 Provinsi Kalimantan Selatan Edy Purwanto mengatakan, Tim Sepakbola Pra PON Kalsel, antusias dalam menghadapi Kejuaraan Pra PON Sepakbola di Kalsel.

“Sejak 2 minggu lalu mereka telah menjalani pelatihan untuk menghadapi Pra PON ini,” ucap Edy.

Dan, lanjutnya, kemampuan para atlet sepakbola Kalsel semakin meningkat, menghadapi lawan, seperti dari Kaltim, Kaltara, Sulbar, sertal lainnya.

“Kami berharap, Tim sepakbola Kalsel dapat menjadi juara umum grup atau masuk dalam lima besar. Maka, dengan begitu akan lolos pada PON 2024 di Medan dan Aceh,” ujar Edy. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version