3 Juli 2026

Ananda Ajak Pemuda Hadirkan Inovasi Digital, Atasi Persoalan Lingkungan

Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar Sosialisasi Peningkatan Kepedulian Pemuda dengan tema “Redesign Ecocreative: Melalui Kreativitas dan Inovasi Digital, Pemuda Kawa Melestarikan Lingkungan”, bertempat di Aula Khatib Dayan Kota Banjarmasin, Kamis (2/7).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda. Turut hadir Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rickval Fachruri selaku narasumber, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Gusti Ikromi, para pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan, komunitas, serta jajaran terkait.

Ket foto : Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda

Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah kota, meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan melalui pendekatan kreativitas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital.

Sebanyak 100 peserta dari berbagai kalangan, organisasi kepemudaan (OKP) hingga komunitas ikut dalam kegiatan tersebut.

Usai membuka kegiatan, Wawali Ananda menegaskan, bahwa pemuda memiliki peran strategisbmembantu pemerintah mencari solusi terhadap berbagai persoalan daerah, khususnya permasalahan sampah yang saat ini masih menjadi perhatian bersama.

“Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Bapak Rickval Fachruri, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian pemuda terhadap lingkungan. Pemuda Kota Banjarmasin kami tantang untuk ikut menyelesaikan persoalan yang sedang kita hadapi bersama, yaitu masalah sampah,” ujarnya.

Menurut Ananda, kritik terhadap pemerintah harus diiringi dengan partisipasi aktif dan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi.

“Jangan hanya bisa menyampaikan kritik bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin belum mampu menyelesaikan persoalan sampah. Pemuda adalah bagian dari masyarakat Kota Banjarmasin, sehingga kami berharap mereka juga memberikan sumbangsih pemikiran, inovasi, dan kreativitas untuk membantu menyelesaikan persoalan lingkungan ini,” tegasnya.

Ia berharap berbagai ide kreatif yang lahir dari generasi muda mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah, mulai dari hulu hingga hilir.

“Apa yang bisa mereka upayakan dan inovasikan untuk menyelesaikan persoalan sampah, mulai dari proses pengurangan, pengelolaan hingga pemanfaatannya kembali. Kami menilai ini sangat penting karena pemuda merupakan salah satu sasaran strategis dalam mewujudkan visi dan misi Yamin-Ananda,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Gusti Ikromi menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk workshop yang bertujuan membekali pemuda agar berwawasan dan mampu mengembangkan inovasi berbasis lingkungan.

“Hari ini kami kembali melaksanakan workshop bertajuk Redesign Ecocreative. Melalui kegiatan ini kami memberikan pelatihan kepada para pemuda agar mampu berkolaborasi bersama pemerintah dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah,” jelasnya.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi dengan keikutsertaan 100 pemuda dari berbagai latar belakang organisasi maupun masyarakat umum.

“Pesertanya berjumlah 100 orang yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan, komunitas, hingga pemuda umum yang mendaftar melalui media sosial. Kegiatan ini juga merupakan inisiatif Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan Perspektif sehingga dapat terlaksana pada hari ini,” ungkapnya.

Ikrom menambahkan, fokus utama kegiatan untuk mendorong pemuda agar dapat mengubah cara pandang terhadap sampah sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

“Fokus kita hari ini adalah bagaimana pengelolaan sampah yang sebelumnya dianggap tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai dan memiliki nilai ekonomi. Kami tidak membatasi peserta harus sudah memiliki usaha atau belum. Yang terpenting adalah mereka memiliki kemauan untuk berkolaborasi bersama pemerintah dalam kegiatan daur ulang dan pengelolaan sampah,” bebernya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan kreatif yang dapat diimplementasikan sebagai solusi nyata mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kota Banjarmasin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmen untuk terus melibatkan generasi muda sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan yang kreatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi digital menuju Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera. (PEMKOBJM-SRI/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.