Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan Gelar Program Donor Darah

BANJARMASIN — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan menggelar kegiatan donor darah di lingkungan kantor dan operasional pelabuhan, pada Senin (28/4).

Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 144 kantong darah, yang selanjutnya akan disalurkan melalui UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin.

Program donor darah ini diikuti antusias para karyawan Pelindo, mitra kerja, serta masyarakat sekitar pelabuhan. Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati area yang disediakan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Junior Manager HSSE, Yoga Arya Kuswanto, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan ini.

“Kami di Pelindo percaya bahwa setetes darah yang disumbangkan hari ini dapat menyelamatkan banyak nyawa. Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi, tetapi juga bentuk nyata komitmen kami terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yoga Arya Kuswanto menegaskan bahwa Pelindo akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan sosial serupa di masa mendatang. Menurutnya, kesehatan masyarakat sekitar pelabuhan adalah bagian integral dari ekosistem kerja Pelindo.

“Kami ingin terus berkontribusi positif, baik di lingkungan internal perusahaan maupun bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Kegiatan donor darah ini merupakan kolaborasi antara Pelindo dengan UDD PMI Kota Banjarmasin, yang menyediakan tim medis dan peralatan pendukung. Proses pengambilan darah dilakukan dengan standar medis yang tinggi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh peserta.

Tidak hanya donor darah, Pelindo juga menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Edukasi ini diberikan agar para peserta semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat untuk mendukung produktivitas kerja dan kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kemanusiaan yang terus membara, Pelindo berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh entitas bisnis dan komunitas untuk terus berkontribusi positif bagi sesama.

“Mari kita terus menghidupkan semangat berbagi untuk Indonesia yang lebih sehat dan kuat,” tutup Yoga Arya Kuswanto. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Hadiri Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Sinergi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 Tahun 2025, yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Senin (28/4).

Suasana peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 Tahun 2025

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, hadir dan mengikuti langsung kegiatan yang juga dilaksanakan serentak secara daring di 63 Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan dan lebih dari 600 satuan kerja pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Peringatan tahun ini mengusung semangat reformasi pemasyarakatan berkelanjutan dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan. Kegiatan ini turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada beberapa satuan kerja pemasyarakatan di Kalimantan Selatan serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Gubernur Muhidin melalui Asisten Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan menyampaikan bahwa pentingnya peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih baik.

“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik. Kami berharap melalui semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan, seluruh jajaran terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Bagiawan, juga berkomitmen mendukung berbagai upaya pembinaan sosial bagi warga binaan, salah satunya melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dukungan ini sejalan dengan komitmen kami dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Salah satu bentuk konkret dukungan adalah melalui Balai Latihan Kerja Provinsi Kalsel untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat mereka gunakan setelah kembali ke masyarakat,” jelas Bagiawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemprov Kalsel akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pelaksanaan program-program pemasyarakatan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait agar program pemasyarakatan semakin mendukung pemulihan sosial warga binaan, sehingga mereka dapat berkontribusi positif saat kembali ke tengah masyarakat,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Apresiasi Capaian IPM Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin mengapresiasi capaian Kota Banjarbaru yang berhasil mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di banua. Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi bertambahnya berbagai fasilitas di Kota Banjarbaru yang dinilai turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin, usai menghadiri peringatan HUT ke 26 Kota Banjarbaru yang dilaksanakan di lapangan murdjani, Sabtu (26/4) tadi.

Muhidin menyampaikan, IPM yang tinggi mencerminkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bahkan, usia harapan hidup di Banjarbaru tercatat paling tinggi di Kalsel. Ini menunjukkan tingkat kebahagiaan masyarakat yang baik.

“Kota Banjarbaru yang berhasil mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Kalimantan Selatan. IPM yang tinggi mencerminkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bahkan, usia harapan hidup di Banjarbaru tercatat paling tinggi di Kalsel. Ini menunjukkan tingkat kebahagiaan masyarakat yang baik,” ungkap Muhidin.

Tak lupa dirinya juga menekankan pentingnya kerja sama lintas pemerintahan antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten Kota. Sinergi antara Pemprov Kalsel dengan seluruh kabupaten/kota, harus dapat terus diperkuat agar pembangunan berjalan terpadu dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami menginginkan semua program pembangunan selaras, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota demi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tutup Muhidin. (MRF/RDM/RH)

Sambut Hari Buruh, Wagub Hasnuryadi Ikuti Bakti Sosial Inisial Polda Kalsel

BANJARMASIN – Sambut Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025 mendatang, Polda Kalimantan Selatan menggelar Pasar Murah, Bakti Kesehatan dan Donor Darah di Mapolresta Banjarmasin pada Senin (28/4). Selain dihadiri ribuan buruh, yang ikut bersuka cita merayakan hari mereka, kegiatan yang juga didukung Bhayangkari Polda Kalsel ini, turut dihadiri Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman.

Wagub Kalsel saat berbincang dengan dokter yang memberikan layanan kesehatan gratis. (Sumber foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)

Tidak ketinggalan sebagai tuan rumah, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, hadir langsung merayakannya bersama jajaran, termasuk unsur Forkopimda Provinsi. Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin dan Danlanud Syamsuddin Noor. Hadir pula Walikota Banjarmasin dan Pj Walikota Banjarbaru, dan Bhayangkari Polda Kalsel.

Pada kesempatan ini, Polda Kalsel membagikan 1.000 paket sembako gratis, yang diserahkan secara simbolis kepada 10 orang penerima oleh Wagub dsn unsur Forkopimda Provinsi. Tidak lupa, pemotongan tumpeng juga mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional ini.

Kepada wartawan usai acara, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, gelaran Pasar Murah, Bakti Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, merupakan wujud kepedulian jajaran Polda Kalsel, terhadap kondisi masyarakat saat ini. Terutama kaum pekerja atau buruh.

“Kita tahu kondisi perekonomian saat ini sedang terkena dampak berbagai persoalan nasional maupun global. Karena itu kami berharap, bakti sosial ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” jelas Kapolda.

Sementara itu, Wagub Hasnuryadi Sulaiman sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi luar biasa, pada bakti sosial dan bakti kesehatan yang digelar Polda Kalsel ini. Dimana kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat, dan juga wujud sinergi yang baik antara seluruh pihak.

“Bapak Gubernur titip salam kepada semua buruh dan jajaran Forkopimda yang hadir di sini, dan berharap sinergi antara buruh, pemerintah dan pengusaha dapat terus terjalin, untuk mewujudkan kestabilan ekonomi, dan menjaga iklim investasi serta yang terpenting kesejahteraan para buruh,” jelas Hasnuryadi kepada wartawan usai menyalami hampir seluruh buruh yang datang mendekat padanya.

Wagub Kalsel melihat proses donor darah di Mapolresta Banjarmasin. (Sumber foto: Biro Adpim Pemprov Kalsel)

Di akhir kegiatan, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman didampingi Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari serta Danlanal dan Danlanud, meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis, serta donor darah. (RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Penyusunan Pola Perjalanan Paket Wisata Bali ke Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara dan Mancanegara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Penyusunan Pola Perjalanan Paket Wisata Bali ke Kalsel.

Suasana Penyusunan Pola Perjalanan Paket Wisata Bali ke Kalsel

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, melalui Kabid Pemasaran Dispar Kalsel Muhammad Noor, usai pembukaan Senin (28/4) mengatakan, penyusunan ini merupakan langkah strategis untuk merancang konektivitas wisata yang tidak hanya mendorong tingkat kunjungan wisatawan dari Kalsel ke Bali, tetapi menciptakan peluang wisatawan di Bali, menjadikan Kalimantan Selatan sebagai destinasi lanjutan yang wajib dikunjungi.

“Kita kenalkan, potensi pariwisata mulai dari budaya Banjar, keunikan susur sungai, pesona alam pegunungan Meratus, hingga kuliner khas daerah,” ucapnya

Foto bersama seluruh peserta

Muhammad Noor menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menjadikan Provinsi Kalsel sebagai destinasi yang menarik, layak dan menjadi bagian dari rangkaian perjalanan wisata di Indonesia, bukan hanya sekedar sebagai daerah transit saja.

Selain itu, guna mensukseskan program ini, Dispar Kalsel menggandeng tujuh asosiasi travel yang akan menyambut wisatawan dari Bali nanti, diantaranya ASITA, ASPPERWI, ASTINDO, ASPPI dan PHRI, serta HPI.

“Bundling paket ini selama 4 hari 3 malam, dalam waktu itu wisatawan dari Bali nanti, kita ajak ke sejumlah destinasi wisata unggulan, khususnya geosite yang ada di empat rute Geopark Meratus. Langkah ini sebagai upaya mempromosikan Geopark Meratus ke kancah Internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Promosi Wisata Badung Bali Wisnu Arimbawa menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini untuk mendekatkan pintu utama pariwisata Indonesia, mengenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki seperti wisata religi, alam dan budaya.

“Saat ini sudah ada dua maskapai penerbangan yang mendukung konektivitas Bali-Kalsel yakni Lion Air, dan Air Asia. Dimana, tentu akan membuat Bundling Paket bisa disusun sesuai jadwal penerbangan dua maskapai tersebut,” tutupnya

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Penyusunan Travel Pattern (Pola Perjalanan), Bundling Paket (Bali – Kalsel). Kegiatan dibuka secara resmi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, diwakili Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kalsel Muhammad Noor, didampingi Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan Pariwisata Abdul Karim Zaidan, serta jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri langsung Kepala Badan Promosi Wisata Badung Bali Wisnu Arimbawa, serta Dinas Pariwisata 13 Kabupaten dan Kota, juga mitra kerja Dinas Pariwisata Kalsel, bertempat disalah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Ajak Warga Tanamkan Toleransi Lewat Sosialisasi Pancasila

HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (25/4).

Kegiatan yang bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Dalam sesi interaktif, Kartoyo mengadakan kuis untuk menguji pemahaman warga terhadap Pancasila, yang ternyata masih dihafal dan dipahami dengan baik oleh peserta.

“Sore ini masyarakat antusias kita menanamkan nilai-nilai Pancasila. Tadi bahkan sampai kita adakan kuis, mereka sampai berani mengemukakan, ternyata Pancasila mereka masih hafal,” ujarnya.

Selain menyampaikan materi, Kartoyo juga mencermati kondisi sosial masyarakat. Ia menyoroti keberadaan sebuah keluarga di desa tersebut yang memeluk tiga agama berbeda namun hidup rukun, sebagai contoh konkret implementasi sila pertama Pancasila.

“Ternyata hari ini kita ketemu dalam satu keluarga ada tiga agama: Islam, Hindu, Kristen. Dan Alhamdulillah mereka sudah memiliki toleransi, adem-ayem, masing-masing melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya,” ungkapnya.

Kartoyo berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai gotong royong dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita, kalau melihat antusias masyarakat hari ini, memang untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur nenek moyang kita. Yaitu yang paling mendasar adalah gotong royong,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Panjangnya Daftar Tunggu Rumah Sakit Jadi Perhatian Pansus IV DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024, termasuk di bidang kesehatan.

Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, mengatakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan Kalsel, pihaknya menyoroti angka kematian ibu hamil yang masih tinggi serta lamanya waktu tunggu pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit.

“Waiting list yang panjang juga menjadi fokus kami. Hal ini menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan hak dasar mereka dalam bidang kesehatan,” tambahnya, Kamis (24/4).

Jihan menegaskan pentingnya menyesuaikan rasio tempat tidur rumah sakit dengan kebutuhan terkini masyarakat. Ia meminta Dinas Kesehatan melakukan langkah konkret untuk meningkatkan ketersediaan layanan dan fasilitas kesehatan.

“Kita harapkan Dinas Kesehatan bisa membaca kebutuhan hari ini, agar waiting list pasien tidak lagi terlalu panjang,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Serahkan 2.084 Usulan Pokir ke Gubernur

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menerima secara resmi Dokumen Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026, yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (24/4).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo didampingi kepada Gubernur Kalsel, Muhidin, disaksikan seluruh jajaran pejabat pemerintahan, Forkopimda, dan perwakilan masyarakat.

Dokumen Pokir DPRD tahun ini memuat total 2.084 usulan, yang dihimpun dari berbagai kegiatan reses dan dialog langsung antara anggota dewan dan masyarakat. Usulan-usulan ini mencakup kebutuhan mendasar seperti pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan petani, nelayan, dan perempuan.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, menegaskan bahwa penyusunan pokir bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan bentuk nyata keberpihakan DPRD terhadap kebutuhan rakyat.

“Setiap poin dalam pokir ini adalah hasil dari suara rakyat yang kami serap langsung di lapangan. Ada kebutuhan mendesak soal akses jalan pertanian, permintaan pupuk bersubsidi, hingga aspirasi dari kaum perempuan yang ingin lebih diberdayakan,” tegasnya.

Kartoyo juga mendorong agar pemerintah provinsi tidak menjadikan dokumen pokir sebagai pelengkap seremonial semata, namun sungguh-sungguh memasukkannya dalam prioritas pembangunan daerah tahun mendatang.

“Kami ingin Pokir DPRD tidak hanya berhenti sebagai dokumen administratif di e-Pokir, tetapi benar-benar diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” lanjutnya.

Menurut Kartoyo, masukan dari masyarakat terkait pembangunan jalan, sarana pendidikan, hingga pemberdayaan perempuan dan UMKM menunjukkan bahwa masyarakat Kalsel semakin kritis dan peduli terhadap arah pembangunan.

Musrenbang RKPD 2026 sendiri mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sektor Unggulan Daerah Mendukung Pusat Distribusi Regional”, yang sejalan dengan visi Kalsel Bekerja 2025–2029. Dengan semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, DPRD berharap agar setiap aspirasi rakyat benar-benar menjadi fondasi dalam menyusun arah pembangunan Kalimantan Selatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. (ADV-NRH/RDM/RH)

Gubernur Muhidin Terima Dokumen Laporan Hasil Evaluasi APBD 2024 dari BPKP Perwakilan Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Muhidin menerima Dokumen Laporan Hasil Evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalsel, pada Jumat (25/4) siang, di rumah dinasnya Jalan Suprapto, Antasan Besar Kota Banjarmasin.

Momen Gubernur Kalsel menerima dokumen hasil evaluasi APBD 2024 dari BPKP

Dokumen Laporan Evaluasi ini diserahkan langsung Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel, Ayi Riyanto kepada Gubernur yang didampingi Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin.

Pejabat BPKP Perwakilan Kalsel yang turut menyampaikan dokumen sekaligus beraudiensi ini, Roki’in (Kepala Bagain Umum), Sukari (Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Program dan Pelaporan serta Pembinaan APIP), dan Kurnia Sucita Sakti (Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntan Negara).

Diketahui, BPKP memiliki peran penting dalam pengawasan keuangan daerah, khususnya terkait APBD. Tugas BPKP meliputi pelaksanaan audit, review, evaluasi, dan pemantauan atas perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban APBD.

BPKP juga berperan dalam memberikan konsultansi terkait manajemen risiko, pengendalian intern, dan tata kelola APBD.

Pertemuan rombongan Kepala BPKP Provinsi Kalsel bersama Gubernur, Muhidin, berlangsung singkat karena ada agenda kegiatan yang segera dihadiri kedua pihak yakni pengukuhan Ketua dan pengurus Dekranasda Provinsi Kalsel di Mahligai Pancasila Banjarmasin. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Porda Perpamsi Kalsel, Gubernur Muhidin : Junjung Tinggi Sportivitas

BANJARMASIN – Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025, digelar di Kota Banjarmasin, Sabtu (25/4).

Pada sambutan secara daring Gubernur Kalsel, Muhidin menyampaikan, saat bertanding, seluruh pihak yang terlibat hendaknya dapat bersikap jujur. Raih kemenangan dengan kejujuran.

“Kami berpesan untuk menjunjung tinggi sportifitas, semangat bertanding dan kebersamaan mari bekerja bersama merangkul semua bersatu membangun Banua,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin Ananda menyampaikan, pada PORDA PERPAMSI Kalsel, sebagai tuan rumah Perusahaan Air Minum Bandarmasih.

“Pada PORDA PERPAMSI di Kota Banjarmasin ini diikuti sebanyak 1100 peserta, dari seluruh Perusahaan Air Minum yang ada di seluruh Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Ananda.

Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya berpesan kepada seluruh peserta, untuk dapat menjaga kebersihan selama berada di Kota Banjarmasin.

Sedangkan Direktur Perusahaan Air Minum Bandarmasih Muhammad Ahdiat mengatakan, pada PORDA PERPAMSI di Kota Banjarmasin ini, pihaknya menargetkan dapat menjadi juara umum.

Dengan cabang olahraga yang diunggulkan dapat meraih medali yaitu, futsal, tenis meja, serta cabor lainnya.

“Bagi atlet PAM Bandarmasih yang mendapatkan medali tentu akan diberikan bonus,” ucap Ahdiat.

Pada PORDA PERPAMSI Kalsel Tahun 2025 di Kota Banjarmasin ini, mempertandingkan 7 cabang olahraga yaitu, futsal, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, catur, voli, serta lomba vokal. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version