Bank Kalsel Salurkan Santunan untuk 980 Penerima di Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan dan sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat, Bank Kalsel menyalurkan santunan kepada 980 penerima, yang terdiri dari anak-anak panti asuhan, anak-anak tahfidz, dan kaum masjid.

Santunan ini akan disalurkan melalui seluruh cabang Bank Kalsel yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada pembukaan Kalsel Expo 2025 di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada Minggu (10/8).

Santunan diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin.

Fachrudin menyampaikan, bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat Banua.

“Kami berharap santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak panti asuhan, anak-anak tahfidz, serta membantu kebutuhan operasional kaum masjid. Melalui program ini, kami ingin menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang selaras dengan visi Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah yang tumbuh bersama masyarakat,” ujar Fachrudin. (ADV-RIW/RH)

Bank Kalsel Hadir di Kalsel Expo 2025, Sajikan Beragam Layanan dan Promo Menarik

BANJARBARU – Dalam rangka menyemarakkan Kalsel Expo 2025 yang digelar pada 10–15 Agustus 2025 di Komplek Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Bank Kalsel menghadirkan pengalaman booth yang atraktif, edukatif, dan penuh kejutan menarik bagi pengunjung.

Salah satu daya tarik utama booth Bank Kalsel adalah program aktivasi Mobile Banking AKSEL, yang langsung memberikan 100 souvenir eksklusif kepada pengunjung pertama yang mendaftar. Program ini menjadi bagian dari kampanye Bank Kalsel untuk mendorong penggunaan layanan digital yang cepat, mudah, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah mengatakan momentum Kalsel Expo dimanfaatkan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan di daerah.

“Kami ingin pengunjung tidak hanya mengenal produk Bank Kalsel, tetapi juga langsung merasakan kemudahan transaksi digital lewat AKSEL. Kehadiran kami juga dirancang untuk memberikan pengalaman menyenangkan, terutama bagi generasi muda”, ujar Firmansyah.

Tahun ini, Bank Kalsel menggandeng pelaku kuliner kopi lokal untuk menghadirkan suasana booth yang lebih hidup. Sebagai bagian dari rangkaian acara, pada puncak perayaan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, akan ada promo spesial bagi masyarakat yang berbelanja menggunakan QRIS Bank Kalsel di mitra kuliner yang tersedia.

Selain itu, booth Bank Kalsel juga menyajikan berbagai gimmick, games ringan, hingga konsultasi layanan perbankan. Pengunjung juga akan mendapatkan informasi terbaru mengenai produk/layanan unggulan baik funding maupun lending.

Firmansyah juga mengajak seluruh pengunjung untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami mengundang masyarakat datang ke booth Bank Kalsel, nikmati layanan perbankan, raih promo menarik, dan mari bersama kita dukung produk lokal kebanggaan daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RH)

Resmi Dibuka, BUMDesa Expo dan Kalsel Expo 2025 Kolaborasi Majukan Banua

BANJARBARU – Agenda tahunan yang selalu diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Expo 2025, resmi dibuka Gubernur Muhidin, Minggu (10/7). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, dari tanggal 10-15 Agustus 2025 di kawasan Perkantoran Gubernur di Banjarbaru.

BUMDesa Expo 2025, Menampilkan berbagai stand unggulan dari seluruh BUMDesa binaan Kabupaten/Kota.

Salah satu usaha BUMDesa binaan Pemkab Tapin, yakni Pertashop hasil kerjasama dengan PT Pertamina

Dengan dibukanya Bumdesa Expo 2025 ini, Gubernur Muhidin mengharapkan, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menjadi kolaborasi pemerintah dan masyarakat, jejaring bagi pelaku usaha, dan sebagai wadah menunjukan inovasi dan daya saing dari berbagai produk unggulan Kalimantan Selatan.

“BUMDesa ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, yang puncaknya akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2025 mendatang,” ungkap Muhidin.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin menyampaikan, pelaksanaan BUMDesa Expo 2025, bersamaan dengan Kalsel Expo 2025, dengan tempat pelaksanaan yang sama pula. Hal ini baru pertama kali dilaksanakan, berkat arahan dari Gubernur Muhidin.

“BUMDesa Expo dan Kalsel Expo sangat ada keterkaitan untuk memperkenalkan produk – produk desa kepada masyarakat,” ungkap Syarifuddin.

BUMDesa Expo 2025, juga diharapkan dapat membawa nama pemerintah kabupaten hingga ke tingkat nasional, dengan produk – produk olahan pada setiap BUMDesa.

“Apalagi BUMDesa berkolaborasi bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalsel, akan dapat menjembatani produk usaha BUMDesa hingga tingkat nasional,” lanjut Syarifuddin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah menyampaikan, sesuai arahan Gubernur Muhidin, bahwa penyelenggaraan BUMDesa Expo dan Kalsel Expo tahun 2025 disatukan, agar sinergi dua event tersebut dapat semakin memperluas jaringan pasar dan juga jaringan usaha yang ada pada BUMDesa dan Kalsel Expo.

“Para pelaku UMKM di dua event ini akan berkolaborasi untuk meningkatkan perekonomian di Banua,” ungkap Faried.

BUMDesa Expo akan dapat meningkatkan ekonomi desa, yang juga berdampak dengan meningkatnya ekonomi kecamatan, kabupaten, provinsi hingga Indonesia.

“Harapan kita semua bahwa BUMDesa Expo dan Kalsel Expo dapat terus berlanjut di tahun – tahun selanjutnya, dan kedepannya harus lebih baik lagi,” tutup Faried. (MRF/RIW/RH)

Hadiri Pembukaan Kalsel Expo 2025, Supian HK : Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

BANJARBARU – Ketua DPRD Supian HK dan Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Jaini, menghadiri pembukaan Kalsel Expo 2025, yang dibuka Gubernur Kalimantan Selatan dan Wakil Gubernur serta Sekdaprov Kalsel. Pembukaan berlangsung meriah di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel, Minggu (10/8) sore.

Foto bersama

Pembukaan expo yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, diwarnai dengan penampilan seni budaya daerah, pameran aneka produk unggulan, hingga inovasi teknologi karya putra-putri Banua.

Kehadiran Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD menjadi bentuk dukungan nyata lembaga legislatif terhadap upaya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Muhammad Jaini memandang, kegiatan tahunan ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga wahana strategis untuk mempromosikan potensi ekonomi lokal serta memperluas jaringan pemasaran produk-produk unggulan dari berbagai kabupaten/kota.

Menurutnya, Kalsel Expo mampu memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas, memperkuat branding, dan menjalin kerja sama yang lebih luas dengan pihak swasta maupun pemerintah, sehingga produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Keberagaman produk yang ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas, hasil pertanian, hingga inovasi teknologi, menjadi bukti nyata kekayaan potensi yang dimiliki Kalsel,” ucapnya

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel Supian HK menegaskan, bahwa Kalsel Expo harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha, sebagai momentum belajar, berinovasi, dan membuka peluang kerja sama yang menguntungkan.

Menurutnya, dengan dukungan penuh dari semua pihak, UMKM Kalsel memiliki peluang besar untuk “naik kelas” dan memperluas pasar.
Kalsel Expo 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga pelaku UMKM yang datang dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel.

“Setiap stan pameran menghadirkan ciri khas daerah masing-masing, menciptakan suasana yang kaya warna dan menarik perhatian pengunjung,” tutupnya. (ADV-NHF/RIW/RH)

Kalsel Expo 2025 Resmi Dibuka, Banyak Hiburan dan Hadiah Menarik

BANJARBARU – Kalsel Expo 2025, resmi dibuka Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Minggu (10/8) sore.

Proses pemotongan pita bunga tanda resmi dibukanya Kalsel Expo 2025

Acara pembukaan berlangsung meriah, dihadiri jajaran Forkopimda Kalsel, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, para bupati dan walikota, Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin, hingga para kepala SKPD.

Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, dan akan berlangsung hingga 15 Agustus mendatang.

“Alhamdulillah pembukaan hari ini sangat ramai pengunjung. Mudah – mudahan sampai hari penutupan nanti tetap meriah,” ujar Gubernur.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kalsel Expo diisi dengan ratusan stan dari instansi Pemprov Kalsel yang menampilkan inovasi, hasil pembangunan, serta produk unggulan.

“Setiap stan tersedia berbagai hadiah menarik bagi pengunjung,” ungkap Gubernur.

Tidak hanya pameran, pengunjung juga akan disuguhi beragam hiburan, mulai dari kesenian tradisional seperti reog, bagasing, dan atraksi kuntau, hingga hiburan musik dari band ternama.

“Jangan lupa untuk datang ke Kalsel Expo 2025. Pada penutupan nanti, musisi nasional juga dijadwalkan tampil,” imbau Gubernur.

Tahun ini, Kalsel Expo untuk pertama kalinya digelar di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Kecamatan Cempaka, setelah sebelumnya selalu berlangsung di Lapangan Murdjani, Banjarbaru.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan mengatakan, pemindahan lokasi ini bertujuan memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.

“Selain bisa melihat langsung kawasan perkantoran pemprov, lokasi ini juga lebih nyaman karena mengurangi risiko kemacetan seperti di lokasi sebelumnya,” jelasnya.

Pameran yang memanjang hingga 500 meter ini menampung 220 stan, terdiri dari 31 stan instansi Pemprov Kalsel, 22 stan kabupaten/kota, 10 stan instansi vertikal pemerintah, 3 stan BUMN dan BUMD, 12 stan perusahaan swasta, 5 stan organisasi, serta 50 stan UMKM dan pelaku usaha

“Target transaksi tahun ini kami harapkan bisa melebihi Rp14 miliar, lebih tinggi dari capaian tahun lalu,” harap Bagiawan.

Selain Kalsel Expo, kawasan perkantoran Pemprov Kalsel juga menjadi lokasi gelaran BUMDesa Expo 2025, yang pembukaannya dilakukan bersamaan oleh Gubernur. (SYA/RIW/RH)

Peringati Hari Jadi ke-75, Pemprov Kalsel Sambangi Tokoh Pemimpin Terdahulu

BANJARMASIN – Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pemimpin terdahulu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial, kembali menggelar kegiatan Anjangsana menjelang peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

Salah satu kegiatan Anjangsana Pemprov Kalsel di tahun 2024

Kegiatan ini menyasar 12 tokoh yang pernah menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, anjangsana ini juga menjadi simbol komitmen Pemprov Kalsel dalam merawat nilai – nilai kesetiakawanan dan menghargai sejarah kepemimpinan Banua.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Farhanie, melalui Kepala Seksi Kepahlawanan dan Kesetiakawanan, Yahya menyampaikan, bahwa anjangsana ini merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki makna khusus pada tahun ini, karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

“Anjangsana ini adalah wujud rasa hormat dan terima kasih pemerintah orovinsi kepada para pemimpin terdahulu. Di momentum Hari Jadi ke-75 ini, kami ingin menunjukkan bahwa jasa mereka tidak pernah dilupakan,” jelas Yahya, Jumat (8/8).

Kegiatan anjangsana akan dilakukan secara bergiliran oleh para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kalsel, yang bertindak sebagai perwakilan resmi pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, para tokoh akan menerima langsung bingkisan dan bantuan di kediaman masing – masing.

Tahun ini, kegiatan juga didukung Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), yang turut menyalurkan bantuan bersamaan dengan kunjungan.

“Kami berterima kasih kepada Bank Kalsel yang turut berpartisipasi. Sinergi ini memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian dalam kegiatan yang penuh makna ini,” tambah Yahya.

Selain penyerahan bantuan, anjangsana juga menjadi momen berharga untuk berdialog, mengenang masa pengabdian, serta mendoakan kesehatan dan kesejahteraan para tokoh yang telah berjasa bagi Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memastikan bahwa para pemimpin terdahulu tetap merasakan perhatian dan penghargaan dari generasi sekarang. Ini adalah budaya yang harus terus kita lestarikan,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Resmi Dimulai, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Kembali Tampilkan Warisan Budaya Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, resmi menggelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, yang dibuka Gubernur Kalsel Muhidin, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin. Festival tahunan ini berlangsung di Siring 0 Kilometer Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, usai pembukaan Jumat (8/8) sore, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin mengatakan, festival ini merupakan event tahunan dalam rangkaian Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan. Seperti tahun – tahun sebelumnya, beragam acara meriahkan festival tahun ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, (sasirangan biru) saat diwancara

Diantaranya Kampoeng Bandjar, Parade Kelotok Hias, Panggung Seni dan Budaya, Festival Olahraga dan Tradisonal, Permainan Rakyat, Lomba Foto dan Video, Galeri Seni dan Pusaka.

“Gelaran berlangsung selama 3 hari mulai 8 sampai 10 Agustus,” ucapnya

Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, dimeriahkan
Kampoeng Bandjar, yaitu stand-stand kabupaten kota di Kalsel, yang menampilkan ciri khas masing-masing daerah. Seperti Kabupaten Hulu Sungai Selatan, terkenal dengan kuliner Ketupat Kandangan, Kabupaten Banjar dengan Air Guci, yaitu kerajinan tangan khas Banjar, berupa sulam manik yang telah ada sejak ratusan tahun lalu. Kain ini dulunya hanya boleh dipakai penguasa Kerajaan Banjar, dan sekarang menjadi warisan budaya yang dilestarikan. 

“Masyarakat dapat datang langsung untuk mengetahui berbagai informasi destinasi wisata unggulan, juga kulinernya,” jelas Syarifuddin yang juga sebagai Plt Kepala Dinas Pariwisata Kalsel

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, festival tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni dengan adanya stand Galeri Seni dan Pusaka. Dimana khusus Galeri Seni, ditampilkan 21 lukisan karya perupa lintas generasi.

Beberapa benda koleksi ratusan tahun yang dipamerkan

Kemudian untuk Galeri Pusaka, para
pengunjung akan disuguhi pameran pusaka berusia ratusan tahun yang sarat nilai sejarah dan makna. Koleksi yang dipamerkan, diantaranya keris berumur ratusan tahun, peninggalan masa awal pemerintahan Pangeran Suriansyah Raja Banjar pertama yang memeluk Islam.

“Ayo kunjungi Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2025, karena di panggung akan dimeriahkan Madihin, Musik Panting, tari-tarian, dan artis Pusakata serta Danar Widianto yang siap menggetarkan panggung utama,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

Menuju Adipura 2025, Provinsi Kalsel Diminta Serius Kelola Sampah

BANJARBARU – Penilaian Adipura adalah proses evaluasi yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memberikan penghargaan kepada kota – kota di Indonesia, yang berhasil menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan.

Program Adipura baru, tidak lagi hanya menjadi simbol kota bersih, melainkan indikator strategis tata kelola persampahan yang modern, adil, dan berkelanjutan. Penilaian tidak hanya bersandar pada estetika kota, tetapi pada 3 dimensi mendasar, yakni sistem pengelolaan sampah dan kebersihan 50 persen, anggaran dan kebijakan daerah 20 persen, serta kesiapan SDM dan infrastruktur pendukung 30 persen.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan, bahwa sebanyak 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan, masih masuk kategori Kota Kotor terkait kriteria penilaian Adipura 2025.

Adapun tujuan mengenai penilaian Adipura, yakni untuk mendorong kota – kota di Indonesia agar menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, kualitas udara, dan pengelolaan limbah.

“Penilaiannya benar-benar serius sesuai dengan kondisi daerah, dan beberapa waktu lalu kami sudah meluncurkan penilaian Adipura baru,” ungkap Hanif, usai menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla, disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, baru – baru ini.

Ia mengingatkan, agar Provinsi Kalsel serius mengelola sampah, karena hingga saat ini, nilai standar kabupaten/kota di Kalsel masih tergolong Kota Kotor.

Penilaian Adipura 2025 dilaksanakan melalui verifikasi yang memiliki kriteria-kriteria yang tidak hanya mengutamakan simbol kota bersih saja, tetapi mengedepankan tata kelola sampah yang baik.

“Pemerintah daerah di Kalsel melakukan langkah-langkah tata kelola sampah yang benar. Jika sampah yang ada di hulu tidak dikelola dengan baik, maka pemerintah daerah jangan berharap mendapatkan penghargaan Adipura 2025,” tutup Hanif. (MRF/RIW/RH)

Bedah Buku dan Workshop Book Review, Upaya Dispersip Kalsel Tingkatkan Budaya Literasi

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Bedah Buku bersama Penulis Khoirul Trian, Romansaku, Boy Chandra, serta Mutia Indah, di Aula Dispersip Kalsel, Jumat (8/8). Bedah Buku dibuka Kepala Dispersip Provinsi Kalsel Sri Mawarni.

Mawar mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dispersip Kalsel Sri Mawarni

“Dispersip Kalsel mengajak kaum ibu dan anak pelajar terus meningkatkan minat baca atau literasi. Salah satunya dengan menghadirkan para penulis terkenal tanah air,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Kegiatan bedah buku dilaksanakan selama dua hari, dari 8-9 Agustus 2025, dengan dihadiri 200 peserta dari perwakilan pelajar di Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Mawar mengatakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, terus meningkatkan program literasi dikalangan generasi muda.

“Dispersip Kalsel selalu memberikan dukungan kepada para pencinta buku di Banua, dengan menghadirkan buku yang sedang laris atau best seller saat ini,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Mawar, perkembangan pengetahuan tentang buku yang baru, selalu diketahui para pencinta buku di Kalimantan Selatan.

“Saat ini buku yang terkategori best seller, yakni Ayah Arah Kemana Ya, yang bercerita mengenai keberadaan seorang ayah di dalam keluarga,” ujarnya.

Isi pada bulu tersebut, merupakan hal yang paling relevan dengan keadaan saat ini. (SRI/RIW/RH)

Sambut HUT ke-80 RI, Pemprov Kalsel dan Forkopimda Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

BANJARMASIN – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Forkopimda membagikan puluhan ribu bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Aksi pembagian dilakukan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, bersama Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, serta jajaran Forkopimda, di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada Kamis (7/8) sore.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih, yang digelar serentak secara nasional untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI.

Sebanyak 10 ribu lembar bendera merah putih ukuran kecil dibagikan untuk para pengguna jalan. Sedangkan 5 ribu lembar bendera berukuran sedang, diperuntukkan bagi masyarakat agar dipasang di rumah masing-masing.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin mengatakan, pembagian bendera ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai simbol semangat kebangsaan dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

“Semoga masyarakat lebih mencintai bangsa ini. Tidak mudah para pejuang kita meraih kemerdekaan, dan ini merupakan bentuk penghargaan kita kepada mereka,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Banua untuk aktif memasang bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan.

“Mari kita pasang bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing hingga akhir Agustus nanti. Ini bentuk nyata cinta kita kepada tanah air,” pesannya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menuturkan, pembagian bendera akan terus dilanjutkan hingga Hari Kemerdekaan tiba.

“Pembagian bendera dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda Kalsel. Kegiatan ini didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalsel dan Forkopimda,” ungkap Kapolda.

Dirinya berharap masyarakat dapat lebih bersemangat menyambut HUT ke-80 RI dengan memasang bendera di rumah maupun kendaraan sebagai wujud cinta tanah air.

“Semoga gerakan ini semakin menggugah rasa nasionalisme masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menghargai jasa pahlawan,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Exit mobile version