BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi lonjakan inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, menyampaikan bahwa Inflasi di Kalsel pada setiap minggunya selalu mengalami penurunan. Indeks Perkembangan Harga (IPH) pun terbilang stabil diwilayah Kalimantan Selatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan,” ungkap Sulkan baru – baru ini.
Pada Maret ini, kondisi ekonomi Kalsel cukup baik, dengan hampir semua daerah mengalami deflasi. Selama ini, Kalsel selalu berada di posisi tertinggi dalam hal deflasi. Untuk year-on-year, Kalsel berada di angka -0,76 persen. Namun, jika melihat month-to-month, deflasi kita mencapai -0,76 persen.
“Kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri adalah sesuatu yang wajar, hal ini juga berpotensi untuk meningkatkan pendapatan para pedagang dibulan ramadhan,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Fatkhan beserta sejumlah jajaran Pejabat Pemerintah Provinsi Kalsel kembali menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalsel.
Penyaluran zakat tersebut dilakukan pada kegiatan Keteladanan Pemimpin Muslim Berzakat yang digelar Baznas Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (20/3).
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin yang diwakili Fatkhan memberikan apresiasi kepada Baznas Kalsel yang terus berupaya menghimpun serta mengelola zakat dengan profesional.
Menurutnya, zakat memiliki dampak positif dalam tatanan kehidupan sosial, pemberdayaan umat, dan sekaligus potensi untuk menanggulangi kemiskinan.
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel
“Potensi zakat di Banua kita sangat besar, karena mayoritas masyarakat kita beragama Islam. Potensi ini mesti kita optimalkan. Kesadaran masyarakat untuk mau berzakat lebih kita tumbuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengusaha serta umat Islam yang telah memenuhi kewajiban zakat agar menyalurkannya melalui Baznas
“Melalui penyaluran zakat ini, Insya Allah harta kita menjadi bersih, tumbuh rasa kasih sayang antara kaya dan miskin. Insya Allah kita bertambah rezeki dan menciptakan kehidupan sosial yang adil dan merata,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel, Irhamsyah Safari menyampaikan bahwa tahun ini kegiatan Keteladanan Pemimpin Muslim Berzakat mengusung tema Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik.
“Tema ini menggambarkan bagaimana zakat menjadi sumber keberkahan yang memberikan manfaat luar biasa, baik bagi pemberi (muzaki) maupun penerima (mustahik),” jelasnya.
Irhamsyah menambahkan bahwa zakat tidak hanya membantu mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi jalan hidup dan menciptakan keseimbangan sosial.
“Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak ibu sekalian di bulan penuh berkah ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Baznas Kalsel menyalurkan berbagai bantuan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Bantuan tersebut mencakup 3.000 paket Ramadan Bahagia, 100 porsi takjil setiap hari selama bulan suci, serta 1.000 porsi hidangan iftar bagi para pekerja yang masih beraktivitas hingga waktu berbuka. Selain itu, menjelang Idulfitri, Baznas Kalsel juga mengadakan program Belanja Anak Saleh untuk 15 anak, mendistribusikan beras fitrah sebanyak 5 kg kepada 3.900 kepala keluarga, serta menyalurkan bantuan khusus bagi Palestina. (BDR/RDM/RH)
BANJARBARU – Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, Indeks Risiko Bencana (IRB) berhasil di tekan untuk di kurangi.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mencatat kemajuan signifikan dalam penanganan kebencanaan, dalam hal ini Indeks Risiko Bencana (IRB) Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 129,44 menjadi 122,11 pada tahun 2023. Sementara itu, Indeks Ketahanan Daerah (IKD) terus meningkat, menunjukkan kesiapan daerah dalam menghadapi bencana.
“Berdasarkan data BNPB, IKD Provinsi Kalsel dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan, dan juga IRBI Kalsel berhasil di tekan untuk di kurangi,” ungkap Bambang, baru – baru tadi.
Diketahui, IKD Kalsel Tahun 2022 tercatat 0,44 poin, meningkat pada tahun 2023 menjadi 0,52 dan meningkat lagi tahun 2024 menjadi 0,55 poin. Sementara IRBI Tahun 2022 tercatat 128,81 poin, tahun 2023 naik menjadi 129,44, serta turun pada tahun 2024 menjadi 122,11 poin.
Selain itu, Bambang juga berharap usulan dalam hal mitigasi bencana, berupa mobil Edukasi kebencanaan bisa segera terealisasi.
“Edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat juga sangat penting,” lanjut Bambang.
BPBD Kalsel, akan terus memperkuat kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, sehingga Kalsel optimis dapat terus meningkatkan ketahanan daerah dan menekan risiko bencana di masa mendatang. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran Provinsi Kalimantan Selatan menambah kegiatan keagamaan bagi klien binaannya.
Kepala PRSPD Iskaya Banaran, Gandes Pratiwi, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan spiritualitas para klien selama menjalani pembinaan di panti.
Kepala PRSPD Iskaya Banaran Kalsel, Gandes Pratiwi
Gandes Pratiwi menjelaskan, klien yang berasal dari 13 kabupaten/kota Kalsel ini memulai aktivitas pagi dengan sholat Dhuha berjamaah, mengaji, serta menghafalkan surat-surat pendek Al-Qur’an.
“Selain kegiatan reguler, kami menambah pembelajaran agama agar klien bisa lebih mendalami ajaran Islam. Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga menjelang siang, sebelum dilanjutkan dengan bimbingan keterampilan,” kata Gandes, di ruang kerjanya, Kamis (20/3).
Menjelang waktu berbuka, lanjut Gandes, klien diajak melaksanakan doa bersama dan berbuka puasa dengan takjil. Dilanjutkan makan malam selepas sholat Maghrib, kemudian melaksanakan sholat Isya dan Tarawih berjamaah, lalu ditutup dengan tadarus Al-Qur’an.
“Kami ingin Ramadhan ini menjadi momen peningkatan keimanan bagi mereka, selain juga tetap menjalani bimbingan keterampilan seperti biasa,” jelasnya.
Selain itu, PRSPD Iskaya Banaran juga memberikan kesempatan kepada klien untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
“Mereka (klien binaan) akan diantar pulang oleh petugas pada 25 Maret dan kembali ke panti pada 7 April,” tuturnya.
Dengan tambahan kegiatan keagamaan ini, Gandes berharap klien binaan mereka tidak hanya mendapatkan pembinaan keterampilan, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang lebih kuat untuk kehidupan mereka di masa akan datang. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Menjelang pelaksanaan Rakornas dan Temu Karya se Indonesia ke 24, Taman Budaya Kalimantan Selatan menggelar Rapat Perdana persiapan, dengan mengundang beberapa Mitra Kerja Terkait.
Suasana Rapat Persiapan menjelang Rakornas dan Temu Karya se Indonesia ke 24
Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, usai rapat pada Kamis (20/3) mengatakan, guna tercipta kesuksesan Rakornas dan Temu Karya se Indonesia ke 24, yang akan berlangsung Juni 2025 dan Puncak Kegiatan di Bulan September Mendatang. Pihaknya menggelar rapat perdana terkait persiapan dengan mengundang mitra kerja seperti Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Selatan, UPTD Tahura Sultan Adam, Dewan Kesenian Kasel, Pimpinan Media diantaranya Banjar TV, Prima TV, Banjarmasin Post, TVRI dan Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani yang diwakili Redaktur Rini Dwi Masmuda, serta tamu undangan lainnya untuk meminta masukan dan saran.
Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti
“Kami ingin gelaran Nasional ini berjalan lancar tidak ada kendala,” ungkapnya
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya mulai menyusun persiapan rangkaian yang akan disajikan, nantinya akan terlibat para seniman di tiga belas Kabupaten dan Kota. Direncanakan dihadiri sekitar 20 Provinsi Taman Budaya seluruh Indonesia. Dimana, bukan hanya untuk berkunjung, tetapi menikmati beragam kesenian di Kalsel.
“Kegiatan tidak hanya di Taman Budaya Kalsel, juga menikmati keindahan pemandangan alam dimiliki, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Kalsel,” jelasnya
Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, setelah rapat ini, pihaknya akan terus menjalin koordinasi beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait, seperti Dinas Pariwisata Kalsel, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kalsel serta Dinas Perhubungan Kalsel, yang rencananya April mendatang. Mengingat, selama pelaksanaan nanti, bukan hanya pertunjukan seni saja, tetapi digelar Baazar UMKM dan Workshop Seni Budaya.
“Kita juga akan laksanakan lomba diantaranya Sinoman Hadrah,” tutupnya
Untuk diketahui, Rapat persiapan menjelang Rakornas dan Temu Karya Taman Budaya se Provinsi ke 24, dipimpin Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, didampingi Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi Nitta Aulia, bertempat di Aula Taman Budaya Kalsel. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam penanganan sampah, dengan mengaktifkan 52 Kelurahan serta 5 Kecamatan yang ada di kota tersebut.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan Fathimattuzzahra mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mengapresiasi langkah dan upaya Pemerintah Banjarmasin dalam penanganan sampah tersebut.
Plt Kadis LH Kalsel Fathimattuzzahra
Kedepan, lanjutnya, tidak hanya kelurahan atau kecamatan melakukan pemilahan. Namun dari masyarakat itu sendiri di rumah.
“Sehingga diharapkan, ke depan tidak hanya kelurahan atau kecamatan sama melakukan pemilahan. Namun dari masyarakat itu sendiri di rumah,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, di Banjarmasin, belum lama tadi.
Menurut Fathimattuzzahra, pada saat mengambil sampah, sudah terpisah antara organik dan non organik hingga ditempat pemilahan itu tinggal residu yang diangkut ke TPA Banjarbakula.
“Pada saat sampah diangkut oleh petugas kebersihan seperti paman gerobak, sampah sudah terpisah atau dipilah dari rumah tangga tersebut,” ucapnya.
Fathimattuzzahra berharap, ke depannya sosialisasi pemilahan juga menyasar di sekolah yang mana para anak anak bisa membawa sampah plastiknya untuk dijual di bank sampah yang ada.
“Saya pikir ini upaya yang luar biasa sehingga kita mengajarkan kepada anak. Kemudian dampak lainnya kita memilah sampah secara otomatis di rumah masing-masing,” ucap Fathimattuzzahra. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Seksi Kesenian menggelar Workshop Teater Tradisi Mamanda.
Suasana Workshop Teater Tradisi Mamanda
Kegiatan diselenggarakan selama tiga hari sejak Rabu 19 – 21 Maret 2025, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Muhammadun, diwakili Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, Rabu (19/3) sore mengatakan, Workshop Teater Tradisi Mamanda, merupakan salah satu media pendidikan bagi masyarakat banjar. Cerita yang disajikan tentang sejarah kehidupan, tauladan yang baik, kritik sosial atau sindiran yang bersifat membangun, serta demokratis. Selain itu, pertunjukan teater tradisional berbagai daerah di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, bahkan setiap pertunjukan diiringi dengan musik daerah, diselipkan berbagai nyanyian dan tarian khas daerah masing-masing.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel, didampingi Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, saat diwancara
“Mamanda ini pada tahun 2016 lalu, telah memperoleh sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kalimantan Selatan,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Sunjaya Adhiarsho menambahkan, Workshop Teater Tradisi Mamanda ini merupakan salah satu upaya pelestarian terhadap warisan budaya, bentuk pembinaannya menciptakan tenaga pendidik yang aktif, kreatif dan inovatif untuk memberikan pelatihan bimbingan kepada para siswa serta siswi di sekolah.
“Workshop ini dapat memberi semangat dan motivasi berkarya, agar peserta tidak hanya diberi teori,,” jelasnya.
Sunjaya menambahkan, dalam kegiatan menghadirkan narasumber berkompeten yakni Irwan Budiman, Bayu Bastari Setiawan, Abdurrahman dan Fierhansyah, dengan menyampaikan materi Sejarah dan Eksistensi Teater, Tradisi Mamanda, Penulisan Naskah Cerita, Unsur-Unsur Teater Tradisi Mamanda serta Teknik Pementasan Teater Tradisi Mamanda.
“Akhir kegiatan kita akan gelar prakter secara langsung,” tutupnya
Untuk diketahui, Workshop Teater Tradisi Mamanda dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan Muhammadun, diwakili Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, dihadiri Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti. Diikuti 70 peserta guru SMA bidang Study Seni, dari kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran hasil efisiensi dengan transparan. Anggaran tersebut diharapkan dapat diarahkan ke sektor-sektor yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, saat memimpin rapat dengar pendapat lintas Komisi DPRD Kalsel bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel, Selasa (18/3).
Suasana RDP Komisi II DPRD Kalsel Bersama Mitra Kerja
Rapat ini membahas pemotongan anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
“Dalam rangka mendukung Inpres mengenai efisiensi ini, sejumlah pos anggaran anggota DPRD Provinsi Kalsel juga mengalami pemotongan. Kami berharap anggaran hasil pemotongan ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Yani Helmi, yang akrab disapa Paman Yani.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, menjelaskan bahwa hasil efisiensi anggaran akan dialihkan dan difokuskan pada bidang-bidang prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur/sanitasi, pengendalian inflasi, stabilitas harga pangan, serta penyediaan cadangan pangan. Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk program-program lain yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pengalihan anggaran ini, kami berharap efisiensi yang dilakukan tidak hanya sekadar penghematan, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Banua,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman melaksanakan sahur bersama dengan Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syafrudin Noor di Pendopo Kabupaten HSS, Kandangan, pada Kamis (20/3) dini hari.
Wagub Kalsel mengikuti shalat subuh berjamaah setelah sahur bersama di pendopo Kabupaten HSS
Pukul 03.25 WITA, Wagub Hasnuryadi didampingi Habib Rifky Alaydrus tiba di lokasi kegiatan. Beserta rombongan memasuki pendopo, sejumlah pejabat HSS menyalami Wagub yang sekaligus CEO Barito Putera tersebut.
Wagub Kalsel berfoto bersama Forkompinda HSS
Tak lama, Bupati Syafrudin Noor didampingi Sekda HSS, Muhammad Noor tiba menyusul di pendopo. Di meja makan jelang sahur tampak hadir Kapolres HSS, AKBP Yakin Rusdi, para ulama dan jajaran SKPD lainnya.
Sebelumnya, kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah telah digelar sejak Rabu (19/3) sore. Kehadiran Wagub Hasnuryadi diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan. Sehingga, sahur bareng ini digelar untuk menyalin silahturahmi antara pemerintah provinsi ke daerah dan rangkaian ini diisi ceramah oleh Habib Rifky Alaydrus.
“Alhamdulillah pada hari ini kita berkumpul dalam sahur bersama. Ulun hormati para habaib dan ulama yang hadir, mohon doa kepada pemimpin kita di Indonesia maupun daerah,” sampai Wagub Hasnuryadi di atas podium.
Dalam hal itu, Wagub Hasnuryadi menyebut wabil khusus yaitu Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming. Kemudian Gubernur Kalsel, Muhidin dan Bupati HSS, Syafrudin Noor yang berikhtiar dalam membangun daerah tercinta.
Di momentum sahur bersama ini, Wagub Hasnuryadi mengaku dapat arahan Gubernur, Muhidin dalam menyerap aspirasi di daerah, sebagaimana untuk mendorong program pembangunan di Banua.
“Kami sudah mendengar aspirasi dari Bapak Bupati Syafrudin Noor terkait persoalan insfratruktur di HSS. Nanti segera saya sampaikan ke Bapak Gubernur, Muhidin dalam hal ini untuk kemajuan masyarakat,” ungkap Hasnuryadi tersenyum.
Sementara itu, Bupati HSS Syafrudin melaporkan bahwa daerahnya telah meraih penghargaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award tahun 2024 atas predikat A (Memuaskan), dengan peningkatan nilai dari 82,08 menjadi 84,07. Namun hal itu, dia mengakui masih rendah dana fiskalnya di Pemkab HSS karena menyelesaikan tunjangan PPPK ini.
“Dan belanja pegawai sekitar 45% dan sementara, 798 orang dinyatakan lulus seleksi PPPK 2024 di Kabupaten HSS. Dan ini cukup terbanyak se-Kalsel,” beber Bupati Syafrudin.
Selain itu, Bupati Sjafruddin ingin ada pembangunan infrastruktur jalan di Desa Bajayau, Kecamatan Daha Barat ke Desa Sawaja, Candi Laras Utara, Tapin.
Sehingga, menurut Bupati Syafrudin, masyarakat HSS dapat mudah beraktivitas dalam menunjang perekonomian warga maupun aspek lainnya.
“Kami juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalsel terkait ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Bajayau (Nagara) ke Desa Sawaja (Tapin). Lewat akses jalan itu nanti mudah dan cepat ke Banjarmasin,” tandasnya.
Diakhir kegiatan, Wagub Hasnuryadi Sulaiman bersama Bupati HSS, Syafrudin Noor dengan jajarannya, melaksanakan shalat subuh selepas bersahur. Dan terdapat juga proses penyerahan kaos Jersey Barito Putera, buku biografi hingga plakat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
HULU SUNGAI SELATAN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Sekdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, menghadiri rangkaian Safari Ramadan 1446 H/ 2025 Masehi di Pendopo Kabupaten HSS, Rabu (19/3) petang.
Memasuki hari ke-19 Ramadan, kegiatan Safari Ramadan ini merupakan kunjungan kelima setelah sebelumnya berlangsung di Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Bumbu, dan sekarang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Didampingi sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh persatuan, dan membangun harmonisasi dengan pemerintah Kabupaten HSS dan masyarakat setempat selama bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ahmad Bagiawan, Gubernur, Muhidin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
“Bulan penuh berkah ini kita manfaatkan untuk menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” sampainya.
Lebih lanjut, Muhidin mengajak kepada masyarakat Kabupaten HSS dengan semangat bekerja bersama merangkul semua, untuk mendukung pembangunan di HSS dengan segala potensi yang dimilikinya.
Mari kita dukung pembangunan di HSS dengan segala potensi yang dimilikinya,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hulu Sungai Selatan, Syafruddin Noor, turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan Pemprov Kalsel atas kehadiran, juga kepercayaan kepada Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam terselenggaranya acara Safari Ramadhan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangannya dan kepercayaannya kepada Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan kali ini,” ucap Syafruddin dalam sambutannya.
Suasana Safari Ramadhan di Hulu Sungai Selatan
Selain itu, Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemprov Kalsel dalam pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dalam pembangunan di Hulu Sungai Selatan selama ini yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan kami juga mohon bantuan dan dukungan untuk melanjutkan pembangunan di masa mendatang,” ujar Syafruddin.
Safari Ramadhan ini turut dihadiri para habaib, alim ulama, guru-guru agama, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat Kabupaten HSS. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)