Mandiri Air 2046, Komisi II Dorong Kalsel Kelola Sumber Daya Air Berkelanjutan
Sumber humas DPRD Kalsel
Banjarmasin – Kemandirian air menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Untuk itu, Grand Design Kalimantan Selatan Mandiri Air 2046 mendapat apresiasi dari Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sebagai langkah strategis menyiapkan pengelolaan sumber daya air bagi kebutuhan masyarakat di masa depan.
Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan, perencanaan jangka panjang hingga 2046, pengelolaan sumber daya air diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu menjawab tantangan pada masa mendatang.

Upaya ini mewujudkan Kalimantan Selatan yang mandiri air dinilai penting, mengingat ketersediaan air memiliki peran besar, dalam mendukung berbagai sektor mulai dari kebutuhan rumah tangga, pertanian, perikanan, hingga aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, Kalimantan Selatan diharapkan mampu memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Yani Helmi menegaskan, melalui perencanaan jangka panjang hingga 2046, pengelolaan sumber daya air diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu menjawab tantangan pada masa mendatang.
Kemandirian air ini memerlukan perencanaan yang terarah, koordinasi lintas sektor, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan.
Di sisi lain, keterlibatan pemerintah daerah, pemangku kepentingan terkait, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga sumber daya air.
“Potensi sumber daya air yang dimiliki Kalimantan Selatan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” jelas Yani Helmi.

Lebih lanjut Yani Helmi menambahkan, selain menjaga ketersediaan air, pengelolaan yang berkelanjutan perlu memperhatikan kualitas air, perlindungan daerah resapan, serta upaya pencegahan pencemaran.
Langkah tersebut penting agar sumber air tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan berkesinambungan oleh masyarakat.
Dukungan terhadap Grand Design Kalimantan Selatan Mandiri Air 2046 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan sumber daya air. Implementasinya perlu diterjemahkan ke dalam program konkret, target yang terukur, serta evaluasi berkala agar tujuan yang direncanakan dapat tercapai.
“Grand Design Kalimantan Selatan Mandiri Air 2046 pun diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi menjadi arah pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi sekarang dan mendatang,” tutupnya. (ADV-NHF/RIW/EPS)
