UHE 2024 Akan Dibuka 10 Agustus, Trek Balap Dibuat Untuk Manjakan Mata Penonton

BANJAR – Uncle Hard Enduro (UHE) series ke empat tahun 2024 akan digelar mulai 9-11 Agustus nanti, di Kiram, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

UHE 2024 akan memperlombakan beberapa kelas yakni International Pro, National Pro, Local Open, Local Hobby, 40 Up, dan kelas adventure.

Ketua Teknis UHE 2024, Ashadi Aboe, mengatakan persiapan sudah 100 persen. Balap motor trail itu rencananya akan dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pada Sabtu (10/8).

Suasana konferensi pers UHE 2024 bersama pebalap kelas internasional, di Kiram, Kami (8/8).

“Kita mulai dari kelas adventure dulu sekitar jam 8:30 pagi, dilanjutkan balap kelas lainnya sampai jam 4 sore,” katanya, saat konferensi pers UHE 2024, di Kiram, Kamis (8/8) sore.

Ashadi mengungkapkan, trek balap (prolog) pada UHE tahun ini akan lebih memanjakan mata penonton, pasalnya seluruh prolog bisa di akses secara dekat.

“Tahun ini prolog kita fokuskan di jalur bawah agar penonton bisa menikmati jalannya pertandingan,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 22 pebalap dari 12 negara akan terlibat dalam kelas International Pro UHE 2024.

Foto bersama pebalap kelas internasional dan panitia UHE 2024

Dari seluruh peserta di kelas internasional itu, ada beberapa pebalap yang sudah mengikuti UHE series pertama seperti legenda enduro dunia, Graham Jarvis (Inggris) dan Wade Young (Afrika Selatan).

Melalui penerjemah, Wade Young mengaku prolog (trek balap) UHE sangat berkesan baginya. Terlebih saat UHE series pertama tahun 2019.

“Saya ingat saat itu cuaca hujan. Motor yang kami kendarai harus ditarik tali untuk mencapai finish,” katanya.

Seperti pada series sebelumnya, UHE 2024 juga akan menampilkan hiburan musik dari band Kotak dan Aftershine, tepatnya pada Sabtu (10/8) malam.

Masyarakat yang ingin melihat keseruan UHE 2024 tidak perlu kuatir, karena seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan gratis.(SYA/RDM/APR)

Festival Wisata Budaya Internasional Akan Meriahkan Harjad Ke-74 Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, kembali menggelar Festival Wisata Budaya Internasional 2024

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, diwakili Plh Dispar Kalsel Muhammad Noor, usai ekspos pada Kamis (8/8) mengatakan, Festival Wisata Budaya Internasional 2024 ini dalam rangka menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi (Harjad) ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan dan memajukan perekonomian di Banua.

Plh Dispar Kalsel didampingi Kasi Promosi Pariwisata dan Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan Dispar Kalsel

“Festival Wisata Budaya Internasional ini kedua kalinya, setelah sukses digelar tahun 2023 lalu,” ucapnya

Ia menyampaikan, ada lima Negara Delegasi yang akan hadir dalam Festival Wisata Budaya Internasional 2024, yaitu dari Negara Tibet, Prancis, India, Mexico dan Republik Arab Mesir. Kegiatan berlangsung selama enam hari mulai tanggal 12 – 18 Agustus. Di mana, nantinya akan berkunjung ke beberapa Destinasi Wisata dan Kawasan Geopark Meratus, berlokasi di kota Banjarmasin, Banjarbaru serta Kabupaten Banjar.

“Semoga event ini menambah khazanah budaya dan kemajuan kepariwisataan Provinsi Kalsel,” harapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, melalui Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, menyampaikan saran dalam Rapat Ekspos Festival Wisata Budaya Internasional 2024, nantinya lima Negara Delegasi tidak hanya mengunjungi Destinasi Wisata, juga ke Museum baik Museum Wasaka di Banjarmasin maupun Museum Lambung Mangkurat kota Banjarbaru.

Suasana Rapat Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024

“Mereka tidak hanya mengenal Adat, Budaya, Kesenian dan Tradisi, juga Sejarah di Kalimantan Selatan, berupa peninggalan benda-benda koleksi di dua Museum tersebut,” tutupnya

Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024, dipimpin oleh Plh Dispar Kalsel Muhammad Noor, didampingi Kepala Seksi Promosi Pariwisata, Gusti M Yosalvina Yovani dan Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan, Abdul Karim Zaidan, serta jajaran Dinas Pariwisata Kalsel.

Untuk diketahui, Rapat Ekspos Kegiatan Festival Wisata Budaya Internasional 2024, dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, diwakili Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, Pihak Kepolisian Kalsel, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Event Organizer Jingga dan Mitra Kerja Dinas Pariwisata Kalsel, bertempat disalah satu Hotel Berbintang Banjarmasin. (NHF/RDM/APR)

DPRD Kalsel Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel pada Kamis (8/8).

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin dan Mariana.

Dalam suasana yang penuh hikmat, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, Roy Rizali Anwar mengapresiasi jajaran DPRD Provinsi Kalsel, yang tak pernah berhenti dalam mencurahkan bakti dan pengabdiannya demi kemajuan Banua Kalsel.

Dengan mengangkat tema, “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berharap peringatan momen istimewa ini mampu menjadi wahana untuk melakukan refleksi bahwa setiap waktu menjadi sangat berarti apabila semua pihak mampu berbuat sesuatu yang berguna bagi kemajuan masyarakat dan banua Kalsel.

“Harapan kita bersama, bahwa refleksi saat ini akan membawa semangat pembenahan dan perubahan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” katanya.

Dalam acara ini pula, dibacakan sejarah singkat Provinsi Kalsel oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M. Syaripuddin. Dengan dibacakannya sejarah singkat ini diharapkan mampu menambah rasa kecintaan kepada banua tercinta ini.

Selain itu, pimpinan DPRD Provinsi Kalsel memberikan penghargaan atas dedikasinya dalam pemberantasan narkotika di Kalsel, yakni kepada Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel.

Turut berhadir dalam kegiatan ini, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalsel 1, Syamsul Bahri R dari Fraksi Gerindra, dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Gusti Farid Hasan Aman serta seluruh jajaran stakeholde di Provisi Kalsel, baik pemerintah, swasta, maupun segenap elemen masyarakat. (ADV-NRH/RDM/APR)

Ketua Suku Adat Se-Indonesia Kawal Porwanas dan Siap Sambut Kontingen Berbagai Daerah

Banjarmasin – Ikatan Keluarga Antar-Suku Bangsa (Ikasba) Kalsel mengawal dan mendukung penuh gelaran Porwanas XIV Kalimantan Selatan yang akan digelar pada 20-26 Agustus 2024 di Banjarmasin.

Dukungan ini disampaikan oleh Ketua Ikasba Kalimantan Selatan, Aliansyah Mahadi saat mengikuti silaturahmi bersama jajaran pengurus PWI Kalimantan Selatan di Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin, Kamis (8/8).

Suasana pertemuan di Aula PWI Kalsel Banjarmasin

“Kami sangat mengapresiasi PWI Kalsel melibatkan Ikasba untuk menyukseskan Porwanas,” katanya.

Bahkan, ujarnya, demi kesuksesan pelaksanaan Porwanas yang diikuti ribuan wartawan dari seluruh daerah di Indonesia, Ikasba akan mengerahkan jajarannya untuk turut serta menjamu keluarga besar PWI yang akan datang ke Kalsel.

“Kalsel merupakan miniatur nusantara Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya. Kami ingin menjalin silaturahmi bersama saudara-saudara kita yang akan hadir di Porwanas nanti,” ungkapnya.

Ketua PWI Kalsel bersama Ketua Ikasba Kalsel serta Jajaran Pengurus

Dukungan dari Ikasba Kalsel disambut hangat oleh Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie. Menurutnya, peran Ikasba sangat penting untuk kelancaran dan kesuksesan Porwanas.

“Kami ingin Kalsel menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut para Kontingen Porwanas,” tuturnya.

Sebagai simbolis dukungan terhadap kelancaran Porwanas, Ketua PWI Kalsel menyerahkan maskot dan kaos merchandise Porwanas XIV kepada Ketua Ikasba Kalsel.
Dalam kegiatan ini, perwakilan pengurus Ikasba yang hadir diantaranya suku Banjar, Dayak, Betawi, Madura, Jawa, Arab, Tionghoa, Bonabulu, Papua dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. (PWI.KALSEL-NHF/RDM/APR)

Dislutkan Kalsel Bantu Alat Pendukung Pengamanan Sungai Ke Pokmaswas Udang Lestari Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berupa perlengkapan sarana dan prasarana pengawasan untuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perairan Umum Udang Lestari, Sei Jelai, Kota Banjarmasin, Rabu Sore (7/8).

Bantuan diserahkan langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah, serta Ketua Pokmaswas Udang Lestari Syahrani.

“Bantuan yang kami serahkan berupa perlengkapan pengawasan, seperti, handytalki, teropong, kamera, sepatu boots, serta lainnya,” ungkap Rusdi.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono (Tengah)

Bantuan yang diberikan ini menurutnya, sebagai penunjang Pokmaswas dalam menjalankan aksinya melakukan pengawasan terhadap Sungai, dari kejahatan ilegal fishing.

“Sampai saat ini Dislutkan Kalsel masih menerima laporan adanya kejahatan ilegal fishing tersebut,” ucapnya.

Kejahatan ilegal fishing, jelas Rusdi, masih adanya pengambilan ikan di sungai masih menggunakan bahan kimia, disetrum serta lainnya.

“Pokmaswas inilah sebagai ujung tombak di lapangan dari kejahatan ilegal fishing di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin,” tutur Rusdi lebih lanjut.

Dalam melakukan pengawasan, lanjut Rusdi, pihaknya menghimbau kepada Pokmaswas agar tidak main hakim sendiri. Tetapi, dapat melaporkan kepada pihak berwajib ketika menemukan langsung pelaku kejahatan ilegal fishing tersebut.

“Untuk di Kota Banjarmasin kejahatan ilegal fishing tidak sampai berlanjut ke Pengadilan, hanya ada satu kejadian di Kabupaten Banjar sampai ke Pengadilan dan pelaku ditetapkan menjadi tersangka,” ungkap Rusdi.

Karena itu, pihaknya berharap tidak adalagi tersangka lainnya, cukup di Kabupaten Banjar saja.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di Banua, agar dapat bersama sama menjaga sungai dari kejahatan ilegal fishing, karena sanksi yang diberikan cukup berat,” ucap Rusdi.

Sementara itu, Ketua Pokmaswas Udang Lestari Syahrani mengucapkan, terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

“Bantuan yang diberikan ini sangat membantu kami dalam menjaga keamanan sungai dari kejahatan ilegal fishing,” ungkapnya.

Mengingat, lanjut Syahrani, pengambilan ikan dengan cara menggunakan potasium atau potas serta penyetruman sangat merugikan, bagi kelompok tani perikanan di tempat mereka ini.

“Penggunaan potas serta penyetruman tersebut dapat mematikan ikan, bibit ikan lainnya di Sungai, serta dapat merusak lingkungan,” ucap Syahrani. (SRI/RDM/APR)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Banjarmasin Gelar Rakor

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2024, KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi.

Foto bersama : Ketua KPU Banjarmasin dengan Komisioner dan Peserta Rakor

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, disela Rapat Koordinasi pada Rabu (7/8) Agustus mengatakan, kegiatan ini sangat penting karena pihaknya menargetkan partisipasi pemilih sebesar 90 persen. Di mana, akan semakin gencar memberikan sosialisasi, kepada seluruh lapisan masyarakat di kota ini.

Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, saat memberikan komentarnya

Target ini juga lebih besar dibandingkan pada Pemilu 2024. Yakni artisipasi pemilih saat itu sebesar 80 persen.

“Sosialisasi diprioritaskan pemilih pemula, seperti ke Pondok Pesantren, SMA/ SMK/ dan MA,” ungkapnya

Disampaikan Rusnailah, selain sosialisasi, pihaknya menggelar berbagai macam lomba,
seperti lomba video pendek, jingle, cipta puisi dan pantun, guna menarik minat para pemilih muda. Ia berharap, mendapat dukungan penuh dari semua pihak, agar tercapai target tersebut.

“Mohon dukungan semua lapisan masyarakat, termasuk kawan-kawan pers,” jelasnya

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Banjarmasin, Barkatullah Amin, menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi, guna mewujudkan partisipasi yang tinggi, agar tercipta Pemilihan Umum Serentak 2024 aman lancar dan sukses.

“Pengawasan tetap terus dilakukan mulai 27 – 29 Agustus mendatang. Di mana, pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, mendaftar ke KPU Banjarmasin,” tutupnya

Untuk diketahui, KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024, dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota. Kegiatan dibuka secara resmi Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner KPU, Sekretaris KPU dan Jajaran KPU Banjarmasin. Menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya Bawaslu, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Banjarmasin. Turut hadir Perwakilan Partai Politik Banjarmasin, bertempat disalah satu Hotel Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Segera Selesaikan Pembebasan Lahan Veteran

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin segera menyelesaikan, pembebasan lahan Veteran untuk normalisasi sungai.

Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathony, menjelaskan, pembebasan lahan hampir keseluruhan sudah dapat diselesaikan.

Kabid Sungai Dinas PUPR Banjarmasin Hizbul Wathony

“Saat ini hanya tertinggal dua bangunan saja. Jika sebelumnya empat bangunan yang belum dapat dibebaskan,” ungkap Thony.

Empat bangunan tersebut, lanjutnya, Warung Ridho, D’master, Klenteng Soetji Nurani, serta Taher Square.

Namun, setelah dilakukan pembicaraan dengan pihak Balai Besar Sungai, kemungkinan untuk dua Bangunan Warung Ridho dan D’master tidak terkena pembebasan.

“Setelah berdiskusi untuk kedua bangunan tersebut, kemungkinan tidak terkena pembebasan,” ucapnya.

Sehingga, tambah Thony, saat ini tertinggal dua bangunan saja, yang secepatnya dapat dibebaskan. Yaitu Klenteng Soetji nurani serta Taher square.

“Untuk pembebasan tersebut nantinya akan ada pembicaraan lebih lanjut bersama pimpinan,” ujarnya.

Mengingat, kemungkinan pengerjaan normalisasi Sungai Veteran ini, pada Agustus ini, akan ada penandatanganan kontrak kerja.

“Meski tersisa dua bangunan yang belum bisa dibebaskan. Namun untuk pekerjaan pembangunan normalisasi sungai oleh Pemerintah Pusat terus dilakukan,” tutur Thony.

Dan, lanjutnya, rencana pada Agustus ini proses pelaksanaan sudah memasuki tahapan penandatanganan kontrak kerja.

“Pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai Veteran ini merupakan proyek nasional. Sedangkan Pemko Banjarmasin bertugas melakukan pembebasan lahan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Proyek Pekerjaan Normalisasi Sungai Veteran ini merupakan pekerjaan dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, dengan anggaran sebesar 1 Triliun, dengan jangka program pekerjaan 5 Tahun, dimulai dari Tahun 2023 – 2028. (SRI/RDM/RH)

Tingkatkan Pengelolaan Multimedia Pemerintah, Diskominfo Kalsel Gelar Workshop

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Workshop Pemberdayaan Multimedia Pada Tranformasi Jurnalisme Digital Tahun 2024, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru, Rabu (7/8).

Suasana Kegiatan Workshop

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 7-8 Agustus 2024 ini diikuti puluhan peserta yang terlibat dalam pengelolaan media atau kehumasan SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan perwakilan Diskominfo 13 kabupaten/kota.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, mengatakan pihaknya ingin meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan media pemerintah.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat membuka kegiatan Workshop

“Kita ingin agar mereka ini bisa lebih optimal dalam memanfaatkan multimedia, dalam rangka menyampaikan informasi berkaitan dengan kinerja SKPD mereka,” ucapnya.

Muslim menambahkan pemanfaatan multimedia ini tentunya bertujuan untuk menghasilkan informasi yang bervariasi dan menarik, namun tetap akurat terhadap substansi kinerja yang dilakukan serta dapat mudah diterima oleh masyarakat.

“Pentingnya peran multimedia dalam menyajikan informasi yang akurat dan menarik bagi masyarakat,” katanya.

Muslim berharap melalui kegiatan ini wawasan dan kompetensi pengelolaan media di SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan kabupaten kota dalam memanfaatkan multimedia bisa lebih baik lagi.

“Jika mudah diterima oleh masyarakat maka mereka akan memahami dan tahu apa saja yang dilakukan oleh pemerintah,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kegiatan Workshop yang merupakan bagian dari program Diskominfo Kalsel untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor, termasuk media ini. Menghadirkan narasumber berkompeten seperti dari PWI Kalsel serta Direktorat Jenderal Pengelolaan Informasi dan Media Kementerian Kominfo RI. (BDR/RDM/RH)

Pembangunan Infrastruktur Di Tabalong Diharapkan Jadi Skala Prioritas

TANJUNG – Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara (IKN) Nusantara, pembangunan di Kabupaten Tabalong terus mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel), khususnya Komisi III yang membidangi pembangunan dan infrastruktur. Salah satunya dengan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Tabalong, Selasa (6/8).

Komisi III DPRD Provinsi Kalsel dan DPRD Kabupaten Tabalong

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan, kunker ini selain dalam rangka monitoring, juga sekaligus bentuk dukungan terhadap Kabupaten Tabalong sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan IKN Nusantara terutama pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.

“Jadi kami hari ini ke DPRD, sharing dengan DPRD Kabupaten Tabalong untuk membicarakan sinkronisasi tentang infrastruktur khususnya di bidang jalan”, ungkapnya.

Menurut Sahrujani, diakhir masa bakti sebagai Anggota DPRD Kalsel Periode 2019-2024, dirinya berharap pembangunan infrastruktur di daerah ini dapat diteruskan dan dimasukan dalam skala prioritas pembahasan APBD Kalsel tahun 2025.

“Kami berharap nanti dipembahasan anggaran tahun 2025 agar skala prioritas mengenai jalan yang disampaikan oleh kawan-kawan dari DPRD Tabalong untuk bisa dianggarkan di tahun 2025,” jelasnya.

Terlebih, lanjut Sahrujani, bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tabalong adalah untuk mendukung kelancaran mobilitas logistik dari Kalsel ke IKN Nusantara.

“Tanpa didukung infrastruktur jalan yang bagus pasti akan terganggu pengiriman atau suplai (logistik) nya,” tuturnya.

Kunjungan rombongan Komisi III DPRD Kalsel diterima oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Tabalong, Abu Bakar. Ia menyampaikan terimakasih, apresiasi dan penghargaan, juga sekaligus berharap, agar DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalsel senantiasa memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Tabalong. (ADV-NRH/RDM/RH)

Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel Monitoring Bantuan Rehabilitasi Tempat Ibadah di Tabalong

TABALONG – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalsel untuk Musholla Nurul Huda di Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifudin, selaku pimpinan rombongan, berharap agar bantuan rehabilitasi tempat ibadah ini akan terus digalakkan oleh Pemprov Kalsel. Sebab, menurutnya, hal seperti ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga anggaran kegiatan semacam ini bisa ditambah lagi anggarannya, karena masih banyak sekali di Kalsel ini tempat ibadah yang perlu mendapatkan bantuan rehabilitasi atau perbaikan-perbaikan,” ungkapnya, Selasa (6/8).

Atas nama Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Bang Lutfi, sapaan akrabnya, juga berharap dana bantuan hibah rehabilitasi atau renovasi perbaikan tempat ibadah ini terus ditingkatkan. Bukan hanya tempat ibadah umat muslim, lanjutnya, tetapi juga agama-agama lainnya agar bisa lebih luas jangkauannya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelola Musholla Nurul Huda, Muliadi mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel dan Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel yang sudah membantu penyempurnaan dari rehabilitasi Musholla Nurul Huda itu.

“Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat. Dengan adanya rehabilitasi ini, semoga tempat ibadah ini bisa lebih berguna dan bermanfaat untuk lebih banyak jamaah lagi,” harapnya. (ADV/NRH/RDM/RH)

Exit mobile version