19 April 2026

Gubernur Muhidin, Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Makodam, dan Penguatan Koperasi Merah Putih

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan TNI, bukan sekadar kerja sama administratif, tetapi merupakan wujud komitmen nyata, mendukung pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) di wilayah Kalimantan Selatan. Penandatanganan ini juga sekaligus menandai percepatan pembangunan sarana fisik, berupa gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Muhidin saat menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pangdam XXII Tambun Bungai di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel, Rabu (10/12).

Muhidin menegaskan, langkah strategis ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan sosial semata, tetapi juga menyentuh dimensi keamanan, kedaulatan, serta kemandirian bangsa.

Gubernur Kalsel (kanan)

“Rencana pembentukan Komando Daerah Militer atau Kodam di wilayah Kalimantan Selatan pada tahun 2027, merupakan tonggak penting bagi penguatan postur pertahanan di wilayah Kalimantan. Kehadiran Kodam nantinya tidak hanya berfungsi untuk kepentingan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” ungkap Muhidin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Muhidin, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung, bersinergi, serta mengawal seluruh proses pembentukannya agar berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Selain mendukung pembangunan Makodam, Gubernur Muhidin juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan fisik berupa gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses distribusi barang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Koperasi harus menjadi pilar utama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Ini selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo, yaitu pendirian Koperasi Merah Putih dengan semangat gotong royong dan keadilan sosial,” lanjut Muhidin.

Gubernur Muhidin berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI yang terbangun melalui kesepakatan ini dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat serta percepatan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung rencana tersebut, baik dari sisi koordinasi lintas sektor maupun kesiapan fasilitas yang diperlukan,” tutup Muhidin. (MRF/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.