Sinergi DPRD dan Pemprov Kalsel, Ranwal RPJMD 2025-2029 Resmi Ditetapkan

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi mulai merancang arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Rencana Awal (Ranwal) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Gedung DPRD Kalsel, Selasa (25/3).

Penandatanganan dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo disaksikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifudin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, serta sejumlah pimpinan dan anggota DPRD dari gabungan komisi-komisi.

Penandatanganan Ranwal RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk mengawal dan mendukung setiap program pembangunan yang telah dirancang agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Banua.

“RPJMD ini adalah panduan penting dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera. DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan program-program yang disusun berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Muhidin, menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 mengusung visi Kalsel Bekerja (Kalimantan Selatan Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) menuju Gerbang Logistik Kalimantan.

Visi tersebut akan diwujudkan melalui lima fokus utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur yang andal, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis syariah, penguatan ketahanan lingkungan, serta tata kelola pelayanan publik yang lebih efektif.

“Ini adalah langkah awal. Selanjutnya, kita akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam musyawarah perencanaan pembangunan, serta berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar RPJMD ini semakin solid dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Muhidin menambahkan tiga buah mega proyek yang menjadi fokus utama dalam RPJMD Kalsel Tahun 2025-2029 yaitu Jembatan Pulau Laut, Stadion Olahraga bertaraf Internasional dan Jalan Poros Tengah Tapin-Tabalong. Ia juga memastikan ketiga mega proyek rencana pembangunan ini akan dirampungkan dalam kurun lima tahun selama dirinya menjabat Gubernur Kalsel.

“Pentingnya penuntasan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan Kalimantan dan Kotabaru itu untuk mempermudah akses bagi masyarakat dan juga berkaitan dengan akses menuju IKN. Saat ini selain daerah, pemerintah provinsi juga masih mengupayakan dukungan dari kementerian pekerjaan umum pusat dalam penuntasan jembatan Pulau Laut,” jelasnya,

Untuk stadion olahraga bertaraf internasional, lanjut Muhidin, Pemprov Kalsel kini tengah menyeleksi lahan yang cocok untuk dibangun. Begitu pula untuk jalan poros tengah Tapin-Tabalong, masih dalam koordinasi bersama kabupaten yang terlibat, khususnya dalam pembebasan lahan tanah untuk jalan tersebut.

“Nanti habis lebaran ini kita mulai bergerak,” tuturnya.

Dengan semangat Bekerja Bersama, Merangkul Semua, sinergi antara DPRD dan Pemprov Kalsel diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (NRH/RDM/RH)

Rayakan HUT ke-61, Gubernur Muhidin Minta Bank Kalsel Lebih Profesional dan Transparan

BANJARMASIN – Ramadhan hari ke-25 atau bertepatan dengan Selasa (25/3), menjadi momen membahagiakan bagi Bank Kalsel, karena memasuki usia ke-61 tahun. Perayaan tahun ini, diselenggarakan dengan sederhana berupa Buka Puasa Bersama di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, di kawasan Lingkar Dalam Banjarmasin.

Hadir langsung pada Bukber HUT ke-61 Bank Kalsel ini, Gubernur, Muhidin beserta istri, Fathul Jannah, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, drg. Ellyana Trisya, dan juga Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta istri, Masrupah.

Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Fajar Madjardi, Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel,. Syafruddin, jajaran Forkopimda Kalsel dan para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Tidak ketinggalan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin beserta jajaran direksi dan seluruh karyawan Bank Kalsel, turut hadir merayakan hari jadinya yang ke-61 secara sederhana.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, pada HUT tahun ini, pihaknya mengadopsi tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua milik Gubernur, sebagai tema perayaan hari jadi ke-61.

“Hanya saja tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua ini kami sadur ke Bahasa Inggris, menjadi Working Together Embracing Everyone,” jelasnya.

Fachrudin juga berterimakasih kepada Gubernur, Muhidin beserta seluruh kepala daerah di Kalsel, yang sudah membantu pencapaian modal inti minimum, di angka 3 triliun rupiah, sesuai aturan yang disyaratkan OJK untuk mempertahankan status bank umum untuk Bank Kalsel.

“Alhamdulillah Bank Kalsel sudah melampaui target modal inti minimum, hingga 3 koma 5 triliun. Sehingga OJK tidak perlu memberikan “surat cinta” kepada Bank Kalsel,” ujar Fachrudin yang disambut tawa seluruh tamu undangan.

Pada kesempatan ini,. Fachrudin juga meminta kesediaan Gubernur, Muhidin untuk menyerahkan bantuan CSR Bank Kalsel bagi panti asuhan, mushola serta tahfidz di Kalsel.

“Perlu kami laporkan pak Gubernur, setiap tahunnya UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan CSR pada setiap perayaan hari jadi. Untuk pengumpulan dana tahun 2024 melalui UPZ, terkumpul sebanyak 8 miliar rupiah,” tutup Fachrudin.

Gubernur dan Direktur Utama Bank Kalsel berfoto bersama para penerima bantuan CSR

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi kinerja Direktur Utama Bank Kalsel beserta seluruh direksi dan jajaran karyawannya. Apresiasi ini terutama terkait pencapaian modal inti minimum di atas 3 triliun rupiah.

“Insya Allah tahun ini kita akan menambah 500 miliar lagi,” janji Muhidin.

Lebih jauh Muhidin mengingatkan Bank Kalsel, untuk meningkatkan performanya, agar lebih profesional dan transparan. Sehingga Bank Kalsel mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat Banua, baik untuk menabung, meminjam bahkan berinvestasi melalui Bank Kalsel.

“Kepercayaan masyarakat itu sangat penting, untuk mendukung keberlanjutan Bank Kalsel kedepannya. Tidak lupa juga peran dari Bank Indonesia serta OJK yang memberi masukan untuk kemajuan Bank Kalsel,” tutup Muhidin.

Gubernur didampingi Direktur Utama Bank Kalsel saat memberikan secara simbolis bantuan CSR UPZ Bank Kalsel

Sesuai permintaan Bank Kalsel, pada kesempatan buka puasa bersama memperingati HUT ke-61 Bank Kalsel, Gubernur, Muhidin menyerahkan secara simbolis bantuan CSR Bank Kalsel, kepada perwakilan panti asuhan, mushola dan juga tahfidz di Banua.

Usai buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan juga sholat hajat untuk HUT ke-61 Bank Kalsel. (RIW/RDM/RH)

Kementerian Desa dan Kementerian Pertanian akan Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui BUMDesa di Kalsel

BANJARBARU – Untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerjasama strategis dengan Kementerian Pertanian (Kementan). Program ini bertujuan mendukung BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) dalam mengelola ketahanan pangan di tingkat desa.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari, menyampaikan bahwa dalam kolaborasi ini, BUMDesa dapat bekerjasama dengan kelompok tani atau Gapoktan yang mendapatkan bantuan dari Kementan. Melalui mekanisme ini, Kementan akan memberikan hibah benih kepada kelompok tani terpilih sedangkan BUMDesa dapat berperan sebagai penyedia rumah benih, pembeli hasil panen, atau bahkan melakukan sistem bagi hasil dengan kelompok tani.

“Peran ini dilakukan BUMDesa dengan memanfaatkan Dana Desa yang telah dialokasikan untuk ketahanan pangan desa,” ucap Novi, mewakili Kadis PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, baru – baru tadi.

Di Kalsel sendiri Kerjasama ini akan dilaksanakan di 33 lokasi yang tersebar di 11 kabupaten. Setiap kabupaten akan memiliki tiga desa yang terlibat dalam program ini. 

“Pembinaan terhadap BUMDesa akan difokuskan pada kesiapan pengelolaan ketahanan pangan, mulai dari legalitas badan hukum hingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di desa,” lanjut Novi.

Ia menekankan pada pembinaan agar BUMDesa siap untuk mengelola ketahanan pangan secara berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan BUMDesa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di desa-desa seluruh Indonesia khususnya Kalsel.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan BUMDesa yang lebih optimal,” tutup Novi. (MRF/RDM/RH)

Guna Meningkatkan Pelayanan, Lab K3 Kalsel Gelar IHT

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan pelayanan, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Lab K3) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar In House Training (IHT) bagi seluruh pegawainya.

Suasana In House Training (IHT) di Aula Lab K3 Kalsel

Kepada wartawan, Kepala Lab K3 Kalsel Noorlianisyah, ditemui di ruang kerjanya Senin (24/3) mengatakan, kegiatan In House Training (IHT) dimulai sejak 3 Maret – 20 Maret tadi, Senin hingga Kamis, gelaran dipusatkan di Aula Lab K3 Kalsel Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. Materi yang disampaikan diantaranya Analisis Sampel (air minum, limbah domestic, air bersih, dan sungai) di Laboratorium, kemudian Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Medis di Lingkungan Kerja, Program Keselamatan Kerja Kecelakaan Kerja dan Sistem Pelaporan.

Kepala Lab K3 Kalsel Noorlianisyah

“Kami sebelumnya juga menggelar In House Training (IHT) Publik Speaking Servise Exelent,” ucapnya

Noorlianisyah menyampaikan, In House Training (IHT) akan dilanjutkan 8 April 2025 mendatang, dengan materi seperti Bantuan Hidup Dasar, Ergonomi dan Interpretasi Hasil Kalibrasi Peralatan, Manajemen Peralatan di Laboratorium Barang Masuk dan Barang Keluar Serta Stock Of Name, Identifikasi Risiko Sesuai Iso 17025 dan Kaji Ulang Manajemen Sesuai Iso 17025.

“Pematerinya bukan hanya dari Provinsi, serta beberapa dari luar daerah,” jelasnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, dengan digelarnya In House Training (IHT) dapat semakin meningkatkan pelayanan, melalui jalinan komunikasi, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang tersebar tidak hanya di 13 kabupaten/kota serta lintas Provinsi yakni Kalimantan Tengah.

“Selama IHT untuk pelayanan pengujian tetap dilakukan setiap akhir pekan,” tutup Lily. (NHF/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin akan Gelar Baksos Cangkok Kornea Mata

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin akan melaksanakan bakti sosial donor atau cangkok kornea mata pertama di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokter Spesialis Mata RSUD Ulin Banjarmasin Muhammad Ali Faisal menjelaskan, dalam waktu tidak lama lagi RSUD Ulin Banjarmasin bekerjasama dengan Rumah Sakit Sarjito serta Amerika Serikat, bakti sosial donor kornea mata.

“Pada kegiatan tersebut ada beberapa kornea mata yang akan disumbangkan kepada penerima donor,” ungkap Ali, kepada sejumlah wartawan, Selasa (25/3).

Kegiatan bakti sosial tersebut direncanakan pada tanggal 10 April mendatang, di dua rumah sakit yaitu RSUD Ulin Banjarmasin serta Ansari Saleh.

“Rencana kegiatan pada tanggal 10 sampai 12 April 2025 di RSUD Ulin Banjarmasin serta Ansari Saleh,” ucapnya.

Kegiatan bakti sosial ini, untuk warga Kota Banjarmasin dan sekitarnya yang mengalami kebutaan akibat kenainan pada kornea mata yang dideritanya.

“Dari RSUD Ulin Banjarmasin sendiri, saat ini sudah siap melaksanakan operasi cangkok kornea mata tersebut,” ujarnya.

Baik untuk sarana dan prasarana tindakan operasi cangkok kornea mata. Mengingat, untuk tindakan operasi cangkok kornea mata tersebut. Sebagai peralatannya dibawa langsung oleh Tim dari RS Sardjito Yogyakarta, begitu juga dengan kornea mata yang akan diberikan kepada penerima.

“Pada kegiatan bakti sosial cangkok kornea mata tersebut, akan ada sebanyak 10 sampai 11 pasien yang mendapat donor kornea mata, dalam kegiatan bakti sosial tersebut,” ucap Ali. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Gelar Uji Publik Raperda Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah

BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah menggelar uji publik di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Senin (24/03).

Suasana Uji Publik Raperda Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah

Ketua Pansus I DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin menyampaikan bahwa keterlibatan civitas akademika sangat penting dalam penyusunan Raperda ini. Menurutnya, dengan adanya masukan dari akademisi, Raperda dapat lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan hukum di daerah.

“Tujuan kami mengadakan uji publik di Fakultas Hukum ULM adalah untuk meminta saran dan kritik terhadap proses penyusunan Raperda ini. Kami menganggap hal ini sangat penting guna memperkuat substansi regulasi yang sedang kami bahas,” ujar Bang Dhin, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum ULM, Dr. Achmad Faishal menyambut baik kegiatan yang digelar oleh DPRD Kalsel. Ia menilai bahwa keterlibatan akademisi dalam penyusunan regulasi daerah dapat meningkatkan kualitas produk hukum yang dihasilkan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif DPRD Kalsel dalam membuka ruang diskusi ini. Sebagai bagian dari dunia akademik, kami merasa terhormat bisa memberikan kontribusi dalam menyusun regulasi yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dalam uji publik tersebut, berlangsung dialog interaktif antara pihak Pansus, dosen, mahasiswa Fakultas Hukum ULM, dan perwakilan dari Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel. Berbagai kritik dan masukan disampaikan, mulai dari aspek penulisan, teknis, hingga mekanisme pengawasan terhadap produk hukum yang dihasilkan agar tidak hanya sekadar menjadi aturan di atas kertas. (NRH/RDM/RH)

Safari Ramadan di Tabalong, Wagub Hasnuryadi Jalin Silaturahmi dan Kenalkan Visi Kalsel Bekerja

TABALONG – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman beserta isteri drg. Ellyana Trisya melakukan Safari Ramadan ke-11 bersama jajaran SKPD Kalsel di Kabupaten Tabalong, pada Senin (24/3) sore.

Tiba Pukul 17.00 WITA, Wagub Hasnuryadi beserta rombongan disambut hangat Bupati Tabalong, M. Noor Rifani dan Wakil Bupati, Habib M. Taufani Alkaf di Pendopo Bersinar di Desa Pembataan, Murung Pudak.

Suasana Safari Ramadan Wagub Kalsel di Tabalong

Tampak hadir Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi, Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Budi Galih, Ketua MUI Tabalong, Sabilarrusdi dan jajaran SKPD lainnya. Di sana juga terlihat eks Wakil Walikota Banjarmasin, Ariffin Noor, yang merupakan Mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Tabalong (2007-2012) dan Kepala Dinas Bappeda Tabalong (2013).

Dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Akhmad Noor Effendi. Setelah itu, Wagub Kalsel Hasnuryadi menyampaikan pesan kepada masyarakat Tabalong bahwa Gubernur, Muhidin menitip salam hangat.

“Menyampaikan salam hormat dari Bapak Gubernur, Muhidin beserta isteri, Fathul Jannah. Dan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mengenalkan visi kita yaitu Kalsel Bekerja,” sampai Wagub Kalsel, Hasnuryadi.

Dalam hal itu, Wagub Hasnuryadi ingin seluruh elemen dapat bekerja bersama dan merangkul semua untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa, terlebih pembangunan di Banua.

Wagub Hasnuryadi menekankan agar tidak lepas dari nilai keagamaan, tentu apapun jenis suku dan agama yang dianut masyarakat.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hadir bersama kaum ulama dalam bekerja untuk kemajuan masyarakat Banua tercinta,” ungkap Wagub Hasnuryadi kepada masyarakat Tabalong.

Sementara itu, Bupati Tabalong, M. Noor Rifani menyampaikan bahwa kegiatan ini upaya dalam bersinergi dan berkolaborasi antara Pemprov Kalsel dengan Pemkab Tabalong. Dalam silahturahmi ini, menurutnya sebagai simbol dalam pembangunan daerah ke depannya.

“Apalagi pertemuan ini di sepertiga Ramadan 1446 Hijriah dan diakhir bulan puasa, maka kita saling bersinergi. Dan saya ingin melaporkan kepada Bapak Wagub Kalsel bahwa tadi kami sedang mengecek bahan pokok di pasar,” ungkap Bupati Tabalong.

Disampaikannya, bahwa harga bahan pokok di pasar masih normal. Sedangkan kondisi pangan di Tabalong, juga tercukupi.

Lalu, Bupati Rifani menjelaskan bahwa visi Pemprov Kalsel terkait bekerja yang berlanjutan, berbudaya dan sejahtera, menurutnya, selaras dengan semangat visi Pemkab Tabalong kini menyongsong konsep: sejahtera, maju, religius dan terdepan.

“Visi Pemprov Kalsel jadi inspirasi bagi Pemkab Tabalong, Pak. Untuk terus bergerak maju, sejahtera dan berdaya saing. Dan senantiasa kita juga mendukung program-program provinsi,” tandasnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Disela Perjalanan Safari Ramadan, Wagub Hasnuryadi dan Istri Berbagi Kebahagiaan ke Warga

TABALONG – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman dan istri drg. Ellyana Trisya berbagi kebahagiaan kepada warga disela – sela perjalanan Safari Ramadan ke Tabalong pada Senin (24/3)

Berangkat dari Banjarmasin pukul 12.50 WITA, Wagub Hasnuryadi bertolak ke Kabupaten Tabalong beserta rombongan. Dalam perjalanan Safari Ramadhan ini, Wagub Hasnuryadi sempat singgah ke salah satu tempat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Momen Wagub Kalsel dan Wakil Ketua TP PKK Provinsi membagikan paket Safari Ramadan kepada warga

Di perempatan Tugu Ketupat, Kandangan. rombongan berhenti dan menyapa warga setempat. Momentum itu dimanfaatkan Wagub Hasnuryadi beserta isteri, drg. Ellyana Trisya untuk berbincang singkat dengan pedagang di pertigaan jalan Pajukungan. Kemudian menyerahkan paket Safari Ramadhan berupa beras dan uang tunai.

Di depan pedagang dan warga, Wagub Hasnuryadi pun sempat interaksi dengan memberikan beberapa pertanyaan.

“Siapa pemain Barito Putera yang pian kenal dahulu?,” tanya Wagub Hasnuryadi tersenyum, melempar tanya kepada pedagang.

“Frans Sinatra,” jawab salah satu pedagang pria paruh baya yang tengah berjualan.

Lalu, Wagub Hasnuryadi menuju Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dan singgah di pertigaan di Desa Pajukungan, Barabai. Kembali menyapa para pedagang, mulai dari penjual rambutan, ikan panggang, hingga aneka wadai.

Para pedagang pun sumringah ketika mendapatkan hadiah langsung dari Wagub Hasnuryadi didampingi isteri, drg. Ellyana Trisya. Sejumlah masyarakat pun menyaksikan suasana hangat dalam pertemuan dengan warga tersebut.

Di tengah obrolan dengan pedagang, Wagub Hasnuryadi juga memperkenalkan dirinya sebagai wakilnya Gubernur Kalsel, Muhidin.

“Ulun wakilnya Gubernur Muhidin. Salam dan mohon doa,” ungkap Wagub Hasnuryadi disela perjalanan Safari Ramadan.

Saat rehat di Masjid Al-Akbar Balangan, salah satu penggemar PS Barito Putera, Sahru yang merupakan satpam Masjid Al-Akbar Balangan, mendapatkan Jersey sekaligus tanda tangan dari Wakil Gubernur. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Puluhan Paket sembako Dibagikan LPPL Abdi Persada FM kepada Warga Desa Tunggul Irang

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, melalui LPPL Radio Abdi Persada FM, menggelar pembagian puluhan paket sembako kepada para warga di Desa Tunggul Irang, Kabupaten Banjar, Senin (24/3). Paket sembako hasil kerjasama bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel ini, diserahkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhammad Muslim, yang diwakili Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani mengungkapkan, bahwa pihaknya mengharapkan pembagian paket sembako ini menjadi agenda berkelanjutan setiap tahunnya, dikarenakan paket ini dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga apa yang bisa dikerja samakan bisa bermanfaat bagi warga tunggul irang, mudahan ini bosa berkelanjutan dna paket ini bisa membahagiakan para penerima,” ungkap Syarifah.

Sementara itu, Pembakal Desa Tunggul Irang, Hifzil Khair menyampaikan, mewakili warga desa, dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan LPPL Abdi Persada FM. Kondisi Desa Tunggul Irang sangatlah riskan terdampak banjir disaat musim penghujan seperti sekarang ini, sehingga bantuan yang diterima dari LPPL Abdi Persada, sangat bermanfaat bagi warga.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih, atas bantuan yang didapatkan oleh warga. Semoga ditahun – tahun selanjutnya, LPPL Abdi Persada dapat kembali berbagi,” tutup Khair. (MRF/RDM/RH)

Balai Wasnaker Wilayah II Kalsel Belum Terima Aduan THR dari Pekerja

BANJARBARU – Hingga saat ini, Balai Pengawasan Ketenagakerjaan (Wasnaker) Daerah Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan belum menerima laporan atau aduan dari pekerja terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Kalsel, Taufiqurrahman, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan guna memastikan kewajiban pembayaran THR dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sampai saat ini belum ada aduan yang masuk terkait pembayaran THR. Kami tetap membuka layanan pengaduan bagi pekerja yang mengalami kendala agar hak mereka bisa terpenuhi,” ucap Taufiq, Senin (24/3).

Menurutnya, sesuai dengan surat edaran Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2025, perusahaan wajib membayarkan THR kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.

“Jika ada perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban ini, maka akan ditindaklanjuti dengan mediasi dan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia juga mengimbau pekerja untuk tidak ragu melapor jika mengalami kendala terkait pembayaran THR melalui posko pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja untuk menyampaikan keluhan mereka.

“Kami berharap seluruh perusahaan khususnya yang berada di Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II dapat mematuhi aturan yang ada agar hak pekerja tetap terjaga, dan kami siap membantu apabila ada permasalahan yang muncul,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version