Webinar Literasi Digital Kabupaten Hulu Sungai Tengah; Menjadi Pintar di Era Digital

HST – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Menjadi Pintar di Era Digital” di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (11/10) pukul 10.00 WITA.

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc dan Bupati HST, H Aulia Oktafiandi ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Rio Brama yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Dr H M Dimayati Huda yang membahas tentang “Bijak Sebelum Mengunggah ke Media Sosial”

“Apa yang kita posting ke media sosial harus bisa kita pertanggungjawabkan, kalau nantinya kita tidak bisa mempertanggung jawabkan apa yang kita sebarkan maka nanti akan berakhir dengan hukum, kita harus cerdas, bijak, dan sopan dalam bermedia sosial,” tuturnya

“Konten yang kita sebarkan sebelumnya kita harus berpikir, apakah konten yang kita sebar itu bermanfaat bagi orang lain, hal ini sangat penting untuk diperhatikan,” tegasnya

Narasumber kedua, Nurhidayah yang membahas materi tentang “Kecakapan Digital”

“Pembelajaran jarak jauh perlu dilakukan pada masa pandemi agar kegiatan belajar mengajar terus berlangsung, kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir dengan adanya pandemi seperti ini tidak kita pungkiri pembelajaran harus berakhir karena kita berada di zaman digital dimana kita bisa mengakses lewat apapun,” pungkasnya

Narasumber ketiga yaitu Albertus Danang yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Mengapa Harus Berinvestasi?”

“Waktu terbaik untuk memulai investasi adalah di waktu saat usia produktif” tuturnya

Tips memulai investasi, yakni;

1.Menyisihkan uang jajan dan meminimalisir pengeluaran

2.Mengetahui profil resiko

3.Melakukan investasi secara bertahap

4.Jangan putus asa dan lelah untuk belajar berinvestasi

Terakhir, narasumber Nor’ain yang meyampaikan materi tentang “Belajar Agama di Media Sosial, Hindari Provokasi!”.

Apa itu Provokasi?

Nor’ain menyampaikan bahwa provokasi merupakan suatu tindakan memanas-manasi, menjatuhkan, memancing emosi atau mempengaruhi orang untuk melakukan kejahatan dan pelanggaran hukum.

Beberapa cara agar terhindar dari provokasi, yaitu;

1. Menggunakan bahasa yang santun;

2. Hindari kesalahan berbahasa;

3. Kontrol emosi agar terhindar dari; segala bentuk provokasi;

4. Peran orang tua sangat penting;

5. Menghindari perdebatan. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Hulu Sungai Tengah; Sebarkan Kebaikan Dengan Literasi Digital

HST – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Sebarkan Kebaikan Dengan Literasi Digital.” di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (5/10) pukul 14.00 WITA.

Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Bupati HST Aulia Oktafiandi, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Amal Bastian, yang menghadirkan narasumber pertama Alexander Dimas yang memaparkan materi ‘Tren Pekerjaan dan Usaha di Era Digital.’

Alex mengatakan, revolusi industri 4.0 adalah fase revolusi teknologi yang mengubah cara beraktivitas manusia dalam skala, ruang lingkup, kompleksitas, dan Transformasi dari pengalaman hidup yang sebelumnya.

“Era 4.0 ini dipengaruhi karena adanya perkembangan teknologi yang pesat termasuk penggunaan internet yang massive dan pasti berdampak ke kehidupan kita, misal adanya perubahan perilaku masyarakat, peningkatan kebutuhan, perubahan tren pekerjaan dan tercipta peluang bisnis baru,” tuturnya.

Revolusi industri 4.0 terlihat melalui:

1. Digitalisasi di berbagai bidang yang akan menghubungkan jutaan manusia melalui website, blog pribadi dan platform online lainnya.

2. Teknologi yang akan mempermudah manusia untuk mengakses suatu informasi melalui internet secara bebas dan terkendali.

3. Tuntutan pada masyarakat dan pekerja untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang dibawa oleh revolusi industri 4.0 melalui kemampuan yang tidak dapat dilakukan oleh mesin atau robot.

Adapun, peluang bisnis seperti Finance Technology (Fintech), cloud hosting dan Software as A Service (SaaS). Sedangkan peluang pekerjaan yaitu, online business, Digital marketing social media specialist, dan online freelance.

Alex menambahkan, dari data BPS Januari 2021, sekitar 2,56 juta jiwa menjadi pengangguran karena pandemi. Untuk bisa bertahan hidup di era pandemi kita harus memiliki paling tidak tiga basic kemampuan yaitu human capabilities, specialized skills, dan technology skills.

Narasumber kedua M. Nazar Budiman dengan materi tentang ‘Etika atau Adab Berliterasi.’

Nazar mengatakan, etika merupakan adab atau perilaku yang mencerminkan kepribadian seseorang.

“Maka dari itu agar nyaman berinteraksi di dunia maya kita memerlukan panduan untuk bersikap sesuai dengan kaidah, menjaga perilaku dan kehormatan dalam pergaulan,” tuturnya.

Dalam membagikan suatu informasi perlu yang namanya saring sebelum sharing.

“Saring dulu apakah berita atau informasi itu benar atau tidak dan bermanfaat atau tidak, baru kemudian dibagikan,” ujarnya.

Nazar menambahkan, Harus bijak dalam bermedia sosial jangan menggunakan akun-akun kaleng, sebaiknya gunakanlah akun asli kemudian juga memberikan deskripsi yang jelas, menggambarkan secara jelas dan bijak dalam memberikan like dan komen.

Kemudian, hal terpenting yakni memperhatikan hak cipta, “tolong jangan dihilangkan nama sumbernya, karena inilah yang menilai seseorang beradab. Minta izin dulu kemudian tak kalah pentingnya adalah gunakan bahasa yang baik,” ucapnya.

Selanjutnya narasumber ketiga Nadya Niptya dengan materi tentang ‘Pilih Mana??? Nabung atau Belanja Online.’

“Menabung adalah menyisihkan sebagian uang atau pendapatan untuk disimpan,” tuturnya

Adapun, manfaat dari menabung yakni:

1. Mengajarkan hidup lebih hemat.

2. Melatih hidup lebih sederhana.

3. Mempunyai cadangan uang bila ada kebutuhan mendesak.

4. Untuk membeli barang yang kita inginkan.

5. Memenuhi biaya segala kebutuhan untuk masa depan yang lebih baik.

Nadya mengatakan, kerugian tidak memiliki tabungan yaitu, tidak mempunyai uang cadangan, tidak dapat mengontrol keuangan, tidak mempunyai pegangan ketika pensiun dan lain-lain.

Kemudian, belanja online merupakan kegiatan pembelanjaan yang dilakukan melalui media internet.

“Cara mengontrol diri untuk tidak belanja online seperti, berhenti berlangganan dari semua email promosi, blokir akses ke situs belanja online yang sering dikunjungi, hapus aplikasi belanja online, cari alternatif hiburan yang tidak menguras kantong, dan minta bantuan orang terdekat,” tuturnya.

Terakhir narasumber Sri Mujayati dengan materi tentang ‘Tips Pentingnya Internet Sehat.’

Sri menjelaskan, keamanan digital atau cyber security merupakan aktivitas pengamanan yang berfungsi untuk melindungi informasi dari cybercrime.

“Karena sebenarnya dunia digital itu tidak jauh beda dengan dunia nyata, disana juga ada kebaikan dan kejahatan tergantung di mana kita menempatkannya,” tuturnya.

Di dunia maya ada juga untuk menyebarkan kebaikan dan kebermanfaatan untuk umat lain, tapi di sana juga sering terjadi tindak kejahatan, seperti pembullyan, hoax, penipuan, dan lainnya.

Tips agar terhindar dari kejahatan dunia digital yaitu:

1. Data rahasia simpan offline.

2. Verifikasi 2 langkah.

3. Kombinasi password dan sering mengubahnya.

4. Selalu logout.

Adapun, empat hal yang harus diperhatikan adalah knowledge, skill, value, dan attitude. (RILIS)

Exit mobile version