Refleksi HPN 2025: Ikhtiar Bersama Mengawal Kemerdekaan Pers

Oleh: Zainal Helmie, Ketua PWI Kalimantan Selatan

Pers dan kepemimpinan bangsa adalah dua aspek yang tak bisa dipisahkan dalam perjalanan demokrasi bangsa. Sejarah juga membuktikan bahwa pers menjadi bagian dalam perjuangan anak bangsa untuk meraih kemerdekaan.

Melekatnya pers dengan nilai-nilai perjuangan membuktikan bahwa insan pers adalah pejuang tangguh yang setia mengawal visi besar bangsa. Dalam setiap lintasan sejarah bangsa, dari zaman perjuangan, kemerdekaan awal, hingga kuasa Orde Baru sampai Reformasi, pers memberi warna yang tak pernah lepas dengan kepemimpinan bangsa.
Saya sangat bersyukur, sebagai insan pers yang saat ini memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, hubungan pers daerah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat harmonis. Siapa pun kepala daerah atau gubernur yang memimpin Kalsel, selalu terjalin hubungan kemitraan yang sejajar dan setara.

Sebagai organisasi profesi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia, PWI Kalsel selalu menjadi mitra strategis bagi Pemprov Kalsel dalam mengawal visi dan misi kepala daerah. Hubungan dan relasi yang harmonis ini membuktikan bahwa kemerdekaan pers sesungguhnya adalah hak rakyat, bukan hanya hak sekelompok orang atau institusi.

Pers memiliki peran vital dalam memberikan informasi yang jujur dan objektif, menjadi pengawas jalannya pemerintahan, serta memberi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan pendapat dan memperjuangkan hak-hak mereka.

Pada Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang baru saja kami rayakan di Kalimantan Selatan, kita dapat melihat betapa kemerdekaan pers di daerah ini telah berjalan dengan baik. Pelaksanaan HPN di Kalimantan Selatan berjalan lancar dan sukses berkat kolaborasi yang solid antara berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, pers, hingga masyarakat.

Acara ini bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kebebasan pers, tetapi juga untuk menegaskan komitmen kita terhadap kemerdekaan media sebagai bagian dari pilar demokrasi. Tahun ini, kita patut berbangga, karena Kalimantan Selatan berhasil meraih nilai tertinggi dalam Indeks Kemerdekaan Pers.

Pencapaian ini tentu bukan kebetulan, melainkan bukti dari hubungan yang harmonis antara pers dan pemerintah provinsi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendukung kebebasan pers dengan memberikan ruang bagi media untuk melaksanakan tugasnya secara independen.

Tidak hanya itu, adanya saling pengertian antara pemerintah dan pers membuat proses penyampaian informasi kepada publik berjalan efektif dan tidak terhambat oleh tekanan-tekanan politik atau ekonomi.
Kemerdekaan pers yang terjamin ini juga tercermin dalam keberhasilan media di Kalimantan Selatan dalam memberikan informasi yang berimbang dan berkualitas kepada masyarakat. Pers yang bebas dapat berfungsi sebagai kontrol sosial yang kuat, memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah, serta memberi solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

Dalam situasi ini, pers bukan hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga sebagai pendorong perubahan positif bagi pembangunan daerah. Tentu saja, kemerdekaan pers tidak hanya ditentukan oleh sejauh mana media dapat mengekspresikan diri mereka, tetapi juga oleh sejauh mana pemerintah memberikan kebebasan itu tanpa takut diintervensi.

Hal ini menjadikan Kalimantan Selatan sebagai contoh nyata bahwa ketika pers dan pemerintah bekerja bersama dalam suasana saling percaya dan mendukung, kemerdekaan pers yang sejati dapat tercapai dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat.
Dengan nilai tertinggi dalam Indeks Kemerdekaan Pers, kita menyadari bahwa kebebasan yang kita nikmati sekarang ini adalah hasil dari kerja keras bersama. Oleh karena itu, mari kita jaga dan teruskan hubungan harmonis ini.

Kemerdekaan pers adalah milik rakyat, dan ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikan bahwa kebebasan tersebut terus terjaga, agar media dapat terus menjalankan fungsinya untuk kepentingan rakyat, mendorong kemajuan daerah, dan mendukung demokrasi yang sehat.

Pada Hari Pers Nasional 2025 ini, mari kita rayakan bukan hanya sebagai peringatan, tetapi sebagai momentum untuk terus memperkuat kemerdekaan pers di Kalimantan Selatan dan di seluruh Indonesia. Pers adalah kekuatan rakyat, dan kemerdekaan pers adalah pilar utama dalam menjaga kebebasan, keadilan, dan demokrasi kita. (ADV/RDM/APR)

2025, DPPPA KB Kalsel Terus Perkuat Program Perlindungan Perempuan dan Anak

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPA KB) Kalsel terus mengoptimalkan berbagai program yang mendukung perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak di tahun 2025.

Kepala DPPPA KB Provinsi Kalsel, Sri Mawarni, menegaskan bahwa program yang dijalankan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui pemberdayaan ekonomi serta meningkatkan kualitas keluarga. Selain itu, pihaknya juga terus mengupayakan perlindungan hak-hak anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kepala Dinas PPPA KB Kalsel, Sri Mawarni

“Kami juga terus mengedukasi masyarakat dan melakukan sosialisasi terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini termasuk kampanye anti-kekerasan serta pemberian penguatan baik secara mental maupun ekonomi,” ungkap Mawar, belum lama tadi.

Ia menambahkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sejahtera tanpa kehilangan kodratnya. Oleh sebab itu, kesetaraan dalam harkat dan martabat menjadi aspek yang terus diperjuangkan.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota guna memastikan program perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak berjalan efektif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mawarni menyebutkan bahwa semakin banyak perempuan di Kalimantan Selatan yang berani melaporkan kasus kekerasan yang dialami. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah laporan yang masuk ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kalsel.

“Tingginya angka pelaporan menunjukkan bahwa kesadaran perempuan untuk melindungi diri semakin meningkat. Kami menyediakan layanan UPTD PPA serta call center SAPA 129 sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

HPN 2025 Gelar Seminar Nasional, Angkat Tema Peran Perempuan Sebagai Pondasi Generasi Emas 2045

BANJARMASIN – Peran perempuan dalam Indonesia Emas 2045 sangat penting karena perempuan berperan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa.

Hal ini menjadi topik utama dalam Seminar Nasional Peran Perempuan Sebagai Pondasi Generasi Emas 2045 di Indonesia, pada rangkaian HPN 2025 di Hotel Aria Barito Banjarmasin, (7/2).

“Untuk mendukung peran perempuan dalam sebagai pondasi generasi Emas 2045, harus kita siapkan mulai sekarang,” ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel diwakili Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Ermina.

Dikatakan Ermina tantangan perempuan kedepan, bagaimana kita mampu mencetak anak kita menjadi generasi yang berkarakter, unggul, dan berakhlak baik.

“Ibu sebagai madrasah dalam kehidupan keluarga. Selalu memberikan pembelajaran dan petunjuk untuk anak-anaknya. Seminar ini sangat penting bagi perempuan dalam melahirkan generasi emas,” terangnya.

Sementara itu, Ketua HPN 2025 Raja Parlindungan Pane dalam sambutannya mengatakan, perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung pembangunan.

Apalagi lanjut Raja Parlindungan Pane, 2045 Indonesia mencita-citakan lahirnya sebuah generasi emas, yang mau tidak mau harus dengan menyiapkan sumber daya yang unggul dan berkualitas.

“Tanpa peran serta perempuan sangat sulit menggapai itu semua,” terangnya.

Pada Seminar Nasional Peran Perempuan Sebagai Pondasi Generasi Emas 2045 di Indonesia, diikuti ratusan peremupan dari berbagai organisasi seperti Fathayat NU Kalsel, Muslimat NU Kalsel, IKWI se-Indonesia, TP PKK se Kalsel dan lainnya, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dibidangnya seperti Dosen Fakultas Kedokteran UNLAM DR. dr. Hj. Siti Wasilah M.Si, Med, Komisioner Komnas Perempuan T. Sri Endras Iswarini, Kepala Dinas Kominfo Kalsel M. Muslim dan Kepala Pemberitaan RRI Besty Charmin Simatupang. (ADV/RDM/RH)

Siwo PWI Gelar Rakernas dan Hadirkan Atlet Nasional dalam Rangkaian HPN Kalsel 2025

BANJARMASIN – Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Pusat dan Siwo Provinsi Kalimantan Selatan didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan berbagai program dalam mensukseskan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke-40 di Banjarmasin Kalimantan Selatan 7-9 Februari 2025.

Ketua Umum Siwo PWI Pusat Agus Susanto mengatakan berbagai program telah disiapkan diantaranya penyelenggaraan Rapat Kerja Nasioanl (Rakernas) dan juga Coaching clinic yang menghadirkan dua legenda olahraga Indonesia, masing-masing mantan petenis nasional Suharyadi serta mantan pesepakbola nasional Gendut Doni Christiawan.

“Kita buat spesial di Hari Pers Nasional 2025 ini dengan menggelar Coaching clinic untuk atlet-atlet muda. Kita juga ingin terjun langsung membantu ciptakan pembinaan usia dini di daerah-daerah. Semoga ilmu yang mereka dapatkan bisa menjadi tonggak awal meraih mimpi menjadi atlet profesional, semoga saja bisa juga lahir atlet yang bisa berlaga di Olimpiade dari Kalimantan Selatan” ujar Agus dalam keterangannya di Banjarmasin, Kamis (6/2).

Kehadiran Suharyadi dan Gendut Doni di Banjarmasin akan memberikan pelatihan (coaching clinic) bagi para petenis dan pesepakbola yunior di Kalimantan Selatan.

Suharyadi dijadwalkan akan menggelar coaching clinic di lapangan tenis Darma Praja pada Sabtu (8/2) pukul 08.00 – 10.00 WITA. Pada saat yang bersamaan Gendut Doni akan menggelar coaching clinic di lapangan SKB Mulawarman.

“Saya senang mendapatkan kesempatan ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2025. Semoga coaching clinic yang saya berikan mampu memberikan manfaat bagi petenis-petenis muda di Kalimantan Selatan,” ungkap Suharyadi yang juga suami dari legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.

Suharyadi yang juga mantan petenis nomor 1 Indonesia era 1990an saat ini juga berstatus sebagai pelatih pribadi petenis tunggal putra andalan Indonesia, Muhamad Rifqi Fitriadi yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Gendut Doni juga tak kalah bangga mendapat kehormatan hadir di Banjarmasin. Mantan striker timnas Indonesia era tahun 2000an ini akan menularkan ilmunya bagi sekitar 50 pesepakbola yunior di Kalsel.

“Semoga akan banyak lahir pemain-pemain andal yang kelak menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel serta Indonesia,” ujar Gendut Doni yang pernah mencatat sebagai top skorer di ajang AFF Championshiip 2002.

Selain memberikan pelatihan, di sela-sela coaching clinic juga akan dilakukan pertandingan eksibisi tenis serta sepakbola yang akan melibatkan sejumlah tokoh penting di Kalsel.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kalsel, Irwansyah, telah memastikan tempat kegiatan coaching clinic siap.

“Jadi tinggal pelaksanaannya saja, termasuk peserta sudah kami data. Ada sekitar 60 orang yang akan dapat pelatihan sepakbola,” ucap Irwansyah. (ADV/RDM/RH)

Warga Sari Mulya Harapkan Solusi Drainase dan Pupuk Subsidi, Alpiya Rakhman Siap Tindak Lanjuti

TANAH BUMBU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Alpiya Rakhman, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses Masa Sidang I Tahun 2025. Kali ini, ia mengunjungi Desa Sari Mulya, Kecamatan Sungai Loban, Kamis (6/2).

Suasana Kegiatan Reses Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Alpiya Rahman di Tanah Bumbu

Reses ini merupakan titik ke-11 dari total 16 titik yang dijadwalkan. Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah terkait drainase yang sudah tidak berfungsi maksimal akibat perluasan jalan desa.

Warga mengungkapkan bahwa saat hujan dengan curah tinggi, air kerap meluap karena saluran drainase yang tersumbat dan tidak mampu menampung aliran air dengan baik.

“Kami khawatir setiap musim hujan datang, air sering meluap ke jalan dan permukiman karena drainase yang ada sudah tidak mampu menampung air seperti dulu. Kami berharap ada solusi agar saluran air bisa kembali berfungsi dengan baik,” ujar warga setempat.

Selain itu, warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani karet dan sawit mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi. Mereka berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi agar hasil panen lebih optimal.

Menanggapi hal ini, Alpiya Rakhman berkomitmen untuk segera mengoordinasikan aspirasi warga dengan dinas terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Soal drainase, kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait agar dilakukan evaluasi dan perbaikan yang dibutuhkan. Sementara terkait pupuk subsidi bagi petani karet dan sawit, kami akan mengupayakan agar alokasinya lebih tepat sasaran serta memastikan distribusinya tidak terkendala,” jelasnya.

Alpiya juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan permasalahan yang dihadapi agar pemerintah dan DPRD dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga.

Reses ini terus berlanjut ke desa selanjutnya guna memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat terserap dan diperjuangkan dengan baik di tingkat provinsi. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pansus Pemberian Insentif Bagi Investor DPRD Banjarmasin, Dibahas Lebih Detail

BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Banjarmasin tengah melakukan pembahasan lebih detail lagi, tentang Pemberian Insentif atau Kemudahan Kepada Masyarakat dan Investor di kota ini.

Suasana rapat pembahasan Raperda Pemberian Insentif atau Kemudahan Kepada Masyarakat dan Investor, di Ruang Komisi I DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Pansus Raperda Pemberian Insentif atau Kemudahan Kepada Masyarakat dan Investor DPRD Banjarmasin Deddy Sophian, baru-baru tadi mengatakan, dari rapat lanjutan yang dilaksanakan ada poin penting ditekankan hasil konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri RI. Dimana, pemberian insentif bukan dalam bentuk uang, tetapi kemudahan berinvestasi.

“Kami ingin kehadiran payung hukum ini, dapat semakin meningkatkan jumlah investor,” pintanya

Ketua Pansus Raperda Pemberian Insentif atau Kemudahan Kepada Masyarakat dan Investor DPRD Banjarmasin Deddy Sophian, saat diwancara

Deddy menjelaskan, hasil study komparatif ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia menyarankan untuk judul sebaiknya direvisi. Dengan demikian,
ini dibahas secara detail, agar tidak salah mengartikan Raperda tersebut.

“Banyaknya investasi tidak hanya berdampak meningkatkan perekonomian, juga memberi peluang menyerap tenaga kerja,” jelas Deddy

Lebih lanjut Deddy menambahkan, pihaknya ingin Banjarmasin yang berjuluk sebagai kota jasa dan perdagangan, terbukti ramah dengan investor. Sehingga, setiap tahun akan mengalami peningkatan 2025 ini, dari tahun 2024 lalu.

“Semoga calon investor baru akan tertarik dalam berinvestasi,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

2024, IPO Kalsel 2024 Meningkat Pesat

BANJARMASIN – Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan yang sangat pesat pada Tahun 2024.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga di Banua.

“Pada tahun sebelumnya Indeks Pembangunan Olahraga di Provinsi kalimantan Selatan berada di peringkat 30 secara nasional,” ungkapnya, belum lama tadi.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

Namun, lanjutnya, pada tahun 2024 mengalami peningkatan yang cukup pesat, yaitu berada di posisi 4 nasional.

“Tentunya peningkatan tersebut upaya semua pihak, agar masyarakat di Provinsi kalimantan Selatan semakin gemar berolahraga,” tuturnya.

Budiono berharap, pada tahun 2025 ini Indeks Pembangunan Olahraga di Provinsi Kalimantan Selatan semakin meningkat lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya melihat terjadi peningkatan olahraga lari ditengah masyarakat di Provinsi kalimantan Selatan.

“Hampir setiap pekan kami melihat dilaksanakan event atau lomba lari yang diikuti ribuan masyarakat, di Banua. Tentunya ini memberikan motivasi kepada warga lainnya, untuk mau berolahraga,” ucap Budiono.

Sehingga, dengan meningkatnya minat masyarakat di Banua untuk berolahraga, mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan.

“Dengan digemarinya olahraga ini, masyarakat di Banua akan semakin sehat dan bugar,” ujar Budiono. (SRI/RDM/RH)

Ribuan Insan Pers Siap Meriahkan HPN 2025 di Kalsel

BANJARMASIN – Meriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan, delegasi dari 5 provinsi di Indonesia dan sejumlah Wartawan dari Malaysia yang tergabung dalam Ikatan Setiakawan Malaysia Indonesia (ISWAMI) sudah tiba di bumi Lambung Mangkurat.

Kedatangan delegasi di Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarmasin Kalsel, mulai Selasa (4/2) kemarin.

Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengatakan, persiapan perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Kalimantan Selatan sudah mencapai 90 persen.

“Saat ini kita fokus penjemputan dan memastikan semua tamu mendapat pelayanan terbaik,” ujar Zainal Helmie, Kamis (6/2/25).

Ia juga menyampaikan, sebanyak 25 Wartawan Malaysia yang tergabung dalam ISWAMI bakal hadir mengikuti rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan.

Enam dari jumlah delegasi tersebut telah tiba. Sedangkan sisanya dijadwalkan mendarat di Banjarmasin pada tanggal 8 Februari atau sehari menjelang Hari Puncak HPN 2025.

Sedangkan 5 di provinsi Indonesia yang tiba Kamis (6/2) diantaranya provinsi Aceh 12 orang, Kaltim 1 orang, sisanya lewat darat, Banten 1 orang, NTB 10 dan Kaltara 2 orang.

“Kedatangan degelasi yang terbanyak di jadwalkan Jumat (7/2),” katanya.

Puncak perayaan HPN di Banjarbaru diprediksi akan menjadi momen terbesar, dengan kehadiran ribuan insan pers dari seluruh Indonesia.

“Panitia berharap acara ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, terkait kehadiran Presiden RI dalam acara puncak HPN 2025, panitia masih menunggu konfirmasi pihak istana. (ADV/RDM/RH)

Muhidin – Hasnuryadi Kompak Pimpin Rakor SKPD di Anjungan Kalsel TMII Jakarta

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman memimpin Rapat Koordinasi SKPD lingkup Pemprov di Anjungan Kalsel Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Kamis (6/2).

Gubernur bersama istri tiba di anjungan Kalsel TMII Jakarta

Gubernur, Muhidin didampingi Istri, Fathul Jannah tiba di Rumah Banjar Anjungan Kalsel, di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta sekitar pukul 10.00 WITA.

Kedatangan orang nomor 1 di Kalsel ini disambut meriah tabuhan gendang dan sejumlah anak-anak berpakaian Pramuka, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi tapung tawar dan pengalungan bunga.

Muhidin didampingi seluruh Pejabat Eselon II Pemprov Kalsel kemudian melihat berbagai koleksi yang dipamerkan di rumah Banjar, seperti kerajinan gerabah, berbagai aksesoris serta tentunya beragam motif kain Sasirangan.

Gubernur dan istri berfoto bersama SKPD Kalsel

Muhidin dan Fathul Jannah juga terlihat mengambil foto bersama berlatarkan dekorasi pelaminan khas Banjar. Selain berfoto bersama istri, Fathul Jannah, Muhidin juga mengajak pimpinan SKPD untuk berfoto bersama.

Selain itu, untuk kali pertama juga, Muhidin dan istri Fathul Jannah didampingi Plh. Sekdaprov, Muhammad Syarifuddin turun dari rumah Banjar Anjungan Kalsel dengan menggunakan lift.

Tak lama setelah Muhidin dan istri Fathul Jannah tiba, giliran Wakil Gubernur Kalsel Terpilih Hasnuryadi Sulaiman beserta istri drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi tiba di rumah Banjar Anjungan Kalsel TMII.

Kedatangan Gubernur, Muhidin dan Hasnuryadi ke Anjungan Kalsel TMII kali ini adalah dalam rangka Rapat Koordinasi Antar Satuan Kerja Perangkat Daerah sekaligus Basalamatan Kur Sumangat Kalsel Bekerja.

Dalam kegiatan ini, untuk pertama kalinya Muhidin akan didampingi Wakil Gubernur Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Bazar UMKM Semarakkan HPN 2025 Kalsel, Produk Khas Lokal Jadi Primadona

BANJARMASIN – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan semakin semarak dengan hadirnya bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Adapun untuk lokasi UMKM nantinya berpusat di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Aneka Tambang Banjarbaru, pada Minggu (9/2) nanti.

Kegiatan ini merupakan momentum bagi para pelaku UMKM untuk memamerkan produk unggulan mereka serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemasaran UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Noor Aneka Linda Wati, mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak khusus untuk memeriahkan HPN 2025.

“Memeriahkan Hari Pers Nasional 2025 ini, kami dilibatkan dalam hal bazar UMKM. Telah disiapkan oleh Bank Kalsel sebanyak 50 tenda yang akan diisi oleh UMKM,” ujarnya.

Bazar UMKM sendiri akan terbagi dalam empat klaster. Klaster pertama melibatkan 13 kabupaten/kota di Kalsel. Klaster kedua adalah komunitas UMKM, yang terdiri dari empat komunitas dengan masing-masing mendapatkan lima stand. Ada pula UMKM mandiri binaan Dinas Koperasi dan UKM Kalsel serta UMKM ekonomi kreatif dari Dinas Pariwisata.

“Adapun pada tanggal 8 nanti akan ada loading barang di lokasi. Besoknya sudah mulai secara full mereka mengikuti kegiatan di hari itu,” ucapnya.

Dalam bazar ini, produk yang ditampilkan akan mengutamakan ciri khas lokal Kalimantan Selatan, baik dari segi aksesoris maupun produk lainnya. Harapannya, para tamu dari berbagai provinsi yang menghadiri HPN 2025 dapat mengenal lebih jauh potensi ekonomi kreatif daerah.

“Yang kita tonjolkan lebih kepada ciri khas lokal kita, baik dari aksesoris-aksesoris. Tentu saja harapan kami seluruh peserta yang datang dari berbagai provinsi di Kalimantan Selatan bisa mengunjungi itu dan mendapat kesan yang khas dari Kalimantan Selatan,” katanya.

Lebih lanjut, Linda Wati berharap event ini bisa meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkarya, sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan UMKM dalam bazar ini dapat memberikan kontribusi bagi kestabilan ekonomi Kalimantan Selatan.

“Hal ini juga otomatis meningkatkan ekonomi mereka dan secara umum ekonomi daerah untuk Provinsi Kalimantan Selatan juga akan stabil dan terus meningkat. Kalau UMKM kita bagus, itu akan sangat membantu terhadap stabilitas ekonomi kita,” pungkasnya.

Bazar UMKM dalam rangka HPN 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang serta memperkenalkan kekayaan budaya dan produk khas Kalimantan Selatan ke tingkat nasional. (ADV/RDM/RH)

Exit mobile version