KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, melanjutkan resesnya ke titik ke sembilan, Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kamis (25/1).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menjaring aspirasi masyarakat Desa Taib, Kotabaru
Reses hari ketiga di Kabupaten Kotabaru itu, bertujuan menjaring aspirasi masyarakat di beberapa Desa dan Kecamatan untuk disampaikan di Kantor DPRD Kalsel (Rumah Banjar).
“Sehingga apa yang di inginkan oleh masyarakat itu benar-benar riil nanti sampai ketika di Rumah Banjar,” ujar Yani Helmi, di sela kegiatan resesnya.
Foto warga Desa Taib bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menggelar reses
Dalam menjemput aspirasi tersebut, Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani memprioritaskan masyarakat yang berprofesi sebagai petani.
“Karena dari petani lah kita bisa makan. Suka tidak suka mereka kasih makan dari beras yang mereka hasilkan,” jelas Paman Yani.
Atas dasar itu, Paman Yani menginginkan petani di Kalsel khususnya Kotabaru lebih sejahtera melalui hasil panen melimpah.
“Saya berkeinginan petani kita menjadi raja di tempat sendiri,” tutur Paman.
Alih-alih membeli beras dari luar daerah, Paman Yani menyarankan pemerintah memaksimalkan anggaran untuk memberi hibah petani alat mesin pertanian dan bibit kualitas bagus.
“Saya rasa anggaran ini bisa menyentuh dan menjadi manfaat yang luar biasa buat kawan-kawan petani kita,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
KOTABARU – Hari kedua menjaring aspirasi masyarakat (reses) tahun 2024 di Kotabaru, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, semakin mantap ingin menjadikan ‘Bumi Saijaan’ sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Suasana reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Teluk Mesjid
“Tentu saja daerah kita ini adalah penyangga IKN, nah kita inginkan pertanian di Kotabaru dan Tanah Bumbu lebih maju dari hari ini. Jadi bukan hanya untuk kita lokal tetapi juga untuk IKN,” kata Yani Helmi, usai reses di titik ke delapan, Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru, Rabu (24/1).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bersama warga Desa Teluk Mesjid
Tinggal bagaimana masyarakat setempat mengatur serta mengelola pertanian, perikanan dan perkebunan. Ditambah dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi.
“Hasilnya ekonomi masyarakat akan lebih menggeliat dan kebutuhan mereka juga akan tercukupi,” tutur Paman Yani (sapaan akrab).
Kotabaru merupakan daerah kepulauan dengan kekayaan laut yang bisa menopang kesejahteraan ekonomi nelayan.
Namun, menurut Paman Yani, ketersediaan es batu di Kotabaru hanya mampu mencakup 20 persen dari kebutuhan nelayan.
“Ini yang sering dikeluhkan. Hasil tangkapan nelayan jadi tidak bisa bertahan lama. Akibatnya ikan yang dijual tidak dalam keadaan segar dan harganyapun jauh merosot,” terang Paman Yani.
Di samping itu, Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tersebut menilai, Kotabaru yang diselimuti oleh pesisir pantai memiliki potensi pariwisata bernilai tinggi.
Bahkan, lanjut Paman Yani, kemungkinan besar banyak investor akan mengincar lahan di Kotabaru karena akan menjadi Bali-nya Indonesia bagian tengah.
“Sebabnya periode Gubernur Sahbirin Noor membangun jembatan untuk mendukung Kotabaru semakin maju. Saya lihat Bupati juga sangat serius dalam memaksimalkan potensi pariwisata disini. Terbukti dengan didirikannya sejumlah fasilitas dan sarana prasarana pendukung di beberapa wisata khususnya pantai,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Masyarakat Banjarmasin Tengah menyampaikan keinginannya melalui Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat (reses wakil rakyat), yang digelar secara perorangan oleh Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, terkait pengaspalan dan perbaikan drainase.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua RT. 01 Taufikurrahman, Rabu (24/1) mengatakan, pihaknya mengusulkan perbaikan Jalan lingkungan menghubungkan dengan RT 11 Seberang Masjid, karena saat ini kondisi semennya banyak berlobang, agar memudahkan warga melakukan berbagai aktivitas untuk melewatinya.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, (ditengah) saat memberikan komentarnya
“Kami usulkan kondisi drainase banyak mengalami mampet, dan berharap dapat diatasi oleh Pemkot Banjarmasin,” pintanya
Sementara itu menanggapi keinginan warga tersebut, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, mengatakan, aspirasi untuk dilakukan aspal Jalan lingkungan dan perbaikan drainase, akan diakomodir karena menjadi pokok pikiran atau pokir nantinya. Mengingat dengan tercipta Jalan lingkungan yang bersih dan indah merupakan suatu bentuk peningkatan pembangunan di Kota ini.
“Hasil reses ini merupakan prioritas untuk bisa direalisasikan,” jelasnya
Lebih lanjut Matnor mengimbau, melalui reses warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan karena sekarang musim penghujan. Dimana, penyakit demam berdarah dengue (DBD) cenderung meningkat, disebabkan banyak bermunculan genangan air tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue.
“Mulai sekarang terus gencar melakukan giat membersihkan lingkungan sekitar,” tutupnya
Untuk diketahui, Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat, digelar secara perorangan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin oleh Matnor Ali, dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Tengah, dengan menghadirkan konstituen Kelurahan Gedang. Dihadiri perwakilan Kelurahan Gedang, SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin diantaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, dan PTAM Bandarmasih, bertempat di Jalan AES Nasution Gang Jambu di halaman Rumah warga Masdar. Kegiatan mulai tanggal 22 – 24 Januari 2024, dengan mengundang kontituen sesuai daerah pemilihan masing-masing. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, di ruang rapat kantor Dispersip Kalsel, Rabu (24/1).
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kegiatan ini dalam rangka koordinasi dan sosialisasi tata cara pengadaan barang dan jasa tahun 2024 melalui E katalog di Dispersip Kalsel. Hal ini dilakukan, lanjutnya, agar proses pengadaan di Dispersip Kalsel bisa terlaksana dengan baik, cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Ini juga dalam rangka mitigasi atau mencegah kesalahan prosedur penata usahaan keuangan,” ucapnya.
Nurliani mengungkapkan pengadaan barang dan jasa dengan sistem ini sudah dilakukan sejak dini di awal-awal tahun sebelum berkegiatan.
Sementara, Pejabat Pengadaan dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel, Maria Ulfah, mengatakan menyambut baik kegiatan ini.
“Kami berharap terjalin hubungan kerja sama yang baik dalam pengadaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan,” harapnya.
Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Ahyar, Kepala Sub Bagian Unpeg, Arif Budiman dan seluruh PPTK serta Bagian Perencanaan dan Keuangan Dispersip Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke 71 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Banjarmasin.
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah saat pembukaan kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin, Rabu (24/1) menyampaikan, lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berprestasi tentu akan mengangkat harkat dan martabat daerah serta bangsa Indonesia. Untuk itu, diperlukan kegiatan yang dapat merangsang dan mengasah potensi yang dimiliki sehingga menjadi ajang pengembangan diri tunas-tunas muda agar berani berkreasi, tampil percaya diri dan memiliki jiwa kompetensi.
“Tema yang diangkat pada gelaran tahun ini, yaitu GANTARA sebagai singkatan Ganarasi Tangguh Wan Tarang, kiranya menjadi motivasi bahwa anak-anakku semua adalah harapan untuk melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita Banua dan Bangsa ini,” jelasnya.
Oleh sebab itu, menurut gubernur, anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang tidak mudah menyerah dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Paman Birin (sapaan gubernur) mengungkapkan misi Kalsel untuk membangun SDM yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur yang memerlukan dukungan seluruh pihak dan kalangan dari usia muda sampai tua, termasuk para pelajar. Terutama menyongsong tahun 2034 nanti, Indonesia genap berusia 100 tahun.
“Menjelang satu abad negara ini, kita harus berkontribusi dengan melakukan persiapan membangun SDM yang unggul, berkualitas dan berkarakter. Semua kalangan dari semua usia dan profesi wajib berperan serta mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.
Suasana Pembukaan Rangkaian Kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Banjarmasin, Fery Setyawan Amadhy menambahkan kegiatan ini 99 persen dari hasil kerja keras seluruh siswa dan siswi dalam menyukseskan kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin.
“Ada beberapa rangkaian acara dalam memeriahkan HUT ke 71 SMA Negeri 1 Banjarmasin yang dikemas oleh SMASA Generation yang ke 30 yaitu beberapa perlombaan skala regional Kalimantan serta puncaknya nanti diadakan SMASA Fair,” jelasnya.
Sedangkan, Ketua Pelaksana SMASA Generation ke 30, Pandu Satrio Wicaksono menambahkan dalam acara ini juga ditampilkan pertunjukan hiburan yang merepresentasikan kegiatan ekstrakurikuler yang mereka miliki.
“Kami memiliki lebih dari 20 kegiatan ekstrakul yang akan ditampilkan dalam rangkaian HUT ini,” ungkapnya. (NRH/RDM/RH)
BATOLA – Setelah rampung pembangunannya pada akhir Desember 2023 lalu, jembatan penghubung kabupaten Batola dan Banjar di desa Bahandang, Jejangkit Barito Kuala, akhirnya diresmikan pada Rabu (24/1). Jembatan yang diberi nama H. Sahbirin Noor itu, diresmikan langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, serta pemotongan untaian bunga melati di oprit jembatan, menuju kabupaten Banjar.
Momen pemotongan untaian bunga tanda diresmikannya jembatan H. Sahbirin Noor
Kepada wartawan usai peresmian, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, pada sisa masa jabatannya di tahun 2024 ini, bakal melanjutkan pembangunan sektor infrastruktur di Kalimantan Selatan. Termasuk akses jalan Martapura Lama menuju kecamatan Jejangkit.
Gubernur Kalsel didampingi sejumlah tamu dan undangan meninjau jembatan H. Sahbirin Noor
“Saya minta kepada Dinas PUPR Kalsel untuk bisa memperbaiki jalan – jalan yang masih kurang memadai,” katanya.
Apalagi menurut Paman Birin, pembangunan jalan dan jembatan berdampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat, terutama sektor pertanian.
Sementara itu, menanggapi harapan Gubernur Kalsel dua periode tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi Kalsel, Ahmad Solhan mengatakan, bahwa tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan disekitar jembatan Sahbirin Noor.
“Kita akan membangun akses jalan baru, yang langsung menghubungkan jembatan ini ke arah Martapura Lama, Lingkar Utara dan juga ke arah Batola,” tutupnya.
Jembatan di desa Bahandang ini, diberi nama H. Sahbirin Noor, atas usulan para pembakal (kepala desa) disekitar lokasi jembatan. Jembatan ini dibangun dengan anggaran hingga 34 miliar rupiah lebih, dengan panjang 176 meter dan lebar 6 meter. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Karnaval Budaya Banua akan ditampilkan pada Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativisia) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi menjelaskan, saat ini pihaknya mulai melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Kalimantan Selatan ini.
“Salah satunya, mempersiapkan kegiatan acara selama Pekan Kreativisia berlangsung,” ungkap Rokhyatin.
Menurutnya, Kemenpora telah menentukan 5 kegiatan lomba yang wajib dilaksanakan, seperti Fashion, musik, Videografi atau membuat film, Kriya, serta Kuliner.
“Namun oleh Kemenpora daerah penyelenggara juga diminta untuk melaksanakan lomba karnaval budaya, serta aplikasi komputer seperti perangkat lunak dan keras,” jelasnya.
Sementara itu, Kota Banjarmasin siap mengirimkan pemuda kreativ pada Pekan Kreativ Pemuda Indonesia (Kreativisia) Tahun 2024 di Kalsel.
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin Puryani.
Kadis Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin Puryani
“Kota Banjarmasin tentu memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pekan Kreativisia Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Puryani.
Menurutnya, bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan mengirimkan pemuda pemuda kreativ, yang ada di Kota Banjarmasin.
“Dengan mengirimkan pemuda kreativ pada ajang tersebut, diharapkan pemuda pemuda Kota Banjarmasin, akan meningkat kreativitas yang dimiliki,” ucap Puryani. (SRI/RDM/RH)
TANAH LAUT – Puluhan kasus demam berdarah dengue (DBD) sudah ditemukan di sejumlah kabupaten kota di Kalimantan Selatan, pada Janauri 2024 ini. Bahkan dua kasus diantaranya, sudah menyebabkan korban jiwa.
Mengantisipasi potensi KLB DBD ini, maka Dinas Kesehatan Provinsi melalui UPT Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan, menggelar sosialiasi berupa pendidikan kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian vitamin. Giat dilakukan di desa Martadah Baru, kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (23/1).
Edukasi program PHBS di desa Martadah Tala
Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPTD Pelayanan Kriss dan Epidemi Kesehatan, Sri Wahyuni, melalui Kasi Pelayanan dan Kegawatdaruratan, Sulastri mengatakan, kegiatan ini merupakan pelaksanaan sistem kewaspadaan dini, menyusul terjadinya peningkatan kasus DBD di Kalimantan Selatan, pada musim hujan kali ini.
“Tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk mencegah terjadinya penambahan kasus DBD,” ujarnya.
Para nakes berfoto bersama dengan pejabat desa Martadah Tala
Untuk kegiatan ini, UPT Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan, menerjunkan krisis 9 orang tenaga kesehatan, dan dibantu 2 nakes dari puskesmas setempat.
“Dari pemeriksaan kesehatan tadi, kasus demam, batuk, pilek atau ISPA yang paling banyak ditemui. Menyusul Myalgia dan hipertensi,” tutupnya.
Giat serupa akan dilanjutkan pada 24 – 26 Januari. Yakni di desa Tungkap Binuang Tapin, pada Rabu hingga Kamis, dan terakhir di puskesmas Gambut. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat di Daerah Pemilihan Banjarmasin Barat, lebih banyak menyampaikan usulan insfratruktur. Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, pada Selasa (23/1) mengatakan, untuk usulan reses oleh warga RT 22 Komplek Antaluddin Kelurahan Kuin Selatan Dapil Banjarmasin Barat, mereka lebih banyak meminta perbaikan jalan lingkungan, dan prioritas penutupan drainase. Aspirasi ini akan dihimpun dan dimasukkan dalam dokumen formal menjadi pokok pikiran (pokir) Dewan.
Suasana Reses dihadiri SKPD terkait dilingkup Kota Banjarmasin
“Setiap pembangunan tentu mengutamakan skala prioritas,” ucapnya
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, (ditengah) saat memberikan komentarnya
Sementara itu, Lurah Kuin Selatan Mujiono menambahkan, saat ini untuk tutup Drainase sering hilang dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, lokasinya di sekitar RT 16, 18 dan 21.
“Kami sudah menyampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin, dan berharap dapat diakomodir,” ujarnya.
Untuk diketahui, Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat oleh Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Barat, dengan menghadirkan konstituen Kelurahan Kuin Selatan, dihadiri Lurah Kuin Selatan, Camat Banjarmasin Barat, perwakilan SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin diantaranya Dinas Sosial, Dinas Perumahan Pemukiman, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, serta PTAM Bandarmasih. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (22/1). Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Mahendra Siregar beserta jajaran, berkesempatan mengunjungi rumah produksi Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, yang menjadi mitra binaan Bank Kalsel di Komplek Banjar Indah Permai Banjarmasin.
Pada kunjungannya ini, Mahendra Siregar juga didampingi Kepala OJK Provinsi Kalsel Darmansyah, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Kalsel, Ahimsa dan Deputi Direktur Hubungan Antarlembaga OJK Provinsi Kalsel Abidirrahman.
Dalam kesempatan tersebut, Mahendra Siregar tidak hanya melihat berbagai pakaian sasirangan dan ecoprint hingga produk kerajinan tangan dari Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, tapi juga melihat langsung bagaimana proses produksinya, yang dilakukan langsung oleh para difabel.
Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin yang turut serta mendampingi dalam kegiatan, mengaku bangga dengan pencapaian Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar hingga sekarang.
“Kami sebagai perbankan yang turut memberikan bantuan melalui dana CSR kepada Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, sangat bangga dengan pencapaian yang mereka lakukan hingga sekarang. Bahkan mereka juga konsisten membuat berbagai macam produk khas lokal dengan melibatkan difabel hingga masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap kolaborasi antara Bank Kalsel dengan Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar kedepannya, dapat terus dilanjutkan.
“Diharapkan melalui kerjasama ini kita bisa terus mendorong pengrajin maupun UMKM yang ada di Banua dapat berkembang dan naik kelas,” tambahnya.
Sementara itu, Owner Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, Muhammad Arifin berterimakasih atas sumbangsih yang diberikan Bank Kalsel, sehingga pihaknya bisa memiliki outlet yang lebih representatif untuk dapat menjual produk hasil olahan, maupun dari UMKM binaan mereka.
“Dulunya kita berpindah – pindah tempat dan lokasinya masih sulit dijangkau, tapi sekarang dengan bantuan Bank Kalsel kita bisa menyewa outlet yang lebih representatif dan mudah didatangi pengunjung,” bebernya.
Dijelaskannya hingga sekarang, Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar sudah konsisten membuat berbagai macam produk khas lokal dengan nilai jual tinggi. Tidak hanya itu, bahkan pihaknya juga membina ribuan pengrajin dan UMKM di Provinsi Kalsel, untuk bisa membuat berbagai produk lokal yang berkualitas dan sesuai dengan tren pasar.
“Bahkan mereka juga kita bantu dari sisi pemasarannya. Jadi kalau ada orderan besar dari instansi atau kementrian, kita berkolaborasi dengan mereka untuk memenuhi kebutuhannya,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)