Diskominfo Kalsel Apresiasi Program Jelajah Ramadan LPPL Abdi Persada FM

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi tinggi terhadap program Jelajah Ramadan yang digagas oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM.

Program Jelajah Ramadan di Kab. HSS

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim menilai program ini bukan hanya sarat dengan nilai religius, tetapi juga turut memperkenalkan warisan budaya dan sejarah melalui cagar budaya masjid dan tempat bersejarah di Kalimantan Selatan.

“Program inisiatif ini sangat bagus, terutama dalam momentum Ramadan. Banyak tempat ibadah di Kalimantan Selatan yang memiliki nilai sejarah dan keunikan, melalui program ini masyarakat bisa mengenalnya lebih dekat,” kata Muslim, Rabu (9/4).

Menurutnya, Kalimantan Selatan merupakan daerah yang sangat religius. Oleh karena itu, ia menilai langkah Abdi Persada FM dalam mengangkat sisi religi dan budaya lokal patut diapresiasi.

“Apa yang dilakukan oleh Abdi Persada saya berikan apresiasi yang sangat tinggi. Mudah-mudahan ini dapat dijadikan sebuah program yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Muslim juga berpesan agar LPPL Abdi Persada FM terus berinovasi dan berkreasi untuk menjadi media yang tidak hanya menyampaikan informasi pemerintahan, tetapi juga memberikan edukasi dan memperluas wawasan masyarakat.

“Teruslah berkreativitas dan berinovasi untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kalimantan Selatan, agar Abdi Persada FM menjadi media milik masyarakat yang membawa manfaat,” harapnya.

Sementara itu, Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, menjelaskan bahwa Jelajah Ramadan merupakan bentuk tanggung jawab media dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan literasi sejarah lokal.

“Program ini kami gagas sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah yang ada di Banua, khususnya melalui masjid-masjid bersejarah yang ada di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

UPTD Taman Budaya Kalsel Gelar Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar

BANJARMASIN – Guna menumbuhkan kreatifitas bagi generasi muda, Taman Budaya Kalimantan Selatan menggelar Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar.

Foto bersama Pemenang Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti, usai kegiatan Kamis (10/4) mengatakan, gelaran lomba ini untuk semakin menumbuhkan kreatifitas bagi generasi Z, agar mencintai dan melestarikan bahasa daerah sendiri. Sehingga, lagu banjar bisa dinikmati semua kalangan.

“Lomba ini dimaksudkan dapat menggali potensi dalam berkesenian, khusus di bidang tarik suara,” ucapnya

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi Nitta Aulia

Ia menyampaikan, Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar telah diikuti sebanyak 16 peserta yang tersebar di kabupaten/ kota, setelah melalui hasil penilaian selektif oleh Dewan Juri berkompeten ada tiga orang yaitu, Jefri Albawi Tribowo, Jamest Reansyah, Dino Sirajudin. Kemudian terpilih 6 besar finalis untuk mengikuti Pentas Final tersebut.

“Enam judul lagu yang dibawakan finalis, diantaranya berjudul, Abah Wan Uma Ulun Sayangi ciptaan Hendra Cipta, Anak Pa’asian ciptaan Adhisty Eka Handriyani, dan Banjarmasinku Bungas ciptaan M. Sulthoni Sukma, Kuda Gipang ciptaan Sri Helma Nayla, Ulun Babakti ciptaan Suriyani, serta Badaku ciptaan M. Azra Raihan,” jelas Yanti

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Jefri Albawi Tribowo menambahkan, beberapa poin penting yang dinilai seperti
kesesuaian tema, struktur lagu, orisinil, melodi dan lirik. Sehingga, sangat mengapresiasi kemampuan para peserta untuk menciptakan dan dibawakan penyanyinya masing-masing.

“Gelaran lomba ini dapat semakin melestarikan lagu Banjar, tidak hanya secara lokal, tetapi hingga luar daerah,” tutupnya

Untuk diketahui, Pentas Final Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar dipusatkan di Gedung Balairung Sari Jalan Kayu Tangi Hasan Basri Banjarmasin. Terpilih sebagai pemenang Juara pertama pencipta lagu atas nama Suryani, berjudul Ulun Babakti, Juara dua judulnya Anak Pa’asian, ciptaan Adhisty Eka Handriyani, dan Juara tiga
Kuda Gipang, ciptaan Sri Helma Nayla.
Kemudian juara harapan pertama judulnya Badaku, ciptaan M. Azra Raihan, juara harapan kedua Banjarmasinku Bungas, ciptaan M. Sulthoni Sukma, serta juara favorit Abah Wan Uma Ulun Sayangi, ciptaan Hendra Cipta. (NHF/RDM/RH)

Kepala BIN RI, Didampingi Gubernur Resmikan Markas Komando BIN Daerah Kalsel, Terbesar dan Terbaik di Indonesia

BANJARBARU – Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Muhammad Herindra didampingi Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman meresmikan gedung baru Markas Komando (Mako) Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalsel yang berlokasi di Jalan Bina Praja Selatan, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Kamis (10/4) pagi.

Peresmian Mako BINDA ini ditandai dengan penandatangan prasasti dan dilanjutkan dengan pemotongan pita di depan kantor yang berlokasi di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel tersebut.

Suasana peresmian Mako BINDA Kalsel oleh Gubernur dan Kabin RI

Pada peresmian Mako BINDA itu, Kepala BIN Muhammad Herindra mengungkapkan rasa bangga dan puas atas terwujudnya kantor BINDA Kalsel yang dinilai sebagai salah satu gedung terbaik dan paling representatif di Indonesia.

“Melihat langsung secara fisik, kantor BINDA Kalimantan Selatan merupakan yang paling bagus di seluruh Indonesia. Ini sungguh sangat memuaskan dan membanggakan,” ujar Kabin RI.

Herindra juga memuji sinergitas bersama antara Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel bersama-sama dengan Bupati/Walikota se-Kalsel sehingga pembangunan Mako BINDA dapat terselesaikan.

“Sekali lagi, terimakasih sebesar – besarnya kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur dan Bupati/Walikota se-Kalsel atas dukungan pembangunan Mako BINDA. Bagi saya dan selama saya berkeliling, Mako BINDA Kalsel ini terbaik dan terbesar di Indonesia,” ungkap Herindra.

Peresmian Markas Komando Binda Kalsel ini menandai langkah penting dalam memperkuat infrastruktur strategis pemerintahan di kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah dikembangkan sejak tahun 2009.

Dengan luas lebih dari 400 hektar, kawasan ini memang dirancang sebagai pusat pemerintahan provinsi dan berbagai instansi vertikal.

Hingga saat ini, hampir seluruh instansi vertikal telah menerima hibah lahan dari Pemprov Kalsel, termasuk Kepolisian Daerah, Pengadilan Tinggi Negeri, Pengadilan Tinggi Agama, Kejaksaan Tinggi, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Gedung Markas Komando BINDA Kalsel sendiri berdiri di atas lahan seluas 9.173 meter persegi yang dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel pada tahun 2017. Proses pembangunan dimulai pada tahun 2022 dan dilaksanakan secara bertahap, dengan total anggaran pembangunan sebesar Rp53,187 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Muhidin menyampaikan rasa syukur dan bangga atas rampungnya pembangunan kantor BINDA Kalsel.

Gubernur Muhidin, berharap keberadaan kantor baru ini dapat semakin menunjang kinerja BINDA Kalsel dalam melaksanakan tugas secara profesional dan optimal.

“Keberadaan kantor ini menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus sebagai pusat koordinasi yang efektif dan responsif terhadap dinamika yang berkembang di daerah,” ujar Muhidin.

Lebih lanjut, Muhidin juga menegaskan bahwa BINDA Kalsel merupakan mitra kerja strategis Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memelihara stabilitas dan ketertiban di Kalsel.

Oleh karena itu, sinergi antara Pemprov Kalsel dan BINDA Kalsel diharapkan terus terjalin secara kuat, terpadu, dan berkelanjutan.

“Selamat atas peresmian kantor baru ini. Semoga menjadi langkah maju dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalsel serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, atas nama seluruh jajaran BINDA Kalsel, Kepala BINDA Kalsel Brigjen Pol. Nurrullah menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terwujudnya gedung tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kapabilitas dan efektivitas pelaksanaan tugas intelijen di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril, materil, dan kolaborasi nyata dalam mewujudkan pembangunan Mako BINDA Kalsel. Keberhasilan ini adalah bentuk nyata sinergi yang kuat antara BIN, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan seluruh stakeholder terkait,” ungkap Nurrullah.

Usai sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan dan ucapan terimakasih secara langsung oleh Kepala Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (Kabin RI), Muhammad Herindra atas kontribusi signifikan dalam pembangunan Gedung Mako BINDA Kalsel.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kapolda Kalimantan Selatan, Komandan Korem 101/Antasari, para Bupati dan Wali Kota se Kalsel, CEO PT. Arutmin Indonesia, Perwakilan PT. Hasnur Group, General Manager PT. PLN UIP Kalbagtim dan Perwakilan PT. PLTU Asam-Asam.

Usai pemberian penghargaan, seluruh tamu undangan melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan dalam mendukung kinerja BINDA Kalsel.

Momentum bersejarah ini dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian oleh Kepala BIN RI dan Gubernur Kalsel, sebagai tanda resmi beroperasinya gedung baru tersebut.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan prosesi pemotongan pita yang dilanjutkan dengan pengecekan langsung oleh para pejabat terhadap fasilitas dan infrastruktur Gedung Mako BINDA Kalsel.

Tampak hadir dalam peresmian tersebut, staf khusus Kepala BIN RI dan jajaran Deputi BIN RI, Endang Agustina Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rina Virawati, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Ilham Yunus, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin, Kolonel Pnb Suparjo, Anggota DPR RI Endang, pejabat lingkup Pemprov Kalsel, alim ulama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Hadiri Peresmian Mako Binda Kalsel, Supian HK : Tingkatkan Efektivitas Intelejen di Kalsel

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK menghadiri peresmian Markas Komando (Mako) Badan Intelejen Daerah (Binda) Kalsel bertempat di Jalan Bina Praja Selatan, pada Kamis (10/4).

Peresmian Mako Binda Kalsel yang baru ditandai dengan pengguntingan pita serta penandatangan prasasti oleh Kepala Badan Intelejen Negara Republik Indonesia (KA BIN RI) Letjen TNI (Purn.) Muhammad Herindra dan Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi oleh Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, serta Forkopimda Kalsel.

Pada kesempatan ini, Supian HK mengharapkan dengan diresmikannya Mako Binda yang baru dapat meningkatkan kemampuan dan efektivitas intelejen di Kalsel.

“Dengan sarana dan prasarana yang baru saja diresmikan, semoga Badan Intelejen Daerah Kalsel dapat meningkatkan kontribusinya dalam menjaga keamanan di Kalsel,” harap Supian HK

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala BIN RI Muhammad Herindra mengatakan di era yang penuh tantangan seperti ini, ancaman terhadap keamanan nasional tidak hanya berbentuk konvensional saja, namun juga terdapat ancaman siber, radikalisme, dan separatisme.

Oleh karenanya, ia berharap keberadaan Binda Kalsel dengan fasilitas yang baru diharapkan dapat semakin meningkatkan kemampuan dalam deteksi dini terhadap segala bentuk potensi ancaman sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menghadiri peresmian Mako Binda Kalsel

Dalam momentum yang sama, Supian HK mewakili DPRD Provinsi Kalsel menerima Piagam Penghargaan atas dukungan dan kerjasama dalam proses pembangunan Mako Binda Kalsel. (ADV-NRH/RDM/RH)

Silaturahmi Kepala BIN Bersama Forkopimda Kalsel, Wagub Hasnuryadi: Jalin Sinergitas Pemprov dan Jajaran Forkopimda

BANJARMASIN – Rombongan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia (RI) Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan kepala daerah serta tokoh masyarakat, bersilaturahmi sekaligus makan malam bersama di Mahligai Pancasila Kompleks Rumah Dinas Gubernur di Banjarmasin, pada Rabu malam (9/4).

Suasana malam ramah tamah Kepala BIN RI dengan Wagub dan Forkopimda Kalsel

Wagub Hasnuryadi berharap silaturahmi dengan Kepala BIN RI dan jajaran ini terus terjaga dan terjalin sinergi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun forkopimda lainnya.

Hasnuryadi juga menyebut, pertemanannya dengan Herindra sudah terjalin sejak lama dan sering bertemu yakni saat Herindra menjabat Komandan Korem 101/Antasari dan Ia selaku CEO Barito Putera setiap penyelanggara pertandingan sepakbola di Kalsel.

Kedatangan rombongan Kepala BIN RI ini dalam rangka peresmian Kantor BINDA Kalsel di Banjarbaru, Kamis (10/4).

Mantan Komandan Korem 101/Antasari ini pun menyampaikan perasaan harunya bisa ke Kalsel kembali dan bertemu rekan sejawat, termasuk Wagub Hasnuryadi Sulaiman yang sudah lama dikenalnya.

Bahkan Herindra tidak pernah melupakan jasa almarhum, Sulaiman HB (ayah Wagub Hasnuryadi) yang memberikannya kesempatan untuk menunaikan ibadah haji saat menjabat sebagai Komandan Korem 101/Antasari tahun 2012 – 2013 lalu.

“Saya punya kenangan tinggal di sini, karena orang Banjar sangat komunikatif, sangat terbuka,” ujarnya.

Sinergitas yang sebelumnya terjalin juga diharapkan terus terbina untuk masa-masa ke depan, demi menjaga NKRI.

Hadir dari unsur Forkopimda Kalsel yakni Ketua DPRD, Supian HK, Kapolda Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala BINDA Brigjen Pol Nurullah, Kepala Kejaksaan Tinggi Rina Virawati, Ketua Bawaslu Aries Mardiono, Ketua KPU Andi Tenri Sompa, dan lainnya.

Turut hadir Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, Asisten Administrasi Umum Ahmad Bagiawan, dan sejumlah pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov seperti Kepala Dinas Kominfodigi Muhammad Muslim, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Irfan Sayuti, Kepala Dinas ESDM Isharwanto, Kepala Biro Kesra Setdaprov Fatkhan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Berkatullah, Kepala Inspektorat Akhmad Fydayeen, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Syamsir Rahman, dan Kepala Dinas Perhubungan Fitri Hernadi.

Kemudian, Pj Walikota Banjarbaru merangkap Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Subhan Nor Yaumil, dan Kepala Bappeda Ariadi Noor, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Suparmi, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Galuh Tantri Narindra, Kepala Dinas Kehutanan merangkap Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fathimatuzzahra, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Mursyidah Aminy, dan Kepala Satpol-PP dan Damkar Zakly Asswan.

Beberapa saat sebelumnya, Herindra bersama Wagub Hasnuryadi juga melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 101/Antasari di Banjarmasin. Rombongan pun sempat meninjau berbagai fasilitas Makorem 101/Antasari ini, termasuk ruang kerja lama Herindra saat bertugas di tempat tersebut yang masih terjaga dengan baik dan menjadi saksi bagian sejarah perjalanan karier militernya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Giat Dorong Peningkatan Mutu Produk IKM

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perindustrian Kalsel, terus berupaya meningkatkan mutu produk para pelaku Industri Kecil dan Menengah – IKM di Banua. Hal ini bertujuan sebagai nilai tambah dalam memperluas pangsa pasar. Oleh sebab itu IKM perlu mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas dan menjaga mutu produknya agar dapat turut bersaing dengan produk industri besar bahkan produk impor.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Abdul Rahim, mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan IKM di Kalimantan Selatan/ harus terus ditingkatkan. Salah satu aspek yang masih perlu dikembangkan lebih optimal, adalah pembangunan jaringan usaha yang berperan penting dalam memperluas pasar dan daya saing produk lokal.

“Saat ini pelaku industri kecil dan menengah (IKM) memiliki banyak peluang untuk mengembangkan produk yang berkualitas sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ucap Rahim, baru – baru tadi.

Rahim menambahkan, pihaknya akan terus memfasilitasi para pelaku usaha industri agar dapat menumbuhkan serta menciptakan kemitraan usaha. Dengan adanya dukungan ini diharapkan IKM di Kalsel dapat semakin berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Peningkatan nilai tambah produk menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas pasar,” tutup Rahim.

Di tempat yang sama, Kabid kerjasama, Pengawasan dan Promosi Investasi, Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Ahmadin, mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus berkolaborasi, bersinergi, bersama Pemerintah Kabupaten – Kota dalam pembinaan IKM. Hal ini bertujuan agar pembinaan dapat mendukung sentra IKM dalam memasarkan produk mereka hingga tingkat nasional. sebagai pengusul IKM One Village One Product (OVOP), maka evaluasi IKM sesuai kriteria OVOP terus dilakukan, yakni dari sisi produksi, jenis kualitas produk, jangkauan pasar, hingga kapasitas produksi.

“Pembinaan IKM berfokus pada aspek yang dapat mendorong IKM go global, khususnya aspek inovasi pengembangan produk yang berorientasi pada permintaan pasar, perluasan akses pasar, dan peningkatan citra,” tutup Ahmadin. (MRF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi 2025

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan melaksanakan Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2025, di Kota Banjarmasin, Rabu Malam (9/4). Dibuka Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi, diwakili Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah.

“Kegiatan pemilihan pasangan muda inspiratif dan berprestasi ini atas dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin,” ungkapnya.

Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah

Kegiatan ini bertujuan, untuk memilih pasangan muda yang kedepannya dapat menjadi inspirasi bagi pasangan muda lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada pemilihan tahun ini diikuti sebanyak 14 pasangan dari perwakilan 12 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dispora Kalsel mendukung peran Forum Komunikasi Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Kalsel.

“Alumni peserta pasangan muda inspiratif dan berprestasi bergabung pada Forum Komunikasi Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Pada Forum tersebut, para pasangan muda inspiratif ini terus berkegiatan untuk memberikan manfaat kepada pasangan muda lainnya di Banua.

“Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Forum Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi tersebut, bagaimana sebuah keluarga dapat mengatasi masalah keluarga masalah sosial masalah ekonomi, serta lainnya,” ujar Anugrah.

Maka, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi memberikan dukungan kepada Forum tersebut. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Gelar Bakti Sosial Cangkok Kornea Mata

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Cangkok Kornea Mata Bersama Bank Mata Cabang Yogyakarta dan Dokter Lioyd Williams dari Duke Eye Clinical Amerika Serikat serta Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Kalsel, di Instalasi Sentra Lt 5 Gedung IGD Terpadu RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (10/4). Dibuka Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin diwakili Plt Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Agung Ary Wibowo.

“RSUD Ulin Banjarmasin tentunya, berterima kasih kepada Bank Mata Cabang Yogyakarta serta Perdami Kalsel yang telah melakukan bakti sosialnya inj,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Mengingat, lanjut Agung, pelaksanaan cangkok kornea mata ini merupakan pilot proyek pertama di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Untuk transplantasi organ yang kedepannya tidak hanya mata tetapi juga semuanya seperti ginjal serta lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Mata Cabang Yogyakarta memberikan apresiasi terhadap RSUD Ulin Banjarmasin yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan bakti sosial cangkok kornea mata yang mereka selenggarakan tersebut.

Ketua Bank Mata Cabang Yogyakarta Edy Wibowo menjelaskan, dalam pelaksanaan transplantasi mata tersebut, tentunya diperlukan adanya Bank Mata, untuk penyimpanan dari organ mata dari para pendonor.

“Dipilihnya RSUD Ulin Banjarmasin untuk pelaksanaan bakti sosial cangkok kornea mata ini, karena dokter spesialis mata di RSUD Ulin Banjarmasin, memiliki komitmen dalam penanganan penyakit mata,” ucapnya.

Selain itu, tambah Edy, kegiatan ini juga bekerjasama dengan dokter Lloyd Williams dari Duke Eye Clinical Amerika Serikat.

“Kerjasama tersebut, karena di Tanah Air masih minim pendonor mata, berbeda dengan di luar negeri yang hampir setiap hari ada pendonor mata,” ucapnya.

Edy berharap, di Provinsi Kalimantan Selatan segera berdiri Bank Mata tingkat rumah sakit, kemudian Bank Mata tingkat wilayah. Sehingga dapat memberikan pembelajaran kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Dokter Lloyd Williams berpesan kepada masyarakat di Kalimantan Selatan, bahwa penyebab kebutaan kornea adalah trauma pada mata, jadi jagalah mata Anda.

“Kenakan kacamata pengaman saat bekerja dengan benda tajam atau pada saat memukul benda serta menggiling logam,” ucapnya.

Selain itu, berhati hati dengan bahan peledak pihaknya pernah mendapatkan pasien di Yogyakarta kehilangan kedua matanya, karena bahan peledak.

“Jadi menggunakan pelindung mata sangatlah penting, karena di Indonesia tidak banyak transplantasi kornea, sehingga pada saat seseorang mengalami cidera mata serius, sangat sulit untuk diperbaiki,” ujar LIoyd. (SRI/RDM/RH)

Wagub Hasnuryadi, Sambut Kedatangan Kepala BIN, Turut Dampingi ke Korem 101/Antasari

BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyambut kedatangan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Letnan Jenderal (Purn) Muhammad Herindra beserta rombongan, dalam rangka kunjungan kerja di Kalsel di VIP Room Bandara Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, pada Rabu (9/4) sore.

Suasana penyambutan Kepala BIN RI di VIP room bandara Syamsudin Noor

Tiba sekitar pukul 16.30 WITA dengan menggunakan pesawat yang bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Letnan Jenderal (Purn) Muhammad Herindra disambut dengan penuh kehangatan.

Dalam prosesi penyambutan, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, mengalungkan bunga sebagai simbol penghormatan, yang diiringi tarian selamat datang serta taburan bunga melati sebagai tanda penyambutan kepada tamu kehormatan.

Setibanya di VIP Room, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menyambut langsung Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Letnan Jenderal (Purn) Muhammad Herindra, dengan berjabat tangan sebagai bentuk keakraban. Keduanya tampak berbincang – bincang hangat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, kami mengucapkan selamat datang di bumi Lambung Mangkurat, Bapak Kepala BIN Herindra,” ujar Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman.

Turut hadir dalam penyambutan, Kabinda Kalsel Brigjen Pol. Nurrullah, Kepala kejaksaan tinggi Kalimantan Selatan, Rina Virawati, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Ilham Yunus, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin, Kolonel Pnb Suparjo, Kepala Biro Adminstrasi Pimpinan Kalsel, Berkatullah, serta tamu undangan lainnya.

Usai acara penyambutan dan ramah tamah singkat, Kepala BIN beserta rombongan melanjutkan agenda kunjungan ke Korem 101/Antasari di Banjarmasin.

Silaturahmi ke Korem 101/Antasari bagi Kepala BIN ini mengenang dan bernostalgia karena dirinya pernah menjabat sebagai Komandan Korem 101/Antasari pada periode 2012 silam.

Di Korem 101/Antasari, Herindra juga menyempatkan melihat gambar para pejabat Komandan Korem dari masa ke masa. Selanjutnya, Herindra juga melihat ruang kerja Komandan Korem 101/Antasari tempat dirinya pernah bertugas.

Selain itu, Mantan Wakil Menteri Pertanahan RI ini juga menyempatkan melihat lapangan di areal Masjid Korem 101/Antasari.

Setelah bersilaturahmi dan mengenang tempat tugasnya dulu di Korem 101/Antasari, Herindra melanjutkan istirahat menuju salah satu hotel di Banjarmasin.

Pada malam harinya, Kepala BIN Herindra menghadiri pertemuan dan silaturahmi dengan Forkopimda Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila.

Sedangkan pada Kamis (10/4), agenda dilanjutkan dengan peresmian Markas Komando (Mako) BIN Daerah Kalsel di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, Letnan Jenderal (Purn) Muhammad Herindra bertolak kembali ke Jakarta pada siang harinya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version