Peringati HUT Ke-76 Divisi ALRI, Pemprov Kalsel Sukses Gelar Drama Petilan Perjuangan

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sukses menggelar Lomba Drama Petilan Perjuangan selama dua hari.

Lomba dipusatkan di panggung Ruang Terbuka Hijau (RTH) samping Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka), sejak 16 hingga 17 Mei 2025.

Kepada sejumlah wartawan, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, diwakili Sekretaris Disdikbud Hadeli Rosyaidi, mengatakan, lomba ini untuk mengenalkan kepada masyarakat secara luas, tentang sejarah daerahnya sendiri, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan khususnya di Bumi Lambung Mangkurat.

“Kami berharap, lomba ini menjadi momen penting Revolusi Fisik Kalsel dan menjadi bagian dari program publik dalam rangka mempromosikan Museum Wasaka milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” harapnya.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, menyerahkan piala kepada penyaji terbaik 1 (ki-ka)

Sementara itu, Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan Arry Risfansyah menambahkan, even tahunan ini ramai diikuti peserta lomba baik sanggar, komunitas dan sekolah menengah atas. Dimana, tahun lalu hanya 11 grup, sedangkan tahun 2025 ini menjadi 14 grup yang berasal dari kabupaten dan kota. Arry berupaya, agar tahun depan lomba dapat kembali dilaksanakan.

“Kami apresiasi lomba ini semakin diminati, begitupun tingginya antusiasme pengunjung yang menonton langsung,” jelas Arry

Cuplikan lomba Drama Petilan Perjuangan 2025

Sementara itu, salah satu juri Lomba Drama Petilan Perjuangan M Syahriel M Noor menambahkan, dari keseluruhan grup ini, para peserta telah mampu menyampaikan inti dari cerita yang dimainkan. Terlihat dari kategori penilaian yang dapat dipenuhi, diantaranya terkait penggalian sejarah, penyampaian informasi kepada masyarakat, kemampuan kasting dan kostum yang digunakan.

“Dengan mengangkat tema “Perjuangan Kemerdekaan Kalimantan”, para peserta sudah lebih baik dari penampilan tahun 2024 lalu,” tutupnya

Untuk diketahui, pemenang Lomba Drama Petilan Perjuangan 2025, penyaji terbaik 1 Sanggar Seni Tanaharum Kabupaten Hulu Sungai Utara, penyaji terbaik 2 Teater Perak dan penyaji terbaik 3 Kelompok Halilintar. Sementara Aktor Terbaik diraih Sanggar Seni Demokrat, Aktris Terbaik IB Production, Artistik Terbaik Kelompok Halilintar, Sutradara Terbaik Kelompok Halilintar, Naskah Terbaik Teater Perak, Musik Terbaik Kelompok Halilintar, dan Juara Favorit Sanggar Seni Langit dari Kabupaten Tabalong. (NHF/RIW/APR)

Resmi Dilantik, Dekranasda Banjarmasin Diminta Tingkatkan Kualitas Pengrajin

Banjarmasin – Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan berharap, Dekranasda Kota Banjarmasin dapat meningkatkan kualitas pengrajin di kota seribu sungai teraebut.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel Fathul Jannah, diwakili Bendahara Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan Catherine Ambasari, saat menghadiri pengukuhan Ketua Dekranasda Kota serta Pelantikan Pengurus Dekranasda Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, pada Senin (19/5).

Catherine menyampaikan, Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan sudah mendesak untuk kabupaten kota di Banua, agar secepatnya melakukan pelantikan pengurus Dekranasda mereka.

“Berdasarkan arahan dari Ketua Dekranasda Kalsel, agar Kabupaten dan Kota segera membentuk pengurusnya,” ungkap Catherine.

Bendahara Dekranasda Kalsel Catherine Ambasari

Karena itu, lanjutnya, Dekranasda Provinsi Kalsel memberikan apresiasi terhadap Dekranasda Kota Banjarmasin, yang telah melantik pengurusnya tersebut.

“Dimana harapannya dengan telah dilantiknya pengurus Dekranasda Kota Banjarmasin ini, maka dapat meningkatkan kualitas UMK di kota ini,” ucap Catherine.

Salah satunya, tambah Catherine, untuk motif Sasirangan, yang sudah diarahkan Gubernur Muhidin untuk lebih ditingkatkan.

“Gubernur juga meminta agar terus menggunakan produk Sasirangan,” ujar Catherine.

Sebelumya, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin Nelli Listriani, resmi dikukuhkan Walikota Muhammad Yamin, di aula Kayuh Baimbai. Usai dikukuhkan, Nelli langsung melantik pengurus Dekranasda Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Walikota Muhammad Yamin berharap, keberadaan Dekranasda Kota Banjarmasin dapat memberi manfaat bagi masyarakat di kota ini. Terutama dalam hal peningkatan kualitas kerajinan tradisional, dan memperkenalkan produk unggulan hingga tingkat internasional.

“Pemerintah kota mengapresiasi Dekranasda Kota Banjarmasin yang telah membantu peningkatan pelaku UMKM di Kota Banjarmasin,” ucap Yamin. (SRI/RIW/APR)

Apresiasi Program Ramadan 1446 Hijriyah, KPID Kalsel Gelar ASR 2025

Banjarmasin – Sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga penyiaran yang sudah menghadirkan program Ramadan 1446 Hijriyah berkualitas, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan Anugerah Syiar Ramadan (ASR) Tahun 2025, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Sabtu (17/5) malam.

Dengan mengusung tema “Merangkul Perbedaan, Membangun Kesatuan untuk Kemaslahatan Banua”, acara penghargaan ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili Kepala Biro Kesra, Fatkhan, serta sejumlah kepala daerah, Forkopimda, dan pimpinan lembaga penyiaran baik televisi maupun radio di Kalsel.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan saat membacakan sambutan Gubernur

Dalam sambutannya, Fatkhan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel menyambut baik pelaksanaan ASR 2025 dan berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya ekosistem penyiaran yang sehat, edukatif, serta berorientasi pada kepentingan publik.

“Ajang ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga momentum refleksi bagi kita semua, khususnya insan media, untuk terus meningkatkan kualitas karya dan menyadari bahwa setiap pesan yang disampaikan melalui media adalah bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ujarnya.

Fatkhan juga menekankan pentingnya inovasi di tengah tren digital yang terus berkembang. Ia berharap lembaga penyiaran di Kalsel dapat terus menyuguhkan tayangan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moralitas masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah, KPID, lembaga penyiaran, tokoh agama, dan masyarakat harus terus dipupuk agar ruang informasi kita bersih dari konten yang memecah belah atau merusak moral,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KPID Kalsel, Muhammad Farid Soufian menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme lembaga penyiaran yang mendaftarkan 79 program Ramadan dari 78 lembaga penyiaran dalam ASR tahun ini.

“Ini merupakan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Semoga tahun depan semakin semarak,” kata Farid.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kalsel atas dukungan aktif dalam membina dunia penyiaran yang berkualitas dan bermartabat.

“Dukungan tersebut menjadi pondasi penting dalam menciptakan dunia penyiaran yang berkualitas dan bermartabat di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Diketahui, Anugerah Syiar Ramadan 2025 melombakan tujuh kategori program, baik untuk media televisi maupun radio. Kategori tersebut meliputi dakwah non-talkshow (ceramah), dakwah non-talkshow (kultum), dakwah talkshow (dialog), wisata budaya, ajang bakat, dokumenter/feature, dan liputan Ramadan.

Selain memberikan penghargaan kepada lembaga penyiaran, KPID Kalsel juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah atas peran aktifnya dalam mendukung dunia penyiaran.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin, Pemerintah Kabupaten Tabalong, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Balangan. (BDR/RIW/APR)

Naik Ke Peringkat Kedua Nasional Pelayanan Prima, Bank Kalsel Siap Torehkan Prestasi di Frontliner Championship 2025

Banjarmasin – Bank Kalsel kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil pemeringkatan yang dirilis Majalah Infobank dalam ajang “10 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik dalam Pelayanan Prima 2025”, Bank Kalsel berhasil naik dua peringkat ke posisi kedua nasional, dengan raihan skor 83,85%, meningkat dari skor sebelumnya yakni 81,43%.

Peningkatan ini menjadi bukti nyata konsistensi Bank Kalsel dalam memberikan layanan unggulan kepada nasabah, serta keberhasilan transformasi pelayanan berbasis digital dan human-touch (sentuhan manusia) yang seimbang.

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, kenaikan peringkat ini adalah hasil kerja keras seluruh insan Bank Kalsel yang terus mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang komitmen Bank Kalsel dalam menjaga kepercayaan nasabah, khususnya dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan layanan yang terus berkembang,” ujar Fachrudin.

Lebih lanjut, Fachrudin menambahkan bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi tambahan menjelang kompetisi Frontliner Championship (FLC) Nasional di tahun 2025 ini, di mana Bank Kalsel kembali mengirimkan duta-duta pelayanan terbaiknya untuk berkompetisi secara nasional.

“Bank Kalsel optimis, dengan kualitas SDM frontliner kami. Ajang ini akan menjadi panggung pembuktian bahwa pelayanan Bank Kalsel tidak hanya unggul di wilayah, tetapi juga di level nasional,” tegas Fachrudin.

Sebagai informasi, pencapaian ini semakin menegaskan posisi Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah yang tangguh dan kompeten, tidak hanya dari aspek kinerja keuangan, tetapi juga dalam hal kualitas layanan yang diberikan. Dengan mengusung semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel senantiasa berinovasi untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, inklusif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya. (ADV-RIW//APR)

Tinjau Cabor POPDA 2025, Ini Harapan Wagub Hasnuryadi

Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman didampingi Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel, Fitri Hernandi melakukan peninjauan pertandingan di cabang olahraga (cabor) panjat tebing serta gulat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalsel Tahun 2025 di Kota Banjarmasin, Minggu (18/5).

Hasnuryadi mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat bangga dengan kemampuan dari atlet pelajar yang mengikuti POPDA Tahun 2025 di Kota Banjarmasin.

“Kita sangat bangga, dengan atlet pelajar yang mengikuti POPDA ini,” ungkap Hasnuryadi, kepada sejumlah wartawan.

Sehingga diharapkan, lanjutnya, ajang POPDA ini dapat menjadi media bagi pemerintah serta orangtua untuk bersama sama membentuk karakter anak.

“Ajang POPDA ini tidak hanya mencari prestasi tetapi juga dapat menjunjung tinggi nilai nilai disiplin serta sportivitas dalam meraih prestasi,” ujarnya.

Saat menyaksikan langsung pertandingan panjat tebing dan gulat, Hasnuryadi mengakui kemampuan atlet pelajar yang sudah sangat baik, serta kompak satu dengan lainnya.

“Maka dengan semangat tersebut dapat mengabdi pada Banua, serta negara kita yang tercinta, untuk kemajuan bersama di bidang olahraga,” ujar Hasnuryadi.

Mengingat, lanjutnya, ajang POPDA ini merupakan pertandingan yang berjenjang, maka diharapkan para atlet pelajar ini, dapat terus meningkatkan kemampuan untuk meraih prestasi terbaik.

Pada kesempatan ini, Wagub Hasnuryadi Sulaiman yang datang didampingi istri, drg. Ellyana Trisya, ikut mengalungkan medali kepada para pemenang pada cabor panjat tebing. (SRI/RIW/EYN)

Masuk Dua Nominasi, LPPL Abdi Persada FM Raih Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025

BANJARMASIN – Suasana penuh kebanggaan dan syukur mewarnai malam pemberian penghargaan Anugerah Syiar Ramadan (ASR) Tahun 2025 yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Sabtu (17/5) malam.

Acara yang menjadi ajang apresiasi bagi lembaga penyiaran baik Televisi maupun Radio atas tayangan dan program selama Ramadan 1446 Hijriyah ini, turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Kepala Biro Kesra, Fatkhan, sejumlah Kepala Daerah, Pimpinan lembaga penyiaran dan tamu undangan lainnya.

Salah satu yang mencuri perhatian pada malam apresiasi tersebut, adalah LPPL Abdi Persada FM, yang berhasil meraih kategori Radio Wisata Budaya melalui program Jelajah Ramadan.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani saat menerima penghargaan ASR 2025

Tak hanya itu, Abdi Persada FM juga masuk dalam nominasi kategori Radio Liputan Ramadan lewat program Kilas Ramadan.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian dan penghargaan yang diraih Abdi Persada FM.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan kreativitas seluruh tim mendapat apresiasi. Semoga ini bisa menjadi penyemangat untuk kami terus berkarya lebih baik di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani

Syarifah juga menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program siaran yang edukatif, informatif, dan inspiratif.

“Kami akan terus berusaha memberikan konten siaran yang berkualitas, yang tidak hanya menghibur tetapi juga memperkaya wawasan masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh tim Abdi Persada FM agar tidak cepat puas dengan pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini harus dijadikan motivasi untuk lebih berinovasi, bekerja dengan semangat, serta menjaga konsistensi dalam menghadirkan konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat

“Prestasi ini jangan membuat kita berpuas diri. Justru sebaliknya, ini harus menjadi motivasi agar kita terus meningkatkan kualitas dan memberikan yang terbaik,” pesan Syarifah.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fatkhan, turut memberikan apresiasi kepada seluruh lembaga penyiaran yang menerima penghargaan.

“Kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para insan penyiaran yang telah menghadirkan program-program bermutu selama Ramadan. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya positif,” ucapnya.

Fatkhan juga berharap ASR 2025 ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak program siaran yang membawa pesan-pesan kebaikan dan membangun nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga bentuk tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Setiap pesan yang disampaikan lewat media harus mencerminkan komitmen kita untuk menyebarkan nilai kebaikan dan kebersamaan,” tukasnya. (BDR/RIW/RH)

Lepas 165 Jemaah Haji Kota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil Doakan Keselamatan dan Kelancaran Ibadah

BANJARBARU – Pj. Wali Kota, Subhan Nor Yaumil, secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Kota Banjarbaru Tahun 2025 di Masjid Agung Al-Munawwarah, Jumat (16/5).

Suasana Pelepasan Jamaah Calon Haji Kota Banjarbaru 2025

Sebanyak 165 orang yang terdiri dari 163 jemaah dan 2 petugas haji berangkat menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada hari yang sama, dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, pada Sabtu (17/5).

Dalam sambutannya, Subhan Nor Yaumil menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar serta menjaga kesehatan fisik dan mental selama berada di tanah suci.

Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Nor Yaumil

“Semoga jemaah haji asal Kota Banjarbaru dapat menjalankan ibadah dengan lancar di Tanah Suci Mekah, menjaga kesehatan jasmani maupun rohani, serta kembali ke Banjarbaru dalam keadaan selamat,” ucap Subhan.

Ia juga berharap keberangkatan jemaah haji tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi daerah.

“Dengan berangkatnya jemaah Kota Banjarbaru ini, kita berharap dapat menambah keberkahan dan kebaikan bagi daerah yang kita cintai bersama,” tambahnya.

Subhan juga mengingatkan para jemaah agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan mematuhi peraturan di negara lain.

“Selain menunaikan rukun Islam, para jemaah juga membawa nama baik daerah, bangsa, dan negara. Hormati aturan yang berlaku di tanah suci agar ibadah berjalan dengan baik dan lancar,” pesannya.

Menutup sambutannya, Subhan Nor Yaumil mengucapkan selamat jalan kepada para jemaah serta mendoakan agar jemaah menjadi haji yang mabrur.

“Selamat jalan, semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Terima Kunjungan Diskominfo HSS, Diskominfo Kalsel Bahas Jaring Komunikasi Sandi

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, menerima kunjungan kerja dari Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Kamis (15/5), bertempat di kantor Diskominfo Kalsel, di Banjarbaru.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan jaringan komunikasi sandi, serta tata kelola Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Sandiman dan Manggala Informatika.

Rombongan Diskominfo HSS dipimpin Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Nani Yuniarti dan disambut Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasin Diskominfo Provinsi Kalsel, Sucilianita Akbar diwakili Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Tata Kelola Persandian dan Keamanan Informasi, Muhammad Bayu Aji Kondang Wibowo dan Kepala Seksi Monitoring, Audit dan Evaluasi Persandian dan Keamanan Informasi, Abdul Gafur didampingi Pranata Komputer Muda, Abdul Hafizh.

Kepala Seksi Monitoring, Audit dan Evaluasi Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Abdul Gafur menyampaikan apresiasi, atas kunjungan tersebut dan menyambut baik inisiatif kerja sama antardaerah dalam memperkuat sektor komunikasi dan keamanan informasi.

“Kunjungan ini menjadi momen penting untuk berbagi praktik terbaik, khususnya dalam penguatan komunikasi sandi serta pengelolaan Jabatan Fungsional Sandiman dan Manggala Informatika,” ucap Gafur.

Pada kesempatan tersebut, Pranata Komputer Muda, Abdul Hafizh memaparkan struktur dan sistem kerja jaring komunikasi sandi yang telah berjalan di tingkat provinsi, termasuk penerapannya di lingkungan pemerintah kabupaten untuk menjamin kerahasiaan komunikasi antar instansi

Selain itu, turut disampaikan strategi pembinaan karir dan pengembangan kompetensi bagi pejabat fungsional Sandiman dan Manggala Informatika, yang menjadi tulang punggung keamanan informasi dan sistem digital pemerintahan.

Diskusi berlangsung aktif, mencakup mekanisme penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja untuk JFT Sandiman dan Manggala Informatika, dukungan teknis terhadap instansi lain, hingga penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berbasis tugas dan fungsi masing-masing JFT.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih erat antara kabupaten dan provinsi dalam penguatan komunikasi pemerintah yang aman dan efisien melalui Jaring Komunikasi Sandi, serta peningkatan kapasitas SDM ASN melalui optimalisasi peran jabatan fungsional. (BDR/RIW/RH)

Gelar GPM, DPKP Kalsel Sasar Wilayah Kecamatan di Kalsel

BANJARBARU – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan. Kali ini GPM digelar di Kantor Kelurahan Palam Banjarbaru selama dua hari, terhitung Kamis (15/5) hingga Jumat (16/5).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan Syamsir Rahman menyampaikan, GPM ini dilaksanakan dalam rangka menekan tingginya angka inflasi, yang disebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Oleh karena itu, pelaksanaan GPM rencananya akan digelar disejumlah kecamatan di wilayah Kalimantan Selatan dimulai dari kota Banjarbaru pada pekan ini.

“GPM tidak hanya dilaksanakan di kantor kelurahan, tetapi juga dengan jemput bola, yakni produk sayuran dijual di berbagai instansi, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Samsat Banjarbaru, dan Disdukcapil Kalsel,” ungkap Syamsir.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel (Kanan) bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel (Kiri)

Pada Gerakan Pangan Murah ini, ungkap Syamsir, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Tujuannya agar komoditas bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dapat dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.

“Sesuai arahan Gubernur Muhidin, penting untuk menyajikan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, Dinas Pertanian menyediakan berbagai jenis sayuran seperti beras, cabe, kangkung, terong, sawi, dan lainnya dengan diskon hingga 50%,” sahut Syamsir.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono mengungkapkan, bahwa pihaknya juga akan ikut berkolaborasi. Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga masyarakat, dapat membeli pangan murah, dan ikan segar maupun hasil olahan ikan dengan harga murah.

“Kami juga akan ikut berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, seperti menjual hasil ikan para nelayan dengan disertai diskon harga,” ungkap Rusdi.

Selain berlokasi di setiap wilayah secara bergantian, GPM juga akan menyinggahi kantor – kantor SKPD lingkup Kalsel setiap Jumat, agar para ASN dapat membeli pangan dengan harga murah. Kegiatan ini menurut Rusdi, sangat bermanfaat untuk membantu para ASN.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi disaat tanggal tua seperti sekarang ini, yang menjadi angin segar bagi para ASN untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga murah,” tutup Rusdi. (MRF/RIW/RH)

Legislatif Sarankan Pemko Banjarmasin Bangun Destinasi Wisata Baru

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menyarankan Pemerintah kota membangun destinasi wisata baru, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Kepada sejumlah wartawan, Jumat (16/5)
Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Mustakim menjelaskan, saat ini masyarakat sudah mengenal sejumlah lokasi wisata di Banjarmasin dan meramaikan kunjungan. Contohnya wisata religi, susur sungai, dan jajanan kuliner khas Banjar. Pihaknya menurut Mustakim, menginginkan pemerintah kota lebih kreatif lagi dengan membangun wisata baru, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kami sarankan destinasi wisata baru di Banjarmasin itu, memiliki keunikan budaya, keindahan panorama alam dengan berbagai fasilitas yang tersedia,” harapnya.

Disampaikan Mustakim, untuk merealisasikan pembangunan destinasi wisata baru, pemerintah kota dapat menjalin kerjasama dengan masyarakat setempat, agar memberikan ide-ide kreatif dan cemerlang, terutama melibatkan langsung Gen Z.

“Tempat wisata yang populer dan menarik minat wisatawan dipastikan tidak pernah kehilangan daya tariknya,” ucap Acim (sapaan akrabnya)

Lebih lanjut Mustakim menambahkan, dengan adanya pembangunan destinasi wisata baru, dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian, sosial, dan lingkungan. Dimana, akan meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan budaya.

“Wisatawan yang datang ke destinasi wisata baru akan membawa uang yang mereka belanjakan, berdampak positif bagi pedagang, pengrajin, dan usaha lain,” pungkasnya. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version