BANJARMASIN – Ramainya masyarakat yang ingin menonton film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel memperpanjang jadwal penayangan.
Hal ini diakui oleh Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie melalui siaran pers Dispersip Kalsel yang mengatakan, banyak pihak yang sudah mengkonfirmasi untuk Nobar film tersebut, baik itu dari sekolahan, organisasi masyarakat, dan lembaga lainnya. Menurutnya, total penonton yang sudah menonton dan yang mendaftar menjadi penonton di bulan Agustus ini mencapai 1.364 orang.
“Melihat antusiasme berbagai pihak dan animo masyarakat yang ingin menonton film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, maka jadwalnya diperpanjang hingga September 2023,” katanya, Jum’at (11/8).
Perpanjangan pemutaran film hingga bulan September ini bukan tanpa alasan selain karena banyaknya peminat, Nurliani menjelaskan pada bulan tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari kunjungan perpustakaan nasional.
Perpanjangan pemutaran film hingga bulan September ini bukan tanpa alasan selain karena banyaknya peminat, Nurliani menjelaskan pada bulan tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari kunjungan perpustakaan nasional.
“Untuk jadwal Nobar dari Senin hingga Kamis maksimal 60 Orang per sesi. Untuk sesi 1 pada jam 09.00-11.00 WITA dan sesi 2 pukul 13.00-15.00 WITA. Bagi yang berminat silakan hubungi kontak person atas nama Hendriani ke nomor 0877-0018-5015,” jelasnya.
Kegiatan nobar ini sendiri dilaksanakan oleh Dispersip Provinsi Kalsel dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kalsel dan HUT ke-78 Republik Indonesia. (DISPERSIP.KALSEL-NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berharap, melalui kejuaraan Paman Birin Archery ke II tahun 2023 dapat benar-benar menjaring atlet panahan yang handal dan profesional. Serta mampu membawa nama harum provinsi ini dari nasional ke kancah internasional.
Gubernur Kalsel Paman Birin didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono ikut berfoto bersama atlet panahan dari berbagai daerah
“Kehebatannya harus diukur disini. Jangan hanya ditingkat nasional tetapi atlet panahan Kalsel harus bisa mengukir prestasinya sampai ke kancah internasional,” ujarnya dalam sambutannya pada pembukaan Paman Birin Archery ke II tahun 2023.
Para atlet U 21 kategori perempuan unjuk kebolehan dalam kejuaraan Paman Birin Archery ke II Tahun 2023
Kejuaraan yang dihelat selama 4 hari hingga Minggu (13/8) nanti, berlangsung di lapangan panahan DESDM Kalsel. Melalui kegiatan ini panitia pelaksana juga mampu menjaring lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti seleksi dari olahraga ini.
“Jadikan ini sebagai ladang pengalaman dan sekaligus latihan berharganya untuk mengejar gelar juara,” ucapnya.
Orang nomor satu di Kalsel itu pun menyampaikan, sebagai wadah menyalurkan bakat atlet panah yang profesional tentu kejuaraan ini harus digelar.
“Biasanya kan ada yang jago di kandang sendiri. Maka dari itu, kejuaraan ini digelar untuk memperlihatkan sejauh mana keterampilannya dalam memanah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto, yang juga sebagai penyelengara itu pun mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk menyambut Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73 dan HUT Kemerdekaan RI ke 78.
“Satu sisi dengan adanya perlombaan yang kapasitasnya nasional ya tentu berharap untuk atlet Kalsel dapat juara,” harapnya.
Pembina klub olahraga Panahan DESDM Kalsel itu pun membeberkan, pada kejuaraan nasional (kejurnas) cabor panahan nanti pihaknya menargetkan peluang untuk meraih medali emas harus mampu didapatkan.
“Targetnya memang itu. Makanya, melalui kejuaran ini dapat menjaring atlet panah yang sesuai harapan,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Se Kalimantan Selatan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel Tahun 2023 ini yang ke 73, di Gedung Sultan Suriansyah, Kamis (10/8).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi.
Rokhyatin menjelaskan, berdasarkan arahan serta insiatif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur Sahbirin Noor, semua instansi membuat kegiatan untuk menyemarakkan Hari Jadi Provinsi tersebut, termasuk Dispora Kalsel.
“Adapun kegiatan yang dilaksanakan seperti kegiatan keagamaan, olahraga, serta lainnya. Karena Festival Syair Maulid digelar oleh Dispora Kalsel, maka sasarannya untuk pemuda berusia 16 sampai 30 tahun,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan syair maulid ini untuk para pemuda, maka diharapkan para generasi muda di Banua dapat lebih mencintai terhadap syair maulid lagi kedepannya.
“Kami berharap pemuda di Kalsel lebih mencintai syair maulid kedepannya lagi,” ucap Rokhyatin.
Sementara itu, diharapkan kepada Pemprov Kalsel diminta untuk lebih sering menggelar, Festival Syair Maulid di Banua.
Seperti yang disampaikan koordinator grup syair maulid asal Kota Banjarmasin Akhmad Faki Alhabsy.
“Kami memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya Festival Syair Maulid oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora,” ujarnya.
Karena, lanjut Akhmad, dengan adanya kegiatan ini, akan memperbanyak minat generasi muda terhadap syair maulid.
“Oleh karena itu, kami berharap pemerintah lebih sering melaksanakan festival maulid tersebut,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Grup Habsyi Barito Kuala Syarifah Sofiah.
Ia mengatakan, dengan adanya festival syair maulid ini, generasi muda ditempat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan tidak hanya setahun sekali saja. Tetapi dapat lebih sering lagi kedepannya. Seperti, pada peringatan bulan maulid, serta di bulan Rajab,” ujar Syarifah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akan menggelar dua Festival, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.
Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (10/8) mengatakan, dua Festival yang akan digelar yaitu Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, dan Festival Budaya Internasional dengan mengangkat tema “Kalimantan Selatan Menjemput Dunia”. Ia berharap, melalui event ini dapat menambah khazanah budaya dan tingkat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Kalsel.
“Festival Wisata Budaya Pasar Terapung ini, kami menggandeng Dispar di 13 kabupaten dan kota di Kalsel untuk turut berpartisipasi,” jelasnya
Disampaikan Syarifuddin, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, akan digelar berbagai event seperti, lomba kelotok hias, penampilan kesenian, karnaval budaya, lomba membuat kue Banjar, lomba barista kopi pengaron, lomba hias Astokona, balap dayung, dan kampung Banjar. Kegiatan akan dilaksanakan dikawasan Siring 0 Km Banjarmasin pada tanggal 11-14 Agustus mendatang.
“Mari warga Banua kunjungi dan saksikan kemeriahan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung,” pintanya
Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, untuk Festival Budaya Internasional dengan mengangkat tema”Kalsel Menjemput Dunia”, ini baru pertama kali diselenggarakan dalam rangka ajang promosi sekaligus pertukaran budaya lima negara yakni India, Korea Selatan, Maroko, Turki dan Romania. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Dalam Negeri RI, dimana akan dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kebudayaan dan Kepariwisataan.
“Seiring status Geopark Meratus masih berproses di UNESCO Global Geopark, yaitu bagian geosite tertua dunia, sangat tepat digelar event ini,” tutupnya. (NHF/ RDM/RH)
BANJARBARU – Grand Launching Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII 2023 Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaksanakan di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM), di Banjarbaru, Kamis (10/8).
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (hitam) bersama pihak penyelenggara saat secara resmi meluncurkan jingle, logo dan maskot POMNAS XVIII 2023
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi juga meluncurkan jingle, logo dan maskot POMNAS XVIII yang dinamakan Si Mahing.
Sahbirin mengatakan, dipercayanya Kalsel sebagai tuan rumah mengharuskan Pemerintah, masyarakat dan stakeholder terkait harus siap menyambut puluhan ribu atlet dari 34 provinsi nanti.
“Semoga penyelenggaraannya sukses, dan prestasinya juga yes,” kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.
Kalsel sendiri sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah pada POMNAS X tahun 2007 silam. Menurut Paman Birin, ini menandakan bahwa Kalsel memang layak menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional.
Untuk diketahui, POMNAS XVIII 2023 di Kalsel akan diselenggarakan pada 12-22 November 2023, dan rencananya dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
POMNAS diperkirakan diikuti sebanyak 12.308 mahasiswa atlet, yang akan bertanding dalam 16 cabang olahraga.
Ketua Penyelenggara Muhammad Rusmin Nuryadin menyampaikan, POMNAS XVIII dilaksanakan di 4 Kabupaten/Kota yakni Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, serta di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan.
“Hingga saat ini, sudah ada ada 24 provinsi yang memastikan keikutsertaannya pada event dua tahunan ini,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Setelah sukses digelar pada tahun 2022 lalu, Bank Kalsel bersama OJK Regional 9 Kalimantan kembali melanjutkan suksesnya program “Bekantan” yang merupakan akronim dari “Buka Rekening Tingkatkan Literasi Gemar Menabung” yang merupakan sebuah inovasi model kegiatan untuk mendorong program KEJAR dalam setiap kegiatan Bank Kalsel Goes to School.
Suasana saat Bank Kalsel Goes To School di Banjarmasin
Untuk tahun 2023 ini kegiatan program “Bekantan” Merdeka digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Indonesia Menabung.
Jajaran Bank Kalsel, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan (dua dari kiri) dan Walikota (sasirangan) berfoto bersama
Dalam even ini Bank Kalsel membuat program 17-08-2023, yaitu 17 Kegiatan Bank Go To School serentak di 14 Kantor Cabang Konvensional, 3 Kantor Cabang Syariah, 08 PKS KEJAR Simpel dengan Sekolah (Cabang Utama Banjarmasin, Cabang Ahmad Yani, Cabang Pelaihari, Cabang Banjarbaru, Cabang Paringin, Cabang Barabai, Cabang Tanjung) dan 2023 Pembukaan rekening baru Tabungan SIMPEL gabungan dari seluruh cabang.
Ada pun khusus untuk di Kota Banjarmasin, kegiatan Bekantan Merdeka digelar, pada Rabu (9/8) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Banjarmasin yang menghadirkan ratusan siswa dan siswi.
Hadir dalam kegiatan kali ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, sedangkan dari OJK hadir Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Darmansyah beserta jajaran, lalu dari Direktur Kepatuhan Bank Kalsel IGK. Prasetya beserta jajaran, serta Kepala Sekolah SMAN 2 Banjarmasin Mukeniansyah.
Disela kegiatan, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel H. IGK. Prasetya berharap, kegiatan dengan model semacam ini akan dapat meningkatkan literasi keuangan siswa dengan lebih efektif dan sekaligus membangun minat persepsi siswa, bahwa menabung di Bank itu mudah, aman, dan memiliki kebanggaan tersendiri.
“Kedepannya Bank Kalsel akan konsisten untuk tetap melaksanakan Bank Go To School dan model kegiatan edukasi seperti ini secara konsisten, yang merupakan salah satu upaya berkelanjutan Bank Kalsel mendukung tercapainya tujuan program KEJAR, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru,” tegasnya.
Bank Kalsel pun dalam kesempatan ini juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan OJK, Pemerintah Daerah, Pihak Sekolah, dan stakeholder terkait lainnya. Selain itu di masa yang akan datang Bank Kalsel juga terus mengkaji kesiapan mobile bankingnya untuk dapat memfasilitasi pembukaan rekening pelajar secara online.
“Adanya kerjasama ini diharapkan menjadi sinergi positif antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mensukseskan event OJK yaitu KEJAR Award 2023 serta turut berperan dalam kemajuan wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Darmansyah menargetkan, melalui kegiatan semacam ini pengetahuan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Banua, dapat semakin meningkat lagi. Bahkan harus mampu melebihi pengetahuan literasi dan inklusi keuangan di tingkat nasional pada tahun 2024 mendatang.
“OJK tidak bisa sendiri dalam meningkatkan pengetahuan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Banua. Perlu kerja semua pihak, makanya di event kali ini kami berkolaborasikan dengan Bank Kalsel dalam meningkatkan pengetahuan literasi dan inklusi keuangan untuk kalangan pelajar,” bebernya.
Baginya kalangan pelajar sendiri sangat tepat untuk dilakukan edukasi terkait literasi dan inklusi keuangan. Karena mereka dipandang punya kemampuan yang baik dalam mengakses layanan jasa keuangan melalui internet.
“Kalau mereka ini tidak diberi pemahaman yang baik terhadap literasi dan inklusi keuangan. Potensi mereka terjebak pada berbagai layanan jasa keuangan ilegal atau investasi bodong sangat besar,” tuturnya.
Di lain pihak, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengungkapkan, kebanggaannya atas antusiasme yang ditunjukkan para pelajar. Ia menegaskan bahwa investasi dalam literasi keuangan pada usia muda akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi individu, maupun masyarakat secara keseluruhan.
“Mudah mudahan seluruh pelajar SMA ini punya tabungan semua, simpanan pelajar. Karena itu baik untuk masa depannya, pendidikannya dan masa tuanya nanti,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Rapimprov) KADIN Kalsel 2023, pada Selasa (8/8). Rapimprov pertama di bawah kepemimpinan Ketua Umum, Shinta Laksmi Dewi ini, mengangkat tema “KADIN Kalsel Bergerak: Sinergis, Inklusif dan Kolaboratif Dalam Meningkatkan Kualitas Daya Saing dan Percepatan Ekonomi Daerah Menuju Kalsel Maju” yang diselenggarakan di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.
Ketua Umum KADIN Kalsel (batik) bersama jajaran kepanitiaan Rapimprov KADIN tahun 2023
Dalam jumpa pers Senin (7/8), Ketua Pelaksana Rapimprov Kadin Kalsel 2023, Muhamad Pazri menjelaskan, tujuan diadakannya Rapat Pimpinan Provinsi ini adalah untuk menetapkan sasaran dan program kerja tahun 2023-2024, serta pembagian tugas setiap jajaran organisasi, melaksanakan keputusan Musprov KADIN Kalimantan Selatan, khususnya menyangkut program-program kerja serta evaluasi, koordinasi, sinkronisasi dan upaya intensif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program antar jajaran, memberikan evaluasi, masukan, saran yang konstruktif dan komplementif kepada pemerintah daerah di bidang perekonomian maupun kebijakan di sektor industri, perdagangan dan investasi.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturrahmi antar dewan penasihat, dewan pertimbangan dan dewan pengurus antar KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, serta membuat jejaring bisnis yang kuat untuk mendorong prospek produktivitas dunia usaha dan perekonomian daerah dan nasional,” ujar Pazri kepada wartawan.
Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan potensi sinergitas program kerja KADIN Indonesia dan KADIN Daerah, yang inklunsif agar memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi, kemandirian UMKM, guna meningkatkan ekonomi daerah yang maju dan berdaya saing, membantu dewan pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Selatan untuk memutuskan hal-hal yang tidak dapat diputuskan sendiri, dan hasilnya dipertanggungjawabkan kepada Musprov.
“Targetnya acara ini akan dihadiri 250 peserta dan peninjau dari unsur kepengurusan KADIN Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi/Perhimpunan anggota luar biasa dan undangan,” tambahnya.
Rapimprov yang rencananya dibuka Gubernur Kalimantan Selatan itu, juga diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis program kerja, yang mendorong KADIN menjadi kuat yang inklusif dan kolaboratif, serta terlaksananya program umum organisasi KADIN Provinsi Kalimantan Selatan 2022-2027, tercapainya sinergitas KADIN Provinsi dengan pemerintah daerah, mewujudkan Kalimantan Selatan maju melalui UMKM kuat dan perekonomian daerah yang kuat, serta terjadinya jaringan dan Kerjasama bisnis anggota KADIN Kalimantan Selatan.
Pada acara Rapimprov 2023 ini, juga akan ada diselenggarakan Forum Talk Show dengan Tema “Peluang dan Tantangan Investasi Untuk Mendukung Terselenggaranya Pembangunan IKN” yang menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya Desiderius Viby Indrayana dari Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana Otoritas IKN, Setyo Maharso sebagai Ketua Komite Kajian BPKPT KADIN Indonesia, dan Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri.
Kemudian pada forum selanjutnya “Paparan Sinergitas Program KADIN Indonesia dengan KADIN Provinsi” yang akan diisi narasumber Adi Mahfudz, selaku WKU Bidang Vokasi dan Sertifikasi, dan Hari Nawawi, WKU Bidang Pertanian-Komtap. Pada acara ini juga digelar Bazaar UMKM Binaan Kadin Kalsel.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, dalam acara ini akan menjelaskan secara detail mengenai Rapimprov KADIN Kalsel 2023, yang diselenggarakan dalam kondisi perekonomian tanah air yang terus membaik. Meskipun perekonomian global dan regional secara global diprediksi mengalami penurunan.
“Hal tersebut menjadi tantangan untuk kita semua agar dapat membawa ke arah peningkatan ekonomi dan stabilitas keuangan yang membaik, khususnya di Kalimantan Selatan. Yakni dengan disusunnya strategi ekonomi yang baik dan tepat,” jelas Shinta di hadapan wartawan.
Ketua Umum KADIN Provinsi KALSEL juga menegaskan, bahwa acara ini merupakan momentum untuk menyatukan langkah, pemikiran, dan karya untuk melahirkan program kerja 2023 sebagai acuan bagi jajaran pengurus KADIN di Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menjalankan kewajiban tugas kepengurusan untuk satu tahun ke depan.
Namun perlu diketahui sebelumnya bahwa, KADIN Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan Program dengan mengacu pada garis besar Program Kerja KADIN Indonesia yang telah di launching pada saat Rapimnas KADIN Desember 2022 yang terdiri atas 4 (empat) pilar utama. Yakni Tulang Punggung Kesehatan, Ekonomi Daerah, Kewirausahaan dan Kompetensi, serta Internal Organisasi dan Regulasi.
“Saya berharap, dengan diselenggarakannya Rapimprov ini, KADIN Kalsel dapat memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi secara global, serta memberikan sinergi terhadap perdagangan maupun industri dalam semua sektor ekonomi dan usaha,” tutupnya.
Selain talkshow dan bazaar, Rapimprov KADIN Kalsel juga mengagendakan Deklarasi Pemilu Damai. Deklarasi ini menjadi bukti komitmen KADIN untuk bersikap netral, namun tetap terlibat memberikan masukan terkait perekonomian dan kewirausahaan. (RIW/RDM/RH)
KOTABARU – Dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap upaya percepatan penurunan stunting terus bergulir.
Terkini, BI Kalsel serahkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk penanganan stunting pada kegiatan Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, di SMAN 2 Kotabaru, pada Senin (7/8).
Perwakilan penerima bantuan BI berfoto bersama Gubernur, Kepala Perwakilan BI Kalsel, dan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kalsel
Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo mengatakan, dukungan ini jadi kali kedua yang diserahkan BI Kalsel. Sebelumnya, PSBI penanganan stunting juga telah dilakukan di Kabupaten Barito Kuala pada Mei 2023.
“Untuk Kotabaru, kami salurkan PSBI dalam bentuk intervensi spesifik berupa susu bagi 42 balita stunting selama 6 bulan dan intervensi sensitif berupa alat kesehatan untuk Puskesmas Kotabaru. Total nilai kedua jenis bantuan itu sebesar Rp90 juta,” tutur Wahyu.
Isu stunting telah menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Sebelumnya, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 yang dirilis Kementerian Kesehatan mengungkap, angka prevalensi stunting di Kalsel menunjukkan perbaikan. Yakni dari semula 30% pada 2021, menjadi 24,6 persen pada 2022.
Kendati demikian, angka prevalensi stunting Kalsel pada tahun 2022 tersebut masih lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 21,6 persen.
Menurut Wahyu, hal itulah yang melandasi pemikiran BI untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kalsel.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, mengapresiasi bantuan BI Kalsel. Pria yang akrab disapa Paman Birin itu mengatakan, bonus demografi 2045 hanya akan optimal bila generasi mudanya berbadan sehat dan berwawasan luas.
“Kehidupan bangsa yang akan datang, sangat ditentukan oleh pemuda hari ini. Pemuda yang berkualitas, tentunya dapat membuat bangsa kita semakin terdepan,” ujar Paman Birin.
Rangkaian Turdes Kemerdekaan ke-9 di SMAN 2 Kotabaru ini dihadiri Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kotabaru Akhmad Rivai, Kepala SMAN 2 Abdul Gapur, jajaran Forkopimda Kotabaru, SKPD terkait, pelajar, dan masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Kalsel (baju putih) bersantai dengan jajaran Forkopimda Kalsel
Pada kesempatan itu, turut dilakukan penyerahan sejumlah bantuan secara simbolis, diantaranya paket sembako, bibit, sarana dan prasarana sekolah. (BI.Kalsel-RIW/RDM/RH)
KOTABARU – Destinasi wisata baru Kalsel terus menjadi incaran para penikmatnya dari dalam dan luar daerah. Termasuk yang terjadi di Gowa Lowo, Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru. Hingga 2023, jumlah pengunjung telah mencapai 200 ribu orang.
Suasana pengujung Wisata Alam Goa Lowo di kantin BUMDes Pesona Rejo Jaya
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi menyampaikan, cukup terpukau atas pencapaian ini. Terlebih, destinasi yang terbilang baru tersebut sudah mengumpulkan banyak pengunjung dari berbagai daerah termasuk berhasil menjaring wisatawan dari luar daerah di Kalimantan Selatan.
“Diusainya yang akan menginjak 3 tahun itu tentunya bisa terus menggerakan roda perekonomian masyarakat sekitar. Nah, tanggal 23 Agustus nanti juga ada penggelaran seni tarian budaya menyambut genap 3 tahun Wisata Alam Gowa Lowo,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru, Senin (7/8) sore.
Dengan adanya lonjakan pengunjung, menurut dia, dapat meningkatkan tarap ekonomi masyarakat sekitar. Apalagi, keuntungannya sudah bisa dinikmati mereka.
“Kabarnya sudah melebihi 200 ribu pengunjung. Ini harus terus ditingkatkan melalui kualitas pelayanan yang diberikan termasuk penunjang lainnya seperti infrastruktur serta keramahtamahannya,” ungkap legislator yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalimantan Selatan.
Bahkan, ia mengungkapkan, diumurnya yang akan menginjak tiga tahun mampu terus bertumbuh baik dalam hal mengembangkan bisnis perekonomian pedesaan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pesona Rejo yang dikelola sedemikian baiknya.
“Saya bersyukur ini adalah bukti keberhasilan dari 3 tahun sebelumnya. Melalui gebrakan dari tokoh masyarakat dan pemuda di sini patut diapresiasi. Tak hanya dari sektor wisatanya saja tetapi juga ekonomi kreatifnya terus kita dorong dan support,” papar orang yang akrab disapa Paman Yani tersebut.
Sementara itu, Direktur BUMDes Pesona Rejo Raya, Triwidodo, mengungkapkan, meski capain ini diluar dari ekspekstasi. Namun, dirinya menyebut, masih perlu dukungan penuh dari pemerintah daerah baik ditingkat provinsi (Pemprov) Kalsel maupun Kotabaru.
Direktur BUMDes Pesona Rejo Raya, Triwidodo, saat menyampaikan lonjakan pengunjung di Wisata Alam Goa Lowo
“Kami masih sangat memerlukan bantuan dari pemda. Tetapi, Alhamdulillah berkat dukungan dan dorongan dari Paman Yani sektor ekonomi di desa kami berjalan,” ucapnya.
Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak lepas dari kerjasama dan dukungan seluruh masyarakat yang saat ini turut serta mengelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Dengan adanya pengembangan pariwisata di sini, Alhamdulillah dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tukasnya.
Diketahui, selain memiliki wahana alam luas utamanya adalah susur goa. BUMDes Pesona Rejo juga menghadirkan permainan untuk keluarga. Terlebih, saking asrinya Gowa Lowo ternyata sering dijadikan lokasi selfi bagi para pengunjung dari berbagai daerah. (RHS/RDM/RH)
KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali menyambangi Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Senin (7/8) sore. Kali ini untuk menyebarluaskan nilai-nilai idelogi Pancasila dalam pengamalan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Ini merupakan kegiatan dalam memberikan wawasan kebangsaan yang sekaligus mempertebal ideologi Pancasila terhadap masyarakat sebagai tonggak dasar agar nilai-nilai luhur tersebut terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya usai menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila.
Suasana saat pelaksanaan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di Desa Tegalrejo
Ia menuturkan, dengan ditanamkannya nilai-nilai ideologi Pancasila tentu dampaknya sangat positif terhadap penguatan diri. Apalagi, menjaga keutuhan bangsa dan negara terlebih dahulu harus dilandasi cinta tanah air.
“Kami berkomitmen untuk terus hidup damai, rukun dengan roda ekonomi yang terus kita geliatkan dan satukan dalam bingkai NKRI yakni berbeda-beda tapi tetap satu jua,” ungkap legislator Kalsel dari Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru ini.
Melalui sosmed, ia tak bosan-bosannya untuk terus mengingatkan agar masyarakat bijak dalam memberikan informasi. Bahkan, jangan sampai nantinya kabar yang diberikan adalah berita kebohongan atau hoax.
“Kita berharap generasi muda dan masyarakat pada umumnya dapat membentengi diri dan wilayahnya dari ganguan apapun termasuk penggunaan medsos,” tegasnya.
Sebagai pengingat, ia juga mengharapkan masyarakat untuk bisa menjaga cipta kondisi yang aman menjelang pemilu 2024.
“Apalagi tahun politik ada yang mengambil kesempatan untuk mengubah haluan negara. Nah, ini jangan sampai terjadi,” harap Paman Yani (sapaan akrabnya).
Sementara itu, Kasubbid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan Perwakilan dan Partai Politik Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyebut, ada empat pilar berbangsa dan bernegara yang harus dijalankan. Hal tersebut bertujuan supaya implementasi dalam penerapannya mampu berjalan baik sesuai kaidah dari idelogi Pancasila.
Pemaparan empat pilar berbangsa dan bernegara dari Badan Kesbangpol Kalsel Harry Widhiyatmoko
“Kita berharap kegitan ini dapat memupuk rasa cinta tanah air dan mampu mengimplementasikan nasionalisme. Jadi, perlu diantisipasi adalah tantangan kita menghadapi ancaman yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” paparnya.
Ia menambahkan, menjaga keserasian agar terciptanya perdamaian tak hanya tugas dari pemerintah saja melainkan juga perlu dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Menghadapi tahun pemilu tentu harus ekstra kita antisipasi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Pancasila,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, tokoh masyarakat Desa Tegalrejo, Triwidodo, berterima kasih atas kehadiran anggota DPRD Kalsel Paman Yani dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat Desa Tegalrejo tentang pentingnya penanaman idelogi Pancasila.
“Melalui kegiatan revitalisasi dan penanaman nilai-nilai idelogi Pancasila ini kegotong royongan kita tumbuhkan sehingga moto dalam membangun desa termasuk di Gowa Lowo tersebut dapat berjalan baik yakni dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)