Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029 Resmi Diumumkan, Ini Nama-namanya

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2024–2029 secara resmi mengumumkan calon pimpinan dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kalsel pada Selasa, (17/9).

Rapat paripurna ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan kepemimpinan baru DPRD Kalsel yang akan menjalankan tugas legislatif selama lima tahun ke depan.

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK selaku pimpinan rapat paripurna, mengumumkan empat nama calon pimpinan DPRD, yang terdiri dari satu calon ketua dan tiga calon wakil ketua.

“Adapun nama-nama yang diusulkan untuk diumumkan ialah Supian HK sebagai calon Ketua DPRD Provinsi Kalsel, serta Kartoyo, Muhammad Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari sebagai calon Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Nama-nama Calon Pimpinan DPRD Kalsel 2024-2029

Proses pengusulan nama-nama ini merupakan hasil dari mekanisme internal partai politik yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kalsel, di mana Supian HK diusulkan oleh Partai Golkar, sementara Kartoyo diusulkan oleh Partai Nasdem, Muhammad Alpiya Rakhman oleh Partai Gerindra dan Desy Oktavia Sari oleh Partai Amanat Nasional.

Usulan ini mendapatkan persetujuan penuh dari seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut, tanpa ada penolakan ataupun interupsi dari anggota Dewan lainnya. Persetujuan ini kemudian diresmikan melalui Keputusan Dewan Nomor 22 Tahun 2024 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Kalsel Terhadap Penetapan Usulan Calon Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel Masa Jabatan 2024–2029.

Ketua DPRD Kalsel Sementara, Supian HK didampingi Anggota DPRD Kalsel lainnya

Dalam keterangannya, Supian HK menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah persetujuan Dewan ini yakni mengajukan usulan tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Gubernur Kalimantan Selatan. Pengajuan ini merupakan langkah formal yang wajib dilakukan sebelum nama-nama yang telah diusulkan dapat dilantik secara resmi menjadi pimpinan definitif DPRD Kalsel.

Pengumuman ini menjadi titik penting dalam perjalanan pemerintahan Provinsi Kalsel, khususnya dalam bidang legislatif. Dengan terbentuknya pimpinan yang baru, diharapkan DPRD Kalsel dapat menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi dengan lebih efektif dan efisien. (NRH/RDM/APR)

Setwan Banjarmasin Gelar Persiapan Jelang Peringatan Harjad Kota

BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Jadi Kota ke-498, berbagai persiapan digelar pihak Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Hal itu disampaikan Sekwan Banjarmasin Iwan Ristianto, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/9).

Iwan mengatakan, saat ini untuk pemasangan tenda dan dekorasi sudah mulai dilakukan, guna memperindah di setiap sudut ruangan, dengan kain berwarna warni, menyambut perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang berusia hampir lima abad.

Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto

“Gelaran tahunan ini rutin dilaksanakan untuk memeriahkan Harjad kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Iwan, untuk Rapat Paripurna Sidang Istimewa akan digelar pada Sabtu 21 September 2024 mendatang pukul 10.00 Wita, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Harry Wijaya, dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, beserta kalangan Legislatif dan Eksekutif.

Tampak satu tukang memasang dekorasi, di halaman parkir Gedung DPRD kota Banjarmasin

“Pagi sebelum digelar Rapur Istimewa, biasanya berziarah ke Makam Sultan Suriansyah,” jelasnya

Lebih lanjut Iwan menambahkan, anggaran
Rapat Paripurna Sidang Istimewa ini sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya berkisar 400 juta rupiah, yakni untuk keperluan dekorasi, konsumsi dan lain-lain. Gelaran Ramah Tamah setelah acara dilaksanakan di halaman parkir Gedung DPRD Banjarmasin.

“Kami juga menyediakan panggung untuk penampilan musik panting menyambut tamu,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Dina Aulia Sumbangkan 2 Medali Emas Untuk Kalsel

MEDAN – Atlet Pelari Putri Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Keberhasilan atlet putri Kalsel Dina Aulia, setelah mencapai garis finis pada nomor lari gawang 100 meter dengan catatan waktu 11,62 detik. Serta pada nomor lari 100 meter, di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada akhir pekan tadi.

Selain menyabet emas, Dina juga memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 11.62 detik atas nama Tyas asal Jabar.

“Saya bersyukur serta terimakasih bisa mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Begitu juga untuk seluruh masyarakat di Banua, yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet Kalsel yang tengah berjuang di PON Aceh dan Sumut.

“Keberhasilan ini berkat latihan keras selama dua tahun di Pelatnas Jakarta. Hingga membuahkan hasil saat ini,” ucapnya.

Untuk target kedepannya, atlet lari Kalsel ini mengharapkan dapat masuk Tim Seagames (Asean Games) Tahun 2025 di Thailand.

“Target selanjutnya setelah di PON ini, saya berharap masuk tim Seagames Tahun 2025 mendatang,” ujarnya

Untuk persiapan tersebut, ia akan terus berlatih dan berjuang untuk membawa nama Provinsi Kalimantan Selatan serta Indonesia tersebut.

Dina berharap, dukungan dari semua pihak agar harapan tersebut dapat terwujud.

“Target lainnya saya juga berharap dapat mengikuti olimpiade kedepannya,” ucap Dina. (PON.KALSEL/SRI/RDM/APR)

Gema Maulid 40 Malam, Momentum Maulid Nabi Motivasi Tingkatkan Kualitas Keimanan

BANJARMASIN – Gema Maulid 40 Malam di Kalimantan Selatan, Merupakan Momentum memotivasi meningkatkan kualitas keimanan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang dibacakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel Rahmaddin pada Jumat (13/9) menjelaskan, Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 10 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, hendaklah dimanfaatkan meningkatkan kualitas iman, dengan mengambil hikmah, kearifan dan mengenang kembali perjalanan hidup, serta keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW yang diwariskan kepada umat manusia sepanjang hayat.

“Kita harus mengambil pelajaran dan meneladani sifat mulia yang dimiliki Baginda Rasulullah SAW,” ucapnya

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor meminta, ada empat sifat Nabi Besar Muhammad SAW yang patut diteladani dan diamalkan yakni Sidik orang yang jujur, Amanah dapat dipercaya, Fathonah berarti orang yang cerdas, dan Tablig artinya orang yang menyampaikan. Dimana, dengan diamalkan sehari-hari tentu akan meningkat kualitas keimanan masing-masing.

“Peringatan Maulid bukan sekedar bersilaturahmi tetapi sifat Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri tauladan,” jelasnya

Suasana Gema Maulid 40 Malam pembacaan Sholawat bersama

Lebih lanjut Yannor menambahkan, gelaran
Gema Maulid 40 Malam ada beberapa hikmah yang dapat diambil antara lain, umat Islam diajak memperbanyak shalawat untuk Rasulullah SAW, masyarakat akan semakin memperkuat rasa cinta umat kepada Rasul akhir zaman, dengan memantapkan dalam menjalankan ajaran beliau, serta menjadi momentum lebih meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.

“Mari hadiri dan meriahkan Gema Maulid yang diselenggarakan oleh umat Islam tidak hanya di Mahligai, Mushalla, Masjid serta lingkungan sekitar,” tutup Yannor

Tausiyah yang disampaikan Tuan Guru Muhammad Yannor

Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam hari ke 10 diisi dengan bersholawat bersama dari group Jami’ul Musthofa dari Manarap Pal 8 Kabupaten Banjar, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an Qoriah Izka Izzati. Turut hadir, ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Inspektorat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, RSJ Sambang Lihum, dan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, serta jamaah Kecamatan Banjarmasin Utara, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. (NHF/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Dapat Berikan Syafaat Bagi Warga Banua

BANJARMASIN – Pada malam ke 12 kegiatan Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) diharapkan dapat memberi syafaat bagi masyarakat Banua.

Harapan tersebut disampaikan Paman Birin, melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang telah hadir pada Gema Maulid 40 malam,” ucapnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/9) malam.

Dilaksanakannya, Gema Maulid 40 malam ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan syafaat Baginda Rasulullah kepada masyarakat di Banua,” ujarnya.

Paman Birin mengucapkan maaf apabila terdapat kesalahan dalam pelaksanaan Gema Maulid 40 malam.

Pada pelaksanaan Gema Maulid 40 malam ke 12 ini menghadirkan penceramah Tuan Guru Abuya Arrazi Hasyim, Qori Ma’rifah dan diiringi oleh grup Maulid Habsyi Ihya Ulumuddin dari Martapura.

Kegiatan Gema Maulid 40 Malam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, sejumlah pejabat dan karyawan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata , BPSDMD, Biro Organisasi, RSUD Ulin Banjarmasin serta masyarakat dari Kota Banjarmasin khusus dikawasan Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, serta Belitung. (SRI/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin : Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT

Banjarmasin – Gelaran “Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas inisiasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, terus berlangsung dengan antusiasme yang tinggi.

Pada malam ke-13 ini, acara kembali dihelat di Gedung Mahligai Pancasila dengan dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat dan ASN dari berbagai instansi pemerintahan.

Pada malam istimewa yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Muhammad Jaini, menyampaikan sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (17/9).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut dan apresiasi kepada Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, atas komitmennya menggelar peringatan Maulid selama 40 malam berturut-turut.

“Kami mengucapkan marhaban ya syahrul rabiul awal, bulan di mana kekasih Allah SWT dilahirkan. Mari kita doakan agar Paman Birin mampu melaksanakan rangkaian Maulid selama 40 malam ini dengan lancar dan penuh berkah,” katanya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan Imam Besar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Tuan Guru H Saifurahman yang mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, terutama di bulan kelahirannya. Ia menjelaskan bahwa, memperbanyak shalawat dapat mempererat hubungan spiritual antara umat dengan Sang Pencipta.

“Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT,” terangnya.

Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk masyarakat dari Banjarmasin Selatan, serta para ASN dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dan Sekretariat DPRD Kalsel.

Hadir pula Anggota DPRD Kalsel Dapil III, H. Achmad Maulana yang juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, serta beberapa pejabat SKPD di lingkup Pemprov Kalsel yakni Kepala Dinas Perdagangan Sulkan, Kepala Biro Organisasi Galuh Tantri Narindra, Wakil Direktur RSUD Ulin Berkatullah, serta Kepala Disnakertrans Kalsel Irfan Sayuti. (NRH/RDM/RZN)

Tim Balogo PWI Kalsel Berhasil Meraih Dua Medali Emas Pertama pada Porwanas Tahun 2024

BANJARMASIN – Tim Beregu Balogo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih medali emas pertama, pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2024 di Kalsel.

Atlet Balogo PWI Kalsel, Gazali Rahman mengatakan, pihaknya bersyukur telah berhasil meraih medali emas pada ajang Porwanas Tahun 2024 di Kalsel.

“Alhamdulillah atas diberikan kemudahan bagi kami dalam memberikan meraih medali emas beregu Cabor Balogo,” ungkapnya.

Kadispora Kalsel Hermansyah pada saat mengalungkan medali

Tim beregu Balogo PWI Kalsel berhasil mengumpulkan poin tertinggi 45 poin oleh Gazali Rahman, Muhammad Ariadi, serta Aditya Nur Robby.

Kemudian disusul Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Kalimantan Tengah dengan poin yang sama 21, tetapi NTB menang satu poin di babak “play off” sehingga berhasil meraih medali perak.
Sedangkan medali perunggu berhasil diraih Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan dengan poin 20 poin.

Sementara, Koordinator Cabor Balogo Bambang Santoso menjelaskan, di hari pertama ini dipertandingkan nomor beregu dan ganda.

“Di hari pertama Cabor Balogo mempertandingkan nomor beregu dan ganda,” ucapnya.

Pada nomor beregu ini memperebutkan total medali 12 medali, terdiri dari 3 medali emas, 3 medali perak, serta 6 medali perunggu.

Pada nomor ganda Tim Balogo PWI Kalsel kembali berhasil meraih medali emas. Yang disumbangkan oleh Gazali Rahman dan Ariadi dengan total poin tertinggi 23.

Medali emas diraih Tim Balogo Kalteng dengan total poin 19. Dan, medali perunggu diraih Tim Balogo Kaltim serta DIY dengan poin 13 dan 12. (SRI/NRH/APR)

Gelar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Payudara, Ribuan Wanita Serbu Mahligai Pancasila

Banjarmasin – Kanker leher rahim dan kanker payudara, merupakan penyakit kanker paling tinggi yang menyerang kaum perempuan di Indonesia. Data Kementrian Kesehatan RI menyebutkan, prevalensi kejadian kanker payudara mencapai 65.858 kasus. Sedangkan kanker leher rahim mencapai 36.633 kasus. Sementara di Provinsi Kalimantan Selatan, berdasarkan aplikasi Sehat Indonesiaku tahun 2024, ditemukan kasus benjolan pada payudara sebanyak 134 orang, dan positif IVA 714 orang.

Namun perlu diketahui, bahwa kedua penyakit ini dapat dicegah dan diobati lebih awal, apabila dilakukan deteksi dini secara rutin.

Alasan inilah, yang kemudian mendasari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara pada Rabu (21/8) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Dimana sasaran dari program ini, sebanyak 1.000 wanita usia subur yang sudah menikah.

“Kita sudah sebarkan link pendaftaran, dan terdata 650 orang mengisi aplikasi untuk mengikuti deteksi dini kanker leher rahim dan payudara hari ini. Sementara hari ini yang datang dan mendaftar langsung, jumlahnya 350 orang lebih” ujar Nurul Ahdani, selaku pelaksana harian Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada wartawan, Nurul memastikan, pihaknya menyiapkan paket perlengkapan deteksi dini untuk seribu orang lebih, sebagai antisipasi membludaknya jumlah peminat kegiatan ini.

Ketua TP PKK Kalsel (tengah) berfoto bersama perwakilan peserta deteksi dini kanker leher rahim dan payudara

Sementara itu, usai membuka acara, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah mengingatkan kaum perempuan Banua, pentingnya melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara.

“Tindakan preventif atau pencegahan jauh lebih murah dibanding pengobatan. Karena itu deteksi dini perlu dilakukan kaum perempuan di Banua, untuk memastikan mereka terbebas dari penyakit mematikan ini,” tegas perempuan yang biasa disapa Adil Odah ini.

Acil Odah mengatakan, jikapun ditemukan sel kanker saat deteksi dini, maka langkah pengobatan menjadi lebih mudah, karena penyakit diketahui lebih awal.

Perlu diketahui, gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin diubah suai untuk memastikan seluruh wanita usia subur yang mendaftar, dapat terlayani dengan baik. Terdapat 15 bilik tertutup, yang dibuat khusus di bagian dalam gedung. Dimana di setiap bilik tersedia satu tempat tidur khusus, dan dua tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan payudara dan vagina. (RIW/NRH/APR)

Pemprov Kalsel Apresiasi DPW FKDT Atas Kontribusinya Kembangkan Pendidikan di Banua

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Kalsel atas kontribusinya dalam mengembangkan pendidikan agama di Banua.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat menghadiri sekaligus membuka Rakerwil I dan pelantikan DPW FKDT masa bakti 2023-2028 yang bertempat di Islamic Center K.H. Anang Djazouliy, Martapura, Kab. Banjar, Rabu (21/8).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Fatkhan mengatakan keberadaan FKDT sangat penting untuk mendukung dan mengembangkan pendidikan agama yang berkualitas.

“Saya mengapresiasi FKDT dimana memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah, mudah-mudahan para pengurus dapat menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya dan membawa kemajuan bagi FKDT Kalsel,” katanya.

Fatkhan mengungkapkan dalam menghadapi era seperti sekarang ini, tantangan justru semakin berat, oleh karena itu FKDT sebagai organisas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional dan agama yang menjadi ciri khas.

“Pendidikan Diniyah adalah pondasi yang kuat dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan pemahaman agama serta mampu menghadapi tantangan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai islami,” ungkapnya.

Fatkhan berharap FKDT terus berkontribusi dalam membentuk karakter dan pengembangan keagamaan khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Selatan.

“Melalui pendidikan yang berkualitas, saya berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki hati yang bersih serta mampu menjadi tauladan bagi masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Fatkhan mengajak seluruh pengurus FKDT untuk senantiasa menjaga semangat pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas mulia.

“Marilah, kita bekerja dengan penuh keikhlasan dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan spiritual bangsa, khususnya di Provinsi Kalsel,” ujarnya.

Fatkhan menambahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dengan segala upaya bagi pendidikan Diniyah di Banua.

“Saya yakin dengan kerjasama antara FKDT dan pemerintah kita akan mampu serta dapat mencapai tujuan besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelantikan pengurus DPW FKDT Kalsel tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Kanwil Kemenag Kalsel, Ahmad Sawiti yang juga turut disaksikan oleh perwakilan Pemkab Banjar serta tamu undangan lainnya. (BDR/NRH/APR)

Tingkatkan Konsumsi Ikan, Dilautkan Kalsel Gelar Lomba Masak Ikan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel, menggelar Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalsel ke-21 Tahun 2024, di Halaman Perkantoran Setda Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, pada Rabu (21/8) siang.

Lomba tersebut diikuti oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kalimantan Selatan, dengan tiga kategori lomba, yaitu menu kudapan, menu keluarga, dan menu balita.

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, didampingi Asisten Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan yang mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, beserta sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel.

Ketua TP PKK Kalsel berkeliling mencicipi makanan pada lomba masak ikan

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Ahmad Bagiawan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sangat menekankan pentingnya upaya pemanfaatan sumber daya hayati perikanan dan perairan sebagai bagian integral dari pembangunan sektor perikanan di daerah tersebut.

“Pembangunan sektor perikanan memiliki nilai ekonomis yang penting dan tinggi, bahkan sangat strategis dan prospektif sebagai produk yang menjanjikan di masa mendatang,” ucapnya.

Sahbirin Noor juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan perhatian serius terhadap permasalahan stunting dan gizi buruk. Masalah ini dapat menyebabkan penurunan kualitas sumber daya manusia dan tumbuh kembang anak.

“Mengingat Banua kita yang kaya akan sumber daya perikanan serta kebiasaan masyarakat Banjar yang gemar makan ikan, tentunya ini merupakan potensi yang dapat diangkat, dikembangkan, dan dipromosikan untuk mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting di daerah kita,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa lomba masak ikan tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kebiasaan makan ikan di seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Perlu diketahui, angka konsumsi ikan di Provinsi Kalimantan Selatan sudah cukup tinggi, mencapai 65 kg per kapita per tahun. Angka ini berada di atas rata-rata nasional yang hanya sekitar 55 kg per kapita per tahun.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalimantan Selatan sudah memiliki kesadaran yang baik terhadap pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein,” tutup Rusdi. (MRF/NRH/APR)

Exit mobile version