14 Oktober 2026

Sambungan Pipa BPAM Banjarbakula Tak Lagi Bocor, Suplai Air Baku Capai 70 Persen

Proses perbaikan pipa transmisi terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan

Banjarbaru – Perbaikan pipa transmisi air baku milik BPAM Banjarbakula berdiameter 1.200 milimeter terus berprogres. Setelah pemasangan Ripper Clamp selesai, suplai air baku kini kembali mencapai sekitar 70 persen dari kapasitas normal.

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, mengatakan Intake Mandikapau kini kembali beroperasi dengan debit sekitar 280 liter per detik (L/s).

Pasokan juga didukung Intake PTAM Intan Banjar sebesar 120 L/s, sehingga total suplai air baku mencapai sekitar 400 L/s.

Sambungan pipa transmisi Banjarbakula telah selesai dipasang dan masih terus dilakukan perbaikan

“Penyambungan menggunakan Ripper Clamp telah selesai dilaksanakan. Saat ini, Intake Mandikapau sudah dapat kembali dioperasikan dengan debit sekitar 280 liter per detik, ditambah pasokan dari Intake PTAM Intan Banjar sekitar 120 liter per detik,” jelas Wahyu, Rabu (14/10).

Setelah pengoperasian awal, BPAM Banjarbakula melakukan pemantauan terhadap sambungan baru pada bagian pipa yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Hasil pemantauan selama 1 x 24 jam menunjukkan belum ditemukan rembesan maupun kebocoran pada sambungan tersebut.

Kondisi ini menjadi indikasi awal bahwa sambungan Ripper Clamp berfungsi dengan baik. Meski demikian, pemantauan tetap dilanjutkan untuk memastikan sambungan dapat beroperasi secara andal.

Tahapan berikutnya adalah pengecoran pada bagian sambungan untuk memperkuat konstruksi dan meningkatkan keandalan pipa. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kebocoran kembali.

Siddiq menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pelayanan yang terjadi akibat kebocoran pipa transmisi air baku tersebut. BPAM Banjarbakula terus mengupayakan agar seluruh tahapan perbaikan berjalan lancar sehingga suplai air baku dapat kembali normal.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pengecoran serta tahapan perbaikan selanjutnya berjalan lancar tanpa kendala. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan dukungan masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” tutupnya.

Dengan suplai yang saat ini mencapai sekitar 70 persen dari kapasitas normal, BPAM Banjarbakula masih melanjutkan tahapan perbaikan dan pemantauan sebelum sistem kembali beroperasi secara normal. (SYA/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.