Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Dapat Berikan Syafaat Bagi Warga Banua

BANJARMASIN – Pada malam ke 12 kegiatan Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) diharapkan dapat memberi syafaat bagi masyarakat Banua.

Harapan tersebut disampaikan Paman Birin, melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang telah hadir pada Gema Maulid 40 malam,” ucapnya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (15/9) malam.

Dilaksanakannya, Gema Maulid 40 malam ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan syafaat Baginda Rasulullah kepada masyarakat di Banua,” ujarnya.

Paman Birin mengucapkan maaf apabila terdapat kesalahan dalam pelaksanaan Gema Maulid 40 malam.

Pada pelaksanaan Gema Maulid 40 malam ke 12 ini menghadirkan penceramah Tuan Guru Abuya Arrazi Hasyim, Qori Ma’rifah dan diiringi oleh grup Maulid Habsyi Ihya Ulumuddin dari Martapura.

Kegiatan Gema Maulid 40 Malam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, sejumlah pejabat dan karyawan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, antara lain Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata , BPSDMD, Biro Organisasi, RSUD Ulin Banjarmasin serta masyarakat dari Kota Banjarmasin khusus dikawasan Kuin Cerucuk, Kuin Selatan, serta Belitung. (SRI/RDM/RZN)

Gema Maulid 40 Malam, Paman Birin : Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT

Banjarmasin – Gelaran “Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas inisiasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, terus berlangsung dengan antusiasme yang tinggi.

Pada malam ke-13 ini, acara kembali dihelat di Gedung Mahligai Pancasila dengan dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat dan ASN dari berbagai instansi pemerintahan.

Pada malam istimewa yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Muhammad Jaini, menyampaikan sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (17/9).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut dan apresiasi kepada Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, atas komitmennya menggelar peringatan Maulid selama 40 malam berturut-turut.

“Kami mengucapkan marhaban ya syahrul rabiul awal, bulan di mana kekasih Allah SWT dilahirkan. Mari kita doakan agar Paman Birin mampu melaksanakan rangkaian Maulid selama 40 malam ini dengan lancar dan penuh berkah,” katanya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan Imam Besar Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Tuan Guru H Saifurahman yang mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, terutama di bulan kelahirannya. Ia menjelaskan bahwa, memperbanyak shalawat dapat mempererat hubungan spiritual antara umat dengan Sang Pencipta.

“Dengan memperbanyak shalawat, hati kita akan terikat kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT,” terangnya.

Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk masyarakat dari Banjarmasin Selatan, serta para ASN dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dan Sekretariat DPRD Kalsel.

Hadir pula Anggota DPRD Kalsel Dapil III, H. Achmad Maulana yang juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, serta beberapa pejabat SKPD di lingkup Pemprov Kalsel yakni Kepala Dinas Perdagangan Sulkan, Kepala Biro Organisasi Galuh Tantri Narindra, Wakil Direktur RSUD Ulin Berkatullah, serta Kepala Disnakertrans Kalsel Irfan Sayuti. (NRH/RDM/RZN)

HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46, Paman Birin Dorong Intensifkan Bina Generasi Muda

BANJARMASIN – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) dan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri ABRI (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Syukuran HUT PEPABRI ke 65 dan FKPPI ke 46 di gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (14/9).

Kegiatan syukuran bersama ini mengangkat tema “Dengan nilai-nilai Pancasila dan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Kita Kokohkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Untuk Membangun Negeri Mencapai Cita-cita Proklamasi”.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso mengucapkan selamat ulang tahun ke 65 PEPABRI dan ke 46 FKPPI.

“Semoga pencapaian usia yang semakin matang ini menjadi tonggak baru bagi kedua organisasi untuk terus berkiprah dan memberikan sumbangsih yang lebih besar lagi bagi pembangunan di Kalsel pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” harapnya.

Paman Birin menyatakan dalam konteks kekinian, peran PEPABRI dan FKPPI menjadi semakin krusial, terutama dalam membina generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan gempuran informasi yang tak terbendung, lanjutnya, generasi muda membutuhkan sosok panutan yang bisa menginspirasi generasi muda untuk tetap mencintai tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Oleh karena itu, saya mendorong PEPABRI dan FKPPI untuk terus mengintensifkan program-program pembinaan generasi muda. Kegiatan seperti latihan kepemimpinan, seminar kebangsaan, atau bakti sosial bersama kaum muda, akan sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai kejuangan dan nasionalisme,” jelasnya.

Paman Birin menekankan bahwa regenerasi dan transfer nilai-nilai kejuangan adalah sebuah keniscayaan. Para purnawirawan memiliki peran moral untuk mewariskan semangat patriotisme kepada generasi penerus.

“Tanpa proses ini, kita beresiko kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PEPABRI, Agum Gumelar dalam amanatnya yang dibacakan Ketua PEPABRI Kalsel, Nasib Alamsyah, mengungkapkan bahwa dalam pengabdiannya, PEPABRI akan selalu mengedepankan persatuan dalam setiap pemikiran dan tindakannya.

“Kesemua itu dilandasi bahwa Pemilu Tahun 2024, baik Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif akan menjadi momentum bagi kelangsungan pembangunan nasional menuju Indonesia Maju sesuai dengan tujuan nasional bangsa Indonesia,” terangnya.

Selain itu, lanjut Agum, PEPABRI meyakini sebagai bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, maka setiap kegiatan berbangsa dan bernegara perlu didukung oleh rasa persatuan dan kesatuan, senasib sepenanggungan, kesetiakawanan sosial, serta semangat kebersamaan.

“Itulah bagian dari makna keutuhan bangsa yang menjadi landasan bagi tercapainya tujuan pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris FKPPI Kalsel, Zulfadli Gazali mengajak anggota FKPPI Kalsel untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat juang para pendahulu. Ia berharap momentum ini dapat menambah kecintaan generasi muda kepada bangsa dan negara sehingga bisa lebih giat lagi mengabdikan diri dalam pembangunan.

Peringatan HUT ke 65 dan FKPPI ke 46 diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PEPABRI Kalsel dan Sekretaris FKPPI Kalsel. Sebelumnya, momentum HUT tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan diantaranya penyaluran tali asih bantuan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor kepada puluhan pensiunan prajurit, pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan. (NRH/RDM/RH)

PWI Kalsel Gelar Syukuran dan Berikan Bonus Para Atlet Peraih Medali di Porwanas XIV

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menggelar Syukuran Kesuksesan Porwanas 2024, sekaligus penyerahan bonus, kepada para atlet yang berprestasi, di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) bertempat di Aula PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah Banjarmasin, Jumat (13/9) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso menyampaikan, pihaknya sangat bahagia dan bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh para Wartawan Kalsel, karena prestasi ini harkat dan martabat Banua Kalsel Babussalam ikut terangkat dan sekaligus mencerminkan kolaborasi Wartawan dan Pemerintah berjalan sinergis.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Adi Santoso, saat diwancara awak media

“Selamat dan sukses serta apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh atlet Porwanas telah bekerja keras menunjukkan kemampuan terbaik, hingga mengharumkan nama Banua di kancah Nasional,” ucapnya

Disampaikan Adi, para atlet Porwanas Kalsel, dapat terjaring sebagai atlet olahraga profesional. Sehingga, bakat dan kemampuan yang dimiliki terus dikembangkan dan menghasilkan, guna prestasi yang lebih membanggakan lagi hingga ke tingkat Internasional.

“Kesuksesan menjadi Juara Umum, dapat melahirkan banyak karya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kalsel,’ pintanya

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie, menjelaskan, pemberian bonus kepada para atlet yang berpestasi, di ajang Porwanas ini sebagai apresiasi PWI Kalsel, terhadap para wartawan telah berjuang yang baru saja diselenggerakan, di Kalimantan Selatan pada tanggal 19 – 26 Agustus 2024 lalu.

“Adapun bonus untuk peraih emas mendapatkan masing-masing senilai 3 juta rupiah, peraih medali perak 2,5 juta rupiah, dan untuk medali perunggu 2 juta rupiah per atlet,” jelasnya

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyerahkan piagam kepada Rini Dwi Masmuda, Juara 1 Lomba Reportase Radio

Lebih lanjut Helmie menambahkan, untuk penyerahan bonus untuk memenuhi janji Pengurus PWI Kalsel yang sebelumnya sudah disampaikan. Selain itu, mengapresiasi perjuangan para atlet yang sudah semaksimal mungkin. Dimana, Porwanas XIV mempertandingkan cabang olahraga yaitu, Atletik, Badminton, Balogo, Biliar, Bridge, Catur, E-sport, Domino, Futsal, Tenis Lapangan, dua cabor IKWI Karaoke dan Tenis meja serta karya jurnalistik yakni Reportase Radio, Karya Tulis, Videografi juga Fotografi.

“Kalau melihat dari bonus ini belum seberapa dengan apa yang sudah diberikan atlet membawa nama harum di Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Jelang Pilkada Serentak, Satpol PP dan Damkar se- Kalsel Mantapkan Koordinasi dan Kolaborasi

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso membuka Rapat Kerja (Raker) Urusan Kebakaran dan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Linmas dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 se Kalsel, pada Kamis (12/9) di Banjarmasin.

Turut hadir, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Zakly Asswan didampingi Kabid Damkar dan Linmas, Maulana Fatahillah, Sekretaris Satpol PP dan Damkar, Karyufa Ekalaksasmita, serta para Kepala Satpol PP dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Suasana raker pilkada di kalangan Satlinmas dan Damkar se Kalsel

Zakly menyebutkan, pilkada serentak yang akan dilakukan adalah pertama kali di Indonesia, sehingga perlu koordinasi dan kolaborasi yang baik mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota agar bisa terselenggara dengan aman, tenang dan damai.

“Rapat kerja ini merupakan upaya memantapkan koordinasi seluruh jajaran Satlinmas yang saat ini tercatat tidak kurang 26.000 anggota,” katanya.

Dalam sambutannya, Zakly Asswan di hadapan peserta rakernas dan sosialisasi mengingatkan jajaran Satpol PP dan Damkar se- Kalsel, agar tidak takut bertindak sepanjang sesuai aturan yang ada. Selain itu, harus bertindak cerdas dan bahagia dengan tugas yang diemban.

Zakly juga mengajak satuan, untuk terus berkoordinasi dalam keterlibatan mereka dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

Sementara itu, Gubernur Paman Birin dalam sambutannya yang disampaikan Adi Santoso, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas aparatur Satlinmas, dalam agenda besar di Banua yakni Pilkada serentak tahun 2024, sekaligus meningkatkan kualitas SDM Damkar se Kalsel

Diingatkan, Tahun 2024 adalah tahun penting bagi semua, karena akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kalsel. Dalam hal ini, peran Satlinmas sangat krusial dalam memastikan keamanan dan ketertiban, selama proses pilkada berlangsung.

“Satlinmas dituntut siap siaga menjaga keamanan di tempat pemungutan suara (TPS) dan membantu menenangkan situasi di tengah masyarakat jika diperlukan,” urainya.

Kesigapan dan kedisiplinan satlinmas, akan menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif dan aman, bagi masyarakat saat menggunakan hak pilihnya.

“Terkait rapat kerja pengelolaan SDM, pelaporan, pemadam kebakaran dan penyelamatan, pengelolaan SDM yang
profesional dan terlatih, memang sangat penting karena menjadi kunci utama dalam meningkatkan kapasitas, dalam menangani kebakaran dan bencana lainnya,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam, terkait strategi pengelolaan SDM, pelaporan, dan pengelolaan operasional di sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Dengan pengelolaan yang baik, akan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Tantangan yang dihadapi dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat semakin kompleks.

Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang erat seluruh aparatur, baik dari satlinmas, pemadam kebakaran, maupun tim penyelamat,” tutupnya.

Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, sangat penting untuk menciptakan kondisi aman dan damai, terutama menghadapi pilkada serentak 2024, dan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Gelar Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Kelautan dan Perikanan

BANJARMASIN – Pelabuhan Perikanan Banjarmasin menggelar sosialisasi regulasi peraturan terkait penyelenggaraan bidang kelautan dan perikanan, di Balai Pertemuan Nelayan Kantor Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (12/9).

“Berdasarkan arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, sosialisasi ini digelar untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki.

Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha di bidang perikanan yang beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

“Pada kegiatan sosialisasi ini dihadiri Nahkota, ABK kapal, pelaku usaha di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Dengan narasumber Direktur Kepelabuhan Perikanan dari KKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tri Aris Wibowo,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki juga menyampaikan, pasokan ikan di pelabuhan Perikanan Banjarmasin dipastikan aman.

“Amannya Pasokan ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, karena lancarnya kapal nelayan yang masuk ke tempat tersebut,” ungkapnya.

Kapal nelayan yang masuk ke tempat mereka, menurutnya berkisar 5 sampai 10 kapal setiap harinya. Dengan membawa Ikan yang dominan yaitu ikan layang dan kembung.

“Lancarnya Pasokan ikan ini, dapat memenuhi kebutuhan warga di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” ucap Zaki. (SRI/RDM/RH)

Kabel Optik Semrawut di Kawasan Handil Bakti, Jadi Temuan Ombudsman Kalsel

BANJARMASIN – Keberadaan kabel optik yang semrawut merupakan salah satu masalah perkotaan. Tidak hanya mengganggu dari segi estetika, namun yang lebih penting dari sisi keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman mengatakan permasalahan kabel optik yang semrawut ini jangan sampai menimbulkan korban jiwa, seperti yang terjadi di kota lain.

“Kita tidak ingin ada korban jiwa akibat pemasangan kabel optik yang terkesan seadanya dan tidak tertata,” jelasnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada, Jum’at (13/9).

Oleh karena itu, lanjut Hadi, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pemantauan langsung ke lapangan di Jalan Trans Kalimantan/Handil Bakti pada Rabu (11/9) sebagai tindak lanjut dari pertemuan awal pada Rabu (28/8) lalu. Hal ini dalam rangka merespons keluhan masyarakat terkait kesemrawutan kabel fiber optic di lokasi tersebut.

Pemantauan dilakukan bersama unsur SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Lurah Handil Bakti. Juga hadir jajaran BPJN XI Wilayah Kalimantan Selatan, PLN UP3 Banjarmasin, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Handil Bakti.

“Pada beberapa titik di Jalan Trans Kalimantan/Handil Bakti, Tim Ombudsman Kalsel menemukan banyak kabel fiber optic yang semrawut atau tidak tertib, menjuntai, dan pemasangan tiang serta kabel yang sembarangan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Parahnya lagi, ada kabel yang sudah tidak layak lagi dibiarkan tergeletak di tanah, dan ini sudah lama terjadi,” terang Hadi Rahman.

Sehubungan hal itu, lanjut Hadi, Ombudsman Kalsel dan Tim Gabungan Lintas Instansi meminta kepada penyedia telekomunikasi untuk dapat bekerja sama dalam merespons keluhan masyarakat, menjaga keselamatan warga dan lingkungan sekitar, sekaligus memperhatikan estetika kota dalam pemasangan kabel fiber optic.

Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik sangat serius dan memberikan atensi tinggi dalam merespon keluhan masyarakat ini. Apalagi kondisi dimaksud sudah berlangsung lama dirasakan warga, terutama seiring dengan selesainya pelebaran jalan di kawasan Handil Bakti.

“Kita sedang menyusun langkah berikutnya, antara lain dalam waktu dekat agenda rapat koordinasi lintas sektor dengan para pihak terkait, termasuk penyedia telekomunikasi yang terkesan asal-asalan dalam memasang kabel fiber optic,” tegas Hadi Rahman.

Sementara itu, Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Kalsel, Muhammad Firhansyah menambahkan bahwa koordinasi ini sangat penting dalam rangka perumusan skema solusi dan aksi-aksi konkret untuk mencegah kejadian berulang dan menyelesaikan laporan masyarakat yang berpotensi memenuhi unsur maladministrasi, khususnya dalam konteks pengabaian kewajiban hukum dan penundaan berlarut. (NRH/RDM/RH)

Bimtek Pendataan Perpustakaan se-Kalsel, Tingkatkan Pengetahuaan dan Wawasan Pustakawan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Perpustakaan se-Kalsel.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani diwakili Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina mengatakan Bimtek ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pustakawan/pengelola perpustakaan Dispersip di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Bimtek yang diikuti pustakawan/pengelola perpustakaan Dispersip di 13 kabupaten/kota inipun mengangkat tema “Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) kabupaten/kota se-Kalsel” dilaksanakan di salah satu hotel berbintang, Kamis (12/9).

Hal ini, menurut Adethia, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Dispersip Kalsel memiliki kewenangan untuk mengatur, mengawasi, dan mengevaluasi penyelenggaraan perpustakaan di wilayah Kalsel.

“Maka pada tahun ini kami akan fokuskan lebih aktif lagi pengawasan dan evaluasi dalam hal data perpustakaan se-Kalsel. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan IPLM dan TGM Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Adethia berharap hasil dari Bimtek ini bisa diimplementasikan oleh pustakawan/pengelola perpustakaan Dispersip di kabupaten/kota dalam perhitungan IPLM dan TGM secara mandiri.

“Karena selama ini perhitungan dilakukan oleh Perpustakaan Nasional jadi ibaratnya daerah itu terima bersih saja. Dengan adanya Bimtek ini, kita bisa melakukan perhitungan mandiri dan sudah tidak tergantung dengan perhitungan dari Perpusnas. Sehingga kedepan pihak Perpusnas hanya tinggal melakukan validasi saja, apakah yang dihitung oleh daerah itu sudah benar atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Konsultan Perpusnas RI, Ustuwanah Aisyah mengharapkan agar para pustakawan/pengelola perpustakaan Dispersip di daerah memperhatikan betul-betul apa saja yang dihitung dalam IPLM dan TGM karena sangat berpengaruh pada hasil kedepannya.

“Untuk IPLM ada tujuh indikator yang dihitung sedangkan untuk TGM ada lima dimensi utama yang menjadi faktor utama perhitungannya,” terangnya.

Adapun tujuh indikator perhitungan IPLM diantaranya yakni, pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi, tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan ke perpustakaan, kemudian perpustakaan yang dibina sekolah SMP, keterlibatan masyarakat dalam sosialisasi perpustakaan, dan terakhir anggota perpustakaan.

Sedangkan untuk indikator TGM, Aisyah mengungkapkan diantaranya yakni, frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah buku yang dibaca, frekuensi akses internet, dan durasi akses internet.

“Semoga dengan materi yang saya sampaikan hari ini bisa di implementasikan oleh setiap rekan di kabupaten/kota di Kalsel, sehingga penilaian IPLM dan TGM setiap kabupaten/kota bisa meningkat setiap tahunnya,” tukasnya. (DISPERSIP.KALSEL-NRH/RDM/RH)

PEPABRI dan FKPPI Provinsi Kalsel, Ziarah Bersama ke Makam Pahlawan

BANJARBARU – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI), bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan, ziarah bersama ke makam pahlawan Bumi Kencana Banjarbaru, Kamis (12/9). Ziarah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke 65 PEPABRI dan HUT ke 46 FKPPI.

Kepada Abdi Persada FM, Sekretaris PD XVI FKPPI Kalsel Zulfadli Gazali menyampaikan, dengan dilaksanakannya ziarah ini, maka akan dapat kembali mengenang perjuangan – perjuangan para pahlawan yang telah berjasa, sehingga anggota FKPPI dapat meneruskan perjuangan mereka.

“Dengan ziarah ini kita mengingat perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Republik Indonesia sehingga kita dapat meneladani sifat sifat pahlawan,” ungkap Zulfadli.

Selain melaksanakan ziarah bersama, FKPPI bersama PEPABRI Provinsi Kalimantan Selatan, rutin menggelar bakti sosial, yang ditujukan kepada masyarakat, khususnya para purnawirawan TNI-POLRI yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan bantuan langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah (Acil Odah), mengingat latar belakang istri Gubernur Kalsel tersebut adalah anak dari seorang pensiunan TNI.

“Alhamdulillah kegiatan bakti sosial, syukuran, dan kegiatan lainnya berjalan dengan baik menjelang HUT ke 65 PEPABRI dan HUT ke 46 FKPPI,” tutup Zulfadli.

Di tempat yang sama, Ketua DPD PEPABRI Kalsel Nasib Alamsyah menyampaikan bahwa ziarah bersama dan tabur bunga, serta pembagian bakti sosial kepada anak – anak panti, merupakan kegiatan rutin yang pihaknya laksanakan disetiap memperingati ulang tahun PEPABRI dan FKPPI.

“Ini rutin kita lakukan agar jiwa pahlawan tetap melekat di hati seluruh pengurus dan anggota PEPABRI bersama FKPPI,” ungkap Alamsyah.

Alamsyah berharap di usia ke 65 PEPABRI dan ke 46 FKPPI ini, dapat semakin kompak dan tetap meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Karena kita juga termasuk bagian dari para pejuang, kita ingin meneruskan semangat mereka, semangat pengabdian tanpa batas,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Antisipasi Sejak Dini Tindak Pidana Korupsi, KPK RI Gelar Pertemuan dengan DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN – Pertemuan koordinasi KPK RI dengan para wakil rakyat Banjarmasin, yang dikemas dalam bentuk sosialisasi digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin, Kamis (12/9).

Penandatanganan Fakta Integritas DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Satuan Tugas 3.1 Direktorat Koorsub Wilayah III KPK RI Maruli Tua, usai sosialisasi mengatakan, pihaknya bersama Sekretariat DPRD Banjarmasin menggelar koordinasi dan pertemuan dalam rangka pemberantasan korupsi dengan Pimpinan dan DPRD Banjarmasin, agar diimplementasikan nantinya.

“Korupsi tidak hanya merugikan keuangan Negara, dan juga rakyat,” ucapnya

Disampaikan Maruli, ada tiga Fungsi DPRD Banjarmasin yakni legislasi, pengawasan dan anggaran. Sehingga, dengan diberikan sosialisasi ini dapat mencegah tindak pidana dan membentuk budaya tata pemerintahan yang baik serta bersih, khususnya di kota seribu sungai.

“Kami sengaja mengundang istri dan suami para anggota dewan untuk hadir, agar menjadi pengingat anggota dewan jangan sampai berbuat korupsi,” jelasnya

Sementara itu, Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan ini guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan, dan berkomitmen untuk memberantas korupsi, menjaga integritas, harga diri serta martabat kehormatan sebagai wakil rakyat.

Ketua DPRD Banjarmasin Sementara Rudy Heriyadi, saat diwancara awak media (ditengah)

“Sosialisasi ini sangat penting sebagai pengingat, dalam menjalankan tugas menjadi anggota dewan yang dipilih rakyat,” tutupnya

Untuk diketahui, Sekretariat DPRD Banjarmasin bersama KPK RI, menggelar koordinasi dan pertemuan dalam rangka pemberantasan korupsi dengan Pimpinan dan DPRD Banjarmasin, diikuti Kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di ruang paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version