22 Juni 2026

Gelar Verifikasi Lapangan BUMDesa Terbaik 2026, Dinas PMD Apresiasi Kinerja BUMDesa Karya Baimbai

Penilaian BUMDesa terbaik tahun 2026

Banjar – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan melanjutkan tahapan penilaian lapangan BUMDesa Terbaik Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Kali ini, tim penilai melakukan verifikasi lapangan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Karya Baimbai yang berada di Desa Pemangkih Darat, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Senin (22/6).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses seleksi untuk menentukan BUMDesa terbaik tingkat provinsi yang nantinya akan menjadi percontohan pengembangan usaha ekonomi desa di Kalimantan Selatan.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa DPMD Provinsi Kalimantan Selatan, Indah Novita Purnamasari mengatakan, pada tahun 2026 pihaknya melakukan sejumlah penyempurnaan sistem penilaian BUMDesa terbaik.

Apabila pada tahun – tahun sebelumnya seluruh peserta mendapatkan kunjungan lapangan, maka tahun ini proses seleksi diawali dengan penilaian administrasi dan dokumen untuk menentukan lima besar peserta terbaik yang berhak mengikuti verifikasi lapangan.

“Sebagai informasi, pada tahun 2026 ini kami melakukan perbaikan terhadap sistem penilaian. Kalau dulu seluruh peserta dikunjungi, sekarang terlebih dahulu dilakukan seleksi administrasi untuk menentukan lima besar BUMDesa terbaik yang kemudian diverifikasi langsung di lapangan,” ujarnya.

Indah menjelaskan, perubahan sistem tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas dan kualitas penilaian.

Dengan metode tersebut, tim penilai lebih fokus melakukan pendalaman terhadap BUMDesa yang benar-benar menunjukkan kinerja terbaik, baik dari sisi kelembagaan, pengelolaan usaha, maupun dampaknya terhadap masyarakat desa.

“Dalam penilaian lapangan, tim melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek, mulai dari tata kelola organisasi, administrasi kelembagaan, perkembangan unit usaha, inovasi yang dikembangkan, hingga kontribusi BUMDesa terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pembangunan ekonomi desa,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, DPMD Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan apresiasi kepada BUMDesa Karya Baimbai yang berhasil masuk lima besar peserta terbaik tingkat provinsi tahun 2026.

Menurut Indah, capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen kuat pengelola BUMDesa, mengembangkan usaha desa secara profesional, produktif, dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi BUMDesa Karya Baimbai yang berhasil masuk dalam lima besar BUMDesa terbaik tingkat provinsi. Ini tentu bukan hal yang mudah karena harus melalui tahapan seleksi administrasi dan penilaian dokumen terlebih dahulu,” katanya.

Lebih lanjut, Indah menegaskan, bahwa ajang BUMDesa Terbaik bukan sekadar kompetisi, melainkan menjadi instrumen pembinaan yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan BUMDesa di seluruh Kalimantan Selatan.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak BUMDesa yang tumbuh menjadi lembaga ekonomi desa yang mandiri, profesional, dan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi di wilayah masing – masing.

“Hasil penilaian lapangan terhadap lima besar peserta nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi tim penilai untuk menentukan BUMDesa terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang akan memperoleh penghargaan sekaligus mendapatkan pembinaan lanjutan untuk meningkatkan daya saing hingga tingkat nasional,” tutup Indah. (MRF/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.