Gelar FGD, Dispar Kalsel Analisa Kondisi Pasar Pariwisata

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, melalui Bidang Pemasaran, Seksi Data dan Penyebaran Informasi, menggelar Forum Group Discussion (FGD) Analisa Pasar Pariwisata, bekerjasama dengan Akademi Pariwisata Nasional.

Suasana Forum Group Discussion (FGD) Analisa Pasar Pariwisata

Kepada sejumlah wartawan, usai pembukaan Selasa (1/7), Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menganalisa kondisi pasar pariwisata di Kalimantan Selatan. Terutama terkait peluang dan tantangan yang akan dihadapi industri pariwisata.

“Kementrian Perhubungan telah mengembalikan status Syamsudin Noor menjadi bandara Internasional sejak 4 Juni 2025, maka FGD sangat tepat dilaksanakan,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin (ditengah)

Disampaikan Syarifuddin, analisa pasar sangat penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Dimana peningkatan ini juga perlu dibarengi pemberdayaan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif, untuk mendukung kesejahteraannya.

“Data hasil analisis pasar ini, diharapkan penyelenggaraan event-event melibatkan masyarakat sekitar destinasi wisata dan pelaku ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Penyebaran Informasi Dispar Kalsel, Rezeki Amelia menambahkan, hasil dari analisa ini akan menjadi acuan untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan dalam pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. Yakni melalui berbagai masukan dan saran dari asosiasi mitra kerja Dispar Kalsel dan Dinas Pariwisata di 13 kabupaten/ kota.

“Adanya analisa pasar bisa menyusun agenda promosi ke depan. Strategi akan lebih tepat sasaran, karena sesuai dengan kondisi pasar pariwisata saat ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, FGD Analisa Pasar Pariwisata, menghadirkan narasumber Direktur Akademi Pariwisata Nasional, Dewi Setiawati, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel melalui Bidang Kebudayaan serta Angkara Pura. (NHF/RIW/RH)

DPRD Kalsel Tetapkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2024

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar Rapat Paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Selasa, (1/7)

Suasana rapat paripurna DPRD Kalsel

Dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Kartoyo, agenda Rapat Paripurna kali ini diawali dengan pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara legislatif dan eksekutif dalam proses pembahasan hingga penetapan Raperda tersebut. Ia berharap, penetapan ini menjadi pijakan yang kuat untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman saat memberikan sambutan

Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Diharapkan, pembahasan Raperda ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, agar seluruh program pembangunan daerah dapat terlaksana secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. (ADV-NHF/RIW/RH)

Gelar Upacara Dan Syukuran HUT Ke-79 Bhayangkara, Polda Kalsel Berkomitmen Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Masyarakat

BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, menggelar upacara dan syukuran HUT ke-79 Bhayangkara tahun 2025, yang dilaksanakan di halaman Mapolda Kalsel, pada Selasa (1/7). Upacara ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, dan dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin beserta istri, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, beserta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, HUT Bhayangkara bukan hanya acara seremonial semata, namun menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi, evaluasi, serta menemukan kembali komitmen pencapaian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Hari Bhayangkara tahun 2025 ini mengambil tema Polri Untuk Masyarakat, yang mengandung makna bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif,” ucap Rosyanto.

Dilanjutkan Rosyanto Yudha, ketahanan pangan, menjadi isu strategis nasional yang akan turut dijaga Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan. Polda Kalsel turut mengambil peran aktif dalam ketahanan pangan, melalui program yang selama ini telah berjalan dengan berbagai kegiatan. Antara lain pemanfaatan lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif untuk masyarakat, pendirian kebun dan kolam percontohan di lingkungan polda, polres, hingga polsek.

“Pendampingan kepada petani dan peternak, serta pengamanan distribusi bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat, juga turut dilakukan Polda Kalsel,” ungkap Yudha.

Polri tidak hanya membantu ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Di Daerah Kalsel, Polda Kalsel terus menjaga keamanan masyarakat, yang bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, dan ketertiban umum.

“Kami menyadari bahwa upaya yang kami lakukan masih belum sempurna dan tidak lupa dari berbagai kekurangan, sehingga belum mampu memenuhi semua harapan masyarakat. Berbagai kritik terhadap kinerja Polri akan kami terima secara arif dan bijaksana untuk dijadikan bahan intropeksi,” tutup Yudha. (MRF/RIW/RH)

Tingkatkan Kemampuan Usaha Pemuda, Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Wiramuda

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan wirausaha muda (Wiramuda), bagi pemuda Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta Tapin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (1/7). Pelatihan dibuka Plt Kadispora Kalsel M. Fitri Hernadi.

“Pelatihan yang diberikan terutama di bidang marketing atau pemasaran, cara bicara kepada publik, serta berbagai macam ilmu lainnya,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernadi

Diharapkan, lanjutnya, materi yang disampaikan ini, dapat meningkatkan kemampuan para pemuda dalam menjalankan usahanya.

“Dispora Kalsel siap mendukung peningkatan kualitas wiramuda di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta Kabupaten Tapin.

Fitri juga mengajak, para pemuda di provinsi ini, agar dapat membuka diri terhadap dunia internasional.

“Saat ini Provinsi Kalimantan Selatan telah membuka diri terhadap dunia internasional dengan status bandara, yang saat ini siap menerima penerbangan internasional,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, para pemuda di daerah juga diharapkan dapat membuka diri, dalam melihat peluang tersebut.

“Dengan membangun komunitas, desa, serta kabupaten, maka perekonomian di Kalimantan Selatan akan bangkit,” ucap Fitri.

Adanya dukungan para pemuda mampu melihat peluang usaha dengan dunia internasional tersebut, maka masyarakat sejahtera dapat diwujudkan di Banua. (SRI/RIW/RH)

Rencanakan Angkutan Massal Perkotaan di Banua Enam dan Kotabaru, Dishub Kalsel Gelar Rakornis Penyelenggaraan Angkutan Massal Perkotaan

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis Penyelenggaraan Angkutan Massal Perkotaan di Provinsi Kalimantan Selatan, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (1/7). Rakor dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kalsel M. Fitri Hernadi.

“Rakor tahun ini, mengangkat tema Pengembangan Layanan Angkutan Massal Perkotaan di Banua Anam dan Saijaan Bersujud,” ungkap Fitri.

Kadishub Kalsel Fitri Hernadi

Pada rakor ini, lanjutnya, Dinas Perhubungan Provinsi mengundang Dinas Perhubungan se Banua Anam serta Kabupaten Kotabaru.

“Rakor ini membahas keberhasilan Trans Perkotaan Banjarbakula, dimana diharapkan rencana layanan angkutan massal perkotaan juga dapat dijalankan di Banua Anam dan Kotabaru,” ucapnya.

Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berupaya untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Muhidin berharap, salah satu visi dan misinya dapat terwujud secepatnya, Salah satunya terkait Angkutan Massal Perkotaan di Banua Anam dan Saijaan.

Seperti yang disampaikan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Bidang Kebijakan Pembangunan Daerah Fajar Desira.

“Pengembangan layanan angkutan massal perkotaan di Banua Anam ini, merupakan salah satu program dalam visi dan misi Gubernur Kalsel Muhidin,” ujarnya.

Tenaga Ahli Gubernur Fajar Desira

Karena termasuk dalam visi dan misi tersebut, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya mewujudkan Pengembangan Layanan Angkutan Massal Perkotaan tersebut.

“Kedepannya layanan angkutan massal perkotaan dapat di rasakan oleh warga di kawasan Banua Anam dan sekitarnya,” ucap Fajar. (SRI/RIW/RH)

Menjaga Sumber Daya Kelautan, Dislutkan Kalsel Gandeng PSDKP Kemlut Lakukan Pengawasan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta KKP Tarakan, bersama sama melakukan pengawasan terhadap sumber daya kelautan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono menjelaskan, Dislutkan Kalsel belum lama tadi menerima kunjungan dari PSDKP Kemlut RI serta KKP Tarakan.

“Kunjungan tersebut untuk mempererat koordinasi dalam upaya pengawasan dan perlindungan sumber daya kelautan di wilayah perairan Indonesia khususnya Kalimantan,” ungkap Rusdi, Senin (30/6).

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

Selain itu, lanjut Rusdi, kunjungan tersebut untuk menjalin silaturahmi serta memperkenalkan pejabat KPP Tarakan yang baru.

“Melalui sinergi lintas wilayah dan pusat pusat diharapkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di daerah semakin meningkatkan,” ucap Rusdi.

Dengan semakin optimal, berkelanjutan, berpihak pada kesejahteraan nelayan maka taraf hidup masyarakat pesisir semakin meningkatkan.

“Sehingga koordinasi antar wilayah kelautan ini perlu dilakukan untuk melindungi sumber daya kelautan dan perikanan,” ujar Rusdi. (SRI/RIW/RH)

Walikota Banjarbaru Sampaikan Pidato Perdana, Tegaskan Komitmen Menuju Banjarbaru Emas

BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna dengan dua agenda utam. Yakni penyampaian pidato perdana Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru periode 2025–2030, serta nota pengantar keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru

Rapat berlangsung di Ruang Graha Paripurna, Senin (30/6), dipimpin Ketua DPRD Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera.

Turut hadir dalam rapat tersebut Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, Wakil Walikota Wartono, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, dan anggota DPRD Kota Banjarbaru.

Dalam pidato perdananya, Walikota Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi, kepada pemimpin sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membangun Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby saat menyampaikan pidato

Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan sepenuh hati, mengusung semangat kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas.

“Kami akan bekerja keras, bekerja ikhlas, dan bekerja cerdas bersama seluruh elemen masyarakat dalam menyempurnakan metamorfosis Banjarbaru menuju visi besar Banjarbaru Emas: Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, lanjut Lisa, Pemerintah Kota Banjarbaru telah menyiapkan empat pilar program utama.

Banjarbaru Charity, program bantuan kemanusiaan seperti insentif penggali kubur, bantuan rumah tidak layak huni, dan perlengkapan sekolah bagi keluarga kurang mampu.

Banjarbaru Business Incubator, pengembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan ruang kreatif.

Banjarbaru Best Quality Government, peningkatan kualitas ASN, tenaga pendidik, dan layanan publik berbasis digital.

Banjarbaru Priority Area, pembangunan Islamic Center, penataan taman kota, serta infrastruktur drainase dan sumur resapan di kawasan rawan banjir.

Selain program jangka menengah dan panjang, Lisa juga mengumumkan 21 program prioritas dalam 100 hari kerja pertamanya. Di antaranya normalisasi sungai, pembaruan data penerima bantuan sosial, peningkatan sanitasi, pembenahan penerangan jalan, serta penertiban kabel semrawut dan bangunan tanpa izin.

Lisa juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran daerah dengan membatasi kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.

“Perubahan APBD ini bertujuan menyempurnakan program-program yang sudah berjalan agar lebih tepat sasaran, sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, menyampaikan dukungannya terhadap program-program yang telah dipaparkan Walikota dan Wakil Walikota. Ia menegaskan DPRD siap mengawal setiap kebijakan demi kemajuan Banjarbaru.

“Kami bersama seluruh Komisi di DPRD tak terkecuali Alat Kelengkapan Dewan (AKD) siap mengawal keberlangsungan program Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Gelar Apel Peringatan Harganas 2025, Diskominfo Kalsel Tegaskan Pentingnya Solidaritas Keluarga di Lingkungan Kerja

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2025 di halaman kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, pada Senin (30/6).

Apel dipimpin Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, yang diwakili Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Tarwin Patik Mustafa. Serta kegiatan ini diikuti seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo Kalsel.

Tarwin menyampaikan, bahwa apel ini merupakan bentuk penguatan solidaritas kekeluargaan di antara pegawai sebagai bagian penting dalam menjaga semangat kerja dan kekompakan dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.

Kepala Bidang Informasi Publik Dan Statistik Diskominfo Kalsel, Tarwin Patik Mustafa saat memimpin apel Harganas 2025

“Keluarga yang paling dekat adalah saat kita berada di kantor. Selama delapan jam kita bekerja dan saling berinteraksi, sehingga ini perlu dijaga agar bisa terus berkinerja optimal,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga di rumah, khususnya dalam membina anak-anak agar tidak terpengaruh dampak negatif dari kemajuan teknologi.

“Dalam pembangunan keluarga harus dimulai dari rumah, perhatikan terus anak kita agar terhindar dari pengaruh negatif teknologi yang dapat mengganggu keharmonisan interaksi di keluarga,” pesannya.

Tarwin berharap, melalui momentum Harganas, seluruh pegawai Diskominfo Kalsel dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan menjadikan nilai-nilai kebersamaan serta cinta dalam keluarga sebagai pondasi dalam menjalankan tugas dan mencapai target program kerja yang telah ditetapkan.

“Momentum Harganas diharapkan dapat menguatkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan cinta dalam keluarga yang juga menjadi pondasi utama dalam pembangunan bangsa,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Pimpin Apel Perdana, Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Komitmen Jalankan Puluhan Program Dalam 100 Hari

BANJARBARU – Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, akan melaksanakan pembangunan di kota ini, yang selaras dengan visi dan misi pemerintah pusat. Yakni sejalan dengan asta cita Presiden, Prabowo Subianto.

Harapannya, Kota Banjarbaru akan tetap terhubung dan terkoordinasi agar pembangunan tersinergi dan tepat sasaran.

Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby (ELH), menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Tenaga Kontrak Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, agar selalu semangat, disiplin dan komitmen, bersama sama dalam membangun Banjarbaru yang lebih baik.

“Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap profesional, bekerja dengan penuh integritas dan menjaga semangat kolaborasi,” ungkap Lisa Halaby, saat memimpin apel gabungan bulan Juni 2025, di Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru, Senin (30/6)

Dalam gelaran Apel Gabungan bulan Juni 2025 ini pula, Walikota Banjarbaru menyampaikan akan melaksanakan puluhan program, dalam masa 100 hari kepemimpinannya.

Dalam program kerja 100 hari, dirinya bersama Wakil Walikota Wartono, akan menjalankan puluhan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari bantuan rumah (bedah rumah), bantuan pendidikan, penanggulangan banjir, pelayanan kesehatan, serta penguatan UMKM.

“Adapun visi yang akan kami jalankan hingga 2030 nanti, yakni untuk memperindah Ibukota Provinsi Kalsel ini,” lanjut Lisa Halaby.

Lisa juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak bisa dicapai sendiri, diperlukan kerja sama solid, profesionalisme dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bagian dari pengenalan arah pembangunan kedepan, dirinya akan memperkenalkan Visi Banjarbaru Emas, Elok, Maju, Adil dan Sejahtera.

“Pemerintah Kota Banjarbaru optimis mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warga Kota Banjarbaru,” tutup Lisa Halaby. (MRF/RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Terima Pertanggungjawaban APBD 2024, dan Sepakati Perubahan KUA PPAS 2025

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menerima Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Sepakati Perubahan KUA PPAS 2025 Kota Banjarmasin, melalui rapat paripurna yang digelar pada Senin (30/6).

Foto bersama

Kepada sejumlah wartawan, usai rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini mengatakan, agenda rapat ini ada dua. Yaitu Persetujuan Bersama Penetapan Perda Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Kesepakatan Bersama Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025. Dimana, seluruh fraksi menyetujui
Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, saat diwancara

“Persetujuan ini menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik ke depan,” katanya

Disampaikan Isnaini, terkait kesepakatan perubahan KUA dan PPAS Tahun 2025, hal itu sebagai bagian strategis dalam siklus penganggaran daerah, sebagai bentuk
mencerminkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan anggaran efektif, efisien, dan tepat sasaran, demi mendukung visi pembangunan daerah.

“Kami selalu bersinergi untuk membangun kota seribu sungai,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, atas persetujuan Raperda. Ia juga mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi.

“Pemko berkomitmen terus meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah, dengan cara lebih transparan dan akuntabel,” ungkapnya

Yamin meminta seluruh pihak yang telah bekerja dalam proses penyusunan dokumen anggaran tersebut, untuk menjadi hasil ini sebagai pondasi kuat, untuk penyusunan perubahan APBD 2025. Dengan tujuan mewujudkan
pembangunan inklusif, berkeadilan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita akan menyesuaikan dengan visi misi mewujudkan Kota Banjarmasin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini, dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Turut hadir Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, Wakil Walikota Banjarmasin Ananda, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman. Paripurna berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version