Pemprov Kalsel Orientasikan 400 PPPK, Perkuat Disiplin dan Kompetensi Pelayanan
Foto bersama pembukaan orientasi PPPK di BPSDMD Kalsel
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar orientasi bagi 400 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam 10 angkatan untuk memperkuat disiplin, integritas, dan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Orientasi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, Rabu (28/10).
Syarifuddin mengatakan, orientasi merupakan amanat yang harus diikuti PPPK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.

Melalui kegiatan ini, PPPK diharapkan memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan kejujuran dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.
“Orientasi ini dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, kejujuran, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Kita ingin para pegawai membekali diri dengan pengetahuan, disiplin, dan kejujuran sehingga nantinya bisa bekerja dengan nyaman dan maksimal di tempat kerja masing-masing,” ujarnya.
Menurut Syarifuddin, dinamika perkembangan dunia menuntut aparatur untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pekerjaan.
Karena itu, orientasi menjadi kesempatan bagi PPPK untuk menggali ilmu dari para penyaji dan asesor, sekaligus mengembangkan kemampuan setelah kembali ke lingkungan kerja.
Ia berharap, materi yang diberikan selama orientasi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehingga mendukung peningkatan kinerja aparatur di lingkup Pemprov Kalsel.
Sementara itu, Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah menjelaskan, orientasi kali ini diikuti 10 angkatan, dengan masing-masing angkatan berjumlah 40 orang. Dengan demikian, total peserta mencapai 400 PPPK.
Faried menyebut, orientasi menjadi bagian dari tugas BPSDMD membekali PPPK mengenai tata cara bekerja, nilai-nilai dasar ASN, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik.
“Di situ nanti diajarkan bagaimana tata cara bekerja dan core values BerAKHLAK. Ujung-ujungnya, PPPK seperti ASN lainnya adalah untuk melayani publik dengan lebih baik,” jelasnya.
Selain pelaksanaan orientasi, BPSDMD Kalsel juga menjalin kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendorong peningkatan literasi aparatur.
Faried mengatakan, kemampuan dan kompetensi ASN perlu terus dikembangkan melalui kebiasaan membaca serta penambahan wawasan.
Karena itu, ke depan setiap peserta pendidikan dan pelatihan di BPSDMD akan diwajibkan menjadi anggota perpustakaan.
“Kami berharap melalui upaya ini, ASN mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kinerjanya dengan selalu menambah wawasan melalui gemar membaca,” pungkasnya. (SYA/RIW/EPS)
