DPRD Banjarmasin Imbau Gen Z Gencar Promosikan Wisata

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau, generasi Z atau (Gen Z) ikut gencar mempromosikan destinasi wisata di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin Muhammad Mustakim, pada Selasa (8/4) mengatakan, peranan Gen Z sangat penting dalam promosi pariwisata yang potensial dimiliki khususnya di kota jasa dan perdagangan ini, diantaranya wisata religi, beragam kuliner dan susur sungai yang menjadi daya tarik tersendiri dan kebanggaan warga lokal.

Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin Muhammad Mustakim, saat memberikan komentarnya

“Gen Z hendaklah mempromosikan dengan menggunggah di media sosial masing-masing,” ucapnya

Disampaikan Mustakim, Gen Z dapat menjadi promotor dan penggerak pariwisata, karena antusiasme mereka setiap perjalanan menikmati destinasi wisata tersebut. Sehingga, berdampak semakin menambah tingkat kunjungan wisatawan baik luar daerah hingga mancanegara.

“Mereka ini healing bukan setahun dua kali, tetapi bisa dua atau tiga bulan sekali,” jelasnya

Lebih lanjut Mustakim menambahkan, kelebihan Gen Z kalau ke destinasi wisata, mereka mampu menggabungkan antara animasi, visualisasi dan musik. Dengan demikian, akan membuat tertarik para wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi yang dimiliki khususnya di kota seribu sungai.

“Kita ingin Gen Z menjadi bagian untuk memajukan kepariwisataan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Tunda Pelebaran Jalan Simpang 3 Sungai Andai

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang menyampaikan, pelebaran Jalan Simpang Tiga Sungai Andai dilakukan penundaan.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, ditemui di gedung DPRD Banjarmasin belum lama tadi mengatakan, adanya efisiensi anggaran sebesar Rp 12 miliar khusus di Dinas PUPR, telah berdampak beberapa program pekerjaan pembangunan mengalami penundaan, salah satunya pelebaran Jalan Simpang Tiga Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, saat diwancara

“Sejumlah proyek infrastruktur banyak ikut terdampak di tahun 2025 ini,” ucapnya

Disampaikan Suri, rencananya untuk pelebaran Jalan Simpang 3 Sungai Andai, akan diprogramkan melalui APBD Perubahan 2025 ini, karena sudah lama usulan warga sekitar, yang menilai hampir setiap hari terjadi kemacetan, terutama saat jam aktifitas tinggi baik pagi dan sore hari.

“Sebelumnya tahun 2024 lalu kita sudah nelakukan pengukuran jalan itu,” jelasnya

Lebih lanjut Suri menambahkan, untuk pembangunan yang sudah berjalan, tetap akan dilanjutkan, salah satunya Jembatan dekat Masjid Sultan Suriansyah dan Jembatan penghubung Jalan Sungai Andai serta Cemara Ujung. Sehingga, warga tidak perlu khawatir.

“Rencananya April 2025 akan kembali dilanjutkan pembangunan tersebut,” tutup Suri. (NHF/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin akan Gelar Baksos Cangkok Kornea Mata

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin akan melaksanakan bakti sosial donor atau cangkok kornea mata pertama di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokter Spesialis Mata RSUD Ulin Banjarmasin Muhammad Ali Faisal menjelaskan, dalam waktu tidak lama lagi RSUD Ulin Banjarmasin bekerjasama dengan Rumah Sakit Sarjito serta Amerika Serikat, bakti sosial donor kornea mata.

“Pada kegiatan tersebut ada beberapa kornea mata yang akan disumbangkan kepada penerima donor,” ungkap Ali, kepada sejumlah wartawan, Selasa (25/3).

Kegiatan bakti sosial tersebut direncanakan pada tanggal 10 April mendatang, di dua rumah sakit yaitu RSUD Ulin Banjarmasin serta Ansari Saleh.

“Rencana kegiatan pada tanggal 10 sampai 12 April 2025 di RSUD Ulin Banjarmasin serta Ansari Saleh,” ucapnya.

Kegiatan bakti sosial ini, untuk warga Kota Banjarmasin dan sekitarnya yang mengalami kebutaan akibat kenainan pada kornea mata yang dideritanya.

“Dari RSUD Ulin Banjarmasin sendiri, saat ini sudah siap melaksanakan operasi cangkok kornea mata tersebut,” ujarnya.

Baik untuk sarana dan prasarana tindakan operasi cangkok kornea mata. Mengingat, untuk tindakan operasi cangkok kornea mata tersebut. Sebagai peralatannya dibawa langsung oleh Tim dari RS Sardjito Yogyakarta, begitu juga dengan kornea mata yang akan diberikan kepada penerima.

“Pada kegiatan bakti sosial cangkok kornea mata tersebut, akan ada sebanyak 10 sampai 11 pasien yang mendapat donor kornea mata, dalam kegiatan bakti sosial tersebut,” ucap Ali. (SRI/RDM/RH)

Jelang H-7 Hari Raya Idul Fitri, DPRD Banjarmasin Minta Perusahaan Berikan THR Pekerja

BANJARMASIN – Menjelang H-7 Hari Raya Idul Fitri 1446 H, DPRD Banjarmasin meminta perusahaan di Kota ini, dapat memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pekerja.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listiani, pada akhir pekan tadi mengatakan, dalam rangka memenuhi keperluan pekerja, untuk membeli berbagai keperluan baik diri sendiri maupun keluarganya. Para pengusaha hendaklah membayarkan
Tunjangan Hari Raya (THR), apalagi sekarang sudah memasuki H-7, agar terpenuhi hak dan kewajiban tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listiani

“THR ini bukan hanya digunakan untuk membeli sembako, tetapi utamanya membayar zakat fitrah,” ucap Neli

Ia meminta, peran Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, dapat melakukan pengawasan bagi Perusahaan di kota ini secara optimal di lapangan, dan bisa membuka pengaduan layanan di kantornya. Mengingat
Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan hak dari pekerja setiap tahun dan menjadi kewajiban perusahaan.

“Dari data sementara yang pihaknya terima beberapa Perusahaan ada yang sudah membayar THR,” jelasnya

Lebih lanjut Neli menambahkan, bagi
perusahaan yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) akan mendapat sanksi sesuai aturan, mulai dari teguran, tertulis hingga pembatasan kegiatan usaha, dan penghentian sementara operasional perusahaan.

“Kami berharap, perusahaan tidak menunggu adanya laporan dari pekerja, untuk menunaikan hak dan kewajibannya,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Peringati Hari Ginjal Sedunia 2025

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin Memperingati Hari Ginjal Sedunia Tahun 2025, di Ruang Pelayanan Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (24/3).

Plt Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Agung Ary Wibowo didampingi Kepala Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita R Kurniaatmaja mengatakan, pada Peringatan Hari Ginjal Sedunia ini, pihaknya mengunjungi dan membagikan bingkisan untuk pasien pasien Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin.

Plt Wadir Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Agung Ary Wibowo didampingi Kepala Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin Enita R Kurniaatmaja

“Saat ini kami menyelenggarakan Hari Kesehatan Ginjal Sedunia, seperti tahun tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan memperingati Hari Kesehatan Ginjal Sedunia ini, pihaknya berharap pasien pasien dengan penyakit ginjal kronik ini mendapatkan fasilitas pelayanan yang optimal untuk melanjutkan hidupnya, dan perbaikan kualitas hidupnya.

“Pada Peringkat Hari Kesehatan Ginjal Sedunia Tahun 2025 ini, kami mengunjungi dan membagikan bingkisan untuk pasien pasien Instalasi Dialisis RSUD Ulin Banjarmasin,” ucapnya.

Sedangkan, untuk pasien menjalani perawatan hemodialisis atau cuci darah secara rutin di RSUD Ulin Banjarmasin, sebanyak 390 orang.

“Untuk jumlah pasien penderita penyakit ginjal cukup banyak, namun yang secara rutin mendapatkan perawatan hemodialisis sebanyak 390 orang,” ungkapnya.

Karena itu, berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan, bahwa terapi untuk penganti ginjal mulai dioptimalkan sampai tahap transplantasi ginjal.

“Kami berharap, RSUD Ulin Banjarmasin dapat menuju kearah dapat melakukan transplantasi ginjal di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)

Pembangunan Pintu Air Sungai Belasung Kini Telah Rampung

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menyatakan, untuk pekerjaan pembangunan Pintu Air atau Rumah Pompa Sungai Belasung, telah selesai atau rampung.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadyah mengatakan, saat ini untuk pekerjaan Pintu Air Sungai Belasung tepatnya di samping Balaikota Banjarmasin telah selesai.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadyah

“Dapat kami nyata untuk pekerjaan pembangunan Pintu Air Sungai Belasung telah selesai,” ungkap Suri, kepada sejumlah wartawan, Jumat (21/4).

Setelah selesainya pembangunan pintu air ini, menurunya maka akan diujicobakan penggunaan dari pintu air tersebut. Apakah sudah berfungsi dengan baik dan lainnya.

“Rencananya besok akan diujicoba untuk Pintu Air tersebut,” ucapnya.

Saat ini untuk fungsi kelistrikan telah terpasang. Sehingga, tinggal uji coba fungsi dari Pintu Air tersebut.

“Pada uji coba nanti kami berharap dapat berjalan lancar serta tidak terdapat kendala yang berarti,” ujarnya.

Namun, tambah Suri, untuk waktu uji coba tersebut, dapat dilakukan pada saat air pasang terjadi.

“Kami menunggu air pasang, baru uji coba dilakukan,” ucapnya.

Menurut Suri, dibangunnya Pintu Air Belasung ini, tentunya untuk mengendalikan air pada saat terjadi pasang serta curah hujan tinggi, pada Sungai Balasung tersebut.

Seperti diketahui, meski sempat mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan, yang ditarget pada akhir tahun 2024, dan baru dapat diselesaikan pada saat ini.

Dengan total anggaran pekerjaan sebesar Rp5 Miliar. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Terima Rancangan Awal RPJMD

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, menerima Penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, usai rapat paripurna pada Kamis (20/3) mengatakan, setelah menerima ini pihaknya akan segera membahas, untuk memajukan
pembangunan daerah yang terarah, sesuai visi dan misi pemimpin baru di kota ini. Selain itu, dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Drafnya juga akan disesuaiakan dengan aspirasi masyarakat,” ucapnya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menjelaskan, dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 – 2029 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Oleh karena itu, perencanaan pembangunan daerah terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang tentunya sejalan dengan visi Indonesia Emas 2025-2045.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, diwancara awak media

“RPJMD Kota Banjarmasin 2025-2029 ini, mengusung visi terwujud Banjarmasin Maju dan Sejahtera,” ungkapnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, untuk mencapai visi tersebut, ada empat langkah utama yang dilaksanakan pertama, menciptakan generasi penerus sehat, cerdas dan berkarakter, kedua, peningkatan tata kelola pelayanan publik cepat, praktis dan berbasis digital, ketiga, penguatan ekosistem, ekonomi berdaya saing dan berkeadilan, dan keempat pembangunan infrastruktur berkualitas, tata kelola sungai dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Dengan adanya masukan dan saran dalam
penyusunan RPJMD, maka dokumen ini dapat menjadi pedoman pembangunan kota 5 tahun ke depan, untuk seluruh elemen masyarakat,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Kota Banjarmasin Menggelar Rapat Paripurna, menerima Penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dipimpin Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikva Fachruri, didampingi Wakilnya Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris Dewan Iwan Ristianto. Dihadiri Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Ramadan 1446 H, RSUD Ulin Banjarmasin Berbagi Bersama Pasien Kurang Mampu

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin berbagi bersama pasien kurang mampu di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, di Ruang Tulip 1 C RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (18/3), diserahkan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin.

“Alhamdulillah saat ini kami RSUD Ulin Banjarmasin membagikan sedikit bantuan bingkisan untuk pasien kurang mampu atau kelas 3,” ungkap Diauddin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

Kegiatan, lanjutnya, berbagi bersama pasien kurang mampu ini, merupakan kegiatan rutin setiap Bulan Ramadan oleh RSUD Ulin Banjarmasin.

“Dengan harapan, bantuan ini dapat membantu pasien kurang mampu tersebut,” ucapnya.

Bantuan yang diberikan sebanyak 243 paket kepada pasien kurang mampu yang sedang mendapatkan pengobatan rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Meski bantuan ini hanya sedikit, tetapi bingkisan ini merupakan bentuk kepedulian RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, RSUD Ulin Banjarmasin berharap di Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan ini, pasien pasien tersebut dapat segera sembuh.

“Tentunya kegiatan berbagi bersama pasien kurang mampu di Bulan Ramadan, dapat terus berjalan kedepannya,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Legislatif Minta Peserta Didik Manfaatkan Libur Panjang Sekolah dengan Belajar

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin meminta, para peserta didik dapat memanfaatkan libur panjang sekolah ini, dengan memanfaatkan waktu semakin giat belajar dari rumah.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, baru-baru tadi mengatakan, dengan terbitnya ketentuan libur sekolah berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri Nomor 4 Tahun 2025, dimulai 21 Maret hingga 8 April mendatang, maka hendaklah dimanfaatkan dengan belajar di rumah. Peran orangtua sangat penting, untuk memberikan bimbingan lebih intens, agar melatih kemampuan koordinasi dan motorik, dan menjaga kemampuan berpikir tetap berkembang dengan baik.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, didampingi Wakil Ketua Komisi IV, Sheila Putri Mahardika

“Rutinitas belajar selama libur secara perlahan, sesuaikan dengan jadwal,” ucapnya

Nelly menyampaikan, biasanya para peserta didik ini akan lebih banyak memiliki kegiatan di luar rumah. Sehingga,
selama liburan ini dilakukan pengawasan secara ketat, karena itu merupakan tanggungjawab dari orang tua masing-masing.

“Libur panjang dapat dinikmati dengan bijak,” pinta Nelly

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Banjarmasin Ahmad Baihaki menambahkan, untuk libur sekolah ini totalnya selama 19 hari jika dihitung dengan tanggal merah lainnya. Dengan demikian, para guru masing-masing di sekolah dapat memberikan imbauan untuk belajar dari rumah. Mengingat, tidak lama setelah hadir ke sekolah masing-masing pada tanggal 9 April 2025, akan dijadwalkan ulangan per semester.

Sekretaris Dinas Pendidikan Banjarmasin, Ahmad Baihaki, saat diwancara

“Kami imbau orang tua dan tenaga pendidik selama liburan, selalu aktif membimbing,” tutupnya.(NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Apresiasi Disperdagin Kota yang Gencar Monitoring MinyaKita

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin mengapresiasi langkah Dinas Perdagangan Dan Perindustrian, terus gencar melakukan monitoring MinyaKita Di Pasaran.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Heriyadi, pada akhir pekan tadi mengatakan, belum lama tadi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin, telah melakukan monitoring kepada penjual di Pasar Cemara dan Jalan Perumnas, hasilnya ditemukan beberapa toko distributor MinyaKita yang dijual tidak sesuai takaran. Pihaknya mengapresiasi dan berharap kegiatan ini dapat terus gencar dilakukan monitoring di seluruh Pasar.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Heriyadi, saat memberikan komentarnya

“MinyaKita ini dimaksudkan memenuhi keperluan masyarakat, terhadap minyak goreng dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Faisal menyampaikan, MinyaKita merupakan merek dagang milik Kementerian Perdagangan, yakni minyak goreng murah yang diproduksi untuk membantu masyarakat kurang mampu. Sehingga, mempermudah distribusi, serta menjaga kehigienisannya.

“Kita ingin masyarakat mendapatkan minyak goreng sesuai standar, antara kemasan dan ukuran sama yakni tidak berbeda,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin Ichrom Muftezar menambahkan, belum lama tadi pihaknya menemukan dua toko penjual minyak goreng bersubsidi, yang melanggar ketentuan, usai dilakukan pengecekan dari sampel yang diambil baik dalam bentuk kemasan bantal dan botol. Hal ini sudah disampaikan Ke Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin Ichrom Muftezar, saat diwancara

“Kami akan terus lakukan monitoring di pasaran khususnya MinyaKita, sesuai instruksi Kementerian Perdagangan RI di wilayah masing-masing,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version