BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, seluruh masyarakat di kota ini, menerima Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).
Suasana Coklit di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan, usai menerima KPU Banjarmasin dalam Coklit, pada Senin (1/7).
Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya
Harry mengapresiasi kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) agar tercipta kesuksesan Pilkada yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang. Ia mengimbau, masyarakat menerima petugas dan menyampaikan data kependudukan akurat.
“Dengan tercipta partisipasi yang tinggi dari warga, sangat penting untuk kesuksesan Pilkada, baik Pemilihan Gubernur dan Wagub serta Walikota dan Walkot,” katanya
Sementara itu, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menyampaikan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) digelar selama satu bulan, mulai tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024.
Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan memastikan data pemilih akurat untuk Pilkada pada 27 November mendatang. Kunjungan ini tidak hanya simbolis, tetapi memverifikasi data kependudukan sesuai Daftar Penduduk Potensial Pemilih.
“Kalau ada data ketidaksesuaian, Pantarlih akan memperbarui, supaya siap digunakan pada Pilkada nanti,” ucapnya
Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Fachrizannor. Ia mengaku selama kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk sementara hingga hari ke delapan ini, tidak ada mengalami kendala di lapangan, dan pihaknya akan terus mendampingi hingga 24 Juli 2024 mendatang.
“Kami akan terus jalin sinergisitas di lapangan,” tutupnya
Untuk diketahui, KPU Kota Banjarmasin menggelar Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Jalan A Yani Komplek Bunyamin Permai 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kegiatan Coklit dipimpin Ketua KPU Kota Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU, Ketua Bawaslu Banjarmasin dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), dan PPK serta PPS. (NHF/NRH/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menutup pelaksanaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024.
Penutupan BSF dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Minggu (30/6).
Dalam sambutannya Siti Wasilah mengucapkan terimakasih, kepada semua pihak yang telah turut serta mensukseskan pelaksanaan BSF Tahun 2024 ini.
Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah
“Seluruh kegiatan pelaksanaan BSF Tahun 2024 berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.
Oleh karena itu, diharapkan BSF ini dapat terus dilaksanakan pada tahun tahun berikutnya. Meski dengan kepemimpinan yang baru.
“Siapapun Walikotanya nanti, hendaknya Gelaran BSF dapat terus dilanjutkan,” harapnya.
Mengingat, pelaksanaan BSF ini merupakan wadah bagi pengrajin Sasirangan untuk menjual produk mereka.
Pesan yang sama juga disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada penerus pemimpin Kota Banjarmasin. Untuk tetap melanjutkan kegiatan pelaksanaan BSF di waktu yang akan datang.
“BSF ini merupakan kegiatan untuk seluruh pengrajin Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ucap Walikota.
Sehingga, kegiatan ini menghidupkan kerajinan tradisional kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.
Pada Malam Penutupan BSF Tahun 2024 turut dimeriahkan, dengan penampilan Fashion Show karya desainer Banua Catherine Ambar Sari dan Fahmi dengan tamu kehormatan desainer nasional Ayu Dyah Andari. (SRI/NRH/RH)
BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) IV pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang Sah melaksanakan rapat bersama stakeholder terkait di ruang Komisi IV DPRD Kalsel, Senin (1/7).
Selaku pimpinan rapat, Ketua Pansus IV DPRD Provinsi Kalsel, Noor Fajeri mengatakan bahwa saat ini perkembangan pembahasan Raperda tersebut terkait pendalaman potensi-potensi apa saja, selain pajak dan retribusi, yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD Kalsel.
“Ternyata banyak potensi yang harus kita perdakan atau dasar hukum untuk memungut biaya yang selama ini tidak bisa dipungut karena tidak ada acuan hukumnya,” ungkapnya.
Jadi dengan adanya Perda ini nantinya, lanjut Fajeri, diharapkan PAD Kalsel semakin meningkat secara signifikan dan sangat membantu UPD penggunanya, seperti Balai Latihan Kerja (BLK), Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) dan Rumah Sakit
“Dengan adanya Perda tersebut, maka biaya-biaya untuk pelatihan, pendidikan atau lain-lain bisa dipungut secara sah,” jelasnya.
Setelah rapat ini, Pansus Raperda IV DPRD Kalsel akan melaksanakan studi komparasi ke Provinsi Bali, dalam waktu dekat. Hasilnya diharapkan dapat menjadi masukan bagi Perda yang sedang dibahas Kalsel.
“Kami memilih Bali karena provinsi yang disebut “Pulau Dewata” itu telah memiliki Perda serupa dan telah berjalan secara baik,” tuturnya.
Untuk diketahui, bahwa tujuan dari Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yaitu untuk mengoptimalkan perolehan laba atas penyertaan modal daerah, dan menentukan arah kebijakan dalam pembangunan Daerah.
Fajeri berharap raperda ini akan segera rampung, mengingat masa jabatan anggota DPRD periode 2019-2024 segera berakhir. Karenanya, banyak agenda pokok kedewanan yang akhirnya disesuaikan kembali untuk memprioritaskan Pansus IV DPRD Kalsel. (NRH/RH)
TANAH LAUT – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin l, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Raudatul Jannah membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Piala Acil Odah dalam rangkaian kegiatan Turdes 2024 “Menembus Batas Ke-10” di Desa Padang Luas Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Senin (1/7) pagi.
Gubernur dan Acil Odah didampingi Pj Bupati Tala menuju lapangan untuk membuka turnamen sepakbola
Menggunakan motor trail, Paman Birin dan rombongan disambut meriah pemain, penonton dan warga saat tiba sekitar pukul 11.00 WITA di lapangan sepakbola depan SMAN 1 Kurau tersebut.
Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, dan salah satu olahraga dalam menjaga kesehatan adalah olahraga sepak bola.
Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan
“Mens Sana In Corpore Sano, yang artinya adalah jiwa yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat. Untuk itu, dihadapan kita, para pemain begitu gagah dan Insya Allah sehat semuanya,” ucap Paman Birin.
Paman Birin berharap, Turnamen Sepak Bola Piala Acil Odah tersebut dapat membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di masyarakat. Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit atlet yang ada di desa-desa sehingga mampu bersaing dengan SDM-SDM yang ada di daerah lain.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Sepak Bola Piala Acil Odah dengan ini saya nyatakan resmi di Buka. Shalallahu ala Muhammad, shalallahu alaihi wasallam,” ucap Paman Birin diiringi tepuk tangan masyarakat yang hadir.
Seusai memberikan sambutan, Paman Birin menendang bola dari titik putih sebagai tanda dimulainya turnamen.
Turnamen tersebut diikuti lima klub sepak bola yang ada di desa Padang Luas, yakni Brojong United, Sungai Bakau FC, Rebuma FC, Padang Luas FC, dan All Star.
Setelah membuka turnamen sepak bola, selanjutnya Paman Birin dan rombongan menuju lokasi acara berikutnya di halaman Kecamatan Kurau. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memimpin Turun ke Desa (Turdes) Turdes Menembus Batas ke-10, Bergerak dengan Kekuatan Rakyat Menuju Indonesia Emas, Gerakan Cinta Banua.
Mengambil start dari Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, rombongan turdes dilepas Raudatul Jannah atau Acil Odah, Ketua TP PKK Kalsel pada Senin (1/7) pagi.
Para peserta Turdes ke-10 yang dilepas dari kantor Gubernur di Banjarbaru
Tahun 2024 ini adalah turdes ke-10 yang dimulai sejak tahun 2016, dengan mengunjungi desa-desa hampir di seluruh kabupaten/kota di Bumi Babussalam.
Gubernur Kalsel memimpin Turdes ke-10 tahun 2024
Sesaat sebelum keberangkatan, Paman Birin menyampaikan beberapa arahan kepada pasukan turdes.
“Hari ini Insya Allah rombongan Turdes ke-10 kita akan dilepas Acil Odah. Kepada semua pasukan, dijaga keamanan dan keselamatan, itu yang utama. Tidak ada yang balap-balapan, semua kita usahakan terukur dan mudah-mudahan kita mendapatkan keselamatan dalam perjalanan yang kurang lebih akan dilaksanakan selama 6 hari ini,” ingat Paman Birin.
Sementara itu, Ketua Koordinator Turdes Menembus Batas ke-10 Fathimatuzzahra menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan pada 1 hingga 6 Juli 2024 ini, akan berhenti di 16 titik di 12 kabupaten/kota di Kalsel.
“Kegiatan melibatkan 305 trail, 148 mobil dan 778 peserta dengan 5 ambulance pengiring. Di semua titik acara akan dilaksanakan semua kegiatan yang mengarah kepada kepentingan masyarakat. Antara lain ada sunatan massal, pemberian makanan tambahan, pembagian sembako, pemberian hibah kepada BUMDes, aktivasi IKD dari Dukcapil, bantuan anak sekolah, pemberian paket tumbuh kembang anak, pembagian bendera, penyerahan paket dari Disbunnak dan tentunya penanaman pohon di semua titik acara yang memang diminta langsung Paman Birin,” sampainya.
Fathimatuzzahra juga menyampaikan, bahwa Paman Birin mengharapkan kegiatan ini akan bisa langsung diterima dan bermanfaat bagi masyarakat di semua titik pemberhentian.
Sebelum berangkat, rombongan melaksanakan do’a bersama yang dipimpin Guru Supian Al-Banjari. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)
BANJARMASIN – Semarak Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, semakin meriah dengan adanya parade Pawai Sasirangan 2024, terpusat di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin, Minggu (30/6). Acara dilepas Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah.
Kemeriahan pawai tersebut diikuti kurang lebih 3.000 peserta yang terdiri dari 72 regu baik itu SKPD, sekolah-sekolah, komunitas serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se- kota Banjarmasin.
Diskominfotik Kota Banjarmasin turut meramaikan Pawai Sasirangan
Ibnu Sina bersyukur atas animo masyarakat maupun para peserta yang turut meramaikan kegiatan parade Sasirangan BSF ke-8 tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh peserta pawai Basasirangan tercatat diikuti sebanyak 2900-an peserta,” ujarnya disela-sela pelepasan.
Ia pun berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu dapat dilaksanakan kembali dengan lebih meriah di tahun-tahun mendatang.
Senada, Plt Kadisbudporapar Machli Riyadi mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang mengikuti jalannya parade pawai Basasirangan. Ia menuturkan, jumlah peserta yang hadir melebihi dari target yang dicanangkan oleh panitia penyelenggara.
“Alhamdulillah sukses luar biasa karena pesertanya sangat antusias, kita menargetkan 1.600 hingga maksimal 2.000 orang namun ternyata yang ikut ada 2.921 orang,” beber Machli Riyadi.
“Tentunya hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini cukup di nanti-nanti oleh masyarakat dan unsur yang ikut dalam pawai, semuanya saling membaur bangga dengan Sasirangan,” sambungnya.
Lanjut, Machli menyebut bahwa jumlah peserta yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya juga disebabkan oleh kombinasi serta konsep pakem dari event tersebut.
“Sehingga peserta lebih bergairah dengan berbagai macam kreativitas yang ditampilkan,” katanya lagi.
Untuk itu, Machli ingin siapapun pemimpin baru yang nantinya melanjutkan pembangunan di kota Banjarmasin, akan tetap menjadikan ajang BSF ini sebagai agenda rutin tahunan bagi masyarakat kota Banjarmasin.
BANJARMASIN – Pemilihan Putra dan Putri Sasirangan yang digelar pada Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Sabtu Malam (29/6). Dan, terpilih Aizar Ahmadinejad dan Nayla Almira sebagai Putra dan Putri Sasirangan Kota Banjarmasin.
Para pemenang Putra Putri Sasirangan akan menjalankan tugas selama satu tahun ke depan, untuk mempromosikan pariwisata dan kain Sasirangan Kota Banjarmasin.
“Selamat sukses untuk para Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin yang malam hari ini sudah terpilih. Mereka bertugas setahun ke depan dalam rangka mempromosikan pariwisata, mempromosikan Sasirangan, dan menjadi Duta Promosi Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, disela kegiatan tersebut.
Ia juga menyatakan harapannya, agar generasi muda, khususnya para duta terpilih, dapat meningkatkan kecintaan terhadap Sasirangan,
“Bersama-sama dengan Duta promosi lainnya, diharapkan dari anak-anak muda ini, mereka paling tidak dengan teman sebaya atau generasi milenial lebih mencintai Sasirangan,” ujarnya.
Kain Sasirangan sendiri telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kalimantan Selatan, dan menurut Ibnu Sina, hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan dan membudidayakan kain tradisional tersebut.
“Tugas kita lah untuk melestarikannya, membudidayakannya, dan mencintai sasirangan. Oleh karena itu, kita bangga anak-anak muda sekarang sudah tidak malu lagi dan kemudian bangga bersasirangan,” katanya.
Dengan semangat baru, Walikota berharap agar para Putra Putri Sasirangan yang terpilih dapat menjadi duta yang baik untuk Banjarmasin, membawa nama baik kota serta mempromosikan kekayaan budaya lokal, terutama kain sasirangan, kepada masyarakat luas.
Untuk diketahui, Juara pertama dari Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin atas nama Aizar Ahmadinejad (Putra) dan Naila Almira(Putri), mereka mendapatkan uang tunai masing masing Rp. 3.750.000 serta mendapatkan predikat Duta Sasirangan Kota Banjarmasin periode 2024-2025. (ADV/SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Fashion Show Sasirangan BSF ke 8 menjadi kesempatan bagi para Desainer Muda Banua yang tergabung di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Banjarmasin, untuk menampilkan karya terbaik mereka, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Jumat (28/6).
Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, momentum ini menjadi kesempatan para desainer Banua muda untuk memperkenalkan karyanya lebih luas.
Selain itu, tentunya bisa memotivasi para desainer muda untuk aktif memproduksi karya-karya mereka dan siap di pasarkan.
“Sehingga dinilai ekonomi menguatkan mereka dalam bidang fashion,” ucap Wasilah kepada awak media di sela-sela acara.
Tidak hanya menampilkan karya para desainer saja, dalam kesempatan itu dilaksanakan lomba desain fashion Sasirangan.
Wasilah berharap, melalui lomba desain fashion Sasirangan bisa mendorong anak-anak muda di Kota Seribu Sungai khususnya agar semakin mencintai dan bangga menggunakan Sasirangan.
“Tentunya dengan desain-desain yang cocok untuk anak muda,” katanya.
Melalui anak-anak muda yang cinta dan bangga menggunakannya. Maka secara tidak langsung mereka dapat membantu mempromosikan kain warisan budaya Banjar itu secara lebih luas lagi.
“Baik di tingkat nasional hingga internasional harapannya,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu desainer yang mengikuti kegiatan tersebut, M Willyansyah mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan tersebut.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Dekranasda Kota Banjarmasin,” ungkapnya.
Pada fashion show Sasirangan tersebut, Willy menampilkan karyanya, yang bertemakan The Beauty Of Sasirangan. Dimana keindahan dan kecantikan wasra Kalimantan Selatan yaitu Sasirangan ini dibentuk dan dibuat menjadi karya yang indah dan futuristik.
“Kami berharap Sasirangan dapat lebih mendunia lagi dan dikenal oleh orang banyak,” ujar Willy. (ADV/SRI/NRH/RH)
BANJARMASIN – Pada rangkaian kegiatan Peringatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024 ini, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah meresmikan Kampung Tematik Jelujur di Kelurahan Alalak Utara, Sabtu (29/6)
Peresmian Kampung Jelujur itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gapura Kampung Jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak Utara.
“Dengan diresmikan Kampung Jelujur ini, akan ada peningkatan kualitas pengrajin jelujur kain Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota.
Pengrajin Jelujur ini, jelasnya, merupakan mata rantai dari kerajinan kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.
“Tidak akan ada kain Sasirangan tanpa pengrajin Jelujur, segitu juga sebaliknya,” ucap Walikota.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenagakerja Kota Banjarmasin, Isa Anshari menambahkan terdapat 162 Pengrajin Jelujur Sasirangan pada Kampung Jelujur Sasirangan tersebut.
“Sebanyak 162 pengrajin jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak ini, mayoritas merupakan ibu rumah tangga,” ungkap Isa.
Dengan dijadikannya kawasan tempat tinggal mereka sebagai kampung jelujur, maka para pengrajin tersebut berada dibawah binaan Dinas Koperasi UMKM dan Tenagakerja Kota Banjarmasin.
“Kami kampung jelujur Alalak Utara ini akan menjadi percontohan, bagi daerah lain di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (ADV/SRI/NRH/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Kepala Polisi Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto, membagikan doorprize dan hadiah umroh saat kegiatan olahraga bersama Forkopimda dan TNI-Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 serta HUT ke-76 Polwan, di lapangan Polda Kalsel Banjarbaru pada Sabtu (29/6).
Sebagian besar peserta jalan santai dan olahraga bersama di Mapolda Kalsel
Pukul 06.00 WITA, Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto melepas puluhan peserta gerak jalan.
Gubernur berfoto dengan unsur Forkopimda pada acara olahraga bersama di Mapolda Kalsel di Banjarbaru
Terlihat sejumlah hadiah seperti sepeda motor matic/bebek, sepeda sport dan bingkisan lainnya. Selain itu, sebanyak 8 peserta menerima hadiah umroh dari Gubernur Kalsel, Paman Birin.
Di antaranya, peserta menerima umroh yakni Vica Febrilia, Dian Rifia, Annita Putri Damayanti, Melissa, Zairul Fahmi Azhar, M. Bustam, M. Karnadisyah dan Abimanyu.
Gubernur Kalsel Paman Birin menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan memperingati Hari Bhayangkara ke-78 dan HUT ke-76 Polwan ini, merupakan perwujudan generasi emas di tahun 2045 ke depan. Sekarang, menurut Paman Birin, Indonesia tak terkecuali Kalimantan Selatan tengah menyiapkan anak bangsa menuju generasi emas tersebut.
“Kepada keluarga besar Polda Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-78 dan HUT Polwan ke-76 tersebut. Jadi, lembaga kepolisian ini juga menyiapkan generasi emas itu,” ucap Paman Birin di atas panggung.
Tak lama, Paman Birin memanggil dua anggota kepolisian yang duduk di samping panggung. Di antaranya mereka adalah seorang bapak-bapak dan ibu yang berani cepat ke panggung.
Kemudian, Paman Birin turut mengundi hadiah umroh. Di gelas kaca undian, sang gubernur menyebut nomor yaitu 0450 dan 0160. Sorak peserta bergemuruh saat salah satu anggota kepolisian menerima hadiah umroh tersebut.
“Ada yang memiliki kupon dengan nomor 0450, ayo maju. Selanjutnya, kesempatan umroh dengan nomor 0160,” sebut Paman Birin, penuh semangat.
Paman Birin menyampaikan, bagi peserta non-Muslim maka bisa dicairkan dalam bentuk uang saja. Bagi yang umat Muslim, akan menjalankan ibadah umroh.
“Baiklah, atas nama Pimpinan Provinsi Kalimantan Selatan dan atas nama rakyat Banua turut kembali mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-78 merayakan 1 Juli untuk Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Semoga, semakin dicintai oleh warga Banua,” ungkap Paman Birin, sembari salam presisi.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menyebutkan nomor kupon adalah 0317, 0045, 0233 dan 0159. Keempat peserta ke panggung, tampak senyum bahagia terpancar di sana.
Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Winarto ingin melihat seluruh anggota kepolisian dapat bahagia dan senang sepulang dari kegiatan usai menerima hadiah doorprize.
“Pokoknya, sesuai apa yang disampaikan Bapak Gubernur Paman Birin. Di sana harus senang, di sini juga harus senang. Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang turut mendukung acara ini,” ucap Irjen Pol Winarto, saat memberikan sambutan.
Terkait pemindahan Mapolda ke Banjarbaru, Irjen Pol Winarto menyampaikan, bahwa masih banyak bangunan yang belum dibuat. Sebelum berakhir jabatan, Ia berharap nantinya Gubernur Paman Birin sempat meresmikan bangunan yang ada di lokasi tersebut.
Dengan adanya Paman Birin, menurut Irjen Pol Winarto merasa terbantukan selama ini. Bahkan ke depan, menurutnya orang nomor satu di Kalsel itu akan terus mendukung dan memberikan bantuan.
“Semoga ada lagi bangunan yang diresmikan beliau. Insya Allah ya pak,” ungkap Kapolda Kalsel.
Diakhir, Irjen Pol Winarto mengaku tujuan kegiatan ini sesuai arahan dan perintah oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Seluruh elemen dari pemerintah daerah, instasi swasta, komunitas hingga masyarakat setempat agar merasakan kegiatan ini.
“Sebab itu jajaran Forkopimda dan kelompok swasta lain, serta masyarakat juga harus tersentuh dalam kegiatan gerak jalan. Semua merasakan senang dalam merayakan HUT Bhayangkara ke-78,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)