Pemprov Kalsel Apresiasi Keberhasilan Perolehan Medali pada PON Aceh – Sumut

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas keberhasilan perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin menyampaikan, pihaknya baru saja kembali dari Aceh, untuk melakukan peninjauan kepada Cabor Cabor Provinsi Kalimantan Selatan yang mengikuti PON di Aceh.

Plt Kadispora Kalsel Diauddin

“Kami baru saja kembali dari Aceh,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (11/9).

Dan, lanjutnya, Pemprov Kalsel bersyukur karena para atlet telah bertanding dengan maksimal sehingga perolehan medali dapat diraih. Seperti, medali emas, perak, serta perunggu.

“Medali disumbangkan dari cabang olahraga dayung, berkuda, loncat indah, berkuda, serta lainnya,” ucapnya.

Masih ada cabang olahraga lainnya yang bertanding, seperti gulat.

“Cabor Gulat ini merupakan salah satu andalan Provinsi Kalimantan Selatan dalam perolehan medali,” ujar Diauddin.

Perolehan medali, harapnya, dapat terus mengalami penambahan dari cabang olahraga lainnya, yang mengikuti PON Aceh-Sumut ini.

“Kami berharap atlet Provinsi Kalimantan Selatan dapat terus memperoleh medali,” ucapnya.

Salah satu cabor yang telah menyumbangkan medali yaitu Berkuda di Aceh melalui Ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Heri Purnama mengatakan, Cabang Olahraga Berkuda saat ini memperlombakan 5 kelas, dan atlet berkuda Kalsel berhasil meraih medali 3 emas, serta 1 medali perak.

Ketua KONI Kalsel Bambang Heri Purnama

“Tentunya, keberhasilan ini merupakan kerja keras dari tim berkuda Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk membawa nama harum Banua,” ungkapnya.

Bambang berharap, Cabor berkuda Provinsi Kalimantan Selatan dapat terus meraih medali pada PON Aceh dan Sumut ini. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel dan Jamkrida Kalsel, Sepakati Penyaluran KUR Syariah

BANJARBARU – Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin diwakili Direktur Bisnis, Ahmad Fauzi Noor bersama Direktur Utama Jamkrida Kalsel, Suyanto, menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) Penjaminan (Kafalah) Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, pada Rabu (11/9) siang di gedung Idham Khalid Banjarbaru. Penandatanganan disaksikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, para pimpinan Kementrian Keuangan Satu Kalsel, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala OJK Provinsi Kalsel, serta perwakilan perbankan.

Gubernur diwakili Sekdaprov Kalsel (empat dari kanan) menyaksikan penandatanganan kerjasama Bank Kalsel dan Jamkrida Kalsel

Usai acara, kepada wartawan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, selama ini performa penyaluran KUR Bank Kalsel sudah sangat baik. Bahkan hingga Agustus lalu, penyaluran KUR Bank Kalsel, sudah berada di peringkat dua untuk wilayah Kalimantan Selatan.

“Semoga dengan adanya kerjasama penjaminan KUR Syariah hari ini, maka lebih banyak lagi UMKM di Banua yang mendapat akses kredit perbankan, terutama dari Bank Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jamkrida Kalsel, Suyanto mengklaim, hingga Agustus ini, setidaknya sudah ada 6.000 UMKM di Banua, yang dibantu penjaminan KUR di Bank Kalsel. Khususnya untuk kredit di bawah nilai 100 juta rupiah.

“Mudah – mudahan dengan perjanjian penjaminan KUR Syariah dengan Bank Kalsel hari ini, kami dapat membantu hingga 10.000 UMKM tahun ini,” tutupnya.

Data Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel menyebutkan, hingga Agustus 2024, Bank Kalsel sudah menyalurkan KUR sebesar 518 miliar rupiah lebih, untuk UMKM Banua. Penyaluran KUR sampai saat ini masih didominasi KUR konvensional. Sedangkan penyaluran KUR Syariah, baru mencapai 4,70 persen dari penyaluran KUR tahun 2024. Tahun ini, kuota KUR Kalsel mencapai 5,16 trilyun rupiah. Hingga Agustus 2024, penyaluran KUR sudah mencapai 74,80 persen atau 3,86 trilyun rupiah. (ADV-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel 2024-2029 Susun Kembali Tatib

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2024-2029 menyusun kembali peraturan DPRD tentang Tata Tertib (Tatib).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Sementara DPRD Kalsel Masa Bakti 2024-2029, Kartoyo dalam penjelasannya pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Rabu (11/9).

Kartoyo menjelaskan ketentuan pasal 34 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tatib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota menyatakan bahwa pimpinan sementara DPRD bertugas memfasilitasi pembentukan Tatib.

“DPRD Kalsel perlu menyusun kembali peraturan DPRD tentang Tatib dengan berbagai pertimbangan,” tuturnya.

Kartoyo mengungkapkan pertimbangan menyusun kembali Tatib antara lain perubahan komposisi susunan keanggotaan, misalnya materi muatan terkait komposisi keterwakilan dari Fraksi untuk mengisi keanggotaan pada alat kelengkapan dewan (AKD) seperti Badan Musyawarah, Badan Anggaran maupun Badan Pembentukan Perda.

“Selain itu, adanya dinamika hukum yang mengharuskan penyesuaian materi muatan Peraturan Tatib, misalnya seperti lahirnya Permendagri Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati, dan Penjabat Walikota. Dalam Permendagri itu ada hak dari DPRD untuk mengusulkan 3 orang calon penjabat Gubernur. Maka mekanisme internal di DPRD Provinsi perlu diatur,” terangnya.

Pada pokoknya, lanjut Kartoyo, rancangan Peraturan DPRD tentang Tatib perlu untuk disusun kembali dan suatu hal yang sangat penting untuk memastikan pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang yang dimiliki oleh DPRD Kalsel bisa dilaksanakan secara optimal.

“Materi muatan nanti setidaknya akan memuat mengenai subtansi pengaturan terkait pengucapan sumpah/janji, penetapan pimpinan, pemberhentian dan penggantian pimpinan, jenis dan penyelenggaraan rapat, pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang lembaga, serta hak dan kewajiban anggota, pembentukan, susunan serta tugas dan wewenang alat kelengkapan, penggantian antarwaktu anggota, pembuatan pengambilan keputusan, pelaksanaan konsultasi antara DPRD provinsi dan pemerintah daerah provinsi, penerimaan pengaduan dan penyaluran aspirasi masyarakat, pengaturan protokoler, pelaksanaan tugas kelompok pakar/ahli,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya, menurut Kartoyo, rancangan peraturan DPRD tentang Tatib ini dapat disepakati guna dibahas dalam panitia khusus yang nantinya akan dibentuk. (NRH/RDM/RH)

DKP3 Banjarbaru Restocking 5.000 Gurami Untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Populasi

BANJARBARU – Guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan meningkatkan populasi ikan, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) melakukan pelepasliaran (restoking) sebanyak 5.000 benih ikan Gurami di area Embung Kelurahan Cempaka, Rabu (11/9).

“Pelepasliaran benih ikan Gurami ini untuk meningkatkan populasi ikan di perairan umum, dan juga menjaga ekosistem keanekaragaman hayati,” ucap Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Abu Yajid Bustami.

Dijelaskan Yajid, restocking ikan merupakan aksi melepaskan ikan ke lingkungan perairan untuk mendukung upaya pelestarian sumber daya air, termasuk sungai, waduk, embung, dan sejenisnya.

“Melalui restocking memanfaatkan perairan yang ada dalam embung, selain meningkatkan populasi ikan dan terus menjaga keseimbangan ekosistem, juga untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Yajid juga menekankan tujuan paling penting melepasliarkan benih ikan gurami itu agar meningkatkan ketersediaan produksi ikan yang bisa dikonsumsi masyarakat terutama di Kota Banjarbaru.

“Benih ikan gurami dipilih karena merupakan salah satu ikan lokal yang memiliki kandungan gizi dan nilai ekonomi yang tinggi, disamping mudah berkembang biak di perairan tawar,” tambah Yajid.

Tak lupa Yajid pun mengajak masyarakat tidak merusak ekosistem dan menjaga kelestarian lingkungan perairan, terutama pada Embung Cempaka.

“Harapan kami embung dapat lebih berkembang selain menjadi lokasi budidaya ikan, juga tempat wisata sehingga harus dijaga Pokmas dan masyarakat agar embung tetap terpelihara,” tutupnya. (RDM/RH)

Gedung Olahraga NPC Ahmad Firdaus Diresmikan

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Plt Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono meresmikan Gedung Olahraga Ahmad Firdaus di kawasan Jalan Trikora, Kompleks Griya Utama, Kota Banjarbaru, yang dirangkai dengan Pelepasan Kontingen NPC Kalsel ke Pekan Paralimpiade Nasional di Solo, Rabu (11/9).

Dalam sambutannya Gubernur Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin memberikan dukungannya terhadap peningkatan NPC di Kalimantan Selatan. Seperti pemberian hibah untuk lahan Gedung Olahraga NPC Ahmad Firdaus ini, serta anggaran untuk keberangkatan atlet NPC yang mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional di Solo mendatang.

Plt Asisten 2 Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono didampingi Plt Kadispora Kalsel Diauddin

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi kepada NPC Kalimantan Selatan, yang telah bekerjasama dalam pembangunan gedung olahraga ini,” ungkap Rusdi.

Diharapkan, dengan keberadaan Gedung Olahraga ini, dapat meningkatkan prestasi olahraga para atlet NPC Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilepas ratusan atlet NPC Kalsel yang akan mengikuti, Pekan Paralimpiade Nasional (PERPANAS) Tahun 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Diauddin mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan memberikan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali pada PON dan Perpanas mendatang.

“Untuk pemberian bonus tersebut, tidak ada perbedaan antara atlet berprestasi pada PON ataupun Perpanas. Keduanya akan mendapatkan bonus yang sama nilainya,” ucapnya.

Diauddin mengatakan, saat ini untuk pemberian bonus atlet tersebut, masih dalam perhitungan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah, Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono, Ketua NPC Kalsel Sumansyah, seluruh atlet NPC yang mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional di Solo, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Lomba Tarkam Olahraga Tradisional Ramaikan Harjad Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Untuk turut serta meramaikan Hari Jadi Kota Banjarmasin serta menyemarakan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2024, Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Banjarmasin mengelar lomba Antar Kampung (Tarkam) dengan berbagai perlombaan olahraga tradisional. Acara dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, akhir pekan tadi.

Walikota mengatakan, melalui peringatan Haornas 2024 mengajak masyarakat untuk membiasakan olahraga.

“Jadi mengolahragakan masyarakat, olahraga tidak terbatas bisa formal tapi tradisional juga bisa,” katanya.

Menyemarakan Haornas ini melibatkan berbagai organisasi olahraga seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin dan Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Banjarmasin yang memperlombakan beragam Cabang Olahraga (Cabor) dan Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

” Tentunya sebagai pelestarian budaya dan memasyatakat lagi berbagai olahraga tradisional, “jelasnya.

Baginya, banyak cara agar bisa terus berolahraga yang murah.

” Karena olahraga bisa dilakukan dimana saja seperti fasilitas umum terutama ruang terbuka bisa dimanfaatkan warga kota dalam berolahraga, kini juga dibentuk Kampung Bermain yang merupakan wadah untuk melestarikan olahraga tradisional.

“Termasuk area dan venue venue, kegiatan olahraga bisa dimanfaatkan. Jadi semua tempat bisa berolahraga,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin Uzlah menuturkan, di peringatan Haornas ini lomba tradisional yang dilaksanakan diantaranya, gasing, katapel dan hadang.

“Peserta yang mengikuti sebagian berasal dari masyarakat dan sebagian lagi pembibitan di Kampung Bermain,” ucap Uzlah. (ADV/SRI/RDM/RH)

BKOM Kalsel Lakukan Kerjasama Dengan Dinas PUPR Kalsel Terkait Kebugaran Pegawai

BANJARBARU – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar sosialisasi kesehatan olahraga (kebugaran jasmani) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.

Sosialisasi sekaligus penandatanganan kerjasama antara BKOM dan Dinas PUPR Kalsel itu, diselenggarakan di Aula Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Rabu (11/9).

Penandatanganan kerjasama Kepala BKOM Kalsel (kiri) dengan Kepala Dinas PUPR Kalsel, terkait peningkatan kebugaran karyawan

Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina mengatakan, sosialisasi ini dilakukan atas himbauan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, untuk membentuk pegawai atau ASN di lingkungan Pemprov Kalsel dalam kondisi bugar dan produktif.

“Bahkan sudah ada edaran dari Sekda Kalsel agar setiap Dinas Pemprov Kalsel menganggarkan kegiatan pengukuran terhadap ASN di tempat mereka,” ungkapnya.

Susi menjelaskan tahapan pengukuran kebugaran yang mereka lakukan, mulai dari senam atau pemanasan, dilanjutkan dengan analisa kepada individu terkait riwayat penyakit yang mereka alami seperti cidera.

“Setelahnya kita ukur berat dan tinggi badan, lingkar pinggang, lalu kita konsultasi ke dokter untuk memastikan olahraga yang cocok untuk mereka,” jelasnya.

Pengukuran dan peningkatan kebugaran merupakan sasaran kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Sebabnya, lanjut Susi, sosialisasi dan pengajuan kerjasama ini tidak hanya di lingkup Pemprov, tetapi juga ke Pemkab/Pemko, termasuk perusahaan swasta, atlet, anak sekolah.

“Bahkan baru-baru ini kita juga melakukan sosialisasi kepada travel agen yang melaksanakan ibadah haji plus dan umroh, agar jamaah yang ingin melaksanakan ibadah itu juga diukur kebugarannya, karena manfaatnya sangat besar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, menyampaikan turut mendukung keinginan Gubernur Kalsel untuk memastikan kebugaran setiap pegawai, dengan menganggarkan dana untuk bekerjasama dengan BKOM Kalsel.

“Tentu saja kami ingin memastikan seluruh pegawai dalam kondisi yang bugar dan produktif, sehingga mempermudah pencapaian target pembangunan di provinsi ini,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

500 Warga Sipil Jadi Komcad Darat di Kalsel, Menhan RI Prabowo : Jadilah Inspirasi Masyarakat

BANJARBARU – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi Revita, menetapkan 500 warga sipil menjadi anggota komponen cadangan (komcad) matra darat di Lapangan dr. Murjani, Kota Banjarbaru, Rabu (11/9).

Penetapan Komcad matra darat

Sebanyak 500 warga sipil itu, merupakan bagian dari rekrutmen Komcad Gelombang I tahun Anggaran 2024, yang ditetapkan sebagai anggota setelah menjalani latihan dasar kemiliteran selama kurang lebih 2 bulan sejak 15 Juli 2024 hingga 10 September 2024.

Kepada awak media, Wakil KSAD Letjen Tandyo menyampaikan, sebelum datang ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dirinya menghadap ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Prabowo menitipkan pesan dan harapan bahwa personel komcad matra darat, harus menjadi inspirasi dan bukti penting kesadaran bela negara, bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta kepada seluruh personel Komcad, agar dapat memberikan hal terbaik setelah kembali ke masyarakat,” ucap Letjen Tandyo.

Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Wakil KSAD, menyebut para personel komcad matra darat itu menjadi inspirasi dan bukti penting kesadaran bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Salam hormat, salam bangga dari beliau. Kebanggaan itu langsung dari beliau,” kata Tandyo meneruskan pesan Menhan Prabowo.

Prabowo juga menitipkan pesan kepada 500 anggota komcad matra darat itu untuk terus bermanfaat dan menjadi teladan sekembalinya mereka ke masyarakat.

“Tunjukkan hal yang terbaik, yang bisa memberikan nilai-nilai baik,” tutup Tandyo.

Untuk diketahui, Rekrutmen untuk anggota komponen cadangan matra darat gelombang pertama tahun ini berlangsung sejak Mei 2024, yang dipimpin oleh Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman. Pelamar yang lolos tahap seleksi kemudian mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Dalam proses mengikuti latihan itu, seluruh kebutuhan peserta dibiayai oleh negara.

Komponen cadangan pertama dibentuk pada 2021 sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Program itu, yang merupakan rintisan Menhan Prabowo, berlangsung sejak 2021 dan perekrutan berjalan tiap tahun. Jika dihitung sejak 2021 sampai dengan September 2024, ada 9.074 warga sipil yang telah ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan untuk tiga matra TNI. (MRF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Generasi Muda Harus Cinta Museum Sejak Dini

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengharapkan slogan “Mencintai Museum di hatiku”, dapat ditanamkan sejak dini, terutamanya bagi generasi muda.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota DPRD Banjarmasin, Eddy Junaidi, belum lama tadi. Menurutnya, saat ini sangat penting kalangan millenial memiliki rasa ketertarikan dengan rutin mengunjungi Museum. Dimana banyak menyimpan benda-benda peninggalan masa lampau oleh nenek moyang dan sejarah para pahlawan. Apalagi, sekarang Banjarmasin memiliki Museum milik Pemerintah Kota yang dikenal Museum Kayuh Baimbai, berlokasi di Jalan Muara Kelayan Banjarmasin Selatan.

Anggota DPRD Banjarmasin, Eddy Junaidi, saat diwancara awak media

“Museum ini harus diperkenalkan sebagai sarana edukasi dan rekreasi,” pintanya

Salah satu pengunjung ke Museum Kayuh Beimbai Banjarmasin

Ia menyampaikan, selain itu, Museum Wasaka milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berlokasi di Jalan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, juga dapat memberikan informasi terkait sejarah perjuangan dimasa revolusi fisik, agar generasi muda mengetahui berdirinya Kalimantan Selatan, tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya,” jelas Eddy

Lebih lanjut Eddy menambahkan, para orang tua di Banjarmasin, hendaklah tidak hanya fokus mengajak buah hatinya mengunjungi tempat wisata, pada hari libur sekolah, tetapi memberikan edukasi untuk mengunjungi dua buah Museum di Banjarmasin, yakni satu milik Pemerintah Kota dan satunya milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kekayaan seni budaya di Banjarmasin salah satunya berdiri Museum,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Acil Odah Semangati Atlet NPC Kalsel Yang Akan Bertanding Perpanas 2024 di Solo

BANJARMASIN – Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah memberikan semangat bertanding kepada Atlet NPC Kalsel yang mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional di Solo mendatang.

Semangat ini diberikan pada acara Peresmian Gedung Olahraga NPC Ahmad Firdaus serta Pelepasan Kontingen, Rabu (11/9).

“Kami berpesan kepada para atlet, agar para atlet NPC menjaga kesehatan tubuhnya, seperti makan yang teratur, tidur yang cukup disela sela latihan, serta jangan sampai kelelahan pada saat mengikuti pertandingan di Pekan Paralimpiade Nasional mendatang,” ujar Acil Odah.

Dengan tubuh yang sehat maka prestasi maksimal dapat diperoleh pada pertandingan bergensing di Tanah Air tersebut.

“Kami berdoa untuk keberhasilan para atlet NPC Kalsel untuk dapat meraih prestasi,” ucapnya.

Menurut Acil Odah, Ia optimis setelah melihat penampilan dari para atlet NPC pada cabang olahraga Judo dan Taewondo, yang luar biasa tersebut.

“Semangat latihan atlet NPC Kalsel ini sudah luar biasa maksimal, sehingga diharapkan dapat memberikan prestasi yang membanggakan Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Acil Odah. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version