19 April 2026

Wujud Empati Korban Bencana, Gubernur Muhidin Imbau Warga Tak Nyalakan Petasan Tahun Baru

ilustrasi perayaan kembang api (sumber : Google)

BANJARBARU – Menjelang pergantian tahun, suasana suka cita diharapkan tetap diiringi dengan rasa kepedulian dan empati terhadap sesama. Di tengah kondisi sebagian wilayah yang masih terdampak bencana, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk merayakan Tahun Baru secara sederhana dan tidak berlebihan.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan maupun kembang api pada malam pergantian tahun. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang saat ini terdampak bencana, baik di Kalimantan Selatan maupun di luar daerah.

“Pergantian tahun ini hendaknya kita maknai dengan kesederhanaan dan kepedulian. Di tengah saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, sudah sepatutnya kita menahan diri dan tidak menyalakan petasan maupun kembang api,” ujar Gubernur Muhidin, saat ditemui wartawan pada Momen 5 Rajab Guru Sekumpul.

Gubernur Muhidin (kanan) bersama Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan (kiri) saat diwawancara

Ia menegaskan, aktivitas bermain petasan dan kembang api tidak hanya berpotensi mengganggu ketertiban umum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

“Untuk kesempatan ini, pada malam Tahun Baru jangan sampai ada yang bermain petasan maupun kembang api. Kami mengimbau di berbagai daerah, baik di tingkat provinsi hingga kampung, agar tidak ada yang menyalakan petasan dan kembang api, sehingga kita dapat melewati Tahun Baru dengan biasa-biasa saja, aman, dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Muhidin juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, untuk memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan, dengan saling menghormati serta mendoakan agar daerah-daerah yang terdampak bencana dapat segera pulih.

Ia menambahkan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru, agar berjalan dengan aman, nyaman, dan tertib.

Senada dengan imbauan Gubernur, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, juga mengajak masyarakat untuk menahan diri dan tidak menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun.

“Apa yang disampaikan Bapak Gubernur sejalan dengan imbauan kami. Kami mengajak seluruh masyarakat yang merayakan Malam Tahun Baru untuk tidak menyalakan kembang api sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita, khususnya yang saat ini masih tertimpa bencana,” ujar Kapolda.

Kapolda menegaskan, jajaran kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan selama libur Natal dan Tahun Baru, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

“Diharapkan dengan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat, perayaan Tahun Baru dapat berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh rasa kepedulian sosial,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.