Milad ke-22 Ambapers,Alur Barito Tonggak Kalsel Menuju Poros Logistik Indonesia Timur
Keterangan foto: Penyerahan potongan tumpeng HUT ke-22 Ambapers kepada Gubernur Kalsel
Banjarmasin – PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers), Kamis (23/4) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun ke-22 yang dirangkai dengan acara Halal Bihalal dan Customer Gathering di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
Mengusung tema “Safe Channel Economic Growth”, Ambapers meneguhkan komitmennya sebagai penjaga utama konektivitas sungai, yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi regional dan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Gazali, dan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Turut hadir Ketua DPRD, Supian HK, Ketua TP PKK Provinsi, Fathul Jannah, Direktur Utama Bangun Banua Afrizaldi, serta para pelaku industri, pertambangan, pertanian, serta jajaran PT Pelindo dan mitra strategis lainnya.
Dalam sambutannya, Zulfadli Gazali memaparkan, bahwa keberadaan Alur Barito yang dikelola PT Ambapers telah membawa dampak makro ekonomi yang sangat signifikan.
“Alur ini tidak lagi bergantung pada pasang surut air sungai. Secara tidak langsung, hal ini mendongkrak perekonomian regional yang tercermin dari kelancaran arus barang dan logistik, stabilisasi biaya transportasi baik keluar maupun masuk pelabuhan, yang pada akhirnya berdampak langsung pada stabilitas angka inflasi daerah,” ujar Zulfadli.
Ia menambahkan, peran Ambapers dalam menjaga konektivitas antara sektor industri, pertambangan, pertanian, dan pelabuhan transit, telah menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan Indonesia Timur.
“Tanpa alur yang aman dan stabil, rantai pasok akan terhambat. Ambapers hadir sebagai solusi,” tegasnya.
Gubernur Kalsel, Muhidin, dalam sambutannya mengingatkan, bahwa Sungai Barito adalah warisan peradaban yang perlu dilestarikan.
“Kita harus merevitalisasi memori sejarah kejayaan Bandarmasih sebagai pembangunan ekonomi berbasis sungai di abad ke-21,” ujarnya.
Namun, Ia juga mewanti-wanti tantangan fenomena alam berupa curah hujan tinggi yang meningkatkan sedimentasi dan mengurangi pasokan alur sungai.
“Ini berisiko terhadap panjangnya antrian kapal bertonase besar. Kita semua harus terus mewaspadai dan berkolaborasi mencari solusi, termasuk melengkapi layanan Pelabuhan Trisaksi dengan Pelabuhan Mekar Putih, untuk meningkatkan daya saing Kalsel dibidang logistik antar bangsa,” pesan Gubernur.
Gubernur Muhidin juga menyatakan, bahwa momentum HUT ke-22 Ambapers yang bertepatan dengan tahun peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin, merupakan awal sinergitas yang menandai kesiapan Kalimantan Selatan menjadi poros logistik Indonesia Timur.
Pada kesempatan yang sama, digelar dialog bertema “Optimalisasi Kanal Barito sebagai Poros Logistik Indonesia Timur”. Dialog menghadirkan pembicara Ananda (Wakil Wali Kota Banjarmasin), Zulfadli Gazali (Direktur Utama Ambapers), Afrizaldi (Direktur Utama PT Bangun Banua) dan Perwakilan PT Pelindo sub regional Kalimantan.
Diskusi dimoderatori Rofi Eka Shanty (Kepala Biro Kalimantan Post Jakarta) dan Peneliti Imam Bukhari International Scientific Research Center Samarkand, Uzbekistan.
Para narasumber sepakat bahwa pengelolaan alur sungai yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis teknologi akan menjadi fondasi utama bagi kejayaan logistik kawasan timur Indonesia.
Acara juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng, penyerahan penanugeran penghargaan, bantuan sosial serta ramah tamah Halal Bihalal.
Dengan tema Safe Channel Economic Growth, Ambapers optimis dapat terus berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. (RIW/EPS)
