Fokus Pengembangan Bisnis Ritel, BSI Region IX Kalimantan Catatkan Kinerja Positif

BANJARMASIN – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Region IX Kalimantan, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2024, terdorong pengembangan bisnis ritel khususnya bisnis emas dan haji yang masing-masing bertumbuh 85,04% dan 16,06% secara tahunan.

Ricky Rikardo Mulyadi Regional CEO RO IX Kalimantan mengatakan, bahwa pertumbuhan bisnis BSI di wilayah Kalimantan sepanjang 2024 mengalami pertumbuhan yang cukup baik, karena mengedepankan uniqueness produk dan layanan. Di mana produk tersebut menjadi keunggulan BSI yaitu bisnis emas dan haji.

“Hal ini dikarenakan dengan uniqueness produk dan layanan yang hanya dimiliki bank syariah. Di antaranya bisnis emas dan haji. Hal inilah yang terus kami dorong dengan penguatan literasi ke masyarakat sehingga penetrasi dan inklusinya tumbuh optimal,“ katanya usai media gathering di Banjarmasin, pada Rabu (12/3).

Sepanjang 2024 pembiayaan Gadai Emas di wilayah Region Kalimantan mencapai Rp1,14 T tumbuh 85,04% secara tahunan. Sedangkan produk Cicil Emas mencapai Rp549 M tumbuh 209,49% secara tahunan. Nasabahnya pun didominasi kaum muda.

Selain emas, perkembangan Tabungan Haji BSI di wilayah Kalimantan juga tumbuh 16,06% secara tahunan atau sekitar 418 ribu nasabah, dengan total nilai Rp1,22 T.

“Terlihat bahwa emas menjadi alternatif investasi syariah yang saat ini cukup diminati. Selain harganya yang mengalami peningkatan signifikan, emas merupakan instrumen safe haven yang tahan terhadap inflasi. Di satu sisi, Tabungan Haji BSI juga sangat diminati karena memberikan jalan bagi masyarakat mempersiapkan perjalanan suci tersebut untuk kemudahan di masa depan,” tuturnya.

Di sisi lain BSI Region Kalimantan pun mencatatkan rerata pertumbuhan bisnis di semua sektor dobel digit. Mulai dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah mencapai Rp18,78 T tumbuh sekitar 16,25% secara tahunan, salah satunya terdorong kontribusi positif dari Tabungan Haji BSI.

Kemudian pembiayaan mencapai Rp16,73 T atau tumbuh 16,74% secara tahunan. Sehingga aset mencapai Rp18,7 T atau naik sekitar 14%.

“Fokus pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan inovasi menjadi kunci BSI menjaga kinerja yang impresif di tengah dinamika kondisi perekonomian,” lanjut Ricky.

Menurutnya, untuk memberikan kemudahan transaksi masyarakat di wilayah kerjanya, saat ini BSI Regional Kalimantan memiliki 3 area dengan total kantor cabang sebanyak 69 outlet, dan ATM yang tersebar di lokasi strategis, 6.110 BSI Agen, BSI Net dan juga layanan yang bisa diakses 24 jam diantaranya BSI Call 14040 dan mobile banking BYOND by BSI.

Dia pun menambahkan, saat ini transaksi di wilayah Kalimantan sebagian besar sudah shifthing ke layanan digital. Per Februari 2025, jumlah pengguna BYOND di wilayah Kalimantan mencapai 225 ribu orang. (ADV-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Harapkan Pemprov Serius Tindaklanjuti Pokir Dewan

BANJARBARU – Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Alpiya Rahman, mengapresiasi penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025 – 2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Forum ini digelar selama dua hari di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, pada Rabu (12/03).

Dalam sambutannya, Alpiya menyampaikan bahwa DPRD Kalsel sebagai perwakilan masyarakat sangat mendukung visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, yaitu Kalsel Bekerja (berkelanjutan, berbudaya, religius, dan sejahtera) untuk periode 2025 – 2029. Visi tersebut dilengkapi dengan lima misi, yaitu pembangunan manusia yang unggul, pembangunan infrastruktur yang handal, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penguatan ketahanan terhadap iklim, serta tata kelola pelayanan publik.

“Kami percaya bahwa visi dan misi tersebut mencakup hal-hal utama yang dibutuhkan oleh masyarakat Kalsel untuk menuju Kalsel yang lebih maju, religius, dan berdaya saing tinggi,” ujar Alpiya.

Sebagai bentuk kontribusi DPRD Kalsel terhadap pencapaian visi dan misi tersebut, Alpiya menekankan bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan serius oleh Pemerintah Provinsi Kalsel. Ia mengingatkan bahwa hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang mewajibkan setiap RPJMD untuk mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD.

“Tentu, kami berharap agar pembahasan RPJMD kali ini dapat mengakomodasi usulan-usulan dari pokir-pokir DPRD yang diserap melalui reses-reses Anggota DPRD secara menyeluruh,” pinta Alpiya.

Usulan-usulan masyarakat yang terjaring melalui reses sebagian besar masih didominasi oleh peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, dan saluran irigasi. Selain itu, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan juga menjadi perhatian, seperti halnya ketersediaan pupuk bersubsidi. Tak ketinggalan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, SDM, dan keagamaan juga menjadi fokus utama.

“Itulah yang kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk segera ditindaklanjuti. Dalam hal pembangunan, perencanaan ini bukan hanya berasal dari eksekutif, tetapi legislatif juga memiliki peran penting agar pembangunan ini terarah,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pemprov: di Kalsel MinyaKita Isinya Sesuai Kemasan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Kalsel menyampaikan,
sejauh ini tidak menemukan adanya pelanggaran, pada volume isi dan kemasan untuk MinyaKita.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, disela Pasar Murah Ramadan, Rabu (12/3).

Sulkan mengatakan, beberapa waktu lalu di Provinsi lain telah ditemukan MinyaKita isinya tidak sesuai ukuran yang tercantum di kemasan. Namun, untuk di Kalimantan Selatan sendiri, hasil pihaknya melakukan inspeksi, baik beberapa ke pasar dan distributor di lapangan, tidak ada menemukan pelanggaran.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, didampingi Kasi Bapokting Disdag Kalsel

“Kami sudah melakukan pengecekan baik baik kemasan satu dan dua liter,” ungkapnya

Ia menyampaikan, MinyaKita merupakan minyak goreng bersubsidi kemasan sederhana dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Sehingga, menjadi salah satu pengawasan yang intens dilakukan di lapangan.

“Minyak goreng merupakan komoditas dalam menopang perekonomian,” jelasnya

Sulkan mengimbau, bagi masyarakat yang menemukan MinyaKita volumenya tidak sesuai tertulis di label, dapat segera melaporkan ke Dinas Perdagangan setempat untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kami akan segera tindaklanjuti kalau ada masyarakat yang melaporkan,” tutupnya.
(NHF/RDM/RH)

TP PKK Kalsel dan Banjarmasin Dukung Gemar Makan Ikan di Banua

BANJARMASIN – TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dan TP PKK. Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap Gerakan Gemar Makan Ikan di Banua.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah menjelaskan, bantuan paket ikan segar dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan pada Pasar Murah Ramadhan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan TP PKK Kalsel, tentunya sangat bermanfaat bagi program gemar makan ikan untuk masyarakat di Banua.

Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah

“TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan dukungan terhadap gerakan gemar makan ikan tersebut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (12/3).

Mengingat, lanjutnya, manfaat dari makan ikan dapat memenuhi gizi anak serta dapat mencegah stunting.

Fathul Jannah berharap, anak anak di Provinsi Kalimantan Selatan dapat semakin gemar makan ikan.

“Semoga anak cucu kita gemar makan ikan,” ucap Fathul Jannah.

Sementara itu dukungan yang sama disampaikan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Nely Listianti.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Nely Listianti

“TP PKK Kota Banjarmasin akan terus melakukan sosialisasi mengenai dukungan terhadap gemar makan ikan, serta vitamin apa saja yang terkandung dalam ikan tersebut,” ungkapnya.

Tentunya kandungan gizi yang terdapat pada ikan dapat mencerdaskan anak anak.

“Seperti kandungan gizi pada ikan peda ini hampir sama dengan ikan salmon,” ucapnya.

Karena itu, warga Kota Banjarmasin diimbau untuk gemar makan ikan. (SRI/RDM/RH)

Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial di Kalsel, Gubernur Muhidin Sambut Baik Sosialisasi Pangdam VI/Mulawarman

BANJARMASIN – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, mensosialisasikan langsung rencana pembangunan Batalyon Teritorial di Kabupaten Tanah Bumbu, kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, pada Rabu (12/3) di eks Kantor Gubernur Kalsel Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin.

Suasana pertemuan tertutup sosialisasi pembentukan Batalyon Teritorial di Tanbu

Sosialisasi dalam rapat tertutup itu, juga diikuti Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, Bupati/Walikota, dan kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Gubernur dan Wagub Kalsel berfoto bersama Pangdam VI/Mulawarman usai berbuka puasa bersama

Gubernur, Muhidin menyambut positif pembangunan Mako Batalyon di Batulicin ini.

“Bulan Juni kita mulai bergerak, tanah 100 hektare sudah kita hibahkan,” ujar Muhidin usai buka puasa bersama Pangdam dan jajaran serta Forkopimda Kalsel.

Adapun Pangdam menyebut, kedatangan pihaknya ke Kalsel merupakan kali pertama sejak Ia memimpin Kodam VI Mulawarman.
Selain ingin memperkenalkan diri, Ia ingin mengucapkan selamat secara langsung kepada Gubernur, Muhidin dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman yang baru dilantik pada 20 Februari lalu di Jakarta.

“Selain itu, untuk mensosialisasikan tentang rencana pembentukan Batalyon Teritorial TNI di Batulicin,” ujarnya.

Tujuan dibangunnya Batalyon Teritorial, untuk mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan Sektor Pembangunan yang direncanakan 100 Batalyon baru tahap pertama yang akan di bangun di seluruh Indonesia, salah satunya di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu-Kalsel.

Selain memiliki tugas yang sama dengan Batalyon lainnya, dalam kondisi damai, ujar Pangdam, Batalyon Teritorial Pembangunan juga memiliki juga tugas dalam mendukung pencapaian program pemerintah terkait swasembada pangan, khususnya di Provinsi Kalsel.

Usai sosialisasi, Pangdam IV/Mulawarman berbuka puasa bersama Gubernur Kalsel, Muhidin, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman beserta pimpinan Forkopimda Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Safari Ramadan di Banjarmasin, Wagub Hasnuryadi Ajak Masyarakat Bekerja Bersama Merangkul Semua

BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri Ellyana Trisya Hasnuryadi dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel, kembali melaksana Safari Ramadan 1446 Hijriah, bertempat di Masjid Nurul Jannah, Jl. A. Yani Km. 5,5 Kota Banjarmasin, pada Selasa (11/3).

Safari Ramadan ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Banjar, Kehadiran rombongan Wakil Gubernur Kalsel disambut oleh Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin HM beserta jajaran Pemkot Banjarmasin dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama tokoh masyarakat, ulama, dan warga setempat.

Dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menyerahkan hibah sebesar Rp50 juta untuk Masjid Nurul Jannah. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kota Banjarmasin dan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur didampingi Wali Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan harapannya agar masyarakat terus menjaga solidaritas dan kebersamaan, sebagaimana semangat tagline “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”.

“Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan salam hormat serta pesan dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin dan berharap dapat terus menjalin kerja sama yang baik dalam membangun Kota Banjarmasin bersama Walikota dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin,” kata Hasnuryadi.

Lebih lanjut, Hasnuryadi juga mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadan yang sudah memasuki agenda kedua di bulan Ramadan ini.

“Kemarin kami sudah melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Banjar. Safari ini akan terus berlanjut ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga mengajak umat Muslim untuk memaknai bulan Ramadan dengan meningkatkan ukhuwah dan keimanan.

“Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita tingkatkan ukhuwah dan iman kita dalam menjalankan ibadah puasa 1446 H,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, atas kesigapannya dalam menangani permasalahan sampah di kota Banjarmasin.

“Kami juga sangat mengapresiasi kinerja Walikota Banjarmasin dalam penanganan sampah yang telah menunjukkan hasil positif, semoga ini terus menjadi perhatian bersama demi kenyamanan warga kota,” tuturnya.

Hasnuryadi menutup sambutannya dengan berharap Banjarmasin dapat lebih mengembangkan sektor pariwisata, khususnya dengan memanfaatkan potensi sungai yang ada di kota tersebut.

“Kami berharap Banjarmasin dapat memanfaatkan keindahan sungai sebagai salah satu daya tarik wisata, guna mendongkrak pariwisata di Banua,” harapnya.

Diketahui, kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan Ceramah Agama yang disampaikan oleh Ustaz Muslimin Kadri, yang memberikan tausiyah kepada jemaah mengenai pentingnya menjaga hati dan meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan. (BDR/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Pasar Murah Ramadan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perdagangan Kalsel menggelar Pasar Murah, dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menghadapi Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 H.

Kegiatan dibuka secara resmi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kalsel Ellyana Trisya, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalsel Masrupah Syarifuddin, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Neli Listriani, serta tamu undangan lainnya, Rabu (12/3).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah mengatakan, gelaran pasar murah ini sangat penting untuk memenuhi keperluan bahan pokok bagi masyarakat, apalagi bulan Ramadhan tingginya minat pembeli. Oleh karena itu, tentu harus diantisipasi dalam upaya pengendalian inflasi.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah (ditengah)

“Warga dapat memanfataan berbelanja di Pasar Murah,” pintanya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan menjelaskan, untuk pasar murah di halaman kantor Dinas Perdagangan Kalsel Jalan S Parman Banjarmasin ini, telah diikuti beberapa SKPD dilingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Kelautan dan Perikananan Kalsel, 60 distributor dan Usaha Kecil Mikro. Ia menilai, sejak pagi hingga menjelang siang, antusias pembeli sangat ramai dalam berbelanja.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Sulkan, saat diwancara

“Pasmur ini merupakan agenda rutin tahunan,” jelasnya

Selain di Banjarmasin, Sulkan menambahkan, Pasar Murah juga digelar di Kabupaten dan kota lainnya sebanyak 14 titik, terhitung sejak 25 Februari hingga 25 Maret 2025. Terkait hasil evaluasi sementara, gelaran ini ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar, dalam memenuhi berbagai keperluan bahan pokok terutama beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, ikan, bawang merah dan putih, serta makanan dan minuman kesehatan lainnya.

“Kami imbau warga jangan melakukan aksi timbun dan memborong bapok,” tutupnya

Untuk diketahui, Pasar Murah ini merupakan kerjasama TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dengan Dinas Perdagangan Kalsel, dengan rangkaian kegiatan diantaranya Bekerjasama Dinas Kesehatan Kalsel dalam bentuk Sunatan Massal dan juga Pembagian Sembako. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2030 dan RKPD 2026

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2026.

Suasana forum konsultasi publik penyusun RPJMD 2025-2023 dan RKPD Kalsel tahun 2026

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Ruang Rapat Khalid Maksum, Kantor Bappeda Kalsel, mulai Rabu (12/3).

Acara dibuka oleh Pj Sekda Kalsel Syarifuddin yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Isharwanto. Forum ini melibatkan berbagai pihak, termasuk legislatif, akademisi, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha.

Dalam sambutannya, Isharwanto menekankan pentingnya partisipasi publik dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan ini.

“Forum ini merupakan bagian dari proses perencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Peran serta publik sangat diperlukan agar strategi pembangunan dapat mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebijakan pemerintah pusat, kebutuhan daerah, serta masukan dari akademisi dan dunia usaha,” ujarnya.

Dokumen RPJMD akan menjadi panduan utama dalam mencapai visi “Kalsel Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) Menuju Gerbang Logistik Kalimantan.”

Sementara itu, RKPD 2026 akan menjadi strategi operasional dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia serta mengembangkan sektor unggulan daerah.

Isharwanto juga menyoroti target pertumbuhan ekonomi Kalsel yang selaras dengan visi pembangunan nasional.

“Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2029. Ini menjadi tantangan besar bagi kita, mengingat pertumbuhan ekonomi daerah kita masih di angka 5,05 persen tahun lalu,” jelasnya.

Selain itu, indikator pembangunan lainnya seperti tingkat kemiskinan dan pengangguran juga menjadi perhatian.

“Kita harus mampu menurunkan angka kemiskinan hingga 1,64 sampai 2,62 persen pada 2029, dari yang saat ini masih 4,02 persen. Begitu juga dengan tingkat pengangguran yang ditargetkan turun ke kisaran 3,27 sampai 3,97 persen,” tambahnya.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan masukan strategis dari berbagai pihak untuk memastikan kebijakan pembangunan Kalsel yang efektif dan berkelanjutan. (SYA/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Bagikan Paket Ikan Segar Gratis di Pasar Murah Ramadan

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan membagikan paket ikan segar gratis di Pasar Murah Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangannya, di Halaman Kantor Disperindag Kalsel di Banjarmasin, Rabu (12/3).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono melalui Kasi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Martiah Akhdianti menjelaskan, pada puasa ke 12 ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kasi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti

“Pasar Murah Ramadhan ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan Paket Ikan Laut yaitu ikan peda atau kembung,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Paket ikan segar yang dibagikan pada kegiatan Pasar Murah Ramadhan ini sebanyak 100 paket atau 100 kilogram.

“Kami menyediakan paket ikan segar tersebut, dari Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dislutkan Kalsel,” ucapnya.

Sedang, tambah Martiah, tujuan dari pembagian ikan segar ini, untuk mengajak masyarakat di Kota Banjarmasin agar gemar mengkonsumsi ikan.

Untuk mendapatkan paket ikan tersebut, melalui kupon yang dibagikan oleh pihak penyelenggara Pasar Murah Ramadhan Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

TP PKK Kalsel Gelar Sunatan Massal di Banjarmasin

BANJARMASIN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, sunatan massal dalam Rangka Bulan Bakti Safari Ramadhan 1446 Hijriah, di Ruang Rapat Kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (12/3). Dibuka TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah.

Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah

“Alhamdulillah pada saat ini, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, serta Dinas Perdagangan Kalsel,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Kegiatan sunatan massal ini, lanjutnya, dilaksanakan dalam rangka, Peringatan Hari Gerak Gerak PKK di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Selain itu sunatan massal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh TP PKK Kalsel,” ucapnya.

Dengan tujuan membantu keluarga kurang mampu, untuk dapat menyunat anaknya secara gratis.

“Karena itu, sunatan massal ini dilaksanakan pada Bulan Suci Ramadhan,” ucap Fathul Jannah.

Ketua TP PKK ini berharap, pelaksanaan sunatan massal ini dapat bermanfaat bagi warga Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muslim mengatakan, sunatan massal ini merupakan gagasan dari TP PKK Provinsi Kalsel.

“Kami melihat warga antusias mengikuti sunatan massal ini,” ungkapnya.

Untuk peserta yang mengikuti sunatan massal di Kota Banjarmasin ini lebih dari 50 anak.

“Sebelumnya kami menargetkan hanya 50 anak namun jika dilihat saat ini melebihi dari target tersebut,” ucapnya.

Sehingga, tambah Muslim, warga kurang mampu mendapatkan pelayanan sunat gratis tersebut.

“Sedang untuk kegiatan sunatan massal ini sudah dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala, Tabalong, nantinya juga di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujar Muslim.

Pada pelaksanaan sunatan massal ini juga diserahkan bingkisan kepada peserta, juga bantuan MPASI untuk ibu dan balita. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version