18 Agustus 2026

Sukses Digelar, Lomba Bakisah Bahasa Banjar Diskominfo Meriahkan Hari Jadi dan Kalsel Expo 2026

Banjarbaru – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan sukses menggelar Lomba Bakisah Bahasa Banjar dalam rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi dan Kalsel Expo 2026, di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/8).

Lomba ini menjadi salah satu upaya mengenalkan sekaligus melestarikan Bahasa Banjar kepada generasi muda sejak dini.

Kegiatan diikuti siswa sekolah dasar yang terbagi dalam dua kategori, yakni kelas 1-3 dan kelas 4-6. Para peserta menampilkan kemampuan bakisah menggunakan Bahasa Banjar dan dinilai oleh juri berkompeten.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik dan Media, Heni Setiawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias.

“Alhamdulillah, kegiatan ini telah sukses dilaksanakan. Kami atas nama Diskominfo mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan antusias,” ujar Heni.

Ia mengatakan, seluruh peserta telah menunjukkan keseriusan dan kemampuan terbaik membawakan cerita menggunakan Bahasa Banjar.

“Kami juga mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta yang telah mengikuti lomba dengan serius. Mereka mampu menampilkan bakat yang luar biasa dalam bakisah Bahasa Banjar,” katanya.

Menurut Heni, pelestarian Bahasa Banjar penting dilakukan sejak dini karena bahasa daerah merupakan bagian dari identitas dan budaya masyarakat Kalimantan Selatan.

“Harapannya, anak-anak semakin memahami Bahasa Banjar karena bahasa ini merupakan bagian dari identitas mereka. Jangan sampai tergerus perkembangan zaman dan modernisasi,” tuturnya.

Heni menambahkan, kegiatan seperti Lomba Bakisah Bahasa Banjar dapat menjadi salah satu sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah kepada anak-anak.

“Pelestarian bahasa Banjar harus dilakukan secara berkelanjutan dan dimulai sejak dini. Anak-anak juga memiliki hak untuk mengenal budaya dan bahasa daerahnya,” pungkasnya. (BDR/RIW/APR)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.