JAKARTA – Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) Tahun 2025, resmi dibuka Wakil Menteri Kepemudaan dan Olahraga RI, Taufiq Hidayat didampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung serta Wakil Gubernur, Rano Karno, di Jakarta Internasional Velodrome, Minggu (2/11).
Dalam sambutannya, Wamen Kemenpora RI Taufiq Hidayat, mengajak seluruh atlet pelajar dapat berjuang dengan gairah persaudaraan dan sportivitas sejati.
Dikatakan Taufik, Sumpah Pemuda merupakan tonggak persatuan Bangsa, semangat tersebut kini menyala kembali, dalam diri atlet pelajar yang mengikuti POPNAS serta PEPARPENAS. Dengan semangat Sumpah Pemuda tersebut, maka para atlet pelajar yang datang dari seluruh Indonesia, membawa semangat menjunjung tinggi nilai nilai sportivitas dan mengharumkan nama Indonesia, kelak di masa yang akan datang.
“Karena para atlet pelajar ini, merupakan cikal bakal atlet unggulan Indonesia ke depan,” ucap Taufik.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan juga pesan khusus untuk atlet disabilitas yang mengikuti PEPARPENAS . Dimana Wamenpora memberikan rasa hormat dan kebanggaan setinggi tingginya, karena semangat ketekunan serta daya juang atlet disabilitas ini, menjadi inspirasi bagi seluruh Bangsa Indonesia.
“Terkhusus untuk para atlet disabilitas, semangat juang kalian, sangat berarti bagi kita semua, karena semangat kalian dapat menjadi inspirasi,” ujarnya.
Karena itu, Wapenpora berpesan agar para atlet bertanding dengan semangat Sumpah Pemuda, junjung tinggi sportivitas dalam meraih prestasi tertinggi di ajang POPNAS dan PEPARPENAS Tahun 2025.
Sementara itu, para atlet pelajar Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan siap bertanding, membawa nama Banua. Seperti yang disampaikan, Ketua Kontingen Kalsel Heru Susmianto.
“Provinsi Kalimantan Selatan telah mengirimkan atlet pelajarnya, untuk mengikuti POPNAS dan PEPARPENAS Tahun 2025 di Jakarta,” ucapnya.
Maka, lanjut Heru, dengan resminya dibuka ajang ini, atlet pelajar Provinsi Kalimantan Selatan siap bertanding, untuk mencapai prestasi di ajang tersebut..
“Kami berharap pada ajang POPNAS dan PEPARPENAS Tahun 2025 di Jakarta ini, prestasi yang dicapai bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” ucap Heru.
Selain itu, lanjut Heru, hasil dari ajang ini akan menjadi salah satu acuan, untuk peningkatan, pembinaan prestasi, lebih lanjut, untuk atlet potensial
“Terutama untuk cabang olahraga unggulan Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua NPC Kalsel, Sumansyah, juga menyatakan kesiapan para atlet disabilitas, memberikan prestasi terbaiknya, pada ajang PEPARPENAS Tahun 2025 di Jakarta.
“Pengurus NPC Kalsel tidak henti hentinya memberikan dukungan, terhadap para atlet NPC yang berlaga di PEPARPENAS ini, untuk nama harum Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Sumansyah.
Sumansyah mengatakan, pada ajang ini pihaknya tidak menargetkan apa apa, namun diharapkan dapat melebihi prestasi dari pelaksanaan PEPARPENAS Tahun 2023 di Palembang lalu.
Seperti diketahui, pada ajang POPNAS ini Kontingen Kalsel mengirimkan 147 atlet, 31 pelatih, 15 ofisial, 10 tenaga medis, serta 10 terapis, dengan mengikuti lomba pada 16 cabang olahraga. Diantaranya, angkat besi, pencak silat, tenang, atletik, dayung, gulat, judo, karate, tinju, menembak, panahan, panjat tebing, senam artistik, wudhu, taekwondo, serta balap sepeda.
Sementara itu, dari ajang PEPARPENAS, NPC Kalsel menurunkan 30 atlet difabel, serta 10 pelatih. Mereka akan bertanding di empat cabang olahraga, yaitu, atletik, renang, tenis meja, dan bulutangkis. (SRI/RIW/RH)

