Momen 5 Rajab, Truk Sumbu Panjang Dilarang Melintas Jalan Martapura

BANJAR – Menjelang peringatan Momen 5 Rajab 1446 H, truk bersumbu panjang mulai dilarang melintas di Jalan Ahmad Yani Martapura, baik dari arah Banjarbaru-Martapura-Tapin maupun sebaliknya.

Aturan terkait larangan tersebut mulai diberlakukan hari ini, Jumat (3/1), hingga puncak peringatan Momen 5 Rajab pada Minggu (5/1) nanti.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Risda Idfira mengatakan, pihaknya sendiri telah menyediakan jalan alternatif, yakni melalui Margasari Tapin dan Mataraman-Sungai Ulin.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Risda Idfira saat memberikan keterangan kepada wartawan

Risda menegaskan, truk yang melanggar aturan tersebut akan dilakukan tilang.

“Kecuali bagi truk BBM dan sembako masih dibolehkan lewat jalan A Yani Martapura, karena memang keperluan mendasar,” katanya.

Selain truk, Risda menyebut pihaknya juga sudah memberitahukan kepada angkutan bentor untuk tidak beroperasi mulai Sabtu (4/1) hingga H+2 peringatan 5 Rajab.

Risda mengimbau jemaah agar patuhi lalulintas berkendara, dengan mematuhi arahan petugas dan relawan sesuai pola stiker.

“Termasuk pedagang kaki lima, kami harap pedagang bisa berjualan di area yang tidak mengganggu arus lalu lintas nanti,” pintanya. (SYA/RDM/RH)

Momen 5 Rajab, Dinsos Kalsel Siapkan Posko di PPRSLU Budi Sejahtera

BANJARMASIN – Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Momen 5 Rajab yang merupakan kegiatan rutin malam Senin yang diselenggarakan di Sekumpul, pada Minggu (5/1).

Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana Achmadi mengatakan bahwa Dinas Sosial sebagai koordinator dari kelompok 2 yang terdiri dari 12 SKPD yang telah ditunjuk.

“Posko kita berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera yang ada di Martapura. Kita akan mulai bekerja, melaksanakan kegiatan mulai 2 Januari,” kata Achmadi, Jum’at (3/12).

Suasana Posko SKPD Pemprov Kalsel di PPRSLU Budi Sejahtera

Achmadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenda dan mobil dapur umum lapangan, kemudian meletakkan mobil-mobil yang lain yang diperlukan seperti double cabin, mobil tanki air untuk wudhu, dan lain-lain.

“Tanggal 2 Januari kemarin kita mulai bekerja. Kemudian pada H-1, tanggal 4 Januari kita sudah menyiapkan makanan sebanyak seribu paket yang dibagikan kepada jemaah yang sudah mulai masuk Sekumpul dan sekitarnya,” ucap Achmadi.

Kemudian pada saat itu juga, pihaknya menyiapkan makanan ringan seperti gorengan, disamping makanan yang disiapkan untuk dibagikan kepada jemaah pada 4 dan 5 Januari 2025. Dinsos Kalsel akan menyiapkan sekitar 3 ribu makanan siap saji, yaitu nasi samin dan nasi kuning atau juga nasi goreng.

“Itu tiga kali sehari kita bagikan pagi, siang, dan malam. Dan untuk hari Seninnya ada 1.000 kita bagikan makanan siap saji untuk jemaah yang masih menginap di seputaran lokasi Panti Budi Sejahtera serta bagi para petugas kebersihan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Momen 5 Rajab merupakan salah satu acara terbesar di Kalimantan Selatan yang tidak hanya membawa nilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Pemerintah Provinsi Kalsel berharap melalui persiapan matang ini, acara tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh keberkahan. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Warga Waspada Kebakaran, Meski Musim Hujan

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, kepada sejumlah wartawan pada Jumat (3/1) mengatakan, meskipun memasuki musim penghujan musibah kebakaran, masih sering terjadi. Dengan demikian masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah, saat memberikan komentarnya

“Apalagi saat meninggalkan rumah, jnagna lupa mencabut kabel, mematikan lampu peralatan elektronik yang tidak digunakan, memastikan peralatan memasak lainnya sudah dimatikan dan menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari sumber api, seperti sprai, pakaian, karpet, dan kertas. Hal ini sebagai antisipasi dini untuk mencegah musibah kebakaran, khususnya di pemukiman padat penduduk,” ucapnya

Ali menyampaikan, mulai sekarang masyarakat harus sering melakukan pemeriksaan terhadap jaringan listrik yang terpasang di rumah, dan menggunakan kabel instalasi listrik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), terlebih yang sudah menempati puluhan tahun, agar tetap aman. Selain itu, Pemerintah kota Banjarmasin terus gencar memberikan sosialisasi ke masing-masing Ketua RT yang diakomodir oleh pihak Kelurahan setempat.

“Pemeriksaan rutin ini untuk mencegah korsleting listrik, yang bisa memicu terjadi kebakaran,” pinta Ali

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Hendro menambahkan, berdasarkan data 2024, musibah kebakaran terjadi di 135 titik, dan hasil survei di lapangan penyebabnya kelalaian masyarakat, seperti kompor yang lupa dimatikan, serta peralatan elektronik dan tegangan listrik yang tidak standar. Selama ini sosialisasi terus dilakukan, tetapi masih banyak masyarakat yang kurang memiliki kesadaran pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan Banjarmasin Hendro, saat diwancara media

“Bentuk sosialisasi yang diberikan biasanya untuk di rumah warga, hendaklah usia kabel yang lama mesti diganti baru. Kemudian wajib memiliki APAR minimal satu buah untuk 1 RT, terutama di kawasan padat penduduk,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Serahkan Bantuan 1,5 Ton Ikan ke Dapur Umum 5 Rajab 1446 H

BANJAR – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan telah mendistribusikan ikan segar, untuk 10 dapur umum pada momen 5 Rajab 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, pendistribusian ikan ini diserahkan, pada Kamis 2 Januari 2025.

“Kami bersyukur telah menyerahkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Rusdi mengatakan, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin sangat perduli dengan kegiatan keagamaan, terlebih untuk pelaksanaan momen 5 Rajab ini.

“yang dibagikan, berupa Ikan Peda sebanyak 1.250 kilo, dan Patin sebanyak 250 kilogram, total yang diserahkan sebanyak 1,5 ton,” ujarnya.

Penyerahan ikan secara simbolis di salah satu dapur umum Induk Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Penyerahan bantuan ikan Gubernur Kalsel Muhidin oleh Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat dan pelaksanaan momen 5 Rajab dapat berjalan lancar. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Tutup dan Buka Tahun

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang 1 Tahun 2024 dan Pembukaan Masa Sidang 1 Tahun 2025.

Kepada sejumlah wartawan Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, usai Rapat Paripurna pada Kamis (2/1) mengatakan, berbagai catatan penting hasil kerja DPRD Kota Banjarmasin sepanjang tahun 2024 yang sudah dilakukan seperti rapat Paripurna, rapat Internal, rapat masing-masing Komisi, rapat Badan Musyawarah, rapat Badan Anggaran, rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), dan rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi kota, rapat Badan Kehormatan (BK), serta beberapa Komisi sudah melakukan kunjungan kerja ke lapangan.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Kami akan terus tingkatkan kinerja di tahun 2025 ini,” ucapnya

Disampaikan Rikval, dalam rapat ini pihaknya melakukan Persetujuan Bersama Penetapan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi. Dimana, pelayanan transportasi umum bagi masyarakat di kota ini, dapat lebih dimaksimalkan. Sehingga, terkoneksi nantinya baik di sungai dan didarat.

“Alhamdulillah payung hukum ini sudah kita sahkan,” ungkapnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, pihaknya mengapresiasi selama ini terjalin dengan baik koordinasi dan komunikasi dalam membangun kota seribu sungai. Pihaknya berharap tahun 2025 ini, dapat terus ditingkatkan, guna tercipta kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Terkait ditetapkannya Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi, sistem manajemen umum dapat berjalan baik dan handal, maka akan semakin terintegrasi transportasi sungai dengan darat

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat diwancara awak media

“Sebelumnya transportasi di Banjarmasin melalui sungai, karena pemukiman penduduk rata-rata di pinggir sungai, seiring berjalan waktu, jalan darat terjadi pembangunan, jalur transportasi harus dipertahankan, sebagai bentuk menjaga kearifan lokal,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 1 Tahun 2024 dan Pembukaan Masa Sidang 1 Tahun 2025, serta Persetujuan Bersama Penetapan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Siap Dukung Pelaksanaan Momen 5 Rajab Guru Sekumpul

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel siap mendukung pelaksanaan momen 5 Rajab, kegiatan rutin malam Senin Guru Sekumpul yang akan dipusatkan di Musholla Ar-Raudhah Kota Martapura Kab. Banjar pada 5 Januari 2025 mendatang.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, Pemprov Kalsel melalui pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah tiga Banjar, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru terkait dukungan informasi, komunikasi, dan pengamanan melalui media Videotron, siaran langsung di berbagai media, serta CCTV yang berbagi pakai pada peringatan momen 5 Rajab tersebut.

“Ini kita lakukan untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi-informasi terkini terkait kondisi jalan dan tempat sekitar pelaksanaan haul,” kata Muslim, Banjarbaru, Kamis (2/1).

Pada kesempatan tersebut, Muslim menuturkan bahwa Diskominfo Kalsel juga akan menurunkan seluruh Jurnalis baik dari Media Center dan LPPL Abdi Persada FM untuk melaporkan langsung suasana momen 5 Rajab kepada masyarakat melalui berbagai kanal media yang dimiliki.

“Kita juga turut bekerjasama dengan sejumlah organisasi seperti RAPI untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Muslim, pihaknya juga akan menyediakan posko bersama SKPD lainnya yang menghadirkan layanan makanan gratis dan tempat istirahat, sehingga bisa dimanfaatkan jemaah untuk melepas penat usai mengikuti momen tersebut.

“Ada empat titik posko yang akan disediakan, dan Diskominfo tergabung dalam kelompok empat dengan posisi posko di Disbunak Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Melihat perkiraan jumlah jemaah yang datang akan ada jutaan orang, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Diskominfo Kalsel juga telah berkoordinasi dengan sejumlah provider penyedia layanan komunikasi untuk melakukan penguatan jaringan pada puncak pelaksanaan momen 5 Rajab.

“Selain memanfaatkan layanan one bandwidth milik kita, kita juga telah berkoordinasi dengan sejumlah provider untuk melakukan penguatan jaringan di titik sekitar pelaksanaan, termasuk sekitar perbatasan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, dan jalan perbatasan hulu sungai” kata Muslim.

Muslim berharap, pelaksanaan momen 5 Rajab malam senin Guru Sekumpul tahun ini berjalan lancar, dan para jemaah terlayani dengan optimal.

“Kita berharap semua jemaah bisa terlayani, tidak ada yang sulit mencari makan. Apalagi ini sudah jadi budaya tahunan yang mencerminkan masyarakat Kalsel yang religius,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Muhidin Ajak Organisasi Kewanitaan Pererat Silaturahmi

BANJARMASIN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Biro Kesra Setdaprov Kalsel melaksanakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1446 Hijriah.

Acara yang mengangkat tema “Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” dihadiri Gubernur Kalsel sekaligus Ketua Pembina TP PKK Kalsel, Muhidin berlangsung di aula gedung Mahligai Pancasila, Kamis (2/1).

Suasana Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H

Dalam kesempatan itu, Muhidin berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan juga menambah keimanan dan ketaqwaan. Apalagi peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H itu dihadiri seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota, Ketua Organisasi Wanita se Kalsel dan Ketua PAUD Binaan TP PKK Kalsel.

“Jadi yang penting untuk menjalankan program-program PKK yang akan datang, perlu mereka bersatu agar lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah. Acara tersebut dirangkai dengan ceramah agama oleh Ustadzah Syarifah Saidah Hasan Bahasyim serta pembacaan Syair Maulid oleh Grup Maulid Assatiyah Khodijah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qoriah, Siti Umi. (NRH/RDM/RH)

Banjarmasin Kini Miliki 39 Kampung Bermain

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Banjarmasin yang telah berperan aktif dalam pengembangan fasilitas rekreasi berbasis permainan tradisional tersebut.

“Saat ini, Banjarmasin telah memiliki 39 kampung bermain yang tersebar di berbagai wilayah, yang baru diresmikan Kamber Seberang Masjid,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, belum lama tadi.

Walikota berharap, kehadiran kampung bermain ini tidak hanya memperkuat misi Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya tradisional.

Kampung bermain di Kota Banjarmasin menjadi salah satu solusi tempat bermain anak pada saat libur sekolah.

Sekretaris Kormi Kota Banjarmasin Fahmi Idris Tanjung menjelaskan, keberadaan kampung bermain di Kota Banjarmasin ini menjadi solusi bagi anak anak untuk tetap aktif bermain di alam terbuka.

Sekaligus menjaga kebugaran fisik dan mempererat hubungan sosial antar warga di Kampung bermain.

“Kami meminta kepada ketua kampung bermain untuk dapat memaksimalkan kegiatan pada masing masing Kamber tersebut,” ujarnya.

Agar dapat, lanjut Fahmi, berfungsi menjadi tempat pusat kegiatan positif yang bermanfaat untuk anak-anak dan warga sekitar. (SRI/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat Ciptakan Perayaan Pergantian Tahun yang Aman dan Damai

BANJARBARU – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi aman, damai, dan kondusif selama perayaan malam pergantian tahun di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan

Hal ini disampaikan Kapolda melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi. Dalam pernyataannya pada Rabu (1/1) menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama yang solid antara jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh jajaran kepolisian yang telah bekerja keras mengamankan malam pergantian tahun. Berkat kerjasama yang baik, kita berhasil menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Kabid Humas.

Beliau juga memuji kesadaran masyarakat yang ikut berpartisipasi menjaga ketertiban, termasuk mematuhi aturan dan himbauan selama perayaan.

“Kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban sangat membantu kami. Kami berharap kerjasama seperti ini terus terjaga, sehingga Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh wilayah yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

Perayaan malam pergantian tahun di Kalimantan Selatan berjalan lancar tanpa insiden besar. Sejumlah titik keramaian, seperti lapangan terbuka, tempat ibadah, dan pusat kota, diawasi ketat oleh petugas keamanan. Polri bersama TNI dan elemen masyarakat juga menggelar patroli gabungan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel berharap semangat kolaborasi ini dapat terus berlanjut di tahun 2025 untuk mendukung stabilitas dan kemajuan Kalimantan Selatan. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Tinjau Pembangunan Jembatan Batulicin- Kotabaru, Gubernur Muhidin Targetkan 3 Tahun Selesai

KOTABARU – Gerak cepat pembangunan untuk kepentingan warga Banua terus dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin. Salah satunya adalah pembangunan jembatan penghubung Batulicin – Kotabaru.

Gubernur, Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq melakukan peninjauan kawasan pembangunan proyek Jembatan Pulau Laut di Tanjung Serdang Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kotabaru pada Rabu (1/1) pagi.

Momen peninjuan Gubernur Muhidin ke lokasi pembangunan jembatan Pulau Laut

Peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Jembatan sepanjang 3,75 kilometer dan paling dalam kurang lebih 20 centimeter.

Dalam peninjauan ini, Muhidin turut didampingi Sekdaprov, Roy Rizali Anwar beserta jajaran pejabat Eselon II seperti Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Isharwanto, Kadishub Kalsel, Muhammad Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi dan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, Kadis Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana dan Kadishut, Fathimatuzzahra.

“Hari ini kita mengontrol atau meninjau Jembatan Pulau Laut antara Batulicin-Kotabaru. Dan hari ini masih dikerjakan, tetapi sebenarnya sudah habis waktu maka denda hingga harus selesai sampai 50 hari. Semoga, tahun depan bisa segera tuntas dilaksanakan cepat,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq di lokasi.

Tahap awal ini dilakukan pembangunan pondasi, Muhidin menjelaskan akan dikerjakan sekitar 350 meter dan telah dikerjakan sebelumnya 400 meter. Sehingga total 750 meter yang sudah dibangun dalam pengejaran proyek jembatan Pulau Laut.

Gubernur, Muhidin berharap pengerjaan jembatan ini tidak ada hambatan dalam pembangunan infrastrukturnya.

“Saya berharap ini bisa cepat selesai. Target 3 tahun jembatan Pulau Laut sudah bisa dinikmati masyarakat Kalsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri LH RI, Hanif Faisal Nurofiq menegaskan, bahwa jembatan Pulau Laut ini sangat penting digarap untuk masyarakat Kalimantan Selatan, bahkan regional di pulau Kalimantan. Menurutnya, ini menjadi pintu masuk dan keluarnya lintas perdagangan ke depannya.

“Kalau sungai di Banjarmasin itu telah terlaporkan bahwa sedementasi hampir 400 meter per kubik dan per harinya. Dan dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui PT. Ambapers itu hanya mampu 100 ton per hari, jadi masih tersisa 300 ton per kubiknya itu,” beber Hanif.

Pendangkalan Sungai Barito itu menjadi masalah dalam perairan di pelabuhan Banjarmasin. Hanif menyebut pemulihan itu relatif lama, sehingga diperlukan jembatan Pulau Laut ini disegerakan.

Hanif mengatakan, Jembatan Pulau Laut sebagai alternatif dalam meningkatkan sektor perekonomian warga Kalsel. Sebab, kedalaman air di pulau ini sangat mampu menampung sejumlah kapal-kapal industri.

“Kita bisa membayangkan, kalau ini jadi Jembatan Pulau Laut maka pintu masuk dan keluarnya terjadi di sini. Dan Pemprov Kalsel telah mendesain sedemikian rupa, tinggal eksekusi saja lagi,” ungkap Hanif.

Sedangkan Plt. Kadis PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib menjelaskan bahwa pembiayaan pengerjaan proyek Jembatan Pulau Laut ini akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, sebab telah diusulkan menjadi PSN. Tahun 2024 ini telah dianggarkan 200 milyar dari sisi Batulicin, kemudian sisi Kotabaru sekitar 300 milyar.

“Tahun 2025, telah kita anggarkan 300 milyar sisi Batulicin dan 450 milyar sisi Kotabaru, jadi total 1,2 triliun. Sementara diperlukan 5.9 triliun, sehingga kita perlu lagi sekitar 4,7 Triliun,” ungkap Yasin Toyib.

Dalam hal itu, Yasin Toyib menerangkan bahwa sebenarnya dengan target penyelesaian infrastruktur pembangunan Jembatan Pulau Laut ini dapat dikerjakan 2 tahun saja. Lantaran, menurutnya karena pembiayaan yang cukup besar tadi maka menjadi pertimbangan hingga 3 tahun.

“Insya Allah, 2029 akan selesai Jembatan Pulau dan dapat dinikmati masyarakat. Tentunya kawasan ini akan menjadi pelabuhan besar nanti,” tandasnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version