Peringati HUT Ke-80 RI, DPRD Kalsel Hadiri Penyerahan Remisi 6.780 Warga Binaan Lapas Kelas II B Banjarbaru

BANJARBARU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Kartoyo bersama Ketua Komisi I Rais Ruhayat, turut mendampingi Gubernur Kalsel Muhidin, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, menyerahkan remisi bagi warga binaan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Minggu (17/8) siang.

Pemberian remisi umum dan remisi dasawarsa ini, ditujukan kepada narapidana serta anak binaan yang memenuhi syarat, sebagai bentuk apresiasi negara atas perilaku baik sekaligus upaya pembinaan yang telah mereka jalani.

Tercatat sebanyak 6.780 warga binaan di Kalsel mendapatkan pengurangan masa hukuman pada momen peringatan kemerdekaan ini.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, bersama Ketua Komisi I DPRD Kalsel (ki-ka)

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo menyampaikan, bahwa remisi diharapkan menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk berbenah diri. Bagi yang mendapatkan remisi, berharap nantinya ketika kembali ke masyarakat, bekal pelatihan yang dijalani di dalam lapas dapat dijadikan pegangan.

“Bagi yang memperoleh remisi tahun ini, semoga tahun depan dapat kembali meraih remisi berkat prestasi yang dicapai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya kasus narkoba di Kalimantan Selatan. Dari total 9.304 warga binaan, 70 persen di antaranya merupakan kasus narkoba. Ini membuktikan bahwa penyebaran narkoba di Kalsel sangat tinggi. Dengan mewakili atas nama DPRD Kalsel meminta aparat penegak hukum, agar lebih tegas dan menyusun roadmap penyelesaian masalah narkoba.

“Saya juga berpesan kepada para orang tua dan masyarakat agar lebih menjaga anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat menilai, Lapas Banjarbaru mengalami kelebihan kapasitas yang cukup signifikan dari total 4.328 orang.

Rais juga menambahkan, perlu adanya langkah pencegahan sejak dini agar peredaran narkoba bisa ditekan.

“Ke depan, kita akan lebih sering melakukan sosialisasi mengenai bahaya obat terlarang, supaya generasi muda kita tidak terjerumus,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Muhidin secara simbolis menyerahkan remisi kepada 6.780 warga binaan di berbagai lapas se-Kalimantan Selatan. Ia menekankan bahwa remisi bukan hanya pengurangan masa hukuman, tetapi juga motivasi untuk memperbaiki diri.

“Saya berharap warga binaan yang memperoleh remisi dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbenah diri dan tidak lagi terjerumus pada perbuatan yang merugikan,” ucapnya. (ADV-NHF/RIW/RH)

Peringatan HUT ke-80 RI di Banjarbaru Berlangsung Khidmat, Wali Kota Tekankan Nilai Persatuan

BANJARBARU – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Banjarbaru, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Suasana Upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bertindak sebagai inspektur upacara yang dipusatkan di halaman Balai Kota Banjarbaru, pada Minggu (17/8).

Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby saat menjadi inspektur upacara

Wali Kota Erna Lisa, menekankan pentingnya momentum peringatan kemerdekaan untuk memperkuat semangat persatuan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemerdekaan bukan hanya perayaan seremonial. Momentum ke-80 tahun ini hendaknya kita isi dengan semangat menjaga persatuan, hidup rukun, serta menegakkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan begitu, Banjarbaru akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi penggerak pembangunan daerah.

“Kita ingin Banjarbaru tumbuh sebagai kota yang maju, namun tetap menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Itulah warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada generasi mendatang,” ujar Erna Lisa.

Suasana upacara semakin bermakna dengan pembacaan naskah Undang-Undang Dasar 1945 oleh Pj. Sekretaris Daerah Banjarbaru, Sirajoni, serta pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera.

Kedua momen itu menghadirkan kembali ingatan tentang detik-detik bersejarah bangsa.

Sebagai penutup rangkaian, Wali Kota Banjarbaru juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemko Banjarbaru. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian ASN selama 10, 20, hingga 30 tahun. (BDR/RIW/RH)

HUT Ke-80 Kemerdekaan RI, Gubernur Muhidin Ajak Masyarakat Bersatu Mengisi Kemerdekaan

BANJARBARU – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, digelar dengan penuh khidmat, di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarbaru, Minggu (17/8) pagi. Gubernur Kalsel Muhidin, memimpin jalannya upacara sebagai inspektur.

Acara ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, pimpinan instansi vertikal, kepala SKPD, organisasi masyarakat, para veteran, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak dan kebersamaan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Usai upacara, Gubernur Muhidin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan.

Gubernur Kalsel saat menjadi inspektur upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI

“Alhamdulillah, cuaca mendung membuat suasana lebih sejuk, dan kita semua diberi kesehatan untuk mengikuti upacara ini,” ucapnya.

Muhidin menilai, momentum kemerdekaan ke-80 ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan kontribusi masyarakat dalam pembangunan Banua.

“Alhamdulillah kita semua lengkap hadir, baik masyarakat, Forkopimda, instansi vertikal, maupun SKPD. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga,” katanya.

Menurut Muhidin, mengisi kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban seluruh masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga semangat perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata demi kemajuan Banua,” tegasnya.

Khusus kepada generasi muda, Muhidin berpesan agar tidak pasif, melainkan aktif berkarya dan terus belajar. Menurutnya, peran pemuda sangat besar dalam menentukan arah bangsa ke depan.

“Mudah-mudahan pemuda tetap berkarya, jangan terlalu diam. Kalau dulu para pejuang rela berkorban, sekarang giliran anak-anak muda untuk berkontribusi. Jangan sampai kita dipandang remeh oleh bangsa lain,” tutupnya.(SYA/RIW/RH)

Resmi Ditutup, Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 Catat Transaksi Rp14,05 Miliar

BANJARBARU – Gelaran Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025, resmi ditutup Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, pada Jumat (15/8) malam, di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, di Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, yang telah berkontribusi atas suksesnya penyelenggaraan expo tahun ini.

Sekretaris Daerah Kalsel, Syarifuddin saat menyampaikan sambutan.(foto : KalselMC)

“Expo ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Selama enam hari, kita semua disuguhkan keberagaman potensi lokal Banua, dari budaya, kuliner, hingga produk unggulan,” ujarnya.

Kalsel Expo dan BUMDesa Expo 2025 diikuti 240 stan peserta yang terdiri dari SKPD, BUMN/BUMD, pelaku UMKM, BUMDes, mitra swasta, serta 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Semua stan terisi penuh, menandakan tingginya antusiasme dan partisipasi.

Selain menampilkan capaian pembangunan provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2024, expo ini juga menjadi sarana promosi produk lokal, potensi daerah, serta inovasi masyarakat.

“Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh panitia, SKPD, UMKM, BUMDes, mitra swasta, dan masyarakat Kalsel yang memeriahkan acara ini. Terutama kepada 13 kabupaten/kota yang memperkenalkan potensi unggulan daerahnya,” katanya.

Syarifuddin berharap, keberhasilan Kalsel Expo & BUMDesa Expo 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Mari kita dorong agar UMKM, BUMDes, dan produk lokal Kalimantan Selatan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengungkapkan, bahwa expo yang berlangsung sejak Minggu (10/8) berhasil mencatat perputaran uang fantastis mencapai Rp14,05 miliar, dengan jumlah pengunjung sekitar 610 ribu orang.

“Alhamdulillah, ini mengalami peningkatan dan merupakan transaksi luar biasa dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Ia juga berharap ke depan Kalsel Expo dapat berlangsung lebih lama dan menghadirkan peserta dari provinsi lain.

“Kalau bisa, kita ingin menambah harinya dan mengundang provinsi lain agar semakin meriah. Ini kan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kalsel,” ujarnya.

Expo tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, seperti Festival Band pelajar dan mahasiswa, lomba memasak makanan khas Banjar antar-SKPD, lomba mewarnai dan melukis, lomba fotografi, hingga lomba kreatif Nusantara.

Selain itu, digelar pula lomba stan terbaik untuk kategori SKPD, kabupaten/kota, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, instansi vertikal, serta organisasi sosial dan profesi.

Penutupan expo ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dan stan terbaik. Acara ditutup semakin meriah dengan penampilan musisi nasional, Andika Mahesa. (SYA/RIW/RH)

Gubernur Muhidin Resmi Kukuhkan 44 Paskibraka Provinsi Kalsel Tahun 2025

BANJARBARU – Sebanyak 44 pelajar terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, resmi dikukuhkan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalsel Tahun 2025.

Pengukuhan dilakukan langsung Gubernur Kalsel, Muhidin, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, pada Jumat (15/8).

Mereka nantinya akan bertugas pada Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Minggu (17/8) mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat sekaligus harapan besar bagi para anggota Paskibraka.

“Selamat dan sukses saya sampaikan kepada adik-adik yang terpilih. Semoga bisa menjalankan amanah ini dengan baik, serta menjadi teladan bagi generasi muda Banua,” ucapnya.

Muhidin menegaskan, menjadi Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera, tetapi juga mengemban tanggung jawab besar sebagai teladan kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan persatuan.

Foto bersama usai pengukuhan Paskibraka Provinsi Kalsel 2025

Tahun ini juga menjadi momen istimewa, karena selain HUT ke-80 RI, Kalimantan Selatan turut merayakan Hari Jadi ke-75 provinsi.

“Kepada adik-adik Paskibraka, jaga kehormatan diri, keluarga, dan daerah. Pegang teguh nilai Pancasila, serta jadilah inspirasi bagi teman sebaya,” pesan Gubernur.

Upacara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini, juga turut dihadiri dan disaksikan langsung Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, jajaran Forkopimda, kepala SKPD Pemprov Kalsel, hingga para orang tua anggota Paskibraka. (BDR/RIW/RH)

Berbagi Kebahagiaan Milad ke-3, BSI Maslahat Ajak Anak Yatim-Dhuafa di Kalimantan Nonton Bareng

BANJARMASIN – Dalam rangka merayakan milad ke-3, BSI Maslahat menggelar program nonton bareng film “Panggil Aku Ayah” bersama 381 anak yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Banjarmasin.

Nonton bareng yang digelar di Kota Cinema Mall (KCM) Banjarmasin bersama 33 anak yatim-dhuafa. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian BSI Maslahat untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari berbagai panti asuhan di Banjarmasin.

Anak-anak yatim pada kegiatan ini berasal dari Banjarmasin, Panti Asuhan Intan Sari, dan Panti Asuhan Sultan Suriansyah. Mereka mendapatkan kesempatan menikmati tayangan film yang sarat pesan moral, sekaligus merasakan suasana kebersamaan yang hangat.

RCEO BSI Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi anak-anak yatim-dhuafa untuk terus semangat demi meraih cita-cita.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran dari pesan-pesan positif yang disampaikan film ‘Panggil Aku Ayah’. Semoga momen ini menjadi motivasi untuk mereka agar terus berusaha dan percaya diri,” ujarnya.

Program nonton bareng ini menjadi salah satu rangkaian perayaan milad ke-3 BSI Maslahat, yang juga telah dilaksanakan di Jakarta, pada 9 Agustus 2025, dan selanjutnya kegiatan akan dilaksanakan di 7 kantor Unit Representative Office (URO) BSI Maslahat di Indonesia. Adapun wilayahnya meliputi Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

Harapannya melalui kegiatan ini, BSI Maslahat dapat menghadirkan kebahagiaan dan kemaslahatan bagi masyarakat luas, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranga acara ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi energi positif untuk BSI Maslahat agar terus menebar manfaat dan kebaikan bagi sesama. (RIW/RH)

Puncak Harjad ke-75 Kalsel, Gubernur Muhidin Tegaskan Komitmen Majukan Banua

BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung semarak di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (14/8).

Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar Siddiq dan Gubernur Kalsel periode 2016–2024, Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan. Muhidin berharap momentum ini dapat memperkuat kekompakan antara pemerintah dan masyarakat untuk memantapkan arah pembangunan Banua.

“Masa-masa kita untuk membangun terbentang luas. Di depan kita banyak potensi dan peluang untuk kemajuan Kalsel,” ujarnya.

Pemprov Kalsel bertekad menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal itu meliputi ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Muhidin memaparkan berbagai capaian Kalsel selama beberapa tahun terakhir, di antaranya surplus beras selama lebih dari satu dekade, nihil desa tertinggal, rendahnya angka pengangguran, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan positif di berbagai sektor ekonomi.

“Semua hal itu sudah kita rasakan saat ini. Ketersediaan beras selalu surplus, tidak ada lagi desa tertinggal, dan ekonomi kita tumbuh di berbagai sektor,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Muhidin mengajak seluruh pihak menghayati tema Harjad Kalsel ke-75, “Bagawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung”, yang merefleksikan filosofi pembangunan berbasis budaya lokal dan gotong royong.

“Tularkan semangat kerja sama. Rangkul semua dimensi dalam berpemerintahan dan bermasyarakat,” pesannya.

Sebagai bagian dari perayaan, Gubernur Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dan Sekretaris Daerah Syarifuddin meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel serta meluncurkan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor.

Gubernur Kalsel (tengah) meresmikan Pusat Layanan Kemasan Kalsel.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemerintah daerah, BUMDes, organisasi, dan individu berprestasi di berbagai bidang. (SYA/RIW/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kenalkan Wayang Banjar Melalui Kegiatan Belajar Bersama

Banjarbaru – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan Kegiatan Belajar Bersama untuk kedua kalinya di tahun 2025.

Acara yang digelar di Auditorium Museum pada Rabu (13/8) ini mengangkat tema “Wayang sebagai Warisan Budaya Indonesia” serta diikuti puluhan pelajar dari SMA dan SMK di kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar, mengatakan wayang merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi.

Taufik Akbar menyebut, wayang bukan hanya hiburan, tetapi juga media pendidikan yang sarat pesan moral, sosial, dan spiritual.

“Wayang adalah salah satu bentuk seni tradisional yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia sejak tahun 2003. Wayang bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pendidikan moral, sosial, bahkan spiritual yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat sejak dahulu,” ujarnya.

Suasana belajar bersama Wayang Kulit Banjar di Museum Lambung Mangkurat

Melalui kegiatan ini, Taufik Akbar menjelaskan, museum berupaya memperkenalkan kesenian wayang secara lebih mendalam kepada generasi muda. Di mana dalam penerapannya, peserta diajak untuk melihat langsung ragam koleksi wayang di museum sekaligus mempelajari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

“Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, melainkan ruang belajar yang hidup. Di sinilah warisan budaya bangsa dipelajari, dipahami, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Taufik Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, serta mengajak para pelajar untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Kalian yang hadir hari ini adalah pewaris kebudayaan masa depan,” pungkasnya.(SYA/RIW/RH)

DPRD dan Gubernur Kalsel, Tandatangani KUA-PPAS 2026, di Momentum Hari Jadi Ke-75

BANJARMASIN – DPRD Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, bertempat di Ruang Rapat Paripurna H. Masyah Addrian Gedung DPRD Kalsel, Rabu (13/8).

Rapat Paripurna Istimewa ini, menjadi saksi penting penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, serta Nota Kesepakatan pelaksanaan kegiatan tahun jamak.

Gubernur Kalsel didampingi Wagub Kalsel

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin, bersama Pimpinan DPRD Kalsel, disaksikan para anggota dewan, kepala daerah, dan tamu undangan.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan, bahwa kesepakatan ini merupakan wujud sinergi eksekutif dan legislatif, dalam merumuskan arah pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Oleh karena itu, menjadi landasan perencanaan anggaran daerah tahun depan.

“Kesepakatan ini mampu mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya

Ketua DPRD Kalsel, memimpin Rapat Paripurna Istimewa

Supian HK berharap, rapur tahun ini dengan tema Bagawi Tuntung Banua Bauntung Rakyat Himung, pihaknya dapat terus bersinergi dan berkomitmen untuk bersama-sama memajukan Kalimantan Selatan.

“Mari bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkah bagi seluruh lapisan masyarakat,” harapnya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan, pihaknya akan terus bergandengan untuk menjadikan Kalimantan Selatan lebih maju, terdepan dengan bekerja bersama dan merangkul semua.

Tema yang diusung pada peringatan tahun 2025 ini sejalan dengan visi Kalsel Bekerja: Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera.

“Tema tersebut menggambarkan tekad bersama untuk membangun banua yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ungkapnya

Gubernur Kalsel turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi, atas sinergi dalam penyusunan dan pengawasan kebijakan daerah.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi bagi kemajuan banua, serta memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang meletakkan pondasi kuat pembangunan daerah.

“Selamat Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Mari kita bersama-sama menjaga amanah ini untuk masa depan banua yang lebih baik,” tutupnya.

Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel yang dilaksanakan secara khidmat, sarat makna, dan dihadiri para pejabat serta tokoh masyarakat. (ADV-NHF/RIW/RH)

Gelar Donor Darah di Kalsel Expo 2025, Bank Kalsel Ajak Masyarakat dan Insan Pers Peduli Pemenuhan Stok Darah Banua

BANJARBARU – Dalam rangka memeriahkan gelaran Kalsel Expo 2025 sekaligus menyambut Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, Bank Kalsel bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan kegiatan donor darah di seremoni pembukaan Kalsel Expo 2025, Kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Minggu (10/8).

Dirut Bank Kalsel berfoto bersama di depan lokasi donor darah

Kegiatan ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari insan pers, pejabat SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, hingga pengunjung umum. Bank Kalsel menargetkan 250 kantong darah dari kegiatan ini, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) KalimantanSelatan.

Ketua Pelaksana Donor Darah Bank Kalsel, Nordin mengungkapkan, bahwa meskipun cuaca hujan memengaruhi jumlah pendonor, kegiatan tetap mendapat antusiasme yang baik.

“Syukur Alhamdulillah, jumlah yang bisa kita terima hari ini mencapai sekitar 53 pendonor atau 35 persen dari target. Semangat kami adalah agar masyarakat semakin sadar dan antusias mendonorkan darah, baik dalam event seperti ini maupun secara mandiri di waktu lain,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, menyampaikan apresiasinya, terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kita lihat antusiasme pendonor luar biasa. Tujuannya tentu untuk menyiapkan kantong kantong darah serta membantu stok darah di PMI Kalsel demi ketersediaan darah yang cukup,” jelasnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel sebagai wujud nyata komitmen terhadap kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan.

“Bank Kalsel tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam aksi kemanusiaan, salah satunya melalui kegiatan donor darah. Kami berharap inisiatif ini bisa berkontribusi bagi kesehatan dan keselamatan warga Banua,” pungkasnya. (ADV-RIW/RH)

Exit mobile version