Banjarmasin – Kontingen Kalimantan Selatan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Triathlon Seri I Tahun 2026, yang berlangsung di Sungai Liat, Bangka Belitung.
Ketua FTI Kalsel Budiono mengatakan, Kontingen FTI Kalsel sukses membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.
Ket foto : Ketua FTI Kalsel Budiono
“Alhamdulillah hasil Kejurnas Triathlon Seri I tahun 2026 di Sungai Liat, Bangka Belitung, belum lama tadi, cukup membanggakan. Atlet-atlet Kalsel mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mempersembahkan medali untuk daerah,” ungkap Budiono, Jumat (29/5).
Medali emas dipersembahkan Batrice Rachel, yang tampil gemilang pada nomor Triathlon Open.
Sementara medali perak diraih Rizky Firdaus di nomor Duathlon Sprint Distance Youth.
Adapun dua medali perunggu disumbangkan Mailan pada nomor Triathlon Open Master B serta Muhammad Fatih di nomor Aquathlon Sprint Distance Youth.
Budiono berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi atlet triathlon Kalsel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi pada kejuaraan – kejuaraan berikutnya.
“Kami berharap atlet tetap semangat berlatih dan terus berkembang. Prestasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk menghadapi kompetisi berikutnya,” ucap Budiono.
Menurutnya, hasil di seri pertama ini menjadi modal penting bagi pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi agenda nasional selanjutnya. (FTIKALSEL-SRI/RIW/EPS)
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya menjaga stabilitas inflasi daerah melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan gerakan pangan murah di sejumlah wilayah.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional ketika permintaan pangan cenderung meningkat.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah Waktu Bulan Ramadhan lalu
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan, gerakan pangan murah menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah, membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Menurut Syamsir, stabilitas harga pangan berpengaruh besar terhadap pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang momentum keagamaan.
“Gerakan pangan murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga pangan serta memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya baru-baru ini.
Ia menjelaskan, pelaksanaan gerakan pangan murah juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, agar pemerintah daerah terus hadir membantu masyarakat menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok serta memastikan pasokan pangan tetap aman dan tersedia.
Berbagai komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
“Selain membantu masyarakat memperoleh harga lebih murah, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan pangan di pasaran agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” lanjutnya.
Syamsir menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan stok pangan di berbagai daerah, terutama menjelang Hari Raya Iduladha yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, distributor, pelaku usaha pangan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan agar inflasi tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Syamsir. (MRF/RIW/EPS)
Banjarmasin – Sekretariat DPRD Provinsi bersama Forum Wartawan DPRD Kalsel, menggelar ibadah kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan DPRD Kalsel, Kamis (28/5).
Kurban yang digelar di lingkungan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, mendapat dukungan penuh dari Bank Kalsel. Dalam kegiatan itu, panitia menerima dua ekor sapi kurban dari Bank Kalsel sebagai bentuk sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin baik bersama Sekretariat DPRD maupun Forum Wartawan DPRD Kalsel.
Pelaksana Harian Sekretaris DPRD Kalsel, Andre Yuzhar mengatakan, kurban tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, namun sebagai upaya memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan hubungan silaturahmi antarpegawai, wartawan, serta mitra kerja di lingkungan DPRD Kalsel.
Pihaknya mengapresiasi kepada insan pers yang selama ini turut membantu publikasi berbagai kegiatan DPRD Kalimantan Selatan kepada masyarakat.
“Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin mempererat kebersamaan antara sekretariat, wartawan, dan seluruh mitra kerja. Dukungan media selama ini juga sangat membantu menyampaikan informasi kegiatan DPRD kepada masyarakat,” ujar Andre Yuzhar.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, tahun ini Bank Kalsel menyalurkan 21 ekor sapi kurban di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi disalurkan untuk kegiatan kurban di lingkungan DPRD Kalsel. Sementara sisanya didistribusikan melalui kantor cabang dan unit kerja lainnya.
Menurutnya, jumlah kurban yang disalurkan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu jumlah sapi kurban tercatat sebanyak 14 ekor, maka tahun ini meningkat menjadi 21 ekor.
“Peningkatan tersebut, berasal dari partisipasi karyawan, dukungan sosial perusahaan, serta sinergi berbagai pihak yang terus terjalin dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” katanya
Sementara itu, Dewan Pembina Persrom DPRD Kalsel, Syamsudin Hasan menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih atas dua ekor sapi ini yang setiap tahun selalu diberikan, dan ini merupakan tahun keliman dukungan Bank Kalsel.
Kurban yang digelar bersama Sekretariat dan Forum Wartawan DPRD Kalsel, diharapkan semakin mempererat silaturahmi serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima pembagian daging kurban.
“Ini menjadi wujud semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan DPRD Kalimantan Selatan,” tutupnya
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin secara simbolis menyerahkan dua ekor sapi kurban kepada Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini yang diwakili Plh Sekretaris DPRD Kalsel Andre Yuzhar, disaksikan jajaran Sekretariat DPRD Kalsel serta anggota Pers Room DPRD Kalsel. (NHF/RIW/EPS)
Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar pertemuan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Menghadiri International Labour Conference (ILC) ke-114 di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (26/5).
Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh, dan pengusaha sebagai bagian dari delegasi tripartit Indonesia yang akan berpartisipasi dalam forum ketenagakerjaan internasional yang diselenggarakan International Labour Organization (ILO).
Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri mengatakan, bahwa pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan seluruh unsur delegasi agar Indonesia memiliki posisi yang kuat dan terkoordinasi dalam pembahasan agenda global ketenagakerjaan.
“Ini karena kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia pada ILC ke-114 memiliki makna strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar memenuhi undangan internasional,” ucap Putri.
Forum ILC ke-114 ini dijadwalkan berlangsung pada 1–12 Juni 2026 di Geneva, Swiss, dengan mengusung tema “A Moment of Choice: Harnessing Artificial Intelligence for Decent Work”.
Putri menyampaikan bahwa terdapat empat urgensi utama kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia, yaitu sebagai instrumen perlindungan kepentingan nasional, sarana diplomasi untuk memengaruhi standar ketenagakerjaan global, wadah menjaga stabilitas hubungan industrial dan sosial ekonomi internasional, serta momentum menghadapi transformasi dunia kerja akibat digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).
“Keterlibatan aktif Indonesia dalam proses pembentukan standar global akan menentukan kesiapan bangsa dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja dan perekonomian nasional di masa depan,” ucapnya.
Delegasi Republik Indonesia bersiap menghadiri International Labour Conference (ILC) ke-114 dengan membawa representasi lengkap dari unsur tripartit. Komposisi delegasi tersebut mencakup perwakilan dari unsur Pemerintah, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta Pengusaha, guna mengawal kepentingan ketenagakerjaan Indonesia di kancah global.
Pada perhelatan strategis ini, Delegasi Indonesia akan dipimpin langsung Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. Kehadiran unsur tripartit yang solid ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong dialog sosial yang inklusif serta merumuskan kebijakan ketenagakerjaan internasional yang adil dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Adapun agenda prioritas yang akan dibahas dalam ILC tahun ini terbagi menjadi dua, yakni agenda tetap dan agenda teknis. Agenda tetap meliputi Reports of the Chairperson of the Governing Body and Director-General, Information on the Programme and Budget and Other Questions (CF), Information and Reports on the Applications of Conventions and Recommendations, serta Committee on the Application of Standards (CAN).
Terkait agenda CAN, Indonesia secara positif tidak masuk dalam daftar negara yang dievaluasi atau diperiksa, yang menandakan bahwa kepatuhan ketenagakerjaan Indonesia dinilai baik dan tidak memiliki isu pelanggaran konvensi di tingkat internasional.
Sementara itu, agenda teknis meliputi Standard Setting: Platform Economy (Second Discussion), General Discussion: Gender Equality, serta Recurrent Discussion: Social Dialogue and Tripartism.
Melalui persiapan matang dan soliditas unsur tripartit yang terjaga, Delegasi Indonesia optimis dapat membawa kontribusi nyata serta mengawal kepentingan nasional dengan optimal dalam forum ILC ke-114 di Jenewa nanti. (KemenakerRI-RIW/EPS)
Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kesiapan kerja yang inklusif bagi generasi muda, di tengah percepatan transformasi ekonomi digital yang menuntut peningkatan keterampilan dan akses kesempatan kerja yang setara.
Hal tersebut disampaikan Wamenaker, saat peluncuran program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif (ANDAL) yang diselenggarakan YCAB Foundation di Jakarta, Selasa (26/5).
Wamenaker mengatakan, bahwa proses penyiapan generasi muda untuk memasuki dunia kerja masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait akses pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan yang belum merata.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penguatan kebijakan ketenagakerjaan nasional, sehingga diperlukan perluasan akses pelatihan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
Wamenaker juga menegaskan, percepatan ekonomi digital harus diikuti dengan peningkatan kualitas SDM agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
“Pemerintah pastinya terus memperkuat transformasi pelatihan vokasi agar lebih responsif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya prinsip inklusivitas dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk upaya memperluas kesempatan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.
“Prinsip inklusivitas menjadi bagian penting dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk upaya memperluas akses kesempatan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi,” tegasnya.
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan tenaga kerja mandiri, sistem informasi ketenagakerjaan berbasis digital melalui SIAPKerja, serta program padat karya untuk penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah.
Wamenaker menegaskan, bahwa penguatan ekosistem ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, organisasi masyarakat sipil, komunitas, serta seluruh pemangku kepentingan. (KemenakerRI-RIW/EPS)
Banjarmasin – Pertandingan sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026, di Kota Banjarmasin, kini memasuki penghujung fase grup.
Masing-masing kontestan terus bersaing memperebutkan tiket menuju babak semifinal dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Green Yakin Soccer Field (GYSF), Kabupaten Banjar, Kamis (21/5).
Persaingan di seluruh grup berlangsung ketat. Sejumlah tim masih memiliki peluang lolos ke semifinal, terutama di Grup B dan D yang persaingannya masih terbuka hingga pertandingan terakhir.
Rilis Dispora Kalsel, Kamis (21/5) menyebutkan, pada pertandingan hari pertama, Balangan sukses mengalahkan Banjarmasin dengan skor tipis 1-0. Tabalong juga tampil impresif usai menundukkan Hulu Sungai Selatan (HSS) 2-0.
Di Grup A, Banjarbaru membuka peluang lolos setelah menang 2-0 atas Hulu Sungai Utara (HSU), sementara Tapin bermain imbang 1-1 melawan Hulu Sungai Tengah (HST). Adapun Tala berhasil mengatasi Kotabaru 2-0.
Memasuki hari kedua, HST kembali bermain imbang 1-1 kontra Barito Kuala (Batola). Tanah Bumbu (Tanbu) meraih kemenangan penting 1-0 atas HSU. Sedangkan Kotabaru bangkit usai mengalahkan Banjar 2-0.
Di Grup D, Balangan dan HSS bermain tanpa gol, sementara Banjarmasin menjaga asa lolos setelah menaklukkan Tabalong dengan skor 2-1.
Sementara itu, laga hari ketiga sudah mulai berlangsung dengan hasil imbang 1-1 antara Banjar melawan Tala di Grup C. Pertandingan lainnya masih akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke semifinal.
Di Grup A, Banjarbaru dan Tanbu sama-sama mengoleksi tiga poin dan akan saling berhadapan pada laga penentuan. Grup B juga masih terbuka dengan HST memimpin klasemen sementara dengan dua poin, diikuti Batola dan Tapin yang sama-sama mengantongi satu poin.
Persaingan paling sengit terjadi di Grup D. Tabalong, Balangan, dan Banjarmasin sama – sama mengoleksi tiga poin, sedangkan HSS masih memiliki peluang dengan dua poin.
“Seluruh tim dipastikan tampil maksimal demi mengamankan posisi terbaik dan melaju ke babak semifinal Popda Kalsel 2026,” ucap referee assesor, Baktiansyah dalam siaran persnya.(DISPORAKALSEL-SRI/RIW/EPS)
Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, menekankan para pekerja menjaga semangat berinovasi di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global, serta pesatnya perkembangan teknologi.
“Produktivitas kita mungkin sudah baik, tetapi filosofi seorang pekerja yang inovatif adalah selalu ada ruang untuk melakukan perbaikan dan inovasi,” kata Yassierli, saat menghadiri apel pegawai PT Panasonic Gobel Indonesia di Jakarta, Selasa (19/5).
Ia mengatakan, perkembangan teknologi seperti komputer, kecerdasan buatan (AI), hingga sensor digital harus dipandang sebagai alat pendukung untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja.
“Saya belajar cukup lama di bidang teknik industri dan banyak belajar dari budaya kerja Jepang tentang continuous improvement (perbaikan secara berkelanjutan). Selalu ada pertanyaan, bulan depan apa cara yang lebih baik yang bisa dilakukan agar pekerjaan menjadi lebih produktif dan berkualitas,” ujarnya.
Yassierli meyakini semangat inovasi di lingkungan Panasonic telah tumbuh dengan baik dan perlu diperkuat secara lebih masif dengan melibatkan seluruh unsur perusahaan, termasuk serikat pekerja.
“Ada budaya dan semangat untuk tumbuh bersama menuju tujuan bersama. Kombinasi disiplin ala Jepang dan kekeluargaan ala Indonesia ini sangat bagus dan melahirkan berbagai inovasi secara kultural,” ucapnya.
Selain inovasi, Yassierli juga menegaskan pentingnya pekerja tetap relevan di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
“Inovasi dan produktivitas membutuhkan kompetensi baru. Karena itu, semangat untuk terus belajar harus selalu dijaga,” katanya.
Ia menambahkan bahwa di tengah perubahan global, prinsip no one left behind harus menjadi perhatian. Semua pekerja harus antusias dan aktif dalam menyongsong berbagai perubahan.
“Jangan sampai ada satu pun karyawan yang tertinggal. Semua berhak mendapatkan upskilling dan reskilling,” ucapnya. (KemenakerRI-RIW/EPS)
Banjarmasin – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Youth Bootcamp, di Banjarmasin, Kamis (21/5). Kegiatan yang dibuka Kadispora Kalsel Pebriandin Hapiz didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Budiono ini, berlangsung dari 21 – 24 Mei 2026, dan diikuti 50 pemuda dari perwakilan organisasi kemahasiswaan serta kepemudaan.
Pebriandin menyampaikan, forum Youth Bootcamp menjadi ajang diskusi bersama menyikapi dinamika yang terjadi di Kalimantan Selatan.
Ket foto : Kadispora Kalsel Pebriandin Hapiz
“Di tengah interupsi informasi yang sedemikian rupa, maka forum ini menjadi ruang diskusi pengetahuan, untuk saling berbagi bersama narasumber, menyikapi keadaan saat ini,” ungkap Pebriandin, usai pembukaan pada Kamis (21/5).
Mengingat, lanjutnya, pemuda saat ini hidup di era yang penuh tantangan sekaligus peluang. Perkembangan teknologi dan media digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi dan menyampaikan pendapat.
“Dalam kondisi seperti ini, pemuda dituntut bukan hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan yang menghadirkan gagasan positif bagi masyarakat,” ucapnya.
Karena itu, tambahnya, kegiatan Youth Bootcamp ini menjadi sangat relevan dan penting. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi sebuah proses pembentukan kapasitas generasi muda agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kemampuan komunikasi publik yang baik, serta keterampilan memproduksi konten yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga, sangat mendukung lahirnya pemuda-pemuda kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Kami ingin pemuda Kalsel tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menghadirkan narasi yang mencerdaskan, menginspirasi, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Pebriandin.
Dispora Kalsel juga mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini, terutama dengan insan media, praktisi kreatif, dan para narasumber yang memiliki pengalaman di bidangnya masing – masing.
Kolaborasi seperti inilah yang perlu terus diperkuat agar pembinaan kepemudaan semakin adaptif dengan perkembangan zaman.
“Kepada seluruh peserta, ikutilah kegiatan ini dengan semangat, disiplin, dan penuh antusiasme. Jangan ragu untuk berdiskusi, bertanya, dan menggali pengalaman dari para narasumber. Saya percaya, dari ruangan ini akan lahir pemuda – pemuda hebat yang mampu menjadi wajah positif Kalimantan Selatan di ruang digital maupun di tengah masyarakat,” ucap Pebriandin.
Sementara itu, Toto Fachrudin, selaku narasumber pelatihan Youth Bootcamp, menjelaskan, pemuda saat ini hidup dalam lanskap digital yang sangat dinamis, ditandai dengan masifnya arus informasi, perkembangan kecerdasan buatan, serta dominasi media sosial sebagai ruang utama pembentukan opini publik.
“Di tengah kondisi ini, maka pemuda diharapkan mampu menjadi narator pembangunan yang membawa pesan pesan positif di ruang publik digital,” ucap Toto.
Toto berharap, para pemuda tidak langsung percaya dengan narasi yang ada di media digital begitu saja, tetapi perlu disaring dengan cermat. (SRI /RIW/EPS)
Yogyakarta – Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin melakukan studi komparasi ke Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, Kamis (21/5). Gita ini untuk memperkuat sistem kehumasan, meningkatkan kualitas publikasi kegiatan legislatif serta mempererat sinergi bersama media partner.
Kunjungan Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin ini, dipimpin Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Ashadi Himawan, diwakili Kasubbag Humas dan Protokol, Erwin Arizona, bersama Forum Wartawan Dewan Banjarmasin.
Kasubbag Humas dan Protokol, Erwin Arizona, bersama Staf Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta (ki-ka)
Kedatangan rombongan diterima Staf Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, Ari Wardani.
Kasubbag Humas dan Protokol, Erwin Arizona mengatakan, kedua belah pihak berdiskusi mengenai pola kerja kehumasan di lingkungan legislatif, mulai dari sistem peliputan kegiatan dewan, pengelolaan dokumentasi dan publikasi, hingga pola kerja sama dengan media lokal di masing – masing daerah.
“Selain itu, dibahas pula tantangan penyebarluasan informasi publik di era digital, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform pemberitaan daring sebagai sarana mendekatkan aktivitas DPRD kepada masyarakat,” katanya.
Erwin menjelaskan, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung mengenai pola kemitraan media di Kota Yogyakarta.
Diskusi berlangsung interaktif, terutama terkait mekanisme peliputan kegiatan legislatif, penyediaan data dan informasi, serta strategi menjaga hubungan harmonis antara wartawan dan sekretariat dewan.
Melalui kegiatan ini, Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang diterapkan DPRD Kota Yogyakarta.
Foto bersama
“Kita juga memperkuat kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, diharapkan semakin mempererat hubungan antarlembaga legislatif daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan di masa mendatang,” harapnya.
Sementara itu, Staf Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, Ari Wardani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dinilai menjadi wadah bertukar pengalaman antarlembaga legislatif daerah.
Menurutnya, banyak hal positif yang dapat dipelajari bersama, terutama membangun hubungan profesional dan produktif antara sekretariat dewan dengan insan pers.
“Komunikasi yang baik antara DPRD dan media menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Karena itu, melalui studi komparasi ini diharapkan muncul inovasi dan penguatan sistem kerja kehumasan yang lebih adaptif dan informatif,” tutupnya. (NHF/RIW/EPS)
Banjarbaru – Persoalan kekosongan kepala sekolah definitif di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Banjarbaru menjadi sorotan DPRD. Sedikitnya 20 SDN saat ini masih dipimpin pelaksana tugas atau Plt kepala sekolah.
DPRD Kota Banjarbaru melalui Komisi I meminta pemerintah daerah segera mempercepat penetapan kepala sekolah definitif agar proses pendidikan dan tata kelola sekolah dapat berjalan lebih optimal.
Ket : Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari saat diwawancara
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas mengatakan, kondisi tersebut tidak dapat dibiarkan berlangsung terlalu lama karena jabatan Plt hanya bersifat sementara dan harus diperpanjang secara berkala.
“Komisi I mendorong adanya percepatan penetapan kepala sekolah definitif di tingkat sekolah dasar. Jabatan Plt tentu tidak bisa berlangsung terus-menerus karena setiap beberapa bulan harus diperpanjang kembali,” ujarnya, Selasa (19/5).
Menurut Ririk, sebagian besar kekosongan jabatan kepala sekolah terjadi karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Untuk sementara, posisi tersebut diisi guru di sekolah masing-masing sebagai pelaksana tugas kepala sekolah.
Ia berharap persoalan itu dapat diselesaikan paling lambat awal Juli 2026 sehingga seluruh sekolah sudah memiliki kepala sekolah definitif saat memasuki tahun ajaran baru.
Selain itu, DPRD Banjarbaru juga menyoroti masih terbatasnya jumlah guru yang memiliki sertifikat dan kompetensi sebagai calon kepala sekolah.
Ririk meminta BKPSDM bersama Dinas Pendidikan Banjarbaru memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memenuhi syarat untuk menduduki jabatan kepala sekolah.
“Kalau memang baru tersedia 10 sampai 15 calon yang memenuhi syarat, maka itu bisa diprioritaskan terlebih dahulu. Namun prosesnya tetap harus mengikuti aturan yang berlaku, termasuk ketentuan adanya beberapa kandidat calon kepala sekolah dalam satu sekolah,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Komisi I DPRD Banjarbaru juga akan kembali menggelar rapat bersama BKPSDM dan Dinas Pendidikan untuk membahas formulasi percepatan pengangkatan kepala sekolah definitif di tingkat SD negeri.
“Kami berharap persoalan kepala sekolah ini bisa benar-benar tuntas paling lambat awal Juli, sehingga seluruh sekolah sudah memiliki kepala sekolah definitif,” tutupnya. (BDR/RIW/EPS)