Rehabilitasi Kolam Renang di Banjarbaru Diharapkan Tingkatkan Daya Tarik Wisata dan Ekonomi Masyarakat

BANJARBARU – Kota Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor pariwisata dan olahraga dengan diresmikannya rehabilitasi kolam renang yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan lokal, khususnya dari Kalimantan Selatan.

Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin menjelaskan kolam renang yang telah diperbarui ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Banjarbaru.

“Melalui fasilitas baru ini, prestasi olahraga terutama di bidang aquatic dapat meningkat. Selain itu, kolam renang yang kini telah diperbaiki diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik yang datang untuk berolahraga maupun untuk bersantai menikmati fasilitas rekreasi yang disediakan,” jelasnya usai meresmikan renovasi kolam renang Idaman Minggu (12/1).

Menurutnya dengan meningkatnya jumlah wisatawan, diharapkan akan terjadi perputaran ekonomi yang signifikan di sekitar kawasan tersebut.

Ia juga berharap berbagai usaha lokal, mulai dari pedagang makanan hingga penginapan, akan merasakan dampak positif dari kedatangan wisatawan, ini diyakini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperkuat ekonomi kota Banjarbaru.

“Proyek rehabilitasi ini belum selesai sepenuhnya. Tahap pertama telah rampung, namun tahap kedua yang mencakup pembangunan kolam renang untuk perempuan, renovasi loker, fasilitas ganti baju, dan kantin, direncanakan akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Diharapkan, perbaikan fasilitas ini akan membuat pengunjung semakin nyaman dan aman saat menikmati fasilitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Eka Yuliesda mengatakan renovasi tersebut dengan konsep bagunan Hindia Belanda yang diinisiasi oleh Wali Kota Banjarbaru.

“Konsep dari renovasi ini tentunya mengedepankan kenyamanan dan juga menjadi ruang publik baik untuk pertemuan masyarakat,” jelasnya.

Eka juga menekankan pentingnya kerjasama antara petugas pengelola dan masyarakat untuk menjaga kebersihan serta merawat fasilitas ini.

“Keamanan dan kenyamanan pengunjung akan terus dijaga, dengan pengawasan medis serta fasilitas yang memadai untuk memastikan pengalaman yang aman dan menyenangkan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kolam renang ini bisa menjadi salah satu ikon pariwisata dan olahraga di Banjarbaru yang turut mendukung kemajuan ekonomi lokal,” pungkasnya. (RDM/RH)

Tongkat Kepemimpinan Kapolres Banjarbaru Resmi Dipegang AKBP Pius X Febry Aceng Loda

BANJARBARU – Serah Terima jabatan telah dilaksanakan di auditorium Polda Kalimantan Selatan pada Jum’at (10/1) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Kapolres Banjarbaru yang sebelumnya dijabat AKBP Dody Harza Kusumah, kini telah resmi dijabat AKBP Pius X Febry Aceng Loda, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Hulu Sungai Tengah.

Selama 2 Tahun 6 bulan AKBP Dody Harza Kusumah, menjabat sebagai Kapolres Banjarbaru kini mendapat amanah untuk menduduki jabatan sebagai Wadir Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan.

Selain Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Hulu Sungai Selatan sertijab pada hari ini juga dilaksanakan oleh 3 pejabat di Polda Kalimantan Selatan diantaranya Karo SDM, Dir Lantas dan Dir Intelkam Polda Kalsel.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengucapkan Selamat dan berpesan agar amanah dalam mengemban jabatan yang baru kepada para pejabat baru Karo SDM, Dir Lantas, Dir Intelkam Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Hulu Sungai Tengah.

“Untuk para pejabat lama saya ucapkan Terimakasih atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat, semoga dengan jabatan yang baru bisa semakin sukses dalam karir serta senantiasa diberikan kesehatan,” tutupnya. (POLRES.BJB/RDM/RH)

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemprov Kalsel Bentuk Brigade Swasembada Pangan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah berupaya meningkatkan produktivitas pertanian dengan membentuk Brigade Swasembada Pangan. Saat ini, telah terbentuk 162 brigade dari target 209 brigade.

Plh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Imam Subarkah, menyampaikan bahwa meskipun jumlah brigade yang terbentuk sudah signifikan, masih ada 47 brigade yang perlu dibentuk dan terdaftar dalam aplikasi SIMLUHTAN agar dapat menerima bantuan dari pemerintah.

“Jadi kita sudah lakukan sosialiasi dan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota dan dibantu dengan BSIP Kalsel agar mempercepat pembentukan Brigade Pangan,” ungkap Imam, baru – baru tadi.

Plh Kepala Dinas PKP Kalsel Imam Subarkah

Menurutnya, Brigade Pangan sebagai inisiatif baru dari Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk memfasilitasi mekanisme pertanian dan melibatkan para milenial, serta lulusan pertanian yang berkompeten. Konsep ini tidak hanya tentang pembentukan lembaga baru, tapi juga tentang internalisasi nilai-nilai kolaboratif dalam kelompok tani dan Gapoktan.

“Dengan target masing-masing brigade menangani satu hektar lahan, Brigade Pangan diharapkan mampu menjalankan kegiatan bisnis pertanian dengan efisien, termasuk pemanfaatan peralatan pertanian modern seperti traktor dan pompa air. Melalui program ini, diharapkan optimalisasi lahan pertanian dapat tercapai,” lanjut Imam.

Oleh karena itu, Dinas Pertanian berkomitmen untuk menyelesaikan pembentukan brigade yang belum terdaftar, agar semua brigade dapat menerima bantuan untuk optimalisasi lahan.

“Dengan adanya kunjungan Menteri Pertanian, diharapkan program ini dapat semakin dikenal dan diimplementasikan dengan baik, khususnya dalam menarik perhatian milenial untuk terlibat dalam sektor pertanian,” tutup Imam. (MRF/RDM/APR)

Diskominfo Kalsel Gelar Upacara Peringatan HUT ke-53 Korpri Tahun 2024

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Jumat (29/11) pagi.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai di lingkungan Diskominfo.

Kepala Diskominfo Kalsel, M. Muslim saat menjadi pembina upacara HUT Korpri ke-53 2024

Dalam kesempatan itu, Muslim membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Izinkan saya membacakan sambutan Presiden RI, selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri di manapun bertugas, Korpri selama lebih dari setengah abad yang telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

HUT ke-53 Korpri tahun 2024 mengusung tema “Korpri untuk Indonesia”, tema ini mencerminkan semangat ASN di seluruh Indonesia untuk memperkuat persatuan dan jiwa korps sebagai satu-satunya organisasi kedinasan yang menaungi para pegawai negeri.

Selain itu, Korpri juga diharapkan menjadi wahana untuk mempercepat penyebaran informasi program pemerintah kepada masyarakat.

“Diharapkan Korpri tetap terus menjaga prinsip netralitas, menjunjung tinggi profesionalisme, serta setia kepada negara dalam kondisi apapun,” katanya.

Muslim juga menambahkan pesan khusus kepada ASN dan pegawai di lingkup Diskominfo Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Di momen ini, Saya mengajak seluruh ASN dan pegawai untuk memberikan pelayanan publik yang lebih maksimal demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” tutup Muslim. (BDR/RDM/APR)

Dislutkan Kalsel Dukung Program Presiden RI Makan Bergizi Gratis

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) mendukung Program Presiden RI Prabowo Subianto, yakni, Makan Bergizi Gratis.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono menjelaskan, dukungan terhadap program Presiden RI Prabowo Subianto dengan Makan Bergizi Gratis tersebut, oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan digabungkan dengan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan. Menurut Rusdi sasarannya anak anak yang masih duduk di bangku sekolah. Tujuannya untuk Indonesia Emas.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

“Dengan adanya gerakan gemar makan ikan di Provinsi Kalimantan Selatan ini, pemenuhan gizi terhadap anak anak di Banua dapat tercapai,” ucapnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan memurutnya terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat daerah, agar gemar makan ikan.

“Beberapa waktu lalu, Dislutkan Kalsel memperingati Hari Ikan, dengan membagikan makan bergizi gratis di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” Kata Rusdi.

Karena itu, Dislutkan Kalsel terus melaksanakan sosialisasi di 13 Kabupaten dan Kota. Selain itu, program gemar makan ikan yang dilaksanakan untuk pencegahan stunting bagi anak anak balita di Banua. (SRI/RDM/APR)

DP3APMP2KB Banjarbaru Gelar Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Semester II Tahun 2024

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) menyelenggarakan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Semester II Kota Banjarbaru Tahun 2024.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor DP3APMP2KB Banjarbaru, pada Kamis (28/11) dan dihadiri oleh Satgas Percepatan Penurunan Stunting dari Kota Banjarbaru dan Provinsi Kalimantan Selatan, serta perwakilan puskesmas se-Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut, Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Erma Epiyana Hartati menyoroti berbagai faktor penyebab stunting yang masih menjadi tantangan.

Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Erma Epiyana Hartati saat membuka kegiatan

“Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, sanitasi, dan air bersih menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak-anak. Selain itu, kurangnya asupan gizi selama kehamilan, minimnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan, serta terbatasnya pelayanan antenatal dan postnatal turut berkontribusi pada kasus stunting,” jelasnya.

Erma menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas. Hal ini memerlukan koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara berbagai pihak, termasuk kementerian, lembaga pemerintah, hingga pemangku kepentingan ditingkat daerah.

“Intervensi yang paling menentukan ada pada 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, kita harus fokus pada pemberian edukasi kepada calon orang tua dan orang tua untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak balita mereka secara baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Erma berharap kegiatan diseminasi ini dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam menurunkan angka stunting di Kota Banjarbaru.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan kesadaran bersama dalam percepatan penurunan stunting di Banjarbaru. Mari kita terus memperkuat upaya bersama demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menurunkan prevalensi stunting, sejalan dengan target nasional yang menekankan pentingnya penanganan stunting secara komprehensif. (BDR/RDM/APR)

Program 100 Hari Kerja, Menteri LH Kunjungi Kalsel

BANJARBARU – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan ke Kalimantan Selatan dalam rangka program kerja 100 hari kerjanya. Kunjungannya kali ini terkait pengelolaan sampah. Pada pertama kedatanganya ke Kalsel Babussalam ini, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq beserta jajaran berkesempatan melakukan penanaman pohon di area kantor Setdaprov Kalsel, yang didampingi langsung Plt. Gubernur Kalsel Muhidin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten – Kota, Kamis (28/11). Usai melakukan penanaman pohon, Hanif, memimpin rapat koordinasi (rakor) terkait pengelolaan sampah di Kalsel.

Kunjungan Menteri LH ke Gedung Idham Chalid

Hanif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah. Selain itu dirinya juga mendorong percepatan penerapan kebijakan ekonomi sirkular, termasuk pengurangan sampah plastik dan optimalisasi program bank sampah di tingkat masyarakat.

“Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kita harus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar sampah tidak hanya menjadi masalah, tetapi dapat diubah menjadi peluang ekonomi,” ungkap Hanif.

Ia juga berharap melalui giat ini nantinya Dinas LH Kabupaten/Kota dan Pemprov Kalsel dapat menyusun roadmap untuk penanganan sampah di Kalimantan Selatan.

“Sampah di Kalimantan Selatan tidaklah terlalu besar timbunannya, hanya sekitar 800-700 ton perhari. Jadi jauh dibandingkan dengan sampah-sampah di kota-kota besar seperti Jakarta yang mencapai 8.000 ton perharinya,” lanjut Hanif.

Adapun data yang dihimpun di Provinsi Kalsel pengurangan sampah sebesar 16,55 persen 130.988,63 Ton (2023) 7,15 persen 119.796,29 Ton (2024). Penanganan Sampah 62,12 persen 491.672,29 Ton (2023) 61,73 persen 431.118,22 Ton (2024). Sampah terkelola 78,66 persen 622,660.92 Ton (2023) 78,88 persen 550.914,51 Ton (Tahun 2024). Sampah tidak terkelola 21,34 persen 168,882.72 Ton (2023) 21,12 persen 147.483,66 Ton (2024).

Sementara itu, Plt. Gubernur Kalsel Muhidin, menegaskan siap turun langsung ke TPA se Kalimantan Selatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kita sudah mintakan kepada Kadis LH Prov Kalsel untuk menjadwalkana turun ke TPA serta mengajak para Walikota/Bupati dan para Kadis LH Kabupaten/Kota melihat TPA daerah masing-masing untuk mengordinasikan bagaimana TPA ini kita tindak lanjuti untuk yang terbaik,” tutup Muhidin. (MRF/RDM/APR)

Paman Birin Pimpin Apel, Pegawai Pemprov Sambut Haru dan Sukacita di Kantor Gubernur Kalsel

Banjarbaru – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru pada Senin (11/11) pagi.

Kehadiran Paman Birin pun disambut penuh haru dan sukacita ASN dan karyawan/karyawati lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel.

Saat memimpin apel, Paman Birin menyampaikan kepada ASN dan karyawan/karyawati lingkup Pemprov Kalsel bahwa dirinya ada di Banua.

“Saya hari ini senang sekali melihat wajah-wajah Anda semua. Alhamdulilah, mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan keselamatan kepada kita semua dan Banua kita menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” sampai Paman Birin.

Selain itu, Paman Birin menitip pesan kepada semua pegawai agar tetap bekerja dengan penuh semangat, turut mensukseskan ketahanan pangan serta selalu menjalin sinergitas dengan kabupaten/kota se-Kalsel.

Paman Birin juga menegaskan, bahwa dirinya selama ini ada di Banua.

“Dapat disampaikan ini kesempatan yang paling berharga. Saya ada,” kata Paman Birin yang disambut haru.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Paman Birin kembali memanjat doa kepada Allah SWT agar selalu diberikan keselamatan.

“Sekali lagi, kita berdoa semoga kita semua, rakyat kita, Banua kita diselamatkan oleh Allah SWT, Amin Ya Rabbal Alamin,” doa Paman Birin.

Selepas apel itu, Paman Birin menyempatkan bersalaman dengan semua ASN dan karyawan/karyawati. Rasa haru dan tangis pun menyertai semua pegawai.

“Sehat, sehat Paman. Alhamdulilah, sehat Paman,” ungkap seorang pegawai yang tak kuasa menahan tangis. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

DPRD Kalsel : Pelaksanaan SKD CPNS di Lingkup Pemprov Berjalan Lancar

Banjarbaru – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2024 mendapat perhatian Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kalsel.

Rombongan Komisi I DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Ahmad Bahasyim dan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor langsung melakukan pemantauan ke lokasi seleksi yang terletak di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, pada Senin (28/10).

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor mengatakan, sebagai mitra kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, pihak berkewajiban untuk melihat keadaan dan pelaksanaan kegiatan SKD CPNS Tahun 2024.
Ia menilai, secara umum pelaksanaan SKD CPNS Tahun 2024 ini sudah berjalan dengan baik, patut dipertahankan dan dikembangkan lagi.

“Sudah kita anggap bagus dan terus dikembangkan, dipertahankan, dan kalau kemudian ada evaluasi nanti kita akan bersama-sama mengevaluasinya dan membenahinya. Tapi secara umum sudah bagus,” jelasnya.

Ilham menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seleksi ini yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan harapan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil mendapatkan calon-calon PNS yang memenuhi persyaratan.

“Yang menarik adalah sistem CAT yang digunakan sehingga langsung setelah selesai proses ujian akan langsung keluar (nilainya) sehingga ini akan memudahkan dari pihak BKD untuk menentukan kelulusan dari pesertanya,” tuturnya.

Ilham berharap, melalui seleksi ini dapat menghasilkan lulusan CPNS yang benar-benar terbaik untuk menjalankan roda pemerintahan, khususnya di Kalsel.

“Harapan kita bagi mereka yang terpilih, semangat untuk bekerja. Sedang yang belum terpilih janga putus asa, masih ada kesempatan lain,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan SKD CPNS di lingkup Pemprov Kalsel Tahun 2024 yang dilaksanakan sejak tanggal 26 – 28 Oktober 2024 dibagi dalam delapan sesi pelaksanaan. Untuk satu sesi diikuti sebanyak 500 peserta dengan jumlah total sebanyak 4.289 orang.

Keseluruhan peserta akan memperebutkan 125 formasi yang terbagi dalam 6 jabatan fungsional, yakni Arsiparis, Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD), Perencana, dan Analis Ketahanan Pangan. (ADV-NRH/RDM/APR)

Peringati Sumpah Pemuda ke-96, Generasi Pemuda FKPPI Kunjungi Museum Lambung Mangkurat

BANJARBARU – Salah satu bentuk kegiatan generasi pemuda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Kalimantan Selatan dalam memaknai hari sumpah pemuda ke-96, pihaknya menggelar kegiatan di Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (28/10).

Kegiatan yang dilaksanakan, berupa pengenalan sejarah yang ada di Kalsel, kepada para generasi pemuda FKPPI Kalsel, seperti melihat perjuangan para pahlawan dalam menyebarluaskan agama islam di banua lambung mangkurat ini. Para generasi pemuda FKPPI Kalsel ini dengan khidmat, mendengarkan paparan dari tim Museum Lambung Mangkurat, yang menjelaskan sejarah penyebaran agama islam di banua, hingga kemenagan para pahlawan dalam mengusir penjajah dari banua ini. Contohnya saja perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (datu Kelampayan) dalam menyebarkan agama islam dimasa penjajahan.

Kepada Abdi Persada FM, salah seorang Pengurus Museum Lambung Mangkurat, Muhammad mengaku gembira, akan kedatangan FKPPI Kalsel yang memiliki minat yang besar dalam belajar sejarah penyebaran agama di banua.

Generasi muda FKPPI Kalsel kunjungi Museum Lambung Mangkurat

“Para generasi muda ini tak sungkan dalam bertanya untuk mengetahui bagaimana sejarah di Kalimantan Selatan ini,” ungkap Muhammad.

Pihaknya juga mengharapkan dengan adanya kegiatan belajar pengetahuan sejarah ini, para generasi pemuda FKPPI Kalsel dapat menyebarluaskannya kepada teman – teman mereka, sehingga perjuangan para pahlawan akan diketahui masyarakat luas, terlebih khususnya para pemuda yang sudah kekurangan minat dalam pengetahuan sejarah banua.

“Kami mengapresiasi kegiatan generasi pemuda FKPPI Kalsel di Museum Lambung Mangkurat ini, dimana para pemuda dengan khidmatnya belajar sejarah,” tutup Muhammad.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati, menyampaikan bahwa generasi pemuda FKPPI Kalsel, terlebih khususnya generasi muda Kalsel, harus tau bagaimana perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan agama di Kalimantan Selatan ini, apalagi perjuangan mereka masih dalam masa peperangan (memperebutkan kemerdekaan RI).

“Ketika anak – anak muda penerus bangsa ini memahami bagaimana sulitnya, bertahapnya, masuknya semua agama di Kalimantan Selatan ini, maka kami berharap semua pihak dapat menjaga ke aneka ragaman budaya yang ada di banua ini,” ungkap Nawang.

Ia menambahkan, hari sumpah pemuda merupakan hari besar nasional yang harus dirayakan bersama – sama semua pihak, termasuk generasi pemuda FKPPI Kalsel, dengan menanamkan semangat perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan keyakinan mereka.

“FKPPI Kalsel menginginkan para generasi pemuda FKPPI Kalsel, agar dapat menanamkan sifat – sifat pemuka agama, yang tak kenal lelah dalam menyebarkan agama islam,” sahut Nawang.

Nawang mengharapkan, kegiatan – kegiatan seperti sekarang ini, dapat menjadi kegiatan rutin FKPPI Kalsel, sehingga sejarah penyebaran agama di banua kalsel tidak akan terlupakan dan akan terus diingat dari masa kemasa.

“Kami memilih Museum Lambung Mangkurat karena dimuseum ini terdapat berbagai sejarah yang perlu diketahui oleh para generasi pemuda,” tutupnya. (MRF/RDM/APR)

Exit mobile version