Meriahkan HPN 2025 Kalsel, Puluhan Pesepakbola Muda Banua Dipastikan Ikuti Coaching Clinic

BANJARMASIN – Menambah semaraknya perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan (Kalsel), Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kalsel bakal menggelar laga eksebisi antara tim SIWO Indonesia versus tim Ikatan Keluarga Barito Putra Legend di Lapangan SKB Mulawarman, Banjarmasin, Jumat (7/2).
Selain laga eksebisi, SIWO PWI Kalsel juga melaksanakan kegiatan coaching clinic dan latihan bersama dengan menghadirkan pemateri mantan pemain Timnas Indonesia, Gendut Dony Christiawan, serta pelatih sepakbola lokal Banua, yakni Coach Indra Syafruddin dan Coach Meidiansyah, akrab disapa Midas.

Koordinator Sepakbola SIWO PWI Kalsel, Suhaimi Hidayat mengatakan,coaching clinic ini awalnya dirancang terbuka untuk umum, terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan potensi di dunia olahraga, khususnya sepakbola. Namuan, tingginya animo masyarakat untuk mengukuti coaching clinic cukup besar, peserta dibatasi.

“Antusias masyarakat, khususnya sekolah sepakbola (SSB) di Banjarmasin, untuk ikut serta di pelatihan ini cukup tinggi. Mau tidak mau, peserta kami batasi,” katanya.

Sejauh ini, sambung Suhaimi, ada 6 SSB yang diundang mengikuti pelatihan ini, yakni Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP), SSB Alam Hijau, SSB Junior 2000, SSB Utama Raya, SSB Kalsel Pos. Masing-masing SSB akan mengirim 10 anak didiknya, sehingga keseluruhan peserta berjumlah 60 orang.
“Moment seperti ini kan sangat jarang dilaksanakan. Makanya, mereka sangat antusias ingin mengikuti pelatihan ini. Apalagi bertepatan dengan perayaan HPN,” sebut pria yang akrab disapa Imi ini. (ADV/RDM/RH)

Ribuan Peserta Siap Ikuti Jalan Sehat HPN 2025 Kalsel, Doorprize Mewah Menanti!

BANJARMASIN – Puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Kalimantan Selatan 2025 bakal dimeriahkan dengan agenda jalan sehat dan kegiatan bakti sosial, Sabtu (8/2) pagi nanti.

Rute jalan sehat sendiri akan ditempuh sepanjang 5 Kilometer yang dimulai dari depan halaman tugu 0 kilometer.

Koordinator jalan sehat HPN 2025, Aya Sugianto mengatakan, saat ini tercatat sudah ada seribu lebih peserta yang bakal ikut dalam gelaran jalan sehat.

“Untuk pendftar sejauh ini ada 1600 peserta. Nanti ada sekitar 300 peserta yang mendapat baju kaos, tapi yang tidak kebagian baju kaos mendapat paket sayuran dan bibit tanaman,” ucapnya, Kamis (6/2).

Peserta juga diimbau untuk datang lebih awal untuk proses registrasi peserta.

“Nanti juga ada pembagian kupon undian dan kupon lainnya saat memasuki area jadi dibagikan disana,” ujarnya.

Tak hanya itu, hadiah menarik bagi peserta jalan sehat juga disiapkan panitia untuk memeriahkan acara tersebut.

“Utamanya adalah sepeda motor, beberapa unit televisi, kulkas, beberapa unit sepeda gunung, dan hadiah menarik lainnya untuk para peserta,” jelasnya.

Ribuan peserta jalan sehat HPN 2025 nantinya akan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Senam bersama juga akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut. (ADV/RDM/RH)

Sinyal Kuat Kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada Puncak Perayaan HPN 2025 di Kalsel

BANJARMASIN – Meskipun kedatangan Presiden Prabowo Subianto masih belum dipastikan, namun sinyal kuat kedatangan orang nomor satu di tanah air terus menguat.

Koordinator Panitia Daerah HPN 2025 PWI Kalsel Toto Fachrudin menyampaikan, pihaknya telah menggelar Rapat Kordinasi dengan berbagai pihak pada Kamis (6/2) terkait kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto pada puncak perayaan HPN 2025 Minggu (9/2) di Banjarbaru Kalsel.

“Memang belum ada confirm secara resmi dari pihak istana. Namun kami sudah mendapatkan informasi pendahuluan dari pihak satu partai politik dari Gerindra. Diantaranya kehadiran Ketua MPR, Ketua DPR, dan Menteri dari Parpol Gerindra,” ucap Toto Fachrudin.

Sinyal itu lanjut Sekretaris PWI Kalsel ini, tentunya menjadi semangat tersendiri bagi insan pers ranah air, karena kedatangan Presiden RI sangat penting, karena momentum HPN yang sangat sakral ini selalu dihadiri orang nomor satu di Indonesia.

“Presiden memandang Pers adalah mitra dan sangat strategis. Khusus di Kalsel Presiden selalu datang dalam perayaan puncak HPN. Presiden Soeharto, Presiden Seosilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Joko Widodo juga pernah datang,” terangnya.

Kedatangan Presiden tentunya menjadi identitas dan sinyal kuat antara Kepala Negara dan Insan Pers, dalam hal menyelaraskan visi, melakukan pengawasan dan fungsi kontrol.

“Ini bisa diartikan sebagai visi bersama dengan Insan pers. Tentu sangat penting bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih jauh Toto menjelaskan, pihaknya terus berkordianasi dengan berbagai pihak, agar dalam perayaan puncak HPN 2025 berjalan dengan lancar dan aman.

“Kita sudah bekerja sama dengan TNI dan POLRI terkait banyak hal. Kita juga sudah antisipasi jika nantinya Presiden melakukan agenda mendadak saat puncak HPN nanti yang sifatnya situasional,” tutupnya. (ADV/RDM/RH)

Pastikan Kenyamanan Peserta dan Kelancaran Acara HPN 2025 Kalsel

BANJARMASIN – Sejumlah hotel di Banjarmasin bakal menjadi tempat menginap para peserta perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2025 yang diselenggarakan di kalimantan Selatan, 7-9 Februari 2025.

Tak ingin mengecewakan para peserta dan kepercayaan PWI Kalsel, hotel-hotel yang dipilh menjadi tempat menginap peserta dan venue acara HPN 2025, memastikan kelancaran acara dan memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta.

“Tentunya kami akan memberikan pelayanan terbaik. Ini bentuk support dan dukungan kami atas pelaksanaan HPN 2025 agar berjalan lancar dan sukses. Apalagi, kami sudah mempersiapkan diri sejak 2 bulan sebelumnya,” ucap Sales Manager Hotel Pyramid, Amelia Anggraini, Kamis (6/2/2025).

Amelia Anggraini juga memastikan seluruh fasilitas yang dimiliki hotel Pyramid, seperti kolam renang, sauna, fitness center, bisa digunanakan oleh seluruh peserta HPN yang menginap untuk menghilangkan rasa penat setelah mengikuti rangkaian acara HPN.

“Ini bentuk pelayanan prima yang kami siapkan untuk seluruh peserta HPN. Biar mereka tidak bosan,” katanya.

Tak hanya itu, sambung Amelia, pihaknya juga sudah menyiapkan stand UMKM di loby hotel, sehingga peserta HPN yang tidak sempat berbelanja oleh-oleh bisa membelinya di hotel saja.

“Meraka pun bisa menyiapkan pesanan oleh-oleh dengan jumlah banyak. Tentunya, sudah dengan harga relative murah dan kemasan yang kekinian,” pungkasnya.

Tak hanya di Hotel Pyramid, sejumlah hotel dan venue acara lainnya pun dipastikan siap menggelar acara perayaan HPN 2025 Kalsel. Panitia HPN 2025 PWI Kalsel juga sudah menyiapkan tempat lainnya seperti di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Hotel Aria Barito, Hotel Galaxy, Hotel G’Sing sebagai tempat acara HPN, termasuk tempat –tempat lainnya yang ada di Banjarmasin. (ADV/RDM/RH)

Perkuat Layanan Kesehatan, Komisi IX DPR RI Kunjungi RSUD Ansari Saleh

BANJARMASIN – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya ke RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Banjarmasin, pada Kamis (6/2). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap penguatan peran rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyatakan dalam kunjungan ini telah ditemukan berbagai permasalahan sekaligus solusi yang mendapat jaminan dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan serta Direktur Utama BPJS Kesehatan.

“Terkait kekurangan alat kesehatan di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, nantinya akan dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026. Proses dan mekanismenya akan dikawal langsung oleh Komisi IX DPR RI,” ujar Yahya Zaini.

Selain itu, terkait dengan pending claim atau klaim tertunda yang dikeluhkan masyarakat dan rumah sakit, menurut Yahya, Direktur Utama BPJS Kesehatan telah memberikan jaminan bahwa jika pending claim mengganggu arus kas rumah sakit, maka akan segera ditangani.

Namun, lanjut Yahya, berdasarkan temuan di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, jumlah pending claim relatif kecil sehingga tidak berdampak signifikan terhadap operasional rumah sakit.

“Kunjungan spesifik ini menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes dan Direktur Utama BPJS Kesehatan. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memberikan perhatian khusus bagi Kalimantan Selatan, khususnya RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo, mengungkapkan diskusi dengan Komisi IX DPR RI, BPJS Kesehatan, dan Kementerian Kesehatan menghasilkan banyak masukan terkait pengadaan alat kesehatan, peningkatan sumber daya manusia, serta aspek lain yang berhubungan dengan pelayanan di rumah sakit.

“Terkait alat kesehatan, kami membahas masalah penyediaan Catheterization Laboratory (Cath Lab) layanan cardio intervensi, neuro intervensi, dan juga penambahan alat di kamar operasi, serta kebutuhan-kebutuhan alat lainnya yang mendesak,” jelasnya.

Among Wibowo menambahkan usulan ini telah dicatat oleh Kementerian Kesehatan, dengan harapan mendapat perhatian khusus melalui DAK pada tahun 2026.

“Kami mengapresiasi kehadiran Komisi IX DPR RI, BPJS Kesehatan dan Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes yang telah memberikan dukungan dan motivasi bagi pelayanan di RSUD Ansari Saleh,” kata Among Wibowo. (NRH/RDM/RH)

Gelar Reses, Ilham Nor Soroti Masalah Pengelolaan Sampah

BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, kembali menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Kota Banjarmasin. Kali ini, ia mengunjungi warga Jalan Belakang Masjid Jami, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu (5/2).

Suasana reses Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Nor di kawasan Belakang Masjid Jami Banjarmasin

Dalam pertemuan tersebut, Ilham Nor mengatakan banyak usulan yang disampaikan masyarakat, lurah, dan perwakilan kecamatan setempat terkait pembangunan, lingkungan, dan permasalahan sampah. Salah satu persoalan utama yang disorot adalah ketiadaan tempat pembuangan akhir (TPA) di Kota Banjarmasin akibat penutupan sementara TPA Basirih oleh pemerintah pusat.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama bagi Pemerintah Kota Banjarmasin dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk segera mengambil langkah strategis dalam penanganan sampah,” ujar Ilham.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah organik dan non-organik. Menurutnya, memilah sampah dapat membantu pengelolaan sampah agar lebih bermanfaat, seperti diolah menjadi kompos atau produk daur ulang.

Sementara itu, Lurah Antasan Kecil Timur, Ahmad Fakhrury, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di wilayahnya dilakukan melalui sistem “Surung Sintak”. Dalam sistem ini, tukang angkut sampah mengumpulkan sampah dari perkampungan di sore hari dan membawanya ke bawah Jembatan Masjid Jami untuk kemudian diangkut oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin

“Sedangkan untuk kawasan sekitar Kubah Makam Guru Zuhdi, petugas DLH membersihkan sampah setiap malam di sepanjang jalan,” tambahnya.

Sedangkan Ketua RT 6 Jalan Belakang Masjid Jami, Satria Nor, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya reses Ilham Nor. Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya kegiatan reses digelar di wilayahnya, sehingga memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

“Beberapa hal yang kami usulkan adalah normalisasi sungai untuk mencegah banjir di kawasan ini, perbaikan posyandu yang sebelumnya merupakan pos pemadam kebakaran namun kini bangunannya sudah miring, serta bantuan perlengkapan untuk musholla,” ungkap Satria.

Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan dalam reses ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga. (ADV-NRH/RDM/RH)

Kalsel Park Bakal Jadi Spot Wisata Baru di Tahura Sultan Adam Mandiangin

BANJAR – Kawasan objek wisata Tahura Sultan Adam Mandiangin, akan segera memiliki spot wisata baru yang diberi nama Kalsel Park.

Kalsel Park merupakan hasil kerjasama Pemprov Kalsel melalui Dinas Kehutanan bersama perusahaan swasta Safwah Group, yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak pada tahun lalu.

Didalamnya terdapat Glamping (Glamour Camping) dan Cabin untuk menginap, dengan dilengkapi fasilitas standar kamar hotel bintang 3.

Selain itu, ada pula cafe dengan pemandangan alam dan kota Banjarbaru dari ketinggian bukit Tahura Sultan Adam Mandiangin.

Kepala Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah melalui Kepala Seksi Pemanfaatan Hutan, Khairullah mengatakan, secara teknis pihaknya masih belum terlalu menguasai ilmu tentang wisata alam.

Sebab secara umum Tahura Sultan Adam memiliki fungsi sebagai area konservasi dengan lahan hutan seluas 113.000 hektare.

“Makanya kita sangat berterima kasih ada pihak lain yang bisa menunjang wisata di Tahura Sultan Adam,” katanya, Kamis (6/2).

Kepala Seksi Pemanfaatan Hutan Tahura Sultan Adam

Khairullah mengaku, selain untuk lebih meningkatkan daya tarik wisatawan, kerjasama dengan pihak swasta itu juga bertujuan untuk meningkatkan layanan wisata khususnya di Tahura Sultan Adam Mandiangin.

“Standar layanan wisata kita sepertinya masih jauh tertinggal dengan daerah lain khususnya pulau Jawa. Jadi tidak ada salahnya jika kita melibatkan pihak yang lebih berpengalaman dalam bidang wisata ini,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager PT Safwah Insani Meratus, Ahmad Nujhan mengungkapkan pembangunan spot wisata Kalsel Park akan dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama akan ada 5 unit Glamping dan 3 unit Cabin. Ditambah cafe dengan kapasitas 200 orang serta area bermain anak.

“Kita rencanakan soft launching (peluncuran awal) nya di akhir Februari ini,” ungkapnya.

Wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menginap di Kalsel Park bisa memesan tiket setelah soft launching melalui website yang tersedia.

“Jika terdaftar sebagai tamu Kalsel Park maka tidak akan dikenakan biaya retribusi saat memasuki gerbang Tahura Sultan Adam Mandiangin,” jelasnya.

Wisatawan umum tidak perlu khawatir, karena cafe dan area bermain anak di Kalsel Park juga bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

“Kita akan tampilkan live music di cafe setiap akhir pekan,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

BPKD Wilayah II Kalsel Selesaikan Enam dari Sepuluh Aduan Ketenagakerjaan Tahun 2024

BANJARBARU – Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah (BPKD) Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan, yang bernaung di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, telah berhasil menyelesaikan enam dari sepuluh aduan yang diterima sepanjang tahun 2024.

Kepala BPKD Wilayah II Provinsi Kalsel, Taufiqurrahman, mengatakan, sepanjang tahun 2024 pihaknya menerima sepuluh aduan terkait ketenagakerjaan yang bervariasi, baik yang menyangkut hak pekerja maupun pelanggaran hubungan industrial. Dari jumlah tersebut, enam kasus telah berhasil diselesaikan melalui berbagai pendekatan, termasuk mediasi antara pekerja dan perusahaan.

Kepala BPKD Wilayah II Kalsel, Taufiqurrahman

“Kami selalu mengutamakan mediasi sebagai langkah awal dalam penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap bisa mencapai solusi yang adil bagi kedua belah pihak,” kata Taufiq, Kamis (6/2).

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih terus berupaya menyelesaikan sisa aduan yang dalam proses penanganan hingga tahun 2025.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja dalam pengawasan dan berkomitmen untuk memastikan perusahaan mematuhi regulasi ketenagakerjaan serta menjaga hak-hak pekerja agar terpenuhi,” tambahnya.

Selain menangani aduan, BPKD Wilayah II juga menerima beberapa tugas tambahan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, yang telah diselesaikan dengan baik.

“Ada juga penugasan-penugasan dari Dinas yang dilimpahkan ke kami, dan itu kami masukkan ke dalam tugas tambahan yang tetap menjadi prioritas untuk diselesaikan,” ungkapnya.

Dalam upaya memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan ketenagakerjaan, BPKD Wilayah II terus melakukan pengawasan rutin. Taufiq menyebutkan bahwa setiap pengawas memiliki target minimal lima pengawasan per bulan terhadap perusahaan di wilayah tugasnya.

“Pengawasan rutin ini penting untuk memastikan hak-hak pekerja dipenuhi serta perusahaan menjalankan kewajibannya sesuai regulasi,” jelasnya.

Untuk diketahui, BPKD Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan menaungi sekitar 6.000 perusahaan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tapin. (BDR/RDM/RH)

Dukung HPN 2025, BPBD Kalsel Usulkan Operasi Modifikasi Cuaca

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan selama 2 hari 29 – 30 Januari lalu. Operasi ini, dinilai berhasil mengurangi intensitas curah hujan, dengan cara mengalihkan awan yang berpotensi hujan. OMC adalah sinergitas BNPB, Pemerintah Provinsi Kalsel, Lanud Syamsudin Noor hingga BMKG. Modifikasi cuaca dilakukan untuk mereduksi atau mengurangi curah hujan yang tinggi saat ini melanda Kalsel, guna mencegah bencana banjir.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi mengungkapkan, OMC direncanakan akan kembali dilakukan, mengingat Provinsi Kalsel akan menjadi tuan rumah even nasional skala besar, yakni Peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedy Mulyadi

“Kami sudah bersurat agar BNPB kembali membantu kegiatan OMC pada tanggal 8 hingga 9 Februari 2025,” ungkap Bambang, di Kantor BPBD Provinsi Kalsel, baru – baru tadi.

Diakui Bambang, langkah Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dalam mengusulkan bantuan pentingnya Operasi Modifikasi Cuaca mendatangkan hasil yang optimal. Karena intensitas hujan di Kalsel cenderung menurun.

“Alhamdulillah usulan Pak Gubernur direpon cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” lanjut Bambang.

Perlu diketahui, OMC bukanlah kegiatan yang menghentikan terjadinya penurunan hujan, namun mengendalikan intensitas hujan yang tinggi. Yakni dengan melakukan penyemaian pada awan – awan yang berpotensi hujan, agar terjadi hujan sebelum masuk di daerah daerah yang rawan banjir akibat curah hujan tinggi.

“Kegiatan OMC merupakan salah satu bentuk upaya mitigasi yang dapat dilaksanakan untuk mengurangi dampak dan potensi bencana. Salag satunya ancaman banjir akibat tingginya intesiras curah hujan,” ucap Bambang.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN), yang puncak peringatannya akan dilaksanakan di Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, direncanakan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan pejabat negara lainnya.

“Oleh karena itu, dukungan seperti faktor cuaca sangat mempengaruhi suksesnya kegiatan HPN tahun 2025 ini,” tutup Bambang. (MRF/RDM/RH)

Aktivitas Bongkar Muat Jadi Keluhan, DPRD Banjarmasin Akan Kumpulkan Pengusaha Ekspedisi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif akan mengumpulkan para pengusaha ekspedisi, terkait aktivitas bongkar muat yang menjadi keluhan masyarakat.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Nur Rahman, baru-baru tadi mengatakan, selama ini yang membuat warga keberatan, aktivitas bongkar muat dilakukan di pinggir jalan umum. Sehingga mengganggu arus lalu lintas, salah satunya kemacetan, apalagi di saat jam sibuk beraktifitas baik pagi dan sore hari.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Nur Rahman, saat memberikan komentarnya

“Kami akan undang seluruh pengusaha ekspedisi dalam waktu dekat,” ucapnya

Ia menyampaikan, seharusnya aktivitas bongkar muat para pengusaha ekpedisi, tidak dilakukan di pinggir Jalan umum ataupun jalur lalu lintas. Namun, di halaman yang luas, agar mobil angkutan bisa masuk dan parkir.

“Para pengusaha ekspedisi haruslah memikirkan, karena aktivitas bongkar muat tidak sebentar,” kata Rahman

Lebih lanjut Rahman menambahkan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang bongkar muat dan lokasi sudah ditentukan. Dengan demikian para pengusaha ekspedisi haruslah mentaati khususnya di kota yang juga dikenal sebagai jasa dan perdagangan.

“Kawasan yang sudah ada papan larangan bongkar muat, ini harusnya ditaati,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version